PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN DAN TUJUAN KEPEMIMPINAN 1. Pengertian Kepemimpinan Dalam kehidupan sehari – hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, perusahaan sampai dengan pemerintahan sering kita dengar sebutan pemimpin, kepemimpinan serta kekuasaan. Ketiga kata tersebut memang memiliki hubungan yang berkaitan satu dengan lainnya. Beberapa ahli berpandapat tentang Pemimpin, beberapa diantaranya : • Menurut Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan, Pemimpin adalah seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan. • Menurut Robert Tanembaum, Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wewenang formal untuk mengorganisasikan, mengarahkan, mengontrol para bawahan yang bertanggung jawab, supaya semua bagian pekerjaan dikoordinasi demi mencapai tujuan perusahaan. • Menurut Prof. Maccoby, Pemimpin pertama-tama harus seorang yang mampu menumbuhkan dan mengembangkan segala yang terbaik dalam diri para bawahannya. Pemimpin yang baik untuk masa kini adalah orang yang religius, dalam artian menerima kepercayaan etnis dan moral dari berbagai agama secara kumulatif, kendatipun ia sendiri mungkin menolak ketentuan gaib dan ide ketuhanan yang berlainan. • Menurut Lao Tzu, Pemimpin yang baik adalah seorang yang membantu mengembangkan orang lain, sehingga akhirnya mereka tidak lagi memerlukan pemimpinnya itu. • Menurut Davis and Filley, Pemimpin adalah seseorang yang menduduki suatu posisi manajemen atau seseorang yang melakukan suatu pekerjaan memimpin. Seorang pemimpin boleh berprestasi tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi itu tidak memadai apabila ia tidak berhasil menumbuhkan dan mengembangkan segala yang terbaik dalam diri para bawahannya. Dari begitu banyak definisi mengenai pemimpin, dapat penulis simpulkan bahwa : Pemimpin adalah orang yang mendapat amanah serta memiliki sifat, sikap, dan gaya yang baik untuk mengurus atau mengatur orang lain. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama. Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Sedangkan kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mau melakukan pap yang diinginkan pihak lainnya.”The art of influencing and directing meaninsuch away to abatain their willing obedience, confidence, respect, and loyal cooperation in order to accomplish the mission”. Kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhidan menggerakkan orang – orang sedemikian rupa untuk memperoleh kepatuhan, kepercayaan, respek, dan kerjasama secara royal untuk menyelesaikan tugas – Field Manual 22-100.

Situasi dan kondisi yang dimaksud dibedakan atas dua macam: pertama. B. UNSUR-UNSUR KEPEMIMPINAN 1. keterampilan. 2. yakni seseorang atau sekelompok orang yang mendapat dorongan atau pengaruh sehingga bersedia dan dapat melakukan berbagai aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 2. Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan suka satu sama lainnya. yakni seseorang yang mendorong dan mempengaruhi seseorang atau sekelompok orang lain. tetapi banyak faktor. Adanya situasi dan kondisi tertentu Adanya situasi dan kondisi tertentu yang memungkinkan terlaksananya kepemimpinan. sifat – sifatnya. Adanya sifat dan ataupun perilaku tertentu Adanya sifat ataupun perilaku tertentu yang dimiliki oleh pemimpin yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong dan ataupun mempengaruhi seseorang atau se kelompok orang. apakah itu kepribadiannya. bakat. atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan. situasi dan kondisi yang terdapat di luar organisasi yakni lingkungan secara keseluruhan. Adanya pemimpin Unsur pertama dari kepemimpinan adalah adanya pemimpin. kepemimpinan serta kekuasaan yang dijelaskan sebelumnya tersebut memiliki keterikatan yang tak dapat dipisahkan. Ketiga kata yaitu pemimpin. kedua. situasi dan kondisi yang terdapat didalam organisasi. Pemimpin yang berhasil hendaknya memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan yang digunakan. 3. . Tujuan Kepemimpian Tujuan kepemimpinan adalah menciptakan suatu sisyem (tata kerja bidang) yang dinamis. Maka dengan itu dengan adanya seorang pemimpin maka suatu organisasi atau lembaga akan ada yang mengkomandoi dan mengkoordinasi segala sesuatu yang berkaitan dengan jalan dan cara uantuk mencapai suatu tujuan tertentu yang merupakan tujuan dari organisasi tersebut. 4. Sehingga tercipta hubungan kerja yang serasi dan menguntungkan untuk melakukan berbagai aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan yang diinginkan. terkendali guna mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.Kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mau melakukan apa yang diinginkan pihak lainnya. Adanya pengikut Adanya pengikut.

dsb. b. Dapat dikatakan bahwa semua menejer itu adalah pemimpin tapi tidak semua pemimpin itu menejer atau pemimpin. Sedangkan menejer adalah orang yang memiliki suatu jabatan puncak dalam suatu perusahaan atau organisasi yang diberikan kekuasaan oleh orang yang lebih tinggi dari perusahaan atau organisasi tersebut dimana kekuasaan tersebut melekat pada jabatannya untuk meminpin orang dalam organisasi atau perusahaan tersebut. . penggerak. organizing. penghubung antara organisasi yang satu dengan organisasi yang lain. pembinaan kerja. yakni mengadakan formulasi kebijaksanakan administrasi dan menyediakan fasilitasnya. directing. sedangkan menejer selalu ditunjuk. Pada dasarnya fungsi kepemimpinan memiliki 2 aspek yaitu : . Ada beberapa hal yang membedakan antara pemimpin dan menejer antara lain : 1. mengadakan hubungan kerja/komunikasi dengan baik dan benar ke dalam maupun keluar. 2. pengarah.C. pengatur dan pengawas. menejer memikirkan organisasi dlam jangka pendek dan karena sebatas tugas dan tanggung jawab. 5. sedangkan pengaruh yang dimiliki oleh menejer karena adanya otoritas formal. d. .Fungsi sebagai Top Manajemen. f. Pemimpin tidak selalu ada dalam sebuah organisasi. Pemimpin memiliki kemampuan politik dalam menyelesaikan konflik. Pemimpin memikirkan organisasi yang luas dalam jangka panjang. Pemimpin bisa diangkat atau ditinjuk oleh anggotanya. commanding. controling. mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. c. membuat keputusan dan membuat kebijakan. D.Fungsi administrasi. 3. yakni mengadakan planning. memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan. e. FUNGSI KEPEMIMPINAN Fungsi pemimpin dalam suatu organisasi tidak dapat dibantah merupakan sesuatu fungsi yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuan organisasi yang bersangkutan. mengkoordinasikan para anggotanya. 4. sedangkan menejer selalu dalam organisasi tertentu baik formal maupun nonformal. Pengeruh pemimpin disebabkan karena memiliki kemampuan pribadi yang lebih dibandingkan yang lain. Atau dapat dijabarkan sebagai barikut : a. staffing. PERBEDAAN LEADERSHIP (KEPEMIMPINAN) DAN MENEJER Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama. sedangkan menejer dengan pendekatan formal legal. sebagai konseptor. Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi.

inovatif. memberikan/melimpahkan wewenang dengan baik. Dalam karya tulis ini akan dibahas tentang teori dan gaya kepemimpinan. patuh pada peraturan dan norma-norma. Dalam perkembanganya. Beberapa teori tentang kepemimpinan antara lain : Teori Kepemimpinan Sifat ( Trait Theory ) Analisis ilmiah tentang kepemimpinan berangkat dari pemusatan perhatian pemimpin itu sendiri. keras. dinamis. F. TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN Memahami teori-teori kepemimpinan sangat besar artinya untuk mengkaji sejauh mana kepemimpinan dalam suatu organisasi telah dapat dilaksanakan secara efektif serta menunjang kepada produktifitas organisasi secara keseluruhan. besar rasa keterlibatan diri. Golongan birokrat Sifatnya:korektif.6. Golongan Benevolent autocrat Sifatnya: lancar. diktatoris. kreatif. ramah-tamah. Golongan otokrat Sifatnya: keras. e. teori ini mendapat pengaruh dari aliran perilaku pemikir psikologi yang berpandangan bahwa sifat – sifat kepemimpinan tidak seluruhnya dilahirkan akan . tanpa pengabdian. akurat/ cermat. ahli dalam mengorganisir. tertib. manusia organisasi. E. lembut hati. Pemimpin memiliki kekuasaan lebih luas sedangkan menejer hanya memiliki wewenagn saja. Golongan deserter Sifatnya: bermoral rendah. berdisiplan. b. sombong. Teori sifat berkembang pertama kali di Yunani Kuno dan Romawi yang beranggapan bahwa pemimpin itu dilahirkan. Seorang pemimpin harus mengerti tentang teori kepemimpinan agar nantinya mempunyai referensi dalam menjalankan sebuah organisasi. GOLONGAN KEPEMIMPINAN a. mau menang sendiri. sukar diramalkan. tanpa loyalitas.dan ketaatan. Golongan developer Sifatnya. menaruh kepercayaan pada bawahan. bukan diciptakan yang kemudian teori ini dikenal dengan ”The Greatma Theory”. c. alim. Golongan missionary Sifatnya: terbuka penolong. keras kepala. tepat. bandel. f. religius. tidak memiliki rasaketerlibatan. d.

kapan. Contoh gejala yang ada dalam hal ini seperti : membela bawahan. mental. bagaimana pekerjaan dilakukan. Hal ini membuat pemimpin tidak mudah panik dan goyah dalam mempertahankan pendirian yang diyakini kebenarannya. Dorongan yang kuat ini kemudian tercermin pada kinerja yang optimal. pemimpin yang mempunyai kecerdasan yang tinggi di atas kecerdasan rata – rata dari pengikutnya akan mempunyai kesempatan berhasil yang lebih tinggi pula. Jadi. o Kedewasaan dan Keluasan Hubungan Sosial Umumnya di dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan internal maupun eksternal. seorang pemimpin yang baik adalah bagaimana seorang pemimpin yang memiliki perhatian yang tinggi kepada bawahan dan terhadap hasil yang tinggi pula. memberi masukan kepada bawahan dan bersedia berkonsultasi dengan bawahan. o Motivasi Diri dan Dorongan Berprestasi Seorang pemimpin yang berhasil umumnya memiliki motivasi diri yang tinggi serta dorongan untuk berprestasi. perilaku seorang pemimpin yang mendasarkan teori ini memiliki kecendrungan kearah 2 hal. seorang pemimpin yang berhasil mempunyai emosi yang matang dan stabil. Karena pemimpin pada umumnya memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengikutnya. efektif dan efisien. dan hasil yang akan dicapai. bawahan mendapat instruksi dalam pelaksanaan tugas. o Sikap Hubungan Kemanusiaan Adanya pengakuan terhadap harga diri dan kehormatan sehingga para pengikutnya mampu berpihak kepadanya Teori Kepemimpinan Perilaku dan Situasi Berdasarkan penelitian. o Kedua disebut Struktur Inisiasi yaitu Kecendrungan seorang pemimpin yang memberikan batasan kepada bawahan. Teori Kewibawaan Pemimpin . Keith Devis merumuskan 4 sifat umum yang berpengaruh terhadap keberhasilan kepemimpinan organisasi. o Pertama yang disebut dengan Konsiderasi yaitu kecendrungan seorang pemimpin yang menggambarkan hubungan akrab dengan bawahan.tetapi juga dapat dicapai melalui pendidikan dan pengalaman. Contoh yang dapat dilihat . berdasarkan teori ini. Sifat – sifat itu antara lain : sifat fisik. antara lain : o Kecerdasan Berdasarkan hasil penelitian. dan kepribadian.

apa saja kewajiban pemimpin baik sosial maupun material. kejujuran. 3. Goerge R Terry menyebutkan 10 sifat pemimpin yang unggul yaitu : 1. 8. serta bagaimana moral seoarang pemimpin itu. 2. berkomunikasi. HAL-HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEORANG PEMIMPIN Seoarang pemimpin untuk melaksanakan tugasnya harus mengetahui terlebih dahulu beberapa hal yang menyangkut kepemimpinannya sehingga pemimpin tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien. 3. dan berinteraksi dengan orang lain dalam mempengaruhi orang untuk melakukan sesuatu. Penguasaan teknis Ketegasan dalam mengambil keptusan Kecerdasan Keterampilan mengajar Kepercayaan Selanjutnya. 7. 9. 4. 8. keutuhan. Hal tersebut diatas merupakan sebagian kecil yang harus diketahui oleh seorang pemimpin dan masih banyak hal lain yang harus diketahui untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan memimpin.Kewibawaan merupakan faktor penting dalam kehidupan kepemimpinan. 3. 10. sebab dengan faktor itu seorang pemimpin akan dapat mempengaruhi perilaku orang lain baik secara perorangan maupun kelompok sehingga orang tersebut bersedia untuk melakukan apa yang dikehendaki oleh pemimpin. 2. 5. Energi jasmaniah dan mental Kesadaran akan tujuan dan arah Antusiasme Keramahan dan kecintaan Integritas.Gaya tersebut bisa . 7. Pengendalian konflik yaitu seorang pemimpin harus mampu untuk menciptakan dan menyalesaikan konflik sehingga akan timbul perkembangan baru dalam organisasi yang dipimpinnya. Etika profesi kepemimpinan yaitu mengetahui sifat dan seorang pemimpin. 9. 2. SIFAT YANG HARUS DIMILIKI OLEH SEORANG PEMIMPIN Menurut Ordway seorang pemimpin harus memiliki beberapa siafat antara lain : 1. Dorongan pribadi Keterampilan berkomunikasi Kemampuan mengajar Keterampilan sosial Kecakapan teknis atau manajerial I. Kekuatan Stabilitas emosi Pengetahuan tentang relasi insani Kejujuran Objektif 6. Metode kepemimpian yang diambil yaitu bagaimana cara yang diambil untuk memimpin sehingga peka terhadap keaadaan yang sedang terjadi pada suatu yang sedang dipimpinnya. G. Teori-teorri tentang kepemimpinan sehingga menjadi pedomannya untuk memimpin. 10. GAYA KEPEMIMPINAN Gaya kepemimpinan adalah cara seorang pemimpan bersikap. ketulusan hati 6. Beberapa hal tersebut antara lain : 1. H. Dimana dan siapa orang yang dipimpin yaitu seoarang pemimpin harus pandai beradapatasi dan mempelajari lingkungan orang-orang yang dipimpinnya karena latar belakang orang yang berbeda maka ia harus pandai membaca lingkungannya. 4. 4. 5. 5.

Partisipasif Lebih banyak mendesentrelisasikan wewenang yang dimilikinya sehingga keputusan yang diambil tidak bersifat sepihak. struktur organisasi bersifat longgar dan pemimpin bersifat pasif. Kepemimpinan ini pada umumnya negatif. dan menata situasi kerja yang rumit bagi pegawai sehingga mau melakukan apa saja yang diperintahkan. Kendali Bebas Pemimpin memberikan kekuasaan penuh terhadap bawahan. Pendekatan kedua ini dapat menghasilakan prestasi yang diterima dalam banyak situasi. Memusatkan kekuasaan dan pengambilan keputusan bagi dirinya sendiri. J. berarti dia menerapkan gaya kepemimpinan negatif. Diantara beberapa gaya kepemimpinan. strategi dan budaya organisasi . terdapat pemimpin yang positif dan negatif. dimana perbedaan itu didasarkan pada cara dan upaya mereka memotivasi karyawan. tetapi menimbulkan kerugian manusiawi. Sebaliknya jika pendekatannya menekankan pada hukuman atau punishment. Kekuasaan sangat dominan digunakan. Otokratis Kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembangan strukturnya.berbeda – beda atas dasar motivasi . TUGAS KEPEMIMPINAN 1. kemudian menggantungkannya kepada kelompok baik dalam menetapkan tujuan dan menanggulangi masalahnya sendiri. Yaitu Pemimpin menghindari kuasa dan tanggung – jawab. Selain gaya kepemimpinan di atas masih terdapat gaya lainnya. misi. mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri. Meskipun demikian. Apabila pendekatan dalam pemberian motivasi ditekankan pada imbalan atau reward (baik ekonomis maupun nonekonomis) berartitelah digunakan gaya kepemimpinan yang positif. Bekerja untuk tercapainya tujuan organisasi yang dipimpinnya dengan memfokuskan pada segala sesuatu yang tercantum dalam visi. ada juga beberapa manfaatnya antaranya memungkinkan pengambilan keputusan dengan cepat serta memungkinkan pendayagunaan pegawai yang kurang kompeten. yang berdasarkan atas ancaman dan hukuman. kuasa ataupun orientasi terhadap tugas atau orang tertentu. Demokrasi Ditandai adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah kepemimpinan pemimpin yang demokrasis cenderung bermoral tinggi dapat bekerjasama.

Selajutnya dengan perkembangan zaman sampailah kepada masa sekarang dengan kepemimpian yang modern. Menyusun kebijakan K. Mengendalikan konflik 8. Tipe dan wata pemim[in ditentukan oleh tiga pola yaitu : a) Berorientasi tugas b) Berorientasi hubungan kerja . Gaya dan tingkah laku tersebut pasti akan mewarnai perilaku dan tipe kepemimpinannya. Pada saat itu yang ditunjuk menjadi pemimpin adalah orang yang paling kuat. paternalistik. kepemimpinan sudah ada sejak dahulu kala dan dalam situasi apapun kepemimpinan itu diperlukan. Sebab Musabab Munculnya Pemimpin Terdapat tiga teori yang paling menonjol tentang kemunculan kepemimpinan : a) Teori genetis yang menyatakan pemimpin itu tidak dibuat tetapi lahir jadi pemimpin ole bakat alami yang luar biasa sejak lahirnya. Tipe dan Gaya Kepemimpinan Pemimpin mempunyai siifat. Latar Belakang Sejarah Pemimpin dan Kepemimpinan Kepemimpianan muncul bersamaan dengan peradaban manusia yaitu sejak zaman nabi dan nenek moyang kita. militeristik. Membuat ide kreatif 10. Setiap orang bisa menjadi pemimpin melalui usahanya menyiapkan dan berpendidikan serta didorong kemampuan sendiri. Berkomunikasi dengan bawahan 6. dan lain sebaginya. BERBAGAI SUDUT PANDANG MENGENAI KEPEMIMPINAN 1. Manusi berkumpul bersama bekerja bersama hingga muncul eksistensi kepemimpinan karena kebersamaan tersebut. Memotivasi bawahan 9. Melakukan riset dan penelitian 5. 2. Membuat prioritas yang mana harus didahulukan dan mana yang harus dibelakangkan 3. kebiasaan dan temperamen wtak serta kepribadian sendiri yang unik yang khas sehingga tingkah laku dan gayanya yang membedakan dirinya dengan yang lain. 3. Dengan demikian. Mengambil keputusan 7. c) Teori ekologis sisntetis yang menyatakan bahwa seorang bisa jadi pemimpin bila sejak lahir telah memilki bakat untuk memimpin dan sempat dikembangkan melalui pengalaman dan usaha pendidikan dan sesuai tuntutan lingkungan ekologisnya.2. b) Teori sosial yang menyatakan bahwa pemimpin itu harus disiapkan dididik dan dibentuk. Dia dilahirkan untuk menjadi pemimpin dalam situasi apapun juga dan secara filosofi teori ini menganut pandangan dereministis yang khusus. tidak dilahirkan begitu saja. Melakukan kegiatan monitoring 4. Sehingga muncullah beberapa tipe kepemimpinan seperti karismatik. cerdas dan berani.

antusiasme tinggi dan suka berkawan 6. mampu bergaul. optimis. dan orang lain akan patuh pada ke-pemimpin-annya. otoritas. kedudukan sosial tinngi dan tenar Sedang Earl Nightingale dan whitt schult mengemukakan pemimpin harus memiliki syarat : 1. Kapasitas yaitu memilki kecerdasan. kekuatan dan kecakapan. keterampilan teknis maupun sosial. keutamaan. sehingga ia mampu mengatur orang lain. Komunikatif serta pandai bicara 10. c. Memiliki rasa ingin tahu yang besar dan tertarik dengan manusia dan benda-benda 3.agresif dan hasrat untuk unggul 4. keunggulan/superioritas. kemudian bersedia melakukan perbuatan-perbuatan tertentu. kooperatif mudah mnyesuaikan diri dan punya rasa humor 5. Sabar namun ulet dan tidak mandek atau berhenti 8. Perfectionis yaitu selalu ingin mendapatkan yang sempurna 5. jujur. ulet. Kemandirian. Kewibawaan Kewibawaan adalah kelebihan. Stogdill dalam bukunya menyebutkan bahwa seorang harus memiliki beberapa kelebihan sebagai syarat yaitu sebagai berikut : 1.gigih. Berjiwa wirausaha . Adaptasi tinggi 7. Tanggung jawab yaitu manditi. kemampuan berbicara. L. tekun. berinisiatif. religius 9. kemampuan menilai 2. kewaspadaan.c) Berorientasi hasil yang efektif. dan legalitas yang memberikan kewenangan kepada pemimpin untuk mempengaruhi dan menggerakan bawahan agar berbuat sesuatu. memiliki hasrat memajukan diri sendiri 2. kesanggupan. Waspada. Memiliki kepandaian yang beragam 4. berani. ilmu pengetahuan 3. Status yaitu memilki popularitas. keaslian. percaya diri. b. Kemampuan Kemampuan adalah segala daya. peka. yang dianggap melebihi atau lebih unggul dari kemampuan anggota biasa. yaitu: a. Kekuasaan Kekuasaan adalah kekuataan. SYARAT-SYARAT YANG PERLU DIKETAHUI OLEH SEOARANG PEMIMPIN Konsepsi mengenai kepemimpinan itu harus selalu dikaitkan dengan tiga hal penting. Prestasi yaitu memiliki gelar kesarjanaan. Memilki rasa humor tinggi. Partisipatif yaitu memiliki sosiabilitas yang tinggi.

11. Kepemimpinan dan Perilaku organisasi. DAFTAR PUSTAKA Kartono. Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan suka satu sama lainnya. sanggup dan suka menerima kerja keras dan beran ambil resiko 12. Kartini. Sehat jasmani. Adil pertimbangan dan tajam firasat 13. bakat. Punya imajinasi tinggi M. 2004. kepemimpinan serta kekuasaan memiliki keterikatan yang tak dapat dipisahkan. Sofyan. apakah itu kepribadiannya. Manajemen Kontemporel. KESIMPULAN Kata pemimpin. Jakarta : PT. PEDOMAN KEPEMIMPINAN N. sifat – sifatnya. RajaGrafindo Persada . Pemimpin yang berhasil hendaknya memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan yang digunakan. Jakarta : PT. tapi dari kekuatan pribadinya. 1996. dinamis. 2004. RajaGrafindo Persada Syafri Harahap. Berpengaruh luas dan haus ilmu pengetahuan 14. atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan. Rahasia utama kepemimpinan adalah kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya. Veithzal. RajaGrafindo Persada Rivai. keterampilan. Jakarta : PT. Seorang pemimpin mengacu pada syarat dan lain sebagainya dalam mengemban tugas sebagai pemimpin guna memperoleh tujuan yang ingin dicapai yang berpedoman pada pegangan kepemimpinan Kita ketahui bahwa kepemimpinan itu memiliki banyak ketentuan dan menuntut banyak kemampuan serta syarat dan sifat sebagainya menurut sudut pandang masing-masing ahli sehingga kepemimpinan itu berjalan sebagaimana yang diaharapkan.Pemimpin dan Kepemimpinan. bukan kecerdasannya. Bermotivasi tinggi tahu yang ingin dicapai 15. tetapi banyak faktor. O.