Apa itu sindrom Asperger ? apakah termasuk bagian dari autis?

Sindrom Asperger (SA) termasuk gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan seorang anak untuk bersosialisasi dan berkomunikasi. Anak laki-laki 3-4 kali lebih banyak terkena dibandingkan anak wanita. Tanda dan gejala anak SA antara lain : Problem sosialisasi :
• • • • •

Anak SA sebenarnya ingin berteman tetapi sering ditolak atau diejek oleh temantemannya. Kurang atau tidak mengerti bagaimana perasaan orang lain. Tidak mengerti humor dan norma-norma sosial yang berlaku Menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Kurang fleksibel karena lebih suka pada rutinitas sehingga sulit beradaptasi.

Problem komunikasi :

• • • • •

Dalam percakapan, anak SA akan lebih banyak bicara tentang hal yang diminatinya tanpa memperdulikan apakah lawan bicaranya tertarik atau mengerti apa yang dibicarakan. Tidak memahami komunikasi non verbal seperti ekspresi dan bahasa tubuh orang lain serta kurangnya kontak mata. Terobsesi pada hal-hal yang sangat spesifik seperti statistik, jadwal kereta, cuaca dll. Berbicara dengan suara yang monoton, datar, formal dengan kecepatan yang lambat atau cepat. Kurang mampu berkomunikasi dua arah. Kerap menginterupsi pembicaraan.

Problem motorik dan sensorik:
• • • •

Koordinasi motorik halus yang kurang atau clumsy (canggung) Kurang dapat menjaga keseimbangan dan meniru gerakan yang bersifat cepat, halus dan ritmik serta tulisan tangan yang tidak rapi, Sensitif terdahadap suara, raba, rasa, cahaya, bau, nyeri dan suhu serta tekstur makanan. Penyebab SA belum banyak diketahui, diduga karena faktor genetik dan kelainan struktural daerah tertentu di otak.

Bagaimana membedakan Sindrom Asperger dengan autis terutama jenis high functioning autis (autis dengan kemampuan verbal dan kognitif yang baik) ?

tidak seperti autisme lainnya). by Sally Ozanoff PhD.Autis juga bermasalah dalam hal komunikasi dan sosialisasi serta minat yang terbatas. Ahli lain menyatakan bahwa SA berbeda dengan autis maupun ASD. umumnya mereka menggunakan bahasa tubuh seperti senyuman dan komunikasi nonverbal lainnya. Asperger's disorder. bahkan dengan IQ yang relatif tinggi atau rata-rata (ini berarti sebagian besar penderita sindrom Asperger bisa hidup secara mandiri. Ketika orang berbicara. Akan tetapi hampir semua sepakat bahwa perbedaan utama antara SA dengan autis maupun ASD adalah anak SA memperlihatkan perkembangan bahasa/bicara serta kecerdasan yang normal sesuai usianya.Tetapi jika hal-hal tersebut sampai mengganggu sosialisasi dengan teman-temannya . Referensi http://www. Sehingga anak SA tidak datang dengan keluhan terlambat bicara tetapi dengan keluhan masalah di sekolah karena kurangnya sosialisasi atau dianggap aneh. Beberapa ahli memasukkan SA dalam ASD (Autistic Spectrum Disorder). Sindrom Asperger dibedakan dengan gejala autisme lainnya dilihat dari kemampuan linguistik dan kognitif para penderitanya yang relatif tidak mengalami penurunan. PhD Read more: http://doktersehat. Geraldine Dawson PhD. Sindrom Asperger juga bukanlah sebuah penyakit mental.emedicinehealth. menganggu proses belajar serta anak kita dianggap eksentrik maka sebaiknya berkonsultasi dengan para ahli. Asperger's atau AS) adalah salah satu gejala autisme di mana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya. sehingga kurang begitu diterima.com/2010/06/04/sindrom-asperger-bukanautis/#ixzz2jGcM5k5l Sindrom Asperger (bahasa Inggris: Asperger syndrome. dan juga kata-kata yang dikeluarkan oleh mereka . James Mc Portland. Sindrom ini ditemukan oleh Hans Asperger pada tahun 1944. Apakah anak kita menunjukkan gejala SA ? Kadang sulit untuk dijawab karena sebagian anak masih bersifat egosentris dalam bersosialisasi serta membicarakan hal-hal yang ituitu saja seperti mainan atau tokoh kartun favoritnya. Asperger's syndrome.com A parents guide to Asperger Syndrome & High functioning autism. bahkan kemampuan ini kadang melebihi usia.

yang terkadang sering terpeleset. ADHD. atau bahkan jalan kaki. Mereka juga memiliki kebiasaan grogi/nervous. Karena itu. serta mereka justru menemukan hal-hal kecil yang orang lain sering melewatkannya . Banyak Penderita sindrom Asperger memiliki cara penulisan yang lebih baik dibandingkan dengan cara mereka berbicara dengan orang lain. sindrom Tourette atau kelainan mental lainnya. Mereka juga tidak tahu bagaimana caranya untuk bersosialisasi dengan orang lain dan cenderung menjadi pemalu. Para penderita sindrom Asperger tidak mengetahui bagaimana memahami ironi. apalagi memahami mimik muka/eskpersi orang lain. seorang penderita sindrom Asperger mungkin mengalami masalah yang melibatkan pergerakan tubuh. seperti halnya olah raga. Seringnya. Hal ini berarti setiap penderita sindrom Asperger terlihat seperti halnya bukan seorang autis. dan penggunaan bahasa slang. otak mereka bekerja secara berbeda dari orang lain. Para penderita sindrom Asperger cenderung lebih baik dibandingkan orang-orang lain dalam beberapa hal seperti matematika dan hitung-hitungan. dan memvonisnya sebagai pengidap skizofrenia. Para dokter melihat sindrom Asperger sebagai sebuah bentuk autisme. Para dokter juga sering mengambil kesimpulan yang salah mengenai sindrom Asperger setelah mendiagnosis penderitanya.cenderung memiliki lebih dari satu buah makna. Bagian otak yang memiliki kaitan untuk melakukan hubungan sosial dengan orang lain juga sebenarnya mengontrol bagaimana tubuh bergerak dan juga keseimbangan tubuh. tetapi ketika dilihat. tulisan serta pemrograman komputer. Seorang penderita sindrom Asperger memiliki kesulitan untuk memahami bentuk-bentuk komunikasi non-verbal serta katakata yang memiliki banyak arti seperti itu. sarkasme. disebut sebagai "autisme yang memiliki banyak fungsi/high-functioning autism". seperti yang ia pahami di dalam kamus. Mereka juga memiliki sebuah minat yang khusus yang mereka tekuni dan bahkan mereka menekuninya sangat detail. dan mereka hanya memahami apa arti kata tersebut.