SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 39 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah; : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496); 2. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementrian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006; 3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005; MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH. NASIONAL STANDAR

Mengingat

S. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 28 Maret 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Pasal 2 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.Pasal 1 (1) Untuk dapat diangkat sebagai pengawas sekolah/madrasah. TTD. seseorang wajib memenuhi standar pengawas sekolah/madrasah yang berlaku secara nasional.H. NIP 131479478 . Muslikh. (2) Standar pengawas sekolah/madrasah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya.

untuk menjadi pengawas SD/MI. Kualifikasi Pengawas Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA) dan Sekolah dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) adalah sebagai berikut: a. Berpendidikan minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan dari perguruan tinggi terakreditasi. 1) Guru TK/RA bersertifikat pendidik sebagai guru TK/RA dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun di TK/RA atau kepala sekolah TK/RA dengan pengamalan kerja minimum 4 tahun. Berusia setinggi-tingginya 50 tahun. Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas. Memiliki pendidikan minimum magister (S2) kependidikan dengan berbasis sarjana (S1) dalam rumpun mata pelajaran yang relevan pada perguruan tinggi terakreditasi. 2. b. c. golongan ruang III/c. 2) Guru SD/MI bersertifikat pendidik sebagai guru SD/MI dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun di SD/MI atau kepala sekolah SD/MI dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. d. Lulus sebagai pengawas satuan pendidikan. pada lembaga yang ditetapkan pemerintah. Kualifikasi Pengawas Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). dan f. untuk menjadi pengawas TK/RA. . Memiliki pangkat minimum piñata. KUALIFIKASI 1. sejak diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan. e. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) adalah sebagai berikut: a.SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2007 TANGGAL 28 MARET 2007 STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH A.

untuk menjadi pengawas SMA/MA sesuai dengan rumpun mata pelajarannya. sejak diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan. 2) Guru SMA/MA bersertifikat pendidik sebagai guru dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di SMA/MA atau kepala sekolah SMA/MA dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. untuk menjadi pengawas SMK/MAK sesuai dengan rumpun mata pelajarannya. Kompetensi Kepribadian KOMPETENSI 1. dan f. B. pada lembaga yang ditetapkan pemerintah. e. teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya. untuk menjadi pengawas SMP/MTs sesuai dengan rumpun mata pelajarannya. 3) Guru SMK/MAK bersertifikat pendidik sebagai guru SMK/MAK dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di SMK/MAK atau kepala sekolah SM\K/MAK dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. golongan ruang III/c.2 Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan. Lulus seleksi pengawas satuan pendidikan. Berusia setinggi-tingginya 50 tahun. c. KOMPETENSI Kompetensi Pengawas Taman Kanak-kana/Raudatul Athfal (TK/RA) dan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) 1.1 1. Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. DIMENSI KOMPETENSI 1.b.3 . Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas. 1. Memiliki pangkat minimum piñata. d. 1) Guru SMP/MTs bersetifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di SMP/MTs atau kepala sekolah SMP/MTs dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya.

4 5.4 2. Kompetensi Supervisi Manajerial 2. Memahami konsep.6 2.DIMENSI KOMPETENSI 1. Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah.2 2. karakteristik. dan kecenderungan perkembangan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. Membimbing guru dalam menyusun 2. teknik dan prinsipprinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.8 13.1 3. Memantau pelaksanakan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasilhasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah. dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.2 3. Kompetensi Supervisi Akademik 3. Menyusun program kepengawasan berdasarkan visi-misi-tujuan dan program pendidikan di sekolah.3 .5 2. Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah. Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya di sekolah.3 2. prinsip. karakteristik. Menyusun metode kerja dan instrument yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pengawasan di sekolah. Menguasai metode.1 KOMPETENSI Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stakeholder pendidikan. Memahami konsep. prinsip.7 2. Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah. teori dasar. teori/teknologi.

guru dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan 3. Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.DIMENSI KOMPETENSI KOMPETENSI silabus tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI berlandaskan standar isi. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.3 .6 3. laboratorium. Menilai kinerja kepala sekolah. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan di sekolah. dan/atau di lapangan) untuk mengembangkan potensi siswa pada tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. Membimbing guru dalam mengelola. standar kompetensi dan kompetensi dasar. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. merawat.7 3. Kompetensi Evaluasi Pendidikan 4. dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP.4 3.8 21. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas.5 3.2 4. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran SD/MI. Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran SD/MI.1 4.

6 27. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah.8 . Menguasai berbagai pendekatan.6 5.1 5. Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif. Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah.5 5. dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya. jenis.DIMENSI KOMPETENSI KOMPETENSI pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.5 4. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan.3 5.7 5. Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan atau bidang kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan. kinerja guru dan staf sekolah.4 4. dan metode penelitian dalam pendidikan.4 5. Kompetensi Penelitian Pengembangan 5. Memberikan bimbingan kepada guru 4.2 5.

35.2 2. Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan 1. Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pengawasan di sekolah menengah yang sejenis. Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stakeholder pendidikan. Olahraga Kesehatan atau Seni Budaya) Dimensi Kompetensi 1. Menguasai metode. IPS.2 Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan. Kompetensi Sosial 6.1 1.2 2. baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah.4 . Bahasa.4 2. teknik dan prinsipprinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah yang sejenis. Kompetensi Supervisi Manajerial 2. Kompetensi Pengawas Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Pengawas Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dalam Rumpun Mata Pelajaran yang relevan (MIPA dan TIK.3 1.DIMENSI KOMPETENSI KOMPETENSI tentang penelitian tindakan kelas. teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya. Kompetensi Kepribadian Kompetensi 1. Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya.1 2.1 6. Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Menyusun program kepengawasan berdasarkan visi-misi-tujuan dan program pendidikan di sekolah menengah yang sejenis.3 2. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan.

dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP.3 3. Memahami konsep. prinsip.2 3. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa 2.8 3.4 . dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Memahami konsep. Memantau pelaksanakan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasilhasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah menengah yang sejenis. prinsip. standar kompetensi dan kompetensi dasar. Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah menengah yang sejenis.6 2. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis berlandaskan standar isi. Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah menengah yang sejenis.Dimensi Kompetensi 2. dan kecenderungan perkembangan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.5 Kompetensi program pengawasan berikutnya di sekolah menengah yang sejenis.1 3. karakteristik. Kompetensi Supervisi Akademik 3. Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah menengah yang sejenis. karakteristik.7 2. teori/teknologi. teori dasar.

kinerja guru dan staf sekolah lainnya dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan 3.1 4. merawat. Menilai kinerja kepala sekolah.3 . Membimbing guru dalam mengelola.8 4. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.7 3. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.2 4.5 3. dan/atau di lapangan) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas.Dimensi Kompetensi Kompetensi melalui mata-mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Kompetensi Evaluasi Pendidikan 4. laboratorium. Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.6 3.

Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah.2 5.4 5.4 4.5 4. kinerja guru dan staf sekolah di sekolah menengah yang sejenis.3 5.1 5. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan. Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan atau bidang kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan. Menguasai berbagai pendekatan.6 5. jenis. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk 4.6 5. Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas. Kompetensi Penelitian Pengembangan 5. dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya. Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. dan metode penelitian dalam pendidikan. Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif.Dimensi Kompetensi Kompetensi pada tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.5 5.7 .

Dimensi Kompetensi 1. tujuan dan program pendidikan di sekolah menengah kejuruan. IPS. Kompetensi Supervisi Manajerial 2. Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya. Pariwisata. Kompetensi Kepribadian Kompetensi 1.1 6. Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Olahraga Kesehatan. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan.2 Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan. Menguasai metode.4 2. Kompetensi Sosial 6. teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya. Menyusun program kepengawasan berdasarkan visi.1 1.2 2.1 2. atau Seni dan Kerajinan) 3.Dimensi Kompetensi 5. baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah sekolah menengah yang sejenis. misi. Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stakeholder pendidikan. Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas. Kesejahteraan Masyarakat. Pertanian dan Kehutanan. Bisnis dan Manajemen. Seni Budaya. Teknik dan Industri. Bahasa. 6.3 . teknik dan prinsipprinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah kejuruan.3 1. Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan 1.8 Kompetensi melaksanakan tugas pengawasan di sekolah menengah yangs sejenis.2 Kompetensi Pengawas Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) dalam Rumpun Mata Pelajaran yang Relevan (MIPA dan TIK.

2. Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya di sekolah menengah kejuruan.1 3. teori dasar. prinsip. Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah menengah kejuruan. prinsip. karakteristik. dan kecenderungan perkembangan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Memahami konsep. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan berlandaskan standar isi. Memahami konsep.7 2.6 2.3 . karakteristik.Dimensi Kompetensi 2. Memantau pelaksanakan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasilhasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah menengah kejuruan. Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah menengah kejuruan.5 2.4 Kompetensi tugas pokok dan fungsi pengawasan di sekolah menengah kejuruan. Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah menengah kejuruan. dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. teori/teknologi. standar kompetensi dan kompetensi dasar.2 3. dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP. Kompetensi Supervisi Akademik 3.8 3.

1 4.7 3. Membimbing guru dalam mengelola.6 3.2 4. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.5 3.3 . Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Menilai kinerja kepala sekolah. Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. merawat. laboratorium.8 4. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.Dimensi Kompetensi 3. dan/atau di lapangan) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas. Kompetensi Evaluasi Pendidikan 4. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.4 Kompetensi Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui mata-mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. kinerja 3.

5 5.2 5. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.6 5.6 . Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas. Menguasai berbagai pendekatan. Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah.5 4. dan metode penelitian dalam pendidikan.1 5. kinerja guru dan staf sekolah di sekolah menengah kejuruan. Kompetensi Penelitian Pengembangan 5.4 4.4 5. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif. Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. jenis. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan.Dimensi Kompetensi Kompetensi guru dan staf sekolah lainnya dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan pada tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya.3 5. Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan atau bidang 4. Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif.

NIP 131479478 . S. 5.H. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan.7 Kompetensi kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan.1 6. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah sekolah menengah kejuruan. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah menengah kejuruan. Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.8 6.Dimensi Kompetensi 5.2 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TTD. Muslikh. Kompetensi Sosial 6. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas.