P. 1
Resume Kuliah Hukum Acara Pidana

Resume Kuliah Hukum Acara Pidana

|Views: 1,698|Likes:
Published by Ikhsan

More info:

Published by: Ikhsan on Dec 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

Resume kuliah Hukum acara pidana Hukum materiil : mogen, verbod, gebod Hukum privat lebih dulu muncul

karena pada awalnya, manusia belum mengenal hubungan antara negara dan manusia Hukum acara pidana : UU no 8 tahun 1981 Sejarah hukum acara pidana / strafordering 1) Jaman belanda / HIR Anglosaxon : prosedural crime Hukum acara pidana merupakan bagian dari sistem hukum pidana dan sistem peradilan pidana Sistem pidana : sistem yang mencegah dan menanggulangi kejahatan = prof. mardjono Mencegah : agar orang yang belum melakukan tindak pidana menjadi takut akan hukuman yang akan diberikan Amerika : polisi adalah pembantu penuntut umum (indonesia yang menganut itu sebelum UU no 8 tahun 1981) Sisi peradilan pidanan yang diharapkan oleh KUHAP adalah : sistem terpadu / terintegrasi dimana ada kerjasama antara polisi, jaksa, hakim, advokat, dll. Tujuan hukum acara pidana : mencari dan mendapatkan atau setidak-tidaknya kebenarn materiil Azas terpenting dalam hukum acara pidana : legalitas Cara berpikir di hukum acara pidna deduktif Azas-azas dalam hukum acara pidana 1. penghormatan hak azasi manusia 2. tidak berlaku surut 3. peradilan cepat, sederhana dan ringan 4. praduga tidak bersalah 5. oportunitas = penuntut umum tidak menuntut 6. pengadilan terbuka untuk umum, kecuali yang berhubungan dengan undangundang perlindungan anak 7. equality before the law 8. tersangka mendapat bantuan hukum di setiap tingkatan 9. inquitor dan akusator 10. hakim memeriksa secara lisan dan langsung A. Peristiwa hukum Jalur diketahui adanya tindak pidana (TP) 1. pengaduan (pasal 1 butir 24 KUHAP) 2. Laporan (pasal 1 butir 25 KUHAP) 3. tertangkap tangan (pasal 1 butir 19 KUHAP) 4. informasi khusus B. Penyelidikan Pengertian : pasal 1 butir 5 KUHAP Kapan untuk memulai penyelidikan ? Apa saja macam penyidikan ?

Bukan merupakan syarat untuk dilakukan proses penyidikan 2.tidak dapat dicabut kembali .pemberitahuan yang disamopaikan seseorang karena hak atau kewajiban berdasarkan UU kepada pejabat berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadi periatiwa pidana (pasal 1 butir 24 KUHAP) . Aduan pemberitahuan disertai permintaan oleh pihak yang berkepentingan kepada pejabat yang berwenang untuk menindak menurut hukum seorang yang telah melakukan tindak pidana aduan yang merugikan (pasal 1 butir 25 KUHP) . 15 /2002) f. KUHAP : POLRI (pasal 1 butir 4 jo pasal 4 KUHAP) 2. korupsi : KPK. Money laundering : polisi melalui bahan PPATK(UU no. Lingkungan : bipedal (UU no.Merupakan delik umum . UU khusus lain : a. 26/2006) g. Pasar modal : bapepam h. Timtas KPK b.merupakan deelik aduan . PNS Perikanan (UU nomor 31/2004 tentang perikanan) c.dilaporkan oleh semua orang yang mengalami.merupakan syarat untuk dilakukan proses penyidikan *Tertangkap tangan / apprehension in fraganto delicto : Tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukan tindak pidana atau dengan segera setelah beberapa saat dilakukan. melihat. mendengar suatu peristiwa pidana . TP kelautan dan perikanan : TNI AL. 41/1999) *diketahui adanya tindak pidana : 1. TP kehutanan : PNS kehutanan (UU no. HAM : komnas HAM (UU no. Atau sesaat disesuaikan oleh khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya ( pasal 1 butir 19 KUHAP) (jika sudah tertangkap tangan maka langsung masuk ke tahap penyidikan) Syarat tertangkap tangan : 1) sedang melakukan suatu tindak pidana 2) segera setelah ia melakukan tindak pidana - . polisi.dapat dicabut kembali .dilakukan oleh korban/calon korban/ pihak yang berkepentingan menurut undangundang . kejaksaan.. 23/ 1997) e.penyelidik 1. laporan . TP imigrasi : PNS Imigrasi d.

Bukan peristiwa pidana 3). Dalam hal ini kejaksaan juga boleh masuk sebagai penyidik. karena pada tahap ini baru mencari tahu ada atau tidak peristiwa pidana. UU khusus lain. barang bukti baru ada dalam tahap penyidikan . KUHAP (pasal 1 butir 1 juncto pasal 6 ayat 1) 1). mencari keterangan dan barang bukti c. penangkapan (pasal 16-19 KUHAP) b. al : 1) korupsi 2) TP HAM : kejaksaan 3) TP kelautan : TNI AL .Dari dalam penyelidikan belum ada tersangka.penyidik : a. mengambil sidik jari dan memotret PENYIDIKAN Pengertian : pasal 1 butir 2 KUHAP) . karena kejujurannya : a. Tidak cukup bukti 2). Polri berpangkat minimal AIPDA 2). penahanan (pasal 20-31 KUHAP) . menyuruh berhenti. menanyakan dan memeriksa tanda pengenal 2.Jika dalam proses penyidikan tidak dicantumkan tersangka. b. pemeriksaan dan penyitaan surat c. saksi.tugas dan wewenang : pasal 7 KUHAP Penyidik PPNS tidak bole melakukan upaya paksa dalam melaksanakan penyidikan harus berkoordinasi dengan penyidik polri Pejabat yang diatur oleh UU khusus lain berhak melakukan upaya paksa dan masuk hingga tahap penuntutan. Dihentikan demi hukum PRA PENUNTUTAN PENYIDIKAN Tugas dan wewenang : pasal 7 KUHAP 1) upaya paksa a. dll. (normatifnya jaksa hanya ada di bagian (penuntutan) .Tersangka.PENYELIDIKAN Tugas dan wewenang : pasal 5 KUHAP 1. . menerima laporan/ pengaduan b. PPNS minimal golongan II B -Bea cukai -Imigrasi -Ditjen HAKI. melakukan upaya paksa b. atas perintah penyelidik a. saksi atau barang bukti maka penyidikan dihentikan 1).

penggeledehan (pasal 32-37 KUHAP) d. Strategi dan teknik untuk melakukan tindak pidana dan barang bukti 1) metode spiral disini teknik yang mengusut suatu tindak pidana dilakukan secara melingkar. Van Verhoor . 138 KUHAP) . Besar jaminan berbedabeda tergantung dengan gaya hidupnya. b.pengertian ( pasal 110 jo. tahap 1 : BAP b. Bila kabur uang jaminan disimpan di pengadilan dan masuk ke kas Negara PENUNTUTAN Pra penuntutan .c. Jaminan digunakan untuk mencari oranng yang bersangkutan bilamana kabur atau menghilangkan barang bukti. tanggung jawab atas tersangka dan barang bukti. tapi pada proses penyidikan kuasa hukum hanya boleh melihat dan mendengar proses tersebut. Van bevinding . korban serta saksi – saksi.penyerahan perkara terdakwa : a.49 KUHAP) 2) melakukan pemeriksaan – pemeriksaan seperti BAP : macam – macam proses verbal : a.proses BAP oleh penyidik dengan cara atas inisiatif penyidik sendiri berdasarkan kewenangannya dengan mendatangi Tempat kejadian perkara tersebut . yaitu : pengusutan dilakukan mulai dari titik awal terjadinya Tindak pidana yang kemudian melebar secara melingkar 2) metode strip disini polisi melakukan pengusutan tindak pidana dari 4 mata angina menuju suatu titik 3) metode zone pimpinan penyidik menerapkan area-area atau zone-zone sebagai area yang dianggap rawaqn terjadi tindak pidana dalam satu wilayah 4) metode roda penelusuran untuk mengejar tindak pidana dari wilayah tertentu kemudian mengejar secara menyebar ke berbagai tempat yang dianggap rawan .proses BAP dengan cara interogasi / tatap muka langsung/ mendengar keterangan tersangka / para tersangka atau calon tersangka. Jaminan dalam hukum adalah legal. penyitaan (pasal 38-46 KUHAP) e. tahap 2 BAP. pemeriksaan surat ( pasal 47.Proses ini secara formil sudah merupakan alat bukti penuh Tiap penyidikan dan penyelidikan boleh didampingi penasehat hukum.BAP diperiksa dan ditandatangani oleh penyidik dan yang diperiksa. Di kantor kepolisian .BAP diperiksa dan ditandatangani .

diduga keras melakukan tindak pidana 2. penyidik 2. uraian singkat tindak pidana) 3. 1 alat bukti Tata cara : pasal 18 – 19 KUHAP 1. adanya laporan b. bukti permulaan yang cukup. ketentuannya harus berdasarkan undang-undang. surat keterangan kepolisian. kejaksaan) a. MA. tembusan surat perintah penangkapan harus disampaikan ke keluarga atau orangtua . 1x24 jamnya dihitung sejak di tempat penahanan jadi. tidak ada definisi yang jelas dalam KUHAP namun berdasarkan Surat keputusan Bersama (kepolisian. Yang ada di bawah UU PENANGKAPAN . dll. surat perintah penangkapan (Identitas yang ditangkap.definisi : pasal 1 butir 20 KUHAP (pengekangan sementara waktu) .dalam arti luas : bab V KUHAP fungsi upaya paksa : membantu tugas penyidik untuk memperoleh barang bukti dan alat bukti filosofi upaya paksa : sangat melanggar HAM. penangkapan itu melihat situasi dan kondisi Syarat penangkapan : pasal 17 KUHAP 1. tidak boleh kepres. sehingga penggunaan upaya paksa harus dihindari jika memang terpaksa harus dilakukan maka pelaksanaannya harus due process of law semakin banyak dilakukan upaya paksa maka semakin jelek proses peradilan pidana tersebut upaya paksa.PENANGKAPAN DAN PENAHANAN upaya paksa . untuk teroris jangka waktunya adalah 7x 24 jam Teroris.kompetensi : 1. surat tugas : surat dari penyidik kepada polisi untuk melakukan penangkapan 2. penyidik pembantu Lama penangkapan : 1 x 24 jam (pasal 19 ayat 1) Berdasarkan pasal 1 butir 31 pengertian 1 hari adalah 24 jam Namun. alas an ditangkap.

27 jo. syarat subjektif / syarat kepentingan . harus ada kompensasi. kalaupun seseorang akhirnya ditahan. 29 (30+60+30+30) 4. dalam bentuk pengurangan pemidanaan atau kompensasi lainnya c. 29 (=ibid=) 5.26 jo. atau dalam penghukuman b. pasal 21 (1) KUHAP : diduga keras melakukan + bukti yang cukup ( alat bukti pasal 133 KUHAP) b. tidak boleh membahayakan kesehatan dan keselamatan tersangka dan terdakwa definisi penahanan : pasal 1 butir 21 KUHAP (penempatan di tempat tertentu) : di rutan : untuk yang belum memiliki putusan yang berkekuatan hukum tetap Kompetensi : pasal 20 KUHAP 1. tindak pidana tertentu 2. 29 (50+60+30+30) KUHAP hanya mengenai swating : ditahan dulu baru ditangguhkan Jaminan tergantung kesepakatan tersangka dengan penyidik /penuntut/hakim Penggeledahan Definisi : Pasal 1 butir 17 dan 18 KUHAP Kewenangan : Penyidik (Pasal 32) . pasal 21 (4) KUHAP : a. 29: (20+30+30+30) 3. 24 jo. dan tahanan kota Penangguhan penahanan : pasal 31 KUHAP Jaminan : PP 27/83 1) jaminan uang : pasal 36 PP nomor 27 tahun 1983 2) jaminan orang pasal 36 PP nomor 27 tahun 1983 jangka waktu penahanan PASAL 24-29 KUHAP : 1. tahanan rumah.29: (20+40+30+30) 2. tidak boleh ditafsirkan sebagai bentuk penghukuman atau bertujuan untuk penghukuman. < 5 tahun. tidak boleh dibenturkan dengan rasa keadilan d. merusak barang bukti mengulang tindak pidana Tata cara : pasal 21 ayat (2) dan pasal 21 ayat (3) KUHAP 1) memperlihatkan surat perintah penahanan / penetapan hak 2) memberikan tembusan surat perintah penahanan macam-macam penahanan : pasal 22 KUHAP Rumah tahanan. syarat obyektif / syarat hukum : pasal 21 (1) jo (4) KUHAP a.filosofi penangkapan a. penyidik / penyidik pembantu atas perintah penyidik : pada tahap penyidikan 2. 28 jo.melarikan diri. Hakim : pada tahap persidangan Syarat penahanan 1. Penuntut umum : pada tahap penuntutan 3. Hakim MA Ps. maka seluruh masa penahanan. ≥5 tahun b. Hakim PT Ps. PU Ps. Penyidik Ps. Hakim PN Ps.25 jo.

equal ef arms : keseimbangan dalam rangka pengawasan . maka dapat dilakukan penggeledahan tanpa izin pengadilan negeri Penyitaan Definisi : Pasal 1 butir 16 KUHAP Kewenangan: Penyidik Pasal 38 (1) Tata Cara / Prosedur: 1. ditambah ketua RT dan RW jika tdk disetujui 4. Izin Ketua PN: Pasal 38 (1) KUHAP Pengecualian: Pasal 38 (2) KUHAP 2. . Dalam hal Tertangkap Tangan: Ps.46 KUHAP 1) Sebelum dan sesudah putusan dgn syarat2.44 (1) .komsep HAM baru ada pada abad ke-19 oleh john locke . 44 (2) 1) Tanggung jawab Fisik Benda Sitaan 2) Tanggung jawab yuridis Benda Sitaan yang Cepat Rusak: Pasal 45 KUHAP 1) Tingkat Penyidikan dan Penuntutan 2) Tingkat Persidangan: ijin hakim perkara 3) Disaksikan oleh tersangka atau terdakwa Pengembalian benda Sitaan: Ps. 33 KUHAP 1. atau dipakai kembali untuk perkara lain Upaya paksa Upaya yang dilakukan oleh Negara yang tidak bisa dikumpulkan secara sukarela . penggeledahan juga untuk mencocokkan TKP Public offering : penggeledahan oleh security di tempat-tempat umum Pada tingkat penyelidikan tidak boleh dilakukan upaya paksa dan penggeledahan Pemeriksaan di tempat : langsung di TKP oleh Hakim Pengecualian penggeledahan : pasal 34 ayat (1) dan pasal 35 KUHAP Jenis penggeledahan : pasal 32 KUHAP 1.RUPBASAN Tanggung Jawab a/Benda Sitaan: Ps. Penggeledahan Badan Jika dikhawatirkan tersangka akan merusak atau menghilangkan barang bukti. Penggeledahan Rumah 2. 2) Dikembalikan.hukum acara pidana mengikuti konsep HAM . Penggeledahan Pakaian 3. 41 KUHAP Penyimpanan Benda Sitaan: Ps. dimusnahkan.40. Benda yang dapat disita: Pasal 39 KUHAP 3. dua Saksi jika Disetujui Penghuni rmh 3.Tata cara /prosedur: Ps. Izin ketua pengadilan negeri 2. Berita Acara + Turunannya Selain untuk mencari bukti. padahal hukum acara pidana sudah ada jauh sebelum itu. dirampas.

Setelah praperadilan diajukan. unsure-unsur pra peradilan. penahanan (pasal 80 KUHAP) (pasal 77 KUHP) untuk mencari kebenaran dan keadilan. dan memberikan persetujuan atas permintaan upaya pakasa oleh aparat penegak hukum Pra peradilan .prinsipnya praperadilan bisa diajukan sebelum siding perkara dilakukan karena pertimbangan tersebut. . ganti rugi karena adanya salah tangkap. masyarakat. baru disahkan tahun 1981 . tapi ternyata hingga kini prakteknya masih kurang sesuai.Kasus century . presumption of innocence dimasukkan.Peraturan selalu tidak bisa mengikuti masyarakat : karena masyarakat lebih dinamis .Praperadilan merupakan pengaduan cepat dengan hakim tunggal. SKPP/SPPP .Banyak mengeluarkan L/C bodong (L/C nya asli tapi kontraknya tidak ada . 14 tahun 1970 : paying terjadinya perubahan HIR. salah tahan.Tertangkap tangan . salah tangkap/ salah tahan 2. Persilangan ini seolah-olah peradilan perdata di dalam pemeriksaan pra peradilan dimungkinkan para pihak untuk menghadirkan saksi ahli.Laporan polisi. ppemeriksaan praperadilan merupakan pemeriksaan cepat dan singkat. memeriksa.SPDP ( surat perintah dimulainya penyidikan) . permintaan oleh pihak ke – 3 karena adanya SKPP / SPPP 3.Penempatan penjelasan praperadilan di pasal 80 KUHAP tidaklah tepat seharusnya diletakkan di pasal 77 KUHAP .berdomisili.Cepat : ancaman hukuman kurang dari 5 tahun dan pembuktian mudah .praperadilan : wewenang penasehat hukum untuk memeriksa sah atau tidaknya penangkapan.Singkat : blitz court : contoh sidang tilang .Pra peradilan jika dilihat dari kewenangannya tidak melakukan control .istilah pra peradilan adalah konsep yang disepakati antara aktivis HAM dengan pemerintah yang otoriter KUHAP dibuat sejak tahun 70-an ( masa soeharto).HIR : ialah KUHAP sebelum KUHAP yang sekarang sebenarnya adalah bentuk penindasan terhadap pribumi dengan mengatasnamakan hukum . Seandainya tersangka atau keluarganya mengajukan pra peradilan dimana si termohon (polisi) .Praperadilan memeriksa : 1. . harus sudah ada keputusan. . . 3 hari kemudian harus sudah dipilih hakim yang mengadili tujuh hari setelah siding dimulai.UU no. jadi fungsi utama praperadilan adalah mengawasi secara horizontal .- Habeas Corpus: perlindungan terhadap seseorang dari tindakan kesewenangwenangan negara (aparat penegak hukum) Rechter Comissaris (Hakim Komisaris): hakim yang mendapat tugas untuk menerima.

Tapi orang yang ditahan tetap ditahan .- Pada pra peradilan misbakhun mengajukan saksi ahli terkait dengan kasus pelaporan di akhir Kasus bibit-chandra Maksudnya aspek sosiologis dalam skpp ialah banyak terjadi perdebatan di masyarakat Settlement out court: Putusan praperadilan tidak bisa banding Putusan pra peradilan bisa kasasi (menurut UU MA) : MA dapat menerima PK dan KASASI KUHAP memakai sistam inquisitor Aquisator: sistem menuduh : 80% dianggap salah : kedudukan pemeriksa lebih tinggi Inquisitor sistem netral : kedudukan pemeriksa sama dengan yang diperiksa Selama proses praperdilan persidangan perkara yang utama ditunda terlebih dahulu sampai keluar putusan praperadilan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->