MAKALAH

MANAGEMENT INDUSTRI 1

Di sususn dan diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Management Industri 1, Semester V

Nama

: Fery Nugraha A T. Listrik 5B

/

130702031Z

PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Depok , 2010

Management Industri 1

1

Kata pengantar
Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan ridho dan karunianya akhirnya tugas makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya . Adapun tugas tersebut yaitu Management Industri semester 5. Dalam pembuatan tugas ini terdapat berbagai macam hal yang berkaitan dengan unsurr – unsur yang berkaitan dan tercantum dalam management proyek. Adapun materi yang ada dalam tugas ini adalah 1.Management 2.Manager 3.Perencanaan dalam organisasi perusahaan 4.Perencanaan sumber daya Perusahaan 5.Badan Usaha/Lembaga Usaha 6.Badan Usaha Milik Negara 7.Organisai dan Perusahaan. Saya membuat bagian – bagian dari masing – masing bab pada pengerjaan laporan ini dengan tujuan agar dapat degan mudah di mengerti. Adapun materi – materi yang terdapat di masing-masing bab adalah sesuai dengan materi yang di sampaikan oleh dosen yang berangkutan. Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian tugas ini dan permohonan maaf apabila terdapat banyak kesalahan dalam mengerjakan tugas ini, dan saya minta kritik dan saran yang membangun dari dosen dan semua pihak untuk kemajuan saya dikemudian hari.

Depok, 2 November 2010

Management Industri 1

2

1. Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Etimologi
Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutamanya "mengendalikan kuda" yang berasal dari bahasa latin manus yang berati "tangan". Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti "kepemilikan kuda" (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.

Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen
Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang— tanpa mempedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.

Piramida di Mesir. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan

Management Industri 1

3

mengontrol pembangunannya.. Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Hanry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya. Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase, yaitu pemikiran awal, era manajemen sains, era manusia sosial, dan era moderen.

Pemikiran awal manajemen
Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja. Peristiwa penting kedua yang mempengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

Management Industri 1

4

Management Industri 1 5 . dan Harrington Emerson Manajemen ilmiah. Frederick A.Selain itu.Era manajemen ilmiah Frederick Winslow Taylor. dan mengendalikan. seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang. Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan. mengoordinasi. Pada awal abad ke-20." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen modern. Halsey. Era ini ditandai dengan berkembangan perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur—seperti Henry Towne. atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management. memerintah. mengorganisasi. dan terus berlangsung hingga sekarang. Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif. Dalam bukunya itu. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950. Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yang merupakan dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen. yaitu teori mengenai apa yang dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Henry Gantt yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company menggagas ide bahwa seharusnya seorang mampu mandor memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin (industrious ) dan kooperatif. Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yang berjudul Principles of Scientific Management pada tahun 1911. Frederick Winslow Taylor.

Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone. Eksperimen Hawthrone dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthrone milik Western Electric Company Works di Cicero. peraturan dan ketetapan yang rinci. Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. Dengan demikian. khususnya di bidang logistik dan operasi. yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen. ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja.Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini. Illenois. sering dikenal dengan "Sains Manajemen". Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi. Riset operasi. bukan lawan. Kontribusi lannya datang dari Mary Parker Follet. manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra. Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi. Dengan kata lain. Follet mengajukan suatu filosifi bisnis yang mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi.. penerimaan kelompok. hierarki yang didefinisikan dengan jelas. Management Industri 1 6 . Namun. Peter F. Drucker—sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen—menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation). Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu. Pada tahun 1946. periode istirahat. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. maupun upah lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok. Era manusia sosial Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen ilmiah. lama jam kerja. Follett (1868–1933) yang mendapatkan pendidikan di bidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pada tahun 1924. dan sejumlah hubungan yang impersonal. serta rasa aman yang menyertainya.

Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas. sementara pada organisasi informal. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi. yang paling terkenal di antaranya W. Menurut Barnard. dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material. kontrol. orang Amerika. (5) jumlah pekerjaan meningkat. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. komunikasi. Teori manajemen Manajemen ilmiah Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Area tersebut kemudian dianalisis. dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas di Jepang Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja. dan diimplementasikan. (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. (2) produktivitas meningkat. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan. efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" didasarkan pada gagasan bahwa bos hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritas itu. dan pemeliharaan perasaan harga diri lebih diutamakan. sedikitnya kesalahan. (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan. tujuan bersama. kekompakan." Dari teorinya.Pada tahun 1938. melainkan sistemnya. Gerakan yang sia-sia yang luput dari Management Industri 1 7 . dan peningkatan kualitas. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904). Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. (3) market share meningkat karena peningkatan kualitas dan harga. Ia merujuk pada "prinsip pareto. Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien". minimnya penundaan. ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan. Deming. Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu di mana kerjasama. kemudian dibuat solusi. Era moderen Era moderen ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management—TQM) di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen. dan komunikasi merupakan elemen universal.

model informasi. ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Ketika itu. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). Sebagai contoh. ia menyebutkan lima fungsi manajemen. Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja. analisis jalur kritis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien. Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II." Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford. mengordinasi. dan lain-lain. memerintah. Sebelumnya. Sementara untuk batu bata interior. Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. yaitu merancang. Pendekatan kuantitatif Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik. kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga. Melalui penelitian. menggenggam. Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari. Namun saat ini. mengorganisir. Gilbreth. atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari. yaitu: Management Industri 1 8 . ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Setelah perang berakhir. model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum.pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini. dan mengendalikan. untuk kemudian dihilangkan. Fungsi manajemen Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. model optimasi. pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya.

Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. materials. Dalam manajemen. Tools tersebut dikenal dengan 6M. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. • Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). faktor manusia adalah yang paling menentukan.1. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. machines. bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. 3. yaitu men. sebab pada dasarnya manusia adalah Management Industri 1 9 . dan markets. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. 2. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha Sarana manajemen Man dan machine. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. money. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. method. pada tingkatan mana keputusan harus diambil. dua sarana manajemen. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. siapa yang harus mengerjakannya.

Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. serta uang dan kegiatan usaha.Ekonomi Manajemen. Setiap perusahaan memiliki manajemen yang memegang berbagai peranan penting yang menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk diwujudkan bersama. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. Macam/Jenis Peranan Manajemen/Peran Manajer Dalam Organisasi Perusahaan . Ada banyak peran yang harus dimainkan / diperankan para manajer secara seimbang sehingga diperlukan orang-orang yang tepat untuk menjalankan peranperan tersebut. maka proses produksi barang akan berhenti. fasilitasfasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu. • Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu. • Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya.makhluk kerja. • • Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Perlu diingat meskipun metode baik. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja. • Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Oleh sebab itu. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Artinya. Dengan demikian. proses kerja tidak akan berlangsung. Management Industri 1 10 . sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.

. Menajemen yang tidak bisa menjalankan peran sesuai tuntutan perusahaan dapat membawa kegagalan. . . memantau. . mengumpulkan dan merekam kejadian atau peristiwa yang terjadi baik didapat secara langsung maupun tidak langsung. meliputi . . . .Negotiator / Negosiator : Melakukan negosiasi dengan pihak dalam dan luar untuk kepentingan unit kerja atau perusahaan. . 3.Spokeperson / Juru Bicara : Mewakili unit yang dipimpinnya kepada pihak luar. Management Industri 1 11 .Monitor / Pemantau : Mengawasi. Peran Pengambil Keputusan Adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain. .Disturbance Handler / Penyelesai Permasalahan : Mencari jalan keluar dan solusi terbaik dari setiap persoalan yang timbul.Entrepreneur / Kewirausahaan : Membuat ide dan kreasi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja unit kerja. 2.Figurehead / Pemimpin Simbol : Sebagai simbol dalam acara-acara perusahaan. mengikuti. Peran Informasi Adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi. .Manajemen yang baik haruslah berperan sesuai dengan situasi dan kondisi pada perusahaan atau organisasi.Resource Allicator / Pengalokasi Sumber Daya : Menentukan siapa yang menerima sumber daya serta besar sumber dayanya. Peran Interpersonal Yaitu hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya.Disseminator / Penyebar : Menyebar informasi yang didapat kepada para orang-orang dalam organisasi.Leader / Pemimpin : Menjadi pemimpin yag memberi motivasi para karyawan / bawahan serta mengatasi permasalahan yang muncul. meliputi . Berikut ini adalah Peranan Manajemen yang harus diperankan para Manajer : 1. meliputi .Liaison / Penghubung : Menjadi penghubung dengan pihak internal maupun eksternal.

berdasarkan tingkatannya. Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. manajer tingkat menengah. Prakarsa (Inisiative) 14. manajer shift. manajer departemen. Kesatuan perintah (Unity of command) 5.Pada organisasi berstruktur tradisional. Menurut Henry Fayol. Ketertiban (Order) 11. Manajer Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi Tingkatan manajer Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional. manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak. semangat korps. Penggajian pegawai 8. dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida. di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari : 1. • Manejemen lini pertama (first-line management). Pemusatan (Centralization) 9. Hirarki (tingkatan) 10. manajer area. atau mandor (foreman). Keadilan dan kejujuran 12. Disiplin (Discipline) 4. Jabatan yang termasuk • Management Industri 1 12 . dikenal pula dengan istilah manajemen operasional. manajer kantor. Pembagian kerja (Division of work) 2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) 3. Kesatuan pengarahan (Unity of direction) 6. Stabilitas kondisi karyawan 13. merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis. Semangat kesatuan. 2.Prinsip manajemen Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri 7. Mereka sering disebut penyelia (supervisor).

pemecah masalah. seorang ahli riset ilmu manajemen. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. dan penghubung. serta peran sebagai juru bicara. meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi. pemimpin proyek.• manajer menengah di antaranya kepala bagian. Keterampilan manajer Gambar ini menunjukan keterampilan yang dibutuhkan manajer pada setiap tingkatannya. Ketiga keterampilan tersebut adalah: Management Industri 1 13 . berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan dengan permintaan pekerjaan. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok. yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan. dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah. manajer pabrik. pemimpin. tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer). Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar. atau manajer divisi. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah. Yang kedua adalah peran informasional. yang pertama adalah peran antar pribadi. mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. meliputi peran sebagai seorang wirausahawan. pembagi sumber daya. Manajemen puncak (top management). dan CFO (Chief Financial Officer). Robert L. CIO (Chief Information Officer). dikenal pula dengan istilah executive officer. aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain. bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. yang bersifat seremonial dan simbolis. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana. Meskipun demikian. dan perunding. Peran manajer Henry Mintzberg.

Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill) Selain kemampuan konsepsional. Keterampilan konseptual (conceptional skill) Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Namun demikian.000 per tahun. memperbaiki mesin. dan gagasan demi kemajuan organisasi. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer. memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. sebagai manajer. seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya.000. Dengan komunikasi yang persuasif. manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang Management Industri 1 14 . Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer. baik pada tingkatan manajemen atas. dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan. yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. ide. Kebanyakan manajer. Keterampilan manajemen waktu Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. bersahabat. Keterampilan berkomunikasi diperlukan. Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja. membuat kursi. Keterampilan teknis (technical skill) Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. maupun bawah. Ricky W. 3. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. Selain tiga keterampilan dasar di atas. akuntansi dan lain-lain. Oleh karena itu.1. misalnya menggunakan program komputer. tentu saja. manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain. Kedua. menengah. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan membuat keputusan Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. yaitu: 1. 2. Frankfort digaji $2. 2. Pada tahun 2004. Pertama.

dianggap paling baik. Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Etika manajerial Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar. Dan terakhir. Griffin: • • • Perilaku terhadap karyawan Perilaku terhadap organisasi Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya Bidang manajemen • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Manajemen pergantian Manajemen komunikasi Manajemen constraint Manajemen biaya Manajemen hubungan pelanggan Manajemen harga pendapatan Manajemen enterprise Manajemen fasilitas Manajemen integrasi Manajemen pengetahuan Manajemen pemasaran Manajemen mikro Manajemen sakit Manajemen pandangan Manajemen procurement Manajemen program Manajemen projek Manajemen proses Manajemen produksi Manajemen kualitas Manajemen sumber daya manusia Manajemen risiko Manajemen keahlian Manajemen pengeluaran Manajemen rantai suplai Manajemen sistem Manajemen waktu Manajemen stress Manajemen strategis Manajemen keuangan Manajemen personalia Management Industri 1 15 .

tugas yang diselesaikan. perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. yaitu sasaran (goals) dan rencana itu sendiri (plan). Perencanaan dalam organisasi perusahaan Dalam manajemen. rencana untuk mampu beradaptasi (plan for adaptibility) atau para manajer mungkin juga membuat rencana untuk situasi yang berbeda (plan for contingency) NEWMAN : Perencanaan adalah penentuan terlebih dahulu apa yang akan dikerjakan LOUIS A ALLEN : Perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Mengembangkn dasar pemikiran kondisi mendatang 4. Menentukan tindakan untuk mencapai tujuan 3. Mengidentifikasi cara untuk mencapai tujuan 5. Management Industri 1 16 . BATASAN PERENCANAAN Perencanaan didefinisikan sebagai suatu proses menetapkan tujuan dan memutuskan bagaimana hal tersebut dapat dicapai. CHARLES BETREHEIM : Rencana mengandung 2 tindakan : Tujuan dan alat untuk mencapai tujuan itu. Mengimplementasi rencana tindakan dan mengevaluasi hasilnya Elemen perencanaan Perencanaan terdiri dari dua elemen penting. PROSES PERENCANAAN 1. pengarahan. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi. Rencana meliputi sumber-sumber yang dibutuhkan. artinya. tindakan yang diambil dan jadwal yang diikuti.3. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Menentukan tujuan perencanaan 2. dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian. setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Para manajer mungkin membuat rencana untuk stabilitas (plan for stability). membuat strategi untuk mencapai tujuan itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.

Berdasarkan cakupannya. Sedangkan sasaran riil adalah sasaran yang benar-benar dinginkan oleh perusahaan. sasaran dan tujuan organisasi tidak ditentukan oleh manajer puncak saja. Sasaran dapat dibagi menjadi dua kelompok. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa manajer puncak adalah orang yang tahu segalanya karena mereka telah melihat gambaran besar perusahaan. rencana dapat dibagi menjadi rencana strategis dan rencana operasional. grup. Pada pendekatan ini. Pada pendekatan ini. Kedua. atasan memberikan sasaran yang cakupannya terlalu luas seperti “tingkatkan kinerja. jadwa.” sehingga bawahan kesulitan menerjemahkan sasaran ini dan akhirnya salah mengintepretasi maksud sasaran itu (lihat gambar). sehingga kerjasama tim berkurang. dan frekuensi penggunaannya. Pendekatan kedua disebut dengan management by objective atau MBO. dan terus hingga mencapai tingkat paling bawah. sehingga kurang cocok bila diterapkan pada lingkungan bisnis yang sangat dinamis. Kesulitan utama terjadi pada proses penerjemahan sasaran atasan oleh bawahan. Ada juga yang bilang MBO hanyalan sekedar formalitas belaka. karyawan akan merasa dihargai sehingga produktivitas mereka akan meningkat. Dengan begini. • Rencana Rencana atau plan adalah dokumen yang digunakan sebagai skema untuk mencapai tujuan. adanya kecenderungan karyawan untuk bekerja memenuhi sasarannya tanpa mempedulikan rekan sekerjanya. yang kemudian diturunkan oleh bawahannya menjadi sub-tujuan (subgoals) yang lebih terperinci. Manajer dan karyawan bersama-sama membuat sasaran-sasaran yang ingin mereka capai. Pertama. Ada dua pendekatan utama yang dapat digunakan organisasi untuk mencapai sasarannya. Pendekatan pertama disebut pendekatan tradisional. negosiasi dan pembuatan keputusan dalam pendekatan MBO membutuhkan banyak waktu. jangka waktu. Namun ada beberapa kelemahan dalam pendekatan MBO. manajer puncak memberikan sasaran-sasaran umum. Seringkali. Bawahannya itu kemudian menurunkannya lagi kepada anak buahnya. Rencana strategis adalah rencana umum yang Management Industri 1 17 .” “naikkan profit. atau seluruh organisasi. Rencana dibagi berdasarkan cakupan. Seringkali stated goals ini bertentangan dengan kenyataan yang ada dan dibuat hanya untuk memenuhi tuntutan stakeholder perusahaan. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan. yaitu sasaran yang dinyatakan (stated goals) dan sasaran riil. pada akhirnya yang menentukan sasaran hanyalah manajemen puncak sendiri. dan tindakan-tindakan penting lainnya. laporan tahunan. Sasaran riil hanya dapat diketahui dari tindakantindakan organisasi beserta anggotanya. pengumuman humas.Sasaran sering pula disebut tujuan.” atau “kembangkan perusahaan. kekhususan. atau pernyataan publik yang dibuat oleh manajemen.• Sasaran Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh individu. tetapi juga oleh karyawan. Rencana biasanya mencakup alokasi sumber daya. Sasaran seperti ini dapat dilihat di piagam perusahaan. Stated goals adalah sasaran yang dinyatakan organisasi kepada masyarakat luas.

” 2. Berdasarkan jangka waktunya. Single-use plans adalah rencana yang didesain untuk dilaksanakan satu kali saja. Perencanaan Operasional 5. Yaitu : 1. Sementara rencana yang berada di antara keduanya dikatakan memiliki intermediate time frame. Perencanaan Sekali Pakai 1. Misalnya seorang manajer menyuruh karyawannya untuk “meningkatkan profit 15%. Terakhir. mengurangi biaya. rencana dibagi berdasarkan frekuensi penggunannya. Rencana jangka panjang umumnya didefinisikan sebagai rencana dengan jangka waktu tiga tahun. yang termasuk di dalamnya adalah prosedur. Perencanaan Tetap 6. dan lain-lain.” ia juga memberikan perintah mendetail. kebijakan. Selain menyuruh karyawan untuk “meningkatkan profit 15%. Sedangkan standing plans adalah rencana yang berjalan selama perusahaan tersebut berdiri.000 unit pada tahun 2006. Sedangkan rencana spesifik adalah rencana yang secara detail menentukan cara-cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan. Perencanaan Jangka pendek (Short Range Plans) 2. tidak mendetail. Perencanaan Jangka panjang (Long Range Plans) 3. Perencanaan Strategi 4. dan lain-lain. yaitu single use atau standing. rencana dapat dibagi menjadi rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek. 2.” Manajer tidak memberi tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapai 15% itu. Panjang : Jangka waktu 5 tahun atau lebih Management Industri 1 18 . peraturan. TIPE PERENCANAAN YANG DIGUNAKAN PARA MANAJER Meliputi : 1.berlaku di seluruh lapisan organisasi sedangkan rencana operasional adalah rencana yang mengatur kegiatan sehari-hari anggota organisasi. misalnya dengan memperluas pasar. Perencanaan Jangka Panjang & Jangka Pendek Jangka Pendek : Perencanaan untuk jangka waktu 1 tahun atau kurang Menengah : 1 s/d 2 tahun. rencana jangka pendek adalah rencana yang memiliki jangka waktu satu tahun.000. Rencana seperti ini sangat fleksibel. 1. Contohnya adalah “membangun 6 buah pabrik di China atau “mencapai penjualan 1. rencana dibagi menjadi rencana direksional dan rencana spesifik. namun tingkat ambiguitasnya tinggi. Rencana direksional adalah rencana yang hanya memberikan guidelines secara umum. Menurut kekhususannya.

pengimplementasian strategi (strategy implementation) Strategi yang digunakan organisasi Tiga tingkatan strategi yang digunakan organisasi: 1. pemasaran. Tahap perencanaan strategi: 1.2. 3. Perencanaan operasional yang khas : 1. Strategi ini digunakan pada tingkat fungsional seperti penelitian dan pengembangan. 3. perumusan strategi (strategy formulation) 2. sumber daya. Identifikasi tujuan dan sasaran Penilaian kinerja berdasar tujuan dan sasaran yang ditetapkan Penentuan perencanaan strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran Implementasi perencanaan strategi Evaluasi hasil dan perbaikan proses perencanaan strategi Tujuan perencanaan strategi: mendapatkan keuntungan kompetitiff (competitive advantage). 2. Strategi fungsional (functional strategy) : mengarah ke bidang fungsional khusus untuk beroperasi. Lingkup perencanaan ini lebih sempit dibandingkan dengan perencanaan strategi. Strategi ini digunakan pada tingkat divisi. manufaktur. Perencanaan Strategi : Kebutuhan jangka panjang dan menentukan komprehensif yang telah diarahkan. Menentukan tujuan untuk organisasi kegiatan apa yang hendak diambil sumber-sumber apa yang diperlukan untuk mencapainya. Manajemen Strategi Manajemen strategi: proses pengarahan usaha perencanaan strategi dan menjamin strategi tersebut dilaksanakan dengan baik sehingga menjamin kesuksesan organisasi dalam jangka panjang. B. Perencanaan keuangan (Financial Plans) : Perencanaan yang berhubungan dengan dana Management Industri 1 19 . 2. Tahap manajemen strategi: 1. Perencanaan strategi dan operasional A. dll. Perencanaan produksi (Production Plans) : Perencanaan yang berhubungan dengan metode dan teknologi yang dibutuhkan dalam pekerjaan 2. Strategi bisnis (business strategy) : strategi untuk bisnis satu produk lini. 4. 5. Strategi korporasi (corporate strategy) Tujuan: pengalokasian sumber daya iuntuk perusahaan secara total. Perencanaan operasional: kebutuhan apa saja yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan perencanaan strategi untuk mencapai tujuan strategi tersebut.Strategi ini digunakan pada tingkat korporasi.

Perencanaan mengembangkan pengendalian Pengendalian meliputi Pengukuran dan evaluasi Perencanaan membantu kemungkinan tersebut dalam menentukan tujuan.yang dibutuhkan untuk aktivitas operasional 3. 4. Misalnya : Penyewaan karyawan. target kinerja dan Sumber Daya 2. Perencanaan tetap (standing plans) Digunakan untuk kegiatan yang terjadi berulang kali (terus menerus) Tertuang dalam : Kebijaksanaan Organisasional . 3. perencanaan sumber daya manusia (Human Resource Plans): berhubungan dengan rekruitmen. mengetahui apa yang dibutuhkan dan bagaimana melayani pelanggan. Perencanaan pemasaran (Marketing Plans) : Berhubungan dengan keperluan penjualan dan distribusi barang /jasa. Tingkatan tujuan yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkatan tujuan yang lebih rendah. Jadwal Proyek Menetapkan rangkaian kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan khusus dan yang menghubung-hubungkan dengan kerangka waktu yang khusus. Fleksibilitas: Beroperasi dan punya pandangan kedepan 2. Perencanaan sekali pakai (single-use plans) Digunakan hanya sekali untuk situasi yang unik Anggaran Menggunakan sumber-sumber untuk mengerjakan aktivitas proyek atau program Merupakan alat Manajemen yang ampuh untuk mengalokasikan berbagai macam sumber yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang beranekaragam. Perencanaan tetap yang mengkomunikasikan pengarahan yang luas untuk membuat berbagai keputusan dan melaksanakan tindakan. Prosedur dan Peraturan Kebijaksanaan. Perencanaan Fasilitas ( Facilites Plans) : Perencanaan yang berhubungan dengan fasilitas & layaout pekerjaan yang dibutuhkan untuk mendukung tugas. Fokus dan fleksiblitas. Pemberhentian sementara Prosedur dan aturan Perencanaan tetap yang menggambarkan tindakan yang diambil pada situasi tertentu sering disebut : Standard Operating Prosedurs (SOPs) 1. KEUNTUNGAN PERENCANAAN : 1. Perencanaan membantu Manajer karena: Management Industri 1 20 . keinginan hasil kinerja dan menentukan tindakan khusus. penyeleksian dan penempatan orang-orang dalam berbagai pekerjaan. Perencanaan mengembangkan koordinasi Tujuan-tujuan dari masing-masing subsistem ditata sehingga saling mendukung satu sama lain. Fokus : Mengetahui apa yang terbaik .

Perencanaan Orientasi pada prioritas -Memastikan hal yang paling penting dan mendapatkan perhatian utama 5. Kedua perencanaan ini dapat dikombinasikan agar optimal. Perencanaan dari bawah ke atas (bottom-up) dikembangkan pada tingkatan yang lebih bawah tanpa adanya batasan yang secara teratur melewati hirarki tersebut ke tingkat manajer puncak. 2. Ini meningkatkan efektivitas organisasi. Kelemahan: bila terlalu ekstrim mungkin akan gagal untuk menghasilkan seluruh tugas yang terintegrasi dalam organisasi secara keseluruhan. DASAR-DASAR PERENCANAAN YANG BAIK : 1. survey statistik) 2. Perencanaan top-down dan perencanaan bottom-up Perencanaan dari atas ke bawah (top-down): manajer dibawah manajer puncak membuat perencanaan berdasarkan tujuan yang telah ditentukan manajer puncak. Perencanaan outside-in: dari analisa lingkungan eksternal muncul perencanaan untuk mengeksploitasi kesempatan-kesempatan dan meminimisasi permasalahan yang terjadi.Menciptakan pengertian arah orientasi kinerja 4. model ekonometri. Kunci: prediksi perubahan yang akan datang yang dapat berakibat pada perencanaan yang sedang dijalankan. Kelebihan: kuatnya komitmen dan kepemilikan dalam perencanaan yang lebih rendah.3. 3.è a. forecasting kuantitatif: prediksi masa depannya menggunakan analisa data secara matematis dan statistis (analisa time series. Perencanaan inside-out dan perencanaan outside-in Perencanaan inside-out: terfokus pada yang sudah dilakukan dan mengusahakan untuk melakukan yang tebaik yang dapat dilakukan. Perencanaan orientasi pada keuntungan -Membantu sumber -sumber untuk mendayagunakan kekuatan terbaik 6. Forecasting Proses pembuatan asumsi-asumsi tentang apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Perencanaan orientasi pada perubahan -membantu mengantisipasi masalah dan kesempatan sehingga dapat dicapai kesesuaian yang terbaik PENDEKATAN-PENDEKATAN PERENCANAAN : 1. Perencanaan berorientasi pada hasil. Penggunaan skenario Meliputi penentuan beberapa alternatif skenario masa yang akan dtaang atau keadaan peristiwa yang mungkin terjadi. Perencanaan contingency Perencanaan yang terfokus pada pemikiran ke depan. Perencanaan ini meliputi penentuan alternatif-alternatif tindakan yang dapat diimplementasikan seandainya perencanaan orisinil tidak sesuai karena adanya perubahan keadaan.è Pengidentifikasian kemungkinan skenario yang berbeda Management Industri 1 21 . forecasting kualitatif: prediksi masa depannya menggunakan pendapat para ahli b.

dengan siapa mereka harus bekerja sama. ia dipaksa untuk melihat jauh ke depan. Ketika seorang manajer membuat rencana. Dengan kerja yang terarah dan terencana. Partisipasi dan keterlibatan Merencanaan partisipatif yang aktif: perencanaan di mana semua orang yang mungkin akan memperngaruhi hasil dari perencanaan dan atau akan membantu mengimplementasikan perencanaan-perencanaan tersebut. Dengan rencana. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana dengan kenyataan yang ada. sehingga kerja organisasi kurang efesien. yaitu : • Tujuan pertama adalah untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. Tujuan kedua adalah untuk mengurangi ketidakpastian. karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai. dan menyusun rencana untuk menghadapinya. Management Industri 1 22 . dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tujuan ketiga adalah untuk meminimalisir pemborosan. dengan rencana.waktunya akan membantu organisasi beroperasi lebih fleksibel dalam lingkungan yang dinamis. departemen dan individual mungkin akan bekerja sendiri-sendiri secara serampangan. Tujuan: untuk mengetahui apakah orang-orang dan organisasi bekerja dengan baik dan merencanakan bagaimana menggabungkan ide-ide tersebut dalam pengoperasiannya. Benchmarking Perbandingan eksternal untuk mengevaluasi secara lebih baik suatu arus kinerja dan menentukan kemungkinana tindakan yang dilakukan untuk masa yang akan datang. Selain itu. 5. Penggunaan staf perencana Fungsi staf perencana: bertanggung jawab dalam mengarahkan dan mengkoordinasi sistem perencanaan untuk organisasi secara keseluruhan atau untuk salah satu komponen perencanaan yang utama. karyawan dapat bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. 3. manajer tidak akan dapat menilai kinerja perusahaan. meramalkan perubahan. Tanpa rencana. Tujuan yang terakhir adalah untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya. sebagian besar studi menunjukan adanya hubungan antara perencanaan dengan kinerja perusahaan. seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan. yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian. Tujuan : Stephen Robbins dan Mary Coulter mengemukakan empat tujuan perencanaan. • • • Selain keempat hal tersebut. memperkirakan efek dari perubahan tersebut. 4. Tanpa adanya rencana.

Travel Management. Personnel Time Management. Training and Event Management. Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur. Teks besar Karakter Sistem ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Project System. Customer Relationship Management (CRM). Treasury. Modul Sumber Daya Manusia • Personnel Management. Management Industri 1 23 . pengapalan. pengiriman. atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa Inggrisnya. Controlling. produksi. distribusi. Perencanaan sumber daya perusahaan Perencanaan sumber daya perusahaan. Logistics Execution. logistik. Customer Service. Modul ERP Secara modular. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan. Quality Management. adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi. Investment Management. software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta modul pendukung yakni Finansial dan akuntasi serta Sumber Daya Manusia Modul Operasi • General Logistics. manajemen kualitas dan sumber daya manusia. Sales and Distribution. Production Planning and Control. manajemen persediaan. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce. Plant Maintenance. produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. Organizational Management. Enterprise Controlling. enterprise resource planning. Sejarah ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Materials Management. invoice dan akuntasi perusahaan. Financial Accounting. persediaan (inventory). Payroll. Environment Management Modul Finansial dan Akuntansi • General Accounting.4. e-Government dan lain-lain.

tetapi memperbaiki Business Process yang ada Tidak ada ‘keajaiban’ dalam ERP software. penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk Standarisasi Data dan Informasi Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil dari persiapan dan implementasi yang efektif Tidak ada software atau sistem informasi yang bisa menutupi business strategy yang cacat dan business process yang ‘parah’ Management Industri 1 24 . terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda Keuntungan yg bisa diukur • • • • • Penurunan inventori Penurunan tenaga kerja secara total Peningkatan service level Peningkatan kontrol keuangan Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi Memilih ERP Latar Belakang • • • • • • Investasi ERP sangat mahal dan pilihan ERP yang salah bisa menjadi mimpi buruk ERP yang berhasil digunakan oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di perusahaan yang lain Perencanaan harus dilakukan untuk menyeleksi ERP yg tepat Bahkan dalam beberapa kasus yang ekstrim. evaluasi pilihan ERP menghasilkan rekomendasi untuk tidak membeli ERP.Keuntungan penggunaan ERP Integrasi data keuangan Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik Standarisasi Proses Operasi Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas.

Yang penting organized. Kesalaahan dalam implementasi akan menjadi masalah serius bagi usaha peningkatan kinerja usaha. Pemilihan Metodologi Metodologi yang berkaitan dengn ERP • • • Ada struktur proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam memilih ERP Proses seleksi tidak harus selalu rumit agar efektif. tidak semua ERP sama kemampuannya dan memilih ERP tidaklah mudah (paling tidak. tidaklah sederhana). analisa infrastruktur dan analisa software • Analisa Strategi Usaha • • • • • Bagaimana level kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers? Adakah keuntungan kompetitif yang ingin dicapai? Apa strategi bisnis perusahaan dan objectives yang ingin dicapai? Bagaimana proses bisnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang diinginkan? Adakah proses bisnis yang harus diperbaiki? Management Industri 1 25 . analisa sumber daya manusia. Kesalahan ini muncul atau terjadi karena ERP adalah sebuah best practice dari standar bisnis. dan memilih ERP yang salah akan menjadi bencana yang mahal Suksesor Penerapan Syarat sukses memilih ERP Pengetahuan dan Pengalaman • • • • Pengetahuan adalah pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan. focused dan simple Proses seleksi ini biasanya berkisar antara 5-6 bulan sejak dimulai hingga penandatanganan order pembelian ERP Berikut ini adalah akivitas yg sebaiknya dilakukan sebagai bagian dari proses pemilihan software ERP: analisa strategi bisnis. jika segala sesuatunya berjalan lancar Pengalaman adalah pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya permasalahan Pengetahuan tanpa pengalaman menyebabkan orang membuat perencanaan yang terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan Pengalaman tanpa pengetahuan bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan karena tidak dibekali dengan pemahaman yg cukup. Seharusnya pengetahuan pada fungsifungsi yang tersedia dalam aplikasi cukup tinggi sehingga tidak menerapkan (implementation) dengan cara yang keliru.Secara singkat.

Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya Management Industri 1 26 . Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas. bukan sebaliknya. tidak hanya secara teknis tapi juga untuk kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari Seberapa banyak waktu untuk implementasi yang tersedia Apakah perangkat lunak memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan Penerapan ERP Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP: • • • ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan. communication system dan auxiliary system) Seberapa besar budget untuk infrastruktur? Apa infrastruktur yang harus disiapkan? Analisa Perangkat Lunak • • • • Apakah perangkat lunak tersebut cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan? Apakah ada dukungan layanan dari penyedia. permanent office systems. jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP.• • Apa dan bagaimana prioritas bisnis yang ada dan adakah rencana kerja yang disusun untuk mencapai objektif dan prioritas tersebut? Target bisnis seperti apa yang harus dicapai dan kapan? Analisa Sumberdaya Manusia • • • • • • Bagaimana komitment top management terhadap usaha untuk implementasi ERP? Siapa yg akan mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya? Bagaimana komitmen dari tim implementasi? Apa yg diharapkan para calon user thd ERP? Adakah ERP champion yg menghubungkan top management dgn tim? Adakah konsultan dari luar yg disiapkan untuk membantu proses persiapan? Analisa Infrastruktur • • • Bagaimanakah kelengkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP. dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan.

Gagalnya ERP • • • • Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru Tanda-tanda kegagalan ERP Kegagalan ERP biasanya ditandai oleh adanya hal-hal sebagai berikut: • • • • • • • • • • • Kurangnya komitmen top management Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa strategi bisnis) Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau terburu-buru memutuskan) Kurangnya sumber daya (manusia. baik yang berlisensi bayar maupun open source • • • • • • • • • • • • • • • • Acumatica Dynamics AX Compiere ORACLE JDE BAAN MFGPro Protean Magic aLTiUs SAP Onesoft IFS AGRESSO INTACS BOSERP Management Industri 1 27 . infrastruktur dan modal) Kurangnya ‘buy in’ sehingga muncul resistensi untuk berubah dari para karyawan Kesalahan penghitungan waktu implementasi Tidak cocoknya software dgn business process Kurangnya training dan pembelajaran Cacatnya project design & management Kurangnya komunikasi Saran penghematan yang menyesatkan Software ERP Beikut adalah software ERP yang saat ini beredar.

Secara umum. Perbedaan utamanya. volume usaha. koperasi harus bekerja berdasarkan ketentuan undang-undang umum mengenai organisasi usaha (perseorangan. permodalan. Keanggotaan. Koperasi melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. teknis.• • • • • • • • EuClid System Mincom Ellipse Axapta SPIN . Variabelvariabel tersebut pada dasarnya belumlah dapat mencerminkan secara tepat untuk dipakai melihat peranan pangsa (share) koperasi terhadap pembangunan ekonomi nasional. Organisasi koperasi yang khas dari suatu organisasi harus diketahui dengan menetapkan anggaran dasar yang khusus. Kinerja koprasi khusus mengenai perhimpunan. jumlah koperasi per jenis/kelompok koperasi. jumlah koperasi aktif dan nonaktif). Dengan demikian variabel kinerja koperasi cenderung hanya dijadikan sebagai salah satu alat untuk melihat perkembangan koperasi sebagai badan usaha. Demikian pula dampak dari koperasi (cooperative effect) terhadap peningkatan kesejahteraan anggota atau masyarakat belum tercermin dari variabel-variabel yang di sajikan. Badan Usaha Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum). Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan.Datadigi Indonesia WD ERP-SYS IES Orlansoft Sisinusa 5. persekutuan. Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktorfaktor produksi. yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum. dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Management Industri 1 28 . dan sisa hasil usaha. asset. walaupun pada kenyataannya berbeda.) serta hukum dagang dan hukum pajak. Variabel kinerja koperasi yang di ukur untuk melihat perkembangan atau pertumbuhan (growth) koperasi di Indonesia terdiri dari kelembagaan (jumlah koperasi per provinsi. dsb. Jenis-Jenis Badan Usaha di Indonesia Koperasi Koperasi adalah jenis badan usaha yang berlandaskan asas-asas kekeluargaan.

25 tahun 1992 Pasal 5 disebutkan prinsip koperasi. • • • • Management Industri 1 29 . Pendidikan perkoprasian. Kemandirian. yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Pengelolaan dilakukan secara demokratis. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi). Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko-gurunya. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional. kerjasama antar koperasi. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa fungsi dan peran koperasi sebagai berikut: • Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. yaitu: • • • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.Fungsi dan peran koperasi Menurut Undang-undang No. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal. • • • • Prinsip koperasi Menurut UU No. Mengembangkan kreativitas dan membangun jiwa berorganisasi bagi para pelajar bangsa.

• Simpanan Wajib Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu. • • • • • Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Konsumen Koperasi Produsen Koperasi Pemasaran Koperasi Jasa Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman. Modal sendiri meliputi sumber modal sebagai berikut: • Simpanan Pokok Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota. koperasi produsen dan koperasi kredit (jasa keuangan). misalnya tiap Management Industri 1 30 . Koperasi Pemasaran adalah koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa koperasinya atau anggotanya. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. untuk menjalankan kegiatan usahanya koperasi memerlukan modal. Koperasi Konsumen adalah koperasi beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi. Koperasi dapat pula dikelompokkan berdasarkan sektor usahanya. Adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman. Koperasi Produsen adalah koperasi beranggotakan para pengusaha kecil menengah(UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya. Sumber modal koperasi Seperti halnya bentuk badan usaha yang lain.Jenis-jenis koperasi Koperasi secara umum dapat dikelompokkan menjadi koperasi konsumen. Koperasi Jasa adalah koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

Para anggota tersebut akan mengadakan rapat anggota. dan Deposito Berjangka. Kedua. • Simpanan khusus/lain-lain misalnya:Simpanan sukarela (simpanan yang dapat diambil kapan saja). dan bendahara ). yang dimaksudkan untuk pemupukan modal sendiri.  Adapun modal pinjaman koperasi berasal dari pihak-pihak sebagai berikut: • • Anggota dan calon anggota Koperasi lainnya dan/atau anggotanya yang didasari dengan perjanjian kerjasama antarkoperasi Bank dan Lembaga keuangan bukan banklembaga keuangan lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku Penerbitan obligasi dan surat utang lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku Sumber lain yang sah • • • Mekanisme pendirian koperasi Mekanisme pendirian koperasi terdiri dari beberapa tahap. • • Hibah Hibah adalah sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah/pemberian dan tidak mengikat. pembagian kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. Simpanan Qurba. dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan. Management Industri 1 31 .bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. sekertaris. Dana Cadangan Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil usaha. koperasi tersebut harus merencanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi itu. untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi ( ketua. karena untuk menjalankan koperasi membutuhkan minimal 20 anggota. Setelah itu. Lalu meminta perizinan dari negara. Pertama-tama adalah pengumpulan anggota. Barulah bisa menjalankan koperasi dengan baik dan benar.

sedangkan ternyata bahwa yang dapat memenuhi syarat-syarat ialahmereka yang bukan anggota atau belum anggota koperasi (mungkin sudah turut dilayani oleh koperasi akan tetapi resminya belum meminta menjadi anggota). Dalam hal dapatlah diterima pengecualian itu dimana yang bukan anggota dapat dipilih menjadi anggota pengurus koperasi. Koperasi-koperasi di Inggris didirikan oleh Charles Foirer. Raffeinsen. Gerakan koperasi di Indonesia Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak sepontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Pada 1 Mei 1828.Pengurus koperasi Pengurus koperasi dipilih dari kalangan dan oleh anggota dalam suatu rapat anggota.[ Sejarah berdirinya koperasi dunia Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771-1858).] Meraka mempersatukan diri untuk memperkaya dirinya sendiri. Ia terdorong oleh keinginanmya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786–1865) – dengan mendirikan toko koperasi di Brighton. terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama. seraya ikut mengembangkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Di Denmark Pastor Christiansone mendirikan koperasi pertanian. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat. King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator. juga berdiri koperasi yang menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan koperasi buatan Inggris. Hal demikian umpamanya terjadi jika calon-calon yang berasal dari kalangan-kalangan anggota sendiri tidak memiliki kesanggupan yang diperlukan untuk memimpin koperasi yang bersangkupan. dan Schulze Delitch. Skotlandia. Maksud Patih tersebut untuk mendirikan koperasi kredit model seperti di Jerman. Louis Blanc mendirikan koperasi produksi yang mengutamakan kualitas barang.] Ia dibantu oleh seorang Management Industri 1 32 . yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark. Di Perancis. Ada kalanya rapat anggota tersebut tidak berhasil memilih seluruh anggota Pengurus dari kalangan anggota sendiri. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas. secara sepontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya. Di Jerman. yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan menggunakan prinsip koperasi. Koperasi akhirnya berkembang di negara-negara lainnya. Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja Patih R. ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang di timbulkan oleh sistem kapitalisme demikian memuncaknya. Inggris.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negri (priyayi).

Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik. Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekana para pengijon (pelepan uang). maka segala kebijakan yang berlaku dalam koperasi harus melewati persetujuan rapat anggota terlebih dahulu. Ia juga menganjurkan merubah Bank tersebut menjadi koperasi. Rapat Anggota Rapat anggota adalah wadah aspirasi anggota dan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Semua itu adalah badan usaha Pemerntah dan dipimpin oleh orangorang Pemerintah. 2. rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyak Indonesia (BRI).asisten Residen Belanda (Pamong Praja Belanda) Assisten-Residen itu sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bak Pertolongan. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat jepang untuk mengeruk keuntungan. Koperasi menjamur kembali. Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan kopeasi. Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. baik dibidang organisasi maupun usaha. Bank Pertolongan. Anggota pengurus dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam rapat Management Industri 1 33 . khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu. dan menyengsarakan rakyat. Perangkat organisasi koperasi 1. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.Awalnya koperasi ini berjalan mulus. pengangkatan dan pemberhentian personalia pengurus dan pengawas. Pada zaman Belanda pembentuk koperasai belum dapat terlaksana. Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik. tetapi pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Tabungan dan Pertanian. bank –bank Desa . Ia pun berusaha menjadikan lumbunglumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi. karena: 1. Pengurus Pengurus adalah badan yang dibentuk oleh rapat anggota dan disertai dan diserahi mandat untuk melaksanakan kepemimpinan koperasi. termasuk pemilihan. pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu berpendirian lain. Setelah Indonesia merdeka. 2. pada tanggal 12 Juli 1947. 3.

Dalam menjalankan tugasnya. Dengan bersama-sama bersepakat mentaati AD/ART. Pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota. Dalam pelaksanaannya. persatuan dan persahabatan yang kokoh. Dalam manajemen koperasi perangkat organisasi koperasi juga disebut sebagai tim manajemen Logo gerakan koperasi Indonesia Lambang koperasi Indonesia Lambang gerakan koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut : 1. Atas persetujuan rapat anggota pengurus dapat mengangkat manajer untuk mengelola koperasi. Rantai (di sebelah kiri): melambangkan ikatan kekeluargaan. 3. Namun pengurus tetap bertanggung jawab pada rapat anggota. tetapi merahasiakannya kepada pihak ketiga. pengurus bertanggung jawab terhadap rapat anggota. Hanya orang yang pekerja keras yang bisa menjadi calon Anggota dengan memenuhi beberapa persyaratannya.anggota. 2. maka Padi dan Kapas akan mudah diperoleh. Pengawas Pengawas adalah suatu badan yang dibentuk untuk melaksanakan pengawasan terhadap kinerja pengurus. bersatu dalam kekeluargaan. Anggota pengawas dipilih oleh anggota koperasi di rapat anggota. dan yang mengikat sesama Anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD) / Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. Kapas dan Padi (di sebelah kanan): menggambarkan kemakmuran anggota koperasi secara khusus dan rakyat secara umum yang diusahakan oleh koperasi.[ Tugas dan wewenang perangkat organisasi koperasi diatur oleh AD/ART koperasi yang disesuaikan dengan idiologi koperasi. 3. Roda Bergigi menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. pengawas berhak mendapatkan setiap laporan pengurus. maka semua Anggota menjadi bersahabat. Bahwa Anggota sebuah Koperasi adalah Pemilik Koperasi tersebut. Kapas sebagai Management Industri 1 34 .

namun sebagai Bangsa Indonesia harus punya tata-nilai sendiri. Warna merah dan putih yang menjadi bacground logo menggambarkan sifat nasional Indonesia. Bintang dalam perisai yang dimaksud adalah Pancasila. Koperasi Indonesia menandakan bahwa Koperasi yang dimaksud adalah koperasi rakyat Indonesia. Dan yang menyeimbangkan itu adalah Bintang dalam Perisai. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut. merupakan landasan ideal koperasi. Pohon beringin sebagai simbol kehidupan. 4.bahan dasar sandang (pakaian). Bahwa Anggota Koperasi yang baik adalah yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan. bukan Koperasi negara lain. 7. BUMN Badan Usaha Milik Negara (atau BUMN) ialah badan usaha yang permodalannya seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Perum dan Persero. dan Bintang bisa diartikan "Hati". Sehingga selalu merugi. Tata-kelola dan tata-kuasa perkoperasian di luar negeri juga baik. dan Padi sebagai bahan dasar pangan (makanan). Perisai bisa berarti "tubuh". 8. perum di kelola oleh negara dengan status pegawainya sebagai Pegawai Negeri. 6. Namun perusahaan masih merugi meskipun Management Industri 1 35 . Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa Arab "Hayyu"/kehidupan). BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan. antara "Kewajiban" dan "Hak". Status pegawai badan usaha-badan usaha tersebut adalah pegawai negeri. 5. Sama seperti Perjan. Tujuannya tidak lagi berorientasi pelayanan tetapi sudah profit oriented. Mayoritas sudah disebut makmur-sejahtera jika cukup sandang dan pangan.KAI Perum Perum adalah perjan yang sudah dirubah. sebagaimana pohon dalam Gunungan wayang yang dirancang oleh Sunan Kalijaga. Timbangan dan Bintang dalam Perisai menjadi nilai hidup yang harus dijunjung tinggi. Timbangan berarti keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi. Perjan Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Biasanya menjadi simbol hukum. yang mendengarkan suara hatinya. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat. Semua Anggota koperasi harus adil dan seimbang antara "Rantai" dan "Padi-Kapas". Contoh Perjan: PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.

PT Garuda Indonesia (Persero) PT Angkasa Pura (Persero) PT Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara (Persero) PT Tambang Bukit Asam (Persero) PT Aneka Tambang (Persero) PT PELNI (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Pos Indonesia (Persero) PT Kereta Api Indonesia (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) BUMS Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara. bidang.bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Persero Persero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Berbeda dengan Perum atau Perjan. sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik (go public) dan statusnya diubah menjadi persero. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa sahamsaham. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Badan usaha ditulis PT < nama perusahaan > (Persero). ciri-ciri Persero adalah: • • • • • • Tujuan utamanya mencari laba (Komersial) Modal sebagian atau seluruhnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan yang berupa saham-saham Dipimpin oleh direksi Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta Badan usahanya ditulis PT (nama perusahaan) (Persero) Tidak memperoleh fasilitas negara Contoh perusahaan yang mempunyai badan usaha Persero antara lain: • • • • • • • • • • • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Persero dipimpin oleh direksi. Jadi dari uraian di atas. Berdasarkan bentuk hukumnya Badan usaha milik swasta dibedakan atas : Management Industri 1 36 .status Perjan diubah menjadi Perum. Berdasarkan UUD 1945 pasal 33.

Perseroan terbatas Perusahaaaan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. 6. Setiap pemengang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen). Persekutuan komanditer Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Keuntungan yang diperoleh dari perusahaan dibagikan sesuai kesepakatan.utang perusahaan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum. Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu : • • Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang. Sekutu pasif bertanggung jawab atas resiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri seta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian. Management Industri 1 37 . Yayasan Yayasan adalah suatu badan usaha. Sekutu pasif / sekutu komanditer adalah anggota yang hanya menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan.Perusahaan Persekutuan Perusahaan persekutuan adalah perusahaan yang memiliki 2 pemodal atau lebih. Badan Usaha Milik Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merujuk kepada perusahaan atau badan usaha yang dimiliki pemerintah sebuah negara. tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Ada 3 bentuk perusahaan persekutuan Firma Firma (Fa) adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap.

Tbk. Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang sebagian atau seluruh kepemilikannya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. yang dipimpin oleh seorang Menteri Negara BUMN. pemerintah telah melakukan perubahan mendasar pada kepemilikannya dengan membuat BUMN tersebut menjadi perusahaan terbuka yang sahamnya bisa dimiliki oleh publik. Telekomunikasi Indonesia. yang tujuannya mengejar keuntungan. Ciri-ciri Persero adalah sebagai berikut: • • • • • • • • • • • • • • Pendirian persero diusulkan oleh menteri kepada presiden Pelaksanaan pendirian dilakukan oleh mentri dengan memperhatikan perundangundangan Statusnya berupa perseroan terbatas yang diatur berdasarkan undang-undang Modalnya berbentuk saham Sebagian atau seluruh modalnya adalah milik negara dari kekayaan negara yang dipisahkan Organ persero adalah RUPS. Sejak tahun 2001 seluruh BUMN dikoordinasikan pengelolaannya oleh Kementerian BUMN. Jenis-Jenis BUMN Jenis-jenis BUMN yang ada di Indonesia adalah: Perusahaan Perseroan (Persero) Perusahaan persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas (PT) yang modal/sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah. BUMN dapat pula berupa perusahaan nirlaba yang bertujuan untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat. maka sebagai pemegang saham perseroan terbatas RUPS bertindak sebagai kekuasaan tertinggi perusahaan Dipimpin oleh direksi Laporan tahunan diserahkan ke RUPS untuk disahkan Tidak mendapat fasilitas negara Tujuan utama memperoleh keuntungan Hubungan-hubungan usaha diatur dalam hukum perdata Management Industri 1 38 . maka menteri berlaku sebagai RUPS.Indonesia Di Indonesia. Contohnya adalah PT. Maksud dan tujuan mendirikan persero ialah untuk menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat dan mengejar keuntungan untuk meningkatkan nilai perusahaan. direksi dan komisaris Menteri yang ditunjuk memiliki kuasa sebagai pemegang saham milik pemerintah Apabila seluruh saham dimiliki pemerintah. jika hanya sebagian. Pada beberapa BUMN di Indonesia.

• Pegawainya berstatus pegawai Negeri Fungsi RUPS dalam persero pemerintah ialah memegang segala wewenang yang ada dalam perusahaan tersebut. dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Perum ANTARA. Ciriciri Perusahaan Jawatan antara lain sebagai berikut: • • • • memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari suatu departemen pemerintah dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada menteri atau dirjen departemen yang bersangkutan status karyawannya adalan pegawai negeri 3.PT Bank BNI Tbk. PT Kimia Farma Tbk. Pengangkatan dan pemberhentian dilakukan okeh RUPS. Perusahaan Jawatan (Perjan) Perusahaan Jawatan (perjan) sebagai salah satu bentuk BUMN memiliki modal yang berasal dari negara. RUPS juga berwenang untuk mengganti komisaris dan direksi. Persero yang tidak bisa diubah ialah: • • • • Persero yang menurut perundang-undangan harus berbentuk BUMN Persero yang bergerak di bidang hankam negara Persero yang diberi tugas khusus untuk kepentingan masyarakat Persero yang bergerak di bidang Sumber Daya Alam yang secara tegas dilarang diprivatisasi oleh UU Di Indonesia sendiri yang sudah menjadi Persero adalah PT.94% saham Persero ini telah dijual kepada Swasta sehingga perusahaan ini bukan BUMN lagi). PT Indo Farma Tbk. PP (Pembangunan Perumahan). Management Industri 1 39 . Contohnya : Perum Pegadaian. Persero terbuka sesuai kebijakan pemerintah tentang privatisasi. Komisaris adalah organ persero yang bertugas dalam pengawasan kinerja persero itu. PT Indosat Tbk (pada akhir tahun 2002 41. Perum DAMRI. PT Tambang Timah Tbk. Direksi persero adalah orang yang bertanggung jawab atas pengurusan persero baik didalam maupun diluar pengadilan. Besarnya modal Perusahaan Jawatan ditetapkan melalui APBN. Persero yang diprivatisasi adalah yang unsur usahanya kompetitif dan teknologinya cepat berubah. Perusahaan Umum (Perum) Sejenis perusahan badan pemerintah yg mengelola sarana umum. dan melaporkannya pada RUPS. Privatisasi adalah penjualan sebagian atau seluruh saham persero kepada pihak lain untuk peningkatan kualitas. Perum Jasatirta.

2. baik berupa bank maupun nonbank Direksi bertanggung jawab penuh atas BUMN. makro dan mikro 4. Teori Administrasi: organiaasi berdasarkan unsur-unsur manajemen yaitu Management Industri 1 40 . Teori organisasi dibedakan ke dalam Teori Klasik. Teori Modern berdasarkan pada hubungan formal dan informal. Teori Klasik berpangkal tolak pada struktur. b. dan mewakili BUMN di pengadilan Tujuan Pendirian BUMD : • • • • • Memberikan sumbangsih pada perekonomian nasional dan penerimaan kas negara Mengejar dan mencari keuntungan Pemenuhan hajat hidup orang banyak Perintis kegiatan-kegiatan usaha Memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil dan lemah 7. Agar supaya seseorang dapat ikut mengembangkan organisasi di mana dia berada. Teori Klasik dibagi lagi ke dalam: a. hubungan. Teori Neoklasik dan Teori Modern. fungsi formal kegiatan orang dalam rangka mencapai tujuan bersama. Organisasi dan Perusahaan Teori Organisasi Klasik 1. Teori Neoklasik berdasarkan pada hubungan-hubungan “informal” yang manusiawi. Teori Birokrasi: organisasi berdasarkan aturan tertentu. selain mencari keuntungan Sebagai stabillisator perekonomian dalam rangka menyejahterakan rakyat Sebagai sumber pemasukan negara Seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara Modalnya dapat berupa saham atau obligasi bagi perusahaan yang go public Dapat menghimpun dana dari pihak lain.Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ciri-ciri BUMD adalah sebagai berikut: • • • • • • • • • • • Pemerintah memegang hak atas segala kekayaan dan usaha Pemerintah berkedudukan sebagai pemegang saham dalam pemodalan perusahaan Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan dalam menetapkan kebijakan perusahaan Pengawasan dilakukan alat pelengkap negara yang berwenang Melayani kepentingan umum. maka perlulah dia menghayati perkembangan teori organisasi yang pada hakikatnya mendasari terbentuknya organisasi. 3.

proses skalar dan fungsional. menurut Teori Organisasi Modern. struktur status dan peranan. memperhatikan berbagai variabel. Teori Organisasi Neoklasik memahami adanya organisasi “informal” yang muncul karena faktor lokasi. 2. Fungsi Garis dan Staf 1. Teori Organisasi Modern merupakan teori yang mendekati masalah sebagai suatu sistem keseluruhan. pengorganisasian. Dengan makin berkembangnya perusahaan kekompleksan fungsi yang perlu untuk pelaksanaan tugas berkembang lebih cepat sehingga manajemen perlu bantuan melalui spesialisasi fungsi yang disebut staf. jenis pekerjaan. pencapaian tujuan harus dilaksanakan oleh fungsi yang dipecah diferensiasi fungsional ke bawah menunjang usaha ini. perintah. serta rentang kendali. Organisasi atau badan usaha yang sederhana cukup dijalankan dengan fungsi yang dirangkap oleh seseorang. adalah proses yang tersusun dalam suatu sistem di mana orang di dalamnya berinteraksi untuk tujuan. 3. Teori Organisasi Modern 1. 4. struktur organisasi. Management Industri 1 41 . Teori Organisasi Neo-Klasik 1. Diferensiasi fungsional ke bawah dengan fungsi primer merupakan apa yang dikenal dengan fungsi “garis”. dan memahami adanya proses dinamis. dan lingkungan fisik. 3. Teori Organisasi Neoklasik mendekati organisasi sebagai kelompok orang dengan tujuan bersama. Selain itu dikemukakan pula proses hubungan dalam sistem dan tujuan organisasi. organisasi formal. dan c. 2. Organisasi. Teori Manajemen Ilmiah: organisasi berdasarkan metode kerja ilmiah. Pembenahan meliputi aspek pembagian kerja. minat dan masalah khusus (vested). Fungsi Garis 1.perencana-an. 2. Dengan semakin kompleksnya organisasi. Teori Organisasi Neoklasik berkembang dengan pembenahan Teori Organisasi Klasik berdasar percobaan Hawthorne yang memandang organisasi sebagai suatu sistem terbuka di mana segmen teknis dan manusiawi saling berkaitan dengan erat dan sikap karyawan merupakan faktor yang penting bagi peningkatan produktivitas. Teori Organisasi Modern membicarakan sistem dan ketergantungan bagian. 3. organisasi informal. koordinasi dan pengawasan.

Tanggung Jawab 1. Pelaporan merupakan aspek ketiga hubungan di dalam organisasi. Wewenang yang dimanfaatkan dengan baik dapat dipergunakan untuk mempengaruhi orang lain agar bersedia melakukan kegiatan yang diharapkan. kesatuan komando dan rentang manajemen. dibatasi jumlahnya. kharismatik. 2. 4. Agar fungsi staf bermanfaat harus jelas fungsinya. Fungsi Fungsional 1. tak boleh ada kesenjangan. yaitu setelah tanggung jawab dan wewenang. ada tanggung jawab dan pelaporan. didorong berinisiatif. Wewenang fungsional adalah izin menyiapkan dan mengeluarkan perintah bertalian dengan aspek tertentu dan dianggap datang dari pimpinan sendiri. Penciptaan fungsi staf atau fungsi sekunder ini dengan mendiferensiasikan kegiatan ke luar dari rantai komando. tumpang tindih dan pecahnya perhatian. 2. teknis. Pelaporan adalah wajib beritahu atau wajib-jawab atas hasil-hasil atau prestasi kerja seseorang. 2.2. 2. 3. Dasar pemberian tanggung jawab adalah harus lengkap. Pelaporan (Akuntabilitas Wajib-Jawab) 1. Wewenang dibedakan ke dalam wewenang rasional hukumiah. 4. terakhir dan operasional. Wewenang merupakan aspek hubungan di dalam organisasi. di samping struktur dan fungsi. tugas pimpinan memang meningkat. staf diberi informasi yang diperlukan. tradisional. Fungsi staf membantu dan memperlancar kerja fungsi garis. Struktur Organisasi Vertikal Management Industri 1 42 . Pelaporan merupakan turunan wewenang dan oleh karena itu perlu dipertanggung jawabkan dan dilaporkan hasil pemanfaatannya. dimintai nasihat. Wewenang 1. Hierarki wewenang berupa rantai komando. namun mungkin menimbulkan kebingungan. Wewenang fungsional mempercepat pelaksanaan tugas. juga dapat dibedakan ke dalam wewenang hukum. Tanggung jawab merupakan kewajiban seseorang yang diberikan padanya sesuai dengan kemampuan dan arahan yang apabila tak dijalankan akan menimbulkan rasa kegagalan. Sedang wewenang. 3. Tanggung jawab merupakan aspek kedua dari hubungan di dalam organisasi setelah wewenang. 3. 3.

Proses organisasi meliputi usaha perincian tugas untuk mencapai tujuan. Organisasi informal membentuk klik. Organisasi informal dapat bermanfaat bagi pribadi anggota dan organisasi. Struktur formal terdiri atas struktur vertikal dan horisontal. dan simbol status) 3. Organisasi informal tumbuh karena berbagai faktor baik ekstern (pendidikan. kerja sama dan koordinasi pelaksanaannya. senioritas. latar belakang etnis dan kepribadian). 2. Struktur vertikal muncul karena adanya diferensiasi vertikal. maupun intern (jabatan. Hierarki proses meliputi penentuan tujuan. jadwal kerja. pengawasan. dan penciptaan mekanisme koordinasi. kebijaksanaan. Struktur Organisasi Informal 1. pembagian tugas agar mudah dilaksanakan. struktur matriks dan struktur adaptif-organik. ukuran keberhasilan. status dan peranan. 4. 2. Organisasi informal berkembang dalam berbagai bentuk. kebijaksanaan dan program-program serta memilih pimpinan badan usaha. Hierarki struktur menentukan struktur komunikasi dan wewenang yang disebut kesatuan komando. upah. Management Industri 1 43 . Organisasi informal adalah hubungan pribadi dalam organisasi yang mempengaruhi putusan di dalam organisasi tersebut tetapi ditiadakan dari skema formal dan tidak panggah dengan struktur formal organisasi. namun juga dapat membahayakan organisasi. norma dan sanksi serta metode kerja sendiri lain dengan aturan formal. Komite bertugas menyelesaikan masalah khusus organisasi yang memerlukan pemikiran berbagai pihak dalam organisasi. Struktur organisasi dapat formal. 5. mobilitas. jenis kelamin. antara lain struktur program. Timbul hierarki baik struktur maupun proses. 2. 4. umur. 3. taktik/program. serta hal-hal yang bertalian dengan pengambilan keputusan. strategi. 5. 2. Struktur Organisasi untuk Pimpinan dan Komite 1. Struktur Organisasi Horizontal Karena kebutuhan menjalankan fungsi tertentu secara efisien dan efektif maka diciptakan struktur organisasi horisontal dengan diferensiasi horisontal. garis besar haluan perusahaan. dapat pula informal. Diferensiasi kegiatan secara vertikal menciptakan struktur piramida dengan tingkatan dan pelaksana sendiri. Perubahan lingkungan mendorong diciptakannya struktur horisontal yang lebih luwes.1. Dasar departementalisasi adalah (a) fungsi dan (b) divisi. Organisasi pimpinan diperlukan dalam bentuk Dewan Direksi dan Komisaris untuk menentukan tujuan organisasi. 1.

Dalam sentralisasi inisiatif dan kemampuan bawahan tak berkembang dan bila tak ada koordinasi dan motivasi. dan cukup serta tak boleh ada gaps. 2. Hal ini disebabkan manajer atau atasan tak mungkin menjalankan tugas-tugas sendiri. para penanam modal lain serta pesaing. Delegasi 1.Organisasi untuk Kelompok Kepentingan 1. Pembentukan public relations office (Purel) mewadahi kepentingan kelompok dalam masyarakat 3. Delegasi harus mengikuti asas lengkap. Desentralisasi 1. perbankan. Organisasi Penunjang dan Unit Fasilitas 1. Delegasi merupakan proses manajer membebankan tugas-tugas luar. 3. Sentralisasi merupakan konsentrasi wewenang dan pengambilan keputusan pada peringkat atas organisasi. 2. Guna membantu dan memperlancar kerja unit operasional perlu dibentuk unit penunjang dan fasilitas. perusahaan. bawahan diberi pedoman. Dengan desentralisasi atasan terbebas dari beban berat. Bawahan dalam sentralisasi merupakan pelaksana. jelas. bawahan dimotivasi. 2. 4. pembatasan wewenang dan tanggung jawab. overlaps. pemerintah. ingin diperoleh putusan yang cepat. Purel harus menjalankan strategi “menjalin hubungan baik” dengan kelompok kepentingan. dilatih dan diawasi. ada penyertaan pada bawahan. 3. untuk itu atasan harus benar-benar memberikan kebebasan pada bawahan untuk menyelesaikan tugas. masyarakat. organisasi kecil. karyawan. Desentralisasi perlu diselenggarakan dengan berkembangnya organisasi karena pimpinan tak akan mampu menjalankan sendiri segala sesuatu bagi perusahaan. tujuan selalu digariskan. namun keburukannya ialah memperlama putusan (kurang terkoordinasi) dan mahal. Delegasi harus dilakukan oleh atasan dan diterima bawahan. dan splits. sedang bawahan memperoleh kesempatan untuk berkembang. berkomunikasi dengan bawahan. Sentralisasi dilakukan bila bawahan tidak banyak yang tampil. Sentralisasi 1. Perusahaan harus memperhatikan kelompok kepentingan seperti langganan. Management Industri 1 44 . demi manfaat bersama. wewenang serta tanggung jawab untuk menyelesaikannya. Kebaikan unit pembantu ialah adanya spesialisasi dan fokus perhatian. 2. 2.

Koordinasi 1. jelas. Komunikasi berperan besar di dalam rangka meningkatkan keefisiensian dan keefektifan kerja para anggota organisasi. selain itu perlu tindak lanjut. 2. menunjukkan kemampuan kepemimpinan seseorang. Pengarahan merupakan cara pimpinan memberikan perintah pada bawahan untuk menunjukkan apa yang seharusnya dilakukan. Motivasi 1. Metode mempengaruhi bermacam-macam. Komunikasi 1. Management Industri 1 45 . keahlian dan kharisma. yang menyebabkan. fisik. Komunikasi merupakan proses penyampaian dan interpretasi informasi mereka yang bekerja di dalam organisasi. harmonisasi kebijaksanaan dan program pemanfaatan metode komunikasi. Pengaruh merupakan transaksi sosial di mana seseorang atau sekelompok orang digerakkan oleh seseorang atau sekelompok orang lain untuk melakukan kegiatan sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhi. 2. Sistem komunikasi yang mewadahi proses komunikasi ada berbagai jenis dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. 3. menyalurkan. mengutamakan tujuan. Desentralisasi dilakukan bertahap. dan tertulis. mencegah konflik. Walau sulit dicapai karena berbagai alasan koordinasi harus diselenggarakan dengan penyederhanaan organisasi. 3. Koordinasi penting untuk memadukan kegiatan dan tujuan berbagai unit suatu organisasi agar dapat mencapai tujuan organisasi secara efisien. mengembangkan kebiasaan. 4. Desentralisasi perlu koordinasi dan kepemimpinan. Berbagai model/teori motivasi telah ditemukan orang. komite dan penghubung. 3. yaitu dengan kekuatan. Motivasi merupakan sesuatu yang berasal dari diri orang seorang.3. serta kepuasan kerja. penggunaan sanksi. memanfaatkan hubungan informal. dipakai standar-standar dan konsultasi seperlunya. Setelah fungsi perencanaan dan organisasi untuk tata laksana perusahaan selesai dirancang. perlu pengarahan kegiatan. 2. Pengarahan melalui instruksi haruslah masuk akal. Pengarahan 1. serta melestarikan perilaku seseorang. Proses Mempengaruhi dan Kepemimpinan 1. 2. lengkap. Dengan motivasi prestasi seseorang akan meningkat. 2.

mengurangi dan menyelesaikan konflik. 4. hubungan. yang berorientasi orang lawan yang berorientasi pekerjaan b. otoritatif. c. konsultatif. 4. 3. Perubahan organisasi perlu untuk mengikuti perubahan lingkungan agar organisasi itu dapat terus berkembang. semangat kerja meningkat. ada yang mengatakan dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan permasalahan. 3. Sebab-sebab konflik bermacam-macam. perilaku dan situasi tertentu. kekuasaan dan wewenang. Organisasi Masa Depan Management Industri 1 46 . Sumber perubahan itu bermacam-macam dan harus dimanfaatkan. kreativitas dan usaha inovatif maju. Pengembangan Organisasi 1. kemandirian. 4. serta stabil dan luwes.3. dan partisipatif. Walaupun fungsi. 2. 2. Konflik dan Pengambilan Keputusan 1. masih saja terjadi konflik karena satu dan lain hal. 5. Konflik dikatakan sebagai hal yang merugikan dan tak perlu. struktur dan proses organisasi sudah diatur dengan baik. Usaha melawan perubahan harus diredam. timbul kepemimpinan daripadanya. Perubahan Organisasi 1. mendiagnosis masalah dan mendisain strategi pengobatan serta penilaian. Ada hubungan antara pengaruh. Perubahan organisasi dilakukan dengan menghayati penting dan perlunya perubahan. Pengembangan organisasi dilakukan dengan berbagai cara dan dengan menggunakan berbagai model diagnosis organisasi. keras-lunak. ada yang mengatakan bersifat fungsional dan perlu dikelola dengan baik. Gaya kepemimpinan bermacam-macam: a. Konflik merupakan peristiwa di mana orang atau sekelompok orang merasa frustrasi oleh orang atau kelompok lain dan berperilaku seakan tak puas. Pengembangan organisasi perlu agar organisasi dapat menangkal perubahanperubahan yang terjadi di dalam lingkungan badan usaha. yang penting bagaimana menstimulasi. mengidentifikasi masalah. Kepemimpinan didekati dari sifat-sifat yang melekat pada seseorang. yang eksploitatif-otoritatif. Pengembangan sumber daya manusia di dalam organisasi pun perlu agar produktivitas sumber daya manusia meningkat. 3. 2.

membuat sistem informasi yang baik dan mengusahakan kedisiplinan dan kesetiaan yang tinggi. Kritik BUMN utama berkembang dengan monopoli atau peraturan khusus yang bertentangan dengan semangat persaingan usaha sehat (UU no. Kecenderungan adanya heterogenitas. pemerintah giat melakukan privatisasi dan mengakhiri berbagai praktek persaingan tidak sehat. stabil dan bahkan berkembang. Pasca krisis moneter 1998. tetapi beberapa BUMN lain berhasil memperkokoh posisi bisnisnya. BUMN kerap menjadi sumber korupsi. 3. Fungsi regulasi usaha dipisahkan dari BUMN. 2. 5 tahun 1999). Sebagai akibatnya. Organisasi masa depan harus lebih memperhatikan lingkungan luar yang selalu berubah sehingga dapat lebih tanggap dengan demikian tetap hidup. tidak jarang BUMN bertindak selaku pelaku bisnis sekaligus sebagai regulator. penting dan perlunya informasi dan berkurangnya kesetiakawanan sosial memaksa kita untuk selalu berusaha memilih personalia yang terbaik. Berbagai ciri keefektifan organisasi perlu dihayati agar dapat dijadikan pegangan mengembangkan organisasi. Management Industri 1 47 .1. banyak BUMN yang terancam gulung tikar. yang lazim dikenal sebagai sapi perahan bagi oknum pejabat atau partai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful