Berikut beberapa point-point penting yang harus diperhatikan oleh seorang manajer: 1.

Tidak mengharapkan orang lain mengikuti peraturan yang tidak diikutinya sendiri 2. Menyediakan waktu untuk mendengarkan bawahannya maupun untuk memberikan perintah 3. Berpegang pada janji 4. Berpijak pada komunikasi antar pribadi yang bersifat dua arah dan tepat, sehingga manajemen peka terhadap kebutuhan bawahan 5. Menghormati gagasan orang lain 6. Turut menyumbang pikirannya pada setiap rapat 7. Menyampaikan copy atau memo kepada individu yang bersangkutan, sehingga tidak ada yang merasa dilewati 8. Tidak mencoba mengusik daerah kekuasaan orang lain 9. Membela bawahan/stafnya yang diperlakukan tidak wajar 10. Bertanggung jawab terhadap kesalahan yang dibuat oleh timnya, walaupun bukan kesalahannya 11. Memuji siapa saja yang pantas dipuji 12. Mengkritik orang lain secara membangun dan tidak pernah di depan umum 13. Peka terhadap manajemen yang baik secara informal ayau formal 14. Membalas telepon dalam batas waktu 24 jam, dilaksanakan oleh seorang sekretaris 15. Menjawab surat-surat penting dalam waktu 4 hari dan surat yang kurang penting dalam waktu 2 minggu 16. Menyediakan waktu untuk pegawai yang baru untuk membantunya dalam proses penyesuaiannya dalam organisasi 17. Tidak membual, tetapi menyumbangkan pikiran dan pengetahuannya demi memajukan pembicaraan 18. Tidak bersikap sok tahu di bidang yang bukan bidangnya 19. Selalu mengingatkan akan kliping/artikel yang dapat bermanfaat bagi rekannya 20. Menyorot pada jasa individu yang telah berhasil menyukseskan tugas tertentu 21. Menjaga agar lingkungan kantor merupakan tempat kerja yang nyaman 22. Bersedia menolong rekan atau bawahannya yang dirundung malang atau yang sedang menghadapi masalah 23. Menulis/ mengirimkan surat-surat/ kartu ucapan selamat 24. Segera mengembalikan barang yang dipinjam dalam keadaan baik 25. Tidak membicarakan hal-hal yang dapat melukai orang lain 26. Turut merasakan bila rekan/ bawahannya mengalami duka cita 27. Mengoreksi di depan umum dengan cara yang baik tanpa melukai orang tersebut atau mengoreksinya di bawah 4 mata 28. Menunjukan perhatian terhadap orang yang terkucil di dalam organisasi 29. Tahu bagaimana bersikap dan berbusana di pekerjaan maupun di waktu santai 30. Membalas semua undangan, yang dapat dan yang tidak dapat dihadiri 31. Tidak membicarakan undangan tertentu di hadapan mereka yang tidak diundang 32. Merupakan tuan rumah yang baik, selalu memikirkan karyawan, dan tamu-tamunya 33. Merupakan tamu yang baik yang selalu menyumbang tenaganya demi menyukseskan

Jangan terburu-buru membentak ! Anda baru diperkenankan membentak jika bawahan anda benar-benar bandel dan tidak patuh.tapi tidak becus jika mereka disuruh "turun tangan". Hal ini terjadi karena mereka tidak mau jika harus bekerja sambil dimarah-marahi. Memang ada banyak manajer di perusahaan. Nah.. Ini yang paling penting !! Seorang manajer dituntut untuk cerdas dalam mengambil keputusan. Kemudian pandai-pandailah mengenali watak/sifat bawahan anda atau orangorang di sekitar anda. Lalu berusaha untuk meracuni manajer. Tepat waktu. dan bila tidak mungkin selalu memberitahukan terlebih dahulu 38. Namun tugas seorang manajer tetap tidak bisa lepas dari masalah keuangan. Lalu anda harus pintar-pintar mengatur keuangan perusahaan anda. Menjadi seorang manajer itu sebenarnya bukanlah pekerjaan yang sangat sulit. Tahu bagaimana memuji orang lain dan bagaimana menerima pujian 37.tetapi ingin menjadi manajer.pertemuan 34. Banyak diantara manajer-manajer di Indonesia yang sepertinya hanya bisa memerintah. Mengetahui bahwa sikap memaksa atau agresif tidak akan memberikan keberhasilan sosial (Human Resource Development Institute. Mengirim surat terima kasih bila menerima sesuatu 39.membentak.hal ini tak bisa kita hindari ketika menjadi manajer.bagi anda yang belum memiliki pengalaman sebagai seorang manajer. Nah. .memang hanya sedikit tips dari saya. Manajer yang baik adalah manajer yang disegani bawahannya namun mampu menyelesaikan masalah. Yah.red) Banyak diantara kita yang pernah ragu-ragu dalam mengambil langkah dalam menjadi seorang manajer. Langkah pertama tadi bisa menjadi solusi memang.namun bukan pekerjaan yang mudah tentunya. Tak sedikit orang yang iri hati kepada seorang manajer. Selalu membayar bila mengundang orang lain di restoran 40. Tahu memperkenalkan orang lain dengan baik sehingga yang diperkenalkan merasa diperhatikan 36. tapi moga-moga bermanfaat bagi anda yang ingin menjadi manajer. Namun..solusi tambahan: Kenali lingkungan kerja di sekeliling anda dan pahami watak-watak mereka.lakukanlah pendekatan. Jika seorang bawahan tidak mampu menyelesaikan masalah.ada baiknya anda menerapkan sedikit tips di bawah ini. Dapat membawakan diri di berbagai situasi 35. Sifat manajer seperti ini sebaiknya benar-benar harus anda hindari. Lalu anda arahkan bawahan anda ke cara yang benar.

kami ingin nya diperhatikan oleh pemimpin. Ternyata ada kemiripan harapan dan keinginan saya dengan teman-teman saya yang lain. Teringat. menjadi pemimpin adalah menjadi orang yang paling pengertian. dan mungkin akan saya alami. Itu adalah titik awal saya mulai belajar mengenai kepemimpinan baik itu tipe kepemimpinan yang baik. Tapi disini saya tidak akan membahas satu persatu mengenai tipe – tipe kepemimpinan. ketika saya di amanahi menjadi salah satu anggota pada sebuah organisasi. Seorang pemimpin tidak bisa berbuat apa – apa jika tidak berkoordinasi. atau punya pendapat lain. Menjadi pemimpin. Anda berhak tidak setuju.Judul itu merupakan pendapat saya pribadi berdasarkan apa yang telah. dan menjadi pemimpin adalah menjadi orang yang paling paham dengan keadaan dan kondisi bawahan. Menjadi pemimpin itu harus bisa lebih sabar dan belajar dari bawahannya. Setidaknya tiga hal itu akan berpengaruh dan mempengaruhi tipe dan gaya kepemimpinan seseorang. bukan berarti menjadi raja yang tinggal perintah A. cara mengkoordinasikan anggota. Bicara soal pemimpin. Ketika menjadi bawahan. tinggal di cari di google akan banyak referensi yang keluar. maka A dikerjakan. sedang. erat kaitannya dengan team work. . ada banyak keinginan dan harapan saya ketika menjadi seorang bawahan maupun menjadi seorang pemimpin. Tapi menjadi pemimpin. contohnya : untuk sebuah amanah. Tergantung dari sudut pandang dan pengalaman masing – masing. adalah menjadi orang yang paling bersabar. Menjadi pemimpin. Ada harapan dan keinginan yang tidak sejalan ketika berada di 2 posisi itu. dan membentuk team work . koordinasi. bukan berarti kita bisa memerintah dan menyuruh bawahan begitu saja untuk mengerjakan apa yang kita kehendaki. inginnya mendapat perintah atau rincian tugas – tugas langsung dari atasan. dan komitmen. Seorang pemimpin bukanlah apa – apa ketika tidak ada staff dengan team work nya. dan seorang pemimpin akan hancur ketika tidak ada komitmen dalam memimpin. Saat itu saya baru sadar mengenai apa yang telah di ajarkan oleh manajer saya ketika bekerja dulu. dengan di beri tugas berarti si pemimpin percaya dengan kemampuan kami. saat itu saya mulai mengiyakan apa yang manajer saya katakan. Menurut saya seperti itulah seorang pemimpin seharusnya. banyak definisi dan kesimpulan yang bisa di ambil mengenai kata “PEMIMPIN”. Karena. Karena itulah kebahagiaan ketika menjadi bawahan.

Dan rasa – rasa lain. Dan. dua keinginan yang saling bertolak belakang ini lah yang saya pikir membuat sebuah tim bekerja tidak sinergis.. Hari Baru! Teman-teman. lebih sedikit lagi atasan yang bahkan dengan 'sengaja' melakukan 'sesuatu' untuk membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri. “KETERBUKAAN” dan “KOMITMEN”... Kami sering berharap bawahan lah yang aktif bertanya mengenai tugas yang bisa mereka lakukan. Karena bagi kami. Apakah anda menemukan fenomena serupa ini dilingkungan kerja anda? "Gue resign aja deh. Secara mental. kami fikir itulah bukti mereka sudah siap untuk melaksanakan tugas tersebut. Begitu juga sebaliknya. Tidak akan ada lagi rasa – rasa yang seharusnya tidak ada baik itu di pemimpin maupun bawahan. Mungkin.. Dengan mereka bertanya langsung." begitu kata seorang teman. Andai saja. akan ada saling kesinergisan dalam sebuah team work. bawahan anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak. Dan hal ini menurut saya erat kaitannya dengan “KEPERCAYAAN” . Besok Atasan Hore. bawahan yang tidak aktif bertanya itu. untuk memberi tugas dan perintah pada bawahan itu sangat sulit.. ketika berada di posisi pemimpin. Karena rasa – rasa itu masih sangat di dominan di diri saya. Hari Ini Bawahan. ada banyak bukti bahwa para bawahan cemerlang melejit karirnya hingga menjadi atasan bagi para mantan atasannya. juga sangat menunggu – nunggu perintah dari atasan mereka. Ada rasa segan kalau mereka terpaksa mengerjakan tugas itu. sekaligus bersedia menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Tidak banyak atasan yang menyadari kenyataan ini. yang seharusnya tidak ada di dalam diri seorang pemimpin. Ada beberapa hikmah dan ilmu yang bisa saya petik apa yang saya rasakan bahwa menjadi pemimpin membutuhkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap bawahannya dan kesabaran yang tinggi pula untuk menghadapi sikap bawahannya. ada rasa takut membebankan mereka. kami berfikir semua bawahan punya keinginan yang sama seperti ketika kami berada di posisi itu.Dan lain halnya ketika kami berada di posisi sebagai pemimpin. Padahal.. Dia lebih suka pindah ke perusahaan lain daripada harus menjadi bawahan bagi orang yang pernah menjadi bawahannya. Meskipun pada kenyataannya. Sudah Seharusnya jika sejauh ini saya merasa masih belum bisa menjadi pemimpin yang baik. dia tidak siap . Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:"Boleh jadi.". Nah.

hal ini memiliki dua implikasi. Jika hal ini berlaku dalam hubungan antara guru dan murid. orang mendapatkan posisi lebih tinggi tanpa didukung oleh kemampuan yang memadai. Meskipun – biasanya . Merasa diri lebih senior."berseliweranlah para `anak kemarin sore' dijajaran manajer senior perusahaan". Tanpa ada rasa iri. Bagaimana kita menghadapi kemungkinan seperti itu? Kemungkinan ketika bawahan kita menjadi atasan bagi kita. supaya bawahannya bisa menapak lebih tinggi. Mungkin betul begitu. tidak sedikit orang yang bersikap seperti itu. Sulit menerimanya karena ada ganjalan psikologis didalam dirinya. konteks diskusi kita saat ini tidak sedang membahas aspek itu. Lebih superior. Banyak orang yang mengatakan bahwa. Sehingga. Dan rupanya. kita masih berada diatasnya. sehingga setinggi apapun bawahan kita naik. Dan penuh dengan perbenturan berbagai kepentingan. Dia bahkan membuka jalan. bukankah didunia nyata tidak selalu terjadi hal sedemikian? Mari cermati kalimat ini.menghadapi situasi terbalik seperti itu. Yang ada." Let's accept the fact."Guru yang baik bukanlah mereka yang mau mengajarkan semua hal yang diketahuinya. Melainkan. penting bagi kita untuk memiliki paradigma positif. promosi tidak dilakukan secara transparan. Mungkin juga sekedar alasan belaka. hanyalah kebanggaan didalam dirinya. bawahan kita akan menjadi atasan kita pada suatu saat kelak." Apa yang kita ketahui sangatlah terbatas. tidak terlampau merisaukannya. seandainya kita adalah sang atasan itu. Maka.seseorang yang telah menapak tinggi lupa bahwa.. mengajarkan semua yang kita tahu tidak akan bisa menjadikan generasi masa depan lebih baik dari kita.. mereka yang bersedia membantu muridnya membuka tabir-tabir pengetahuan yang belum pernah terpecahkan.. . Dia dikuasai rasa gengsi. bukankah itu baik bagi kita maupun organisasi itu sendiri? Memang. dapatkah juga terjadi dalam hubungan antara atasan dan bawahan? Seorang guru sejati akan bahagia ketika mendapati muridnya lebih hebat dari dirinya sendiri. ada peran atasannya dalam pencapaian yang diraihnya. Tiada pula kecemburuan. idealnya kita naik posisi terus menerus. Jika ada bawahan yang memiliki kualitas dan kinerja yang lebih baik dari kita. Jadi. Namun. seorang atasan sejati. Sarat dengan kolusi. Akibatnya. Tapi. Sehingga. and let's deal with it. tidak mengherankan jika mereka kerap berkata."I did it myself. Pertama. Dilatarbelakangi diskrimanasi." Tapi. Demikian pula seorang atasan yang hebat. Bagi kita. mari kita fokuskan pembahasan kita kepada kenyataan bahwa :"Boleh jadi. Mustahil? Tidak. Jadi.

Jadi. Hore.dadangkadarusman.com/ Kanibal di Kantor . Padahal. Kita mengira bahwa semua kualifikasi itu sudah kita miliki. Sering kita dengar orang yang mengeluh bahwa karirnya tidak berkembang karena atasannya tidak cukup memberi bimbingan. mereka merespon situasi ini dengan menyimpulkan bahwa manajemen telah pilih kasih. Itulah sebabnya. memang anda layak mendapatkan kesempatan untuk dipersaingkan dengan orang-orang hebat lainnya. Lagipula. orangorang yang hanya hebat secara teknis. Kita. Repotnya. kita juga sering terjebak pada anggapan bahwa. harus keluar dari pola pikir semacam itu. Atau mengajarkan kepada kita tentang ini dan itu. jika terjebak didalamnya. cukup untuk meyakinkan diri kita bahwa masa depan kita bisa jauh lebih baik dari yang dapat kita bayangkan. Bisa iya. mengapa atasan kita harus memberi penilaian istimewa kepada orang-orang yang bisanya hanya bergelantung diketiak mereka? Disisi lain. maka tentu orang lainpun tidak ingin anda yang hanya menguasai aspek teknis itu tampil menjadi pemimpin. Bisa juga tidak. Sebaliknya. sering tersingkir. kemampuan teknis hanyalah satu dari sekian banyak faktor penting. Mengharapkan mereka selalu ada disamping kita membuktikan bahwa memang kita bukan orang yang bisa diandalkan. hanya layak untuk menjadi pelaksana.Implikasi kedua. Sebab. maka mungkin. Bukti bahwa seorang bawahan bisa menapak jenjang karir yang lebih tinggi dari atasan. Sehingga para pemegang posisi kunci semakin terbatas waktunya untuk menyuapi kita. proses assesment tidak fair. sementara jumlah karyawan bahkan semakin berkurang. Padahal. seandainya kita sang bawahan itu. bawahan maupun rekan sekerja. Seperti halnya anda yang tidak ingin dipimpin oleh orang yang sekedar jago dalam hal-hal teknis. 'kemampuan teknis adalah segala-galanya'. kita tahu bahwa tuntutan perusahaan semakin banyak. serta loyalitas yang tinggi. Lagipula. kita tidak akan pernah mengetahui apa yang harus diperbaiki. kemampuan membangun hubungan yang produktif baik dengan atasan. ada orang lain yang lebih baik dari kita. Bukan pemimpin. ketika kemampuan teknis anda dipadukan dengan sikap positif. Hari Baru! sumber: http://www. mengapa orang-orang yang hebat secara teknis. Mereka merasa.

tapi sepertinya kamu sudah seharusnya siaga satu. Ketika teman satu tim dilimpahi suatu tugas. tapi mereka justru terlihat sibuk sendiri dan sama sekali tidak mempedulikan kamu. Untuk itu sebaiknya kamu berhati-hati. Tapi kadang-kadang justru yang awalnya cukup ramah. atasan menganggapmu tidak bisa bekerja dalam tim. atau bicara seenaknya. diamdiam rekan satu divisi membuat proposal dan langsung menyerahkan ke atasan. Walau maksudnya bercanda. Kamu berusaha meminta tolong teman satu divisi. dia sama sekali tidak membahasnya denganmu. mengumbar senyum. Akibatnya kamu pun lama untuk terlihat bersinar di mata atasan.Maksud kanibal disini bukannya berarti memakan manusia hidup-hidup. di rapat berikutnya ide kamu sedang dibahas oleh manajerial dan tentu saja bukan kamu yang menjadi bintang. judes. Dia secara sengaja membeberkan kesalahan dan kelalaian kamu di depan atasan. • • • • • . Hmmm. apalagi kalau tanda-tanda berikut sudah semakin terlihat jelas: • Setiap kali kamu bertanya mengenai pekerjaan. teman satu divisi yang lebih senior itu menjawab seenaknya dan bahkan tidak mempedulikan. bahkan terlihat sangat perhatian dengan kedatangan kita belum tentu ikhlas melakukannya. Ketika makan siang. Akibatnya ketika melewati deadline. Menjelek-jelekkan selera berpakaian kamu di depan atasan. Mungkin beberapa orang yang kita temui sepertinya cukup jutek. Alhasil. Padahal kalau dia memang berniat baik. bisa donk dibicarakan secara lebih pribadi dengan kamu. kamu terlihat sangat bodoh karena tidak tahu menahu tentang hal yang sedang berjalan di tim kamu sendiri. mencemarkan nama baik atau mencoba merebut status “kesayangan bos”. kamu tiba-tiba melontarkan sebuah ide brilian tentang rencana peluncuran produk baru nanti.. Tetapi dia adalah seseorang yang mempunyai hubungan pekerjaan yang dekat dengan kita namun tega memakan jalur karir. dia mau mencontek ideku lagi Bulan-bulan pertama di tempat kerja tentu saja kita masih berusaha untuk beradaptasi dengan teman satu team dan kalangan manajerial terutama atasan. Kamu tiba-tiba mendapatkan pekerjaan setumpuk dan hampir semuanya ditargetkan dalam waktu dekat ini. Namun belum sempat kamu mengajukannya. Akibatnya ketika rapat.

sepertinya banyak juga momen seperti itu. Dia pun melakukan . ayah saya membelikan berbagai macam alat tulis. seperti di saat saya bekerja kantoran. saya bertengkar hebat dengan salah seorang sahabat karena dia telah menuduh saya merebut kekasihnya. Beberapa saat setelahnya. Dan salah satunya adalah pensil 2B bergaris hitam dan merah dengan penghapus kecil berwarna merah di bagian belakangnya. rekan kerjamu diam-diam menyebarkan gosip murahan tentang hubungan gelap kamu dan atasan. dorong mendorong dan tampar menampar).• Ketika kamu mendapat pujian dari atasan atau bahkan promosi jabatan. Seperti yang sudah diduga. anak tetangga itu dimarahi habis-habisan. Namun segeralah menyusun startegi membangun tembok pertahanan sebelum kamu makin jatuh terpuruk. kami berdua hampir terlibat baku hantam ala cewek ABG (baca: jambak menjambak. tetaplah tenang dalam menghadapinya. sehingga kamu pun dimusuhi oleh teman-teman sekantor. Saya pun menangis sejadi-jadinya dan segera melaporkannya ke ayah saya. fiuh! Di era dewasa. ketika saya masih berumur 5 tahun. kamu gak tau siapa saya? Saya ingat. Namun salah seorang teman segera melerai kami berdua. Tanpa berpikir panjang. tetangga saya dengan sengaja memainkan penghapusnya dan patah begitu saja. Kesal Bukan Berarti Harus Langsung Marah Apa yang akan kamu lakukan ketika kamu membenci seseorang? Cukup sekedar aksi diam atau langsung marah-marah? Awas ya. Jika kamu mulai mencium tanda-tanda seperti itu. Lain lagi ketika beranjak remaja. Salah seorang rekan satu divisi begitu membenci saya hanya karena saya kenal dekat dengan seseorang di perusahaan tersebut yang menjadi musuhnya.

dia pun dipindahkan ke divisi lain karena menurut gosip. Namun seiring dengan bertambahnya usia dan menjadi seseorang yang sudah berumur duapuluh-an. Kadang rasa kesal memang sangat susah untuk dikendalikan. Ada yang galak. sepupu. dan memikirkan strategi pembalasan yang jauh lebih elegan. karena itu berarti saya sama hinanya dengan dia. Berikut ini beberapa contoh pertanyaan bermutu.segala cara agar saya tidak kerasan bekerja di sana seperti menyindir. 1. Ada yang bisa saya bantu? Menawarkan bantuan apalagi kepada bos kamu sendiri sangatlah penting. bos tidak puas dengan kinerjanya. Jika kamu berada di posisi ini. Yang saya lakukan hanya tersenyum dan melakukan semua pekerjaan saya dengan sebaik-baiknya lalu memberikan hasil laporan kinerja yang jauh lebih baik daripadanya. Dalam konteks ini diam bukan lagi berarti emas. Betul? Pertanyaan Bermutu Untuk Bos Atasan atau sering kita anggap bos memiliki berbagai macam tipe. Sehingga kamu bisa mengatur waktu bekerja dan tidak akan ada istilah “Maaf pak. ingin rasanya saya menaruh racun tikus di dalam mie instannya yang setiap hari dia pesan. Tapi saya tidak membalas dengan cara yang sama seperti yang dia lakukan. Sebagai karyawan yang baik tentu saja kamu harus bertanya akan hal-hal yang belum kamu pahami secara keseluruhan. Tak lama setelah itu. bahkan ada yang cuek-cuek saja terhadap pekerjaan anak buahnya. ada yang kalem. dan saya pun seringkali lepas kendali dan akhirnya hanya bisa menyesal atas tindakan saya yang terlalu ekspresif. ada baiknya kita menarik napas. atau bahkan saudara kandung sendiri. . calon ipar. Kesalkah saya? Tentu saja. Apalagi ketika kita jelas-jelas yakin bahwa kita tidak bersalah dan begitu banyak sikap dan tindakan tidak-dewasa yang biasanya dilakukan oleh orang-orang kebanyakan. Sebelum bertanya ada baiknya kamu pastikan dulu apakah pertanyaan yang akan kamu tanyakan kepada bos kamu itu memang pertanyaan yang cukup bermutu. Seseorang yang kita benci itu bisa jadi rekan kerja. Yang mana yang harus diprioritaskan? Terkadang bos tidak menyadari bahwa dia telah memberikan banyak sekali pekerjaan kepada anak buahnya. Namun pastikan bahwa pekerjaan yang didelegasikan kepada kamu bisa kamu selesaikan dengan baik dan benar. mencela dan menghina sampai menyebarkan gosip bahwa saya menggoda pacarnya yang bahkan tidak lebih keren dari banci pasar. jangan ragu untuk menanyakan prioritas pekerjaan yang harus didahulukan. saya belum selesai mengerjakannya” 2. Supaya tidak ada yang menyangka kamu hanya mencari perhatian saja dengan bos kamu. Itu menandakan bahwa kamu bersedia untuk belajar sesuatu yang baru diluar job desk kamu. tenang.

Sedangkan di sisi lain bos bisa mengartikan kamu sudah tidak betah dan ingin pergi dari perusahaan. 5. Pertanyaan ini hanya wajib kamu tanyakan jika bos kamu sudah percaya dan senang dengan hasil kerja kamu. Biasanya atasan atau bos kamu akan bisa lebih menilai hal ini dibandingkan diri kamu sendiri. Apakah kamu sudah paham? 4.3. Di satu sisi kamu pertanyaan ini mungkin bagus karena kamu fokus untuk berkarir jangka panjang di perusahaan. . Apa yang menjadi kekuatan saya? Sangat penting untuk mengetahui kemampuan dan kekuatan diri kamu. Dengan begitu kamu bisa mencapai karir yang tepat dan sesuai. jika kamu diam saja. Terkadang memang orang menghargai kemampuan yang tidak kita sadari. B. 6. bos pasti mengira kamu masih mampu mengerjakan pekerjaan baru darinya. Bos tidak akan tahu betapapun sibuknya kamu. bos terkadang tidak menyadari betapa banyaknya pekerjaan yang telah ia delegasikan kepada kamu. Hal ini untuk memastikan bahwa kamu dan bos kamu berada pada halaman yang sama. ada baiknya kamu membuat ringkasan atas penjelasannya dan sampaikan ulang semua dan menanyakan apakah ada informasi penting lainnya yang terlewatkan. apakah anda yakin saya bisa menyelesaikan pekerjaan baru ini? Seperti pertanyaan no 1. Bagaimana karir saya di perusahaan ini? Pertanyaan yang bisa dikategorikan pedang bermata dua. jadi sebelum menerima pekerjaan baru sebaiknya kamu tanyakan hal ini kepadanya. Saya sedang mengerjakan A. dan C. Jika saya tidak salah … … … Apakah saya melupakan sesuatu? Setelah bos kamu memberikan penjelasan kepada kamu.

Bagaimana saya harus membuat laporan. apakah harian. Masih memiliki pertanyaan penting dan bermutu lainnya yang patut ditanyakan kepada bos kamu? Bagikan kepada Twentea’ers melalui kolom komentar dibawah ini. atau mingguan? Sangat penting untuk mengetahui preferensi dari bos kamu dalam menganalisa pekerjaan. Foto oleh: snowballed . atau mingguan atau bahkan bulanan. Apakah bos kamu ingin pekerjaan dilaporkan harian. Jangan sampai kamu dimarahi oleh bos atas sesuatu yang sepele seperti ini.7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful