P. 1
STRUKTUR APBD

STRUKTUR APBD

|Views: 476|Likes:
Published by Gilang Yuniar

More info:

Published by: Gilang Yuniar on Dec 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2013

pdf

text

original

STRUKTUR APBD STRUKTUR APBD

Beberapa prinsip dalam disiplin anggaran Beberapa prinsip dalam disiplin anggaran
daerah yaitu : daerah yaitu :
a. a. Pendapatan yang direncanakan Pendapatan yang direncanakan
merupakan perkiraan yang terukur merupakan perkiraan yang terukur
secara rasional yang dapat dicapai untuk secara rasional yang dapat dicapai untuk
setiap sumber pendapatan, sedangkan setiap sumber pendapatan, sedangkan
belanja yang dianggarkan merupakan belanja yang dianggarkan merupakan
batas tertinggi pengeluaran belanja batas tertinggi pengeluaran belanja
STRUKTUR APBD STRUKTUR APBD
Beberapa prinsip dalam disiplin anggaran Beberapa prinsip dalam disiplin anggaran
daerah yaitu : daerah yaitu :
b. b. Penganggaran pengeluaran harus Penganggaran pengeluaran harus
didukung dengan adanya kepastian didukung dengan adanya kepastian
tersedianya penerimaan dalam jumlah tersedianya penerimaan dalam jumlah
yang cukup dan tidak dibenarkan yang cukup dan tidak dibenarkan
melaksanakan kegiatan yang belum melaksanakan kegiatan yang belum
tersedia atau tidak mencukupi kredit tersedia atau tidak mencukupi kredit
anggarannya dalam APBD/Perubahan anggarannya dalam APBD/Perubahan
APBD APBD
STRUKTUR APBD STRUKTUR APBD
Beberapa prinsip dalam disiplin anggaran Beberapa prinsip dalam disiplin anggaran
daerah yaitu : daerah yaitu :
c. c. Semua penerimaan dan pengeluaran Semua penerimaan dan pengeluaran
daerah dalam tahun anggaran yang daerah dalam tahun anggaran yang
bersangkutan harus dimasukan dalam bersangkutan harus dimasukan dalam
APBD dan dilakukan melalui rekening APBD dan dilakukan melalui rekening
Kas Umum Daerah Kas Umum Daerah
STRUKTUR APBD STRUKTUR APBD
Pasal 20 ayat 1 Peraturan Pemerintah Pasal 20 ayat 1 Peraturan Pemerintah
nomor S8 tahun 200S diatur tentang nomor S8 tahun 200S diatur tentang
struktur APBD merupakan satu kesatuan struktur APBD merupakan satu kesatuan
yang terdiri dari : yang terdiri dari :
a. a. Pendapatan daerah Pendapatan daerah
b. b. Belanja daerah Belanja daerah
c. c. Pembiayaan daerah Pembiayaan daerah
STRUKTUR APBD STRUKTUR APBD
- - PENDAPATAN PENDAPATAN Rp xxx Rp xxx
- - BELAN]A BELAN]A
-- Belanja Tidak Langsung Belanja Tidak Langsung Rp xxx Rp xxx
-- Belanja Langsung Belanja Langsung Rp xxx Rp xxx
Surplus/(Defisit) Surplus/(Defisit) Rp xxx Rp xxx
- - PENB!AYAAN PENB!AYAAN
-- Penerimaan Penerimaan Rp xxx Rp xxx
-- Pengeluaran Pengeluaran Rp xxx Rp xxx
Pembiayaan Pembiayaan Rp xxx Rp xxx
S!LPA (S!KPA) Tahun Berjalan S!LPA (S!KPA) Tahun Berjalan Rp xxx Rp xxx
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
Pendapatan Daerah dikelompokkan atas : Pendapatan Daerah dikelompokkan atas :
a. a. Pendapatan asli daerah Pendapatan asli daerah
b. b. Dana penerimaan Dana penerimaan
c. c. Lain Lain -- lain pendapatan daerah yang sah lain pendapatan daerah yang sah
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
Kelompok pendapatan asli daerah dibagi Kelompok pendapatan asli daerah dibagi
menurut jenis pendapatan yang terdiri atas : menurut jenis pendapatan yang terdiri atas :
a. a. Pajak daerah Pajak daerah
b. b. Retribusi daerah Retribusi daerah
c. c. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang
dipisahkan dipisahkan
d. d. Lain Lain··lain pendapatan asli daerah yang sah lain pendapatan asli daerah yang sah
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
Pajak daerah adalah iuran wajib yang Pajak daerah adalah iuran wajib yang
dilakukan oleh orang pribadi atau badan dilakukan oleh orang pribadi atau badan
kepada daerah tanpa imbalan langsug kepada daerah tanpa imbalan langsug
yang seimbang, yang dapat dipaksakan yang seimbang, yang dapat dipaksakan
berdasarkan peraturan perundang berdasarkan peraturan perundang··
undangan yang berlaku, yang digunakan undangan yang berlaku, yang digunakan
untuk membiayai penyelenggaraan untuk membiayai penyelenggaraan
pemerintah daerah dan pembangunan pemerintah daerah dan pembangunan
daerah. daerah.
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
Obyek pajak untuk proponsi : Obyek pajak untuk proponsi :
- - Pajak kendaraan bermotor Pajak kendaraan bermotor
- - Pajak kendaraan di air Pajak kendaraan di air
- - Bea balik nama kendaraan bermotor Bea balik nama kendaraan bermotor
- - Bea balik nama kendaraan di air Bea balik nama kendaraan di air
- - Pajak bahan bakar kendaraan kendaraan Pajak bahan bakar kendaraan kendaraan
bermotor bermotor
- - Pajak pengambilan permukaan Pajak pengambilan permukaan
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
Retribusi daerah adalah pungutan daerah Retribusi daerah adalah pungutan daerah
sebagai pembayaran atas jasa atau sebagai pembayaran atas jasa atau
pemberian izin tertentu yang khusus pemberian izin tertentu yang khusus
disediakan dan/atau diberikan oleh disediakan dan/atau diberikan oleh
pemerintah daerah untuk kepentingan pemerintah daerah untuk kepentingan
orang pribadi atau badan. orang pribadi atau badan.
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
Obyek retribusi : Obyek retribusi :
- - Retribusi jasa umum Retribusi jasa umum
- - Retribusi jasa usaha Retribusi jasa usaha
- - Retribusi perizinan tertentu Retribusi perizinan tertentu
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
]enis hasil pengelolaan dipisahkan dirinci ]enis hasil pengelolaan dipisahkan dirinci
menurut obyek pendapatan yang mencakup: menurut obyek pendapatan yang mencakup:
- - Bagian laba atas penyertaan modal pada Bagian laba atas penyertaan modal pada
perusahaan milik daerah/BUNN perusahaan milik daerah/BUNN
- - Bagian laba atas penyertaan modal pada Bagian laba atas penyertaan modal pada
perusahaan milik pemerintah/BUNN perusahaan milik pemerintah/BUNN
- - Bagian laba atas penyertaan modal pada Bagian laba atas penyertaan modal pada
perusahaan milik swata atau kelompok usaha perusahaan milik swata atau kelompok usaha
masyarakat masyarakat
PENDAPATAN DAERAH PENDAPATAN DAERAH
]enis lain ]enis lain··lain pendapatan asi daerah yang lain pendapatan asi daerah yang
sah, disediakan untuk menganggarkan sah, disediakan untuk menganggarkan
penerimaan daerah, retribusi daerah, dan penerimaan daerah, retribusi daerah, dan
hasil pengelolaan kekayaan daerah yang hasil pengelolaan kekayaan daerah yang
dipisahkan dirinci menurut obyek dipisahkan dirinci menurut obyek
pendapatan yang mencakup : pendapatan yang mencakup :
1. 1. Hasil penjualan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan secara tunai Hasil penjualan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan secara tunai
atau angsuran atau angsuran
2. 2. ]asa giro ]asa giro
3. 3. Pendapatan bunga Pendapatan bunga
4. 4. Penerimaan atas tuntutan ganti kerugian daerah Penerimaan atas tuntutan ganti kerugian daerah
S. S. Penerimaan komisi, potongan ataupun bentuk lain sebagai akibat dari Penerimaan komisi, potongan ataupun bentuk lain sebagai akibat dari
penjualan dan/atau pengadaan barang dan/atau jasa oleh daerah penjualan dan/atau pengadaan barang dan/atau jasa oleh daerah
6. 6. Penerimaan keuntungan dari selisih nilai tukar rupiah terhadap mata Penerimaan keuntungan dari selisih nilai tukar rupiah terhadap mata
uang asing uang asing
7. 7. Pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan Pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan
8. 8. Pendapatan denda pajak Pendapatan denda pajak
3. 3. Pendapatan danda retribusi Pendapatan danda retribusi
10. 10. Pendapatan hasil eksekusi atas jaminan Pendapatan hasil eksekusi atas jaminan
11. 11. Pendapatan dari pengembangan Pendapatan dari pengembangan
12. 12. Fasilitas sosial dan fasilitas umum Fasilitas sosial dan fasilitas umum
13. 13. Pendapatan dari penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Pendapatan dari penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan
14. 14. Pendapatan dari badan layanan umum daerah (BLUD) Pendapatan dari badan layanan umum daerah (BLUD)
STURKTUR PENDAPATAN DAERAH STURKTUR PENDAPATAN DAERAH
A. A. Pendapatan Asli Daerah Pendapatan Asli Daerah
1. 1. Pajak Daerah Pajak Daerah
2. 2. Retribusi Daerah Retribusi Daerah
3. 3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan
4. 4. Lain Lain··Lain PAD yang sah Lain PAD yang sah
B. B. Dana Pembangunan Dana Pembangunan
1. 1. Dana Bagi Hasil Dana Bagi Hasil
2. 2. Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Umum
3. 3. Dana Alokasi Khusus Dana Alokasi Khusus
C. C. Lain Lain··lain Pendapatan Daerah yang sah lain Pendapatan Daerah yang sah
1. 1. Hibah Hibah
2. 2. Dana Darurat Dana Darurat
3. 3. Dana Bagi Hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Dana Bagi Hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah
Lainnya Lainnya
4. 4. Dana Penyesuaian dan Dana OTSUS Dana Penyesuaian dan Dana OTSUS
S. S. Bantuan Keuanan dari Provinsi atau Pemda Lainnya Bantuan Keuanan dari Provinsi atau Pemda Lainnya

1.5.5753.5 1.1.5.55.9: 112515..2.5.5.5.5..3.7594..7.:.41:735.5.5/34 .9. / #5.51.&'%'%# /9..2:.9.5.9.443.21/5.9:1..5 43..9..1. .5 .5..3.5 # .795:71..5.3.9:1..27.50271.1.52..245027291.9.4##9/.92. .

7.51..5753.&'%'%# /9..52.7594.3.5.1.9.9.39255 .3..51..5.5 /9:.5.9.513.:44.5.4.5 1.:2.4 #1.9.9.543. .5.5 1.41:735. 0 &4..22.9.9:14.3.795:71.

51.5:..51...:.7.3.5 ..1.5.92...9. . 56469.5 :...9. / 3.51.&'%'%# #.5.9..5#495.9 .9..#9.9.2..9191.9#497..5.. #51.2:.. 0 #4/.

5 %7  #53.5.'1.9..2..5:5 &973: :.. %7 %7 %7 %7  # !  #594.5:5  3.&'%'%#  #!#'!  !  3.5 %7 #4/.3.5 &# &# '.5 %7 %7 .59..5.

.#!#'!% #51.5.5.5 .51.7..7.. #51.9.5..:31.9..123647622.7.9.....5 0 . .5.7594. / .: ..5:.5 3.5751.

522. %..5...9/:1.5..5.5 .5:751..:31.51.21. 459.2.9.5..9. .9..#!#'!% 364762751...1/..: #..919.5 17:.7.:375363.9.7.

.5.

3.7..5:. .:31.5...5751.9. / 0 1 .

9...#!#'!% #.1.5 27..5.5.57951.2:.1.3.53.5 .1.5: .22./..17.5 13.5 /91.:.1.9.51..2..9.1.92..21.579/..56369.579.57.3./.4/.9.5:4/.7.

/91.5.:..579.9.57951.92.

9.55.1.2 .. .5..244/.5 1.515.2.5/93. 51.5..9.574/.5 5.1.7535.5 7495.9.

...5 ...51.69 #.5251.4/3.69 #..9 #.5 /946.9.4.2251..9.2.5/.57942..9..5/946.4.9.#!#'!%       "/27.9 .69 ./..9.2/.9251..25.2796765: #.251.2251./.51.325.251.325...9.5/946.275.

.9...579/.#!#'!% %..9/:1.5..9.5.5 .. :/.1../..5.52:: 1:1.5.51.2..1.75.1.3.5.:.9.74/.1.55. 74/9.5 69.9.1/92...51.563 7495...9.:...2275.

9/:.:.5. .  %.9/:.9/:  %.:.#!#'!% "/29..9/:795.5.9.:.44  %.

37.:759..5461...:759...51950 459. 4.. 79:.5.1.7...9.37..54321.53....:375363....2./..6/2751.....5450.. .517:.5461.5432:.9..37../.2..27  ... 79:...:759.2364762:. !  ..#!#'!% 5:..1..53.53./.1..:..5461.. !  .54327495. 79:..

5.#!#'!% 5:3.

5:3.5.

51.7..245.27 .5 :.5 .9.6/2 751. 1:1..2..51....2.5.9..9.5450.9.51950459..5 7594..5.5.92..3.:375363.:1.7. 9.5751.522.9/:1.5 17:. 1.55.

 #594.::6:.74..              .9.5.9/: #51..2:.5.7.5.:3..5 .631.75/5..51.573.51.4/...:.9:3:53.5:/.. #594.....5:9..5:0.:.5 #51....51.75..9.9.:2.5151.7.7.5.:....7.....9. ..5.5/5.997.3.9.1.5.23.7.5/.9.51.522..2 #51.2.1.5..7.51.93.5.3.5729.:32:2:..7..217:..5.51.....45.31.2/.1.2.:5 #51...65..5 #51.1.5..5.29..51.5.525..5.5 .51.5..:44 #51.9 75..5441.9.9.96 #51.5151.7..:375.573.7.9/..53..5.:..51.5. #594..:3.....97535... .51...  ..9.575112...9754/...5264: 76.51..5 #51..1.

.9/:..9.9..7.9.9..2..52.57:..:3#5363.5 .5:3.5. . %.     #..2.5.&'%'%#!#'!%  #51.

.5.

5..5.5:.5#.:3  .5  ..362.5.55.  ..#4/.362.5.5.:44  .:::  .

5:.9.7. ..5.5#51..5..3.

9#965:1.9#965:...  .  /..5..99.5.:37.5#495.  .5.55.21..51. .5. ."'&&  .51.5.9.55.  ..5.......#5:.#41.5.5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->