P. 1
Penampilan Manager Yg Baik

Penampilan Manager Yg Baik

|Views: 418|Likes:
Published by Betti Sulistyorini

More info:

Published by: Betti Sulistyorini on Dec 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/06/2013

pdf

text

original

Berikut beberapa point-point penting yang harus diperhatikan oleh seorang manajer: 1.

Tidak mengharapkan orang lain mengikuti peraturan yang tidak diikutinya sendiri 2. Menyediakan waktu untuk mendengarkan bawahannya maupun untuk memberikan perintah 3. Berpegang pada janji 4. Berpijak pada komunikasi antar pribadi yang bersifat dua arah dan tepat, sehingga manajemen peka terhadap kebutuhan bawahan 5. Menghormati gagasan orang lain 6. Turut menyumbang pikirannya pada setiap rapat 7. Menyampaikan copy atau memo kepada individu yang bersangkutan, sehingga tidak ada yang merasa dilewati 8. Tidak mencoba mengusik daerah kekuasaan orang lain 9. Membela bawahan/stafnya yang diperlakukan tidak wajar 10. Bertanggung jawab terhadap kesalahan yang dibuat oleh timnya, walaupun bukan kesalahannya 11. Memuji siapa saja yang pantas dipuji 12. Mengkritik orang lain secara membangun dan tidak pernah di depan umum 13. Peka terhadap manajemen yang baik secara informal ayau formal 14. Membalas telepon dalam batas waktu 24 jam, dilaksanakan oleh seorang sekretaris 15. Menjawab surat-surat penting dalam waktu 4 hari dan surat yang kurang penting dalam waktu 2 minggu 16. Menyediakan waktu untuk pegawai yang baru untuk membantunya dalam proses penyesuaiannya dalam organisasi 17. Tidak membual, tetapi menyumbangkan pikiran dan pengetahuannya demi memajukan pembicaraan 18. Tidak bersikap sok tahu di bidang yang bukan bidangnya 19. Selalu mengingatkan akan kliping/artikel yang dapat bermanfaat bagi rekannya 20. Menyorot pada jasa individu yang telah berhasil menyukseskan tugas tertentu 21. Menjaga agar lingkungan kantor merupakan tempat kerja yang nyaman 22. Bersedia menolong rekan atau bawahannya yang dirundung malang atau yang sedang menghadapi masalah 23. Menulis/ mengirimkan surat-surat/ kartu ucapan selamat 24. Segera mengembalikan barang yang dipinjam dalam keadaan baik 25. Tidak membicarakan hal-hal yang dapat melukai orang lain 26. Turut merasakan bila rekan/ bawahannya mengalami duka cita 27. Mengoreksi di depan umum dengan cara yang baik tanpa melukai orang tersebut atau mengoreksinya di bawah 4 mata 28. Menunjukan perhatian terhadap orang yang terkucil di dalam organisasi 29. Tahu bagaimana bersikap dan berbusana di pekerjaan maupun di waktu santai 30. Membalas semua undangan, yang dapat dan yang tidak dapat dihadiri 31. Tidak membicarakan undangan tertentu di hadapan mereka yang tidak diundang 32. Merupakan tuan rumah yang baik, selalu memikirkan karyawan, dan tamu-tamunya 33. Merupakan tamu yang baik yang selalu menyumbang tenaganya demi menyukseskan

. Ini yang paling penting !! Seorang manajer dituntut untuk cerdas dalam mengambil keputusan. Menjadi seorang manajer itu sebenarnya bukanlah pekerjaan yang sangat sulit. Kemudian pandai-pandailah mengenali watak/sifat bawahan anda atau orangorang di sekitar anda. Nah. Jangan terburu-buru membentak ! Anda baru diperkenankan membentak jika bawahan anda benar-benar bandel dan tidak patuh. Sifat manajer seperti ini sebaiknya benar-benar harus anda hindari. Yah. Hal ini terjadi karena mereka tidak mau jika harus bekerja sambil dimarah-marahi.tapi tidak becus jika mereka disuruh "turun tangan". Tak sedikit orang yang iri hati kepada seorang manajer.. Manajer yang baik adalah manajer yang disegani bawahannya namun mampu menyelesaikan masalah. Mengirim surat terima kasih bila menerima sesuatu 39. Memang ada banyak manajer di perusahaan.solusi tambahan: Kenali lingkungan kerja di sekeliling anda dan pahami watak-watak mereka. Namun tugas seorang manajer tetap tidak bisa lepas dari masalah keuangan. Banyak diantara manajer-manajer di Indonesia yang sepertinya hanya bisa memerintah. Tepat waktu. Selalu membayar bila mengundang orang lain di restoran 40. Nah. dan bila tidak mungkin selalu memberitahukan terlebih dahulu 38. Lalu berusaha untuk meracuni manajer.namun bukan pekerjaan yang mudah tentunya. Lalu anda arahkan bawahan anda ke cara yang benar.membentak. Tahu memperkenalkan orang lain dengan baik sehingga yang diperkenalkan merasa diperhatikan 36.pertemuan 34. Jika seorang bawahan tidak mampu menyelesaikan masalah. Dapat membawakan diri di berbagai situasi 35.bagi anda yang belum memiliki pengalaman sebagai seorang manajer.memang hanya sedikit tips dari saya. Mengetahui bahwa sikap memaksa atau agresif tidak akan memberikan keberhasilan sosial (Human Resource Development Institute. tapi moga-moga bermanfaat bagi anda yang ingin menjadi manajer.ada baiknya anda menerapkan sedikit tips di bawah ini. Tahu bagaimana memuji orang lain dan bagaimana menerima pujian 37.tetapi ingin menjadi manajer. Langkah pertama tadi bisa menjadi solusi memang.hal ini tak bisa kita hindari ketika menjadi manajer. Lalu anda harus pintar-pintar mengatur keuangan perusahaan anda. .lakukanlah pendekatan. Namun.red) Banyak diantara kita yang pernah ragu-ragu dalam mengambil langkah dalam menjadi seorang manajer.

Teringat. bukan berarti kita bisa memerintah dan menyuruh bawahan begitu saja untuk mengerjakan apa yang kita kehendaki.Judul itu merupakan pendapat saya pribadi berdasarkan apa yang telah. dan membentuk team work . dan seorang pemimpin akan hancur ketika tidak ada komitmen dalam memimpin. erat kaitannya dengan team work. Menjadi pemimpin. koordinasi. ketika saya di amanahi menjadi salah satu anggota pada sebuah organisasi. Tapi disini saya tidak akan membahas satu persatu mengenai tipe – tipe kepemimpinan. adalah menjadi orang yang paling bersabar. Karena itulah kebahagiaan ketika menjadi bawahan. maka A dikerjakan. Tergantung dari sudut pandang dan pengalaman masing – masing. Ketika menjadi bawahan. Seorang pemimpin tidak bisa berbuat apa – apa jika tidak berkoordinasi. cara mengkoordinasikan anggota. Menjadi pemimpin itu harus bisa lebih sabar dan belajar dari bawahannya. ada banyak keinginan dan harapan saya ketika menjadi seorang bawahan maupun menjadi seorang pemimpin. Itu adalah titik awal saya mulai belajar mengenai kepemimpinan baik itu tipe kepemimpinan yang baik. dan komitmen. atau punya pendapat lain. Tapi menjadi pemimpin. sedang. Bicara soal pemimpin. bukan berarti menjadi raja yang tinggal perintah A. . saat itu saya mulai mengiyakan apa yang manajer saya katakan. Anda berhak tidak setuju. Setidaknya tiga hal itu akan berpengaruh dan mempengaruhi tipe dan gaya kepemimpinan seseorang. Saat itu saya baru sadar mengenai apa yang telah di ajarkan oleh manajer saya ketika bekerja dulu. Karena. inginnya mendapat perintah atau rincian tugas – tugas langsung dari atasan. dengan di beri tugas berarti si pemimpin percaya dengan kemampuan kami. menjadi pemimpin adalah menjadi orang yang paling pengertian. Menurut saya seperti itulah seorang pemimpin seharusnya. Ada harapan dan keinginan yang tidak sejalan ketika berada di 2 posisi itu. contohnya : untuk sebuah amanah. Menjadi pemimpin. Seorang pemimpin bukanlah apa – apa ketika tidak ada staff dengan team work nya. tinggal di cari di google akan banyak referensi yang keluar. dan menjadi pemimpin adalah menjadi orang yang paling paham dengan keadaan dan kondisi bawahan. Ternyata ada kemiripan harapan dan keinginan saya dengan teman-teman saya yang lain. banyak definisi dan kesimpulan yang bisa di ambil mengenai kata “PEMIMPIN”. kami ingin nya diperhatikan oleh pemimpin. dan mungkin akan saya alami.

. Dan hal ini menurut saya erat kaitannya dengan “KEPERCAYAAN” . Sudah Seharusnya jika sejauh ini saya merasa masih belum bisa menjadi pemimpin yang baik. Meskipun pada kenyataannya. sekaligus bersedia menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan. kami berfikir semua bawahan punya keinginan yang sama seperti ketika kami berada di posisi itu.. Padahal. Secara mental. bawahan anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak.. ketika berada di posisi pemimpin. dia tidak siap . “KETERBUKAAN” dan “KOMITMEN”. lebih sedikit lagi atasan yang bahkan dengan 'sengaja' melakukan 'sesuatu' untuk membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri.. dua keinginan yang saling bertolak belakang ini lah yang saya pikir membuat sebuah tim bekerja tidak sinergis. Begitu juga sebaliknya. Nah. Kami sering berharap bawahan lah yang aktif bertanya mengenai tugas yang bisa mereka lakukan. Besok Atasan Hore. Ada rasa segan kalau mereka terpaksa mengerjakan tugas itu." begitu kata seorang teman. juga sangat menunggu – nunggu perintah dari atasan mereka. Tidak banyak atasan yang menyadari kenyataan ini. Karena rasa – rasa itu masih sangat di dominan di diri saya. Ada beberapa hikmah dan ilmu yang bisa saya petik apa yang saya rasakan bahwa menjadi pemimpin membutuhkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap bawahannya dan kesabaran yang tinggi pula untuk menghadapi sikap bawahannya. Hari Baru! Teman-teman. Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:"Boleh jadi. Dengan mereka bertanya langsung. Andai saja. kami fikir itulah bukti mereka sudah siap untuk melaksanakan tugas tersebut. bawahan yang tidak aktif bertanya itu.".Dan lain halnya ketika kami berada di posisi sebagai pemimpin. Dan rasa – rasa lain. Dia lebih suka pindah ke perusahaan lain daripada harus menjadi bawahan bagi orang yang pernah menjadi bawahannya. akan ada saling kesinergisan dalam sebuah team work. Apakah anda menemukan fenomena serupa ini dilingkungan kerja anda? "Gue resign aja deh.. ada rasa takut membebankan mereka. yang seharusnya tidak ada di dalam diri seorang pemimpin.. untuk memberi tugas dan perintah pada bawahan itu sangat sulit. Hari Ini Bawahan. ada banyak bukti bahwa para bawahan cemerlang melejit karirnya hingga menjadi atasan bagi para mantan atasannya. Tidak akan ada lagi rasa – rasa yang seharusnya tidak ada baik itu di pemimpin maupun bawahan. Karena bagi kami. Mungkin.

"berseliweranlah para `anak kemarin sore' dijajaran manajer senior perusahaan". Akibatnya. konteks diskusi kita saat ini tidak sedang membahas aspek itu. Banyak orang yang mengatakan bahwa." Tapi. supaya bawahannya bisa menapak lebih tinggi. Dia bahkan membuka jalan. promosi tidak dilakukan secara transparan. Yang ada. Sehingga. . Mustahil? Tidak. Bagaimana kita menghadapi kemungkinan seperti itu? Kemungkinan ketika bawahan kita menjadi atasan bagi kita." Let's accept the fact. hal ini memiliki dua implikasi.seseorang yang telah menapak tinggi lupa bahwa. Jika hal ini berlaku dalam hubungan antara guru dan murid. mari kita fokuskan pembahasan kita kepada kenyataan bahwa :"Boleh jadi. sehingga setinggi apapun bawahan kita naik. bawahan kita akan menjadi atasan kita pada suatu saat kelak. Demikian pula seorang atasan yang hebat. tidak sedikit orang yang bersikap seperti itu. tidak mengherankan jika mereka kerap berkata. mengajarkan semua yang kita tahu tidak akan bisa menjadikan generasi masa depan lebih baik dari kita. Sulit menerimanya karena ada ganjalan psikologis didalam dirinya.. Meskipun – biasanya . ada peran atasannya dalam pencapaian yang diraihnya. Mungkin betul begitu. Merasa diri lebih senior. Sarat dengan kolusi."I did it myself." Apa yang kita ketahui sangatlah terbatas. tidak terlampau merisaukannya. Jika ada bawahan yang memiliki kualitas dan kinerja yang lebih baik dari kita. idealnya kita naik posisi terus menerus. Dan penuh dengan perbenturan berbagai kepentingan. Lebih superior. Tapi. Dilatarbelakangi diskrimanasi. Jadi. mereka yang bersedia membantu muridnya membuka tabir-tabir pengetahuan yang belum pernah terpecahkan. Dia dikuasai rasa gengsi. and let's deal with it. bukankah didunia nyata tidak selalu terjadi hal sedemikian? Mari cermati kalimat ini. Mungkin juga sekedar alasan belaka.. dapatkah juga terjadi dalam hubungan antara atasan dan bawahan? Seorang guru sejati akan bahagia ketika mendapati muridnya lebih hebat dari dirinya sendiri. Sehingga. Jadi. hanyalah kebanggaan didalam dirinya. Maka. penting bagi kita untuk memiliki paradigma positif. Tanpa ada rasa iri. Bagi kita. seorang atasan sejati. Pertama. kita masih berada diatasnya. Namun. Melainkan.. seandainya kita adalah sang atasan itu. Tiada pula kecemburuan. bukankah itu baik bagi kita maupun organisasi itu sendiri? Memang."Guru yang baik bukanlah mereka yang mau mengajarkan semua hal yang diketahuinya. orang mendapatkan posisi lebih tinggi tanpa didukung oleh kemampuan yang memadai.menghadapi situasi terbalik seperti itu. Dan rupanya.

kemampuan teknis hanyalah satu dari sekian banyak faktor penting. harus keluar dari pola pikir semacam itu. kita juga sering terjebak pada anggapan bahwa. Padahal. kita tahu bahwa tuntutan perusahaan semakin banyak. hanya layak untuk menjadi pelaksana. 'kemampuan teknis adalah segala-galanya'. kita tidak akan pernah mengetahui apa yang harus diperbaiki. Sehingga para pemegang posisi kunci semakin terbatas waktunya untuk menyuapi kita. Mereka merasa. maka tentu orang lainpun tidak ingin anda yang hanya menguasai aspek teknis itu tampil menjadi pemimpin. Hari Baru! sumber: http://www.Implikasi kedua. memang anda layak mendapatkan kesempatan untuk dipersaingkan dengan orang-orang hebat lainnya. ketika kemampuan teknis anda dipadukan dengan sikap positif. Bisa iya.dadangkadarusman. proses assesment tidak fair. Hore. maka mungkin. Jadi. Repotnya. Lagipula. Itulah sebabnya. mereka merespon situasi ini dengan menyimpulkan bahwa manajemen telah pilih kasih. Kita mengira bahwa semua kualifikasi itu sudah kita miliki. seandainya kita sang bawahan itu. Lagipula. Kita. mengapa orang-orang yang hebat secara teknis. Mengharapkan mereka selalu ada disamping kita membuktikan bahwa memang kita bukan orang yang bisa diandalkan. Padahal. sering tersingkir.com/ Kanibal di Kantor . bawahan maupun rekan sekerja. Bukti bahwa seorang bawahan bisa menapak jenjang karir yang lebih tinggi dari atasan. Sebaliknya. Sering kita dengar orang yang mengeluh bahwa karirnya tidak berkembang karena atasannya tidak cukup memberi bimbingan. kemampuan membangun hubungan yang produktif baik dengan atasan. orangorang yang hanya hebat secara teknis. Bisa juga tidak. serta loyalitas yang tinggi. ada orang lain yang lebih baik dari kita. Sebab. mengapa atasan kita harus memberi penilaian istimewa kepada orang-orang yang bisanya hanya bergelantung diketiak mereka? Disisi lain. Atau mengajarkan kepada kita tentang ini dan itu. Bukan pemimpin. Seperti halnya anda yang tidak ingin dipimpin oleh orang yang sekedar jago dalam hal-hal teknis. sementara jumlah karyawan bahkan semakin berkurang. jika terjebak didalamnya. cukup untuk meyakinkan diri kita bahwa masa depan kita bisa jauh lebih baik dari yang dapat kita bayangkan.

Tapi kadang-kadang justru yang awalnya cukup ramah. atau bicara seenaknya. Ketika makan siang. tapi sepertinya kamu sudah seharusnya siaga satu. judes. Padahal kalau dia memang berniat baik. Walau maksudnya bercanda. Kamu berusaha meminta tolong teman satu divisi. • • • • • . kamu tiba-tiba melontarkan sebuah ide brilian tentang rencana peluncuran produk baru nanti. Ketika teman satu tim dilimpahi suatu tugas. bisa donk dibicarakan secara lebih pribadi dengan kamu. Hmmm.Maksud kanibal disini bukannya berarti memakan manusia hidup-hidup. apalagi kalau tanda-tanda berikut sudah semakin terlihat jelas: • Setiap kali kamu bertanya mengenai pekerjaan. kamu terlihat sangat bodoh karena tidak tahu menahu tentang hal yang sedang berjalan di tim kamu sendiri. Untuk itu sebaiknya kamu berhati-hati. atasan menganggapmu tidak bisa bekerja dalam tim. Alhasil. Mungkin beberapa orang yang kita temui sepertinya cukup jutek. di rapat berikutnya ide kamu sedang dibahas oleh manajerial dan tentu saja bukan kamu yang menjadi bintang. teman satu divisi yang lebih senior itu menjawab seenaknya dan bahkan tidak mempedulikan. dia sama sekali tidak membahasnya denganmu. Namun belum sempat kamu mengajukannya.. dia mau mencontek ideku lagi Bulan-bulan pertama di tempat kerja tentu saja kita masih berusaha untuk beradaptasi dengan teman satu team dan kalangan manajerial terutama atasan. bahkan terlihat sangat perhatian dengan kedatangan kita belum tentu ikhlas melakukannya. Tetapi dia adalah seseorang yang mempunyai hubungan pekerjaan yang dekat dengan kita namun tega memakan jalur karir. mencemarkan nama baik atau mencoba merebut status “kesayangan bos”. Kamu tiba-tiba mendapatkan pekerjaan setumpuk dan hampir semuanya ditargetkan dalam waktu dekat ini. Menjelek-jelekkan selera berpakaian kamu di depan atasan. mengumbar senyum. Akibatnya kamu pun lama untuk terlihat bersinar di mata atasan. Akibatnya ketika melewati deadline. tapi mereka justru terlihat sibuk sendiri dan sama sekali tidak mempedulikan kamu. Dia secara sengaja membeberkan kesalahan dan kelalaian kamu di depan atasan. Akibatnya ketika rapat. diamdiam rekan satu divisi membuat proposal dan langsung menyerahkan ke atasan.

Dan salah satunya adalah pensil 2B bergaris hitam dan merah dengan penghapus kecil berwarna merah di bagian belakangnya. Jika kamu mulai mencium tanda-tanda seperti itu. Dia pun melakukan .• Ketika kamu mendapat pujian dari atasan atau bahkan promosi jabatan. rekan kerjamu diam-diam menyebarkan gosip murahan tentang hubungan gelap kamu dan atasan. ketika saya masih berumur 5 tahun. kami berdua hampir terlibat baku hantam ala cewek ABG (baca: jambak menjambak. kamu gak tau siapa saya? Saya ingat. Kesal Bukan Berarti Harus Langsung Marah Apa yang akan kamu lakukan ketika kamu membenci seseorang? Cukup sekedar aksi diam atau langsung marah-marah? Awas ya. sepertinya banyak juga momen seperti itu. Namun salah seorang teman segera melerai kami berdua. sehingga kamu pun dimusuhi oleh teman-teman sekantor. Namun segeralah menyusun startegi membangun tembok pertahanan sebelum kamu makin jatuh terpuruk. tetangga saya dengan sengaja memainkan penghapusnya dan patah begitu saja. Saya pun menangis sejadi-jadinya dan segera melaporkannya ke ayah saya. dorong mendorong dan tampar menampar). saya bertengkar hebat dengan salah seorang sahabat karena dia telah menuduh saya merebut kekasihnya. tetaplah tenang dalam menghadapinya. fiuh! Di era dewasa. seperti di saat saya bekerja kantoran. ayah saya membelikan berbagai macam alat tulis. Tanpa berpikir panjang. Beberapa saat setelahnya. anak tetangga itu dimarahi habis-habisan. Seperti yang sudah diduga. Salah seorang rekan satu divisi begitu membenci saya hanya karena saya kenal dekat dengan seseorang di perusahaan tersebut yang menjadi musuhnya. Lain lagi ketika beranjak remaja.

bahkan ada yang cuek-cuek saja terhadap pekerjaan anak buahnya. . saya belum selesai mengerjakannya” 2. Sehingga kamu bisa mengatur waktu bekerja dan tidak akan ada istilah “Maaf pak. Sebelum bertanya ada baiknya kamu pastikan dulu apakah pertanyaan yang akan kamu tanyakan kepada bos kamu itu memang pertanyaan yang cukup bermutu. Sebagai karyawan yang baik tentu saja kamu harus bertanya akan hal-hal yang belum kamu pahami secara keseluruhan. ada yang kalem. calon ipar. Berikut ini beberapa contoh pertanyaan bermutu. dan saya pun seringkali lepas kendali dan akhirnya hanya bisa menyesal atas tindakan saya yang terlalu ekspresif. sepupu. Ada yang galak. dan memikirkan strategi pembalasan yang jauh lebih elegan. bos tidak puas dengan kinerjanya. 1. tenang. jangan ragu untuk menanyakan prioritas pekerjaan yang harus didahulukan. Namun seiring dengan bertambahnya usia dan menjadi seseorang yang sudah berumur duapuluh-an. mencela dan menghina sampai menyebarkan gosip bahwa saya menggoda pacarnya yang bahkan tidak lebih keren dari banci pasar. Betul? Pertanyaan Bermutu Untuk Bos Atasan atau sering kita anggap bos memiliki berbagai macam tipe.segala cara agar saya tidak kerasan bekerja di sana seperti menyindir. Kadang rasa kesal memang sangat susah untuk dikendalikan. atau bahkan saudara kandung sendiri. Yang mana yang harus diprioritaskan? Terkadang bos tidak menyadari bahwa dia telah memberikan banyak sekali pekerjaan kepada anak buahnya. Yang saya lakukan hanya tersenyum dan melakukan semua pekerjaan saya dengan sebaik-baiknya lalu memberikan hasil laporan kinerja yang jauh lebih baik daripadanya. Ada yang bisa saya bantu? Menawarkan bantuan apalagi kepada bos kamu sendiri sangatlah penting. Itu menandakan bahwa kamu bersedia untuk belajar sesuatu yang baru diluar job desk kamu. Jika kamu berada di posisi ini. ingin rasanya saya menaruh racun tikus di dalam mie instannya yang setiap hari dia pesan. ada baiknya kita menarik napas. dia pun dipindahkan ke divisi lain karena menurut gosip. karena itu berarti saya sama hinanya dengan dia. Kesalkah saya? Tentu saja. Tapi saya tidak membalas dengan cara yang sama seperti yang dia lakukan. Seseorang yang kita benci itu bisa jadi rekan kerja. Namun pastikan bahwa pekerjaan yang didelegasikan kepada kamu bisa kamu selesaikan dengan baik dan benar. Dalam konteks ini diam bukan lagi berarti emas. Supaya tidak ada yang menyangka kamu hanya mencari perhatian saja dengan bos kamu. Apalagi ketika kita jelas-jelas yakin bahwa kita tidak bersalah dan begitu banyak sikap dan tindakan tidak-dewasa yang biasanya dilakukan oleh orang-orang kebanyakan. Tak lama setelah itu.

ada baiknya kamu membuat ringkasan atas penjelasannya dan sampaikan ulang semua dan menanyakan apakah ada informasi penting lainnya yang terlewatkan. dan C. Jika saya tidak salah … … … Apakah saya melupakan sesuatu? Setelah bos kamu memberikan penjelasan kepada kamu. . bos terkadang tidak menyadari betapa banyaknya pekerjaan yang telah ia delegasikan kepada kamu. Dengan begitu kamu bisa mencapai karir yang tepat dan sesuai. Biasanya atasan atau bos kamu akan bisa lebih menilai hal ini dibandingkan diri kamu sendiri. Apa yang menjadi kekuatan saya? Sangat penting untuk mengetahui kemampuan dan kekuatan diri kamu. Di satu sisi kamu pertanyaan ini mungkin bagus karena kamu fokus untuk berkarir jangka panjang di perusahaan. Bagaimana karir saya di perusahaan ini? Pertanyaan yang bisa dikategorikan pedang bermata dua. 5. Sedangkan di sisi lain bos bisa mengartikan kamu sudah tidak betah dan ingin pergi dari perusahaan. Apakah kamu sudah paham? 4. 6. Saya sedang mengerjakan A. B. Terkadang memang orang menghargai kemampuan yang tidak kita sadari. jadi sebelum menerima pekerjaan baru sebaiknya kamu tanyakan hal ini kepadanya. Pertanyaan ini hanya wajib kamu tanyakan jika bos kamu sudah percaya dan senang dengan hasil kerja kamu.3. jika kamu diam saja. bos pasti mengira kamu masih mampu mengerjakan pekerjaan baru darinya. Bos tidak akan tahu betapapun sibuknya kamu. Hal ini untuk memastikan bahwa kamu dan bos kamu berada pada halaman yang sama. apakah anda yakin saya bisa menyelesaikan pekerjaan baru ini? Seperti pertanyaan no 1.

Masih memiliki pertanyaan penting dan bermutu lainnya yang patut ditanyakan kepada bos kamu? Bagikan kepada Twentea’ers melalui kolom komentar dibawah ini. atau mingguan? Sangat penting untuk mengetahui preferensi dari bos kamu dalam menganalisa pekerjaan. apakah harian. atau mingguan atau bahkan bulanan. Bagaimana saya harus membuat laporan. Apakah bos kamu ingin pekerjaan dilaporkan harian. Jangan sampai kamu dimarahi oleh bos atas sesuatu yang sepele seperti ini. Foto oleh: snowballed .7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->