BAB I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Berdasarkan standar kompetensi 1 pada Bab Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman, siswa diharapkan mampu melakukan penelitian tentang pertumbuhan Tanaman(kacang hijau). Penelitian ini dilakukan agar siswa paham terhadap faktorfaktor internal atau eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman(kacang hijau) termasuk pengaruh jenis air terhadap kecepatan pertumbuhan kacang hijau. Selain itu dari penelitian ini siswa diharapkan mampu menyelesaikan suatu penelitian secara ilmiah. Penelitian dimulai tanggal 27 Oktober 2010 dan dilaksanakan di rumah masing-masing. Setelah 4 hari dilaporkan hasil pengamatan secara kasar kepada guru biologi(Ibu Umi Suryaningrum dan Ibu Devi Putri) Rumusan Masalah Adakah pengaruh perbedaan jenis air terhadap pertumbuhan kacang hijau? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh jenis air terhadap pertumbuhan kacang hijau Manfaat Penelitian Melatih keterampilan siswa dalam menyusun dan menyelesaikan penelitian secara ilmiah Variabel a. Variabel Bebas : Jenis air yang disiramkan b. Variabel Kontrol : - Jenis biji kacang hijau - Media tumbuh tanaman - Intensitas cahaya - Kuantitas air yang disiramkan c. Variabel Terikat : Pertambahan tinggi tanaman pada proses perkecambahan kacang hijau

1.2 1.3 1.4 1.5

BAB II Landasan Teori
2.1 Perkecambahan Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. Setiap tumbuhan pasti mengalami fase perkecambahan. Beberapa biji dapat mengalami perkembangan jika berada di kondisi lingkungan yang sesuai. Namun, beberapa biji yang lain berada dalam masa dormansi. Artinya, biji tersebut tidak tumbuh dan berkembang. Biji dapat berkecambah karena di dalamnya

1

karena kotiledonnya terangkat ke atas. tidak mempunyai viabilitas tinggi. Setelah mencapai massa sel tertentu. Faktor dalam meliputi : 1. tumbuhan sudah mampu melakukan proses fotosintesis. sedangkan kotiledon tetap berada di dalam tanah. batang lembaga (kalkulus). tumbuhan akan melakukan proses diferensiasi. Kotiledon akan mengalami proses pembelahan yang sangat cepat untuk membentuk daun. lemak dan mineral. Lembaga tumbuhan memiliki tiga bagian. yang akan menghasilkan energi.2 Faktor-faktor yang Berpengaruh dalam Proses Perkecambahan Pada proses perkecambahan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu faktor dalam dan faktor luar. 2. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan masuknya air ke dalam biji. yaitu perkecambahan epigeal dan perkecambahan hipogeal. Yang pada umumya termasuk dikotil. Ukuran benih : Di dalam jaringan penyimpanannya benih memiliki karbohidrat. disebut juga proses imbibisi. Setelah itu akan dibentuk organ-organ melalui proses organogenesis. Energi ini akan digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan. yaitu akar lembaga (radikula). Tahap berikutnya adalah tumbuhan akan melakukan proses perbanyakan sel atau pembelahan aktif. Perkecambahan epigeal adalah perkecambahan yang ditandai dengan bagian hipokotil terangkat ke atas permukaan tanah. Kacang hijau adalah salh satu contoh tanaman yang memiliki tipe perkecambahan epigeal. namun sel-sel yang dibentuk belum mengalami diferensiasi. Tingkat kemasakan benih: Biji yang dipanen sebelum tingkat kemasakan fisiologisnya tercapai. bahkan pada beberapa jenis tanaman benih demikian tidak akan dapat berkecambah. Pada umumnya termasuk monokotil. daun lembaga (kotiledon ). protein. Sedangkan perkecambahan hipogeal adalah perkecambahan yang ditandai dengan terbentuknya bakal batang yang muncul ke permukaan tanah.terdapat embrio atau lembaga tumbuhan. Diduga pada tingkatan tersebut benih belum memiliki cadangan makanan yang cukup dan juga pembentukan embrio terjadi sempurna. Diferensiasi adalah proses pertambahan jenis dan fungsi sel yang jelas. Diduga bahwa benih yang berukuran besar dan berat mengandung cadangan makanan lebih banyak dibandingkan yang 2 . Di mana bahan-bahan ini diperlukan sebagai bahan baku dan energi pada saat perkecambahan. Awal perkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi pada biji. Perkecambahan di bagi dalam 2 tipe. 2. Apabila daun sudah terbentuk. Proses organogenesis berbagai organ yang berbeda bentuk serta berguna untuk melengkapi struktur dan fungsi makhluk hidup disebut perkembangan atau morfogenesis.

embrio yang rudiameter. Penghambat perkecambahan Penghambat perkecambahan benih dapat berupa kehadiran inhibitor baik dalam benih maupun di permukaan benih. Di bawah itu pada temperatur minimum terendah 0 – 5oC kebanyakan jenis benih akan gagal untuk berkecambah atau terjadi kerusakan yang mengakibatkan terbentuknya kecambah abnormal. saat perkecambahan berlangsung proses respirasi akan meningkat disertai pula 3 . Temperatur Temperatur merupakan syarat penting kedua bagi perkecambahan benih. dan lain lain. Temperatur optimum bagi kebanyakan benih tanaman benih antara 26. direndam dalam laruta sulfat. 4. Dormansi dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : impermiabilitas kulit biji baik terhadap gas ataupun karena resistensi kulit biji terhadap pengaruh mekanis. Dormansi : Suatu benih dikatakan dorman apabila benih itu sebenarnya viable (hidup) tetapi tidak mau berkecambah walaupun diletakkan pada keadaan lingkungan yang memenuhi syarat bagi perkecambahannya.5 – 35oC. tergantung pada jenis benih dan tipe dormansinya. Temperatur optimum adalah temperatur yang paling menguntungkan bagi berlangsungnya perkecambahan. Air Air merupakan salah satu syarat penting bagi berlangsungnya proses perkecambahan. Tetapi umumnya tidak melampaui dua atau tiga kali dari berat keringnya.kecil. misal : perlakuan stratifikasi. 2. mungkin pula embrionya lebih besar. Tetapi dengan perlakuan khusus maka benih yang dorman dapat dirangsang untuk berkecambah. makin besar/berat ukuran benih maka kandungan proteinnya makin meningkat pula.Kuswanto (1996) Faktor luar meliputi : 1. Dua fakor yang mempengaruhi penyerapan air oleh benih adalah sifat dari benih itu sendiri terutama kulit pelindungnya dan jumlah air yang tersedia pada medium di sekitarnya. Periode dormansi ini dapat berlangsung musiman atau dapat juga selama beberapa tahun. 3. adanya larutan dengan nilai osmotik yang tinggi serta bahan yang menghambat lintasan metabolik atau menghambat laju respirasi. temperatur yang tinggi menyebabkan meningkatknya kebutuhan air. Banyaknya air yang diperlukan bervariasi tergantung kepada jenis benih. dormansi sekunder dan bahan-bahan penghambat perkecambahan. Tingkat pengambilan air juga dipengaruhi oleh temperatur. Ukuran benih menunjukkan korelasi positif terhadap kandungan protein pada benih sorgum. Pada kisaran temperatur ini terdapat persentase perkecambahan yang tertinggi.

Medium Medium yang baik untuk perkecambahan haruslah mempunyai sifat fisik yang baik. mempunyai kemampuan menyimpan air dan bebas dari organisme penyebab penyakit utama cendawan ”damping off”. 4. tingkat kedalaman penanaman benih juga dapat mempengaruhi perkecambahan benih. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Pasir dapat digunakan sebagai medium dipersemaian. seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim atau hidrolisis asam). Air Keran: Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi. Pada tanah gembur benih yang ditanam sedikit dalam tidak akan banyak mempengaruhi perkecambahan.dengan meningakatnya pengambilan oksogen dan pelepasan karbondioksida. air dan energi yang berupa panas. kecambah berwarna pucat serta lemah. 2. Berbeda dengan tanah yang lebih padat dimana sebaiknya benih ditanam tidak terlalu dalam untuk memudahkan kecambah muncul ke permukaan. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub 2. 3.tetapi tidak di planet lain. Benih akan terhambat perkecambahnnya pada tanah yang padat. Hal ini juga mempunyai hubungan erat dengan kondisi fisik tanah.4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Cahaya Hubungan antara pengaruh cahaya dan perkecambahan benih dikontrol oleh suatu sistem pigmen yang dikenal sebagai phytochrome yang tersusun dari chromophore dan protein. Tanah dengan tekstur lempung berpasir dan dilengkapi dengan bahan-bahan organik merupakan medium yang baik untuk kecambah yang ditransplantingkan ke lapangan. 4 . Terbatasnya oksigen yang dapat dipakai akan mengakibatkan terhambatnya proses perkecambhan benih. Gula sederhana. Air Gula : Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Selain medium. Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. Benih yang dikecambahakan dalam kedaan gelap dapat menghasilkan kecambah yang mengalami etiolasi yaitu terjadinya pemanjangan yang tidak normal pada hipokotil atau epikotilnya. Chromophore adalah bagian yang peka pada cahaya. menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel.3 Pengaruh Jenis Air terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau 1. Kondisi fisik dari tanah sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan berkecambah menjadi tanaman dewasa. gembur. Terdapat 1.]Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. karena benih berusaha keras untuk menembus ke permukaan tanah.

melepaskan 4 ion H+ serta mengalirkan elektron ke katoda. Tegangan Permukaan Air memiliki tegangan permukaan yang besar yang disebabkan oleh kuatnya sifat kohesi antar molekul-molekul air. yaitu: melalui penguapan. dan zat-zat yang tidak mudah tercampur dengan air (misalnya lemak dan minyak). sungai. Pada katoda. disebut sebagai zat-zat "hidrofobik" (takut-air). serta pada bulan-bulan Europa dan Enceladus. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air. meliputi mata air. yakni Undang Undang nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air • Sifat Air : 1. Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh dapat tidaknya zat tersebut menandingi kekuatan gaya tarik-menarik listrik (gaya intermolekul dipol-dipol) antara molekul-molekul air. hujan. danau. hujan. Sementara itu pada anoda. Kelarutan (Solvasi) Air adalah pelarut yang kuat. air tersebut akan berkumpul sebagai sebuah tetesan. tereduksi menjadi gas H2 dan ion hidrokida (OH-). dua molekul air bereaksi dengan menangkap dua elektron. 3. 2. uap air. Elektrolisis air Molekul air dapat diuraikan menjadi unsur-unsur asalnya dengan mengalirinya arus listrik.dan puncak-puncak gunung). Jika suatu zat tidak mampu menandingi gaya tarik-menarik antar molekul air. dua molekul air lain terurai menjadi gas oksigen (O2). Reaksi keseluruhan yang setara dari elektrolisis air dapat dituliskan sebagai berikut. Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur sumber daya air sejak tahun 2004. muara) menuju laut. Pengelolaan sumber daya air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air. Di atas sebuah permukaan gelas yang amat bersih atau bepermukaan amat halus air dapat membentuk suatu lapisan 5 . cairan (air) dan gas (uap air). Hal ini dapat diamati saat sejumlah kecil air ditempatkan dalam sebuah permukaan yang tak dapat terbasahi atau terlarutkan (nonsoluble). akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan. Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Selain di bumi. Air dapat berwujud padatan (es). dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff. Prinsip ini kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan hidrogen dan hidrogen peroksida (H2O2) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan hidrogen. sungai. Gas hidrogen dan oksigen yang dihasilkan dari reaksi ini membentuk gelembung pada elektroda dan dapat dikumpulkan. muka air tawar. Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan bumi dalam ketiga wujudnya tersebut. monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik. Zat-zat yang bercampur dan larut dengan baik dalam air (misalnya garam-garam) disebut sebagai zatzat "hidrofilik" (pencinta air). dan lautan es. Proses ini disebut elektrolisis air. sejumlah besar air juga diperkirakan terdapat pada kutub utara dan selatan planet Mars. Di banyak tempat di dunia terjadi kekurangan persediaan air. molekul-molekul zat tersebut tidak larut dan akan mengendap dalam air. melarutkan banyak jenis zat kimia. Ion H+ dan OHmengalami netralisasi sehingga terbentuk kembali beberapa molekul air.

yaitu. Kapas secukupnya(2 Kapas Selection) 4. Selain sebagai sumber energi dan protein. air keran dan air beras) 6 . Dibandingkan dengan biji-bijian lainnya. Gaya-gaya ini penting terutama saat sel-sel terdehidrasi saat bersentuhan langsung dengan ruang luar yang kering atau pendinginan di luar sel (extracellular freezing). Biji kacang hijau 90 biji 3.tipis (thin film) karena gaya tarik molekular antara gelas dan molekul air (gaya adhesi) lebih kuat ketimbang gaya kohesi antar molekul air. Karbohidrat bisa jadi perantara terbentuknya hormon auksin dan giberelin. Dengan demikian sifat fisikokimia beras terutama ditentukan oleh sifat fisikokimia patinya. Untuk melakukan dehidrasi suatu permukaan hidrofilik — dalam arti melepaskan lapisan yang terikat dengan kuat dari hidrasi air — perlu dilakukan kerja sungguh-sungguh melawan gaya-gaya ini. BAB III Metode Penelitian 3. Beberapa jenis air (air gula. . 3. Wadah 15 buah (Indomaret 240 ml) 2. beras juga mengandung berbagai unsure mineral dan vitamin. Gaya-gaya tersebut amat besar nilainya akan tetapi meluruh dengan cepat dalam rentang nanometer atau lebih kecil. Sebagian besar (80%) protein beras merupakan fraksi yang tidak larut dalam air yang disebut protein glutein. selulosa. Lisin tetap merupakan asam amino pembatas yang utama dalam beras meskipun jumlahnya sedikit. air bersentuhan dengan membran dan permukaan protein yang bersifat hidrofilik. Adapun penjelas logis dan ilmiah mengenai hal ini adalah karena air cucian beras mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi.1 Alat Dan Bahan 1. Sebagian besar karbohidrat beras adalah pati (8590%) dan sebagian kecil adalah pentosan. Pentingnya gaya-gaya ini dalam biologi telah dipelajari secara ekstensif oleh V. Air Beras : Komposisi kimia beras berbeda-beda tergantung pada varietas dan cara pengolahannya. Irvin Langmuir mengamati suatu gaya tolak yang kuat antar permukaan-permukaan hidrofilik. permukaan-permukaan yang memiliki ketertarikan kuat terhadap air. Protein adalah komponen kedua terbesar dari beras setelah pati. Dalam sel-sel biologi dan organel-organel. Dua jenis bahan yang banyak digunakan dalam zat perangsang tumbuh (ZPT) buatan. yang disebut gaya-gaya hidrasi. Auksin bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan pucuk dan kemunculan tunas baru sedangkan giberelin berguna untuk merangsang pertumbuhan akar. hemiselulosa dan gula. kualitas protein beras lebih baik karena mengandung lisin-nya lebih tinggi. Adrian Parsegian dari National Institute of Health.

Diberikan kapas secukupnya(2 strip) kedalam 15 wadah tersebut. 15 wadah disiapkan dan diberi label “Air Gula”.1 Hari ke 4 3.9 Hari ke 6 6. 90 biji kacang hijau dipilih yang ukuran dan kualitasnya realtif sama. 2. Penggaris untuk mengukur 4.a.Semua wadah disirami secara teratur dengan kategori jenis air yang telah ditetapkan setiap harinya 6.6 2. 4.7 10.8 9. Air keran merupakan campuran atas : 500 ml H2O c.Panjang batang.2 8.96 13.2 Pertumbuhan Tinggi RataRata 6.”Air Beras”untuk memudahkan pengamatan.2 13.3 17.9 Hari ke 10 13. Data ditabulasikan kedalam tabel BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 7 . warna daun dan keadaan batang kecambah diamati dan dicatat setiap 2 hari selama 5 hari 7. Air beras 500 ml H2O + 1% beras 3.8 Hari ke 8 10. Jenis Tanaman Kacang Hijau Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Tinggi Tanaman Kacang Hijau(cm) Hari ke 2 0 1. “Air Keran”.4 5. 6 biji kacang hijau diletakkan kedalam masing-masing wadah.2 Langkah Kerja 1.1 14.18 5. 3.5 23.8 18. Alat tulis 3. Air gula merupakan campuran atas : 500 ml H2O + 1 sendok teh gula b.

2 Tabel Hasil Pengamatan 1.1 Kelompok Percobaan Sampel 1 : Perlakuan terhadap tanaman yang disiram dengan air gula (rata-rata 5 wadah) Sampel 2 : Perlakuan terhadap tanaman yang disiram dengan air keran (rata-rata 5 wadah) Sampel 3 : Perlakuan terhadap tanaman yang disiram dengan air beras (rata-rata 5 wadah) 1.4 Hasil Tanaman kacang hijau yang disiram dengan air beras pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan tanaman kacang hijau yang disiram dengan air keran ataupun air gula 1.5 Analisa Data 8 .3 Grafik 1.1.

Dalam suatu penelitian Arabidposis mengungkap adanya jalur transduksi ganda yang mengontrol beberapa gen dan proses-prosesnya yang berkaitan erat dengan tahapan perkembangan dan kondisi lingkungan. air yang mengandung gula di dalamnya ternyata dapat mempengaruhi kecepatan tumbuh tumbuhan kacang hijau . dapat menghambat pertumbuhan tanaman (tipe wild dan tiga tipe galur transgenic HXK dan perkembangan bentuk daun setelah 21 hari masa kultur). Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. dimana pada kadar glukosa 3% berpengaruh baik pada pertumbuhan dan perkembangan daun. maka penelitian biasanya dilakukan dengan pendekatan secara fisiologi dan molecular. atau wortel transgenic dapat mengubah metabolisme sukrosa. 9 . Hal ini berbeda dengan tanaman yang dipelihara secara ekstensif.Berdasarkan hasil dari pengamatan di atas. menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel . seringkali dikaitkan dengan metabolisme gula. seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim atau hidrolisis asam). Tidak tersedianya glukosa dari luar. telah dibuktikan bahwa fungsi pengisyaratan HXK ini tidak dapat digabungkan dengan fungsinya dalam metabolisme. Air yang mengandung gula tersebut memiliki pengaruh yang paling besar dibandingkan dengan air garam . HXK). Namun apabila media tidak steril. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman dipengaruhi oleh glukosa dari luar (dalam media kultur cair). Meskipun bukti-bukti lebih lanjut masih diperlukan untuk dapat menjelaskan bagaimana fungsi HXK sebagai sensor gula. Gula sederhana. Gula terlibat dalam kontrol pertumbuhan dan penuaan tanaman. bukti terbaru menunjukkan bahwa gula dapat berperan sebagai isyarat pengatur yang mengontrol ekspresi beberapa gen yang terlibat dalam berbagai proses siklus hidup tumbuhan. dapat kita ketahui bahwa selain air PDAM yang dijadikan sebagai variabel kontrol. Pengaruh gula terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman. yaitu: 1. Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. tomat. yaitu monosakarida dan polisakarida. Namun belum jelas bagaimana peran HXK terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman hingga fase benih. Tidak ada perbedaan pada kandungan klorofil atau bobot basah antara tanaman tipe wild dan tipe transgenic selama masa kultur. Mengapa demikian ? Ternyata gula terdiri atas 2 jenis . Heksokinase (hexokinase. baik sebagai katalis maupun berperan dalam fungsi regulasi. maupun air PDAM yang dicampur dengan air seni . Oleh karenanya. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. air seni. 2. justru akan terjadi kebusukan karena ledakan populasi mikroorganisme pada media yang akan menginfeksi polong kacang hijau .atau under-ekspresi tanaman tembakau. merupakan salah satu enzim yang terlibat dalam proses ini (sebagai sensor dan isyarat). Beberapa hal yang terkait dengan hasil penelitian . Monosakarida yang terdapat akan dapat mempercepat perkecambahan dan pertumbuhan kecambah. bahkan disinyalir dapat berfungsi ganda. Namun. bentuk daun dan penuaan. Contohnya pada over. tunas.

dekarboksilasi oksidatif.Proses respirasi merupakan reaksi oksidasi-reduksi. (Danang. Demikian juga halnya dengan CO2 yang dihasilkan respirasi akan berdifusi ke luar sel dan masuk ke dalam ruang antar sel. lemak. Hal ini karena membran plasma dan protoplasma sel tumbuhan sangat permeabel bagi kedua gas tersebut. 2008) Proses respirasi diawali dengan adanya penangkapan O2dari lingkungan. seperti alkohol. (Salisbury & Ross. yaitu senyawa dioksidasi menjadi CO2 dan O2 yang diserap direduksi menjadi H2O. O2 kemudian digunakan dalam proses respirasi dengan beberapa tahapan. Terdapat beberapa substrat respirasi yang penting lainnya diantaranya adalah beberapa jenis gula seperti glukosa. pati. BAB V KESIMPULAN 5. Secara umum. asetaldehida atau asam asetat dan sedikit energi.1 Kesimpulan 10 . bahkan protein dapat bertindak sebagai substrat respirasi. Sedangkan dalam respirasi anaerob dimana oksigen tidak atau kurang tersedia dan dihasilkan senyawa selain karbondiokasida. diantaranya yaitu glikolisis. Setelah mengambil O2 dari udara. atau gula yang lainnya. 1997). siklus krebs. asam organik. Respirasi sebagai proses oksidasi bahan organik yang terjadi didalam sel dan berlangsung secara aerobik maupun anaerobik. sukrosa. asam organik. (Lovelles. Karbohidrat merupakan substrat respirasi utama yang terdapat dalam sel tumbuhan tinggi. respirasi karbohidrat dapat dituliskan sebagai berikut: C6H12O6 + O2 → 6CO2 + H2O + energi Reaksi di atas merupakan persamaan rangkuman dari reaksi-reaksi yang terjadi dalam proses respirasi. dan sukrosa. dan transpor elektron . Pati. fruktosa. fruktan. dan protein (digunakan pada keadaan & spesies tertentu). Dalam respirasi aerob diperlukan oksigen dan dihasilkan karbondioksida serta energi. 1995) Respirasi merupakan proses katabolisme atau penguraian senyawa organik menjadi senyawa anorganik.

beras juga mengandung berbagai unsure mineral dan vitamin.Selain itu pertumbuhan juga dipengaruh oleh hormon pertumbuhan(fitohormon) seperti auksin. selulosa. Kacang hijau yang disiram oleh air beras.Dari penelitian ini.Tumbuhan yang kekurangan Mg(magnesium) dan Fe(besi) akan mengalami klorolisis. giberelin dan lain sebagainya. Dengan demikian sifat fisikokimia beras terutama ditentukan oleh sifat fisikokimia patinya. Tumbuhan akan tumbuh dengan baik jika zat hara yang dibutuhkan cukup tersedia. tumbuhan yang kekurangan unsur N(nitrogen) akan menjadi kerdil dan buahnya kecil-kecil. Hal ini disebabkan beras merupakan sumber energi dan protein. dapat disimpulkan bahwa jenis air sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan perkecambahan. Tumbuhan yang disirami dengan air gula agak terhambat pertumbuhannya dikarenakan larutan air gula terlalu pekat. terbukti pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan air keran dan air beras. hemiselulosa dan gula. Sebagian besar karbohidrat beras adalah pati (85-90%) dan sebagian kecil adalah pentosan. terutama kacang hijau. 11 . Contohnya.

Saktiyono._ylt=AiLz0Q3SSTO.scribd. Jakarta: Esis.com/ http://www. (Online) .blogspot.        (http://id. Pengaruh Larutan Gula yang Hipertonis terhadap Pertumbuhan Kecambah . 2006 .com/search/search_result.yahoo.yahoo.com/  Anonim .2007.google. diakses 7 November 2010 ) Anonim .wikipedia.org/ http://cikaciko._ylv=3? p=Apa+tidak+ada+pengaruh+larutan+gula+yang+hipertonis+terhadap+pertu mbuhan+kecambah%3F&undefined=undefined. 2009 . Jakarta: Erlangga 12 .id/ http://id. Biologi 3 SMA dan MA untuk Kelas XII.answers.yahoo.SERIBU PENA Biologi SMA Kelas XII. dkk.gTem XFZTwhCwbRV. diakses 6 November) http://id. (Online) ..DAFTAR PUSTAKA  http://www.co. Diah. (http://id. 2010 .answers. Pengaruh Air Gula terhadap Perkecambahan .com/question/index? qid=20100817020258AA3WgJY.com/ Aryulina.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful