P. 1
pondasi

pondasi

|Views: 459|Likes:
Published by ndoeth_imoeth86

More info:

Published by: ndoeth_imoeth86 on Dec 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2012

pdf

text

original

http://geoteknik.wordpress.

com eknik Pondasi1 1 artikel ini pernah dituliskan juga di Wikipedia Indonesia: Teknik Pondasi oleh 130.83.21.53 / 130.83.21.56 /cah_bodo / geoteknik.wordpress.com Pondasi adalah bagian bangunan yang berfungsi untuk menyalurkan beban kedalam tanah. Teknik Pondasi adalah suatu upaya teknis untuk mendapatkan jenis dan dimensi pondasi bangunan yang efisien, sehingga dapat menyangga beban yang bekerja dengan baik. Merupakan bagian dari ilmu Geoteknik. Jenis-Jenis Pondasi Pondasi dapat digolongkan menjadi tiga jenis: 1. Pondasi Dangkal (eng: Shallow Foundation, de: Flach- und Flächengründungen), di dalamnya terdiri dari: – Pondasi Setempat (eng: Single Footing, de: Einzelfundament) – Pondasi Menerus (eng: Continuous Footing, de: Streifenfundament) – Pondasi Pelat / Rakit (eng: Plate / Raft Foundation, de:Plattenfundament) 2. Pondasi Dalam (eng: Deep Foundation, de: Tiefgründungen), contohnya: Pondasi Tiang Pancang (eng: Pile Foundation, de: Pfahlgründungen) 3. Kombinasi Pondasi Pelat dan Tiang Pancang / Pondasi Rakit-Tiang (eng: Combination of Plate-Pile Foundation / Piled Raft Foundation / Raft-Pile Foundation, de: Kombinierte Platten-PfahlgründungenKPP) Jenis pondasi yang digunakan dalam suatu perencanaan bangunan tergantung dari jenis tanah dan beban yang bekerja pada lokasi rencana proyek. Beban yang Bekerja Pada Pondasi Beban yang bekerja pada suatu pondasi dapat diproyeksikan menjadi:

contoh berat sendiri bangunan – Beban Hidup. contohnya: – Beban Mati. de: Auftriebskraft) • Momen • Torsi • http://danial-safan. kolom. • Beban Vertikal/Beban Tekan dan Beban Tarik.blogspot.com Jenis Pondasi dan Penggunaannya Pada umumnya jenis pondasi dapat digolongkan menjadi 2 tipe : Pondasi Dangkal Pada pondasi tipe ini beban diteruskan oleh kolom/tiang. transfer beban akibat gaya angin pada dinding. maupun tiang bangunan berdiri dengan pelebaran kaki diatas tanah dasar yang keras dan padat Adapun macam atau jenis pondasi ini meliputi sebagai berikut : No Jenis Pondasi dangkal Bentuk Keterangan 1 Pondasi Umpak Sering ditemui pada konstruksi tradisional dari batu masif yang ditarah (dibentuk dan diratakan). selanjutnya diterima pondasi dan disebarluaskan ke tanah. 2 Pondasi batu bata . Disini tembok-tembok. Dasar tanah yang menerima beban tidak lebih dari 1 sampai 2 meter dari permukaan tanah. atau bisa juga dari beton bertulang “pre fabrikasi” (dibuat melalui pabrik) dan tinggal menaruh diatas permukaan tanah yang diratakan. contoh beban penghuni. contohnya beban akibat gaya tekan tanah. air hujan dan salju – Gaya Gempa – Gaya Angkat Air (eng: Lifting Force.Beban Horizontal/Beban Geser.

Masing-masing cincin diisi dengan campuran pasir dan batu. serta model dibuat sedemikian rupa sehingga untuk pengaturan sambungan sudut maupun menerus tidak ditemui kesulitan. atau dengan campuran 1 pc : 3 pasir : 5 kerikil. dimana beban dari atas merupakan beban tekan yang diteruskan merata sepanjang jalur pondasi batu bata.Dibuat dari batu bata berkualitas tinggi dan kedap air. dan bisa digunakan untuk bangunan bertingkat. rooster kayu/balok kayu ataupun beton bertulang) yang dipancangkan dalam tanah. beban diteruskan oleh kolom/tiang melalui perantaraan tumpuan (poer pondasi. Aturan pemasangan pondasi batu bata harus benar seperti halnya pemasangan dinding batu bata. 2 Pondasi tiang pancang kayu . Pondasi Dalam Pada pondasi tipe ini. namun dibuat dari campuran 1pc : 3 pasir : 5 kerikil dan tanpa tulangan. pada satu titik pondasi bisa terdiri dari 3-5 cincin. Pondasi ini biasanya dibuat secara pabrikasi. Terdiri dari cincin-cincn beton bertulang (buis beton) diameter 60-80 cm. Kedalaman tanah keras pada pondasi jenis ini mencapai 4 sampai 5 meter dari permukaan tanah. 3 Pondasi beton (tak bertulang) Memiliki prinsip seperti pondasi umpak. Adapun macam atau jenis pondasi dalam ini meliputi antara lain sebagai berikut : No Jenis Pondasi dalam Bentuk Keterangan 1 Pondasi silinder beton (pondasi sumuran) Pada umumnya digunakan pada tanah dengan kedalaman tanah keras 4-5 meter. Pondasi batu bata diperuntukan hanya sebagai tumpuan dinding pemikul.

sehingga lapisan tanah dan batuan dengan mudah ditembus. karena selama terendam tidak ada oksigen dan kayu tidak busuk . untuk menumbuk logam masuk ke tanah.bagian dasar diperbesar dengan bor khusus tadi. dan bagian pancang kayu harus dipastikan jauh dari muka air tanah (benar-benar terendam oleh air tanah). Biasanya tiang pancag beton ini dibuat secara pabrikasi. . 4 Pondasi tiang pancang beton bertulang diatas tiang pancang kayu Merupakan gabungan tiang pancang kayu yang disambung dengan tiang pancang beton. 5 Pondasi tiang beton dengan cor ditempat 5a. Dengan pipa baja yang diambil lagi Pipa baja diletakkan pada muka tanah dan dibantu penumbuk (alu) khusus. Setelah mencapai kedalam yang dimaksud. Selanjutnya lubang yang terbentuk diisi dengan pembesian dan dicror beton 5b. dimasukkan pembesian dan dicor beton. maka jenis pondasi ini tidak tergantung pada tinggi rendah air tanah.Pemboran langsung pada tanah (pondasi Strauss pile) Tanah dibor langsung dengan alat bor khusus yang cukup kuat. 3 Pondasi tiang pancang beton (pondasi paku bumi) Dengan tiang pancang yang terbuat dari beton. Terlebih dahulu tiang pancang kayu dipancangkan sampai mencapai tanah keras. dimasukkan beton dan ditumbuk lagi hingga beton dan logam melebar ke samping permukaan tanah. Pipa terus dimasukkan bersamaan dengan masuknya logam ke dalam oleh alu. Bersamaan dengan pangangkatan pipa.Hanya dapat digunakan jika tiang pancang kayu tersebut selamanya terendam air tanah. Setelah mencapai tanah keras. Pemasangan tiang pancang dilakukan dengan alat pengentak (hammer) . baik pengentak manual maupun pengentak dengan mesin diesel.

JENIS PONDASI BERDASAR RASIO D/B Pondasi dangkalKriteria D/B< 1 Telapak : Individual spread footing (murah). 1. dapat digunakan balok sloof struktur (saran daristruktur). Kegunaan basement yang biasanya 2-3 lantai adalah.Kepentingan stabilitas bangunan (tertahan lebih baik terhadap goyangan. Tingkat Tinggi : dengan atau tanpa basement.APA ITU PONDASI ? Pondasi adalah bagian dari bangunan bawah yang meneruskan beban ke tanah pendukung. tiang bor (digali mesin). Perbedaan penurunan∆ S antar kolom 1/150 L hingga 1/300 L. Combine footing. Selain itu dapat digunakan rekayasa daya dukung tanah dengan didasarkan kapasitas daya dukung dengan penurunan 1 inci.Segi fungsi sub-base. Continuous footing (belum tentu lebih murah dibandingkan mini piles).Mengurangi setlement jika beban tanah yang diambil . 2. Tetapi menjadi tidak ekonomis pada bangunan 5-6 lantaikarena dimensi balok sloof struktur dapat mencapai tinggi 150 cm.Sehingga selama ini sloof hanya direncanakan terhadap beban aksialtarik yang nilainya adalah 10% beban kolom.Mat footing / raft. 3. PERSYARATAN PONDASI Kekuatan→ Kapasitas Daya Dukung Deformasi→ Penurunan (batas-batas yang diperbolehkan berdasarkan struktur dan arsitektur). Agarsyarat terpenuhi. sumuran/kaison (digali Manusia dan lebih murah dibanding continuous footing) JENIS PONDASI BERDASAR JENIS BANGUNAN Pondasi untuk gedungSederhana : continuous footing batu kali. Pondasi Batu Kali Pondasi dalam Kriteria D/B> 4-5 Tiang pancang.

gaya horisontal besar) Pondasi di bawah air jembatan dan dermaga (gaya aksial dan horisontal besar). pemancar radio/tv. (gaya aksial kecil.sama dengan beban bangunan diatasnya (∆p=0). Pondasi untuk mesin Direncanakan terhadap getaran. Sedangkan masalah yang dihadapi adalah rembesan yang dapat diatasi dengan kedap air atau drainasi. . korosi. Pondasi untuk menaraTugu. gaya luar(ombak/arus air). cerobong asap. tower listrik.Pondasi harus mempertimbangkan erosi. scouring (penggerusan tanah dasar).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->