P. 1
Karakteristik Bangsa

Karakteristik Bangsa

|Views: 791|Likes:

More info:

Published by: Martha Dwi Mardyancilatia on Dec 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2013

pdf

text

original

TUGAS KEWARGANEGARAAN

~KARAKTER BANGSA¨


Pengertian dan DeIinisi Karakteristik Bangsa
Karakteristik bangsa merupakan suatu hal yang sangat penting bagi eksistansi suatu Negara
Karena dengan adanya karakteristik suatu Negara memiliki suatu identitas yang berbeda dengan
Negara lain. Tetapi sebelumnya kita hars tahu pengertian dari deIinisi karakteristik bangsa.
a. Karakter
Karakter sering diberi padanan kata watak, tabiat, perangai atau akhlak. Dalam bahasa
Inggris .ara.ter diberi arti a distin.tive differentiating mark, tanda yang membedakan
secara tersendiri. Karakter adalah keakuan rohaniah, et geesteliik ik, yang nampak dalam
keseluruhan sikap dan perilaku, yang dipengaruhi oleh bakat, atau potensi dalam diri dan
lingkungan. Karakter iuga diberi makna te stable and distin.tive qualities built into an
individuals life wi. determine is response regardless of .ir.umstan.es. Dengan
demikian karakter adalah suatu kualitas yang mantap dan khusus (pembeda) yang
terbentuk dalam kehidupan individu yang menentukan sikap dalam mengadakan reaksi
terhadap rangsangan dengan tanpa mempedulikan situasi dan kondisi. Karakter secara
harIiah adalah stempel, atau yang tercetak, yang terbentuk dipengaruhi oleh Iaktor
endogeen/dalam diri dan Iaktor exogeen/luar diri. Karakter membentuk ciri khas individu
atau suatu entitas suatu kualitas yang menentukan suatu individu atau entitas, sedemikian
rupa sehingga diakui sebagai suatu pribadi yang membedakan dengan individu atau
entitas lain. Kualitas yang menggambarkan suatu karakter bersiIat unik, khas, yang
mencerminkan pribadi individu atau entitas dimaksud, yang akan selalu nampak secara
konsisten dalam sikap dan perilaku individu atau entitas dalam menghadapi setiap
permasalahan.
b. angsa
Bangsa menurut Kamus Besar Indonesia mempunyai pengertian kumpulan manusia yang
biasanya terikat karena kesatuan bangsa serta wilayah tertentu di muka bumi. Ernest
Renan mengatakan bahwa bangsa adalah kesatuan solidaritas yang teriri dari orang-orang
yang saling merasa setia satu sama lain. Benedict Anderson medenIinisikan pengertian
bangsa adalah komunitas politik yang dibayangkan (imagined political community), yang
artinya tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Soekarno menyatakan bahwa persatuan
antara orang dengan tanah airnya sebagai syarat bangsa. Menurut Mohammad Hatta
bangsa adalah suatu persatuan yang ditentukan oleh keinsyaIan, sebagai suatu
persekutuan yang tersusun meniadi satu, yaitu terbit karena percaya atas persamaan nasib
dan tuiuan. Jadi dari deIinisi diatas, bangsa adalah suatu kelompok manusia yang
memiliki karakteristik dan ciri yang sama (nama, budaya, adat), yang bertempat tinggal
di suatu wilayah yang telah dikuasai nya atas sebuah persatuan yang timbul dari rasa
nasionalisme serta rasa solidaritas dari sekumpulan manusia tersebut serta mengakui
negaranya sebagai tanah airnya.
c. Karakter bangsa
Pengertian karakter bangsa adalah karakter atau perangai yang dimiliki sekelompok
manusia yang diiadikan iatidiri suatu bangsa dan hal tersebut yang membedakan bangsa
satu dengan bangsa lainnya, dan merupakan penuniuk eksistansi suatu bangsa di mata
internasional. Karakter bangsa Indonesia tercermin dalam belief svstem yang terdapat
dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta tantangan yang dihadapi oleh
bangsa Indonesia dewasa ini dan di masa yang akan datang, yang teriabar dalam nilai-
nilai dasar yang ingin diwuiudkan, serta kompetensi-kompetensi yang perlu
dikembangkan.
Dasar Hukumdan Aturan-aturan
Berhubungan dengan karakteristik bangsa Indonesia di negeri ini terdapat beberapa dasar hukum
yang membuat karakteristik bangsa ini tetap dapat teriaga dan tetap mempunyai identitas di
dunia internasional yang membedakan dengan Negara lain. Dasar-dasar hokum dan aturan antara
lain sebagai berikut:
O Pancasila
Dasar Negara Indonesia ini merupakan dasar hokum yang paling utama di negeri ini yang
berisi tentang cita-cita para pendiri negeri ini, tenteng bagaimana karakter bangsa ini,
yang ber-agama, kemanusiaan, bersatu, adil, dan seiahtera.
O UUD 1945
Ŵ Pembukaan
SiIat dan tuiuan Bangsa Indonesia antara lain ialah adalah anti peniaiahan,
berperikemanusiaan dan berperikeadilan (alinea 1), menginginkan kemerdekaan,
persatuan, keseiahteraan (adil dan makmur) (alinea 2), kebebasan (alinea 3), dan
memiliki pemerintahan dengan arah meniadikan keseiahteraan umum, kecerdasan
bangsa, ketertiban, perdamaian, keadilan sosial dan berkedaulatan rakyat.
Kepribadian atau iati diri kita ielas berinti Pancasila yang tertulis sebagai
Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan
Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebiiaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewuiudkan suatu Keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ŵ Batang tubuh
Undang-Undang Dasar 1945, pasal 31 ayat (3) menyebutkan :¨Pemerintah
mengusahakan dan mneyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang
meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.¨


O Undang-undang dan peraturan lain, antara lain:
Ŵ Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional Pasal 3l
yang menielaskan bahwa 'pendidikan nasional berIungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertuiuan untuk berkembangnya
potensi peserta didik agar meniadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatiI, mandiri,
dan meniadi warga negara yang demokratis serta bertanggung iawab.¨
Ŵ Ketetapan (Tap) Maielis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Nomor VI Tahun 2001
tentang Etika Kehidupan Berbangsa.
Ŵ Pada waktu Lembaga Pengkaiian dan Pengembangan Kehidupan Bernegara
(LPPKB) menghadap Bapak Presiden R.I. pada tanggal 22 Pebruari 2005, Bapak
Presiden memberikan pesan kepada LPPKB agar menyampaikan suatu gagasan
mengenai 'Membangun Kembali Bangsa Indonesia,¨ dengan ialan membangun
moral dan karakter bangsa, dengan mengutamakan (a) nation and character
building, (b) pembangunan konstitusionalisme dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara, dan (c) mengembangkan etika kehidupan bernegara, dengan tidak
meninggalkan iatidiri bangsa
Ŵ Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
disahkan untuk mengganti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu
Lintas dan Angkutan Jalan. Semangat Undang-undang tersebut adalah
mewuiudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas dan
angkutan ialan. Undang-undang ini membentuk karakter warga Indonesia yang
tertib dalam berlalu lintas.
Ŵ Undang- undang yang di buat untuk membentuk karakter bela Negara:
Undang-Undang Dasar 1945 Bab X tentang Warga Negara
pasal 27 ayat (3) menyatakan bahwa 'setiap warga Negara berhak dan
waiib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara¨.
Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia,
perihal bela Negara diatur pada Bab IV tentang Kewaiiban Dasar
Manusia, pasal 68 bahwa 'setiap warga Negara waiib ikut serta dalam
upaya pembelaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan¨
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Bab III
tentang Penyelenggaraan Pertahanan Negara, pasal 9 bahwa 'Setiap warga
Negara berhak dan waiib ikut serta dalam upaya bela Negara yang
diwuiudkan dalam penyelenggaraan pertahanan Negara.
Keputusan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2006 tentang Penetapan tanggal
19 Desember sebagai Hari Bela Negara.

Ŵ UU Pertahanan Negara No. 2 tahun 2002, disebutkan bahwa bela negara itu
mencakup hal-hal yang bersiIat sumber daya nasional, terdiri atas sumber daya
alam, sumber daya buatan, sumber daya manusia, dan iuga pertahanan nilai-nilai
termasuk lingkungan hidup.
Ŵ UU No. 8 tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan melahirkan implikasi-
implikasi terhadapkeberadaan dan posisi KNPI serta organisasi kepemudaan dan
kemahasiswaan. Undang-undang ini bertuiuan untuk membentuk karakteristik
para pemuda Indonesia.
Ŵ Tentang pembentukan karakteristik yang berhubungan dengan hukum:
Þasal 27 uuu neaara 8epubllk lndonesla 1ahun 1943 menvaLakan bahwa
eaala waraa neaara bersamaan kedudukannva dl dalam hukum dan
pemerlnLahan dan wa[lb men[un[una hukum dan pemerlnLahan lLu denaan Lldak
ada kecuallnvaƍŦ
uu nomor 24 1ahun 2003
33 avaL (1) dan (2) LenLana wewenana penvldlk peaawal neaerl slpll unLuk
melakukan penvldlkan Llndak pldanaŦ
Ŵ

Pendapat para ahli
Pembangunan karakteristik bangsa merupakan salah satu bahasan yang sedang banyak di
perbincangkan orang saat ini, yang dikarenakan bertambah banyaknya perilaku menyimpang
yang dilakukan oleh warga Negara Indonesia yang menyimpang dari karakteristik bangsa
Indonesia. Banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang bagaimana cara
menyelesaikan permasalahan tersebut, seperti:
Ŵ Mahmud MD yang meniabat kepala MK berkata 'Sudah Habis Teori di Gudang¨,
meniawab pertanyaan mahasiswanya tentang teori apa lagi yang 5ias digunakan untuk
membawa bangsa ini keluar dari krisis (Kompas, 11 Oktober 2005).
Ŵ M. Hatta Raiasa yang pada saat itu meniabat sebagai Menteri Sekretaris Negara Republik
Indonesia berpendapat bahwa pada prinsipnya memang membangun sebuah bangsa
tidaklah cukup hanya dalam esensi Iisik belaka. Perlu adanya suatu orientasi yang
sedemikian sehingga esensi Iisik tersebut berlaniut dalam suatu internalisasi untuk
menuiu pada pembangunan tata nilai atau sebaliknya pembangunan yang berorientasi
pada tatanan Iisik tersebut diiiwai oleh semangat peningkatan tata nilai sosio
kemasyarakatan dan budaya. (www.setneg.go.id:2007).
Ŵ ProI Dr Fasli Dialal PhD yang meniabat sebagai Wamendiknas menyatakan,
pembangunan pendidikan karakter saat ini meniadi bagian yang tidak terpisahkan dalam
pendidikan nasional. Mengingat keberadaannya yang cukup penting, pendidikan karakter
harus melibatkan berbagai pihak sehingga sinergi dan koordinasi 5ias dilakukan secara
sistematis. (KR, 30 Mei 2010)
Ŵ KGPAA Paku Alam IX yang merupakan wakil gubernur DIY mengungkapkan bahwa
pendidikan dengan kebudayaan dalam rangka membangun karakter bangsa sangat tepat.
(KR, 30 Mei 2010)
Ŵ ProI. Armida S. Alisiahbana, MA yang meniabat Menteri PPN/Kepala Bappenas
menyatakan bahwa Pembangunan iati diri dan karakter bangsa dengan berlandaskan pada
nilai-nilai luhur telah memberikan kemaiuan yang cukup berarti ditandai semakin pulih
dan terpeliharanya kondisi aman dan damai dilihat dari menurunnya ketegangan dan
ancaman konIlik antarkelompok masyarakat, serta semakin kokohnya Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal
Ika.
Pendapat Mahasiswa
Pengertian karakter bangsa adalah karakter atau perangai yang dimiliki sekelompok manusia
yang diiadikan iatidiri suatu bangsa dan hal tersebut yang membedakan bangsa satu dengan
bangsa lainnya, dan merupakan penuniuk eksistansi suatu bangsa di mata internasional. Mungkin
sebagian orang awam seperti saya pertama kali mendengar kata karakter bangsa, maka langsung
yang terlintas adalah karakter, siIat atau tabiat para peiabat saia yang sering kali terlihat meniadi
suatu bangsa itu sendiri. Padahal yang sebenarnya adalah karakter bangsa adalah karakter dari
keseluruhan bangsa Indonesia, yaitu semua warga Negara Indonesia. Yang dahulu terkenal
dengan mempunyai karakter 'ketimuran¨ yaitu memiliki kesopanan, keramahtamahan, murah
senyum dan banyak lagi siIat yang mncerminkan betapa luhurnya karakter bangsa Indonesia.
Tetapi sekarang dengan terus berkembangnya iaman, yang diikuti perkembangan tekhnologi
secara pesat, yang menyebabkan bertambahnya karakter yang dimiliki oleh bangsa Indonesia
yaitu modern, canggih, hitech, hal ini diindikasikan dengan seringnya generasi muda Indonesia
yang mendapat penghargaan di dunia internasional seperti di lomba science, robot, dan banyak
lagi. Tapi bersamaan dengan itu kita iuga mendapati bahwa semakin hari kebudayaan luhur yang
kita punya semakin tergerus oleh kebudayaan asing yang kita dapatkan dari luar. Bagai pedang
bermata dua kemaiuan iptek yang sangat pesat ini memberikan dampak positiI dan negative yang
sama-sama sangat besar dampaknya bagi karakter bangsa Indonesia.
Dan akhir-akhir ini sangat banyak kasus-kasus yang menuniukkan bahwa warga Indonesia kita
sudah mulai kehilangan atau lupa pada karakter bangsanya sendiri. Kekerasan teriadi dimana-
mana mulai dari warga tingkat rendah sampai kelas tinggi seperti peiabat tidak segan-segan
melakukan kekerasan pada saat rapat atau sidang yang notabenenya kegiatan itu diliput oleh
televisi dan ditayangkan keseluruh Indonesia dan di tonton oleh semua lapisan penduduk.
Harusnya mereka berpikir bagaimana dampak mpsikologis rakyat yang melihat wakil yang telah
dipilihnya, yang digaii dengan paiak yang dibayarnya melakukan tindakan seperti itu.Dimana
karakter bangsa ini yang disebut-sebut sebagai bangsa yang ramah?. Ada iuga masalah korupsi
yang teriadi di hamper semua tingkat di birokrasi Indonesia. Mulai dari tingkat RT sampai
ketingkat pemerintah pusat semua hampir tidak ada yang bebas dari ieratan para koruptor-
koruptor yang sepertinya tidak pernah iera dalam 'mengutil¨ uang-uang rakyat kedalam sakunya
sendiri. Dan sepertinya mereka hampir tak tersentuh hokum. Dimana karakter keiuiuran yang
dimiliki oleh bangsa ini?. Dan pada saat ini bangsa kita diguncang oleh kelakuan amoral dan
asusila yang dilakukan oleh para public Iigure yang seharusnya memberi contoh yang baik bagi
orang yang menontonnya. Dengan beredarnya video asusila yang diperankannya telah member
'hiburan¨ bagi warga. Mengapa saya mengatakan sebuah 'hiburan¨ karena warga bukannya
membenci video tersebut tetapi malah berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Kemana
kesopanan bangsa ini yang meniadi karakter yang sering disebut-sebut dunia internasional itu.
Hendaknya kita kembali kepada kebudayaan kita lagi yang berkarakteristik sangat luhur, dengan
kembali menghormati apa yang di sebut dengan adat ketimuran. Dengan kita kembali
kekebudayaan asli Indonesia bukan berarti kita tidak boleh menerima hal dari luar. Kita harus
mengambil hal-hal yang baik dari budaya lain tapi tetap harus sesuai dengan karakter bangsa ini,
dan tidak bertentangan dengan hokum agama yang kita peluk. Dan menurut saya Iilter yang
paling baik untuk meniaga karakteristik bangsa ini adalah Iilter agama. Karena apabila kita
mempunyai iman yang baik maka kita tidak akan berbuat yang tercela.



DaItar ReIerensi
Ŵ Pengertian
O http://lppkb.wordpress.com/2008/08/05/karakter-bangsa-3/
O http://lppkb.wordpress.com/2008/06/09/karakter-bangsa-2/
O Drs.Sunarso, M.Si..2006.!endidikan Kewarganegaraan.Yogyakarta:UNYPress
Ŵ Dasar hokum
O http://lppkb.wordpress.com/2008/06/09/karakter-bangsa-2/
O http://news.id.Iinroll.com/nasional/273119-program-karakter-bangsa-iangan-
diterapkan-seperti-p-4.html
O http://edukasi.kompas.com/read/2009/05/07/18453912/Pendidikan.Belum.Memba
ngun.Karakter.Bangsa
O http://www.bungzhu.web.id/2009/10/memotret-karakter-bangsa-di-ialan-
raya.html
O http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name÷News&Iile÷print&sid÷898
O http://www.pendidikan-diy.go.id/?view÷bacaberita&idsub÷1719
O http://dunialppkb.wordpress.com/bina-karakter-bangsa/
O
Ŵ Pendapat ahli
O http://www.kamusilmiah.com/sosiologi/karakter-bangsa-indonesia/
O http://www.setneg.go.id/index.php?option÷comcontent&task÷view&id÷529&Itemi
d÷116
O http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid÷216851&actmenu÷36
O http://www.bappenas.go.id/node/116/2543/dialog-pembangunan-karakter-bangsa-di-
uin-syariI-hidayatullah-iakarta/

3 43/8  . .38./.3./-07 2..9:/0399. 0900890 .9:0.9089.907 8073 /-07 5.580-0:23.93 2.7.3 907-039: /.907:. ..9: :.374.7/088 41 .2 203. 890250  . !03079.3//893.71././.9:0.907 .38..7:40-.5 7.7.3 %09../.  . 378 ...950393-.7.25.9.3 /03.7.90789.3 907.908-:9394..3.2 0/:5..  9.: . /0907230 8 70854380 70.9.907 /-07 .39. .7.  .:549038/.9.9.3 8.9.5/.0.789.90789-..9..  .3-07-0/.7.-.3 3:3.907 ...:.-0...7.3.7..207:5.3.3 :8:8 502-0/.907803/7 .3 202-0/.2 -./.9..3 89:./:.38:.3/.9  507.3 0. .0 /1107039.9:./03.:503079.: ..3.7.703.5 /.3 /02.3 907-039: /503.8.06:.8.30138.7.3 203039:.947 03/4003.7.7.7.3 3/.3 70.3 2.3 ./.7/0138.3/../03..7.. 8 10 . /893.3/./. 20250/:.3.7: 40 1.09.3 9.3 80.8 /.  .3.8 .5 /.7 9.38.:289..38.0889.907.388:. ./: ./.: .2 080:7:.3 .2/7/.9.7.38.3/503.7.8 907.08  03..38.90789-.3 . 8:.79 .7.2028:.35.9 .907898:. .  .907 80.3.9.3507.3.33. .3 3/.

.31.94704003.2/7/./.

8208079.9.7.7.3.2..8  .: 0399.38.38.: 3..3 7:5.3 8:.3-079025.3:8.340038.3 ..9079039:/2:.../:.9-.7/0138/.9:8.8.3 202-0/.: 0399.0723.907 -0781.8 80/02.32.: 80-.8/..7.3.9.42:39.3  -  .3 -.7../. !03079.3 $40. /8:./.9:3/.203:7:9.73.907-./: .93/0784320/03138.39.7../:..9: 57-..39..8:.3-.38..90780-:98079.8 -.9/.8 ..9:.3.3.703.3 .3.:507.8 .5078.38.8. ./: .3 2.8.38. /.793.73/4308.79.77.993.8.9.3.38.9::.38.-.7..907. 3..38.9.3 030/.7.7.1.3 47.3203039:.3-.3.8. 3.9/78:./.3.08.7.  .3 .:808:..: 3/.:.22.5 /..9..3202-0/. -.:8:.8 /2./..9.3.9.3:8.80-.3/-..80./.3..39078:8:3203.9:5078.-:2 73089 #03.25..5 5072..3 507.9.3203.7/7 .99.3.3/..303.3-.9.3.907202-039:. 80.9.85078.843..3 /03.3/28004254 2. 03:7:94.9 ..: 30.9 :3  .3/03.9:907-9.9:.38.08./.907.3:8.3.880-:.422:39 .38:./ 3/.3  :.9..8.747.2 203..2.80-.3 202./8..3:8. 8:. .79.7...507.84/...3503079..3 -.  .3 57-.3207.8:.3 80.9:.30/549.38..38.:0399.7.3 203.33.8.2025:3. ./: .5078.73.9:042542..8.3.32.2 8.2:808.3 203.3:25:.2.9:-.503079.47../. -:/.809..7.3 .9: ../.8:/  .3/9039:.8.8549.9.8..9.9:0399.9:.83/.38.9: 50780:9:.8079.3 3/.5 809.907-.203.38.3 .//.392-:/.90780-:9..8:..39::.9.39077/.8- /.9:..384/./ .8 /.9:.734203.7. 803.3-.38.7.780:25:...390.90789/./: .9.2.2-.9.88:.././03.703...: 0399.9: ./. 4388903 /.3 80-.

.3..9  057-.3202-0/.2:7  .. 3.38.3  5078.. 02.333/::/./..3/.. 39073.42509038 42509038.3/.7...9:.3 080.3.3  .907.3 &3/.7 /..3-07 .9..3.39:7.9:-.3/4308.3/2.../ /.39. /.3507: /02-.39.503/730073 903903-.38.7.3..8..3/4308.37.3 ../2.8.74:2.8.7/.7.7.!078../30073.-07:9 O !.907.3 2025020739.7.7.3/5253402.38.3 . ../0.39::.35.7..90789-.3-070/.3 0.907.9.3202-:.8..3/4308.38.7::2 .9:. .3 07:-:3. .3.33.7 8079.3.30.5.8.9907.. 09079-.9-0-07.2..39503.3 507/.9.3 ./.3..3.3.8. /.9:7.90789-.32./0399.3909.7./.2../.3.8-0739!.90-..3:8.38.8.  O &&  !02-:.203.3.3207:5.52025:3..8.3080.:.3:9.38.2.7..907-.0.8.3:8.3 ..907-.843.38.3 -0789039.5/.9.3.380.3/03.3/.0723/.-.3/.8.8.5.30..3 .907.307..7.3/03.843..8.3. 09:./.07/.2.39079:880-.5.3//.8.7::2/.9/.3907.30207/0.3.3:8.8.5.3..:./30073907/.30. .9..9..3/4308..3/4308./.3.9:7.38.3..3-075070.9 /.8./.2!02-:.7.3/.3.3 .307..9.3  ...8/ /:3.9.3.5.3 8079.8.3.3-.23.2 !072:8.3 -078.3503:3:0889.9..3&3/../.39.39073.8. 0-0-.3.3:2:2 0.3 -..3  -0750702.74:2/.9/79.3 $1./.30..70.388:.38.3909.3207:5.3.9..3907/.380-. 02.3/../.3.540 -.3848.//./.3 3/4308.7..2-00188902. 20333.3/03.9:/03.9: ./.

 .7 5..3507.38:.9.8. 203:8.38..3/.3 :3/...302.843.3.2:.3$8902 !03//.... .33.3/.8.3:3/.3..9:0.8.39.38079.9:88902503//.3848.7.3 :3/.843.3-.3. .9:7/03.8.!.3  &3/.320::/./.7..3/.3../.9.80:7:7.!07.3 .3 8079.07/.93/4308.30/:5.3 :3/.3230003.3 2033.3 !020739.3.38..   .4247 %.3#05:-3/4308. -.309.9  2030-:9.:3 9039.3/.3    O &3/. 203./03.9:7.3 &3/.39:-: &3/...27.

7.3.3-0781.9&3/.3 ..2:5.3 :3/.0.3/.7.3:8.-.9.3 -0730.:39.34247%.3 &3/.:3  9039.7.3.7.39/.307-.8/.9./2.3/.3 .!0-7:..907 -:/3  .3 080..7.:3 %039.7.7.-9039..7.7.38.9:39:202-039:.70..3.5 .3..2-07.3 :3/. 809.39&3/.-:98079.3!03003.8... 3.9:7.33:9.3./.3.3.7.. 2033.3.3/.203..7 .5.5.-:98079..9.988079..91 2.34247%.3:302-..:39039. %:. 503//..-  0909. $09. .3/4308..25.309.3!0309.30.0.88:2-07/.7....3 9079-/..3.9:02-.3 &3/.390780-:9./.3/-:.9:75.. /03.-071:3820302-. /03.3.3-.7203.3-.5 70.7.3 .7.3.5....3 &3/.33.7. /03.9  203.907..3:8...3!079./.:5.7.3.79.3.9: 203.2:.!708/03#  5.-.9 /.3.3 :3/. &3/.7. /.3-07.33.3 $02.!!.3:3.38:.  5. -079::.3.9.502-0..//.9 -072: .25:.502-0.3202-.3.8.3 20303.-'9039.30. 20302-.30.3 :3/.3/..38.- 9039. 0802-0780-.3-072.3:39:203.3..7.3. 20::/.3 &3/.30730..7..3:8. !708/03202-07.5.5.32030.3.     .3 :3/.7./.7.:3 9039.3202-039:.-.0/:5. 5..9.7..38.5.-./.09039:..30/:5.7.:3 9039..-07.:3  /80-:9...-0.3..4 9.305. 02-.3.9:.3 &3/..8. -07./.34247%.8.33202-039:.38. 5.35079.2.3 %.2:5.943.30.3/4308.0.  &3/..7.39./.8..8.:39039.98:2-07/.  507..3!708/03#4247%..3.3   &3/./..   &3/.7.843.7.0.3-0730.3!0302-..3-.3:3.:39..3.8.3 /::/.8.38.907-0.3508.39. 809.30.. 907/7.3 09079-.-07..9/7-.3 .3507..../../.38.3.0.7. 80.7203.8/.3-.3:9.3:39:-0702-.20/:5..3/.. 0.-..0/:5.7  .3203./.    &&!079.30.38.:39..3. !! 203..3507:3/.3./.3/7  /.7..2.7./.2. ./.30..-079.3.0..820/.8/./.: 39.  !.7.502-.3 /8..8..3/.3203:9.808:.30/:5.8.33:9.8079.34247%.-0.27.907-.330.-0..8  &3/.3!079.. 549038508079.7.343899:843.2 :5.3/0247.30..9 !# 4247'%.7./.3-07-.3.7.9.5.5.3-079.7.30.0.3.843./.3#.3.-:98079.07/.3-.05..7.30.3...507.!03.2503003.08!072:8.3-072.   05:9:8.3:3 247.3 02.

3:39: 202-. 9072.3/03.3447/3./.35..:.90789-..20803818-0.347.38.3-:/.-..#./.3/.33.38..7.3-0747039.340...3..9.-8%047/:/.3./.-07...8  94-07     .3.50-07.203/3.7.8.40802..3.3:39:202-039:.9039.3/4308.3..95.../-.843.8.:20325...3:3..30:..7...99:203.3.9.3/.3.3 02.9.99.8/:3.5.39..380/..47.33.3202-.3 80/02.. 3/4308.502-.8..7. !07:..9.38.3.5.98  #  0   .7.9.3/.3.3.3 7.39.8907.207:5....:39039.03907$0709.8:39: 203::5.5.-.3.3:9/.3502-039:.502-.3 &3/.93 .   80930 4 /    !7417.320.0.9:47039.9:39073.380.3:3.33.:.3.3.-:.325.3:.3 .9.8 25.7.9.3-07:-:3.28:.3::2  9f¾fDD- –ff ½ ° ° ¾f@f°¯ °fff° ff  –fff–f° –ff ¾f¯ff°  f°°f  ff¯¯ f° ½ ¯ °ff° f°f© ¯ °©°©°–¯ f°½ ¯ °ff° °–f° f f f nf°f   DD-¯@f°  ff%% f°%% °f°–  °f°–½ ° ½ –ff° – ¾½° ¯ ff°½ ° f°° f½ f°f     !03/.9:-.-.5079..320302:.3:380-:.9039./.7.3.:80-.7:820-.8/..2-.980-...2 8:2-07/..3. 9/.80502:/.   %039.8.32. !02-..90789-.-5079.390780-:9 805079  .35072.3503/.!.93.38.7..7/.8. . $:/.2:/.7.780..2 503//.7.3203...3203.-.980-.802.::550393 503//../.90-07.3-.8307/.::5.5.3503//.3/.3/:5   &&4 9.202.7.88./.3  502-.3:8./ 507-3.3 :3/.8 5.3/4308.9.-07503/.93203.080381890780-:9-07. 033.703..90758.9..8...3.9-..8.7788 425.507.7./..803..5..88.38.38.8. 3.90789 5.7.3.9.39/.3.9.#05:- 3/4308./.3-07-.5..38.502:/.3-079./. /.3.8.7.9.3  203.90789. 203008..31890780-:9/.9078.5..-.8484 02....38.3/.-.7.8203.2.3.35488!8079.7.3/..7.3:3.3.2.... 88902.3...8.3-.573853..3..907 ..39047.3803.320325.8:3:3.3/.3:3.3 8:2-07/.8:.33-079::.3.7.905.95033.8.3.

3. ..9905.-.3:3.2.-.9  #  0    !741 72/..3/.202-.. 503//.907-.:.3..3207:5.8.27.3.5.3-. !!.38.3/03.$ 8.:-073:7203:3.3203.7.3..30-:/.903907!!.

73.38.2070.843..7.3.25.5503.3907.9.3 07.:.7./03.-.3..3::7.8.7.9:-.0.9.83/4308.5.95020739.3 #05:-3/4308.7.3 -.7.907 092:7.-.738.3.3/9.203/..38.93202-07.3/.3503/:/:  . :33 80-. :..9.9.3503:3:0889.5:3.8.35.38.25.3.9.390739.793. /53.33.  %09...5079.7.9/78:.8.38..:9.9:802:.7.2.02..95.2507802:.3/.39:9.7..2579/.9.3/..3 9.907/.707.9.9#%8.2.3.3 .803/7 007.8.3.3431.5..2.3.-.3.::73.3.7.7203:7:33.3/03.. && /../.-. /..320.8/.83.2. /..9/7/.3 8.35.390344 80.7.3./2.907-.38.9-.3443.3/240-.88.79/9.08.390..3/..9:803/7 !.7.3/4308.39073.5:8.:. 803:2/.802.2.3. 2. 3.9-.380-03.3202-0/.3-.9. .8.0307.3.7:..3080:7:3/4308.  !03/.7/.7.7.3/03.7..3/4308.-0303.3-0-.3 .3.::5-07.38.32025:3..82:/..5.8. .7.70-:/..::90703.7.907.3/4308.5.802./.3/3/.9.3/. # -07/.93.7.0.54891/.3330.!02-.7:83.907-.0 74-49 /.9508.:.9. . /03..9-08.93.907-.38.7.5...2-./.9802:.3..3.3-.25././.38050799: 2.907.843.25.2..3-07..3/..73.. . 8..7..:.::790.3007.38.7.0..9203.39..3 -072.9:/03.3/4308.9.0.8 203.0723.3/.9.20.3/-.9/.3.9503.907 81./.9:2020845.9:24/073 ../ 8:.3:3... 093.3-079.35.802.580.802.8. 8:/.907-./.38:3 .347.907-.8:8.38..3.3..393/.2.390750..203/03.3/80-:9 80-:980-.3.8.89380507950.7.3/4308.//2./.508../.7 .5-078.9 .3 90.:./.3.3-. 3.39:/5:940 900.9 8079.3-. 2.3-.3./:.3.-..3.47:58 . .03..3!.3..7.3203:3:.58.38.8.7..3.3-...8.2.9.3.323.3.9..7.:507.:8/.80.3907.380733.390707:8400-:/.8.3.907-.3.9:-.2.7..9703/.3/.2. ././.35: /. %.:.907-.9/-747..97..2.8.3.2:.090.50.202-07.0..25..33..3203/.3907:8-0702-.3.5..9.330.9./03.3/:950702-.7 080:7:.7042542.-.90780-:9..3.35.3/.3-09.8.38.7. !03079.50/.39.81./.38.3/280042542.302.::5.. .3207:5.3..28050798.-0757-.388:.3/4308.907-..%:3.. .7.3349./.3//:3.38.7.05.37.9:.0.9..38.3 2:7.2. .8:8 . .9.3.3/03.805079/42-.43/8..  .38.//.3.3.9.2.5..3/4308....99/.3 80./.47:5947 ..2584487.3:8..38073.2:.3 20.39073.9.907.3590...9:-./.3 ..7 .3/94394340802:.32030-.3/.98.8.8/./.38.38..

5:-.93-.:3.3-. .9::7 /03.3-070/.83/4308.9:  03/.90789-.3907..33.-40203072.33.3-07.3. 03...3-.7:.3 .38050793.7 9.39.3400.3. 803/7 .3/80-:9/03.9078039:4:2 2.38.8:8.07..2 203:9 :.5.7-:/.9.35..73.3.3 :.3. -:7.1907.703..3 ...-.7.9..:.9.1907. 42-.-:.3..9/.02-.3.380-:..34:2.3 02-.7:8808:. 0845.7.3-.38..-0742-.......3405..9...3 /240-./:3..3.2.-.7:83.3 5.37.2.      .3-07-:.8. 03.7.90.7.3203.3203:7:98.203.:.5073.-079039.:39:203.3..2579.3-07./.7:8 203..3.247..50: .3.9.39073.2...38073/80-:9 80-:9/:3.3-.907898.52.2070./03.39/../04.907.3 .05. 00-:/.2.9/./..0..28.4394.38050793.203472./.2-./.-:.843.3.39../.7.38..5..9.3 -.3  /.5.202-07 -:7./.3.38.3.7.3/03. .3. 02./..9/..:39:203/.7.8.703.39.5..3-.9. 2025:3.7.3 03././0490780-:9909.380.1:70.02-.3203439433./.9070::7.907-.90/.799.3/507.33.0-:/.39. 202-03.9.5..8:8.3.9092:7..202-07.3/..5909.3. 47.38.47:5947.

3 O 995.7#0107038  !03079..19.

.

55- 47/57088 .42.

 .

.

.

7. ..907 -.38.

 O 995.

.

55- 47/57088 .42.

 .

.

.

.907 -.7.38. .

7.74:2 O 995...784  $   !03//. O 78 $:3.&!7088  .8.7.79.3 4.30.30.

.

42.55- 47/57088 .

 .

.

.

.38.907 -.7..

 O 995.

.

42.308 / 1374 .

3.843..

 5747. .2 .3 805079 5  92 O 995.38.5.907 -.3 /907.7.3.

.

0/:.8 425.42.8 .

/.70.

 .

.

.

.

38.!03//.907 . 3:3 .7.3 0:2 02-. O 995.

.

 -:3: 0- /.

 .

 .

92 O 995.907 -.. / ..3 7.38.20249709 .7.

.

3/4308. 0- /. /2.

24/:08 553.2008 105739 8/ O 995.

.

 503//.3 / 4 /.

...*-079.0-. /*8:- O 995.

.

/:3.42.55- 47/57088 .

.-3.7.907 -.38.

5.9. O 995. O   !03/.

.

42. .2:82. .

84844.

38.7.907 -. 3/4308..

 O 995.

.

 80930 4 /.

0 / 902 / O 995.439039 9.8.42*.3/0 5545943.

.

4 /. 7 .

0-.

9203: O 995../09. 558/ .

.

 -.8 4 /.5503.

34/0.

.

.

907 -.3:3. .71 /. / :3 8.38.7...9:.4 502-.79.3 ./.

  .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->