P. 1
manejemen strategi garuda

manejemen strategi garuda

|Views: 1,618|Likes:
Published by Anwar Sutranggono

More info:

Published by: Anwar Sutranggono on Dec 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

Management Strategic PT.

Garuda Indonesia

Management Strategic
DOSEN : Prof. Dr. Ir. Rudy C. Tarumingkeng

HENG FILIPUS 012008003

UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA MANAJEMEN PEMASARAN PROGRAM MAGISTER MANAGEMENT JAKARTA JULI 2009 1

000 dolar malaya yang sama dengan 20 kg emas. dana untuk membeli pesawat ini didapatkan dari sumbangan masyarakat Aceh. Tahun 1960-an adalah saat kemajuan pesat maskapai ini. Belanda. Salah satu lelucon mengenai maskapai penerbangan ini adalah bahwa Garuda merupakan akronim. Pada 1953. Tahun 1965 Garuda mendapat dua pesawat baru yaitu pesawat jet Convair 990 dan pesawat turboprop Lockheed L-118 Electra. dalam tahun 2000-an ini maskapai ini telah dapat mengatasi masalah-masalah di atas dan dalam keadaan ekonomi yang bagus. Garuda Indonesia Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan nasional pertama Indonesia yang didirikan pada tanggal 26 Januari 1949. dan maskapai ini mengalami periode ekonomi sulit. Pemerintah Burma banyak menolong maskapai ini pada masa awal maskapai ini. kegiatan dan armada Garuda mengalami rekstrukturisasi masa pertumbuhan ilmu penerbangan sipil global yang belum pernah terjadi. dengan DC-8 mereka membuat jalur penerbangan ke Bandara Schiphol di Haarlemmeer. juga McDonnell Douglas MD-11. Tahun 1956 mereka membuat jalur penerbangan pertama ke Mekkah. Tahun 1970-an Garuda mengambil perangkat DC-9 dan juga Pesawat Jet kecil Fokker F28 saat itu Garuda memiliki 36 pesawat F28 dan merupakan operator pesawat terbesar di dunia untuk jenis pesawat tersebut. seperti A300. pesawat tersebut dibeli seharga 120. Ketika itu dikenal dengan nama Indonesia Airways. Akronim ini adalah kepanjangan dari "Good And Reliable Under Dutch Administration" (baik dan dapat diandalkan di bawah administrasi Belanda). maskapai ini memiliki 46 pesawat. Garuda mengalami beberapa musibah. Pesawat pertama mereka bernama Seulawah atau Gunung Emas. Selama perjalananya. Maskapai ini tetap mendukung Indonesia sampai revolusi terhadap Belanda berakhir. Dan juga Boeing 737. Pada tahun 1961 dibuka jalur menuju Bandara Internasional Kai Tak di Hong Kong dan tahun 1965 tibalah era jet. dan penekanan yang jauh lebih besar telah ditempatkan pada kebutuhan atas pelayanan dalam 2 . Eropa. pada saat maskapai ini diresmikan sebagai perusahaan pada 31 Maret 1950. Dalam tahun 1990-an. tetapi pada 1955 pesawat Catalina mereka harus pensiun. sementara pada 1980-an mengadopsi perangkat dari Airbus. Garuda menyumbangkan Pemerintah Burma sebuah pesawat DC-3. Tetapi.Sejarah PT. Oleh karena itu.

Garuda Indonesia mulai melakukan pengevaluasian dan penstrukturan ulang yang lengkap dari perusahaan. EVP Services : Arya Respati Suryono. Garuda Indonesia Visi ‘Perusahaan Penerbangan Pilihan Utama di Indonesia dan Berdaya Saing di Internasional’ 3 . strategi masa depan Garuda mulai melihat jauh melewati tahun 2000. dan yang lebih penting. Aries Muftie Dewan Direksi : President & CEO : Emirsyah Satar. Maintenance & Information System : Sunarko Kuncoro. mengukur responsif pelanggan.negeri dan pelatihan staf yang berbasis Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional. EVP. Marketing and Sales : Agus Priyanto. EVP Corporate Affair and Bussines Support : Achirina EVP Finance : Alex M. membangun kembali kekuatan keuangan. Gunarni Soeworo • Mr. Abdulgani (Chairman) • Mrs. Di bawah ini adalah jajaran dewan komisaris dan dewan direksi PT Garuda Indonesia.T Maneklaren. Bambang Wahyudi • Mr. Visi dan misi PT. Di bawah manajemen yang baru. armada pesawat terbang yang dimiliki oleh Garuda mulai meningkat jumlahnya. EVP Operations : Ari Sapari. Dewan Komisaris : • Mr. memperbaharui semangat Garuda Indonesia. EVP. Pada awal tahun 1990. Slamet Riyanto • Mr. Dan dalam waktu yang sama Garuda Indonesia saat ini termasuk dalam 30 perusahaan penerbangan terbesar di dunia. serta melakukan penerbangan ke 42 tujuan domestik dan internasional. Engineering.

wisatawan dan kargo termasuk penerbangan borongan. dokter gigi. sehingga sebutan dinas pelayanan kini berubah menjadi SBU Garuda Sentra Medika. Garuda Indonesia yang bergerak di bidang 4 . Melaksanakan usaha jasa angkutan udara yang memberikan kepuasan kepada pengguna jasa yang terpadu dengan industri lainnya melalui pengelolaan secara profesional dan didukung oleh sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi tinggi. bentuk ini diubah menjadi business unit tersendiri yang berada dibawah satu direktorat yaitu Direktorat SBU. Tadinya Garuda Medical Centre merupakan salah satu divisi dari Garuda Indonesia yang bernama Pusat Kesehatan dan Layanan Medis. 3. Perolehan sertifikat ISO 9001:2000 adalah bukti dari komitmen GSM terhadap mutu pelayanan. 2. Memiliki bisnis unit yang mendukung produk inti untuk meningkatkan keuntungan serta menghasilkan pendapatan tambahan dari usaha unit pendukung tersebut. laboratorium dan UGD. Menyediakan dua macam layanan kesehatan yaitu GSM Healthcare (Program layanan Kesehatan) seperti layanan dokter umum. dokter spesialis. PT.Misi 1. Layanan yang lain adalah GSM Medicare (Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan). Garuda Medical Center (GMC) / Garuda Sentra Medika (GSM) Merupakan penyedia jasa layanan kesehatan yang telah berpengalaman selama 50 tahun dalam bidang layanan kesehatan. Garuda Maintenance Facilities Aero Asia (GMF Aero Asia) Merupakan anak perusahaan PT. 3. Business Unit PT Garuda Indonesia 1. Pada tahun 1998. Menghasilkan keuntungan dengan jaringan domestik yang kuat untuk terus meningkatkan pangsa pasar domestik dan internasional bagi usahawan. dengan mengutamakan profesionalisme dan kepuasan pelanggan. Garuda Aviation Training and Education (GATE) Merupakan anak perusahaan garuda Indonesia yang bergerak dibidang pelatihan penerbangan. perorangan. 2.

6. Yogyakarta. Jakarta. Pada tahun 2001 resmi menjadi SBU. Hotel Preanger. jasa travel (Satriavi). Abacus Distribution System Merupakan perusahaan berbasis Computerized Reservations System yang berhubungan dengan pemesanan tiket yang membantu travel biro dalam melakukan operasinya. Gapura Angkasa (Ground Handling) 5 .maintenance pesawat terbang. 8. Garuda Indonesia memutuskan untuk bergabung dengan Abacus Internanational pada tahun 1993 dan namanya berubah menjadi Abacus Indonesia. PT. Balikpapan dan Tarakan. PT Aerowisata PT.). Perusahaan ini didirikan 50 tahun yang lalu dan berkantor di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 4. PT Aerowisata juga memiliki business unit seperti hotel (Sanur Beach Hotel. 7. Karena itulah PtT. Cargo Perusahaan yang menangani kargo/pengangkutan barang. Jendral Sudirman. dan didukung oleh teknisi sebanyak 2500 orang serta alat-alat berat yang canggih. PT. Dalam waktu singkat PT. Aerowisata merupakan perusahaan hospitality and tourism yang pada awalnya didirikan karena pariwisata Indonesia yang sedang berkembang dengan pesat.dll. Citilink Mulai beroperasi sejak tahun 2001. Surabaya. Pada tanggal 1 Maret 1995 PT. Aerowisata telah menjadi pionir dalam usaha sejenis yang ada di Indonesia. Merupakan low-cost airline untuk masyarakat menengah yang ingin membutuhkan jasa penerbangan dengan harga terjangkau. Bali. Saat ini daerah tujuan hanya meliputi Jakarta. Beroperasi di fasilitas seluas 115 hektar. catering. 3-4 Jakarta. Selain berfungsi sebagai pendukung operasi Garuda. Kav. Abacus Distribution System Indonesia resmi berdiri sendiri di bawah Garuda Indonesia yang bermarkas Jl. transportasi darat dan masih banyak lagi 5.

Pelanggan yang mementingkan jasa pelayanan penerbangan dengan harga terjangkau. antara lain Malaysian Airline. Singapore Airline. PT. PT Aerowisata (katering penerbangan). Penerbangan yang aman. Menguasai 50% pasar penerbangan domestik Untuk penerbangan domestik.On time performance . GMF. GATE (pelatihan pilot).Memiliki SDM yang qualified (kompeten) 6 . dan lain-lain.Dibandingkan dengan perusahaan penerbanan domestik lainnya. fasilitas pesawat yang cukup memadai Analisis SWOT Strength : . Selain itu garuda juga mengadakan e-auction untuk procurement agar pemeilihan supplier lebih adil dan menguntungkan Lingkungan eksternal Garuda Indonesia Technology Marketing Distribution Production Garuda tidak menggunakan pesawat dengan tipe terbaru. keamanan penerbangan Garuda paling terjamin . EVA Air. Perusahaan menyusun strateginya dengan mencocokkan kompetensinya dengan kesempatan di dalam industri.Service yang cepat dan memuaskan . dll). Garuda telah menjangkau hampir seluruh kota besar di Indonesia. PT Abacus (pemesanan tiket. Garuda mempunyai anak perusahaan yang mendukung operasinya seperti PT. misalnya dengan SWOT yang dimilikinya dan analisis lingkungan internal dan eksternalnya (disebut juga strategy formulation). Analisis lingkungan eksternal Garuda Indonesia : Competitor Customer Supplier Perusahaan penerbangan dalam negeri dan Perusahaan penerbangan luar negeri.Memiliki business unit yang mendukung aktivitas perusahaannya .Strategic Management PT. Sedangkan untuk penerbangan internasional belum terlalu luas. Garuda Indonesia Strategi adalah petunjuk umum yang mengarahkan perusahaan agar mencapai tujuannya. pelayanan penumpang yang baik.

Garuda : 1. 2. Misalnya jika ada penurunan penjualan.Kondisi sosial politik yang tidak menentu (misal : ancaman bom) .Weakness : .Kompetitor yang semakin banyak dengan harga tiket yang kompetitif . maka manajer bagian penjualan akan melaporkannya ke assesor.Biaya operational yang tinggi menyebabkan harga tiket pesawat cukup tinggi diantara penerbangan domestik lainnya .Penurunan nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS Elemen-elemen strategic management dalam sistem pengendalian di PT. Setelah masalah diindikasikan 7 . jika penjualan tidak sesuai dengan target maka harus dilaporkan pada bagian efector.meningkatnya kebutuhan masyarakat atas alat transportasi yang lebih cepat Threat : . 3. Apabila diterapkan pada manajemen Garuda maka yang berfungsi sebagai detektor adalah bagian Marketing and Sales.Garuda mempunyai utang yang sangat banyak Oportunity : .Tingginya tingkat KKN di dalam perusahaan yang dapat merugikan perusahaan . Effector Suatu perangkat (sering disebut feedback) yang mengubah perilaku jika assesor mengindikasikan kebutuhan yang harus dipenuhi. Pelacak (detector) atau sensor Detector melaporkan apa yang terjadi di dalam suatu organisasi.pasar penerbangan internasional yang masih sangat luas . Pada manajemen Garuda hal ini dilakukan oleh bagian Finance. Mereka membandingkan antara budget dan aktual. Penaksir (assestor) Perangkat yang menentukan dampak dari peristiwa aktual dengan membandingkannya pada standar atau ekspektasi dari yang seharusnya terjadi.

Dalam suatu organisasi.Citilink. yaitu : 1. Operating synergies ini dapat berupa : . Strategi dibagi menjadi dua.maka tugas effector. 8 . Citilink berbagi sumber daya dengan Garuda misalnya divisi marketing. perusahaan penerbangan dengan harga terjangkau dan melayani penerbangan domestik. informasi sangat vital bagi perusahaan. mengambil keputusan untuk mengatasi masalah tersebut. Corporate Level Strategy Berbicara mengenai di dalam bisnis apa perusahaan akan berpartisipasi dan pembagian sumber daya ke masing-masing bisnis unit. 4.kemampuan untuk membagi core competency (sesuatu yang membuat suatu perusahaan sukses dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi customer). Tanpa informasi perusahaan akan kalaah bersaing dari kompetitornya. komunikasi antar departemen sangat penting untuk menjamin bahwa setiap informasi telah disampaikan dengan benar. Berdasarkan corporate level strateginya. dalam manajemen adalah CEO. maintenance.kemampuan untuk membagi sumber daya . Ini dapat dilihat dari Garuda Indonesia dan bisnis unitnya. Oleh karena itu peran Chief Information Officer dibutuhkan untuk mendesain jaringan/sistem komunikasi dan informasi yang dapat diandalkan untuk membantu perusahaan dalam mencapai goalnya. yaitu: . maka Garuda Indonesia diklasifikasikan ke dalam perusahaan related diversified firm yaitu perusahaan yang beroperasi di bidang industri yang mirip dan mereka berhubungan satu sama lain melalui operating synergies. Strategi untuk business units dalam organisasi (business unit level). Jaringan komunikasi Perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assesor dan assesor dengan effector. Sebagai anak perusahaan Garuda. Strategi untuk keseluruhan organisasi (corporate level) 2. Di zaman teknologi informasi sakarang ini. dan procurementnya sama dengan Garuda.

. Sebelum menjadi bisnis unit tersendiri.PT. merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan penerbangan. perusahaan ini bergerak di bidang pemeliharaan pesawat terbang. dan jasa katering penerbangan. Karena mereka tumbuh berkembang melalui R & D. dan business unitnya pun sejalan dengan kegiatan utama perusahaan. Garuda Maintenance Facilities Aero Asia. menyediakan jasa travel. GMC adalah divisi kesehatan Garuda Indonesia dan hanya melayani awak dan karyawan.CARGO bergerak di bidang jasa angkutan/barang. . . Ciri bisnis unit adalah dapat mengambil keputusan dan memiliki strateginya sendirisendiri tapi tujuan utamanya tetap sama dengan perusahaan induknya. beberapa maskapai penerbangan nasional maupun internasional juga mengirimkan sumber daya menusianya untuk menjalani pelatihan disini. Tidak hanya melayani Garuda saja tapi juga maskapi penerbangan lain baik nasional maupun internasional. Garuda Medical Centre (GMC). Usaha utama Garuda adalah jasa penerbangan. .PT.Garuda Aviation and Training Education (GATE). Gapura Angkasa.PT. Karakteristik lain dari related diversified firm adalah mereka mempunyai core competencies yang menguntungkan business unitnya. Aerowisata International. Core competencies yang dimiliki Garuda Group adalah dibdang aviasi.PT.. Bussiness Unit Level Strategy Fokus dari strategi yang diterapkan pada level bisnis unit ini adalah bagaimana menciptakan dan menjaga keunggulan kompetitif di setiap industri yang dimasukinya. ground handling. Abacus Distribution System. . Selain sebagian besar pilot Garuda mendapatkan lisensi kelayakan terbangnya dari lembaga ini. merupakan jasa pelayanan di bidang kesehatan. . merupakan perusahaan yang melayani jasa pemesanan tiket melalui komputer. transportasi. hotel. Jadi bisa dibilang Garuda menggunakan pola Aviation 9 . Garuda terus melakukan inovasi untuk meningkatkan atau memperbaiki kualitas pelayanannya.PT.

Business Model untuk mengembangkan usahanya. Berikut ini adalah Bussiness Unit Level Strategy yang diterapkan oleh BU maupun anak perusahaan Garuda. Garuda mendirikan Citilink yang hanya melayani penerbangan domestik. Strategi untuk business unit bergantung pada misi dan keunggulan kompetitifnya. Faktor yang mempengaruhi persaingan adalah : . Built artinya tujuan dari misi ini adalah meningkatkan market share. Dari analisa diatas sebaiknya competitive advantage yang dipilih adalah low cost. Threat from substitutes.Jumlah kompetitor : karena pertumbuhan industrinya sangat cepat. berada di dalam tahap “Question mark” jadi misi yang paling sesuai adalah ‘built’. Threat of new entry. The bargaining power of supplier. 5. Dengan banyaknya perusahaan penerbangan yang menjual pesawat lamanya dengan harga murah. Dengan banyaknya penerbangan sejenis di Indonesia ancaman beralihnya pelanggan sangat tinggi. Garuda. maka jumlah pesaing sangat banyak 2. 4. Citilink telah mempraktekan strategi tersebut. Berikut analisisnya : 1.Pertumbuhan industri : saat ini pertumbuhan industri jasa maskapai penerbangan di Indonesia sangat tinggi . Untuk menentukan strategi yang sesuai. Salah satu keunggulan yang dimiliki Citilink adalah suplier karena hampir semua kebutuhan Citilink disuplai oleh perusahaan induknya. dapat menggunakan analisis industri Porter’s Five Force Model. Berdasarkan Boston Consulting Group’s two-by-two-growth-share matrix Citilink. The bargaining power of customers. Citilink Pada tahun 2001. The intensity of rivalry among existing competitors. diperkirakan akan banyak perusahaan baruyang bergerak di bidang ini. masyarakat Indonesia saat ini membutuhkan alat transportasi yang cepat untuk jadi pasarnya sangat luas 3. Contoh yang mempengaruhi kekuatan pembeli adalah jumlah pembeli. Harga tiket yang cukup murah dibandingkan 10 .

Aerowisata merupakan bagian kecil dari Garuda hingga akhirnya berkembang. Untuk pelatihan pegawai bisa memanfaatkan BU Garuda yaitu GATE. sasarannya jelas adalah penumpang kelas menengah yang membutuhkan transportasi yang cepat dan nyaman dengan pelayanan yang memuaskan tentunya. Visinya adalah “Customer Comes First” dengan fokus utama memuaskan pelanggannya. Karena belum banyak jasa seperti ini jadi ancamannya belum terlau besar. The bargaining power of supplier. Contoh yang mempengaruhi kekuatan pembeli adalah jumlah pembeli. Aerowisata merupakan hospitality industry. Aerowisata International PT. 4. Sebelumnya.Pertumbuhan industri : saat ini pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia sedang mengalami kelesuan . Threat from substitutes. The intensity of rivalry among existing competitors. cukup banyak turis yang membutuhkan jasa pelayanan wisata yang lengkap dan Aerowisata mampu menyediakan semuanya karena didukung oleh BU dan perusahaan induknya. Sedangkan business unit level strategy yang diterapkan adalah diferentiation. 11 . Luasnya industri ini memungkinkan banyaknya perusahaan baru yang tertarik untuk masuk ke bidang wisata. Jadi misinya adalah terus mempertahankan keunggulannya. 5. 1. corporate level strategy yang diterapkan Aerowisata sama dengan Garuda yaitu related diversified firm. mandiri dan bahkan kini memiliki business unit sendiri. Salah satu suplai Aerowisata adalah SDM. Dilihat dari bussiness unitnya. 3. Faktor yang mempengaruhi persaingan adalah : . Saat ini berada di dalam tahapan ‘star’ karena perkembangannya yang sangat pesat.Jumlah kompetitor : belum terlalu banyak 2. Gunakan Porter’s Five Force Model untuk menentukan business level strategy. The bargaining power of customers. PT. Threat of new entry.perusahaan penerbangan domestik lainnya yaitu sekitar 30% lebih murah dibanding Garuda Indonesia.

Faktor yang mempengaruhi persaingan GSM adalah jumlah kompetitor yang cukup banyak terutama di Jakarta. berstandar internasional dengan mengutamakan kepuasan pelanggan. Jasa pelayanan kesehatan selalu dibutuhkan. GMF juga melayani pemeliharaan pesawat terbang milik maskapai penerbangan lain. Dari analisa diatas. 4. Visinya adalah adalah menjadi pusat penyedia jasa layanan kesehatan terkemuka di Indonesia.PT. The intensity of rivalry among existing competitors. 2. 3. jadi ancaman dari pendatang baru selalu ada. strategi yang paling tepat bagi GSM adalah low cost agar dapat bersaing dengan kompetitornya. Ini 12 . The bargaining power of customers. The bargaining power of supplier. Threat from substitutes. GMF Aero Asia Selain berfungsi sebagai operation support Garuda. menambah kantor perwakilan baik di dalam maupun di luar negeri. PT. Aerowisata berupaya terus mengembangkan kualitas jasa pelayanannya dengan selalu beradaptasi dengan teknologi baru. GSM memiliki customer tetap yaitu seluruh karyawan PT Garuda Indonesia beserta seluruh anak perusahaan dan bisnis unitnya. Misi GMF adalah ‘menyediakan pemeliharaan pesawat yang dapat dipercaya dan terintegrasi untuk menciptakan langit yang lebih aman’. Threat of new entry. Garuda Sentra Medika Bergerak di bidang pelayanan kesehatan. Analisa industri dengan Porter’s Five Force Model: 1. Ancaman cukup tinggi 5. dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan pelatihan intensif dan rotasi pegawai dengan maksud untuk meningkatkan dan memuaskan jumlah pelanggan. Saat ini nama GMF dikenal sebagai salah satu penyedia jasa maintenance pesawat terbang yang cukup dikenal baik di Indonesia maupun dalam dunia internasional. melalui pelayanan profesional. Walaupun begitu karena banyaknya usaha sejenis customer jadi mempunyai banyak pilihan. PT.

untuk mempertahankan keunggulannya GMF menerapkan strategi low cost. customer mamegang peranan penting untuk memilih jasa perusahaan mana yang akan dipakai 3.com/ 13 . • • • • (2008) [On-Line] Available : Http://www. F.com/ (2009) [On-Line] Available : Http://id. Salemba Empat. The bargaining power of customers Dengan banyaknya pilihan.wikipedia.tripod.R (2006) Strategic Management : Concepts and Cases : edisi kesepuluh.com (1996) [On-Line] Available : Http://www.garuda-indonesia. • David.R (2006) Strategic Management : Concepts and Cases : edisi kesepuluh. Jakarta. The intensity of rivalry among existing competitors.terbukti dari jumlah klien yang mempercayakan maintenance pesawatnya pada GMF.garuda-indonesia. tetapi persaingan di luar negeri sangat ketat 2. Pada tahap ini misi perusahaan adalah mempertahankan keunggulannya.org/wiki/Garuda_Indonesia/ (2008) [On-Line] Available : Http://intra. 4. Daftar Pustaka • David. Threat from substitutes. F. Buku 2. masuknya perusahaaan baru ke bidang ini sangat besar. Dari analisis didapat bahwa persaingan dalam bidang ini cukup ketat. Lemah karena jumlah supllier cukup banyak. Buku 1. 1. Bisa dibilang saat ini GMF berada di tahap ‘star’ karena market sharenya yang cukup luas dan mendapat profit yang cukup besar. Karena perusahaan maintenance lokal sangat sedikit. 5. Strategi ini telah diterapkan oleh GMF dan tampaknya cukup berhasil. Salemba Empat. Jumlah penyedia jasa maintenance seperti GMF masih sedikit di Indonesia. Threat of new entry. Jakarta. The bargaining power of supplier.pesonadirgantara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->