Mengombinasi Tiga Perspektif Menjadi Beberapa Teori

Scott mendefinisikan organisasi sebagai struktur sosial yang dibentuk oleh individu-individu untuk mendukung mencapai tujuan khusus bersama. Ia menjelaskan tiga bentuk organisasi yang saling bertentangan sekaligus saling melengkapi itu menjadi tiga perspektif yaitu rasional, natural, dan sistem terbuka. Meskipun ada perbedaan, ketiga perspektif memiliki satu kesamaan yaitu organisasi harus mendorong partisipasi (waktu dan energi) supaya organisasi itu bisa bertahan. Di Bab 5 ini Scott menjelaskan tiga upaya mengombinasikan dan menyocokkan tiga perspektif ini. Ada tiga upaya mengombinasikan tiga perspektif yaitu model strukturalis dari Etzioni, model kontigensi dari Lawrence dan Lorsch, dan model bertingkat dari Thompson. Selain ketiga model itu, Scott juga memperkenalkan pengklasifikasian silang dari tiga perspektif itu. Scott menjelaskan empat tipe hasil klasifikasi persilangan itu. Tipe I adalah model sistem rasional tertutup, tipe II adalah model sistem natural tertutup, tipe III adalah model sistem rasional terbuka, dan tipe IV adalah model sistem natural terbuka. Perspektif rasional, natural, sistem terbuka Perspektif rasional melihat organisasi sebagai alat mencapai tujuan. Organisasi fokus bagaimana mencapai tujuan yang spesifik. Tujuan spesifik dan ditentukan dengan jelas. Organisasi bersifat rasional memiliki formalitas yang tinggi. Organisasi ini berstruktur formal di mana peraturan menentukan perilaku. Peraturan dengan sengaja ditentukan secara eksplisit. Struktur yang formal ini berarti peran dan hubungan anggota organisasi ditetapkan secara independen sesuai dengan posisi di struktur organisasi. Jadi definisi perspektif sistem rasional adalah ³organisasi memiliki tujuan bersama-sama yang spesifik dan untuk mencapai tujuan itu dibentuklah struktur yang sangat formal.´ Dalam perspektif sistem rasional karakteristik paling penting dari sebuah organisasi adalah mencapai tujuan atau gol utuh spesifik dengan mengikuti aturan tertulis dan peran-peran formal yang telah membantu menentukan tujuan optimum. Contohnya Aliansi Jurnalis Independen (AJI), organisasi kewartawanan yang muncul setelah majalah berita mingguan Tempo dibreidel. AJI dibentuk dengan satu tujuan utama adalah membantu mengembangkan jurnalisme yang lebih beretika di tengah etika jurnalis yang sedang merosot karena sering menerima amplop. Untuk mencapai tujuan itu, AJI membentuk strukturnya yaitu ada AJI Pusat dan AJI kota atau cabang AJI di berbagai kota di Indonesia. Struktur dengan peran-peran sangat format (seperti Ketua Umum AJI, Sekretaris AJI Kota) dan aturan mainnya tertulis bertujuan untuk lebih mudah mencapai tujuan AJI itu.

Perspektif sistem natural menurut Scott adalah ³organisasi bersifat kolektif di mana anggotanya ingin memiliki banyak interes yang tidak sama dan interes umum, tetapi mengakui nilai dari organisasi terus-menerus sebagai sumber penting.´ Perilaku anggota organisasi dengan sistem natural tidak dipandu oleh peran-peran formal dan peraturan tertulis, meskipun anggotanya menilai organisasi bisa membantu memenuhi kebutuhan dan interes mereka. Struktur hubungan anggota organisasi dengan sistem natural informal yang terbentuk dari hasil kesepakatan bersama. Bahkan sejumlah organisasi mencoba menghilangkan formalitas dan menghindari penentuan tujuan. Open system atau sistem terbuka awalnya diperkenalkan oleh seorang ahli biologi bernama Ludwig von Bertanlanffy. Sistem biologi ini kemudian diterapkan di berbagai disiplin. Bertanlanffy menjelaskan konsep dari sebuah sistem di mana semua sistem terbentuk melalui kombinasi dari bagian-bagian yang saling berhubungan sehingga membentuk saling ketergantungan. Ketika sistem terbuka diterapkan dalam bentuk organisasi menjadi rumit. Organisasi tidak stabil dan tidak mudah ditentukan, tetapi terbentuk dan mudah terpengaruhi lingkungan sekelilingnya. Lingkungan bisa membentuk, mendukung, dan menginfiltrasi organisasi. Anggota organisasi tidak selalu memiliki tujuan bersama atau berupaya mencapai keberlanjutan organisasi. Mengombinasi tiga perspektif 1. Model Struktural Etzioni Etzioni mengajukan pendekatan struktural sebagai sintesis dari pemikiran klasik rasional dan pemikiran natural (hubungan antar-manusia). Ia tidak mengganggap pemikiran Weber dan Marx membentuk dasar bagi model struktural ini. Weber dan Marx tanpa mempedulikan upaya kuat manajer dan pekerja, interes sosial dan ekonomi mereka tidak bisa dihindari selalu dalam konflik. Keduanya berkeyakinan siapa pun yang memiliki sarana produksi bisa mengendalikan pemanfaatannya. Marx melihat pekerja pabrik teralienasi dari sarana produksi dan pekerjaan mereka. Weber menggunakan contoh organisasi tentara modern di mana pasukan tidak memiliki senjata dan institusi riset di mana peneliti tidakmemiliki sendiri peralatan dan bahan-bahan penelitian. Bagi Etzioni kontrol menjadi isu mendasar dalam memahami organisasi, dan para pemikir rasional maupun natural, memiliki hal penting dan berbeda mengenai sistem kontrol dalam organisasi. Pemikiran sistem rasional menyumbangkan analisis kontrol dengan fokus pada pembagian wewenang atau kuasa di antara posisi dalam organisasi. Pemikiran natural berkeras kekuasaan diberikan dengan syarat kekuasaan bisa diterima oleh bawahan di dalam hubungan kekuasaan agar kontrol bisa efektif. Etzioni juga berpendapat model strukturalnya ini memberikan tekanan yang samapada struktur formal dan informal, penghargaan sosial dan material, dan interaksi antara organisasi dan lingkungannya. Meskipun, organisasi model struktural tetap mengakui adanya tegangan antara manajemen dan pekerja, kebutuhan personal dan perusahaan, rasionalitas dan non-rasionalitas.

Keseluruhan, strukturalis melihat sistem natural dan rasional memiliki dua sisi kebenaran yang sama. Kedua sistem ini berbeda karena elemen yang mereka uraikan berkonflik. 2. Model Kontigensi Lawrence dan Lorsch Lawrence dan Lorsch mencoba menyelaraskan perspektif rasional dan natural. Mereka berargumen jika perspektif terbuka diterapkan (sehingga setiap organisasi dilihat tidak terisolasi tetapi berhubungan dengan lingkungannya) maka perspektif sistem rasional dan natural bisa dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk organisasi yang berbeda karena mereka akan berada di lingkungan yang berbeda-beda pula. Perspektif sistem rasional dan natural memiliki varians. Di salah satu ekstrem sejumlah organisasi sangatlah formal, sentralistik, dan memiliki tujuan spesifik yang ingin dicapai. Di sisi ekstrem lainnya sejumlah organisasi kurang formal, tergantung pada kualitas keterlibatan anggotanya, dan minimnya konsensus menentukan tujuan. Dua model ekstrem ini tidak boleh dilihat sebagai aspek yang membedakan dari organisasi yang sama tetapi sebagai bentuk organisasi yang berbeda pada organisasi yang sama. Berdasarkan perspektif sistem terbuka, bentuk natural harus diletakkan dalam konteks lingkungan berbeda. Semakin homogen dan stabil lingkungannya, lebih memungkinkan bentuk organisasi yang lebih formal dan hirarkis. Jika lingkungan lebih beragam dan berubah-ubah, bentuk lebih tepat adalah organisasi yang kurang formal dan lebih organik. Jadi model kontigensi melihat tidak ada satu bentuk organisasi yang terbaik tetapi ada beberapa bentuk dan kesesuaiannya ditentukan oleh kecocokan antara bentuk organisasi dan tuntutan lingkungannya. Satu model bisa cocok atau tidak cocok di lingkungan yang berbeda-beda. Berdasarkan argumen ini, Lawrence dan Lorsch bisa menghasilkan berbagai bentuk organisasi berbeda dan untuk perspektif teoritis berbeda yang dikembangkan untuk mencirikannya. Menggunakan pandangan mereka juga bisa dijelaskan mengapa perspektif sistem rasional muncul mendahului perspektif sistem natural karena lingkungan organisasi pada masa lalu itu lebih stabil dan kemudian berkembang menjadi tidak stabil dan berubah cepat. Perspektif sistem terbuka bagi Lawrence dan Lorsch adalah kerangka yang lebih komprehensif di mana perspektif sistem rasional dan sistem natural bisa berada. 3. Model Level Thompson James D Thompson mengembangkan pemikiran yang mencoba memasukkan tiga perspektif seperti diuraikan dalam bukunya ³Organizations in Action´ tahun 1967. Thompson berargumen para analis secara mental harus cukup fleksibel mengakui kemungkinan ketiga perspektif mengandung kebenaran dan bisa diterapkan pada semua organisasi. Meskipun ketiganya tidak bisa diterapkan kepada semua lingkungan. Ia meminjam tingkatan analisisnya Parson yaitu tingkat teknis, manajerial, dan institusi. Ia mengklaim perspektif rasional lebih cocok untuk tingkat analisis teknikal, perspektif natural

ketergangungan sumber daya. dan perspektif sistem terbuka lebih pas untuk tingkat analisis institusi. organisasi terbuka pada lingkungan dan harus beradaptasi pada perubahan lingkungan. ekologi populasi. dan posmodernisme. Di tingkat manajerial. sistem sosio-teknikal. analisis perbandingan struktural. Tipe II: Model Sistem Natural Tertutup Kebanyakan pemikir teori ini berasal dari kelompok hubungan manusia dan tetap memfokuskan pada aksi atau langkah-langkah di dalam organisasi. negotiated order. Tipe I: Model Sistem Rasional Tertutup Para pemikir teori Model Sistem Rasional Tertutup (Taylor. Weber. Referensi: . Barnard. Teori dengan banyak penganut ini menantang pendapat bahwa organisasi berperilaku rasional. Kemudian model rasional terbuka ini digantikan oleh pemikiran natural terbuka. Dalton. manajer memediasi antara keterbukaan tingkat institusi dan ketertutupan tingkat teknis dan membutuhkan kelenturan struktur informal yang disyaratkan dalam perspektif sistem natural untuk memastikan keberlanjutan organisasi. dan Whyte. Hasrat rasional menjadi efektif dan efisien bisa dianggap sebuah sistem tertutup. psikologi. dan sosial. organizational learning. Beberapa bentuk model sistem natural terbuka antara lain teori pengorganisasian Weick. dengan segera memunculkan banyak teori yang berlatar belakang ekonomi. Pada tingkatan institusi. Empat Perspektif Klasifikasi Silang Scott mengajukan empat tipe perspektif klasifikasi silang dari perspektif terbuka/tertutup dan rasional/natural.lebih cocok untuk tingkat analisis manajerial. Tipe III: Model Sistem Rasional Terbuka Ketika pendekatan sistem terbuka diperkenalkan oleh Simon tahun 1940. teori kontigensi. teori institusional. Organisasi-organisasi berupaya semaksimal mungkin menghindari ketidakpastian eksternal mempengaruhi aspek teknis. dan analisis biaya transaksi (transaction cost analysis). kontigensi strategis. teori agensi. Ia berpendapat organisasi-organisasi selalu berupaya menjadi rasional meskipun organisasiorganisasi itu menganut sistem natural dan terbuka. teori Marxist. dan Simon di awalawal pemikirannya) menggambarkan organisasi sebagai ³piranti untuk mencapai akhir yang sudah ditentukan´ (³tools to achieve preset ends´) dan mengabaikan dampak dari lingkungan. Rou. Fayol. Para penganut model ini antara lain Mayo. Tipe IV: Model Sistem Natural Terbuka Model rasional terbuka telah mendominasi banyak pemikiran di tahun 1960-an. Teori-teori itu antara lain rasionalitas terikat (bounded rationality).

Sebaliknya. In controlled systems information is sensed. Walonick. Ph. and changes are effected in response to the information. The selector is defined by the rules that the system uses to make decisions. sistem dicirikan oleh interaksi dari komponen dan nonlinier interaksi tersebut. ed. Ph. dan fungsi efektor sistem. Salah satu elemen umum dari semua sistem dijelaskan oleh Kuhn. Pada tahun 1951. von Bertalanffy extended systems theory to include biological systems and three years later. Teori Sistem Umum awalnya diusulkan oleh biologi Ludwig von Bertalanffy pada tahun 1928. Mengetahui salah satu bagian dari sistem memungkinkan kita untuk mengetahui sesuatu tentang bagian lain.). itu dipopulerkan oleh Lutfi Zadeh. Suatu sistem dapat dipecah menjadi komponen individu sehingga setiap komponen dapat dianalisis sebagai suatu entitas independen. a system is characterized by the interactions of its components and the nonlinearity of those interactions. Communication and transaction are the only intersystem interactions. On the contrary.22) (McNeill dan Freiberger. A system could be broken down into its individual components so that each component could be analyzed as an independent entity. Kuhn refers to this as the detector . Kuhn. Pemilih didefinisikan oleh sistem aturan yang digunakan untuk membuat keputusan. Kuhn mengacu pada ini sebagai detektor. selector . and effector functions of the system.. the "scientific method" had progressed under two related assumptions. an electrical engineer at Columbia University. p. it was popularized by Lotfi Zadeh. Sistem dapat berupa dikendalikan (cybernetic) atau tidak terkendali. 1993 General systems theory was originally proposed by biologist Ludwig von Bertalanffy in 1928. p. 1974). Thousand Oaks. Systems can be either controlled (cybernetic) or uncontrolled. pemilih. Kandungan informasi dari "sepotong informasi" sebanding dengan jumlah informasi yang dapat disimpulkan dari informasi (A. Von Bertalanffy mengusulkan bahwa kedua asumsi salah. seorang insinyur listrik di Columbia University. "metode ilmiah" telah berkembang di bawah dua asumsi yang terkait. Sejak Descartes. Walonick. (McNeill and Freiberger. dan perubahan yang dilakukan dalam menanggapi informasi. Dalam sistem dikendalikan informasi dirasakan. dan komponen bisa ditambahkan secara linear untuk menggambarkan keseluruhan sistem. Teori Sistem Umum David S. Detektor berkaitan dengan komunikasi informasi antara sistem.. ³Institutional theory´ P408-14 in Encyclopedia of Social Theory.. and the effector is the means by which transactions are made between systems. George Ritzer. dan efektor adalah sarana yang transaksi dilakukan antara sistem dan.Scott. W. Richard 2004. Since Descartes. 1993 David S.D. von Bertalanffy diperluas untuk mencakup teori sistem sistem biologis dan tiga tahun kemudian. Knowing one part of a system enables us to know something about another part. and the components could be added in a linear fashion to describe the totality of the system. The information content of a "piece of information" is proportional to the amount of information that can be inferred from the information (A. Kuhn 1974. CA: Sage.D. . In 1951. The detector is concerned with the communication of information between systems..22) One common element of all systems is described by Kuhn. Von Bertalanffy proposed that both assumptions were wrong.

The functionalist approach looks upward from the system to examine the role it plays in the larger system.. Sebuah pendekatan sectional berurusan-silang dengan interaksi antara dua sistem. and society is a collectively of people having a common body and process of culture. 154. All three approaches recognize the existence of subsystems operating within a larger system. 154. 157) (Hal. 157) The study of systems can follow two general approaches. Komunikasi dan transaksi menyediakan kendaraan untuk sebuah sistem untuk mencapai keseimbangan. learned patterns common to relatively large groups (of people)." Analisis sosial adalah studi tentang ". learned patterns.. The criteria that Kuhn (1974) uses to evaluate system terminology is that it provides "analytic usefulness and . Semua tiga pendekatan mengakui keberadaan subsistem operasi dalam suatu sistem yang lebih besar. Temanmodel Kuhn menekankan bahwa peran keputusan adalah dengan memindahkan sistem menuju kesetimbangan. Communication is the exchange of information." (p. kebudayaan dilihat sebagai pola dalam sistem. " Culture is communicated. There are three general approaches for evaluating subsystems. 156) A subculture can be defined only relative to the current focus of attention. mempelajari pola dikomunikasikan umum untuk kelompok-kelompok yang relatif besar (dari orang). sedangkan kesepakatan pendekatan pembangunan dengan perubahan sistem dari waktu ke waktu." (p. Descartes and Locke both believed that words were composed of smaller building blocks. A reductionist approach looks downward and examines the subsystems within the system. Ada tiga pendekatan umum untuk mengevaluasi subsistem. culture is seen as a pattern in the system. (Hal. Pendekatan fungsionalis tampak atas dari sistem untuk mengetahui perannya dalam sistem yang lebih besar. Komunikasi adalah pertukaran informasi.. dipelajari pola . A cross-sectional approach deals with the interaction between two system. while a developmental approach deals with the changes in a system over time. Pendekatan reduksionis terlihat ke bawah dan memeriksa subsistem dalam sistem." "Budaya dikomunikasikan. Descartes dan Locke baik percaya bahwa kata-kata itu terdiri dari blok bangunan yang lebih kecil. 156) subkultur A hanya dapat didefinisikan relatif terhadap fokus perhatian saat ini. Both thought that one could strip away all terms of ambiguity and be left with the clarity of comprehension.. Kuhn's model stresses that the role of decision is to move a system towards equilibrium. dan masyarakat adalah kolektif orang memiliki tubuh yang umum dan proses budaya. All organizational and social interactions involve communication and/or transaction. Keduanya berpikir bahwa orang bisa menanggalkan semua persyaratan ambiguitas dan dibiarkan dengan kejelasan pemahaman. while transaction involves the exchange of matter-energy. Kuhn berpendapat untuk definisi yang jelas dalam ilmu pengetahuan. Studi tentang sistem dapat mengikuti dua pendekatan umum. Communication and transaction provide the vehicle for a system to achieve equilibrium.Komunikasi transaksi adalah interaksi antar sistem saja. sedangkan transaksi melibatkan pertukaran materi-energi. Ketika masyarakat dipandang sebagai sebuah sistem. When society is viewed as a system. Pendekatan holistik adalah untuk menguji sistem sebagai unit berfungsi lengkap. Kuhn argues for clear definitions in science. Semua dan sosial interaksi organisasi melibatkan komunikasi dan / atau transaksi. Social analysis is the study of "communicated. A holist approach is to examine the system as a complete functioning unit.

terminologi Kuhn adalah saling terkait dan saling konsisten. Kriteria yang Kuhn (1974) menggunakan istilah untuk mengevaluasi sistem adalah bahwa hal itu memberikan "manfaat analitik dan konsistensi dengan istilah lain". A nonsystem is one or more elements that show no pattern of change. which can only exchange information. Atau analitik sistem abstrak adalah sistem pola yang terdiri dari unsur-unsur tanda dan / atau konsep. Unlike the real system.consistency with other terms". sistem abstrak adalah informasi. Kuhn's terminology is interlocking and mutually consistent. Since change is measured relative to a reference. yang hanya dapat saling bertukar informasi. which then induces a change in the original component saling interaksi situasi di mana perubahan dalam satu komponen menyebabkan perubahan dalam komponen lain. Berbeda dengan sistem nyata. An abstract or analytic system is a pattern system whose elements consist of signs and/or concepts. Sistem dapat diidentifikasi oleh struktur mereka. Sebuah sistem nyata adalah setiap sistem materi dan / atau energi. A real system is any system of matter and/or energy. nonsystem adalah satu atau lebih elemen yang tidak menunjukkan pola perubahan. something can . The following table summarizes his basic system definitions: Tabel berikut merangkum sistem dasar definisi nya: Term Definition Jangka Definisi element any identifiable entity elemen setiap entitas diidentifikasi pattern any relationship of two or more elements pola hubungan dari dua atau lebih elemen object a pattern as it exists at a given moment in time objek pola seperti yang ada pada saat tertentu dalam waktu event a change in a pattern over time acara perubahan pola dari waktu ke waktu system any pattern whose elements are related in a sufficiently regular way to justify attention sistem apapun pola yang elemen terkait dalam cara biasa cukup untuk membenarkan perhatian acting system a pattern where two or more elements interact bertindak sistem pola di mana dua atau lebih elemen berinteraksi component any interacting element in an acting system komponen berinteraksi setiap elemen dalam suatu sistem bertindak interaction a situation where a change in one component induces a change in another component interaksi situasi di mana perubahan dalam satu komponen menyebabkan perubahan dalam komponen lain mutual interaction a situation where a change in one component induces a change in another component. abstract systems are information. yang kemudian menyebabkan perubahan dalam komponen asli pattern system is a pattern where two or more elements are interdependent sistem pola merupakan pola di mana dua atau lebih elemen yang saling bergantung interdependent a situation where a change in an element induces a change in another element saling tergantung situasi di mana perubahan dalam suatu elemen menginduksi perubahan dalam elemen lain Systems can be identified by their structure.

Sejak perubahan diukur relatif terhadap referensi. Kontrol ini bersifat internal ke sistem. Kuhn mengakui bahwa itu adalah penyidik. Kuhn recognizes that it is the investigator. Sistem Beberapa variabel yang dikotomis. When all forces in a system are balanced to the point where no change is occurring. atau tikus mati. Sebuah variabel sistem adalah setiap elemen dalam sistem bertindak yang dapat mengambil setidaknya dua negara bagian yang berbeda -. Sebuah sistem (cybernetic) yang dikendalikan memelihara setidaknya satu variabel sistem dalam beberapa kisaran tertentu. the system is said to be in a state of static equilibrium . Bidang cybernetics adalah disiplin menjaga ketertiban dalam sistem. Homeostasis adalah kondisi kesetimbangan dinamis antara setidaknya dua variabel sistem. atau jika variabel berjalan di luar jangkauan. 1974) A controlled (cybernetic) system maintains at least one system variable within some specified range. dan bisa salah satu dari dua nilai kehidupan tikus. Output adalah pergerakan informasi atau materi-energi dari sistem ke lingkungan. sistem bergerak untuk membawa kembali ke variabel rentang. The field of cybernetics is the discipline of maintaining order in systems. Batas-batas suatu sistem didefinisikan oleh set komponennya berinteraksi. Kuhn (1974) states that all systems tend toward equilibrium. A system variable is any element in an acting system that can take on at least two different states. Output is the movement of information or matter-energy from the system to the environment. This control is internal to the system.be viewed as both a system and a nonsystem depending on the researcher's purpose.. Kuhn (1974) menyatakan bahwa semua sistem cenderung ke arah keseimbangan. Dynamic (steady state) equilibrium exists when the system components are in a state of change. the system moves to bring the variable back into the range. or the rat dies.. System variables can also be continuous. or if the variable goes outside the range. and that a prerequisite for the continuance of a system is its ability to maintain a steady state or steadily oscillating state. dan bahwa prasyarat untuk kelanjutan dari suatu sistem adalah kemampuannya untuk menjaga keadaan stabil atau terus berosilasi negara. and can be one of two values--the rat lives. but at least one variable stays within a specified range. tetapi di setidaknya satu variabel tetap dalam kisaran tertentu. 1974) (Kuhn A. The boundaries of a system are defined by the set of its interacting components. Ketika semua kekuatan dalam sebuah sistem yang seimbang ke titik di mana tidak ada perubahan terjadi. . Kuhn. sesuatu yang dapat dilihat baik sebagai sistem dan sebuah nonsystem tergantung pada tujuan peneliti. The condition of a variable in a system is known as the system state . Baik input dan output melibatkan melintasi batas-batas yang mendefinisikan sistem. bukan alam. System variables juga bisa berkesinambungan. Kondisi sebuah variabel dalam sistem ini dikenal sebagai keadaan sistem. not nature. Both input and output involve crossing the boundaries that define the system.. A system's input is defined as the movement of information or matter-energy from the environment into the system. sistem ini dikatakan dalam keadaan keseimbangan statis. Homeostasis is the condition of dynamic equilibrium between at least two system variables. Dinamis (steady state) keseimbangan terjadi ketika komponen sistem dalam keadaan berubah. sistem input didefinisikan sebagai gerakan informasi atau materienergi dari lingkungan ke dalam sistem. that bounds the particular system being investigated. (A. bahwa batas sistem tertentu yang sedang diselidiki. Some system variables are dichotomous.

tapi itu tidak berubah selama masa studi. Hal ini juga dikenal sebagai penyimpangan-memperkuat Komentar umpan balik. Equilibrium in a system can be achieved either through negative or positive feedback. but that does not change during the duration of study. There are clearly many useful definitions and concepts in systems theory. pertumbuhan. Systems operate through differentiation and coordination among its components. Dalam umpan balik positif. Hal ini juga dikenal sebagai penyimpangan-feedback mengoreksi. Ada banyak definisi berguna jelas dan konsep dalam teori sistem. In negative feedback. but that does not change during the duration of study. sedangkan dasar model cybernetic adalah siklus umpan balik. the system operates to maintain its present state. whether of a living organism or a society. An open system is one that receives input from the environment and/or releases output to the environment. In positive feedback. while the basis of a cybernetic model is the feedback cycle. A system parameter is any trait of a system that is relevant to an investigation. sedangkan sistem tertutup hanya dapat mempertahankan atau penurunan dalam organisasi. equilibrium is achieved when the variable being amplified reaches a maximum asymtoptic limit. Komentar menyeimbangkan positif beroperasi dalam sistem untuk mengusir masa depan yang variabel dari nilai awal." "Karakteristik organisasi. dan persaingan. Dalam umpan balik negatif. Parameter lingkungan adalah setiap sifat dari sistem lingkungan yang relevan dengan penyelidikan. Karakteristik dasar dari sistem terbuka adalah interaksi dinamis dari komponen. Systems theory provides an internally consistent framework for classifying and evaluating the world. Sistem tertutup merupakan salah satu tempat interaksi hanya terjadi antara komponen sistem dan tidak dengan lingkungan. hierarchical order. dominasi. while closed systems can only maintain or decrease in organization. "Characteristic of organization. Teori sistem menyediakan kerangka kerja yang konsisten secara internal untuk mengklasifikasikan dan mengevaluasi dunia. keseimbangan dicapai jika variabel yang diperkuat mencapai batas maksimum asymtoptic. dominance. sistem terbuka dapat cenderung ke arah tingkat yang lebih tinggi dari organisasi (entropi negatif). urutan hirarkis. Sistem beroperasi melalui diferensiasi dan koordinasi antar komponen-komponennya. Komentar menyeimbangkan negatif beroperasi dalam sistem untuk mengembalikan variabel ke nilai awal. diferensiasi. adalah pengertian seperti yang keutuhan. In many situations it provides a scholarly method of evaluating a situation." (von Bertalanffy. are notions like those of wholeness. Dalam banyak situasi itu . sistem beroperasi untuk mempertahankan negara saat ini. differentiation. 1968) A closed system is one where interactions occur only among the system components and not with the environment. Keseimbangan dalam sebuah sistem dapat dicapai baik negatif atau positif melalui. and competition. growth. kontrol. tapi itu tidak berubah selama masa studi.Negative equilibrating feedback operates within a system to restore a variable to an initial value. Sebuah parameter sistem adalah setiap sifat dari sistem yang relevan dengan penyelidikan. Sebuah sistem terbuka adalah salah satu yang menerima masukan dari lingkungan dan / atau pelepasan output untuk lingkungan. Positive equilibrating feedback operates within a system to drive a variable future from its initial value. 1968) (Von Bertalanffy. An environmental parameter is any trait of a system's environment that is relevant to an investigation. baik dari organisme hidup atau masyarakat. Open systems can tend toward higher levels of organization (negative entropy). It is also known as deviation-correcting feedback. control. It is also known as deviation-amplifying feedback . The basic characteristics of an open system is the dynamic interaction of its components.

group. Five major themes of organizational change were examined by Goodman. The organization-set model (often called resource-dependency theory) focuses on the resource needs and dependencies of an organization. however. masih banyak ketidaksetujuan tentang fitur yang lingkungan yang paling penting. Pengembangan organisasi ekstensif menggunakan teori sistem umum. The-set model organisasi (sering disebut teori ketergantungan sumber daya) berfokus pada kebutuhan sumber daya dan dependensi dari sebuah organisasi. Awalnya. usually within a localized geographic area. An even more important characteristic. munculnya teori sistem memaksa para ilmuwan untuk melihat organisasi sebagai sistem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungan mereka. hal 33) menunjukkan. Model Populasi organisasi melihat pada koleksi organisasi yang membuat tuntutan yang sama dari lingkungan dan menekankan kompetisi yang diciptakan oleh sumber daya lingkungan yang terbatas. Originally. Kebanyakan . "ada banyak contoh di mana prinsip identik ditemukan beberapa kali karena pekerja di satu bidang tidak menyadari bahwa struktur teoritis yang diperlukan sudah sangat berkembang dalam beberapa bidang lainnya. Although there is now a consensus on the importance of the environment. As von Bertalanffy (1968. Meyer dan Scott (1983) mengidentifikasi tiga model yang dominan untuk menganalisis hubungan antara organisasi dan lingkungan. "there are many instances where identical principles were discovered several times because the workers in one field were unaware that the theoretical structure required was already well developed in some other field. biasanya dalam wilayah geografis lokal. individu. In the 1970's. General systems theory will go a long way towards avoiding such unnecessary duplication of labor." Sebagai von Bertalanffy (1968. Most studies attempt to ascertain the effectiveness of these approaches by using survey feedback. Pada 1970-an. Sebuah karakteristik yang penting lebih bahkan. there is still much disagreement about which features of the environment are most important. 1) Metode Intervensi merupakan pendekatan alternatif untuk perubahan organisasi di kelompok. (1982) (1982) 1) Intervention methods represent alternative approaches to organizational change at the individual. Lima tema utama perubahan organisasi telah diperiksa oleh Goodman. organizational theory stressed the technical requirements of the work activities going on in the organizations. 33) points out. the rise of systems theory forced scientists to view organizations as open systems that interacted with their environment. The interorganizational field model looks at the relations of organizations to other organizations. and organizational levels. teori organisasi menekankan persyaratan teknis dari aktivitas kerja terjadi di organisasi. dan tingkat organisasi. p. The organizational population model looks at the collection of organizations that make similar demands from the environment and it stresses the competition created by limited environmental resources. bagaimanapun.menyediakan metode ilmiah untuk mengevaluasi situasi. is that it provides a universal approach to all sciences. Walaupun sekarang ada konsensus mengenai pentingnya lingkungan. Model lapangan interorganisasional melihat pada hubungan organisasi ke organisasi lain. adalah bahwa ia menyediakan pendekatan universal untuk semua ilmu. Meyer and Scott (1983) identified three dominant models for analyzing the relationship between organizations and the environment. " Organizational development makes extensive use of general systems theory. Sistem teori Umum akan pergi jauh untuk menghindari duplikasi yang tidak perlu seperti tenaga kerja.

and the formal and informal system (organizational) components. company. state. Ini termasuk model penilaian. negara. and international systems. community. Kepentingan dalam kualitas kehidupan kerja (QWL) terutama bertanggung jawab untuk popularitas ini. instrumen untuk mengukur perubahan organisasi. kita dapat mengevaluasi efektivitas berbagai teknik. transformational processes. Inputs refer to the environmental resources. Outputs include changes in both the individual and organization. This approach places strong emphasis on designing innovative techniques that serve as a catalyst for change. dan output. instruments for measuring organizational change. Transformation refers to the tasks. dan sistem internasional. dan peningkatan secara keseluruhan dalam penggunaan analisis multivariat untuk pengujian dan evaluasi perubahan. 2) Large-scale multiple system intervention methods have been gaining in popularity since the late seventies.penelitian upaya untuk memastikan efektivitas pendekatan ini dengan menggunakan umpan balik survei. Masukan mengacu pada sumber daya lingkungan. pengembangan model seri waktu. Pendekatan ini memberikan penekanan kuat pada merancang teknik-teknik inovatif yang berfungsi sebagai katalisator untuk perubahan. 2) beberapa skala sistem intervensi-metode besar telah mulai populer sejak akhir tahun tujuh puluhan. Output termasuk . Transformasi mengacu pada tugas. The interest in the quality of working life (QWL) is primarily responsible for this popularity. It's most important application is that is stresses the relationships between the individual. 5) Tingkat berteori tentang perubahan organisasi telah melihat peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Some utilize long-term longitudinal approaches to examine the impact of intervention methods. Yang paling penting adalah luas-sistem orientasi. the development of time-series models. It forces us to focus on the theoretical constructs of change. 4) The examination of failures provides us with valuable information about organizational change. The katalogisasi metode intervensi masih merupakan cara dominan berpikir tentang perubahan terencana. 5) The level of theorizing about organizational change has seen significant improvements in recent years. 4) Pemeriksaan kegagalan memberi kita informasi berharga tentang perubahan organisasi. Beberapa menggunakan istilah longitudinal pendekatan-panjang untuk menguji pengaruh metode intervensi. Teori-teori ini mengusulkan suatu model perubahan organisasi yang memeriksa input. individu. Hal ini memaksa kita untuk fokus pada teori konstruk perubahan. The cataloging of intervention methods is still the dominant way of thinking about planned change. we can evaluate the effectiveness of various techniques. 3) Assessment of change is a major theme that has emerged as a result of the large-scale multiple system intervention methods. komunitas. and an overall increase in the use of multivariate analysis for the testing and evaluation of change. These theories propose a model of organizational change that examines inputs. By comparing successful and unsuccessful attempts at implementing change. proses transformasi. 3) Penilaian perubahan adalah tema utama yang muncul sebagai akibat dari beberapa skala metode intervensi sistem besar. These include models of assessment. national. and outputs. Of particular importance is broad-systems orientation. Sangat penting aplikasi yang paling adalah yang menekankan hubungan antara perusahaan. dan sistem formal dan informal (organisasi) komponen. nasional. Dengan membandingkan dan gagal upaya berhasil melakukan perubahan.

and to consider how their decisions will affect the other components of the system and the environment. we must now extend systems theory to include the phenomena that lies outside of our normal perceptual limits of experience. dan mempertimbangkan bagaimana keputusan mereka akan mempengaruhi komponen lain dari sistem dan lingkungan. Keuntungan dari pendekatan ini adalah bahwa hal itu memaksa kita untuk melihat spektrum yang luas dari variabel yang perlu dimasukkan ke dalam model. kesehatan lingkungan berkaitan dengan transaksi materi-energi yang terjadi dalam organisasi dan sistem sosial. Selain itu. organisasi atau perubahan sosial yang direncanakan merupakan upaya untuk memecahkan masalah atau untuk mengkatalisis visi. Sebuah perubahan dimasukkan ke dalam suatu organisasi atau sistem sosial dengan maksud spesifik variabel yang mempengaruhi sistem yang lain memberikan. Both are open systems. 1987) That being the case. A change is introduced into an organization or social system with the specific intent of affecting other system variables. Pengetahuan tentang nonlinier hubungan antara variabel perencana potensi membuat perubahan yang besar dalam sebuah variabel yang diinginkan dengan perubahan yang relatif kecil di negara lain. Organizational and social systems must change in order to remain healthy. Planned organizational or social change is an attempt to solve a problem or to catalyze a vision. Chaos Theory Teori Chaos Chaos is the science of the global nature of systems. 1987) itulah yang terjadi. Furthermore. A bilateral relationship exists between the environment and the components of all subsystems operating within the environment. A change in the environment can have a profound impact on an open system. Organisasi dan sistem sosial harus berubah agar tetap sehat. cosmologist Stephen Hawking pointed out that we already know the physical laws that govern our everyday experience. Knowledge of the nonlinear relationships between variables gives planners the potential to effect large changes in a desired variable with relatively small changes in another. the health of the environment is related to the matter-energy transactions taking place in the social and organizational systems.perubahan baik dalam individu dan organisasi. Sebuah hubungan bilateral ada antara lingkungan dan komponen dari semua subsistem yang beroperasi dalam lingkungan. Chaos adalah ilmu tentang sifat global sistem. In a 1980 lecture. (Gleick. Tradisional model matematika prediksi telah memasukkan . sekarang kita harus memperluas sistem teori untuk memasukkan fenomena yang berada di luar persepsi normal batas kita pengalaman. kosmologi Stephen Hawking menunjukkan bahwa kita sudah tahu hukum-hukum fisika yang mengatur pengalaman sehari-hari kita. The advantage of this approach is that it forces us to look at the broad spectrum of variables that need to be incorporated into the model. and are sensitive to environmental changes. dan peka terhadap perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan dapat berdampak besar pada sistem terbuka dan. (Gleick. Kedua adalah sistem terbuka. The overall health of and organization is strongly linked with its ability to anticipate and adapt to environmental change. Traditional predictive mathematical models have incorporated error into the model to explain seemingly random fluctuations. Keseluruhan Kesehatan organisasi sangat terkait dengan kemampuannya untuk mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Dalam sebuah kuliah tahun 1980. Teori Sistem memaksa perencana untuk memperluas perspektif mereka. Systems theory forces planners to broaden their perspective.

nonnatural perubahan kecil dapat digunakan untuk memanipulasi pola cuaca yang besar. bukan enam tempat desimal. instead of six decimal places. he inadvertently rounded one the numbers to three. ia secara tidak sengaja dibulatkan satu angka untuk tiga.506127) produced rapidly divergent simulations of weather patterns.506 (instead of . but soon changed his theory. While inputting initial starting conditions to the computer. Any uncontrolled system variable could thwart efforts to control the overall state of the system.kesalahan ke dalam model untuk menjelaskan fluktuasi yang tampaknya acak. Each point in phase space represents the state of a dynamic system at an instant in time. Small nonnatural changes could be used to manipulate large weather patterns. Sistem Chaotic dapat memiliki keduanya dan tidak stabil komponen stabil. Chaotic systems depend on the nonlinear nature of its components. Lorenz. Awalnya Smale mengusulkan bahwa kekacauan stabil tidak bisa ada. Ia mengakui bahwa sistem yang peka terhadap kondisi awal.506127) yang diproduksi dengan cepat simulasi berbeda dari pola cuaca. persamaan diferensial digunakan untuk menjelaskan perubahan dalam sistem dari waktu ke waktu. Small differences in initial conditions produced widely different results. tapi segera berubah teorinya. . Ia mengusulkan konsep ruang fase. Differential equations are used to describe the changes in a system over time. Setiap titik dalam ruang fase merupakan keadaan dari sistem dinamik pada instan saat. Setiap variabel sistem yang tidak terkontrol dapat menggagalkan upaya untuk mengontrol negara secara keseluruhan dari sistem. Mathematician Stephen Smale (1980) began his work with dynamic systems in the mid 1950's. a trajectory could be drawn on paper to represent the changing state of the system. bagaimanapun. however. The small difference .506 (bukan 0. It recognizes that systems are sensitive to initial conditions. Perbedaan kecil 0. Chaos theory is an attempt to explain and model the seemingly random components of a system. Teori Chaos adalah suatu usaha untuk menjelaskan dan model komponen yang tampaknya acak dari suatu sistem. where if the system changed. sehingga perubahan yang tampaknya kecil dapat menghasilkan perubahan besar dalam sistem. perbedaan kecil dalam kondisi awal yang berbeda menghasilkan hasil yang luas. Chaotic sistem tergantung pada sifat nonlinear komponennya. Meteorologi Edward Lorenz (1963) menggunakan mikrokomputer untuk mensimulasi pola cuaca pada tahun 1960. lintasan bisa ditarik di atas kertas untuk mewakili negara perubahan sistem. ruang Tahap berisi pengetahuan lengkap dari suatu sistem. Meteorologist Edward Lorenz (1963) used a microcomputer to simulate weather patterns in 1960. Originally Smale proposed that stable chaos could not exist. Some meteorologists believed that Lorenz's discovery meant that weather control was just around the corner. Chaotic systems can have both stable and unstable components. dimana jika sistem berubah. percaya bahwa ini adalah alasan kegagalan ramalan jangka panjang. Sementara memasukkan kondisi mulai awal ke komputer. He proposed the concept of phase space . Beberapa ahli meteorologi percaya itu penemuan Lorenz berarti bahwa mengendalikan cuaca hanya sekitar sudut. Phase space contains the complete knowledge of a system. Lorenz. believed that this was the reason for the failure of long term forecasts. Matematika Stephen Smale (1980) memulai karyanya dengan sistem dinamis di pertengahan tahun 1950 itu. so that seemingly small changes can produce large changes in the system.

However. Tidak seperti foto. which implies the third dimension through perspective. teknik komputer grafik modern melakukan pekerjaan baik grafik tiga variabel dan mewakili mereka dalam dua dimensi (pada kertas). Modern computer graphing techniques do a good job of graphing three variables and representing them in two dimensions (on paper). One interpretation might be that our concept of "order" is incorrect. Salah satu interpretasi yang mungkin bahwa konsep kita tentang "order" tidak benar. The problem is in our ability to visually represent this space. Three dimensional plots of chaotic behavior can be very complex and difficult to interpret.The problem with phase space is that it requires a dimension for each variable being studied. hal 143). Different maps are produced for each of the infinite selections of lines through the origin. Unlike a photograph. Sangat menarik untuk dicatat bahwa komputer tidak memiliki kesulitan melakukan perhitungan untuk sejumlah dimensi. but rather. Seorang pengamat menggunakan satu baris referensi . Namun. p. Peta Poincaré merupakan teknik kompresi dimensi dimana tiga dimensi yang ditampilkan dalam dua ruang dimensi. the Poincaré map involves the third dimension in its creation. Peta Poincaré dikembangkan sebagai suatu cara pemahaman tiga sistem dimensi dengan mengambil serangkaian dua dimensi "iris" relatif terhadap garis melalui titik asal (Gleick. 1987. Masalah dengan ruang fase adalah bahwa ia memerlukan dimensi untuk setiap variabel yang diteliti. Distinct patterns can emerge by combining the Poincaré sections. Kami biasanya melihat dari "order" sebagai mutlak (yaitu. The slices are overlaid on top of each other to create the final map. Perbedaan pola dapat muncul dengan menggabungkan bagian Poincaré. We generally perceive of "order" as an absolute (ie. something that can only be understood relative to an observer. even our greatest minds have difficulty conceptualizing phase space for four or five dimensions. An observer using one reference line might see order. Poincaré maps imply that order is not an absolute. the quest for the "true" nature of things). 143). Peta itu sendiri dibuat dengan menggunakan garis yang ditarik melalui titik asal sebagai acuan untuk mendefinisikan y-sumbu peta. Sangat menarik untuk berspekulasi pada sifat pola diungkapkan oleh peta Poincaré. Patterns appear and disappear depending on the selection of the reference line. peta Poincaré menyiratkan bahwa perintah tidak mutlak. yang menyiratkan dimensi ketiga melalui perspektif. sesuatu yang hanya dapat dipahami relatif terhadap pengamat. melainkan. It is interesting to note that computers have no difficulty performing calculations for any number of dimensions. The Poincaré map is a dimensional compression technique whereby three dimensions are displayed in two dimensional space. bukan kemampuan kita untuk menghitung karakteristiknya. pencarian yang benar "sifat" hal). 1987. while another observer using a different reference line might see chaos. peta berbeda diproduksi untuk setiap pilihan tak terbatas garis melalui titik asal. The Poincaré map was developed as a way of understanding three dimensional systems by taking a series of two dimensional "slices" relative to a line through the origin (Gleick. or a completely different pattern. Tiga plot dimensi perilaku kacau bisa sangat rumit dan sulit untuk menginterpretasikan. Irisan yang overlay di atas satu sama lain untuk membuat peta akhir. bahkan terbesar pikiran kita mengalami kesulitan mengkonseptualisasikan ruang fase untuk empat atau lima dimensi. not our ability to compute its characteristics. Pola muncul dan menghilang tergantung pada pilihan dari garis referensi. Masalahnya adalah pada kemampuan kita untuk secara visual mewakili ruang ini. peta Poincaré melibatkan dimensi ketiga dalam penciptaannya. It is interesting to speculate on the nature of the patterns revealed by Poincaré maps. The map itself is created by using a line drawn through the origin as a reference for defining the y-axis of the map.

Bagi banyak parameter mulai awal.67). scientists did not recognize the stable chaos they were observing. p. The equilibrium was the important point. produce oscillations that do not diminish over time. Ahli biologi Robert May (1976) di Princeton mempelajari perbedaan persamaan logistik sederhana. He noticed that as the growth factor increased beyond the value of three. Furthermore. sedangkan pengamat lain menggunakan garis referensi yang berbeda mungkin melihat kekacauan. ecologists were beginning to model population growth using a logistical difference equation. Some starting values however. For many initial starting parameters. At the same time that Lorenz was experimenting with weather forecasting models.. melalui proses belajar untuk memecahkan persamaan diferensial. and then experiences oscillations of diminishing magnitude as the system approaches equilibrium. kesetimbangan adalah titik penting. X LOOP: LOOP: XNEXT = R * X * (1-X) 'Logistic differential formula XNEXT = R * X * (1-X) 'rumus diferensial Logistik . believes that physicists had "learned not to see chaos.populasi tumbuh. The author wrote the following simple BASIC program to verify May's findings: Penulis menulis DASAR program sederhana berikut untuk memverifikasi temuan Mei: INPUT "Enter the growth factor: ". Namun beberapa nilai awal. kebanyakan ilmuwan telah kehilangan melihat kenyataan bahwa persamaan diferensial paling tidak dapat diselesaikan ". melebihi tingkat stabil keadaan optimal. atau pola yang berbeda sepenuhnya. p. James Yorke.bisa melihat aturan. para ilmuwan tidak mengakui kekacauan stabil mereka mengamati. The system would enter a chaotic state. Dia menyadari bahwa sebagai faktor pertumbuhan meningkat di luar nilai tiga. Pada awalnya. equilibrium would never be reached. In other words. 1987. then the system will also display regular cycles of all other lengths.67). Dengan kata lain. jika sistem menampilkan siklus reguler tiga. (Gleick. persamaan menunjukkan model pertumbuhan tradisional .. R INPUT "Masukkan faktor pertumbuhan:". 1987. They assumed that the fluctuations were just oscillations around an equilibrium. maka sistem juga akan menampilkan siklus teratur semua panjang lainnya. keseimbangan tidak akan pernah tercapai. (Gleick. ekologi mulai model pertumbuhan penduduk dengan menggunakan persamaan perbedaan logistik. Biologist Robert May (1976) at Princeton studied the simple logistical difference equation. menghasilkan osilasi yang tidak berkurang dari waktu ke waktu. James Yorke. Sistem ini akan memasuki keadaan kacau. dan kemudian pengalaman besarnya osilasi yang semakin berkurang sebagai sistem pendekatan kesetimbangan. At first. Mathematician.X INPUT "Masukkan ukuran populasi awal:". most scientists have lost sight of the fact that most differential equations cannot be solved". Mereka menganggap bahwa fluktuasi hanya osilasi di sekitar kesetimbangan. Pada saat yang sama bahwa Lorenz sedang bereksperimen dengan model peramalan cuaca. exceeds its optimal steady state level.. the nature of a system is a matter of perception and/or beliefs. if a system displays a regular cycle of three. Mathematician. percaya bahwa fisikawan telah "belajar untuk tidak melihat kekacauan .through the process of learning to solve differential equations. the equation shows the traditional growth model--a population grows. sifat sistem adalah masalah persepsi dan / atau kepercayaan. Selain itu.. R INPUT "Enter the initial population size: ".

Mandelbrot mampu model kebisingan. However. By examining the noise using various time periods. Mandelbrot was able to model the noise. The computed value for the variable enters a state of stable chaos where it alternates between two or more values with periods of apparent randomness. Penyanyi menunjukkan-kesatu korespondensi satu di antara ruang didefinisikan oleh sebuah kubus dan ruang alam semesta. iterasi END AKHIR Running this program clearly demonstrates May's findings. Bila nilai kurang dari tiga dimasukkan untuk faktor pertumbuhan. hal 92-94) Mandelbrot has pointed out the chaos theory models a rough. Benoit Mandelbrot (1977) discovered that the apparent random noise bursts were actually following a regular cycle (the Cantor mathematical set). Kedua berisi jumlah tak terbatas titik (McNeill dan Freiberger. when a value of three of more is entered. Pengaruh Nuh menyatakan bahwa perubahan terjadi dalam melompat diskrit. Mandelbrot telah menunjukkan model teori chaos a diadu. program ini mencapai konvergensi. Nilai variabel dihitung untuk memasuki keadaan kacau stabil mana bergantian antara dua atau lebih nilai dengan periode keacakan jelas. Menyatakan efek Yusuf bahwa beberapa hal yang cenderung bertahan. The Noah Effect states that change happens in discrete jumps. the program achieves convergence. 1993). These two effects push the world in different directions (Gleick. Cantor demonstrated a one-to-one correspondence between the space defined by a cube and the space of the universe. Sedangkan kebisingan memeriksa baris dalam sistem komunikasi IBM. Dengan memeriksa suara menggunakan berbagai periode waktu. 92-94) Kedua efek mendorong dunia dalam arah yang berbeda (Gleick. the program never achieves stability. Mandelbrot juga dihipotesiskan Nuh dan Yusuf Efek.PRINT XNEXT PRINT XNEXT ITERATIONS = ITERATIONS + 1 Iterasi = iterasi + 1 IF XNEXT = LASTX THEN GOTO FINISH JIKA FINISH XNEXT = LASTX PAPA GOTO LASTX=X LASTX = X X=XNEXT X = XNEXT GOTO LOOP GOTO LOOP FINISH: FINISH: PRINT "Iterations to achieve stability = ".ITERATIONS PRINT "Iterasi untuk mencapai stabilitas =". The Joseph effect states that some things tend to persist. When a value less than three is entered for the growth factor. program tidak pernah mencapai stabilitas. while demonstrating that there are many different infinities. German mathematician Georg Cantor (1845-1918) had discovered these sets nearly one hundred years before. p. sementara menunjukkan bahwa ada berbagai terhingga. Menjalankan program ini jelas menunjukkan temuan Mei. Mandelbrot also hypothesized the Noah and Joseph Effects. While examining line noise in IBM communication systems. dunia kasar. 1993). 1987. ketika nilai dari tiga lebih dimasukkan. Both contained an infinite number of points (McNeill and Freiberger. Namun. 1987. Benoit Mandelbrot (1977) menemukan bahwa suara ledakan acak jelas benar-benar mengikuti siklus biasa (yang matematika Cantor set). Mountains are not seen as cones and . Matematikawan Jerman Georg Cantor (1845-1918) telah menemukan perangkat ini hampir seratus tahun sebelum. pitted world.

the estimate of the coastline becomes increasingly large. biologists began to realize that fractal type geometry was operating throughout the body. Beberapa berpendapat bahwa fraktal skala universal untuk morfogenesis. coined the term strange attractor to describe the tendency of systems to move toward a fixed point. or to oscillate in a limited repeating cycle. however. menguras energi) dan tidak stabil. Sometimes turbulence is desirable. 1980). however. namun ternyata itu tergantung pada para pengamat pengukuran teknik. It is dissipative (ie. Daerah tenang tetap terlepas dari pengamat skala. For example. turbulensi dapat memiliki dampak buruk. Mandelbrot berpendapat bahwa panjang sebenarnya tak terbatas (paling tidak sampai alat ukur adalah pada tingkat atom). Fractal geometry provided a new way of viewing the fissures and bumpiness of the Earth's surface. Turbulence has been a problem in the application of fluid dynamics. Kadang-kadang turbulensi yang diinginkan.lightning doesn't travel in a straight line. Sebagai pengamat menggunakan alat ukur yang lebih kecil dan lebih kecil. Akal sehat akan mengatakan bahwa jarak adalah bilangan real. bagaimanapun. Turbulence is chaos on all scales. In fact. He proposed the word fractal as a way of visualizing infinity on the dimension of roughness. In Mandelbrot's most famous experiment. Hal ini disipatif (yaitu. Mandelbrot mengusulkan bahwa konsep dimensi itu sendiri hanya dapat dinyatakan relatif terhadap pengamat. Pegunungan tidak dilihat sebagai kerucut dan petir tidak perjalanan dalam garis lurus. such as the loss of lift created by turbulent air-flow over the wing of an airplane. Sedangkan turbulensi . At the same time. a jet engine depends on the turbulence of burning fuel for its propulsion. Lain kali. physicist David Ruelle (1971. Common sense would dictate that the distance is a real number. Turbulensi telah menjadi masalah dalam penerapan dinamika fluida. Mandelbrot proposed that the concept of dimension itself can only be stated relative to an observer. Fractal implies a quality of self-similarity . it turns out that it depends on the observers measuring technique. perkiraan garis pantai menjadi semakin besar. Geometri fraktal memberikan cara baru dalam melihat celah dan bumpiness dari permukaan bumi. Universitas Columbia ahli geologi Christopher Scholz (1982) mulai menerapkan temuan Mandelbrot untuk mempelajari gempa bumi. Other times. turbulence can have disastrous effects. Bahkan. Sebagai contoh. ahli biologi mulai menyadari bahwa geometri fraktal jenis itu beroperasi di seluruh tubuh. Closer examination of turbulence. Fraktal menyiratkan kualitas dirikesamaan. Ia mengusulkan kata fraktal sebagai cara memvisualisasikan infinity pada dimensi kekasaran. seperti hilangnya angkat yang diciptakan oleh turbulen aliran udara di atas sayap pesawat terbang. reveals that energy is not dissipated evenly through out the system. sebuah mesin jet tergantung pada gejolak pembakaran bahan bakar untuk propulsi. Mandelbrot argues that the actual length is infinite (at least until the measuring tool is at the atomic level). it drains energy) and unstable. As the observer uses a smaller and smaller measurement tool. Dalam paling terkenal percobaan Mandelbrot. Some argue that fractal scaling is universal to morphogenesis. ia mengajukan pertanyaan "berapa lama adalah garis pantai?". Pemeriksaan dekat turbulensi. Pada saat yang sama. While studying turbulence. Areas of calm remain regardless of the observer's scale. Furthermore. he asks the question "how long is a coast line?". menunjukkan energi yang tidak hilang secara merata di seluruh sistem. Columbia University geologist Christopher Scholz (1982) began to apply Mandelbrot's findings to the study of earthquakes. Turbulensi adalah kekacauan di semua skala. Selanjutnya.

attractor aneh menyiratkan bahwa alam dibatasi. the system will remain in that state until given a "kick" from the environment. After one of the states is achieved. An interesting property of the strange attractor is that initial conditions make little difference. Glass. Properti menarik dari attractor aneh adalah bahwa kondisi awal membuat sedikit perbedaan. (Gleick. Strange attractors imply that nature is constrained. Pada saat ini. 1979. Kaca. Bergerak lebih dekat dengan keadaan tunak dari waktu ke waktu. 1980). tapi juga tepat waktu atau baik ditempatkan tersentak relatif ke sistem bisa membuang seluruh sistem ke dalam kondisi kekacauan. kami menghentikan sementara pendulum dari berayun.negara berayun dan di negara lain. One group of scientists (Guevara. Bentuk kekacauan terbentang relatif terhadap sifat-sifat penarik tersebut. karena menyerah energi ke udara gesekan. Sistem intransitif memiliki dua kondisi stabil. and Schrier. but well-timed or well-placed jolt to a system can throw the entire system into a state of chaos. fisikawan David Ruelle (1971. Satu kelompok ilmuwan (Guevara. Dalam keadaan berayun. Jam pendulum adalah contoh. there are no explanations for almost intransitive systems. If. ia akan terus tetap pada saat istirahat ketika kami rilis. Intransitive systems have two stable states. The shape of chaos unfolds relative to the properties of the attractor. it will continue to remain at rest when we release it. as it gives up energy to air friction. sistem dapat mengubah kondisi stabil tanpa dorongan dari lingkungan. Jika. A pendulum is a good example of a fixed point attractor. In the almost intransitive system. sistem dengan cepat akan berkumpul pada penarik aneh. Some physiologists are now looking at diseases at breakdowns in the normal . we momentarily stop the pendulum from swinging. dimana telah dua negara stabil . One of the most important discoveries from chaos theory is that a relatively small. A pendulum clock is an example. It moves closer to its steady state over time. the system will rapidly converge upon the strange attractor. 1981) telah bereksperimen dengan cardiofibrillation dan bagaimana hati menampilkan karakteristik yang sama kacau sistem nonlinier lainnya. In the swinging state. menciptakan istilah aneh atraktor istilah untuk menggambarkan kecenderungan sistem untuk bergerak menuju titik tetap. energy is continually added to the system through the wind-up springs.belajar. (Gleick. Fisikawan Cornell Mitchell Feigenbaum (1978. As long as the starting points lie somewhere near the attractor. Dalam sistem intransitif hampir. Salah satu penemuan yang paling penting dari teori chaos adalah bahwa yang kecil. 1981) have experimented with cardiofibrillation and how the heart displays the same chaotic characteristics of other nonlinear systems. and the clock keeps ticking. At the present time. 1981) meneliti sistem nonlinier yang sederhana dan menjelaskan bagaimana sistem ini sering bisa ada di dua negara yang stabil. Studi tentang batas cekungan fraktal adalah suatu usaha untuk memahami mengapa sistem memilih satu kondisi mapan atas yang lain. dan Schrier. tidak ada penjelasan untuk intransitif sistem hampir. where it has two steady states--the swinging state and the at rest state. however. The study of fractal basin boundaries is an attempt to understand why a system chooses one steady state over another. the system can change stable states without a push from the environment. energi terus ditambahkan ke sistem melalui angin-up mata air. namun. 1981) examined simple nonlinear systems and described how these systems could often exist in two stable states. atau untuk berosilasi dalam siklus berulang terbatas. Setelah salah satu negara bagian tercapai. 1987) Cornell physicist Mitchell Feigenbaum (1978. pendulum adalah contoh yang baik dari sebuah penarik titik tetap. sistem akan tetap dalam keadaan itu sampai diberi "kick" dari lingkungan. dan jam terus berdetak. 1979. 1987) Selama titik awal yang terletak di suatu tempat dekat attractor.

where life itself creates the conditions for life. Physicist James Lovelock (1979) proposed the Gaia hypothesis. Organisasi dan sistem sosial yang beroperasi . Planetary systems.13) Because of the interactions of many economic forces and the rapidity of change. 1987). and is maintained by a self-sustaining process of dynamic feedback.oscillator cycles of the body. Planetary sistem. percaya bahwa hidup beroperasi sebagai kristal aperiodik (berbeda dengan kristal periodik unsur-unsur). lembaga harus terus-menerus menilai kembali visi dan beradaptasi dengan perubahan mendadak di lingkungan. ia benar hipotesis bahwa jam menjadi disinkronkan dengan satu sama lain melalui getaran menit di dalam gedung. Simple systems can behave in complex ways." Fisikawan Joesph Ford mengatakan bahwa "evolusi adalah kekacauan dengan umpan balik. 1987. 13) Karena interaksi kekuatan ekonomi banyak dan kecepatan perubahan. hal 314) Seventeenth century Dutch physicist Christian Huygens was the first to discover entrainment or mode-locking (Gleick. dan umpan balik yang merupakan mekanisme yang memberikan penjelasan untuk berbagai proses fisiologis dan biologis. 1987). p. Examples of frequency locking abound in both the physical and biological sciences. Erwin Schrodinger. dan bahwa "tidak ada perusahaan yang dapat mengambil sesuatu di pasar untuk diberikan. He noticed that several pendulum clocks in his laboratory were all operating in unison. Abad ketujuhbelas Belanda fisika Kristen Huygens adalah orang pertama yang menemukan entrainment atau mode-mengunci (Gleick. Von Bertalanffy (1968) believes that life can exist only in an open system. 1987. electronics. one of the major pioneers of quantum physics. Erwin Schrodinger. Different systems behave differently. sistem sederhana bisa berperilaku dalam cara yang kompleks." Dalam berkembang di Chaos (HarperPerennial. he correctly hypothesized that the clocks became synchronized with each other through minute vibrations in the building. Organizations and social systems operating within a chaotic environment are being continually challenged to maintain their purpose and structure. elektronik. and that "no firm can take anything in its market for granted. Mengetahui bahwa waktu jam-jam tidak dapat itu tepat. salah satu pelopor utama fisika kuantum. dan dikelola oleh proses selfmempertahankan umpan balik yang dinamis. Knowing that the timing of the clocks could not be that precise." (p. institutions must constantly reassess their vision and adapt to abrupt changes in the environment. Dia menyadari bahwa beberapa jam pendulum laboratoriumnya semua beroperasi di serempak. Beberapa ahli fisiologi sekarang melihat penyakit pada kerusakan dalam siklus osilator normal tubuh. 1987. dan tubuh manusia contoh menunjukkan semua entrainment. believed that life operates as an aperiodic crystal (different than the periodic crystals of the elements). Tom Petersarpelld main hypothesis is that all institutions are operating in a chaotic environment. Physicist Joesph Ford said that "evolution is chaos with feedback. and the human body all show examples of entrainment. perilaku Kompleks menyiratkan menyebabkan kompleks. hal 292-293). 314) (Gleick. p. Tom utama hipotesis Petersarpelld adalah bahwa semua lembaga yang beroperasi di lingkungan yang kacau. In Thriving on Chaos (HarperPerennial." (Gleick. Complex behavior implies complex causes. Fisikawan James Lovelock (1979) mengusulkan hipotesis Gaia. (Hal. di mana kehidupan itu sendiri menciptakan kondisi untuk hidup. 292-293). sistem yang berbeda berperilaku berbeda. Contoh mengunci frekuensi berlimpah baik dalam dan biologis ilmu fisik. Von Bertalanffy (1968) percaya bahwa kehidupan yang dapat hanya ada di sistem terbuka. and that feedback is the mechanism that provides an explanation for a wide range of physiological and biological processes. 1987.

alam semesta wacana mungkin semua anjing. Poin penting adalah bahwa alam semesta berisi variabilitas. number of people) makes it difficult to introduce planned organizational or social change. lacking in precision. Komplemen dari menetapkan adalah semua yang bukan milik untuk mengatur. Cantor (1845-1918) examined the way that we categorize things into sets. The complement of a set is all that does not belong to the set. The planning of change involves the application of this knowledge. Semua hal lain dianggap sama. kurang presisi.dalam lingkungan yang kacau sedang terus-menerus ditantang untuk mempertahankan tujuan mereka dan struktur. if we study a dog. the universe of discourse might be all dogs. is that larger and more established structures are usually less able to change. Sebagai contoh. Perencanaan perubahan melibatkan penerapan pengetahuan ini. Tantangan datang dalam penemuan hubungan-hubungan dan pemahaman tentang dinamika sistem ini. Teman-studi penyanyi dari hubungan set menyebabkan definisi yang tepat untuk persimpangan dan serikat telah. These boundaries were often vague. definisi dari alam semesta tergantung pada apa yang sedang dipelajari . adalah bahwa lebih mapan struktur dan lebih besar biasanya kurang mampu berubah. Nonlinear relationships among system components is a pathway to the introduction of institutional change. jumlah orang) membuat sulit untuk memperkenalkan direncanakan atau sosial perubahan organisasi. atau semua makhluk hidup. Teori chaos mulai mengajarkan kita banyak tentang sifat perubahan dalam organisasi kami dan lembaga sosial. Cantor's studies of the relationships of sets led to precise definitions for intersections and unions . Chaos theory is beginning to teach us much about the nature of change in our organizations and social institutions. Of course. He called the entire set. all mammals. All other things being equal. hubungan nonlinear antara komponen sistem merupakan jalan menuju pengenalan perubahan kelembagaan. struktur yang kecil dapat beradaptasi terhadap perubahan lebih efisien daripada yang lebih besar. bagaimanapun. For example. The inertia resulting from their size (eg. . institusi besar umumnya mencakup mapan pola baik. Batasan-batasan ini sering samar-samar. The paradox. semua mamalia. Stabilitas struktur ini membuat mereka kurang mampu beradaptasi dengan perubahan sistem internal dan lingkungan. The problem with Cantor's set theory had to do with the difficulty in defining the boundaries of a set.definisi relatif. Cantor (1845-1918) memeriksa cara kita mengelompokkan hal-hal yang menjadi set. The challenge comes in the discovery of those relationships and the understanding of the dynamics of these systems. Dia memanggil seluruh himpunan. Tentu saja. small structures can adapt to change more efficiently than larger ones. The stability of these structures makes them less able to adapt to environmental and internal system changes. Di jantung logika fuzzy adalah pertanyaan tentang bagaimana kita mengkategorikan hal. Fuzzy Logic Logika Fuzzy At the heart of fuzzy logic is the question of how we categorize things. Paradoksnya. jika kita mempelajari anjing. the universe of discourse . or all living creatures. The important point is that the universe contains variability. however. Large institutions generally encompass wellestablished patterns. Masalah ini diatur penyanyi dengan teori hubungannya dengan kesulitan dalam menentukan batas-batas set. Inersia yang dihasilkan dari ukuran mereka (misalnya. alam semesta wacana. the definition of the universe depends on what is being studied--its definition is relative.

maka memang benar untuk sebagian . itu jelas bagian dari set. for example. 60% of the population believe that something is true. a numerical value could be used to represent the degree of truthfulness. nilai numerik dapat digunakan untuk mewakili derajat kebenaran. They state that "truth" is an absolute. If. Bukan hanya benar atau salah. while others could be expressed as a partial membership. Once that assumption was made. The degree of truthfulness is . then it is true to a . Berkeley electrical engineer Lofti Zadeh (1969) built on Black's work and proposed the idea that set membership could be graded. Bertund Russel (1945) proposed that this vagueness was a function of language. Instead of simply true or false. Polish mathematician Jan Lukasiewicz proposed the idea that the simple dichotomy of true or false might also contain a third logical value of possible . He believed that all things existed on a continuum. American filsuf Charles Peirce (1934.6. misalnya. Orang dengan mudah dapat menetapkan nomor antara nol dan satu untuk mewakili kebenaran pernyataan. not reality. Lukasiewicz (1970) menegaskan bahwa sejumlah nilai tengah samasama mungkin. Cornell matematika Max Black (1937) mengusulkan bahwa ketidakjelasan adalah masalah probabilitas berdasarkan distribusi kepercayaan manusia. some logicians do not believe in the concept of a partial truth. Mereka menyatakan bahwa "kebenaran" adalah mutlak. Pada poin lain. 1935) tidak setuju dengan metode Cantor's klasifikasi segala sesuatu sebagai baik dalam mengatur atau tidak di set. The key to "fuzzy" membership is that judgment and context are used to assign values to membership. Dia percaya bahwa segala sesuatu ada di sebuah kontinum. Cornell mathematician Max Black (1937) proposed that vagueness is a matter of probability based on the distribution of human belief. Meskipun demikian. Beberapa item bisa milik sepenuhnya untuk menetapkan. Apakah sebuah objek milik untuk menetapkan atau tidak tergantung pada tempat itu jatuh pada kontinum. Zadeh menunjukkan bahwa orang memiliki kemampuan luar biasa untuk mengukur keanggotaan ditetapkan. Kunci untuk fuzzy "keanggotaan" adalah bahwa penilaian dan konteks digunakan untuk memberikan nilai pada keanggotaan. sementara yang lain dapat diekspresikan sebagai keanggotaan parsial. Tingkat kebenaran adalah . People can easily assign a number between zero and one to represent the truthfulness of a statement. Setelah asumsi yang dibuat. bukan realitas. without the degrees implied by fuzzy logic.6 extent. Polandia matematikawan Jan Lukasiewicz mengusulkan gagasan bahwa dikotomi sederhana benar atau salah mungkin juga mengandung nilai logis ketiga mungkin. Lukasiewicz (1970) asserted that any number of middle values were equally possible. ketidakjelasan yang ada sehingga sulit untuk menentukan keanggotaan. Whether an object belonged to a set or not depended on where it fell on the continuum.American philosopher Charles Peirce (1934. a vagueness exists making it difficult to determine membership. In spite of this. . Berkeley insinyur listrik Lofti Zadeh (1969) dibangun di atas adalah pekerjaan Black dan mengusulkan ide bahwa keanggotaan ditetapkan bisa dinilai. Some items could belong completely to a set. Zadeh points out that people have a remarkable ability to quantify set membership. At other points. tanpa derajat tersirat oleh logika fuzzy. Di beberapa titik pada kontinum.6. it is clearly part of the set. 60% dari penduduk percaya bahwa sesuatu itu benar.6. Bertund Russel (1945) mengusulkan bahwa ketidakjelasan ini adalah fungsi bahasa. In 1920. Pada tahun 1920. Jika. At some points on the continuum. beberapa ahli logika tidak percaya pada konsep kebenaran sebagian. 1935) disagreed with Cantor's method of classifying everything as either in the set or not in the set.

Yang paling menonjol adalah argumen bahwa keanggotaan ditetapkan bersifat subyektif. Lain berpendapat bahwa logika fuzzy adalah manifestasi yang permisif belum pernah terjadi sebelumnya di masyarakat berpendapat. apakah masih timbunan? The boundaries of the word "heap" are fuzzy (ie. (McNeill and Freiberger. The Law of Contradiction states that A cannot be both B and not-B. precise statements lose meaning and meaningful statements lose precision". Rudolph Kalman. fuzzy logic could not be counted on to yield accurate results. 1993. Batas-batas dari "kata" tumpukan bersifat kabur (yaitu. Aristoteles matematika asalkan pendekatan utama untuk logika. Fuzzy became equated with sloppy. p. (McNeill dan Freiberger. is it still a heap? Jika kami menghapus gandum. Aristoteles awalnya mengusulkan aturan pertama dari logika. 43) The so called "Law of Incompatibility" places limits on our ability to perform analysis of complex systems. not well defined). Satu-intuitif counter pernyataan yang diajukan oleh Zadeh adalah bahwa "sebagai kompleksitas meningkat. 1993. bahwa halhal muncul fuzzy hanya sampai kita mengerti mereka menunjuk. There was no way to objectively determine membership values. The same thing cannot belong . and American industry ignored it. (McNeill and Freiberger. 1993. William Kahan keluar fuzzification yang mengarah satu untuk menghibur pikiran logis. Tidak ada cara untuk objektif menentukan nilai keanggotaan. Zadeh was the recipient of much criticism over his fuzzy logic theories. Jika kita terus menambahkan dan lebih banyak butiran pasir untuk membuat tumpukan. argued that things appeared fuzzy only until we understood them. Dia menyebutnya "kokain ilmu pengetahuan". Since the early Greek cultures. Salah satu masalah menerima logika fuzzy terletak pada namanya. William Kahan pointed out that fuzzification leads one to entertain illogical thoughts. and therefore. Aristotle believed math provided that ultimate approach to logic. dan karena itu. laporan tepat kehilangan makna dan berarti laporan kehilangan presisi" ". hal 43) dari Ketidaksesuaian Yang disebut" UU tempat batas kemampuan kita untuk melakukan analisis sistem yang kompleks. Fuzzy menjadi disamakan dengan ceroboh. Others argued that fuzzy logic was a manifestation of unprecedented permissiveness in society. Rudolph Kalman. The word "fuzzy" implies a negative uncertainty that is mutually exclusive with the word logic. Aristotle originally proposed the first rules of logic. He called it the "cocaine of science". 1993. di beberapa titik kita akan menyebutnya sebuah tumpukan. mantan mahasiswa Zadeh. Karena budaya Yunani awal. If we remove a grain. Hukum Kontradiksi menyatakan bahwa A tidak dapat baik B dan tidak-B. hal 46-48) One of the problems accepting fuzzy logic lies in its name. kita telah mengasumsikan bahwa hal-hal yang masuk dalam kelas dikotomis percaya. Zadeh adalah penerima banyak kritik atas logika fuzzy teori-teorinya. at some point we'll call it a heap.One counter-intuitive assertion proposed by Zadeh is that "as complexity rises. we have assumed that things fall into dichotomous classes. The classic problem with dichotomous thinking is evoked by the question "How many grains of sand constitute a heap?" Masalah klasik dengan pemikiran dikotomis ditimbulkan oleh pertanyaan "Berapa banyak butir pasir merupakan tumpukan sebuah?" If we keep adding more and more grains of sand to create a pile. a former student of Zadeh's. logika fuzzy tidak dapat diandalkan untuk menghasilkan hasil yang akurat. dan industri Amerika mengabaikannya. tidak didefinisikan dengan baik). The most prominent argument was that set membership was subjective. p. Kata "kabur" menyiratkan sebuah ketidakpastian negatif yang saling eksklusif dengan logika kata. that are not verifiable through logic. yang tidak diverifikasi melalui logika. 46-48) (McNeill dan Freiberger.

sesuatu harus baik benar atau tidak benar. The terms fall into various categories. Fuzzification attempts to deal in truths. Masalah dengan penerimaan logika fuzzy adalah bahwa hal itu terasa alami bagi kita untuk putaran hal off (dalam kategori). sangat. These are words that we use to modify (fuzzy) sets. kebanyakan salah) Probabilities ( likely. beberapa. mostly false ) Kebenaran-nilai (cukup benar. Hukum bivalensi menyatakan bahwa A harus baik B atau tidak-B. quite possible ) Kemungkinan (hampir tidak mungkin. several. Fuzzification dan probabilitas yang sangat mirip dengan setiap Namun. where probability has to do with the likelihood of something. Dengan kata lain. Rounding creates clear delineations between classes. bekerja dengan Zadeh untuk menggambarkan lindung nilai. di mana ketidakjelasan tetap sama. Berkeley linguist George Lakoff (1987).to a set and the complement of the set--opposites do not overlap. few ) Pembilang (kebanyakan. quite. Ini adalah kata-kata yang kita gunakan untuk memodifikasi (fuzzy) set. Para filsuf besar seperti Descartes dan Locke merangkul gagasan bahwa setiap proposisi bisa benar atau salah. Kedua undang-undang telah diterima dan menjadi dasar logika untuk tahun berikutnya dua ribu. sedikit) Possibilities ( nearly impossible. probabilities change with increasing information. Both laws were accepted and became the foundation of logic for the next two thousand years. where fuzziness remains the same. Beberapa kata (misalnya. Berkeley linguis George Lakoff (1987). something must be either true or not true. Others (eg. more or less ) perform dilation and expand the set. Lain-lain (misalnya. lebih atau kurang) melakukan pelebaran dan memperluas set. not very likely ) Probabilitas (kemungkinan. very ) perform concentration and narrow the set. The problem with the acceptance of fuzzy logic is that it feels natural for us to round things off (into categories). It enables us to categorize things more easily.berlawanan tidak tumpang tindih. Pembulatan menciptakan delineations yang jelas antara kelas. Paradigma ini memupuk cara berpikir kita saat ini. however. In other words. such as: Istilah jatuh ke dalam berbagai kategori. Hal ini memungkinkan kita untuk mengkategorikan hal-hal yang lebih mudah. Fuzzification mencoba untuk berurusan dengan kebenaran. probabilitas perubahan lain dengan informasi meningkat. cukup mungkin) Some words (eg. worked with Zadeh to describe hedges . di mana kemungkinan ada hubungannya dengan kemungkinan sesuatu. tidak sangat mungkin) Quantifiers ( most. The Law of Bivalence states that A must be either B or not-B. extremely ) Semua pengubah tujuan (sangat. This paradigm fostered our current way of thinking. seperti: All purpose modifiers ( very. sangat) Truth-values ( quite true.. Hal yang sama tidak dapat dimasukkan untuk mengatur dan komplemen dari himpunan . sangat) melakukan konsentrasi dan sempit . Fuzzification and probability are very similar to each other. The great philosophers such as Descartes and Locke embraced the idea that every proposition was either true or false.

1968. very often. She found that certain words ( prototypes ) were better examples of a class than other words.89) (McNeill dan Freiberger. dan bawahan (sub kategori). 1944. Ini menyediakan kerangka kerja bagi kita untuk memeriksa dan memahami lingkungan kita. systems theory is a way of looking at things. serve to expand our understanding of our role in the universe. Hakel. 1993. A systems approach provides a common method for the study of societal and organizational patterns. basic (concrete images). almost never and never . Rosch telah mengusulkan bahwa kelas-kelas ada "untuk memberikan informasi maksimal dengan upaya kognitif sedikit". Words like always. Whorfian hipotesis menyatakan bahwa pola-pola linguistik menentukan bagaimana individu melihat dan berpikir tentang dunia. (McNeill and Freiberger. p. tetapi mereka mencerminkan pemikiran manusia.89) Summary Ringkasan The Whorfian hypothesis states that linguistic patterns determine how an individual perceives and thinks about the world. Hedges tidak jelas. sangat sering. and subordinate (subcategories). penelitiannya menyebabkan lapis klasifikasi tiga kategori sebagai lebih tinggi (kategori abstrak). It offers a well-defined vocabulary to maximize communication across disciplines. Pandangan relativistik ini konsisten dengan teori sistem umum. The fact that systems theory recognizes the relativity of perception. Fakta bahwa sistem teori relativitas mengakui persepsi. 1944. Rosch has proposed that classes exist "to provide maximum information with the least cognitive effort". Bukannya tujuan itu sendiri. 1993. Hoyt. Beberapa percobaan (Simpson. dasar (gambar beton). Hedges are vague. Our culture and experience define our understanding of all systems. but they do reflect human thought. p. budaya dan pengalaman kami menentukan pemahaman kita dari semua sistem. sistem teori adalah cara untuk melihat sesuatu. . It provides a framework for us to examine and understand our environment. Ia menawarkan kosakata didefinisikan dengan baik untuk memaksimalkan komunikasi di seluruh disiplin ilmu.set. Sebuah pendekatan sistem menyediakan metode umum untuk mempelajari pola dan organisasi sosial. Dia menemukan bahwa kata-kata tertentu (prototip) adalah contoh yang lebih baik dari sebuah kelas dari kata-kata lain. 1972) telah mengkonfirmasikan orang agar kata-kata yang sama. Hakel. Ini adalah metode yang konsisten secara internal penyelidikan ilmiah yang dapat diterapkan untuk semua bidang ilmu sosial. 1968. karena mereka tidak memiliki definisi yang tepat. since they have no exact definition. Kata-kata seperti selalu. dan bahwa peringkat kata-kata ini cocok pemahaman intuitif kita. hampir tidak pernah dan tidak pernah. telah berbagi (tapi tidak persis) yang berarti. Hoyt. This relativistic view is consistent with general systems theory. Her research led to a three-tier classification of categories as superordinate (abstract categories). and that the ranking of these words matched our intuitive understanding. Multiple experiments (Simpson. Psychologist Eleanor Rosch (1975) also examined how words were related to the fuzzy logic concepts. 1972) have confirmed that people order these words the same. have shared (but not exact) meaning. melayani untuk memperluas pemahaman kita tentang peran kita di alam semesta. Rather than being an end in itself. may in itself. mungkin dalam dirinya sendiri. It is a internally consistent method of scholarly inquiry that can be applied to all areas of social science. Psikolog Eleanor Rosch (1975) juga meneliti bagaimana kata-kata itu berkaitan dengan konsep logika fuzzy.

dalam The Struktur Scientific Revolutions (1970) mempertanyakan pandangan klasik pengetahuan ilmiah." Ilmu.. but rather because it opponents eventually die. "Quantitative universality for a class of nonlinear tranformations. Guevara." Journal of Statistical Physics 21:669-706. Feigenbaum. M. L." Los Alamos Science 1:4-27. "Universal perilaku dalam sistem nonlinier.Thomas Kuhn. Feigenbaum. Feigenbaum. bifurcations. and a new generation grows up that is familiar with it" (McNeill and Freiberger. and A. M." Jurnal Fisika Statistik 21:669-706. M. hal 60). L. 1979. Examples of paradigm shifts are abundant in history. Systems theory is the emerging paradigm. Guevara.. Kuhn menyatakan bahwa meningkatkan pengetahuan batas paradigma saat ini. and irregular dynamics in periodically stimulated cardiac cells. tetapi fitur yang paling menonjol adalah resistansi yang sangat besar bahwa komunitas ilmiah untuk menghibur ide-ide baru. Feigenbaum." Ilmu. "A new scientific truth does not triumph by convincing its opponents and making them see the light. 1993. 1937. 1981. tidak teratur dan dinamika merangsang jantung secara berkala dalam sel." Science . "Tahap penguncian periode-penggandaan. Black. Schrier. 60). and then gets replaced by a new paradigm. 4:427-455. Thomas Kuhn. 1981. p. "Kuantitatif universalitas untuk kelas tranformations nonlinier. . Contoh pergeseran paradigma yang melimpah dalam sejarah. "The universal metric properties of nonlinear transformations. dan generasi baru tumbuh yang akrab dengan itu "(McNeill dan Freiberger. Glass. dan Schrier A. He challenged the historical notion that scientific truths were accumulated gradually over time. Teori Sistem adalah paradigma muncul. References Referensi Black. Physicist Max Planck summed up the scientific communities resistance when he said. "Universal behavior in nonlinear systems. 1978. M." Journal of Statistical Physics 19:25-52. 1937. "Phase locking. Para ilmuwan yang telah mengusulkan paradigma baru telah menjadi subyek kritik profesional intens dijumlahkan. Fisikawan Max Planck Facebook perlawanan masyarakat ilmiah ketika ia berkata." Science 214:1350. M. but the most prominent feature is the enormous resistance that the scientific community to entertain new ideas. 1978. in The Structure of Scientific Revolutions (1970) questioned the classic view of scientific knowledge. melainkan karena lawan itu akhirnya mati. 4:427-455. Dia menantang gagasan sejarah yang kebenaran ilmiah adalah akumulasi bertahap dari waktu ke waktu. 1981. M. Kuhn maintained that knowledge increases to the limits of the current paradigm." Los Alamos Science 1:4-27. period-doubling bifurcations. Pergeseran paradigma yang terjadi membentuk ulang pemikiran ilmiah sampai diganti dengan yang lain paradigma baru. M.. "Sifat metrik universal transformasi nonlinier. 1993. Glass. M. "Vagueness: An exercise in logical analysis. "Ketidakjelasan: Latihan dalam analisis logis. Feigenbaum." Jurnal Fisika Statistik 19:25-52. M. The paradigm shift that occurs reshapes scientific thinking until replaced by another new paradigm. "Sebuah kebenaran ilmiah baru tidak menang dengan meyakinkan lawanlawannya dan membuat mereka melihat cahaya. 1981 214:1350. Feigenbaum. Scientists who have proposed new paradigms have been the subject of intense professional criticism. dan kemudian akan diganti dengan paradigma baru. M. 1979.

. J. R. A. J. et al. Struktur Revolusi Ilmiah. . Lovelock. Yang. D. 1974. Selected Works ." American Psychologist 23:533-534. M. Kuhn. Sifat New Freeman. Chicago. May. Logika Sosial.. E. 1974. dan P. Hurley. . . Do Quantifying Adjectives Mean the Same Thing to All People? Minneapols. ed. R. Lukasiewicz. Cambridge. Hoyt Apakah Mengkuantifikasi Adjektiva Mean Hal yang Sama untuk Semua Orang:? Minneapols. Cambridge. D. 1972. J. New York: Freeman. 1966. ed. 1977. 1970. Chicago. London: Holland Utara. "Simple mathematical models with very complicated dynamics. Chicago: University of Chicago Press. J.. Oxford: Oxford University Press. Lakoff. Logika New Simon & Schuster. New York: Viking Penguin. Gaia Sebuah Tampilan Baru pada Kehidupan di Bumi.. Fractal The Geometri of York. 1982 Perubahan dalam Organisasi. University of Chicago Press. Goodman.Gleick. 1979. P. Lorenz. "Large-scale motions of the atmosphere: Circulation. 1968. Lorenz. Gleick Chaos: Membuat Ilmu Baru: New. ed. 1966. Hurley. A. McNeill. 1968.. MN Universitas Dinas Pertanian Penyuluhan Minnesota. B. E. Change in Organizations . Kuhn. MN: University of Minnesota Agricultural Extension Service. dan Dangerous Things: Apa Kategori Ungkap tentang Mind. The Fractal Geometry of Nature . Borkowski. "Seberapa sering sering. T. The Structure of Scientific Revolutions . Hakel." Nature 261:459-467. Women. Fuzzy Logic . G. 1970." "Skala besar gerakan atmosfer: Sirkulasi. P. 1987.. 1976. and P. San Francisco: Jossey-Bass. J. Freiberger 1993. London: North Holland. J. The Logic of Social Systems. Mandelbrot. J. "How often is often. G. MA: The MIT Press. et al. New York: Simon & Schuster. Hoyt.. J. T. Freiberger 1993: Fuzzy. and Dangerous Things: What Categories Reveal about the Mind . 1970. Chicago: University of Chicago Press. P. Fire. Lovelock. 1970. Kuhn. 1987. San Francisco: JosseyBass. Pekerjaan yang Dipilih. 1987. MA: The MIT Press. Mandelbrot." American Psychologist 23:533-534. San Francisco: Jossey-Bass. 1987. ed. Api. 1977:. B. Mei. Borkowski. Dalam Kemajuan Ilmu Bumi. Goodman. P. Lukasiewicz. Hakel." In Advances in Earth Sciences . 1982.. "Sederhana model matematika dengan dinamika yang sangat rumit. Lakoff Wanita. Chaos: Making a New Science . McNeill. Sistem Kuhn San Francisco: Jossey-Bass." Nature 261:459-467. L. 1979:. L. 1972. York Penguin Viking. University of Chicago Press. 1976. Gaia: A New Look at Life on Earth . Oxford: Oxford University Press. York. M.

Takens 1971.. Rosch. C. 1980. J. Peters. Dari Sanders Peirce Charles. May." In The Mathematics of Time: Essays on Dynamical Systems. Peirce. Ruelle. Mei. "Pada struktur internal dan semantik kategori perseptual. New York: Academic Press." Bulletin of the Seismological Society of America 72:1-14." Buletin Seismologi Society of America 72:1-14. 5 and 6. Ruelle. Hartshorne and P. Stewart. 1973. 1944. MA Blackwell. T. 5 dan 6. 1987. New York: Springer-Verlag. 1944.. T. Yorke." Communications in Mathematical Physics 20:167-192. p. Smale. Cambridge. Cambridge. Proses dan Istimewa. E. Ruelle. S. 1980. Berkembang di Chaos. D. and W. Simpson. eds. Stewart Apakah Tuhan Play Dice:? Cambridge. 1982. Peters. Thriving on Chaos . I. Lingkungan Ritual dan Rasionalitas. 1945. New York: Simon and Schuster. R. 147-151. B. Guckenheimer. "Makna khusus dari istilahistilah tertentu yang menunjukkan derajat berbeda frekuensi. 27-48. New York: Harper Tahunan. Topik Essays Smale. S. Weiss 1934. New York: Academic Press. Feigenbaum. Rosch. "Scaling hukum untuk gempa bumi yang besar. Simpson. Scholz C. 1980." "Bagaimana aku mulai dalam sistem dinamik. Moore. Scott 1983: Organisasi. 1945:. Sebuah Sejarah Barat York. "Strange attractor. D. Collected Papers of Charles Sanders Peirce .. Filsafat New Simon dan Schuster. Russel. 1982. Vol. Abraham. 1987. Vol. 1989. Ruelle." The Quarterly Journal of Speech 30:328-330. p. Organizational Environments: Ritual and Rationality . p. "Scaling laws for large earthquakes. New York: Harper Perennial. R.Meyer. Abraham. dan W." The Quarterly Journal of Speech 30:328-330. 1980. "How I got started in dynamical systems.. "On the internal structure of perceptual and semantic categories. Economic Processes. 1934. 147-151. New York: SpringerVerlag. Beverly Hills: Sage." Matematika Intelligence 2:126-137. Peirce. Meyer. 1935. D." Cognitive Development and the Acquisition of Language . Yorke. . T.. ed. MA: Blackwell.. . Moore. C. T. Russel. 1989. ed.. "Pada sifat turbulensi. J. I. Smale.." Komunikasi dalam Matematika Fisika 20:167-192. "Strange attractors. Scholz C. dan F. D. 27-48. "On the nature of turbulence. Does God Play Dice? Cambridge. A History of Western Philosophy ." Cognitive Pengembangan dan Akuisisi Bahasa. Scott 1983. Beverly Hills: Sage. Hartshorne dan Weiss P. 1973. and Related Topics . C. MA: Harvard University Press. Feigenbaum. MA: Harvard University Press. 1935 Collected Papers. "The specific meaning of certain terms indicating differing degrees of frequency. p. Guckenheimer. and F. Sistem Ekonomi. C. Smale. Takens 1971. eds." Mathematical Intelligencer 2:126-137. Dalam Matematika of Time: di dinamis. B. E.

Kita dapat mempelajari strktur-struktur masyarakat tanpa membahas fungsinya (atau konsekuensinya) bagi struktur lain. Zadeh. 1969. 199-206 Fungsionalisme struktural. tak ada masyarakat yang tidak terstratifikasi. Bagi mereka. Jadi posisi-posisi rendah dalam sistem stratifikasi diyakini lebih menyenangkan dan kurang penting serta memrlukan lebih sedikit . Karena masyarakat memerlukan sistem semacam itu dan terwujud dalam sistem stratifikasi. Applications. bukan pada bagaimana individu menguasai posisi-posisi tertentu. Stratifikasi sebagai strukur. Perhatian utama fungsionalisme masyarakat adalah struktur sosial skala besar dan institusi masyarakat. Kita dapat menelaah fungsi dari berbagai proses sosial yang mungkin saja tidak berbentuk struktural. Pertama. Kedua. von Bertalanffy. Teori Yayasan. L. 1969. "Hayati penerapan teori fuzzy set dan sistem. Sebaliknya. Mereka memandang stratifikasi sosial sebagai sesuatau yang universal dan niscaya. p. istilah struktural dan fungsionlisme tidak boleh digunakan secara bersamaan. meskipun pada dasarnya keduanya adalah satu kesatuan. dan efek menghambat mereka terhadap aktor.von Bertalanffy. Perkembangan. "Biological application of the theory of fuzzy sets and systems." The Proceedings of an International Symposium on Biocybernetics of the Central Nervous System Boston: Little Brown. kesalingterkaiatan mereka.memfokuskan perhatiannya pada tatanan yang didasarkan atas persetujuan tersirat." Dalam prosiding dari Simposium Internasional tentang Biocybernetics Pusat Sistem Saraf Boston: Little Brown. Developments. Mereka memusatkan perhatian pada bagaimana posisi-poisi tertentu membawa serta perbedaa derajat. Fungsionalisme struktural Fungsionalisme struktural. L. dengan menegaskan bahwa stratifikasi tidak berarti individu dalam sistem stratifikasi namun sebagai sistem posisi. Penempatan sosial secara tepat dalam masyarakat menjadi masalah karena tiga alasan. p. neofungsionalisme.perbedaan posisi sosial mensyaratkan adanya kemampuan dan bakat berlainan. teori konflik menegaskan dominasi beberapa kelompok sosial tertentu oleh kelompok sosial yang lain. dan melihat perubahan sosial terjadi secara cepat da tidak teratur ketika kelompok subordinat menggeser kelompok dominan. dan teori konflik Talcot parsons Alternatif utama bagi fungsionalisme struktural adalah teori konflik.1974). fungsionalisme masyarakat adalah pendekatan dominan di antara para fungsionalis sosiologi (sztompka. Teori fungsional tantang stratifikasi dan pengkritiknya Teori fungsional tentang stratifikasi seperti yang dikemukakan kingsley davis dan wilbert moore (1945). New York: Braziller. L. L. Teori konsensus melihat kesamaan norma dan nilai sebagai sesuatu yang fundamental bagi masyarakat. dn melihat perubahan sosial terjadi secara pelan dan teratur. 199-206. 1968. Zadeh.prestise. bebrapa posisi lebih menyenangkan untuk ditempati ketimbang posisi-posisi lain. Aplikasi: New.1978). melihat tatanan didasarkan atas manipulasi dan kontrol oleh kelompok dominan. 1968: Sistem Umum. York Braziller.meskipun fungsionalisme struktural memiliki bebagai bentuk (abrahamson. General System Theory: Foundations. beberapa posisi lebih penting daripada posisi-posisi lain.ketiga.

posisi itu akan kosong / tidak terisi dan masyarakat akan mengalami guncangan.ªAdaptasi 2.prestise. Pandangan parsons dalam rangkaian asumsi sebagai berikut : 1.ªOrganisme behavioral menjalankan fungsi pencapaian tujuan denganªSistem kepribadian mendefinisikan tujuan sistem dan memobilisasi sumberdaya untuk mencapainya. Menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhannya. jiak tidak. level lebih rendah menyediakan syarat. Sistem harus melengkapi.danª4. Kedua. Sifat satu bagian sistem berdampak pada kemungkinan bentuk bagian lain . level yang lebih tinggi mengontrol level-level dibawahnya. menangani fungsi integrasi dengan mengontrol bagian-bagian yang menjadi komponenªSistem sistem sosial menjalankan latency dengan membekali akto-aktor dengan nilai dan normaªSistem kultural Sistem tidakan Penataan hierarkis telah jelas. Teori fungsional juga dapat dikritik karena beramsumsi bahwa karena struktur sosial yang terstratifikasi ada di masa lalu. Davis dan moore tidak berpendapat bahwa masyarakat secara sadar mengembangkan sistem stratifikasi dimana posisi-posisi level tinggi dapat terisi dengan tepat. sistem harus mengadaptasi situasional yang datang dari luar. Justru. ia harus terus ada di masa depan. Pertama. stratifikasi adalah satu´perangkat yang berevolusi secara tidak sadar´. Yang menjadi implikasi adalah bahwa orang-orang yang berada dipuncak baru mau melakuakn tugasnya kalau mereka memang akan mendapat imabalan. Mengatur a-g-lªIntegrasi pemeliharaan pola.fungsi adalah suatu gugusan aktifitas yang diarahkan untuk memenuhi satu atau beberapa kebutuhan sistem (rocher. L Sistem kultural I Sistem sosial A Organisme bahvioral G Sistem kepribadian sistem tindakan yang menangani fungsi adaptasi dengan menyesuaikan dan mengubah dunia luar. 1. Satu kritik mendasar terhadap teori fungsional tentang startifikasi adalah bahwa teori ini hanya melanggengkan posisi istimewa orang-orang yang memiliki kekuasaan. harus mengatur hubungan bagian-nbagian komponennya. Sistem memiliki tatanan dan bagian-bagian yang tergantung satu sama lain 2.1975:40). Sistem cendrung menjadi tatanan yang memelihara dirinya / ekuilibrium 3. Fungsional struktural talcot parsons Ada empat imperatifnya yang disebut ³a-g-i-l´. Latency memperbarui motivasi individu dan pola yang memelihara sistem. A-g-i-l.energi yang dibutuhkan bagi level yang lebih tinggi. pencapaian tujuan harus mengidentifikasi tujuan utamanyaªGoal attaintment 3.kemampuan dan bakat.dan uang.memelihara. Sistem bisa statis / mengalami perubahan tertata 4.

Agar dapa bertahan hidup. Jika konflik menimbulkan kerusakan signifikan. Sistem memelihara batas-batas dengan lingkungan merek 6. dimana keputusan diharapkan pradominan / situasi yang berlawanan antara gemeinscaft dan gesselscaft. sistem sosial harus didukung sebelumnya oleh sistem lain.5. Harus signifikan memenuhi proporsi kebutuhan aktor-aktornya 4. Sistem sosial Sistem sosial terdiri dari beragam aktor individual yang berinteraksi satu sama lain dalam sistuasi yang setidaknya memiliki aspek fisik / lingkungan. Alokasi dan integrasi adalah dua proses fundamental yang diperlukan bagi kondisi ekuilibrium sistem 7. Alternatif-altenatif. dan kontrol kecendrungan untuk mengubah sistem dari dalam. yakni gemeinscaft dan gesselscaft dan bentuk-bentuknya kedalam seperangkat orientasi nilai alternatif yang dihadapi setiap aktor. Sistem memerlukan bahasa agar bertahan hidup Aktor dan sistem sosial Kombinasi pola nilai orientasi yang diperoleh (dlm sosialisasi) pada derajad yang sangat penting harus menjadi fungsi struktur peran fundamental dan nilai-nilai dominan sistem sosial (1951:227). Disini ada 5 dilema pokok : aktor mengorganisasikan dirinyaª1. dilema-dilema dan keputusan-keputusannya secara logis dihubungkan dengan harapan-harapan peran tertentu dan tipologi sistem sosial. Karyanya tentang perubahan sosial dinilai sangat statis dan terstruktur. Sistem cendrung memelihara dirinya meliputi pemeliharaan batas dan hubungan bagianbagian dengan kesluruhan. Sistem kultural L Sistem pengasuhan I Komunitas masyarakat A Ekonomi G Politik sistem sismbol yang terpola dan tertata yang merupakanªKebudayaan sasaran orientasi aktor. Harus menimbulkan partisipasi anggotanya 5. Afektifitas vs neutralitas afektif sendiriterhadap kepuasan . Parsons banyak dikritik karena orientasinya yang statis. 2. Prasyarat fungsional bagi sistem sosial 1. Pola-pola alternative dari orientasi nilai Parsons mereduksi dikotomi toennies. ia harus dikontrol 7.termasuk hubungan satu sama lain. aktor yang cenderung termotivasi kearah ³optimisasi kepuasan´ dan yang hubungannya dengan situasi mereka.aspek sistem yang diinternalisasikan dan pola-pola yang terinstitusionalisasikan dalam sistem sosial. 3. kontrol variasi lingkungan. Setidaknya punya kontrol minimum terhadap perilaku yang berpotensi merusak 6. Sistem terstruktur sehingga dapat beroprasi denagn sistem lainnya.didefinisikan dan diperantarai dalam bentuk sistem sismbol yang terstruktur secara kultural dan dimiliki bersamaan.

2. dia berhati-hati ketika menghindari teori evolusi unlinear : ³kita tidak memahami evolusi sosial sebagai proses yang terus berlanjut / linear. Universalisme vs partikularisme baik menurut kriteria yang secara sama diterapkan pada semuanya / memilih beberapa standart. Kendati parsons memahami evolusi berlangsung beberapa tahap. Komponen pertama paradigma ini adalah proses defernsiasi. Situasi pertama adalah tempat bisnis dan yang kedua merupakan kateristik keluarga. Ketika subsistem berkembang. Parsons mendiskusikan uang sebagai media pertukaran dalam sistem sosial. pengaruh. Contohnya: yang pertama ini cocok untuk hubungan suami istri. sementara lainnya ³mungkin terjerat oleh konflik internal / kekurangan-kekurangan lainnya´ (parsons. kantor. dan memberikan pengaruh terhadap sistem sosial. dan komitmen nilai. Media pertukaran yang digeneralisasi Parsons berfokus pada media pertukaran simbolis. yang membuatnya tidak mungkin menelaah masalh-masalah dinamis´(1975:98-99).mereka dapat menggunakan kekuasaan tersebut. ia lebih memusatkan kandungan simbolis ketimbang kandungan materialnya. Ketika masyarakat berevolusi. Kekhususan vs peleburan sehubungan status khusus / dia mengkaitkan dirinya sebagai bagian dari kesluruhan.kebutuhan afektif / secara afektif adalah netral. Selanjutnya.tampaknya telah melangkah begitu jauh dengan mengabaikan pernyataan yang seringkali dikemukakan bahwa tipe analisis struktural ini sarat dengan bias statis.sedemikian rupa sehingga dapat beredar bebas didalam. yang kedua tidak. 1966:23). Parsosns berasumsi bahwa masyarakat manapun terdiri dari serangkaian sub-sistem yang struktur dan signifikasi fungsionalnya tidak sama bagi masyarakat yang lebih luas. . hal ini mirip ascription-motivation ralphª4. Dan masyarakat adalah ³terobosan´. dan proses evolusi akan mengikuti model evolusioner pada umumnya. Jadi aspek esensial dari paradigma evolusi adalah upgrading adaptif. proses defernsiasi ini mengarah pada masalah integrasi dalam masyarakat.contohnya : pada bentuk rekruitmen pekerjaan. karena ³diperkenalkannya teori media kedalam perspektif struktural dalam pemikiran saya . Dikaitkan dengan sistem nilai. Alasan ia memusatkan pada media pertukaran simbolis.sekolah. subsistem baru mengalami deferensiasi. Peralihan dari tahap pertengahan ke modern adalah ³kode intitusional tatanan normatif / hukum´ (parsons. Lebih penting lagi. Kualitas vs penampilan linton. Jadi dalam sistem politik mampu menciptakan kekuasaan politik. namun kita dapat memilah-milah level kemajuan tanpa mengabaikan banyaknya keragaman pada masing-masing level (1966:26). Bebrapa masyarakat bisa mendukung evolusi. maka masyarakat dihadapkan pada persoalan baru dalam mengatur cara kerja unit-unit. Apakah aktor mengorientasikan dirinya sendiri tehadap orang lainbekenaan siapa dirinya atau apa yang dilakukannya. Perubahan dan dinamika teori parsonians Teori evolusi 1966 parsons menyebut ini ³paradigma perubahan evolusioner´. Disini aktor mempertimbangkan kualitas orang lain dan penampilan dirinya aktor mengkaitkan pada individu lainª5.1966:26). seorang aktor mencari baiknya diri / kolektifªOrientasi diri vs orientasi kolektif aktor mengkaitkan individu lainª3. masyarakat yang terdeferensiasikan memerlukan satu sistem nilai yang ³bestandar pada level generalitas lebih tinggi agar bisa melegitimasi keragaman tujuan dan fungsi sub-unit yan lebih banyak. Yaitu : kekuasaan politik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful