ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM PENCERNAAN

Disusun oleh : • • • • • • • • Dani Saputra Dede Hermawan Diah Kartika Dian Puji Hartanti Dita Cahyaningrum Siti Maulinikmah Sulistiana Susi Winarsih (P17420210063) (P17420210064) (P17420210065) (P17420210066) (P17420210067) (P17420210093) (P17420210094) (P17420210095)

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG PRODI KEPERAWATAN PURWOKERTO

2010 / 2011

2

Intestinum Mayor (Usus besar) : 7. Ventrikulus (Lambung).SISTEM PENCERNAAN MAKANAN I. SUSUNAN SALURAN PENCERNAAN Susunan saluran pencernaan terdiri dari : 1. 5. III. PENGERTIAN Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (Pengunyahan Penelanan dan Pencampuran) dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut (Oris) sampai anus. ALAT ALAT PENGHASIL GETAH CERNA 1. II. Kolon Sigmoid. Rektum. Anus. Intestinum Minor (Usus Halus) : • • • • • • • • Duodenum (Usus 12 Jari) Yeyenum. Kolon Descendes. Faring (Tekak) 3. Kelenjar Ludah a) Kelenjar (glandula) parotis. 6. 8. Kolon Asendens. Osofagus (Kerongkongan). 3 . Kolon Transfersum. 4. Mulut (Oris) 2. Ilium Seikum.

Disebelah luar mulut ditutupi oleh kulit dan disebelah dalam ditutupi oleh delaput lendir (mukosa). gusi. Kelenjar Hati. 3. dibawahnya terletak keleenjar – kelenjar halus yang mengeluarkan lendir. bibir dan pipi. IV. selaput ini kaya akan pembuluh darah dan memuat banyak ujung akhir saraf sensoris. pecernaan makanan dihancurkan menjadi zat – zat yang sederhana yang hanya diserap dandigunakan oleh sel jaringan tubuh. Otot orbikularis menutupi bibir. Kelenjar Getah Lambung. Kelenjar Pankreas.b) Kelenjar (glandula) submaksilaris. Setiap jenis zat mempunyai tugas khusus bekerja atas satu jenis makanandan tidak mempunyai pengaruh terhasap jenis lain. MULUT/ORIS Mulut adalah permulaan saluran pencernaan yang terdiri atas dua bagian yaitu : 1. Berbagai perubbahan sifat makanan terjadi karena kerja berbagai enzim yang terkandung diberbagai cairan pencernaan. 4 . 2. Bibir. Selaput lendir mulut ditutupi epitelium yang berlapis – lapis. Bagian luar yang semit dan vestibula yaitu ruang antara gigi. Levatr Anguli oris mengangkat dan depresor anguki oris menekan ujung mulut. c) Kelenjar (glandula)sub lingualis. STRUKTUR PENCERNAAN A. 4. Kelenjar Getah Usus SeLama dalam pankreas. yaitu rongga mulut yang dibatasihanya olehtulang maksilaris disebelah belakang bersambung dengan faring. 2. 5. Bagian rongga mulut dan bagian dalam.

5 . Lengkap pada 2 ½ tahun jumlahnya 20 uah disebut juga gigi susu. ada 2 macam : (a) Gigi sulung. (b) Gigi tetap (gigi permanen) tumbuh pada umur 6-18 tahun jumlahnya 32 buah terdiri dari 8 buah gigi seri (dens insisivus) 4 buah gigi taring (dens insisivus). kerja otot lidah ini dapat digerakkan ke seluruh arah. (2) Lidah.(1) Platium. (b) Platum mole (platum Lunak) terletak dibelakang yang merupakan lipatanmenggantung yang dapat bergerak. dilapisi dari dari dalam oleh mukosa yang mengandung papila. otot yang terdapat pada pipi adalah otot oksinator. Di dalam rongga mulut terdapat : (1) Geligi. Lidah terdiri dari otot serat lintang dan dilapisi oleh selaput lendir. 8 buah gigi geraham (Molare) dan 12 buah gigi geraham (premolare) Fungsi gigi terdiri dari : Gigi seri untuk memotong makanan. Lidah dibagi atas tiga bagian : (a) Radiks lingua = Pangkal lidah (b) Dorsum lingua = Pengujung lidah. terdiri atas jaringan fibrosa dan selaput lendir. terdiri dari: 8 bauh gigi seri (dens inssisifus). (c) Apeks lingua = Ujung lidah. dan gigi geraham gunanya untuk mengunyah makanan yang sudah dipotong – potong. Gerakannya dikendalikan oleh ototnya sendiri. 4 buah gigi tulang (dens kanius) dan 8 buah gigi geraham (molare). terdiri atas 2 bagian yaitu : (a) Platium Drum (platiumkeras) yang terdudun atas tajk tajuk platum dari sebelah ujung depan tulang maskilaris dan kebih kebelakang terdiri dari 2 tulang pletum. disebelah kanan dan kiri dari tiang fauses terdapat saluran lendir menembus ke tonsil (2) Pipi. gigi taring gunanya untuk memutus makanan yang keras dan liat. mulai tumbuh pada anak – anak umur 6 – 7 bulan.

Kelenjar ini ada dua yakini : Kelenar ruang bawah rahang (Kelenjar submaksilaris). Kelenjar ruang bawah lidah (Kelenjar sub lingualis) yang terdapat di sebelah depan si bawah lidah. Kelenjar ludah merupakan kelenjar yang mempunyai duktus yang bernama duktus wartoni dan duktu stensoni. Frenlum linguna. Duktus ini keluar dari glandula parotis menuju ke rongga mulut melalui pipi (muskulus buksinator). 6 .dihasilkan di dalam rongga mulut terdapat 3 buah kelenjar ludah yaitu : Kelenjar parotis letaknya di bagian depan dari telinga di antara prosesus mastoid kiri dan kanan os mandibular. Punggung lidah (dorsum lingua) terdapat putting putting pengecap atau ujung saraf pengecap. Di bawah kelenjar ludah bawah rahang dan kelenjar ludah bawah lidah bagian bawah lidah disebut korunka sub lingualis serta hasil rekresinya berupa kelenjar ludah (salfia). yang terdapat pada tulang rahang atas yang beraad pada bagian tengah. terdapat di sebelah kiri dan sebelah kanan frengulum lingua disini terdapat pula lipatan selaput lendir. merupakan selaput lendir yang terdapat pada bagian bawah kira kira di tengah – tengah jika lidah digerakkan ke atas nampak selaput lendir. serta merasakan makanan. sub maksilaris dan glandula sub lingualis. membentuk suara. Fika sublingua. sebagai alat pengecap dan penelan. agar makanan tidak masuk ke jalan nafas.Pada pangkal lidah yang paling belakang terdapat epiglatos yang berfungsi untuk menutup jalaan nafas pada saat kita menelan makanan. Fungsi lidah yaitu : Mengaduk makanan. Pada pertengahan flika sub lingua ini terdapat saluran dari glandula parotis. duktusnya duktus stensoni.

FARING. Kelenjar ludah disarafi oleh saraf-saraf tak sadar. di dalam lengkung faring terdapat tonsil (amandel) yaitu kumpulan kelenjar limfa yang banyak mengandung limsofit dan merupakan pertahanan terhadap infeksi. Keadaan tekak berhubungan dengan rongga mulut dengan perantaraan yang di sebut dengan imus fausitum. Otot lidah. letaknya di sebelah bawah rongga belakang. M. Ke atas bagian depan berhubungan dengan rongga hidung. bermuara di rongga mulut dekat dengan frenulum lingua. Disini terletak persimpangan antara jalan makan dan jalan makanan. dengan perantara lubang bernama koana. Bagian media = bagian yang sama tinggi dengan milut dan bagian inferior = bagian yang sama tinggi dengan laring. Merupakan organ yang menghubungkan rongga mulut dengan kerongkongan (osofagus). bagian superior = bagian yang sama tinggi dengan hidung. 7 . di depan ruas tulang belakang. letaknya di belakang rongga mulut dan rongga hidung. mandibularis.Genioglossus merupakan otot lidah yang terkuat barasal dari permukaan tengah bagian dalam yang menyebar sampai ke radiks lingua. Otot-otot ekstrinsik lidah berasal dari rahang bawah (M. duktusnya bernama duktus wartoni. os Hioid dan prosesus steloid) menyebar ke dalam lidah membentk anyaman bergabung dengan otot intrinsik yang terdapat pada lidah.1) Kelenjar sub maksilaris. Tekak terdiri dari. 2) Kelenjar sub lingualis. Letaknya di sebelah bawah selaput lendir dasar rongga mulut bermuara di dasar rongga mulut.

Permulaan menelan otot mulut dan lidah kontraksi secara bersamaan.B. C. pada nasofaring bermuara tuba yang menghubungkan tekak dengan ruang gendang telinga. bagian ini berbatas ke depan sampai di akar lidah bagian inferior disebut laringofaring yang menghubungkan orofaring dengan laring. OSOFAGUS Melupakan saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung. Bagian media disebut orofaring. pada waktu yang sama jalan udara ditutup sementara. panjangnya ± 25 cm. mulai dari faring sampai pintu masuk kardiak di bawah 8 . KELENJAR LUDAH Bagian superior disebut nasofaring. Gerakan menelan mencegah masuknya makanan kejalan udara. Jalan udara dan jalan makanan pada faring terjadi penyilangan. Menelan (Degiutisio). Makanan melewati epiglotis lateral melalui ressus piriformis masuk ke osofagus tanpa membahayakan jalan udara. Jalan udara masuk ke bagian depan terus ke leher ke belakang dari jalan nafas dan di depan dari ruas tulang belakang.

Pada bagian ini terdapat orifisium pilorik.lambung. lapisan otot melingkar siikuler dan lapisan otot memanjang longitudinal. lapisan ini akan berlipat-lipat yang disebut rugae. terdapat sebelah kanan lambung terbentang dari osteum kardiak sampai ke pilorus. 5) Kurvatura mayor. 2) Lapisan otot melingkar (muskulus aurikularis) 3) Lapisan otot miring (muskulus obtinqus). 2) Korpus ventrikuli. terletak dibawah diapragma di depan pankreas dan limpa. rnerupakan tempat dimana osofagus bagian abdomen masuk ke lambung. 3) Antrum pilorus. menempel disebelah kiri fundus uteri. D. Susunan Lapisan dari dalam keluar. 6) Osteum kardiakum. lapisan sub mukosa. Lapisan selaput lendir (mukosa). suatu lekukan pada bagian bawah kurvatura minor. Merupakan bagian dari saluran yang dapat mengembung terdiri dari bagian atas fundus uteri berhubungan dengan osofagus melalui orifisium pilorik. Lapisan dinding dari dalam ke luar. bagian lambung berbentuk tabung mempunyai otot yang tebal membentuk spinier pilorus. apabila lambung ini dikosongkan. 4) Kurvatura minor. Osofagus terletak di belakang trakea dan di depan tulang punggung setelah melalui toraks menembus diafragma masuk ke dalam abdomen menyambung dengan lambung. terdiri dari: 1) Lapisan selaput lendir. setinggi osteum kaidium. bagian yang menonjol ke atas terletak sebeiah kiri osteum kardtum dan biasanya penuh beriisi gas. Bagian lambung terdiri dari : 1) Fundus ventrikuli. 9 . lebih panjang dan kurvatura minor terbentang dari sisi kiri osteum kardiakum melalui fundus ventrikuli menuju ke kanan sampai-sampai ke limpa. GASTER (LAMBUNG).

Hubungan antara pilorus terdapat spinter pilorus. 2) Getah cerna lambung yang dihasilkan. memecah putih telur menjadi asam amino (albumin dan pepton). 5) Lapisan jaringan ikat/serosa (peritonium). a) Pepsin fungsinya. c) Renin fungsinya sebagai ragi yang membekukan susu dan membentuk kasein dari kasinogen (kasinogen dan protein susu). b) Asam garam (HC1) fuagsinya. Mengasamkan makanan. 10 . Fungsi lambung terdiri dari : 1) Menampung makanan. sebagai anti septik dan desinfeknogen sehingga menjadi pepsin. menghancurkan dan menghaluskan makanan oleh peristaltik lambung dan getah lambung.4) Lapisan otot panjang (muskulus longitudinal).

Pada papila vateri ini bermuara saluran enipedu (duktus kotedoku) dan ulutan pankreis (duktus wirsungi/ duktus paiikreatikus). Disebut juga usus 12 jari panjangnya ± 25 cm berbentuk seperti kuda melengkung ke kiri pada lengkungan ini terdapat pankreas. merupakan saluran paling panjang lempat proses pencernaan dan absorpsi hasil pencernaan yang terdiri dari. longitudinal) dan lapisan serosa (sebelah luar). 11 . Jumlahnya sedikit memecah lemak menjadi asam lemak yang merangsang sekresi getah lambung. Sekresi getah lambung mulai terjadi pada awal orang makan. Duodenum. sirkuler).d) Lapisan lambung. lapisan otot memanjang (M. lapisan otot melingkar (M. E. Intestinum minor adalah bagian dari Sistem Pencernaan Makanan yang berpangkal pada pilorus dan berakhir pada seikum panjangnya ± 6 m. Lapisan usus halus. Getah lambung dihalangi oleh sistem saraf simpatis yang dapat terjadi pada waktu gangguan emosi seperti marah dan rasa takut. lapisan mukosa (sebelah dalam). USUS HALUS/INTESTINUM MINOR. bila melihat makanan dan mencium bau makanan maka sekresi lambung akan terangsang. Rasa makanan merangsang sekresi lambung karena kerja saraf sehingga menimbulkan rangsangan kimiawi yang menyebabkan dinding lambung melepaskan hormon yang disebut sekresi getah lambung. Dan bagian kanan duodenum ini terdapat selaput lendir yang membukit disebut Papila vateri.

Absorpsi makanan yang sudah dicernakan seluruhnya berlangsung di dalam usus halus melalui 2 (dua) saluran pembuluh kapiler 12 . Sambungan antara yeyenum dan ileum tidak mempunyai batas yang tegas. Pankreas juga menghasilkan. Dinding duodenum mempunyai lapisan mukosa yang banyak mengandung kelenjar. Pada penampang melintang vili dilapisi oleh epitel dan kripta yang menghasilkan bermacam-macam hormon jaringan dan enzim yang memegang peranan aktif dalam pencernaan. Orifisium ini diperkuat oleh spinier ileoeikalis pada bagian ini terdapat katup valvula seikalis atau Valvula Baukini yang berfungsi untuk mencegah caiaran dalam kolon asendens tidak masuk kembali keadaar ileum. Permukaan epitel yang sangat luas melalui lipatan mukosa dan mikrovili memudahkan pencernaan dan absorpsi. Mukosa usus halus. pembuluh limfe dan saraf ke ruang antara dua lapisan ritonium yang membentuk mesenteriutn. Dua perlimia bagian atas adalah (yeyenum) dengan panjang ±2-3 meter dan ileum dengan panjang ± 4-5 rn. Yeyenum & Ileum. dengan batuan lipase. Akar mensentrium memungkinkan keluar dan masuknya cabangcabang arteri dan vena mesentrika superior. Lekukait yeyenum dan ileum melekat pada dinding abdomen posterior dengan perantara lipatan peritonium yang berbentuk kipas dikenal sebagai mesenterium. lipatan ini dibentuk oleh mukosa dan sub mukosa yang dapat memperbesar permukaan usus. Amilase yang berfungsi mencerna hidrat arang menjadi disakarida. Absorpa. Ujung bawah ileum berhubungan dengan seikum dengan perantaraan lubang yang bernama Orifisiuin iloeseokalis. kelenjar ini disebut kelenjar-kelenjar brunner. dan Tripsin yang berfungsi mencerna protein menjadi asam amino atau albumin dan polipeptika.Empedu dibuat di hati untuk dikeluarkan ke duodenum melalui duktus koledokus yang fungsinya mengemulsikan lemak. berfungsi untuk memproduksi getah intestinium. Yeyenum dan ileum mempunyai panjang sekitar ± 6 meter.

Sebuah vilus berisi lakteal. b) Maltosa mengubah maltosa menjadi monoakarida c) Sakrosa mengubah sukrosa menjadi monosakarida. menyempurnakan pencernaan protein menjadi asam amino : a) Laktase mengubah laktase menjadi monosakarida. Sumber makanan Protein Lemak Hidratkarbon Hasil akhir cernaan Asam amino Gliserin dan asam lemak Mono sakarida Glukosa Leavulosa Galaktosa Organ absorpsi Dari epitelium masuk ke pembuluh darah dan aliran darah. 13 . F. Dari epitelium vili masuk lakteal dan aliran limfe Dari epitelium vili dan dinding pembuluh darah masuk aliran darah Fungsi usus halus. Karena vili keluar dari dinding usus maka bersentuhan dengan makanan cair dan lemak yang diabsorbsi kedalam lakteal kemudian berjalan melalui pembuluh limfe masuk ke dalam pembuluh kapiler darah vili dan oleh vena porta dibawa ke hati untuk mengalami beberapa perubahan. 2) Eripsin. RINGKASAN ABSORPSI. 2) Menyerap protein dalam bentuk asam amino. terdiri dari : 1) Menerima zat-zat makanan yang mudah dicerna untuk diserap melalui kapiler-kapiler darah dan saluran-saluran limfe. 3) Karbohidrat diserap dalam bentuk monosa karrida Didalam usus halus terdapat kelenjar yang menghasilkan getah usus yang menyempurnakan makanan: 1) Enterokinase. mengaktifkan enzim proteolitik. pembuluh darah epitelium limfoid seluruhnya diliputi membran dasar dan ditutupi oleh epitelium.dalam darah dan saluran limfe di sebelah dalam permukaan vili usus.

Kolon Tramversum. Di bawah seikum terdapat appendiks Vermiformis yang berbentuk seperti cacing sehingga disebut juga umbai cacing. Appendiks tergantung menyilang pada linea terminalis masuk ke dakm rongga pelvis minor terletak horizontal di belakane seikum. Panjangnya ± 1 ½ m lebarnya 5 – 6 cm. Kolon Asendens Panjangnya 13 cm. Sebagai suatu organ pertahanan terhadap infeksi kadang appendiks bereaksi secara hebat dan hiperaktif yang bisa menimbalkan perforasi dindingnya ke dalam rongga abdomen. Panjangnya 6 cm Seluruhnya ditutupi oleh peritonium mudah bergerak walaupun tidak mempunyai mesenterium dan dajat di raba melalui dinding abdomen pada orang yang masih hidup. 2) Tempat tinggal bakteri koli 3) Tempat feses. Fungsi usus besar. Seikum.G. Appendiks (usus buntu). Bagian dari usus besar vane muncul seperti corong dari akhir seikum mempunyai pmtu keluar yang sempit tapi masih memungkinkan dapat dilewati oleh beberapa isi usus. Panjangnya ± 38 cm. Lapisan-lapisan usus besar dari dalam ke luar 1) Selaput lendir. terletak di bawah abdomen sebelah kanan membujur ke atas dari ileum ke bawah hati. USUS BESAR/INTESTINUM MAYOR. 2) Lapisan otot melingkar 3) Lapisan otot memanjang 4) Jaringan ikat. 14 . lengkungan ini disebut fieksura hepatika daaniut kansebagai kolon transversum. Di bawah hati membengkok ke kiri. membujur dan kolom asendens sampai ke kolon desendcns berada di bawah abdomen. terdiri dari: 1) Menyerap air dari makanan. sebelah kanan terdapat fleksura Hepatika dan sebelah kiri terdapat Fieksura Uenalis.

Didahului oleh transport feses ke dalam rektum yang mengakibatkan ketegangan dinding rektum mengakibatkan rangsangan untuk reflek defekasi sedangkan otot usus lainnya berkontraksi. di dalam peritonium banyak terdapat lipatan atau kantong. M.Kolon Desendens. Spinter Levator Ani bekerja juga tidak menurut kehendak. Merupakan lanjutan dari kolon desendens terletak miring. H. Terletak dibawah kolon sigmoid yang menghubungkan intestinum mayor dengan anus. Lipatan besar (omentum mayor) banyak terdapat lemak yang terdapat disebelah depan lambung. ujung bawahnya berhubungan dengan rektum. Defekasi (Buang air besar). bekerja menurut kehendak. Ruaug yang terdapat diantara dua lapisan ini disebut ruang paritonial atau kantong peritonium. Lipatan kecil (omentum minor) meliputi hati. Spinter Ani internus. Kolon Sigmoid. terletak di bawah abdomen bagian kiri membujur dari atas ke bawah dan Flefcsura Uenalis sampai ke depan ileum kiri hersambung dengan kolon sigmoid. dalam rongga pelvis sebelah kiri bentuknya menyerupai huruf S. Adalah bagian dari saluran pencemaan yang menghubungkan rektum dengan dunia luar (udara luar). dindingnya diperkual oleh 3 spinier. 15 . Spinter Ani Eksternus. Levator ani relaksasi secara volunter dan tekanan ditimbulkan oleh otot-otot abdomen. Panjangnya ± 25 cm. bekerja tidak menurut kehendak. Pada laki-laki berupa kantong tertutup dan pada perempuan merupakan saluran telur yang lerbuka masuk ke dalam rongga peritonium. PERITONIUM Peritonium terdiri dari dua bagian yaitu. terletak dakm rongga pelvis di depan os sakrum dan os koksigis Anus. Peritonium parietal yang melapisi dinding rongga abdomen dan peritonium viseral yang mekpisi semua organ yang berada dalam rongga abdomen. Terletak di dasar pelvis. Rektum.

2. Bagian atas daiam rongga abdomen di sebelah kanan bawah diafiagma. darah ini mempunyai kejenuhaa 70% 16 . dan lobus quadratus. 4) Tempat kelenjar limfe dan pembuluh darah yang membantu melindungi terhadap infeksi. Fisura longitudinal memisahkan belahan kanan dan kiri di bagian atas hati. akhirnya keluar sebagai vena hepatika. PEMBULUH DARAH PADA HATI. Permukaan bawah tidak rata dan memperlihatkan lekukan flsura tranfersus. darah ini mempunyai kejenuhan 95-100% masuk ke hati akan mcmbenluk jaringan kapiler setelah bertemu dengan kapiler vena. lobus kiri. 1. Letaknya. Lobus kanan. I. Vena Porta. wamanya coklat dan beratnya ± 1 ½ kg. Hati mempunyai 2 jenis peiedaran darah yaitu arteri hepatika dan vena porta. Permukaan atas berbentuk cembung. HATI (HEPAR) Organ yang paling besar didalam tubuh kita. Yang terbentuk dari lienalis dan vena mesentrika superior rnenghantarkan 4/5 darahnya ke hati. lobus kaudata.kurvatura minor dan lambung berjalan ke alas dinding abdomen dan membentuk mesenterium usus halus. 3) Menjaga kedudukan dan mempcnahankan hubungan organ terhadap dinding posterior abdomen. Keluar dari aorta dan memberi 1/5 darah pada hati. Hati terbagi atas 2 lapisan utama. 2) Membentuk pembatas yang halus sehingga organ yang ada dalam rongga peritonium tidak saling bergesekan. seknjutnya hati dibagi 4 belahan. Arteri Hepatika. FUNGSI PERITONIUM 1) Menutupi sebagian dari organ abdomen dan pelvis. terletak di bawah diapragma.

17 . Yang satu dengan yang lain terpisah oleh jaringan ikat yang membuat cabang pembuluh darah ke hati. cabang vena porta arteri hepatika dan saluran empedu dibungkus bersama oleh sebuah balutan dan membentuk saluran porta. Mengubah zat buangan dan bahan racun untuk di ekskresi dalam empedu dan urin. terdiri dari. dinding perut berotot pada saluran ini mengeluarkan empedu dari hati. FUNGSI HATI. Besamya kirateita berdiameter 1 mm. 6. Dengan cara berkontraksi. 1.sebab beberapa O2 telah diambil oleh limfe dan usus. Menghasilkan enzim glikogenik glukosa menjadi ghkogen. Menyiapakn lemak untuk pemecahan terakhir asam karbonat dan air. Pembentukan ureum. Pembuluh darah halus berjalan di antara lobulus hati disebut Vena interlobuler. guna darah ini oleh mukosa dan usus halus. 4. 5. 2. garam empedu dibuat di hati dibentuk dalam sistem retikulo endotelium dialirkan ke empedu. 3. Mengubah zat makanan yang di absorpsi dari usus dikeluarkannya sesuai dengan pemakaiannya dalam jaringan. hati menerima asam amino di ubah menjadi ureum dikeluarkan dari darah oleh ginjal dalam bentuk urin. Pembuluh darah ini mengalirkan darah daiani vena lain yang disebut vena sublobuler yang satu sama lain membentuk vena hepatika dan langsung masuk ke dalam sel hepar melalui kapiler empedu yang halus/ korekuli. Darah berasa) dari vena porta bersentuhan urat dengan sel hati dan setiap lobulus disaluri oleh sebuah pembuluh Sinusoid darah atau kapiler hepatika. Dari sisi cabang-cabang kapiler masuk ke dalam bahan lobulus yaitu Vena lobuler. Sekresi empedu.

18 .Peny imapanan dan penyebaran bahan termasuk gilikogen lema. Vitamin yang larut dalam minyak atau lemak disimpan di hati. Hati membantu mempertahankan suhu tubuh sebab luasnya organ ini dan banyaknya kegiatan metabolisme yang berlangsung mengakibatkan darah banyak mengalir melalui organ ini sehingga menaikkan suhu tubuh. vitamin dan zat besi.

letaknya dalam sebuah lobus disebelah permukaan bawah hati sampai pinggir depannya. Ligamentum teres hepatis. 4. berasal dair pinggir porta hepatis dan fisura yang melewati ligamentum venosum dan berjalan ke bawah menuju kurvatura minor lambung. duktus venosus tertutup menjadi pita fibrosa. Ligamentum falsiformi. merupakan lipatan peritonium berlapis ganda berjalan ke atas dari umbilikalis menuju ke hati berjalan kepermukaan anterior dan superior hati. panjangnya 8-12 cm berisi 60 cm3. 2. Omentum minus. KANDUNG EMPEDU Sebuah kantong berbentuk terang dan merupakan membran berotot. 1. LAPISAN EMPEDU Terdiri dari : 1. Ligamen venosum. 2. berjalan masuk ke fisura yang terdapat pada permukaan visarel hati bersatu dengan cabang kiri vena porta. 3.PERLEKATAN PERITONIAL DAN LIGAMENTUM HATI. suatu pita fibrosa yang merupakan sisa duktus menosus melekat pada cabang kiri vena porta. Lapisan lur serosa/ parietal Lapisan otot bergaris 19 .

3. Neck of the bladder. Lapisan dalam mukosa/ viseral disebut juga membran mukosa. Merupakan leher dari kandung empedu yaitu saluran yang pertama masuknya getah empedu kebadan kandung empedu lalu menjadi pekat berkumpul dalam kandung empedu. Sebagai persediaan getah empedu. bagian dari kandung empedu yang didalamnya berisi getah empedu. saluran yang keluar dair leher. Fundus vesikafelea. STERKOBILIN Memberi warna feses dan sebagian di absorpsi kembali oleh darah dan membuat warna pada urin yang disebut urobilin. Duktus sistikus. Korpus vesikafelea. 2. Duktus koledokus saluran yang membawa empedu ke duodenum 20 . BAGIAN DARI KANDUNG EMPEDU 1. 6. Pangjangnya ± 3 ¼ cm berjalan dari leher kandung empedu dan bersambung dengan duktus hepatikus membentuk saluran empedu ke duodenum 5. 3. 80% dari getah empedu pigmen (warna) insulin dan zat lainnya. membuat getah empedu menjadi kental Getah empedu adalah cairan yang dihasilkan oleh sel-sel hati jumlah setiap hari orang dikeluarkan 500-1000 cc sekresi dan digunakan untuk mencerna lemak. 4. merupakan bagian kandung empedu yang paling akhir setelah korpus vesikafelea. FUNGSI KANDUNG EMPEDU Terdiri dari: 1. Duktus hepatikus. 2. DUKTUS SISTIKUS Panjangnya ± 3 ½ cm yang berjalan dari lekuk empedu berhubungan dengan duktus hepadkus membentuk saluran empedu ke duodenum.

sekresinya berjalan terus menerus. jumlah produksi meningkat sewaktu mencerna lemak.GETAH EMPEDU Suatu cairan yang disekresi setiap hari oleh sel hati yang dihasilkan setiap hari 5001000 cc. 21 .

Fungsi sekreasi eksternal. yaitu sekresi yang dihasilkan oleh pulau-pulau langerhans sendiri yang langsung di alirkan ke dalam peredaran darah. bagian yang runcing di sebelah kiri yang sebenarnya menyentuh limpa. hormon tersebut dibawa ke jaringan untuk membantu metabolisme karbohidrat. Fungsi sekreasi inernal. 22 . Terbentang pada vertebrata lumbalis I dan II dibelakang lambung. PANKREAS PENGERTIAN Sekumpulan kelenjar yang strukturnya sangat mirip dengan kelenjar ludah panjangnya kira-kira 15 cm. Badan pankreas. yang membentuk getah pankreas yang berisi enzim dan elektrolit. BAGIAN DARI PANKREAS Kepala pankreas. yang bersama-sama membentuk organ endokrin yang mensekresikan insulin. Ekor pankreas. sekelompok kecil sel epitelim yang berbentuk pulaupulau kecil atau kepulauan langerhans. merupakan bagian utama dair organ ini letaknya di belakang lambung dan di depan vertebrata umbalis pertama. Fungsi endokrin. FUNGSI PANKREAS Fungsi eksokria. Sekresinya disebut hormon insulin dan hormon glukagon.J. lebar 5 cm mulai dari duodenum sampai ke limipa dan beratnya rata-rata 60-90 gr. yaitu cairan pankreas yang dialirkan ke duodenum yang berguna untuk proses pencernaan makanan di instestinum. terletak di sebelah kanan rongga abdomen dan di dalam lekukan duodenum yang melingkarinya.

23 . duktus ini disebut duktus pankreatikus. Pankreas menerima darah dari arteri pankreatika dan mengalirkan darahnya ke vena kava interios melalui vena pankreatika. Saluran kecil ini menerima saluran dari lobulus lain dan kemudian bersatu untuk membentuk saluran utama yaitu duktus wirsungi. Pankreas terletak di belakang selaput perut atau (retroperitonial). Jaringan pankreas terdiri dari atas lobulus dari sel sekretori yang tersusun mengitari saluransaluran halus. Hormon insulia ini langsung dialirkan ke dalam darah tanpa melewati duktus. Sel-sel yang memproduksi getah pankreas ini termasuk kelenjar eksokrim. Duktus pankreatikus akhirnya menjadi duktus koledokus dan melanjutkan ke duodenum ± 7. Kumpulan dari sel-sel ini berbentuk seperti pulau-pulau yang disebut pulau langerhans. Getah pankreas. di depan ditutupi selaput dinding perut dan mendapat darah dari arteri pankreatika.5 cm di bawah pilorus. getah pankreas ini dikirim ke dalam duodenum melalui duktua pankreatikus. duktus pankreatikus.HASIL SEKRESI Berupa: Hormon insulia. Saluran ini mulai dari sambungan saluran-saluran kecil dari lobulus yang terletak di dalam ekor pankreas dan berjalan melalui badan pankreas dari kiri ke kanan. SALURAN PANKREAS Merupakan kumpulan kelenjar yang masing-masing mempunyai saluran. Sel-sel kelenjar yang menghasilkan insulin ini termasuk sel-sel kelenjar endokrin. salah satu cabang dari batang nadi aorta abdominalis. saluran dari masing-masing kelenjar bersatu menjadi duktus yang jari-jarinya ± 3 mm. duktus ini bermuara pada papila vateri yang terletak pada dinding duodenum.

Pankreas mempunyai 2 macam sel kelenjar. Pembuluh ini bersatu ke dalam saluran wirsungi kemudian masuk ke dalam duodenum pada tempat papilla/ arteri kelenjar perut menghasilkan ± 1 liter ludah perut dalam satu hari. 24 . Di dalam pankreas terdapat kelenjar-kelenjar yang membuat ludah perut atau getah perut yang mengalir ke dalam pembuluh-pembuluh kelenjar. Pulau-pulau ini membuat insulin yang langsung masuk ke pembuluh darah dan kelenjar bagian tubuh. dimana sel itu dikumpulkan dan mempunyai pulau-pulau yang disebut pulau langerhans.

25 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful