Jelaskan apa yang anda ketahui tentang : sistematika sumber ajaran islam pengertian al quran, hadist, ijtihad fungsi

al quran, hadist, ijtihad kemukjizatan al quran bentuk dan metodologi ijtihad Pengertian al-Qur’an
Secara Bahasa (Etimologi) Merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro-’a (‫ )قرأ‬yang bermakna Talaa (‫[ )تل‬keduanya bererti: membaca], atau bermakna Jama’a (mengumpulkan, mengoleksi). Anda dapat menuturkan, Qoro-’a Qor’an Wa Qur’aanan (‫ )قرأ قرءا وقرآنا‬sama seperti anda menuturkan, Ghofaro Ghafran Wa Qhufroonan (‫غفر غفرا‬ ‫ .)وغفرانا‬Berdasarkan makna pertama (Yakni: Talaa) maka ia adalah mashdar (kata benda) yang semakna dengan Ism Maf’uul, ertinya Matluw (yang dibaca). Sedangkan berdasarkan makna kedua (Yakni: Jama’a) maka ia adalah mashdar dari Ism Faa’il, ertinya Jaami’ (Pengumpul, Pengoleksi) kerana ia mengumpulkan/mengoleksi berita-berita dan hukum-hukum.* Secara Syari’at (Terminologi) Adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya, Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam, diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas. Allah ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan beransur-ansur.” (al-Insaan:23) Dan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (Yusuf:2) Allah ta’ala telah menjaga al-Qur’an yang agung ini dari upaya merubah, menambah, mengurangi atau pun menggantikannya. Dia ta’ala telah menjamin akan menjaganya sebagaimana dalam firman-Nya, “Sesunggunya Kami-lah yang menurunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (al-Hijr:9) Oleh kerana itu, selama berabad-abad telah berlangsung namun tidak satu pun musuh-musuh Allah yang berupaya untuk merubah isinya, menambah, mengurangi atau pun menggantinya. Allah SWT pasti menghancurkan tabirnya dan membuka tipudayanya. http://hikmatun.wordpress.com/2007/01/03/pengertian-al-qur%E2%80%99an/ Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam. Hadits dijadikan sumber hukum dalam agama Islam selain Al-Qur'an, Ijma dan Qiyas, dimana dalam hal ini, kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an. http://opi.110mb.com/haditsweb/pendahuluan/pengertian_hadits.htm Pemberitaan tentang empat unsur tersebut yg disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. disebut berita yg marfu’ yg disandarkan kepada para sahabat disebut berita mauquf dan yg disandarkan kepada tabi’in disebut maqthu’. 1. Perkataan Yang dimaksud dgn perkataan Nabi Muhammad saw. ialah perkataan yg pernah beliau ucapkan dalam berbagai bidang syariat akidah akhlak pendidikan dan sebagainya. Contoh perkataan beliau yg mengandung hukum syariat seperti berikut. Nabi Muhammad saw. bersabda Hanya amal-amal perbuatan itu dgn niat dan hanya bagi tiap orang itu memperoleh apa yg ia niatkan .. . Hukum yg terkandung dalam sabda Nabi tersebut ialah kewajiban niat dalam seala amal perbuatan utk mendapatkan pengakuan sah dari syara’. 2. Perbuatan Perbuatan Nabi Muhammad saw. merupakan penjelasan praktis dari peraturan-peraturan yg belum jelas cara pelaksanaannya. Misalnya cara cara bersalat dan cara menghadap kiblat dalam salat sunah di atas kendaraan yg sedang berjalan telah dipraktikkan oleh Nabi dgn perbuatannya di hadapan para

Rasulullah itu adl sebaik-baik manusia mengenai paras mukanya dan bentuk tubuhnya. yg berdasarkan suatu kebijaksanaan semata-mata yg bertalian dgn soal-soal keduniaan perdagangan pertanian dan mengatur taktik perang. . melihat kepadaku. a. Himmah beliau yg belum sempat direalisasi. Sifat-Sifat Keadaan-Keadaan dan Himmah Rasulullah Sifat-sifat beliau yg termasuk unsur al-hadits ialah sebagai berikut. Contohnya dalam suatu jamuan makan sahabat Khalid bin Walid menyajikan makanan daging biawak dan mempersilakan kepada Nabi utk meni’matinya bersama para undangan. menjawab Tidak . 3. Sebab diamnya Nabi terhadap apa yg dilakukan atau diucapkan oleh orang kafir atau munafik bukan berarti menyetujuinya. Seperti makan minum berpakaian dan lain sebagainya. . Sebagian perbuatan beliau pribadi sebagai manusia. 4. Aku dan Rasulullah saw. Rasulullah kemudian menjelaskannya bahwa tindakannya itu semata-mata menurut pendapat dan siasat beliau.a. Perbuatan beliau tentang hal itu kita ketahui berdasarkan berita dari sahabat Jabir r.a. Memang sering nabi mendiamkan apa-apa yg diakukan oleh orang munafik lantaran beliau tahu bahwa banyak petunjuk yg tidak memberi manfaat kepadanya. Hal itu krn adanya suatu dalil yg menunjukkan bahwa perbuatan itu memang hanya spesifik utk Nabi saw. itu merupakan syariat yg harus dilaksanakan oleh semua umatnya..a. katanya Konon Rasulullah saw. dan Kami halalkan seorang wanita mukminah menyerahkan dirinya kepada Nabi bila Nabi menghendaki menikahinya sebagai suatu kelonggaran utk engkau bukan utk kaum beriman umumnya. Beliau bukan orang tinggi dan bukan pula orang pendek. mengenakan jubah sampai di atas mata kaki. Taqrir Arti taqrir Nabi ialah keadaan beliau mendiamkan tidak mengadakan sanggahan atau menyetujui apa yg telah dilakukan atau diperkatakan oleh para sahabat di hadapan beliau. Contoh mengenai tahun kelahiran beliau seperti apa yg dikatakan oleh Qais bin Mahramah r. Misalnya pada suatu hari Rasulullah saw. dilahirkan pada tahun gajah. . yg hanya spesifik utk dirinya bukan utk ditaati oleh umatnya.a. a. Akhirnya atas usul salah seorang sahabat tempat tersebut dipindahkan ke tempat lain yg lbh strategis. bersalat di atas kendaraan menurut kendaraan itu menghadap. Adapun yg termasuk taqrir qauliyah yaitu apabila seseorang sahabat berkata aku berbuat demikian atau sahabat berbuat berbuat begitu di hadapan Rasul dan beliau tidak mencegahnya. . Rasulullah saw.sahabat. Tetapi kalau perbuatan tersebut memberi suatu petunjuk tentang tata cara makan minum berpakaian dan lain sebagainya menurut pendapat yg lbh baik sebagaimana dikemukakan oleh Abu Ishaq dan kebanyakan para ahli hadis hukumnya sunah. Apabila beliau hendak salat fardu beliau turun sebentar terus menghadap kiblat. c. b. Sebagai dalil adanya dispensasi menikahi perempuan tanpa mahar ialah firman Allah sebagai berikut. . Misalnya hasrat beliau utk berpuasa pada tanggal 9 Asyura seperti yg diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r. Tatkala Rasulullah saw. Sebagian tindakan Rasulullah saw. sebagai berikut. Tetapi ada syaratnya yaituperkataan atau perbuatan yg dilakukan oleh seorang sahabat itutidak mendapat sanggahan dan disandarkan sewaktu Rasulullah masih hidup dan orang yg melakukan itu orang yg taat kepada agama Islam. Silsilah-silsilah nama-nama dan tahun kelahiran yg telah ditetapkan oleh para sahabat dan ahli sejarah. yg hanya khusus utk dirinya atau tidak termasuk syariat yg harus ditaati antara lain ialah sebagai berikut. diperbolehkan menikahi perempuan lbh dari empat orang dan menikahi perempuan tanpa mahar. Misalnya Konon Nabi saw. Rasulullah saw. Ada perbuatan-perbuatan Nabi saw. c. . Adapun perbuatan-perbuatan Nabi saw. Berhubung binatang ini tidak terdapat di kampung kaumku aku jijik padanya! Kata Khalid Segera aku memotongnya dan memakannya sedang Rasulullah saw. berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan utk dipuasai para sahabat menghadap kepada Nabi mereka berkata ‘Ya Rasulullah bahwa . Tetapi tidak semua perbuatan Nabi saw. b. Contoh lain adl diamnya Nabi terhadap perempuan yg keluar rumah berjalan di jalanan pergi ke masjid dan mendengarkan ceramah-ceramah yg memang diundang utk kepentingan suatu pertemuan. Sifat-sifat beliau yg dilukiskan oleh para sahabat dan ahli tarikh seperti sifat-sifat dan bentuk jasmaniah beliau yg dilukiskan oleh sahabat Anas r. Dan pada waktu Perang Badar Rasulullah menempatkan divisi tentara di suatu tempat yg kemudian ada seorang sahabat yg menanyakannya apakah penempatan itu atas petunjuk dari Allah atau semata-mata pendapat dan siasat beliau. pernah kedatangan seorang sahabat yg tidak berhasil dalam penyerbukan putik kurma lalu menanyakannya kepada beliau maka Rasulullah menjawab bahwa kamu adl lbh tahu mengenai urusan keduiaan .

maka jalan keluarnya mungkin tidak terlalu sulit. Inn al-hukm illa lillah.id/pengertian-hadis.49 dan lain-lain.’ Sahut Rasulullah ‘Tahun yg akan datang Insya Allah aku akan berpuasa tanggal sembilan’. Persoalan yang diperselisihkan adalah. dalam kaitannya dengan Al-Quran. 'Ad. untuk ditaati.hari ini adl yg diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani. 5:49.15. Musa dan lain-lain dapat memberikan keyakinan kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah bukan ciptaan manusia. ketika hendak menetapkan hukum. 23:12. 21:30-33. 10:38 ) sebagai pedoman hidup bagi setiap Muslim ( 4:105. Diantara ayat-ayat tersebut umpamanya : 39:6. Dawud.pengobatan. yaitu apa yang diistilahkan oleh sementara ulama dengan bayan ta'kid dan bayan tafsir.632 M). berfungsi menjelaskan maksud firman-firman Allah (QS 16:44). melarang seorang suami memadu istrinya dengan bibi dari pihak ibu atau bapak sang istri. bahkan membatasi. Penjelasan atau bayan tersebut dalam pandangan sekian banyak ulama beraneka ragam bentuk dan sifat serta fungsinya. http://blog. 41:11-41. 45:20 ) dan sebagai korektor dan penyempurna terhadap kitab-kitab Allah yang sebelumnya ( 5:48.htm Fungsi Hadis terhadap Al-Quran Al-Quran menekankan bahwa Rasul saw.4. apabila fungsi Al-Sunnah terhadap Al-Quran didefinisikan sebagai bayan murad Allah (penjelasan tentang maksud Allah) sehingga apakah ia merupakan penjelasan penguat. Bahasa Al-qur'an adalah mu'jizat besar sepanjang masa. sedangkan yang kedua memperjelas. Ketika Rasul saw. diplomat Quraisy waktu itu. pembatas dan bahkan maupun tambahan. terpaksa cepat-cepat pulang begitu mendengar beberapa ayat dari surat Fushshilat yang dikemukakan Rasulullah sebagai jawaban atas usaha-usaha bujukan dan diplomasinya. Kelompok yang menolaknya berpendapat bahwa sumber hukum hanya Allah.3. http://www. merinci. Kalau persoalannya hanya terbatas seperti apa yang dikemukakan di atas. Sebagai mu'jizat.or. pengertian lahir dari ayat-ayat AlQuran.com/ajaran_islam/fungsidanperanan_alquran. Tsamud. (30:2. Adam. dalam bukunya Al-Sunnah fi Makanatiha wa fi Tarikhiha menulis bahwa Sunnah mempunyai fungsi yang berhubungan dengan Al-Quran dan fungsi sehubungan dengan pembinaan hukum syara'. mantan Syaikh Al-Azhar. Yusuf. 51:49. dan bernilai abadi. khususnya dalam bidang syariat) apalagi sekian banyak ayat yang menunjukkan adanya wewenang kemandirian Nabi saw. Al-Qur'an telah menjadi salah satu sebab penting bagi masuknya orang-orang Arab di zaman Rasulullah ke dalam agama Islam. yang pada zhahir-nya berbeda dengan nash ayat Al-Nisa' ayat 24.13.5:14). ada dua fungsi Al-Sunnah yang tidak diperselisihkan. dan menjadi sebab penting pula bagi masuknya orang-orang sekarang.htm Al-Qur'an adalah wahyu Allah ( 7:2 ) yang berfungsi sebagai mu'jizat bagi Rasulullah Muhammad saw ( 17:88. Yang pertama sekadar menguatkan atau menggarisbawahi kembali apa yang terdapat di dalam Al-Quran. 51:7. keindahan bahasa dan kerapihan susunan katanya tidak dapat ditemukan pada buku-buku bahasa Arab lainnya. berpecah-belahnya Kristen dan lain-lain juga menjadi bukti lagi kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah SWT. . . 'Abdul Halim menegaskan bahwa. Abul Walid. 'Abdul Halim Mahmud. Demikian juga ayat-ayat yang berhubungan dengan sejarah seperti tentang kekuasaan di Mesir. tidak mungkin ciptaan manusia apalagi ciptaan Nabi Muhammad saw yang ummi (7:158) yang hidup pada awal abad ke enam Masehi (571 . 6:125. Gaya bahasa yang luhur tapi mudah dimengerti adalah merupakan ciri dari gaya bahasa Al-Qur'an. 16:64 ).re. kesemuanya bersumber dari Allah SWT.14. Ayat-ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dapat meyakinkan kita bahwa Al-Qur'an adalah firman-firman Allah. dan ( insya Allah) pada masa-masa yang akan datang.50. sehingga Rasul pun harus merujuk kepada Allah SWT (dalam hal ini Al-Quran). apakah hadis atau Sunnah dapat berfungsi menetapkan hukum baru yang belum ditetapkan dalam Al-Quran? Kelompok yang menyetujui mendasarkan pendapatnya pada 'ishmah (keterpeliharaan Nabi dari dosa dan kesalahan. Karena gaya bahasa yang demikian itulah �Umar bin Khattab masuk Islam setelah mendengar Al-Qur'an awal surat Thaha yang dibaca oleh adiknya Fathimah. Negeri Saba'. Sulaiman. atau rinci. maka pada hakikatnya penambahan tersebut adalah penjelasan dari apa yang dimaksud oleh Allah SWT dalam firman tersebut. Dengan menunjuk kepada pendapat Al-Syafi'i dalam Al-Risalah. Ayat-ayat yang berhubungan dengan ramalan-ramalan khusus yang kemudian dibuktikan oleh sejarah seperti tentang bangsa Romawi.

b. Bila masih juga ditemukan pertentangan. haram hukumnya. Tetapi apabila ijtihadmu salah. Bukankah Allah sendiri telah mewajibkan umat manusia untuk mengikuti perintah Nabi-Nya? Harus digarisbawahi bahwa penolakan satu hadis yang sanadnya sahih. walaupun tidak sejalan dengan lahir teks ayat Al-Nisa' ayat 24. Mahmud Syaltut berpendapat.com/journal/item/34 1. tidak dilakukan oleh ulama kecuali dengan sangat cermat dan setelah menganalisis dan membolak-balik segala seginya.com/ajaran_islam/def_fungsi_ijtihad.Tentu. tidak sepenuhnya diterapkan oleh ulama-ulama fiqih. jalan keluar ini tidak disepakati. Tapi apabila engkau tidak menemukannya pada dua sumber itu. dalam pandangan mereka. apabila sesuatu persoalan itu engkau temukan pada dua sumber tersebut. Menurutnya. bukan saja menolak pandangan Abu Hanifah yang sangat ketat itu.multiply. Rasulullah saw pernah bersabda kepada Abdullah bin Mas'ud sebagai berikut : " Berhukumlah engkau dengan alQur'an dan as-Sunnah. tetapi juga pandangan Imam Malik yang lebih moderat. menafsirkan dan mengambil kesimpulan dari sesuatu ayat atau hadits. hadis yang melarang memadu seorang wanita dengan bibinya. apabila mereka menemukan dalam tumpukan riwayat (hadits) yang sejalan dengan Al-Quran. http://mediabilhikmah.htm . Mereka berpendapat bahwa al-hadits dapat saja diamalkan. boleh saja berbeda dengan Al-Quran. Muhammad Al-Ghazali dalam bukunya Al-Sunnah Al-Nabawiyyah Baina Ahl Al-Fiqh wa Ahl Al-Hadits. Yang menerapkan secara utuh hanya Imam Abu Hanifah dan pengikut-pengikutnya. mengecualikan sebagian kandungannya pun tidak dapat dilakukan oleh hadis. Sehingga. mereka menerimanya. yang mendapat gelar Nashir Al-Sunnah (Pembela Al-Sunnah). Disini. jangankan membatalkan kandungan satu ayat. mereka menolaknya karena Al-Quran lebih utama untuk diikuti. http://www. menyatakan bahwa "Para imam fiqih menetapkan hukum-hukum dengan ijtihad yang luas berdasarkan pada Al-Quran terlebih dahulu. Menurut mereka. Kepada �Ali bin Abi Thalib beliau pernah menyatakan : " Apabila engkau berijtihad dan ijtihadmu betul. tetapi kalau tidak sejalan. baik dalam bentuk pengecualian maupun penambahan terhadap kandungan Al-Quran." Pendapat di atas.pengobatan. sedangkan yang terakhir ini yang bersifat zhanniy alwurud. Yaitu penggunaan akal sekuat mungkin untuk menemukan sesuatu keputusan hukum tertentu yang tidak ditetapkan secara eksplisit dalam al-Quran dan as-Sunnah. Muhammad Iqbal menamakan ijtihad itu sebagai the principle of movement. bahkan persoalan akan semakin sulit jika Al-Quran yang bersifat qathi'iy al-wurud itu diperhadapkan dengan hadis yang berbeda atau bertentangan. Imam Syafi'i. pandangan para pakar sangat beragam. selama terdapat indikator yang menguatkan hadis tersebut. tidak disetujui oleh Imam Malik dan pengikut-pengikutnya. Karena itu. Definisi dan Fungsi Ijtihad Secara bahasa ijtihad berarti pencurahan segenap kemampuan untuk mendapatkan sesuatu. Penggunaan fikiran dalam mengartikan. atau adanya ijma' ulama menyangkut kandungannya. maka tidak ada jalan kecuali mempertahankan wahyu yang diterima secara meyakinkan (AlQuran) dan mengabaikan yang tidak meyakinkan (hadis). Penggunaan pikiran untuk menentukan sesuatu hukum yang tidak ditentukan secara eksplisit oleh al-Qur'an dan as-Sunnah. walaupun tidak sejalan dengan Al-Quran. Pendapat yang demikian ketat tersebut. maka ijtihadlah ". seperti adanya pengamalan penduduk Madinah yang sejalan dengan kandungan hadis dimaksud. maka engkau hanya mendapatkan satu pahala ". Al-Sunnah. bahwa ijtihad atau yang biasa disebut arro'yu mencakup dua pengertian : a. dalam berbagai ragamnya. maka engkau mendapatkan dua pahala. Adapun dasar dari keharusan berijtihad ialah antara lain terdapat pada al-Qur'an surat anNisa ayat 59.

takutlah kepada api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu. Dalam pengetahuan agama.” (QS Al-Baqarah: 23-24). Pertama. Dan itulah tempat yang seburukburuknya. bukanlah termasuk syariat. tidak ada artinya mukjizat tersebut sebagai tanda kebenaran seorang Rasul Allah. Segolongan berperang di jalan Allah dan segolongan yang lainnya kafir yang dengan mata kepala seakanakan melihat orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. bahkan hingga saat ini. Allah berfirman. kemaslahatan dan hikmah secara menyeluruh. konfrontasi yang berkepanjangan dengan kaum Quraisy Mekkah penganut pagan (politeisme) yang tidak rela pengaruh Nabi Muhammad dan pengikutnya semakin membesar. Ada beberapa alasan yang dapat dikemukakan. Padahal. dalam konteks pengorbanan jiwa. Ia diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad saw yang menantang semua orang kafir untuk menandinginya (lihat QS Al-Baqarah 23-24 dan QS Yunus 37-39). kitab suci Al-Quran. Sebagian mukjizat nabi tersebut hendaknya masih bisa kita saksikan sekarang ini. Al-Qur’an adalah mukjizat Nabi Muhammad yang abadi sampai hari Kiamat. buatlah satu surat saja yang sepadan (dengan salah satu surat Al-Qur’an) dan panggillah penolongpenolong kalian selain Allah bila kamu sekalian benar. Sesungguhnya telah ada tanda bagi kalian pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). dengan cara menentang mukjizat tersebut. bersifat menantang dan tidak mungkin untuk ditandingi oleh siapapun. dari hikmat ke kesia-siaan atau kemuspraan. Kalau mukjizat bisa ditandingi oleh manusia. dengan interpretasi bagaimana pun juga. Mukjizat Nabi Muhammad saw yang masih bisa kita saksikan adalah Al-Qur’an. Bila kalian tidak bisa melakukannya dan pasti tidak akan bisa melakukannya. mukjizat bisa diartikan sebagai sesuatu yang luar biasa. tapi sampai sekarang tidak ada seorangpun yang mampu menandinginya. kata yang dipakai adalah jihad. sehingga kita bisa membuktikan apakah agama tersebut benar-benar asli dari Sang Pencipta atau tidak. dari maslahat ke kebinasaan. raga dan harta untuk berjuang menghadapi kaum Quraisy. jika dicermati lebih dalam. Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Ciri-ciri kemukjizatan Al-Qur’an adalah : ia merupakan kitab suci yang luar biasa hebatnya baik ditinjau dari segi keindahan susunan bahasa ataupun dari isinya. rahmat. Kalau mukjizat itu bisa kita kalahkan berarti ia bukanlah mukjizat. Ijtihad adalah ruh penggerak berkembang dan majunya berbagai pemikiran keagamaan pada masa kejayaan Islam tempo dulu. dari rahmat ke permusuhan. Agama nantinya bisa dipalsukan oleh orang-orang yang mengaku menjadi nabi.Kemukjizatan Al-Qur’an Ditulis oleh admin • Okt 7th. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa kemukjizatan Al-Qur’an terletak pada kesesuaian prinsip-prinsip Al-Qur’an untuk seluruh umat manusia. dan sebagainya. yang disiapkan untuk orang-orang kafir. ”Bila kalian ragu-ragu terhadap apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (berupa AlQur’an). Al-Qur’an menantang orang-orang kafir yang ragu terhadap kebenaran Al-Qur’an untuk membuat surat yang sepadan dengan Al-Qur’an dari segi keindahan bahasa dan kebenaran isinya. Setiap masalah yang menyimpang dari keadilan ke tirani. Kalau seandainya prinsip-prinsip ajaran itu dari produk manusia atau produk masyarakat tertentu pasti tidak akan cocok untuk diterapkan sepanjang masa .” (QS Ali Imran: 12-13) http://ikadijatim.org/?p=149 Ijtihad dan Kesegaran Islam Oleh Muhammad Nurul Fikri Syariat adalah keadilan. Karena itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati. muncul pada diri seseorang yang mengaku menjadi Nabi. . di dalam Alquran sebetulnya tidak ada kata ijtihad dalam pengertian yang dipahami saat ini. Yang ada justru adalah kata jihad. fashahah dan keindahan ungkapannya. Beliau dikuatkan dengan berbagai mukjizat seperti membelah bulan. Kemukjizatan Al-Qur’an menurut sebagian ulama terletak pada keindahan susunan kalimatnya dalam hal balaghah. 2008 • Kategori: Kajian Al-Qur'an Di antara ciri agama yang layak dianut di abad modern adalah bahwa agama tersebut dibawa oleh manusia pilihan (yaitu nabi) yang dikuatkan dengan mukjizat. Misalnya dalam QS Ali Imran disebutkan: “Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: Kalian pasti akan dikalahkan di dunia ini dan akan digiring ke dalam neraka jahannam. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sebagian ulama berpendapat bahwa kemukjizatan Al-Qur’an terletak pada pemberitannya tentang hal-hal ghaib.

ada legalisasi niscayanya ijtihad. Ketiga. Mereka hanya berhak menafsirkan apa yang dimaksud dari norma-norma dan kaidah-kaidah tersebut. demikian juga mengenai hukum furu'/fiqih yang telah dihasilkan imamnya. maka ia mendapatkan dua pahala. Alquran memberikan.com/id/artikel/ijtihad-dan-kesegaran-islam/ 29. Contohnya. ia memberikan solusi dan keputusan terhadap masalah-masalah historis yang spesifik dan kongkret. Jika tidak ada. Imam Malik. yaitu Ijtihad yang dilakukan dengan cara menciptakan sendiri norma-norma dan kaidah istinbath yang dipergunakan sebagai sistem/metode bagi seorang mujtahid dalam menggali hukum. Bukhari-Muslim). kita bisa menyimpulkan. Transformation of Intellectual Tradition. dari mana bisa disimpulkan prinsipprinsip umum. Menurut Fazlur Rahman di dalam Islam and Modernity. Jika tidak ada dalam Kitabullah. Norma-norma dan kaidah itu dapat diubahnya sendiri manakala dipandang perlu. Tetapi. Artinya. yaitu Ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid dalam lingkungan madzhab tertentu. mana yang shahih dan mana yang lemah. ketika hendak mengutus Muâdz bin Jabal ke Yaman. di dalam sunah Nabi. maka menggunakan sunah Rasulullah. tidak bercampur aduk. Imam Syafi'i dan Imam Ahmad yang terkenal dengan sebutan Mazhab Empat. Jadi untuk menggali hukum dari sumbernya. yaitu Ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid dengan mempergunakan norma-norma dan kaidah-kaidah istinbath imamnya (mujtahid muthlaq/Mustaqil). Muâdz mengatakan akan menggunakan Kitabullah. maka menggunakan ijtihad nalar (HR. Di antaranya. dalam pengertian optimalisasi kemampuan nalar. Ijtihad mereka hanya berkisar pada masalah-masalah yang memang belum diijtihadi imamnya. • Ijtihad Muntasib. alasan-alasan di balik solusi-solusi dan keputusan-keputusan tersebut. bahwa iijtihad adalah proses menggali hukum syariat dari dalil-dalil yang bersifat zhanni dengan mencurahkan segenap tenaga dan kemampuan hingga tidak mungkin lagi melakukan usaha lebih dari itu. tetapi tuhan yang mereka persepsikan bukan Tuhan seperti yang Nabi sampaikan. Dalam mazhab Syafi'i. masih ada kesinambungan antara ajaran para nabi dan rasul yang satu dengan yang lainnya. Masyarakat Arab kala itu disebut sebagai masyarakat jahiliah bukan karena mereka tak mengetahui apa-apa. yaitu Ijtihad yang dilakukan dengan cara mentarjih dari beberapa pendapat yang ada baik dalam satu lingkungan madzhab tertentu maupun dari berbagai mazhab yang ada dengan memilih mana diantara pendapat itu yang paling kuat dalilnya atau mana yang paling sesuai dengan kemaslahatan sesuai dengan tuntunan zaman. Apa arti harfiah dan istilah IJtihad? Sebutkan bentuk-bentuk Ijtihad? Jawab: Ijtihad menurut arti harfiahnya adalah kerja keras. mereka memakai sistem atau metode yang telah dirumuskan imamnya. baik secara eksplisit maupun implisit. Nabi Muhammad adalah penerus para nabi dan rasul sebelumnya. http://islamlib. hal itu bisa kita lihat pada Imam Nawawi dan Imam . • Ijtihad di bidang tarjih. Untuk sebagian besar. dari mazhab Syafi'i seperti Muzany dan Buwaithy. kebaikan dan keburukan tetap bisa dipisahkan secara jelas. Sedangkan arti istilahnya adalah kerja keras menggali hukum islam dari sumber-sumbernya yaitu Al-Qur’an dan Hadits. Mereka sudah mengetahui Tuhan. Sebab. selain nilai-nilai moral yang dikandungnya masih relevan dengan apa yang beliau bawa. tetapi memupuk keyakinan baru sebagai lawan dari keyakinan pagan yang dianut umat manusia kala itu. Bentuk-bentuk Ijtihad yaitu: • Ijtihad Muthlaq/Mustaqil. kita akan melihat bahwa sesungguhnya ia tidaklah memberikan banyak prinsipprinsip umum. Nabi sendiri mengatakan bahwa seorang yang berijtihad. men-takhrij-kan pendapat imamnya dan menyeleksi beberapa pendapat yang dinukil dari imamnya. • Ijtihad mazhab atau fatwa yang pelakunya disebut mujtahid mazhab/fatwa. apabila kita membaca Alquran. Mujtahid dari tingkatan ini contohnya seperti Imam Hanafi. Sebagian ulama menilai bahwa Abu Yusuf termasuk kelompok pertama/mujtahid muthalaq/mustaqil. dan ijtihadnya benar. Pada prinsipnya mereka mengikuti normanorma/kaidah-kaidah istinbath imamnya. Karena itu ada beberapa syariat terdahulu yang kemudian dipertahankan Rasulullah. Meski demikian. Dari madzhab Hanafi seperti Muhammad bin Hasan dan Abu Yusuf. Berdasarkan definisi di atas.Kedua. Pahala ijtihad dan pahala benarnya ijtihad itu. ia juga merupakan pesan-pesan universal dari wahyu Allah yang dengan itu. beliau menanyakan soal apa yang jadi landasan Muâdz nantinya ketika menghukumi sesuatu. Contohnya seperti Imam Ghazali dan Juwaini dari madzhab Syafi'i. tidak menciptakan sendiri. yang jauh lebih dibutuhkan oleh umat Islam kala itu bukanlah pemikiran rasional.

sekalipun tidak ada dalil-dalil secara eksplisit dari Al Quran dan Hadits. Metode yang umumnya digunakan dalam berijtihad yaitu : Ijma' . Pembayaran secara salam tersebut merupakan „kekecualian“ dari salam yang umum. menetapkan suatu perbutan yang belum ada ketentuan hukumnya. 2) menetapkan suatu hukum yang berlainan dengan hasil qiyas karena pertimbangan kepentingan dan kemaslahatan umat untuk menghindarkan terjadinya kesulitan dan kezaliman. berdasarkan suatu hukum yang sudah ditentukan oleh nash. merupakan perluasan dari qiyas. hukum cambuk bagi pezina.. sementara barang yang dipesannya baru diproduksi stelh pelanggan membayar (penuh atau sebagian) dari keseluruhan harga barang yang dipesannya. ijtihad dibagi kepada dua macam. Contoh. • Istihsan. Tapi zaman berkembang dan sistem trnsaski bisnis bergerak lebih cepat. Sedangkan ijtihad jamai’ adalah ijtihad yang dilakukan oleh para mujtahid secara berkelompok./Jawab%20Soal%20Hukum%20Islam. Sebagian ulama mengatakan bahwa antara kelompok ketiga dan keempat ini sedikit sekali perbedaannya. Hukum Islam menetapkan qishas bagi pembunuhan sengaja. Ijma qauli maksudnya para ulama mujtahidin menetapkan pendapatnya baik dengan ucapan maupun dengan tulisan yang menerangkan persetujuan atas pendapat mujtahid lain di masanya. Seringkali produsen tidak sanggup menyediakan barang yang dibutuhkan pelanggan karena keterbatasan modal. pembukuan Al Quran dsb. bukannya padi.com/. pelanggan akhirnya membayar duluan. disebabkan ada dalil logika yang membenarkannya. dan ijma sukuti (diam). Syara tidak memerintahkan ataupun melarang pembuatan penjara. maka para ulama sepakat menetapkan wajibnya zakat atas padi. Praktek salam.contohskripsitesis. Yang dimaksud dengan istihsan adalah 1) meninggalkan qiyas jalli (qiyas nyata) untuk menjalankan qiyas khafi (qiyas samarsamar) atau meninggalkan hukum kulli (hukum umum) untuk menjalankan hukum istisna’i (pengecualian). KB era sekarang dan sistem ‚azl sama-sama cara berKB maka para ulama sepakat menetapkan bolehnya berKB. • Qiyas . mendirikan penjara. yaitu ijtihad fardhi dan ijtihad jama’i. Nash yang sudah ada hanya menyebutkan gandum. diamnya itu bukan karena takut atau malu. didasarkan adanya persamaan diantara keduanya. Ijma terdiri atas ijma qauli (ucapan). Karena ada kesamaan ‚ilat hukum (sebab dan tujuan).doc Metodologi Ijtihad Dilihat dari pelaksanaannya. yakni jual beli dengan cara bayar duluan sementara barangnya belakangan dilarang oleh Islam. menetapkan suatu hukum terhadap suatu persoalan ijtihadiah atas dasar pertimbangan keguanaan dan kemanpaatan yang sesuai dengan tujuan syariat Islam. sehingga sangat sulit untuk dibedakan. Contoh lainnya zakat padi. Tentu saja maksudnya agar tidak terjadi kecurangan. maka keberadaan penjara dapat dipandang bermaslahat. Contoh. Dalam perkembangan hukum terjadi ragam tindak pidana dan kriminal yang tidak tercakup secara tegas dalam syara’. padi dan gandum sama-sama makanan pokok. Islam hanya membenarkan transaksi jual beli jika barangnya sudah nyata-nyata ada. •Maslahah Mursalah . Karena ada kesamaan ‚ilat hukum (sebab dan tujuan)..Rafi'i. . www. Tetapi karena fungsinya sangat baik bagi kemananan dan ketertiban masyarakat. Ijtihad fardhi adalah ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid secara pribadi. Kemudian muncul „penjara“. Kebulatan pendapat atau kesepakatan semua ahli ijtihad ummat setelah wafatnya nabi pada suatu masa tentang suatu hukum. tidak mengeluarkan pendapatnya atas hasil ijtihad para ulama lain. Seperti mendirikan Negara bagi masyarakat Islam dan mengangkat pemimpin bagi ummat. Oleh karena itu mereka menjadikannya satu tingkatan. Contoh hukum berKB era sekarang dengan sistem ‘azl pada zaman Nabi saw. Atas dasar kebutuhan dan kepercayaan. Ijma sukuti adalah ketika para ulama mujtahidin berdiam diri.

terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari hukum dan hukum islam atau syariat islam. dan jika dikerjakan pelakunya mendapatkan hukuman (berdosa). dan al-ibahah. sunnah (mandub). mengafani. tetapi apabila ditinggalkan pelakunya mendapatkan hukuman (berdosa) perbuatan wajib ditinjau dari segi orang melakukannya dibagi menjadi dua. yaitu perbuatan wajib yang harus dikerjakan oleh salah seorang anggota masyarakat. yaitu tuntutan dari syariat untuk melaksanakan suatu perbuatan. al. penghalang. Ulama usul fikih membagi hukum islam menjadi dua bagian. baik berupa tuntutan. pemilihan. al-hurmah. tetapi apabila ditinggalkan pelakunya tidak mendapatkan hukuman (dosa) perbuatan sunnah dibagi menjadi dua. karena ketika pelanggan memilih barang dan membayarnya di kasir sebenarnya sudah terjadi ijab qabul. tetapi tuntutan itu diungkapkan melalui untaian kata yang tidak pasti sehingga kalau dikerjakan pelakunya tidak dikenai hukuman e. Menurut ulama usul fikih. maka gugur kewajiban anggota masyarakat lainnya.• ‘Urf atau Adat Kebiasaan ‘Urf merupakan adat kebiasaan baik berupa perkataan atau perbuatan yang baik. Al-karahah. Hukum kebiasaanlah (‘urf) yang menetapkan sahnya jual beli demikian. dan menguburkan jenazah muslim b. Al-tahrim. Sebelum kita lebih jauh membahas mengenai sumber-sumber syariat islam. Hukum artinya menetapkan sesuatu atas sesuatu atau meniadakannya.karahah. haram. hukum adalah akibat yang ditimbulkan oleh syariat (Alquran dan hadist) berupa al-wujub. atau menjadikan sesuatu sebagai syarat. yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya mendapatkan pahala. yaitu a. Menurut ulama fikih pebuatan mukallaf itu jika ditinjau dari syariat islam dibagi menjadi lima macam. yaitu : a. karena orang yang meninggalkannya dikenai hukuman b.com/?pg=articles&article=10021 Sumber – sumber Ajaran Islam Agama Islam memiliki aturan–aturan sebagai tuntunan hidup kita baik dalam berhubungan sosial dengan manusia (hablu minannas) dan hubungan dengan sang khaliq Allah SWT (hablu minawallah) dan tuntunan itu kita kenal dengan hukum islam atau syariat islam atau hukum Allah SWT. Perbuatan yang dituntut tersebut disebut wajib. makruh. tetapi jika tidak dikerjakan tidak hukuman (dosa) c. http://yudaningsih-saad. sunah (mandub). Jika tuntutan itu dikerjakan maka pelakunya mendapatkan pahala. tetapi tuntutan itu tidak secara pasti. Al-ijab. sah. yaitu tuntutan secara pasti dari syariat untuk dilaksanakan dan dilarang ditinggalkan. hukum adalah tuntunan Allah SWT (Alquran dan hadist) yang berkaitan dengan perbuatan mukallaf (orang yang sudah balig dan berakal sehat). rukhsah( kemudahan ) atau azimah. Hukum Taklifiy Adalah tuntunan Allah yang berkaitan dengan perintah untuk melakukan suatu perbuatan atau meninggalkannya. yaitu hukum taklifiy dan hukum wadh’iy dan penjelasannya sebagai berikut : 1. Fardu (wajib). yaitu: • Fardu ain. yang karenanya dapat dibenarkan oleh syara’. yaitu tuntutan untuk tidak mengerjakan suatu perbuatan dengan tuntutan yang pasti sehingga tuntutan untuk meninggalkan perbuatan itu wajib. Al-ibahah. menshalatkan. Hukum taklifiy dibagi menjadi lima macam. al-almandub. batal. dan jika telah dikerjakan oleh salah seorang anggota masyarakat. yaitu perbuatan wajib yang harus dikerjakan oleh setiap mukallaf. dan mubah. seperti shalat lima waktu • Fardu kifayah. yaitu tuntutan untuk meninggalkan suatu perbuatan. An-nadh. yaitu firman Allah yang mengandung pilihan untuk melakukan suatu perbuatan atau meninggalkannya d. seperti memandikan. yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya mendapatkan pahala. Contohnya belanja di supermarket tanpa adanya ijab qabul secara lisan dengan lafal yang jelas. yaitu: . Sedangkan menurut ulama fikih.

tetapi apabila ditinggalkan pelakunya mendapatkan pahala.” Dan disamping itu pula para ulama fikih menjadikan ijtihad sebagai salah satu dasar hukum islam. Sebab. diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas. membunuh d. seperti memberi salam. Sumber-Sumber Ajaran Islam Primer 1. jika syarat tidak ada maka hukum pun tidak ada. Seperti: genap satu tahun (haul) adalah syarat wajibnya harta perniagaan. Pada umumnya para ulama fikih sependapat bahwa sumber utama hukum islam adalah Alquran dan hadist. Dalam sabdanya Rasulullah SAW bersabda. jika matahari belum tergelincir maka shalat zhuhur belum wajib dilakukan b. yakni terdiri dari tiga sumber. bahwa keberadaannya menjadi sebab tidak adanya hukum. seperti: meninggalkan shalat Dhuha e. Alqur’an Secara etimologi Alquran berasal dari kata qara’a. tetapi keberadaan hukum syara’ tergantung padanya. Syarat. Alquran adalah Kalamulllah yang diturunkan pada rasulullah dengan bahasa arab. seperti shalat sunnah rawatib • Sunnah kifayah. sedangkan hukum Allah SWT adalah peraturan yang lengkap dan sempurna serta sejalan dengan fitrah manusia. Mubah. yaitu perbuatan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh setiap individu.sunnah (hadist). yaitu: a. Sumber-sumber ajaran islam ini dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu sumber ajaran islam yang primer (Alquran dan hadist) dan sumber ajaran islam sekunder (ijtihad). Dan menurut para ulama klasik. Ketiga sumber ajaran ini merupakan satu rangkaian kesatuan dengan urutan yang tidak boleh dibalik. merupakan mukjizat dan diriwayatkan secara mutawatir serta membacanya adalah ibadah Pokok-pokok kandungan dalam Alquran antara lain: . setelah Alquran dan hadist. Sumber ajaran islam dirumuskan dengan jelas oleh Rasulullah SAW. yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya tidak berdosa. serta menguntungkan penguasa pada saat pembuatan hukum tersebut. Yang dimaksud sebagai sumber hukum islam adalah segala sesuatu yang melahirkan atau menimbulkan aturan yang mempunyai kekuatan yang bersifat mengikat yang apabila dilanggar akan menimbulkan sanksi yang tegas dan nyata (Sudarsono. yang mengandung pengertian. Melalui penjelasan singkat mengenai pengertian hukum islam atau syariat islam tadi barulah kita mengerti pengertian hukum islam. Hukum Wa’iy Adalah perintah Allah SWT. yaitu sesuatu yang keberadaannya menyebabkan tidak adanya hukum atau tidak adanya sebab hukum. yaitu sesuatu yang berada diluar hukum syara’. Penghalang (mani). yaitu kitabullah (Alquran). syarat atau penghalang bagi adanya sesuatu (hukum). yaitu perbuatan yang apabila dikerjakan pelakunya berdosa dan akan dihukum. Dengan demikian sumber hukum islam ialah segala sesuatu yang dijadikan dasar.• Sunnah ain. “ Aku tinggalkan bagi kalian dua hal yang karenanya kalian tidak akan tersesat selamanya. Pembahasan mengenai karakteristik masing-masing sumber ajaran islam tersebut adalah sebagai berikut: 1. Ulama usul fikih berpendapat bahwa hukum waid’iy itu terdiri dari tiga macam. mencuri. qiraa’atan. dan ra’yu atau akal pikiran manusia yang memenuhi syarat untuk berijtihad. yaitu perbuatan yang boleh dikerjakan dan boleh ditinggalkan. as. mendoakan muslim atau muslimat c. Seperti: tergelincirnya matahari menjadi sebab wajibnya shalat zhuhur. bahwa terjadinya sesuatu merupakan sebab. 1992:1). selama kalian berpegang pada keduanya. yaqra’u. yaitu sifat yang nyata dan dapat diukur yang dijelaskan dalam nas (Alquran dan hadist). Sedangkan secara terminologi (syariat). acuan. Seluruh hukum produk manusia adalah bersifat subjektif. Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam. Haram. atau qur’anan yang berarti mengumpulkan (al-jam’u) dan menghimpun (al-dlammu). Alquran adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para NabiNya. jika tidak haul maka tidak wajib zakat perniagaan c.1. atau pedoman syariat islam. Seperti: najis yang ada di badan atau pakaian orang yang sedang melaksanakan shalat menyebabkan shalatnya tidak sah atau menghalangi sahnya shalat. yaitu Kitab Allah dan sunnahku. 1. tetapi apabila ditinggalkan pelakunya mendapat pahala. Makruh. yaitu perbuatan sunnah yang dianjurkan dikerjakan oleh salah seorang atau beberapa orang dari golongan masyarakat. seperti: memilih warna pakaian penutup auratnya. hal ini karena keterbatasan manusia dalam ilmu pengetahuan yang diberikan Allah SWT mengenai kehidupan dunia dan kecenderungan untuk menyimpang. seperti: bezina.

1. atau Ilmu Kalam. zakat. • Hukum jinayat (pidana). Hukum amaliah ini tercermin dalam Rukun Islam dan disebut hukum syara/syariat. seperti para Nabi dan Rasul dalam menyiaran syariat Allah SWT maupun kisah orang-orang saleh ataupun kisah orang yang mengingkari kebenaran Alquran agar dapat dijadikan pembelajaran. yaitu semua perkataan Rasulullah • Sunnah fi’liyah. Sunnah dibagi menjadi empat macam. sebagai berikut: • Hukum I’tiqadiah. yaitu kepercayaan ke-esaann Allah SWT dan semua kepercayaan yang berhubungan dengan-Nya • Ibadah.2.• Tauhid. 1. • Hukum Khuluqiah. Sedangkan khusus hukum syara dapat dibagi menjadi dua kelompok. yakni: • Hukum ibadah. yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah SWT. • Hukum jual-beli dan perjanjian. dan penetapan pengakuan. puasa. dan haji • Hukum muamalat. Ijtihad . Ilmu Ushuluddin. Hukum ini tercermin dalam Rukun Iman. yaitu semua bentuk perbuatan sebagai manifestasi dari kepercayaan ajaran tauhid • Janji dan ancaman. yakni hukum yang mengatur hubungan rohaniah manusia dengan Allah SWT dan hal-hal yang berkaitan dengan akidah/keimanan. • Hukum Amaliah. • Hukum aqdiyah (pengadilan). Termasuk ke dalam hukum muamalat adalah sebagai berikut: • Hukum munakahat (pernikahan). Hukum ini tercermin dalam konsep Ihsan. • Hukum jihad (peperangan). baik sebagai makhluk individual atau makhluk sosial. • Hukum dauliyah (antarbangsa). yaitu semua perbuatan Rasulullah • Sunnah taqririyah. • Hukum tata Negara/kepemerintahan • Hukum makanan dan penyembelihan. yaitu hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT. yaitu janji pahala bagi orang yang percaya dan mau mengamalkan isi Alquran dan ancaman siksa bagi orang yang mengingkari • Kisah umat terdahulu. Ilmu yang mempelajarinya disebut Ilmu Tauhid. • Hukum faraid (waris). yaitu: • Sunnah qauliyah. Sumber-Sumber Ajaran Islam Sekunder 2. Al-Quran mengandung tiga komponen dasar hukum. Sunnah berfungsi sebagai penjelas ayat-ayat Alquran yang kurang jelas atau sebagai penentu hukum yang tidak terdapat dalam Alquran. perkataan. • Hukum hudud (hukuman). yaitu hukum yang mengatur manusia dengan sesama manusia dan alam sekitarnya. misalnya salat. serta manusia dengan lingkungan sekitar. Hadist Sunnah menurut syar’i adalah segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah SAW baik perbuatan. yakni hukum yang berkaitan dengan perilaku normal manusia dalam kehidupan. Adapun ilmu yang mempelajarinya disebut Ilmu Fikih. yaitu sesuatu yang telah direncanakan akan dikerjakan tapi tidak sampai dikerjakan 2. yaitu penetapan dan pengakuan Rasulullah terhadap pernyataan ataupun perbuatan orang lain • Sunnah hammiyah. antara manusia dengan sesama manusia. Adapun ilmu yang mempelajarinya disebut Ilmu Akhlaq atau Tasawuf.

Di saat seperti ini. Contohnya. yaitu berupa perbuatan yang dilakukan terus-menerus (adat). Macam-macam ijtidah yang dikenal dalam syariat islam. padahal minum seteguk tidak memabukan. Akan tetapi menurut Istihsan. Akan tetapi. yaitu berarti mengukur sesuatu dengan yang lain dan menyamakannya. atau sependapat. Dengan kata lain Qiyas dapat diartikan pula sebagai suatu upaya untuk membandingkan suatu perkara dengan perkara lain yang mempunyai pokok masalah atau sebab akibat yang sama. Contohnya adalah pada surat Al isra ayat 23 dikatakan bahwa perkataan ‘ah’. sedangkan menurut istilah adalah tindakan memutuskan suatu yang mubah menjadi makruh atau haram demi kepentingan umat. atau ‘hus’ kepada orang tua tidak diperbolehkan karena dianggap meremehkan atau menghina. yaitu menurut bahasa berarti kesejahteraan umum. ‘cis’. • Qiyas. hal ini dilakukan oleh umat Islam demi kemaslahatan umat. Sedangkan ijtihad sendiri berarti mencurahkan segala kemampuan berfikir untuk mengeluarkan hukum syar’i dari dalil-dalil syara. • Urf. Hasil dari ijtihad merupakan sumber hukum ketiga setelah Alquran dan hadist. dalam Al Quran maupun Hadist tidak terdapat dalil yang memerintahkan untuk membukukan ayat-ayat Al Quran.com/2008/10/13/sumber-%E2%80%93-sumber-ajaran-islam/ . yaitu menurut bahasa berarti menutup jalan. Contohnya adalah dalam hal jual beli.wordpress. http://abdullah21. yaitu melanjutkan berlakunya hukum yang telah ada dan telah ditetapkan di masa lalu hingga ada dalil yang mengubah kedudukan hukum tersebut. yaitu keputusan bersama para ulama dan ahli agama yang berwenang untuk diikuti seluruh umat. yaitu menurut bahasa artinya sepakat. apalagi sampai memukul karena samasama menyakiti hati orang tua. Larangan seperti ini untuk menjaga agar jangan sampai orang tersebut minum banyak hingga mabuk bahkan menjadi kebiasaan. yaitu Alquran dan hadist. seseorang yang ragu-ragu apakah ia sudah berwudhu atau belum. baik berupa perkataan maupun perbuatan. yaitu • Ijma’. Adapun menurut istilah adalah perkara-perkara yang perlu dilakukan demi kemaslahatan manusia. • Istishab. Sedangkan menurut istilah adalah kebulatan pendapat ahli ijtihad umat Nabi Muhammad SAW sesudah beliau wafat pada suatu masa. • Istihsan. Si pembeli menyerahkan uang sebagai pembayaran atas barang yang telah diambilnya tanpa mengadakan ijab kabul karena harga telah dimaklumi bersama antara penjual dan pembeli. kita dilarang mengadakan jual beli yang barangnya belum ada saat terjadi akad. setuju. Contohnya. Contohnya. Hasil dari Ijma’ adalah fatwa. ia harus berpegang atau yakin kepada keadaan sebelum berwudhu sehingga ia harus berwudhu kembali karena shalat tidak sah bila tidak berwudhu. syarak memberikan rukhsah (kemudahan atau keringanan) bahwa jual beli diperbolehkan dengan system pembayaran di awal. menurut aturan syarak. tentang hukum suatu perkara dengan cara musyawarah. Ijtihad dapat dilakukan apabila ada suatu masalah yang hukumnya tidak terdapat di dalam Alquran maupun hadist. Contohnya adalah adanya larangan meminum minuman keras walaupun hanya seteguk. yaitu suatu proses perpindahan dari suatu Qiyas kepada Qiyas lainnya yang lebih kuat atau mengganti argumen dengan fakta yang dapat diterima untuk mencegah kemudharatan atau dapat diartikan pula menetapkan hukum suatu perkara yang menurut logika dapat dibenarkan. sedangkan barangnya dikirim kemudian. maka dapat dilakukan ijtihad dengan menggunakan akal pikiran dengan tetap mengacu pada Alquran dan hadist. • Sududz Dzariah. • Mushalat Murshalah.Ijtihad berasal dari kata ijtihada yang berarti mencurahkan tenaga dan pikiran atau bekerja semaksimal mungkin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful