Jelaskan apa yang anda ketahui tentang : sistematika sumber ajaran islam pengertian al quran, hadist, ijtihad fungsi

al quran, hadist, ijtihad kemukjizatan al quran bentuk dan metodologi ijtihad Pengertian al-Qur’an
Secara Bahasa (Etimologi) Merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro-’a (‫ )قرأ‬yang bermakna Talaa (‫[ )تل‬keduanya bererti: membaca], atau bermakna Jama’a (mengumpulkan, mengoleksi). Anda dapat menuturkan, Qoro-’a Qor’an Wa Qur’aanan (‫ )قرأ قرءا وقرآنا‬sama seperti anda menuturkan, Ghofaro Ghafran Wa Qhufroonan (‫غفر غفرا‬ ‫ .)وغفرانا‬Berdasarkan makna pertama (Yakni: Talaa) maka ia adalah mashdar (kata benda) yang semakna dengan Ism Maf’uul, ertinya Matluw (yang dibaca). Sedangkan berdasarkan makna kedua (Yakni: Jama’a) maka ia adalah mashdar dari Ism Faa’il, ertinya Jaami’ (Pengumpul, Pengoleksi) kerana ia mengumpulkan/mengoleksi berita-berita dan hukum-hukum.* Secara Syari’at (Terminologi) Adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya, Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam, diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas. Allah ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan beransur-ansur.” (al-Insaan:23) Dan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (Yusuf:2) Allah ta’ala telah menjaga al-Qur’an yang agung ini dari upaya merubah, menambah, mengurangi atau pun menggantikannya. Dia ta’ala telah menjamin akan menjaganya sebagaimana dalam firman-Nya, “Sesunggunya Kami-lah yang menurunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (al-Hijr:9) Oleh kerana itu, selama berabad-abad telah berlangsung namun tidak satu pun musuh-musuh Allah yang berupaya untuk merubah isinya, menambah, mengurangi atau pun menggantinya. Allah SWT pasti menghancurkan tabirnya dan membuka tipudayanya. http://hikmatun.wordpress.com/2007/01/03/pengertian-al-qur%E2%80%99an/ Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam. Hadits dijadikan sumber hukum dalam agama Islam selain Al-Qur'an, Ijma dan Qiyas, dimana dalam hal ini, kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an. http://opi.110mb.com/haditsweb/pendahuluan/pengertian_hadits.htm Pemberitaan tentang empat unsur tersebut yg disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. disebut berita yg marfu’ yg disandarkan kepada para sahabat disebut berita mauquf dan yg disandarkan kepada tabi’in disebut maqthu’. 1. Perkataan Yang dimaksud dgn perkataan Nabi Muhammad saw. ialah perkataan yg pernah beliau ucapkan dalam berbagai bidang syariat akidah akhlak pendidikan dan sebagainya. Contoh perkataan beliau yg mengandung hukum syariat seperti berikut. Nabi Muhammad saw. bersabda Hanya amal-amal perbuatan itu dgn niat dan hanya bagi tiap orang itu memperoleh apa yg ia niatkan .. . Hukum yg terkandung dalam sabda Nabi tersebut ialah kewajiban niat dalam seala amal perbuatan utk mendapatkan pengakuan sah dari syara’. 2. Perbuatan Perbuatan Nabi Muhammad saw. merupakan penjelasan praktis dari peraturan-peraturan yg belum jelas cara pelaksanaannya. Misalnya cara cara bersalat dan cara menghadap kiblat dalam salat sunah di atas kendaraan yg sedang berjalan telah dipraktikkan oleh Nabi dgn perbuatannya di hadapan para

. Sebagian tindakan Rasulullah saw. c. Sebagai dalil adanya dispensasi menikahi perempuan tanpa mahar ialah firman Allah sebagai berikut. yg berdasarkan suatu kebijaksanaan semata-mata yg bertalian dgn soal-soal keduniaan perdagangan pertanian dan mengatur taktik perang. Tetapi ada syaratnya yaituperkataan atau perbuatan yg dilakukan oleh seorang sahabat itutidak mendapat sanggahan dan disandarkan sewaktu Rasulullah masih hidup dan orang yg melakukan itu orang yg taat kepada agama Islam. Misalnya Konon Nabi saw. c. Ada perbuatan-perbuatan Nabi saw. mengenakan jubah sampai di atas mata kaki.a. Sebab diamnya Nabi terhadap apa yg dilakukan atau diucapkan oleh orang kafir atau munafik bukan berarti menyetujuinya. menjawab Tidak . ..a. pernah kedatangan seorang sahabat yg tidak berhasil dalam penyerbukan putik kurma lalu menanyakannya kepada beliau maka Rasulullah menjawab bahwa kamu adl lbh tahu mengenai urusan keduiaan . Sifat-Sifat Keadaan-Keadaan dan Himmah Rasulullah Sifat-sifat beliau yg termasuk unsur al-hadits ialah sebagai berikut. b. Silsilah-silsilah nama-nama dan tahun kelahiran yg telah ditetapkan oleh para sahabat dan ahli sejarah. 4. melihat kepadaku. Sifat-sifat beliau yg dilukiskan oleh para sahabat dan ahli tarikh seperti sifat-sifat dan bentuk jasmaniah beliau yg dilukiskan oleh sahabat Anas r. Misalnya pada suatu hari Rasulullah saw. b. Contoh mengenai tahun kelahiran beliau seperti apa yg dikatakan oleh Qais bin Mahramah r. Tetapi tidak semua perbuatan Nabi saw. katanya Konon Rasulullah saw. . . Hal itu krn adanya suatu dalil yg menunjukkan bahwa perbuatan itu memang hanya spesifik utk Nabi saw. Apabila beliau hendak salat fardu beliau turun sebentar terus menghadap kiblat. Rasulullah saw. Adapun yg termasuk taqrir qauliyah yaitu apabila seseorang sahabat berkata aku berbuat demikian atau sahabat berbuat berbuat begitu di hadapan Rasul dan beliau tidak mencegahnya. Beliau bukan orang tinggi dan bukan pula orang pendek. Perbuatan beliau tentang hal itu kita ketahui berdasarkan berita dari sahabat Jabir r. yg hanya spesifik utk dirinya bukan utk ditaati oleh umatnya. Rasulullah saw.a. Taqrir Arti taqrir Nabi ialah keadaan beliau mendiamkan tidak mengadakan sanggahan atau menyetujui apa yg telah dilakukan atau diperkatakan oleh para sahabat di hadapan beliau. Tetapi kalau perbuatan tersebut memberi suatu petunjuk tentang tata cara makan minum berpakaian dan lain sebagainya menurut pendapat yg lbh baik sebagaimana dikemukakan oleh Abu Ishaq dan kebanyakan para ahli hadis hukumnya sunah. Sebagian perbuatan beliau pribadi sebagai manusia.sahabat. Akhirnya atas usul salah seorang sahabat tempat tersebut dipindahkan ke tempat lain yg lbh strategis. 3. dan Kami halalkan seorang wanita mukminah menyerahkan dirinya kepada Nabi bila Nabi menghendaki menikahinya sebagai suatu kelonggaran utk engkau bukan utk kaum beriman umumnya. bersalat di atas kendaraan menurut kendaraan itu menghadap. itu merupakan syariat yg harus dilaksanakan oleh semua umatnya.a. Rasulullah itu adl sebaik-baik manusia mengenai paras mukanya dan bentuk tubuhnya. Memang sering nabi mendiamkan apa-apa yg diakukan oleh orang munafik lantaran beliau tahu bahwa banyak petunjuk yg tidak memberi manfaat kepadanya. dilahirkan pada tahun gajah. berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan utk dipuasai para sahabat menghadap kepada Nabi mereka berkata ‘Ya Rasulullah bahwa . sebagai berikut. yg hanya khusus utk dirinya atau tidak termasuk syariat yg harus ditaati antara lain ialah sebagai berikut. Himmah beliau yg belum sempat direalisasi. a. a. Berhubung binatang ini tidak terdapat di kampung kaumku aku jijik padanya! Kata Khalid Segera aku memotongnya dan memakannya sedang Rasulullah saw. . Dan pada waktu Perang Badar Rasulullah menempatkan divisi tentara di suatu tempat yg kemudian ada seorang sahabat yg menanyakannya apakah penempatan itu atas petunjuk dari Allah atau semata-mata pendapat dan siasat beliau. Rasulullah kemudian menjelaskannya bahwa tindakannya itu semata-mata menurut pendapat dan siasat beliau. Contohnya dalam suatu jamuan makan sahabat Khalid bin Walid menyajikan makanan daging biawak dan mempersilakan kepada Nabi utk meni’matinya bersama para undangan. Misalnya hasrat beliau utk berpuasa pada tanggal 9 Asyura seperti yg diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r. diperbolehkan menikahi perempuan lbh dari empat orang dan menikahi perempuan tanpa mahar. Tatkala Rasulullah saw. Contoh lain adl diamnya Nabi terhadap perempuan yg keluar rumah berjalan di jalanan pergi ke masjid dan mendengarkan ceramah-ceramah yg memang diundang utk kepentingan suatu pertemuan. Aku dan Rasulullah saw. . Seperti makan minum berpakaian dan lain sebagainya. Adapun perbuatan-perbuatan Nabi saw.

’ Sahut Rasulullah ‘Tahun yg akan datang Insya Allah aku akan berpuasa tanggal sembilan’. untuk ditaati. Kalau persoalannya hanya terbatas seperti apa yang dikemukakan di atas. yaitu apa yang diistilahkan oleh sementara ulama dengan bayan ta'kid dan bayan tafsir. 51:49. Gaya bahasa yang luhur tapi mudah dimengerti adalah merupakan ciri dari gaya bahasa Al-Qur'an. Karena gaya bahasa yang demikian itulah �Umar bin Khattab masuk Islam setelah mendengar Al-Qur'an awal surat Thaha yang dibaca oleh adiknya Fathimah. apakah hadis atau Sunnah dapat berfungsi menetapkan hukum baru yang belum ditetapkan dalam Al-Quran? Kelompok yang menyetujui mendasarkan pendapatnya pada 'ishmah (keterpeliharaan Nabi dari dosa dan kesalahan. dan bernilai abadi. 'Ad. (30:2. ada dua fungsi Al-Sunnah yang tidak diperselisihkan. yang pada zhahir-nya berbeda dengan nash ayat Al-Nisa' ayat 24. sehingga Rasul pun harus merujuk kepada Allah SWT (dalam hal ini Al-Quran). 16:64 ). Ayat-ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dapat meyakinkan kita bahwa Al-Qur'an adalah firman-firman Allah. pengertian lahir dari ayat-ayat AlQuran. . bahkan membatasi. Yusuf.5:14). dalam bukunya Al-Sunnah fi Makanatiha wa fi Tarikhiha menulis bahwa Sunnah mempunyai fungsi yang berhubungan dengan Al-Quran dan fungsi sehubungan dengan pembinaan hukum syara'.632 M). Abul Walid. diplomat Quraisy waktu itu. berfungsi menjelaskan maksud firman-firman Allah (QS 16:44).hari ini adl yg diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani. Tsamud. melarang seorang suami memadu istrinya dengan bibi dari pihak ibu atau bapak sang istri. dan menjadi sebab penting pula bagi masuknya orang-orang sekarang. Penjelasan atau bayan tersebut dalam pandangan sekian banyak ulama beraneka ragam bentuk dan sifat serta fungsinya. http://www.re. Kelompok yang menolaknya berpendapat bahwa sumber hukum hanya Allah. 45:20 ) dan sebagai korektor dan penyempurna terhadap kitab-kitab Allah yang sebelumnya ( 5:48. 10:38 ) sebagai pedoman hidup bagi setiap Muslim ( 4:105. Diantara ayat-ayat tersebut umpamanya : 39:6. kesemuanya bersumber dari Allah SWT.or. . Sebagai mu'jizat. dan ( insya Allah) pada masa-masa yang akan datang. Negeri Saba'. Inn al-hukm illa lillah. 23:12. http://blog. maka pada hakikatnya penambahan tersebut adalah penjelasan dari apa yang dimaksud oleh Allah SWT dalam firman tersebut.50. berpecah-belahnya Kristen dan lain-lain juga menjadi bukti lagi kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah SWT. merinci. sedangkan yang kedua memperjelas. atau rinci. Dawud. keindahan bahasa dan kerapihan susunan katanya tidak dapat ditemukan pada buku-buku bahasa Arab lainnya. 21:30-33.3.htm Fungsi Hadis terhadap Al-Quran Al-Quran menekankan bahwa Rasul saw. dalam kaitannya dengan Al-Quran. 51:7. khususnya dalam bidang syariat) apalagi sekian banyak ayat yang menunjukkan adanya wewenang kemandirian Nabi saw. 6:125. maka jalan keluarnya mungkin tidak terlalu sulit. Ketika Rasul saw. tidak mungkin ciptaan manusia apalagi ciptaan Nabi Muhammad saw yang ummi (7:158) yang hidup pada awal abad ke enam Masehi (571 .htm Al-Qur'an adalah wahyu Allah ( 7:2 ) yang berfungsi sebagai mu'jizat bagi Rasulullah Muhammad saw ( 17:88. Adam. apabila fungsi Al-Sunnah terhadap Al-Quran didefinisikan sebagai bayan murad Allah (penjelasan tentang maksud Allah) sehingga apakah ia merupakan penjelasan penguat. 'Abdul Halim menegaskan bahwa.com/ajaran_islam/fungsidanperanan_alquran.pengobatan. Sulaiman.15. mantan Syaikh Al-Azhar. Demikian juga ayat-ayat yang berhubungan dengan sejarah seperti tentang kekuasaan di Mesir.13. 41:11-41. Yang pertama sekadar menguatkan atau menggarisbawahi kembali apa yang terdapat di dalam Al-Quran. Ayat-ayat yang berhubungan dengan ramalan-ramalan khusus yang kemudian dibuktikan oleh sejarah seperti tentang bangsa Romawi.14. Musa dan lain-lain dapat memberikan keyakinan kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah bukan ciptaan manusia.4. terpaksa cepat-cepat pulang begitu mendengar beberapa ayat dari surat Fushshilat yang dikemukakan Rasulullah sebagai jawaban atas usaha-usaha bujukan dan diplomasinya. Al-Qur'an telah menjadi salah satu sebab penting bagi masuknya orang-orang Arab di zaman Rasulullah ke dalam agama Islam.49 dan lain-lain. pembatas dan bahkan maupun tambahan. Dengan menunjuk kepada pendapat Al-Syafi'i dalam Al-Risalah.id/pengertian-hadis. 'Abdul Halim Mahmud. Bahasa Al-qur'an adalah mu'jizat besar sepanjang masa. Persoalan yang diperselisihkan adalah. ketika hendak menetapkan hukum. 5:49.

Menurut mereka.multiply. tidak dilakukan oleh ulama kecuali dengan sangat cermat dan setelah menganalisis dan membolak-balik segala seginya. Menurutnya. Tetapi apabila ijtihadmu salah. Penggunaan pikiran untuk menentukan sesuatu hukum yang tidak ditentukan secara eksplisit oleh al-Qur'an dan as-Sunnah. maka engkau hanya mendapatkan satu pahala ". bahwa ijtihad atau yang biasa disebut arro'yu mencakup dua pengertian : a. b. bahkan persoalan akan semakin sulit jika Al-Quran yang bersifat qathi'iy al-wurud itu diperhadapkan dengan hadis yang berbeda atau bertentangan. maka ijtihadlah ". Mahmud Syaltut berpendapat.htm . selama terdapat indikator yang menguatkan hadis tersebut. Penggunaan fikiran dalam mengartikan.pengobatan. walaupun tidak sejalan dengan Al-Quran. atau adanya ijma' ulama menyangkut kandungannya. tidak sepenuhnya diterapkan oleh ulama-ulama fiqih.Tentu. dalam pandangan mereka. boleh saja berbeda dengan Al-Quran. Yang menerapkan secara utuh hanya Imam Abu Hanifah dan pengikut-pengikutnya. Al-Sunnah. seperti adanya pengamalan penduduk Madinah yang sejalan dengan kandungan hadis dimaksud. Rasulullah saw pernah bersabda kepada Abdullah bin Mas'ud sebagai berikut : " Berhukumlah engkau dengan alQur'an dan as-Sunnah. Adapun dasar dari keharusan berijtihad ialah antara lain terdapat pada al-Qur'an surat anNisa ayat 59.com/journal/item/34 1. Disini. tidak disetujui oleh Imam Malik dan pengikut-pengikutnya. http://mediabilhikmah. Bukankah Allah sendiri telah mewajibkan umat manusia untuk mengikuti perintah Nabi-Nya? Harus digarisbawahi bahwa penolakan satu hadis yang sanadnya sahih. Muhammad Al-Ghazali dalam bukunya Al-Sunnah Al-Nabawiyyah Baina Ahl Al-Fiqh wa Ahl Al-Hadits. Yaitu penggunaan akal sekuat mungkin untuk menemukan sesuatu keputusan hukum tertentu yang tidak ditetapkan secara eksplisit dalam al-Quran dan as-Sunnah. apabila mereka menemukan dalam tumpukan riwayat (hadits) yang sejalan dengan Al-Quran. maka engkau mendapatkan dua pahala. Muhammad Iqbal menamakan ijtihad itu sebagai the principle of movement. Imam Syafi'i. menyatakan bahwa "Para imam fiqih menetapkan hukum-hukum dengan ijtihad yang luas berdasarkan pada Al-Quran terlebih dahulu. hadis yang melarang memadu seorang wanita dengan bibinya. baik dalam bentuk pengecualian maupun penambahan terhadap kandungan Al-Quran. jalan keluar ini tidak disepakati. Sehingga." Pendapat di atas. tetapi kalau tidak sejalan. Pendapat yang demikian ketat tersebut. tetapi juga pandangan Imam Malik yang lebih moderat. jangankan membatalkan kandungan satu ayat. Mereka berpendapat bahwa al-hadits dapat saja diamalkan.com/ajaran_islam/def_fungsi_ijtihad. haram hukumnya. menafsirkan dan mengambil kesimpulan dari sesuatu ayat atau hadits. sedangkan yang terakhir ini yang bersifat zhanniy alwurud. http://www. yang mendapat gelar Nashir Al-Sunnah (Pembela Al-Sunnah). walaupun tidak sejalan dengan lahir teks ayat Al-Nisa' ayat 24. pandangan para pakar sangat beragam. mereka menerimanya. Bila masih juga ditemukan pertentangan. bukan saja menolak pandangan Abu Hanifah yang sangat ketat itu. maka tidak ada jalan kecuali mempertahankan wahyu yang diterima secara meyakinkan (AlQuran) dan mengabaikan yang tidak meyakinkan (hadis). Karena itu. apabila sesuatu persoalan itu engkau temukan pada dua sumber tersebut. Definisi dan Fungsi Ijtihad Secara bahasa ijtihad berarti pencurahan segenap kemampuan untuk mendapatkan sesuatu. mengecualikan sebagian kandungannya pun tidak dapat dilakukan oleh hadis. mereka menolaknya karena Al-Quran lebih utama untuk diikuti. Kepada �Ali bin Abi Thalib beliau pernah menyatakan : " Apabila engkau berijtihad dan ijtihadmu betul. Tapi apabila engkau tidak menemukannya pada dua sumber itu. dalam berbagai ragamnya.

Kalau mukjizat itu bisa kita kalahkan berarti ia bukanlah mukjizat. tapi sampai sekarang tidak ada seorangpun yang mampu menandinginya. Sebagian ulama berpendapat bahwa kemukjizatan Al-Qur’an terletak pada pemberitannya tentang hal-hal ghaib. Bila kalian tidak bisa melakukannya dan pasti tidak akan bisa melakukannya. kitab suci Al-Quran. Padahal.Kemukjizatan Al-Qur’an Ditulis oleh admin • Okt 7th. . yang disiapkan untuk orang-orang kafir. 2008 • Kategori: Kajian Al-Qur'an Di antara ciri agama yang layak dianut di abad modern adalah bahwa agama tersebut dibawa oleh manusia pilihan (yaitu nabi) yang dikuatkan dengan mukjizat. Al-Qur’an adalah mukjizat Nabi Muhammad yang abadi sampai hari Kiamat. Karena itu. bersifat menantang dan tidak mungkin untuk ditandingi oleh siapapun. dari maslahat ke kebinasaan. buatlah satu surat saja yang sepadan (dengan salah satu surat Al-Qur’an) dan panggillah penolongpenolong kalian selain Allah bila kamu sekalian benar. kata yang dipakai adalah jihad. dari hikmat ke kesia-siaan atau kemuspraan. Kalau mukjizat bisa ditandingi oleh manusia. konfrontasi yang berkepanjangan dengan kaum Quraisy Mekkah penganut pagan (politeisme) yang tidak rela pengaruh Nabi Muhammad dan pengikutnya semakin membesar. Kemukjizatan Al-Qur’an menurut sebagian ulama terletak pada keindahan susunan kalimatnya dalam hal balaghah. Ciri-ciri kemukjizatan Al-Qur’an adalah : ia merupakan kitab suci yang luar biasa hebatnya baik ditinjau dari segi keindahan susunan bahasa ataupun dari isinya. Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Dalam pengetahuan agama. raga dan harta untuk berjuang menghadapi kaum Quraisy. Segolongan berperang di jalan Allah dan segolongan yang lainnya kafir yang dengan mata kepala seakanakan melihat orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. fashahah dan keindahan ungkapannya. dengan interpretasi bagaimana pun juga. Beliau dikuatkan dengan berbagai mukjizat seperti membelah bulan. Pertama. tidak ada artinya mukjizat tersebut sebagai tanda kebenaran seorang Rasul Allah. dengan cara menentang mukjizat tersebut. Ia diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad saw yang menantang semua orang kafir untuk menandinginya (lihat QS Al-Baqarah 23-24 dan QS Yunus 37-39). jika dicermati lebih dalam. Yang ada justru adalah kata jihad. Misalnya dalam QS Ali Imran disebutkan: “Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: Kalian pasti akan dikalahkan di dunia ini dan akan digiring ke dalam neraka jahannam. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati. Sebagian mukjizat nabi tersebut hendaknya masih bisa kita saksikan sekarang ini. Sesungguhnya telah ada tanda bagi kalian pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Allah berfirman. Ada beberapa alasan yang dapat dikemukakan. muncul pada diri seseorang yang mengaku menjadi Nabi.” (QS Al-Baqarah: 23-24). dari rahmat ke permusuhan. kemaslahatan dan hikmah secara menyeluruh. dalam konteks pengorbanan jiwa. Agama nantinya bisa dipalsukan oleh orang-orang yang mengaku menjadi nabi. Al-Qur’an menantang orang-orang kafir yang ragu terhadap kebenaran Al-Qur’an untuk membuat surat yang sepadan dengan Al-Qur’an dari segi keindahan bahasa dan kebenaran isinya. ”Bila kalian ragu-ragu terhadap apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (berupa AlQur’an). Dan itulah tempat yang seburukburuknya. Setiap masalah yang menyimpang dari keadilan ke tirani. rahmat. mukjizat bisa diartikan sebagai sesuatu yang luar biasa. bukanlah termasuk syariat. Kalau seandainya prinsip-prinsip ajaran itu dari produk manusia atau produk masyarakat tertentu pasti tidak akan cocok untuk diterapkan sepanjang masa . di dalam Alquran sebetulnya tidak ada kata ijtihad dalam pengertian yang dipahami saat ini. Mukjizat Nabi Muhammad saw yang masih bisa kita saksikan adalah Al-Qur’an. bahkan hingga saat ini. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa kemukjizatan Al-Qur’an terletak pada kesesuaian prinsip-prinsip Al-Qur’an untuk seluruh umat manusia. takutlah kepada api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu. sehingga kita bisa membuktikan apakah agama tersebut benar-benar asli dari Sang Pencipta atau tidak. dan sebagainya.org/?p=149 Ijtihad dan Kesegaran Islam Oleh Muhammad Nurul Fikri Syariat adalah keadilan. Ijtihad adalah ruh penggerak berkembang dan majunya berbagai pemikiran keagamaan pada masa kejayaan Islam tempo dulu.” (QS Ali Imran: 12-13) http://ikadijatim.

kita bisa menyimpulkan. tidak menciptakan sendiri. • Ijtihad Muntasib. yaitu Ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid dengan mempergunakan norma-norma dan kaidah-kaidah istinbath imamnya (mujtahid muthlaq/Mustaqil). Jika tidak ada. Mujtahid dari tingkatan ini contohnya seperti Imam Hanafi. tidak bercampur aduk. tetapi tuhan yang mereka persepsikan bukan Tuhan seperti yang Nabi sampaikan. Contohnya. Mereka hanya berhak menafsirkan apa yang dimaksud dari norma-norma dan kaidah-kaidah tersebut. yaitu Ijtihad yang dilakukan dengan cara mentarjih dari beberapa pendapat yang ada baik dalam satu lingkungan madzhab tertentu maupun dari berbagai mazhab yang ada dengan memilih mana diantara pendapat itu yang paling kuat dalilnya atau mana yang paling sesuai dengan kemaslahatan sesuai dengan tuntunan zaman. Jadi untuk menggali hukum dari sumbernya. Masyarakat Arab kala itu disebut sebagai masyarakat jahiliah bukan karena mereka tak mengetahui apa-apa. ia juga merupakan pesan-pesan universal dari wahyu Allah yang dengan itu. Sedangkan arti istilahnya adalah kerja keras menggali hukum islam dari sumber-sumbernya yaitu Al-Qur’an dan Hadits. • Ijtihad di bidang tarjih. Nabi Muhammad adalah penerus para nabi dan rasul sebelumnya. Pada prinsipnya mereka mengikuti normanorma/kaidah-kaidah istinbath imamnya. Alquran memberikan. tetapi memupuk keyakinan baru sebagai lawan dari keyakinan pagan yang dianut umat manusia kala itu. Sebagian ulama menilai bahwa Abu Yusuf termasuk kelompok pertama/mujtahid muthalaq/mustaqil. Muâdz mengatakan akan menggunakan Kitabullah. Karena itu ada beberapa syariat terdahulu yang kemudian dipertahankan Rasulullah. • Ijtihad mazhab atau fatwa yang pelakunya disebut mujtahid mazhab/fatwa. Dalam mazhab Syafi'i. Contohnya seperti Imam Ghazali dan Juwaini dari madzhab Syafi'i. Transformation of Intellectual Tradition. Bukhari-Muslim). bahwa iijtihad adalah proses menggali hukum syariat dari dalil-dalil yang bersifat zhanni dengan mencurahkan segenap tenaga dan kemampuan hingga tidak mungkin lagi melakukan usaha lebih dari itu. Artinya. Berdasarkan definisi di atas. demikian juga mengenai hukum furu'/fiqih yang telah dihasilkan imamnya. Ketiga. Untuk sebagian besar. Jika tidak ada dalam Kitabullah. maka menggunakan ijtihad nalar (HR. yang jauh lebih dibutuhkan oleh umat Islam kala itu bukanlah pemikiran rasional. dari mazhab Syafi'i seperti Muzany dan Buwaithy. kita akan melihat bahwa sesungguhnya ia tidaklah memberikan banyak prinsipprinsip umum. ada legalisasi niscayanya ijtihad. Imam Malik. baik secara eksplisit maupun implisit. Sebab. mereka memakai sistem atau metode yang telah dirumuskan imamnya. mana yang shahih dan mana yang lemah. Norma-norma dan kaidah itu dapat diubahnya sendiri manakala dipandang perlu. selain nilai-nilai moral yang dikandungnya masih relevan dengan apa yang beliau bawa. dari mana bisa disimpulkan prinsipprinsip umum. beliau menanyakan soal apa yang jadi landasan Muâdz nantinya ketika menghukumi sesuatu. Mereka sudah mengetahui Tuhan.Kedua. Imam Syafi'i dan Imam Ahmad yang terkenal dengan sebutan Mazhab Empat. yaitu Ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid dalam lingkungan madzhab tertentu. maka menggunakan sunah Rasulullah. men-takhrij-kan pendapat imamnya dan menyeleksi beberapa pendapat yang dinukil dari imamnya. apabila kita membaca Alquran. Bentuk-bentuk Ijtihad yaitu: • Ijtihad Muthlaq/Mustaqil. Meski demikian. di dalam sunah Nabi. Apa arti harfiah dan istilah IJtihad? Sebutkan bentuk-bentuk Ijtihad? Jawab: Ijtihad menurut arti harfiahnya adalah kerja keras. Dari madzhab Hanafi seperti Muhammad bin Hasan dan Abu Yusuf. ketika hendak mengutus Muâdz bin Jabal ke Yaman. http://islamlib. hal itu bisa kita lihat pada Imam Nawawi dan Imam . Menurut Fazlur Rahman di dalam Islam and Modernity.com/id/artikel/ijtihad-dan-kesegaran-islam/ 29. kebaikan dan keburukan tetap bisa dipisahkan secara jelas. Ijtihad mereka hanya berkisar pada masalah-masalah yang memang belum diijtihadi imamnya. dalam pengertian optimalisasi kemampuan nalar. Nabi sendiri mengatakan bahwa seorang yang berijtihad. dan ijtihadnya benar. maka ia mendapatkan dua pahala. Tetapi. Pahala ijtihad dan pahala benarnya ijtihad itu. masih ada kesinambungan antara ajaran para nabi dan rasul yang satu dengan yang lainnya. Di antaranya. yaitu Ijtihad yang dilakukan dengan cara menciptakan sendiri norma-norma dan kaidah istinbath yang dipergunakan sebagai sistem/metode bagi seorang mujtahid dalam menggali hukum. alasan-alasan di balik solusi-solusi dan keputusan-keputusan tersebut. ia memberikan solusi dan keputusan terhadap masalah-masalah historis yang spesifik dan kongkret.

menetapkan suatu hukum terhadap suatu persoalan ijtihadiah atas dasar pertimbangan keguanaan dan kemanpaatan yang sesuai dengan tujuan syariat Islam. maka keberadaan penjara dapat dipandang bermaslahat. Ijtihad fardhi adalah ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid secara pribadi. Kemudian muncul „penjara“. KB era sekarang dan sistem ‚azl sama-sama cara berKB maka para ulama sepakat menetapkan bolehnya berKB. • Qiyas . pembukuan Al Quran dsb. yaitu ijtihad fardhi dan ijtihad jama’i. disebabkan ada dalil logika yang membenarkannya. dan ijma sukuti (diam). 2) menetapkan suatu hukum yang berlainan dengan hasil qiyas karena pertimbangan kepentingan dan kemaslahatan umat untuk menghindarkan terjadinya kesulitan dan kezaliman. Dalam perkembangan hukum terjadi ragam tindak pidana dan kriminal yang tidak tercakup secara tegas dalam syara’. mendirikan penjara. Kebulatan pendapat atau kesepakatan semua ahli ijtihad ummat setelah wafatnya nabi pada suatu masa tentang suatu hukum./Jawab%20Soal%20Hukum%20Islam. Metode yang umumnya digunakan dalam berijtihad yaitu : Ijma' . tidak mengeluarkan pendapatnya atas hasil ijtihad para ulama lain. Karena ada kesamaan ‚ilat hukum (sebab dan tujuan). Tetapi karena fungsinya sangat baik bagi kemananan dan ketertiban masyarakat. sekalipun tidak ada dalil-dalil secara eksplisit dari Al Quran dan Hadits. Sebagian ulama mengatakan bahwa antara kelompok ketiga dan keempat ini sedikit sekali perbedaannya. Seringkali produsen tidak sanggup menyediakan barang yang dibutuhkan pelanggan karena keterbatasan modal. Contoh lainnya zakat padi. Tapi zaman berkembang dan sistem trnsaski bisnis bergerak lebih cepat. Contoh hukum berKB era sekarang dengan sistem ‘azl pada zaman Nabi saw. Ijma sukuti adalah ketika para ulama mujtahidin berdiam diri. Karena ada kesamaan ‚ilat hukum (sebab dan tujuan). Contoh. Atas dasar kebutuhan dan kepercayaan. merupakan perluasan dari qiyas. Islam hanya membenarkan transaksi jual beli jika barangnya sudah nyata-nyata ada. hukum cambuk bagi pezina. berdasarkan suatu hukum yang sudah ditentukan oleh nash. Hukum Islam menetapkan qishas bagi pembunuhan sengaja. padi dan gandum sama-sama makanan pokok. menetapkan suatu perbutan yang belum ada ketentuan hukumnya. sehingga sangat sulit untuk dibedakan. . didasarkan adanya persamaan diantara keduanya. • Istihsan. Pembayaran secara salam tersebut merupakan „kekecualian“ dari salam yang umum.. Contoh. www. Nash yang sudah ada hanya menyebutkan gandum. Syara tidak memerintahkan ataupun melarang pembuatan penjara.contohskripsitesis. Yang dimaksud dengan istihsan adalah 1) meninggalkan qiyas jalli (qiyas nyata) untuk menjalankan qiyas khafi (qiyas samarsamar) atau meninggalkan hukum kulli (hukum umum) untuk menjalankan hukum istisna’i (pengecualian). Sedangkan ijtihad jamai’ adalah ijtihad yang dilakukan oleh para mujtahid secara berkelompok. •Maslahah Mursalah .doc Metodologi Ijtihad Dilihat dari pelaksanaannya. Oleh karena itu mereka menjadikannya satu tingkatan. Tentu saja maksudnya agar tidak terjadi kecurangan. sementara barang yang dipesannya baru diproduksi stelh pelanggan membayar (penuh atau sebagian) dari keseluruhan harga barang yang dipesannya. bukannya padi. Praktek salam. pelanggan akhirnya membayar duluan. yakni jual beli dengan cara bayar duluan sementara barangnya belakangan dilarang oleh Islam. Seperti mendirikan Negara bagi masyarakat Islam dan mengangkat pemimpin bagi ummat. diamnya itu bukan karena takut atau malu.. ijtihad dibagi kepada dua macam.Rafi'i.com/. maka para ulama sepakat menetapkan wajibnya zakat atas padi. Ijma qauli maksudnya para ulama mujtahidin menetapkan pendapatnya baik dengan ucapan maupun dengan tulisan yang menerangkan persetujuan atas pendapat mujtahid lain di masanya. Ijma terdiri atas ijma qauli (ucapan).

tetapi apabila ditinggalkan pelakunya mendapatkan hukuman (berdosa) perbuatan wajib ditinjau dari segi orang melakukannya dibagi menjadi dua. yaitu tuntutan untuk meninggalkan suatu perbuatan. Menurut ulama fikih pebuatan mukallaf itu jika ditinjau dari syariat islam dibagi menjadi lima macam. Perbuatan yang dituntut tersebut disebut wajib. yaitu: . makruh. yaitu firman Allah yang mengandung pilihan untuk melakukan suatu perbuatan atau meninggalkannya d. Hukum kebiasaanlah (‘urf) yang menetapkan sahnya jual beli demikian. terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari hukum dan hukum islam atau syariat islam. Contohnya belanja di supermarket tanpa adanya ijab qabul secara lisan dengan lafal yang jelas. yaitu perbuatan wajib yang harus dikerjakan oleh setiap mukallaf. menshalatkan. yaitu : a. yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya mendapatkan pahala. tetapi tuntutan itu diungkapkan melalui untaian kata yang tidak pasti sehingga kalau dikerjakan pelakunya tidak dikenai hukuman e. pemilihan. tetapi jika tidak dikerjakan tidak hukuman (dosa) c. dan mubah. sunah (mandub). Ulama usul fikih membagi hukum islam menjadi dua bagian. karena ketika pelanggan memilih barang dan membayarnya di kasir sebenarnya sudah terjadi ijab qabul. karena orang yang meninggalkannya dikenai hukuman b.karahah. yaitu tuntutan dari syariat untuk melaksanakan suatu perbuatan. sunnah (mandub). al. yaitu tuntutan secara pasti dari syariat untuk dilaksanakan dan dilarang ditinggalkan. hukum adalah tuntunan Allah SWT (Alquran dan hadist) yang berkaitan dengan perbuatan mukallaf (orang yang sudah balig dan berakal sehat). yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya mendapatkan pahala. rukhsah( kemudahan ) atau azimah. yaitu hukum taklifiy dan hukum wadh’iy dan penjelasannya sebagai berikut : 1. penghalang. Hukum taklifiy dibagi menjadi lima macam. yaitu tuntutan untuk tidak mengerjakan suatu perbuatan dengan tuntutan yang pasti sehingga tuntutan untuk meninggalkan perbuatan itu wajib. dan jika telah dikerjakan oleh salah seorang anggota masyarakat. tetapi apabila ditinggalkan pelakunya tidak mendapatkan hukuman (dosa) perbuatan sunnah dibagi menjadi dua. al-almandub. An-nadh. Fardu (wajib). maka gugur kewajiban anggota masyarakat lainnya. dan al-ibahah. yaitu: • Fardu ain. haram.com/?pg=articles&article=10021 Sumber – sumber Ajaran Islam Agama Islam memiliki aturan–aturan sebagai tuntunan hidup kita baik dalam berhubungan sosial dengan manusia (hablu minannas) dan hubungan dengan sang khaliq Allah SWT (hablu minawallah) dan tuntunan itu kita kenal dengan hukum islam atau syariat islam atau hukum Allah SWT. baik berupa tuntutan. Sebelum kita lebih jauh membahas mengenai sumber-sumber syariat islam. Menurut ulama usul fikih. tetapi tuntutan itu tidak secara pasti. sah. batal. seperti memandikan. yaitu a. yaitu perbuatan wajib yang harus dikerjakan oleh salah seorang anggota masyarakat. Al-ijab. Jika tuntutan itu dikerjakan maka pelakunya mendapatkan pahala. seperti shalat lima waktu • Fardu kifayah. http://yudaningsih-saad. dan menguburkan jenazah muslim b. Hukum artinya menetapkan sesuatu atas sesuatu atau meniadakannya. mengafani. Hukum Taklifiy Adalah tuntunan Allah yang berkaitan dengan perintah untuk melakukan suatu perbuatan atau meninggalkannya.• ‘Urf atau Adat Kebiasaan ‘Urf merupakan adat kebiasaan baik berupa perkataan atau perbuatan yang baik. Al-ibahah. Al-tahrim. yang karenanya dapat dibenarkan oleh syara’. dan jika dikerjakan pelakunya mendapatkan hukuman (berdosa). atau menjadikan sesuatu sebagai syarat. Sedangkan menurut ulama fikih. Al-karahah. hukum adalah akibat yang ditimbulkan oleh syariat (Alquran dan hadist) berupa al-wujub. al-hurmah.

yaitu sifat yang nyata dan dapat diukur yang dijelaskan dalam nas (Alquran dan hadist). yaitu kitabullah (Alquran). seperti: bezina. Hukum Wa’iy Adalah perintah Allah SWT. “ Aku tinggalkan bagi kalian dua hal yang karenanya kalian tidak akan tersesat selamanya. Sumber-Sumber Ajaran Islam Primer 1. Dan menurut para ulama klasik. yaitu perbuatan sunnah yang dianjurkan dikerjakan oleh salah seorang atau beberapa orang dari golongan masyarakat. Pada umumnya para ulama fikih sependapat bahwa sumber utama hukum islam adalah Alquran dan hadist. Alquran adalah Kalamulllah yang diturunkan pada rasulullah dengan bahasa arab. merupakan mukjizat dan diriwayatkan secara mutawatir serta membacanya adalah ibadah Pokok-pokok kandungan dalam Alquran antara lain: . seperti shalat sunnah rawatib • Sunnah kifayah. mendoakan muslim atau muslimat c. Seperti: najis yang ada di badan atau pakaian orang yang sedang melaksanakan shalat menyebabkan shalatnya tidak sah atau menghalangi sahnya shalat. Seperti: genap satu tahun (haul) adalah syarat wajibnya harta perniagaan. Sebab. Alquran adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para NabiNya. Sumber ajaran islam dirumuskan dengan jelas oleh Rasulullah SAW. seperti: memilih warna pakaian penutup auratnya. Dengan demikian sumber hukum islam ialah segala sesuatu yang dijadikan dasar. Mubah. Ketiga sumber ajaran ini merupakan satu rangkaian kesatuan dengan urutan yang tidak boleh dibalik. Seperti: tergelincirnya matahari menjadi sebab wajibnya shalat zhuhur. Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam. yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya berdosa dan akan dihukum. qiraa’atan. yaitu sesuatu yang berada diluar hukum syara’. Haram. Melalui penjelasan singkat mengenai pengertian hukum islam atau syariat islam tadi barulah kita mengerti pengertian hukum islam. 1992:1). mencuri. yang mengandung pengertian. yaitu perbuatan yang boleh dikerjakan dan boleh ditinggalkan. bahwa keberadaannya menjadi sebab tidak adanya hukum. Yang dimaksud sebagai sumber hukum islam adalah segala sesuatu yang melahirkan atau menimbulkan aturan yang mempunyai kekuatan yang bersifat mengikat yang apabila dilanggar akan menimbulkan sanksi yang tegas dan nyata (Sudarsono. yaitu sesuatu yang keberadaannya menyebabkan tidak adanya hukum atau tidak adanya sebab hukum. atau qur’anan yang berarti mengumpulkan (al-jam’u) dan menghimpun (al-dlammu). sedangkan hukum Allah SWT adalah peraturan yang lengkap dan sempurna serta sejalan dengan fitrah manusia. Alqur’an Secara etimologi Alquran berasal dari kata qara’a. yaitu: a. Seluruh hukum produk manusia adalah bersifat subjektif. Syarat. jika syarat tidak ada maka hukum pun tidak ada.sunnah (hadist). jika tidak haul maka tidak wajib zakat perniagaan c. selama kalian berpegang pada keduanya. seperti: meninggalkan shalat Dhuha e.1. yaitu Kitab Allah dan sunnahku. jika matahari belum tergelincir maka shalat zhuhur belum wajib dilakukan b. membunuh d. atau pedoman syariat islam. hal ini karena keterbatasan manusia dalam ilmu pengetahuan yang diberikan Allah SWT mengenai kehidupan dunia dan kecenderungan untuk menyimpang. yaqra’u. Pembahasan mengenai karakteristik masing-masing sumber ajaran islam tersebut adalah sebagai berikut: 1. Ulama usul fikih berpendapat bahwa hukum waid’iy itu terdiri dari tiga macam. yakni terdiri dari tiga sumber. Penghalang (mani). dan ra’yu atau akal pikiran manusia yang memenuhi syarat untuk berijtihad. serta menguntungkan penguasa pada saat pembuatan hukum tersebut. Dalam sabdanya Rasulullah SAW bersabda. Sedangkan secara terminologi (syariat). tetapi apabila ditinggalkan pelakunya mendapatkan pahala. tetapi apabila ditinggalkan pelakunya mendapat pahala. syarat atau penghalang bagi adanya sesuatu (hukum). yaitu perbuatan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh setiap individu. Sumber-sumber ajaran islam ini dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu sumber ajaran islam yang primer (Alquran dan hadist) dan sumber ajaran islam sekunder (ijtihad).• Sunnah ain. 1. acuan. Makruh. diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas. tetapi keberadaan hukum syara’ tergantung padanya.” Dan disamping itu pula para ulama fikih menjadikan ijtihad sebagai salah satu dasar hukum islam. seperti memberi salam. as. setelah Alquran dan hadist. bahwa terjadinya sesuatu merupakan sebab. yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya tidak berdosa.

dan haji • Hukum muamalat. • Hukum hudud (hukuman). serta manusia dengan lingkungan sekitar. Ijtihad . yaitu semua perbuatan Rasulullah • Sunnah taqririyah. Termasuk ke dalam hukum muamalat adalah sebagai berikut: • Hukum munakahat (pernikahan).2. yaitu penetapan dan pengakuan Rasulullah terhadap pernyataan ataupun perbuatan orang lain • Sunnah hammiyah. zakat. • Hukum Khuluqiah. • Hukum aqdiyah (pengadilan). yakni hukum yang berkaitan dengan perilaku normal manusia dalam kehidupan. • Hukum Amaliah. puasa. Adapun ilmu yang mempelajarinya disebut Ilmu Akhlaq atau Tasawuf. perkataan. Ilmu Ushuluddin. • Hukum jihad (peperangan). 1. misalnya salat. seperti para Nabi dan Rasul dalam menyiaran syariat Allah SWT maupun kisah orang-orang saleh ataupun kisah orang yang mengingkari kebenaran Alquran agar dapat dijadikan pembelajaran. Adapun ilmu yang mempelajarinya disebut Ilmu Fikih. Hukum amaliah ini tercermin dalam Rukun Islam dan disebut hukum syara/syariat. sebagai berikut: • Hukum I’tiqadiah. Sunnah dibagi menjadi empat macam.1. Sunnah berfungsi sebagai penjelas ayat-ayat Alquran yang kurang jelas atau sebagai penentu hukum yang tidak terdapat dalam Alquran. • Hukum tata Negara/kepemerintahan • Hukum makanan dan penyembelihan. Al-Quran mengandung tiga komponen dasar hukum. Hukum ini tercermin dalam konsep Ihsan. Sedangkan khusus hukum syara dapat dibagi menjadi dua kelompok. • Hukum faraid (waris). • Hukum dauliyah (antarbangsa). yakni hukum yang mengatur hubungan rohaniah manusia dengan Allah SWT dan hal-hal yang berkaitan dengan akidah/keimanan. antara manusia dengan sesama manusia. yakni: • Hukum ibadah. Ilmu yang mempelajarinya disebut Ilmu Tauhid. Hadist Sunnah menurut syar’i adalah segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah SAW baik perbuatan. yaitu hukum yang mengatur manusia dengan sesama manusia dan alam sekitarnya. yaitu janji pahala bagi orang yang percaya dan mau mengamalkan isi Alquran dan ancaman siksa bagi orang yang mengingkari • Kisah umat terdahulu. dan penetapan pengakuan. yaitu semua bentuk perbuatan sebagai manifestasi dari kepercayaan ajaran tauhid • Janji dan ancaman. Sumber-Sumber Ajaran Islam Sekunder 2. yaitu semua perkataan Rasulullah • Sunnah fi’liyah. yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah SWT. atau Ilmu Kalam.• Tauhid. baik sebagai makhluk individual atau makhluk sosial. yaitu sesuatu yang telah direncanakan akan dikerjakan tapi tidak sampai dikerjakan 2. yaitu: • Sunnah qauliyah. yaitu kepercayaan ke-esaann Allah SWT dan semua kepercayaan yang berhubungan dengan-Nya • Ibadah. • Hukum jinayat (pidana). Hukum ini tercermin dalam Rukun Iman. • Hukum jual-beli dan perjanjian. yaitu hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT.

yaitu keputusan bersama para ulama dan ahli agama yang berwenang untuk diikuti seluruh umat. Contohnya adalah dalam hal jual beli. menurut aturan syarak. baik berupa perkataan maupun perbuatan. sedangkan menurut istilah adalah tindakan memutuskan suatu yang mubah menjadi makruh atau haram demi kepentingan umat. syarak memberikan rukhsah (kemudahan atau keringanan) bahwa jual beli diperbolehkan dengan system pembayaran di awal. kita dilarang mengadakan jual beli yang barangnya belum ada saat terjadi akad. atau sependapat. atau ‘hus’ kepada orang tua tidak diperbolehkan karena dianggap meremehkan atau menghina. Contohnya. ‘cis’. ia harus berpegang atau yakin kepada keadaan sebelum berwudhu sehingga ia harus berwudhu kembali karena shalat tidak sah bila tidak berwudhu. maka dapat dilakukan ijtihad dengan menggunakan akal pikiran dengan tetap mengacu pada Alquran dan hadist. dalam Al Quran maupun Hadist tidak terdapat dalil yang memerintahkan untuk membukukan ayat-ayat Al Quran. Sedangkan menurut istilah adalah kebulatan pendapat ahli ijtihad umat Nabi Muhammad SAW sesudah beliau wafat pada suatu masa. hal ini dilakukan oleh umat Islam demi kemaslahatan umat. apalagi sampai memukul karena samasama menyakiti hati orang tua. Di saat seperti ini. yaitu melanjutkan berlakunya hukum yang telah ada dan telah ditetapkan di masa lalu hingga ada dalil yang mengubah kedudukan hukum tersebut. • Qiyas. Contohnya adalah adanya larangan meminum minuman keras walaupun hanya seteguk. setuju.wordpress. • Mushalat Murshalah. • Urf. Contohnya. • Istihsan. tentang hukum suatu perkara dengan cara musyawarah. • Istishab. Hasil dari ijtihad merupakan sumber hukum ketiga setelah Alquran dan hadist. Sedangkan ijtihad sendiri berarti mencurahkan segala kemampuan berfikir untuk mengeluarkan hukum syar’i dari dalil-dalil syara. yaitu menurut bahasa berarti kesejahteraan umum. yaitu berarti mengukur sesuatu dengan yang lain dan menyamakannya. Larangan seperti ini untuk menjaga agar jangan sampai orang tersebut minum banyak hingga mabuk bahkan menjadi kebiasaan. Akan tetapi. Macam-macam ijtidah yang dikenal dalam syariat islam. Contohnya. Dengan kata lain Qiyas dapat diartikan pula sebagai suatu upaya untuk membandingkan suatu perkara dengan perkara lain yang mempunyai pokok masalah atau sebab akibat yang sama. yaitu berupa perbuatan yang dilakukan terus-menerus (adat). Hasil dari Ijma’ adalah fatwa.Ijtihad berasal dari kata ijtihada yang berarti mencurahkan tenaga dan pikiran atau bekerja semaksimal mungkin. Si pembeli menyerahkan uang sebagai pembayaran atas barang yang telah diambilnya tanpa mengadakan ijab kabul karena harga telah dimaklumi bersama antara penjual dan pembeli.com/2008/10/13/sumber-%E2%80%93-sumber-ajaran-islam/ . yaitu • Ijma’. padahal minum seteguk tidak memabukan. sedangkan barangnya dikirim kemudian. yaitu menurut bahasa berarti menutup jalan. yaitu menurut bahasa artinya sepakat. Akan tetapi menurut Istihsan. yaitu Alquran dan hadist. Adapun menurut istilah adalah perkara-perkara yang perlu dilakukan demi kemaslahatan manusia. http://abdullah21. • Sududz Dzariah. Contohnya adalah pada surat Al isra ayat 23 dikatakan bahwa perkataan ‘ah’. yaitu suatu proses perpindahan dari suatu Qiyas kepada Qiyas lainnya yang lebih kuat atau mengganti argumen dengan fakta yang dapat diterima untuk mencegah kemudharatan atau dapat diartikan pula menetapkan hukum suatu perkara yang menurut logika dapat dibenarkan. Ijtihad dapat dilakukan apabila ada suatu masalah yang hukumnya tidak terdapat di dalam Alquran maupun hadist. seseorang yang ragu-ragu apakah ia sudah berwudhu atau belum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful