Apa itu Teori Analisis SWOT?

Teori Analisis SWOT adalah sebuah teori yang digunakan untuk merencanakan sesuatu hal yang dilakukan dengan SWOT. SWOT adalah sebuah singkatan dari, S adalah STRENGHT atau Kekuatan, W adalah WEAKNESS atau Kelemahan, O adalah OPPORTUNITY atau Kesempatan, dan T adalah THREAT atau Ancaman. SWOT ini biasa digunakan untuk menganalisis suatu kondisi dimana akan dibuat sebuah rencana untuk melakukan sesuatu, sebagai contoh, program kerja.

SWOT untuk organisasi Dalam sebuah organisasi biasanya setiap awal periode kepengurusan akan dilaksanakan pembuatan rencana program kerja, untuk itu biasanya akan dilakukan sebuah analisis kondisi mengenai suatu organisasi tersebut. Analisis SWOT biasanya dicantumkan dalam GBHK (Garis-garis Besar Haluan Kerja) yang menjelaskan tentang kondisi lingkungan organisasi baik kondisi internal maupun external.

Analisis SWOT ini merupakan sebuah ³penyelidikan´ tentang situasi dan kondisi dalam suatu lingkungan. Contohnya adalah:

³Ada sebuah organisasi yang akan membuat program kerja, untuk itu mereka harus tahu tentang kondisi organisasi mereka dan lingkungan dimana organisasi itu berada. Untuk itu mereka melakukan analisis SWOT, pertama S, yaitu dengan mengetahui kekuatan organisasi ±dalam hal ini, kekuatan bisa diartikan sebagai kondisi yang menguntungkan untuk organisasi- tersebut. Misalnya, pengurus yang setia terhadap organisasi, atau kas organisasi yang banyak, dll. Kedua W, yaitu dengan mengetahui kelemahan organisasi ± dalam hal ini, kelemahan bisa diartikan sebagai suatu kondisi yang merugikan untuk organisasi- tersebut. Misalnya, kondisi anggota yang tidak aktif, dana yang tak ada, dll.

Ketiga O, yaitu dengan mengetahui kesempatan organisasi ± dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang bisa menguntungkan jika dilakukan namun jika tidak diambil bisa merugikan, atau sebaliknya. Misalnya, sumber dana ada bila diminta. Keempat T, yaitu dengan mengetahui ancaman organisasi ± dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang akan menghambat atau mengancam selama perjalanan kepengurusan. Misalnya, banyak pengurus dan anggota yang tidak aktif.

Setelah dilakukan analisis SWOT maka jadi mengetahui kondi si nyata apa yang terjadi di lingkungan internal dan external organisas, maka dapat mulai membuat rencana program kerja yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan dan mampu untuk dilaksanakan oleh pengurus tersebut.´

peluang. Sebelah kiri bawah -> Strategi Defensif. Berat (=4). Dan Hasil dari perhitungan tersebut. berupa Skala Likert Keunggulan dan Peluang Kemudian penelitian dilanjutkan dengan identifikasi variablevariabel yang merupakan kelemahan dan ancaman dari luar yang kemudian digunakan skala likert atas lima tingkat yang terdiri dari: Sangat berat (=5). dan Tidak berat (=1). kelemahan. Dari diagram Cartesius tersebut. berupa Skala Likert Tantangan dan Ancaman Analisis SWOT ini adalah membandingkan antara faktor eksternal. Dalam menganalisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif guna menjawab perumusan permasalahan mengenai apa saja yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang ada pada objek penelitian dan apa saja yang menjadi peluang dan ancaman dari luar yang harus dihadapinya. Cukup berat (=3). berupa Peluang (opportunities) dan Ancaman (threats) dengan faktor internal. Sebelah kanan atas -> Strategi Agresif (Growth). Selanjutnya. Hal ini disebut dengan Analisis Situasi atau popular disebut Analisis SWOT. yang berupa Kekuatan (strengths) dan Kelemahan (weaknesses). dapat diketahui hasil analisis SWOT. sesuai dengan posisi dari hasil perhitungannya. Analisa ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities).faktor strategis perusahaan (kekuatan. yaitu: Sebelah kiri atas -> Startegi Rasionalisasi (Turne around). dituangkan dalam digram Cartesius.Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Cukup baik (3). Kurang baik (2). nilai rata.rata masing-masing faktor positif dibandingkan dengan faktor negatif baik di lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. Baik (4). dan ancaman) pada kondisi yang ada saat ini. namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman ( Threats). Sebelah Kanan bawah -> Strategi Diversifikasi. Perencanaan strategis (strategic planner) suatu perusahaan harus menganalisis faktor. dan Tidak baik (1). Dalam penelitian dilakukan identifikasi variable-variabel yang merupakan kekuatan dan peluang yang kemudian digunakan skala likert atas lima tingkat yang terdiri dari: Sangat baik (5). . Kurang berat (=2).

‡ Tentukan seorang Pencatat. gaji. 5. Melakukan ranking terhadap kekuatan dan kelemahan. tenaga trampil. Menyiapkan sesi SWOT. Analsis SWOT dapat dibagikan dalam lima langkah: 1. ‡ . 2. Peserta dibagi dalam kelompok dengan maksimum 6 orang per kelompok. Setiap kelompok membuat sebuah matriks SWOT sesuai dengan contoh. Kekuatan bisa berupa. Langkah 2: Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan ‡ Dengan menggunakan curah pendapat. 4. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.60 menit. Setelah kartu diisi tempelkan pada kertas flipchart. sarana. Dengan menggunakan alat curah pendapat memilih pelayanan atau komponen pelayanan yang akan dianalisa. tulis pada kartu semua kekuatan di dalam organisasi (internal). WEAKNESSES (Kelemahan).Pengertian dan Tujuan SWOT adalah singkatan dari bahasa Inggris STRENGTHS (Kekuatan). 3. Siapkan kartu dan kertas flipchart untuk setiap kelompok. Tugas Pencatat adalah mengisi matriks SWOT. Menganalisis kekuatan dan kelemahan. OPPORTUNITIES (Peluang) dan THREATS (Ancaman). Analisa SWOT berguna untuk menganalisa faktor-faktor di dalam organisasi yang memberikan andil terhadap kualitas pelayanan atau salah satu komponennya sambil mempertimbangkan faktor-faktor eksternal. Manfaat Analisa SWOT: Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman organisasi Langkah-Langkah Penerapan Langkah 1: Menyiapkan sesi SWOT ‡ SWOT kemungkinan akan menghabiskan waktu 50 . Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman.

Keadaan ini harus dipelihara dengan baik supaya tetap ada. buatlah daftar ancaman di luar organisasi (ancaman ekstern) yang dapat menghalangi pemecahan masalah. kekuatan yang paling besar di atas. Langkah 4: Melakukan ranking terhadap kekuatan. ‡ Buatlah ranking setiap kolom. Langkah 5: Menganalisis kekuatan dan kelemahan ‡ Masukan kekuatan dan kelemahan masuk matriks SWOT. kelemahan. ‡ . ‡ Masukan kesempatan dan ancaman di dalam kolom. ‡ Kekuatan diisi sesuai ranking yang telah dikerjakan. ancaman dan peluang ‡ Daftarkan dalam kolom masing-masing: kekuatan. Langkah 3: Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman ‡ Dengan menggunakan curah pendapat. ‡ Setelah kekuatan diisi. Yang perlu dipikirkan adalah pentingnya kesempatan / ancaman dan berapa besar kemungkinan kesempatan / ancaman tersebut memang akan ada. yang kurang besar di bawah. ‡ Kombinasi di mana kekuatan bertemu dengan kesempatan adalah keadaan yang paling positif. daftarkan kelemahan di dalam organisasi (internal) pada kartu lalu ditempelkan pada flipchart . kelemahan. ‡ Hubungkan kekuatan dan kelemahan dengan kesempatan dan ancaman. tenaga baru. ancaman dan peluang. Begitu juga dengan ancaman dan peluang.Setelah selesai menyusun kekuatan internal. daftarkan semua kesempatan di luar organisasi (kesempatan ekstern) yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan atau atasi sebuah masalah. disusul dengan kelemahan. peraturan baru dan seterusnya. dengan menggunakan curah pendapat. ‡ Dengan menggunakan curah pendapat. Ini bisa berupa latihan.

tersebut. Untuk itu mereka melakukan analisis SWOT. pengurus yang setia terhadap organisasi. Analisis SWOT ini merupakan sebuah ³penyelidikan´ tentang situasi dan kondisi dalam suatu lingkungan. O adalah OPPORTUNITY atau Kesempatan. dan T adalah THREAT atau Ancaman. W adalah WEAKNESS atau Kelemahan. ‡ Setiap kombinasi diperiksa ulang kalau memang merupakan jalan keluar untuk mengurangi kelemahan atau ancaman. atau kas organisasi yang banyak. untuk itu biasanya akan dilakukan sebuah analisis kondisi mengenai suatu organisasi tersebut. sebagai contoh. untuk itu mereka harus tahu tentang kondisi organisasi mereka dan lingkungan dimana organisasi itu berada. kekuatan bisa diartikan sebagai kondisi yang menguntungkan untuk organisasi.Kombinasi kelemahan dan ancaman adalah keadaan yang paling negatif dan harus dihindari. SWOT untuk organisasi Dalam sebuah organisasi biasanya setiap awal periode kepengurusan akan dilaksanakan pembuatan rencana program kerja. Apa itu Teori Analisis SWOT? Teori Analisis SWOT adalah sebuah teori yang digunakan untuk merencanakan sesuatu h al yang dilakukan dengan SWOT. S adalah STRENGHT atau Kekuatan. Misalnya. dll. yaitu dengan mengetahui kekuatan organisasi ±dalam hal ini. Contohnya adalah: ³Ada sebuah organisasi yang akan membuat program kerja. Analisis SWOT biasanya dicantumkan dalam GBHK (Garis-garis Besar Haluan Kerja) yang menjelaskan tentang kondisi lingkungan organisasi baik kondisi internal maupun external. ‡ Pertama S. program kerja. . SWOT ini biasa digunakan untuk menganalisis suatu kondisi dimana akan dibuat sebuah rencana untuk melakukan sesuatu. SWOT adalah sebuah singkatan dari.

kondisi anggota yang tidak aktif. yaitu dengan mengetahui kelemahan organisasi ±dalam hal ini. yaitu dengan mengetahui ancaman organisasi ± dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang akan menghambat atau mengancam selama perjalanan kepengurusan Misalnya. dana yang tak ada. maka dapat mulai membuat rencana program kerja yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan dan mampu untuk dilaksanakan oleh pengurus Langkah-langkah Identifikasi Tentukan semua Faktor hal yang SWOT berkaitan dan dengan faktor tersebut ´ : SWOT pendukung penghambat .tersebut. atau sebaliknya. dll. Misalnya. yaitu dengan mengetahui kesempatan organisasi ± dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang bisa menguntungkan jika dilakukan namun jika tidak diambil bisa merugikan. banyak pengurus dan anggota yang tidak aktif. sumber dana ada bila diminta. kelemahan bisa diartikan sebagai suatu kondisi yang merugikan untuk organisasi. Setelah dilakukan analisis SWOT maka jadi mengetahui kondisi nyata apa yang terjadi di lingkungan internal dan external organisas. Misalnya. ‡ Ketiga O.‡ Kedua W. .Tentukan alternatif-alternatif kegiatan Rumuskan Ambil tujuan keputusan dari yang masing-masing paling kegiatan prioritas STRATEGI SWOT STRATEGI SO adalah strategi yang ditetapkan berdasarkan jalan pikiran organisasi yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar besarnya. ‡ Keempat T.

Buatlah kemungkinan strategis dari berbagai alternatif pemecahan masalah berdasarkan pertimbangan kombinasi empat sel faktor strategis tersebut Dalam sel STRATEGI S-O. strategi terbaik untuk mencapai misi suatu organisasi adalah dengan (1) mengeksploitasi peluang dan kekuatan suatu organisasi. Strategi yang berbeda memerlukan keahlian dan kemampuan yang berbeda. ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman Evaluasi pilihan alternatif dan pilih alternatif yang terbaik dengan mempertimbangkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki Dalam analisis SWOT . ciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman Dalam sel STRATEGI W-O. Perusahaan memanfaatkan kemampuan yang ada dan kekuatan namanya untuk meluncurkan suatu operasi baru. ciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Dalam sel STRATEGI S-T. Strategi yang berbeda seperti itu memerlukan kekuatan organisasi yang berbeda. ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang Dalam sel STRATEGI W-T. STRATEGI WT adalah strategi yang ditetapkan berdasarkan kegiatan yang bersifat defensif dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman. Analisis SWOT membagi kekuatan organisasi menjadi dua kategori: kekuatan umum dan kompetensi unggulan. Kekuatan Organisasi Umum. dan pada saat yang sama (2) menetralisasikan ancamannya dan (3) menghindari (memperbaiki) kelemahannya Mengevaluasi Kekuatan Organisasi Kekuatan Organisasi (organizational strengths) adalah keahlian dan kemampuan yang menyebabkan suatu organisasi mampu menyusun dan mengimplementasikan strateginya. STRATEGI ST adalah strategi yang ditetapkan berdasarkan kekuatan yang dimiliki organisasi untuk mengatasi ancaman. Keseimbangan persaingan (competitive parity) muncul ketika sejumlah besar perusahaan yang bersaing . Kekuatan Umum (common strength) adalah kemampuan organisasional yang dimiliki oleh sejumlah perusahaan yang bersaing.STRATEGI WO adalah strategi yang ditetapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Bekerja dalam keanekaragaman juga mendeskripsikan bagaimana beberapa perusahaan secara efektif menggunakan keanekaragaman untuk membangun kekuatan organisasi.

Ketiga. Kedua. Dalam situasi tersebut. seperti kerja tim organisasi atau budaya organisasi. organisasi mungkin perlu melakukan investasi untuk memperoleh kekuatan yang diperlukan dalam mengimplementasikan strategi yang mendukung misinya. Dalam mengevaluasi kelemahan juga perlu dipertanyakan mengenai pertimbangan manajer . akuisisi atau pengembanagan dan kompetensi unggulan tersebut mungkin bergantung pada situasi sejarah yang unik yang tidak dapat ditiru organisasi lain. Kompetensi unggulan adalah suatu kekuatan yang dimiliki oleh hanya sejumlah kecil perusahaan yang saling bersaing. Pertama. Akan tetapi keberhasilannya akan mendorong organisasi lain untuk meniru keunggulan tersebut. Suatu organisasi yang memiliki kompetensi unggulan dan mengeksploitasinya dengan menggunakan strategi yang dipilihnya dapat diharapkan untuk memperoleh suatu keunggulan kompetitif dan kinerja ekonomi diatas normal. Suatu kompetensi keunggulan mungkin tidak dapat ditiru karena tiga alasan. Kedua. organisasi mungkin perlu untuk memodifikasi misinya sehingga misi organisasi tersebut dapat tercapai dengan keahlian dan kemampuan yang sudah dimiliki organiosasi. Suatu organisasi pada intinya memiliki dua cara untuk mengatasi kelemahan. Kompetensi unggulan jarang ditemukan diantara serangkaian pesaing. Peniruan Kompetensi Unggulan. Pertama.dapat mengimplementasikan strategi yang sama. Organisasi yang mengeksploitasi kompetensi unggulan mereka sering kali memperoleh suatu keunggulan kompetitif dan mencapai kinerja ekonomi diatas normal. pada umumnya organisasi hanya mencapai tingkat kinerja rata-rata. Mengevaluasi Kelemahan Organisasi Kelemahan Organisasi (organizational weakness) adalah kekurangan dan kegagalan yang membuat organisasi tidak dapat memilih dan mengimplementasikan strategi yang mendukung misinya. kompetensi unggulan dapat menjadi sulit ditiru jika perusahaan didasarkan pada fenomena sosial yang kompleks. Peniruan strategi (strategic imitation) adalah praktek duplikasi kompetensi keunggulan perusahaan lain dan oleh karena itu membutuhkan pengimplementasian strategi yang berharga. kompetensi unggulan mungkin sulit untuk ditiru karena sifat karakternya tidak diketahui atau tidak dipahami oleh perusahaan pesaing. Kompetensi Unggulan.

Ancaman organisasi (organizational threats) adlah bidang-bidang yang meningkatkan kesulitan bagi organisasi untuk berkinerja pada tingkat yang lebih tinggi. Dilain pihak. kekuatan pemasok. dan ancaman pendatang baru. Peluang organisasi (organizational opportunities) adalah bidang-bidang yang menghasilkan kinerja yang lebih tinggi. Mengevaluasi Kesempatan dan Ancaman Organisasi Apabila evaluasi kekuatan dan kelemahan memusatkan perhatian pada pekerjaan internal dari suatu organisasi. kekuatan konsumen. ancaman produk subsitusi. apabila lima kekuatan tersebut semakin tinggi. industri memiliki peluang yang relatif kecil dan sejumlah ancaman. maka industri memiliki banyak peluang dan relatif sedikit ancaman. apabila lima kekuatan ini semakin rendah.yang pertama kali memilih misi organisasi dan siapa yang gagal menginvestasikan keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk mencapainya. Pada lima kekuatan Porter yaitu: tingkat persaingan. maka evaluasi peluang dan ancaman memerlukan analisis dari lingkungan organisasi. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful