CONVERSATION ANALYSIS Analisis percakapan adalah sebuah study yang mempelajari tentang percakapan yang terjadi antara penutur

dan petutur. Percakapan yang dibangun oleh penutur dan petutur bersifat informal dan tidak direncanakan. Namun ada pula yang bersifat direncanakan. Seperti percakapan dalam sebuah karya fiksi yang diatur sebelumnya oleh penulis fiksi tersebut.

Dalam menganalisis sebuah percakapan, ada 3 hal yang harus diperhatikan. Antara lain, turn-taking (giliran bicara), adjency pairs, dan sequences. Sebelum beranjak kedalam 3 hal tersebut, hendaknya kita mengerti apa yang di maksud dengan IRF terlebih dahulu.

Penjelasan tentang IRF

IRF berfungsi untuk membagi sebuah percakapan kedalam beberapa tipe. Diantaranya bagianpermulaan (initation), respon (response), dan follow-up. Ketiga hal tersebut mempunyai fungsi masih-masing sebagai tipe dari percakapan.

Initiation :
y y y y y y y

Inform Direct Elicit Cue Nominate Check Prompt

: memberikan informasi : memberikan permintaan : meminta respon : menganjurkan pendengar untuk berkontribusi : respon dari nama : memeriksa kemajuan ujaran : menguatkan directive dan elicit

Response:
y

React

: jawaban / respon non-verbal

Schegloff. yaitu:  Taking the floor yaitu waktu dimana penutur pertama atau penutur selanjutnya mengambil alih giliran bicara. Menurut Diana Melisa Dewi dalam blognya. Diantaranya akan dijelaskan dibawah ini.y Reply : jawaban dari elicit Follow-up y y Accept Evaluate : memberikan petutur jawaban yang benar : mengevaluasi jawaban dari petutur Selanjutnya untuk menganalisis sebuah percakapan ada tiga hal yang penting yang sudah saya sebutkan sebelumnya.  Taking over yaitu mengambil alih giliran berbicara (bisa diawali dengan konjungsi).  Interupsi. Jenis-jenis taking the floor antara lain: Starting up (mengawali pembicaraan) bisa dilakukan dengan keragu-raguan (hesitant start) atau ujaran yang jelas (clean start). yaitu mengambil alih giliran berbicara karena penutur yang akan mengambil alhih giliran bicara merasa bahwa pesan yang perlu disampaikan oleh penutur sebelumnya sudah cukup sehingga giliranbicara diambil alih oleh penutur selanjutnya. Lambang transkripnya (//) . turn-taking atau giliran berbicara adalah waktu dimana penutur kedua mengambil alih giliran berbicara dari penutur sebelumnya. 1. dan Jefferson (1974) turn taking adalah sebuah proses dalam percakapan sebagai sistem dalam untuk mengambil alih pembicaraan. Turn-taking Menurut sacks. Strategi interaksi dalam turn taking ada tiga jenis. dan juga sebaliknya.

Sehingga munculah dua istilah yaitu preferred response (respon yang diberikan petutur sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penutur) dan dispreferred response (respon yang diberkan petutur tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penutur). yaitu penutur selanjutnya memprediksi bahwa penutur sebelumnya akan segera memberikan giliran berbicara kepada penutur selanjutnya. Overlap. sedangkan teknik turnconstructional secara tidak sadar memilih giliran penutur selanjutnya untuk berbicara. Lambang transkripnya (=). Ujaran beserta responnya tersebut memiliki tata urutan otomatis yang disebut dengan pasangan berdampingan (adjacency pairs). yaitu waktu dimana penutur sedang mengujarkan ujaran -ujaran. Contoh: Daughter: You¶ve packed away most of it all the same.  Holding the floor. . serta bagaimana penutur mempertahankan giliran berbicaranya. Yielding the floor yaitu waktu dimana penutur memberikan giliran berbicara kepada penutur selanjutnya. Adjacency pairs Dalam analisis percakapan terdapat hubungan antara ujaran yang satu dengan ujaran yang lainnya. 2. Menurut Lerner (1984). Teknik turn-alocational adalah teknik dimana penutur memberikan kesempatan kepada penutur lain untuk berbicara. Teknik tersebut adalah turn-alocational dan turn constructional. maka ia mengambil alih giliran berbicara. ada teknik yang bisa mengurangi atau menghindari gaps (vacuum dalam percakapan) dan overlapping (tumpang tindih ujaran). Adanya adjacency pairs memudahkan kita dalam menganalisis percakapan antara hubungan ujaran penutur dengan respon dari petutur.

Contoh: A: Did you know that the newest film of Harry potter has been released lately? D: Yeah. yaitu diantaranya: Pre-sequences adalah sequence sebagai bentuk persiapan untuk memulai inti percakapan. 3. Ada tiga jenis sequences menurut Cutting (2002). Kalimat pertama dari µA¶ adalah pre-sequence karena sebagai pembuka percakapan dan sebagai penunjang atau basa-basi sebelum percakapan beranjak ke inti dari percakapan tersebut yaitu mengajak nonton µD¶. A: Do you want to go and see it on Wednesday? D: Surely. Dalam sebuah percakapan lajimnya penutur tidak langsung menuju ke dalam masalah inti dari percakapan. namun harus mempunyai pengantar terlebih dahulu.Mother: No. . but I kept hoping it would get better. Pada potongan percakapan diatas seorang anak mengujarkan bahwa dia bosan pada suatu hal. Sequences Sequences adalah pembagian suatu percakapan kedalam beberapa bentuk menurut fungsi yang menunjang percakapan tersebut. Insertion-sequence adalah dimana penempelan adjacency pairs yang agak menyimpang dari topic percakapan sebelumnya dan berada ditengah-tengah percakapan. kemudian ibunya memberikan respon yang diharapkan oleh anaknya yaitu akan membuatnya lebih baik lagi.

.Contoh: A: Did you know that the newest film of Harry potter has been released lately? D: There¶s something wrong in my stomach lately. Sedangkan closing sequence adalah sequence penutup dari percakapan. Kata tersebut adalah opening-sequence dalam sebuah percakapan telepon. µsee you later¶. etc yang biasanya menjadi closing sequence dalam sebuah percakapan. Interactional sociolingustic fokus pada fakta bahwa setiap kelompok sosial memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengekspresikan makna dari suatu bahasa. Oleh karena itu. it¶s hurt. D: OK. A: Let me accompany you to see a doctor so you can go to the movie watching Harry Potter with me next Wednesday. Gumperz (1982) berpendapat bahwa language relates to context through µcontextualization language¶. kalimat tersebut termasuk kedalam insertion-sequence. penamaan sequence tersebut. ³Let me accompany you to see a doctor so you can go to the movie watching Harry Potter with me next Wednesday´ merupakan ujaran yang tidak berkaitan dengan ajakan menonton filam yang diujarkan sebelumnya oleh penutur µA¶. sequence ini berfungsi sebagai penutup. tak begitu sulit untuk endefinisikan tentang sequence terakhir ini. Ketika kita akan memulai percakapan dalam telepon kata pertama yang keluar adalah µhalo¶. Ya. Yang terakhir adalah tentang opening dan closing sequen Bisa kita liat dari ce.¶ good bye¶. Interactional Sociolinguistics Dalam analisis percakapan dikenal pula istilah Interactional sociolinguistic.

Sources: Psathas. Conversation Analysis: Studies from The first generation. http://smartilicious. struktur sosial.html . Gene H (2004). Pembaca tidak mengetahui referent dari kata tersebut.blogspot. Dalam percakapan halaman 66-67 ketika ibu mengatakan µActually you probably wouldn¶t have enjoyed it here¶ menggunakan exophoric reference dengan personal pronoun µit¶ dan demonstrative adverb µhere¶. Lerner. London: Routledge.USA: SAGE Publication. dan pola budaya diantara partisipan dalam sebuah percakapan. Inc. Pragmatics and Discourse. Cutting.Interactional sociolinguistic meliputi tata bahasa (grammar). hanya penutur dan petutur yang mengetahui hal tersebut karena mereka memiliki intertextual knowledge yang sama. Conversation Analysis: The Study of talk-in-Interaction. George (1995). Jaon (2002).com/2007/11/pragmatik. Philadelphia: John Benjamin Publishing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful