P. 1
hikayat

hikayat

|Views: 1,326|Likes:
Published by Ahmadi Usman

More info:

Published by: Ahmadi Usman on Dec 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

Pe l a j a r a n

13
Hikayat
Bercermin pada sejarah merupakan guru yang paling baik. Jika kita melihat masa lampau, kesastraan Melayu sangat merajai pada waktu itu, salah satunya ialah hikayat. Banyak cerita hikayat yang tidak didokumentasikan atau menghilang. Pada kenyataanya cerita hikayat mengandung banyak nilai moral dan kemanusiaan. Apakah Anda tertarik membaca sastra klasik? Hakikat membaca sastra klasik sama dengan membaca jenis cerita lainnya, seperti cerita pendek atau novel. Cerita klasik yang akan kita pelajari kali ini ialah hikayat. Hikayat ini merupakan hasil sastra lama yang berbentuk prosa dan banyak di antaranya yang bercerita tentang riwayat yang ajaib dari raja atau putra-putrinya. Selain itu, hikayat juga menceritakan dewa-dewi Hindu dan nabi-nabi Islam.

Sumber : www.id.wikipedia.org

Hikayat

243

1 jam pelajaran = 45 menit 244 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa .Peta Konsep menceritakan hikayat mengumpulkan isi dan nilai menginformasikan kembali memahami hikayat membandingkan hikayat dengan novel membandingkan hikayat dengan novel mengubah hikayat ke dalam cerpen memahami unsur-unsur memahami langkah-langkah Alokasi waktu untuk Pelajaran 13 ini adalah 11 jam pelajaran.

Berikut ini contoh sinopsis Hikayat Hang Tuah. Tetua yang di sana mendoakan agar Hang Tuah selamat dan dijauhkan dari segala bala. Setelah hari siang. Tujuan dari pelajaran kali ini. Pindah ke Bintan dengan harapan supaya mudah mencari penghidupan yang layak. 3. Hang Mahmud berkata kepada istrinya. bangun dari tidurnya dan diusapnya Hang Tuah itu sambil menciumnya dengan penuh kasih sayang. 1. semua mimpi Hang Mahmud diceritakan kepada pada anak dan istrinya. Anak itu kembali dipeluk dan diciumi dengan penuh kasih. Mereka akan berlayar ke Bintan. Hang Tuah. Perhatikanlah langkah menyusun sinopsis hikayat berikut. Kemudian. "Setuju apa yang dikatakan tadi!" Maka pada malam itu. Hang Tuah menyambutnya. Setelah mendengar cerita mimpi itu." Dang Merdu berkata. Kita usahakan pindah ke Bintan sebab di sana banyak guru mengaji.Anda akan belajar menceritakan kembali isi hikayat. Ibunya memerhatikan Hang Tuah yang sedang bekerja sambil duduk-duduk di kedainya. Hikayat Hang Tuah Tersebutlah perkataan Hang Tuah. Kita ini keluarga miskin. termasuk hikayat. Jangan dibiarkan bermain jauh-jauh dari kita sebab ia sangat nakal. diberinya makan nasi kunyit dan telur ayam. anak Hang Mahmud. diberinya kain dan baju serba putih. Hang Mahmud yang mendengar kabar itu berkata kepada istrinya. Sinopsis hikayat ini dibuat dengan tujuan mempermudah mengetahui dan memahami isi ceritanya. Setibanya di sana. 2. "Anak kita ini harus dijaga baik-baik. disebut sinopsis.A Menceritakan Kembali Isi Hikayat Pada kegiatan pelajaran kali ini." "Kalau begitu. Hang Tuah selalu minta izin kedua orang Hikayat 245 . Bacalah kembali setiap paragraf dan temukanlah pikiran utamanya. Setelah itu. Maka Hang Mahmud pun terkejut atas mimpinya tadi. Apabila Hang Mahmud tiba dari mencari rezeki. "Baiklah kita pergi ke Bintan. Bacalah seluruh isi hikayat yang akan diringkas sehingga Anda mengetahui maksud pengarangnya. Anda dapat menyimpulkan isi dan nilai dalam hikayat serta menginformasikannya kepada lingkungan sekitar Anda. Cahayanya penuh di atas kepala anaknya. Susunlah kembali berbagai pikiran utama yang ditemukan tadi sebagai suatu rangkaian kalimat yang lengkap. Kemudian. Dang Mahmud memandikan Hang Tuah. kita harus menyiapkan segalanya. Dang Merdu. Setelah Hang Tuah besar. Ringkasan suatu cerita sastra. Hang Mahmud tinggal di dekat kampung bendahara Paduka Raja." Maka Hang Mahmud pun bersiap-siap. Setiap orang yang berada di sana mendengar kabar raja di Bintan berbudi pekerti dan tutur katanya sangat menawan. Dia pula yang memotong kayu-kayu itu dengan kapak. mencari kayu bakar. Menyusun sinopsis hikayat berarti menyajikan kembali cerita dalam bentuk yang lebih ringkas atau pendek. dia bekerja membantu kedua orang tuanya. Hang Mahmud bermimpi bulan turun dari langit. Catat pula setiap pikiran utama itu dan gunakan sebagai bahan menulis sinopsis. tempat duduknya di Sungai Duyung. Hang Mahmud berjualan makanan di kedainya. Jika hendak pergi ke manapun.

"Cuih. Dari kapal besar itu. Di tengah samudra yang diarungi. "Segeralah kita berlayar dan hadanglah perahu Hang Tuah itu. Begitu pula sahabat lainnya bersiap dengan senjatanya. Hang Tuah menyayangi sahabatnya itu.tuanya. Hang Tuah siaga dengan keris terhunusnya. Mereka berpamitan dan segera berlayar menuju Pulau Tinggi. mereka melihat perahu lain yang menuju Pulau Tinggi. Begitu pula sahabat Hang Tuah lainnya dibekali persenjataan oleh orang tua masing-masing. dan Hang Lekiu. "Bunuhlah budak-budak celaka ini." Setelah bersepakat. "Pakai perahu siapa?" "Baiklah kalau begitu. 246 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa . Pada suatu hari. Kita harus berbuat sesuatu. "Hai. Rombongan dari perahu besar itu memerhatikan kelima anak sebaya itu dan dinilainya baik-baik. perahu musuh mendekat pula ke pulau itu. Maka penghulu musuh itu pun berdiri di tiang besar sambil berkata. Ketika orang itu hendak menangkap mereka. Bunuhlah budakbudak celaka ini!" seru orang di kapal besar sambil menghujani Hang Tuah dan sahabatnya dengan senjata sumpit. Setelah musuh itu lari. "Keterlaluan budak-budak ini. Hang Tuah menikam orang itu." Sumber: Bunga Rampai Melayu Kuno. Hang Tuah berkata kepada sahabatnya. Paha orang itu terluka parah. Begitu pula ketika makan." Hang Jebat malah menjawab. aku akan meminjam perahu ayahku. Jika bermain dengan mereka ke mana pun. selalu bersama-sama. kita harus berusaha mempertahankan diri. budak-budak! Lebih baik menyerah daripada kami bunuh. dengan penyesuaian ejaan. Dengan begitu. Semua orang di perahu besar itu berteriak. kami tidak sudi menuruti keinginanmu!" Hang Jebat dan sahabat lainnya kembali menyerang orang itu dengan senjatanya. Hang Tuah sudah paham budi pekerti. Hang Tuah berkata lagi. Setelah sampai di darat. Hang Tuah kemudian berlayar menuju Singapura. Orang tua mereka masing-masing mengizinkan anak-anaknya merantau. saudaraku! Mampukah kita melayarkan sebuah perahu agar kita dapat merantau ke tempat lain untuk mencari makan?" Hang Jebat dan Hang Kasturi menjawab. Dia bersahabat dengan Hang Jebat. Hang Lekir. Dengan senang hati. dia sudah pandai bergaul dengan sesamanya. Mereka balas menyerang dan berhasil melumpuhkan beberapa orang. Hang Jebat juga menghadang musuh lainnya dengan senjatanya. musuh lainnya menghujani Hang Tuah dan kawan-kawannya dengan senjata sumpit. orang di perahu besar itu ingin menjadikan mereka budaknya. Hang Tuah diberi sebilah keris oleh ayahnya. penghulu itu merasa terhina dan marah besar. Hang Tuah dan sahabatnya berembuk sambil berkata. Rombongan orang di perahu besar itu hendak menangkap mereka. Setelah perlengkapan disiapkan. sang penghulu melihat perahu yang dikemudikan Hang Tuah berlayar menuju Singapura. Tidak mungkin rasanya kita menghadapi musuh dengan kapal yang banyak dan besar. "Hai. saudaraku! Tidak ada jalan lain. "Bagaimana kita menghadapi musuh yang banyak itu?" Dengan tenang. Hang Tuah dan sahabatnya waspada sambil memegang senjatanya masing-masing. Hang Tuah dan sahabatnya merampas salah satu perahu musuh. Hang Tuah dan sahabatnya berdiri di tepi daratan. Di perahu besar. Pada usianya yang sepuluh tahun. Hang Jebat dan Hang Kasturi pulang untuk menyiapkan perbekalan. Mereka seperti saudara kandung. Namun. Hang Kasturi. "Hai. Jangan dikasihani!" Salah seorang di kapal besar itu melarang membunuh anak-anak itu sambil berkata. Rupanya perahu itu adalah perahu musuh. Sambil menanti orang di perahu besar itu sampai ke daratan." Hang Tuah membelokkan perahunya menuju pulau itu. 1952. Orang di perahu besar itu merasa kalah dan pergi meninggalkan pulau itu. Musuh yang melarikan diri itu melaporkan kejadian tersebut kepada penghulunya. Akan tetapi.

Selama membaca teks tersebut. Gambaran proses perjalanan dalam membaca cerita hikayat ini terdiri atas perubahan suara. Banyaknya paragraf yang dibuat bergantung pada panjangnya hikayat yang diringkas. Anda hendaknya menyampaikan cerita dengan suara yang meyakinkan dan dapat membuat pendengar merasa penasaran hingga tiba saat klimaksnya. Proses ini dapat digambarkan dalam bagan berikut. rangkaian peristiwa. diharapkan Anda dapat menjelaskan peristiwanya dengan jelas tanpa Hikayat 247 . dan mencapai puncaknya saat penyampaian konflik. Selain itu. Apakah bertanya. konflik yang muncul dalam cerita. mengeraskannya sedikit demi sedikit. Anda harus menyampaikannya dengan suara ditekan dengan maksud menarik perhatian penyimak cerita. Gagasan asli pengarang harus diperhatikan. ataukah yang lainnya? Setiap jenis kalimat yang dibacanya memiliki intonasi yang berbeda. Ketika menyampaikan klimaks cerita. Perubahan naik-turunya cerita harus sesuai dengan peristiwa dalam cerita. Pendengar akan merasa lega dari ketegangannya jika telah sampai pada klimaks. Anda hendak memulainya dengan suara tenang. 1. Besarnya perhatian penyimak akan bertambah ketika konflik mulai berkembang. Pada permulaan cerita. Cerita itu mencakup pengantar. Hal ini dimaksudkan agar dapat memunculkannya secara hidup di depan kawan-kawan. Oleh karena itu. 2. Anda harus menjiwai setiap ungkapan dan intonasi suara sampai kahir cerita. klimaks konflik peleraian Rangkaian pengantar peristiwa Akhir cerita Daya tarik ketika membacakan cerita hikayat. 3. Membaca teks hikayat merupakan salah satu kegiatan membaca nyaring. menjawab. peningkatan perhatian pendengar. dan klimaks. terlebih dahulu Anda mengenal tokoh cerita dan kebiasaannya. begitu pula urutan bagiannya. meminta.Info Sastra Hal penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan sinopsis hikayat. Ketika cerita sampai pada puncak konflik. Kemudian. juga akan memberikan gambaran yang membuat mereka berpikir untuk menemukan klimaksnya. pembaca yang baik seharusnya memerhatikan tanda baca dan jenis kalimat yang dibacanya. Penulis sinopsis tidak boleh memasukkan cerita baru dalam hasil ringkasannya. Untuk itu.

2. Pertama. dalam menceritakan tokoh seorang kakek.1 Tabel Format Penilaian No Nama Pembaca Intonasi Pelafalan Kata Gaya Pembacaan 248 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa . Jika ingin mengenal tokoh cerita. Diskusikanlah sinopsis tersebut untuk memahami urutan cerita hikayat tersebut. membaca nyaring sebagai kegiatan komunikasi atau sebagai kesenangan dan kegembiraan. akan memperkuat indra pikirnya. melaui kata-kata yang mereka dengar. Adakah nilai-nilai hikayat yang dapat diteladani? Kegiatan Lanjutan 1. Bacakanlah sinopsis Hikayat Hang Tuah bersama kelompok diskusimu. 3. misalnya dengan memegang sesuatu sebagai isyarat. membaca sebagai pengujian penyampaian demi kepentingan orang lain pembaca nyaring hikayat seolaholah mewakili pengarang menyampaikan buah pikirannya.. 3. Uji Materi 1. Bacalah sebuah buku hikayat yang terdapat di perpustakaan sekolah atau perpustakaan yang ada di daerah Anda. Bandingkanlah hasil sinopisis Anda dengan sinopsis yang dibuat kawan Anda. Gambaran praktis yang sesuai dengan gambaran yang dirasakan kawan-kawan Anda saat mendengarkan ungkapan itu. Setiap anggota kelompok membacakan teks sesuai dengan urutan cerita. "Seorang kakek tua memandang rumah seorang lakilaki kaya. lalu berjalan menuju pintu kelas dan mengetuknya. kawan Anda yang menyimak pembacaan tersebut. Misalnya. seraya bersitekan pada tongkatnya. 4." Ungkapan itu dapat disampaikan dengan disertai gerakan. Tabel 13. Kedua.. Kemudian. Info Sastra Kegiatan membaca nyaring hikayat dapat dibedakan menjadi dua tipe. Susunlah sinopsis cerita hikayat yang Anda baca itu. 2. dapat mencatat tokoh cerita watak serta unsur cerita lainnya.gemetar suara atau ragu-ragu. Dia mengetuknya. Teman-teman Anda lainnya dapat juga memberikan komentar cara pembacaan hikayat tersebut dengan mengisi tabel penilaian berikut. dia berjalan menuju rumah itu sampai di depan pintu. 5.

Dalam pelajaran ini. Persiapkanlah sebuah novel yang Anda sukai. Maka baginda pun menyuruh orang muda-muda itu membawa anak-anak raja itu. tombak dan pancang jadi akhiran. Selain itu. Setelah sudah berperang-perangan itu. Maka segala rakyat pun masingmasing memegang jawatannya dan pawai pun diatur oranglah terlalu amat ramainya serta dengan ceper dan kendi pada timbalannya. Setelah sampai ke kota Antah Berantah Permana itu. Rentak dan cakap gemerlapan. Tiga orang anak menteri di kanan dan tiga orang lagi di kiri. perisai melela berkilap-kilapan. "Bahasa menunjukkan bangsa". Berdestar. Maka disambut oleh baginda lain. Setelah itu. Rupanya sikap bagai Pendawa. Tujuan dari pelajaran ini. serta didudukkannya di atas puadai duduk bersila dan berpegang tangan. seraya ia bersyair: Hikayat 249 .4. Hal utama yang harus Anda perhatikan dalam membaca hikayat adalah penggunaan bahasa. Diangkat ke atas panca persada. Tentunya perbedaan penggunaan bahasa ini akan Anda rasakan ketika Anda membaca karya sastra modern. Indera Bangsawan pun berangkatlah. Maka kadi Fa’alu’ddin pun duduklah serta dengan pendeta yang besar-besar. misalnya dari penggunaan latar. Anda juga dapat memahami perbedaan lain yang ada dalam naskah hikayat dan novel. 5. Payung besar itu pun dikembangkan. B Membandingkan Hikayat dengan Novel Dalam Pelajaran 13B ini. maka Raja Indera Bangsawan pun beraraklah berkeliling negeri baharu itu dan berjalan di atas titian emas. turun pengantin atas kayangan. maka terlalulah ramai bunyi-bunyian dan orang yang melihat pun terlalu banyak penuh sesak bertindih-tindih. bunyi-bunyian dan lilin. Anda akan belajar membedakan penggunaan bahasa yang ada dalam hikayat dan novel. tokoh hingga amanat yang disampaikan. maka terdengarlah oleh baginda bunyi-bunyian terlalu ramainya. Setelah kegiatan tersebut. Ceper dan kendi bertimbalan. berkeris dua. Maka baginda pun menghimpunkan segala pegawai mesjid semuanya. dibawanya masuk ke dalam istana. kelompok diskusi Anda dapat membandingkan nilai-nilai hikayat yang dapat diteladani. Syahdan maka Raja Indera Bangsawan pun diaraklah di atas panca persada tujuh pangkat itu. jadi haluan. Anda akan belajar membandingkan hikayat dengan novel. maka sekaliannya pun pergi mengiringkan perarakan itu bersama-sama dengan segala anak-anak raja dan rakyat sekaliannya. Bedil dan pistol seperti hutan. Orang melihat suka tertawa. lalu berperang-peranganlah. Bacalah dengan cermat penggalan hikayat berikut. Bacalah dengan sungguh-sungguh agar Anda dapat membandingkannya dengan hikayat. bermahkota. Kalakian maka anak raja-raja yang sembilan buah negeri itu pun datanglah membawa Raja Indera Bangsawan. Hikayat Indera Bangsawan Penobatan Raja Indera Bangsawan Setelah berhimpun. Anda diharapkan dapat membaca serta membandingkan unsur hikayat dan novel serta mengidentifikasi dan mengambil nilai-nilai moral yang bermanfaat dari kegiatan membandingkan tersebut. Setelah bertemu.

Satu jauh-jauh meninggalkan kapal itu.Tapi aku tidak mempedulikannya. berdiri di "Naiklah ke tempatku. Dini Keesokan harinya aku menemukan alasan lain untuk tinggal di luar rumah. karena kulihat keduanya segera mengangkat meneruskan menuruni tangga dan menungguku muka dan memandang ke arahku. pintunya aku menjenguk ke dalam. Michel ada di kota kami selama dua hari. orang pun datang akan menyuapi. mereka. Perempuan tua yang kemarin kutemui di sana. untuk itu aku harus melalui tempat minum. Aku belakangku. Dipegangnya tangan nasi disuapkan. perempuan berpakaian baju Vietnam." dalam bahasa Perancis dengan tekanan asing." menyebabkan bayangan yang mengganggu pandangan Dia seperti segan kelihatan sedang memaksaku. Charles dengan suaranya yang tinggi menggerutu sepanjang pagi dari waktu bangun sampai keluar dari kamar mandi hingga waktu berangkat ke kantor. dua halaman dan akhirnya beberapa majalah setengah berlari mulai menuruni tangga yang sempit telah kulihat. maaf. laki-laki di kanan. seperti turun dari Kayangan. Mengambil berkat fakir dan haji. perempuan di kiri. Kehadirannya amat berharga bagiku. Setengah jam telah berlalu. Ingin lekas tempat duduk dan mulai membaca majalah. dan memutari bagian anjungan itu menuruni tangga yang terdapat di sebelah lain dari badan kapal. kini aku dengan jahat memaksa diri untuk tidak mempedulikan pikirannya mengenai sikapku. Dia telah ada di belakangku. Dan aku dengan halaman.Tangannya hendak duduk di kursi di belakang mejanya dan seorang mengambil tanganku. Mereka memandangiku Sumber: Dokumentasi pribadi dengan mata ingin tahu yang tidak kusukai. Pertama disuapi yang perempuan. kesempatannya untuk berbelanja. Aku bergerak menjauhinya. di bawah. berjalan ke arah kami. Aku mengikutinya dan langsung hendak "Oh.Tetapi aku segera membalikkan tubuh olah kapal itu tidak berpenghuni. dimamah lalu dimuntahkan. jalanku. Aku mengangkat muka melihat ke arah menuju ke geladak ketika kudengar langkahnya di jam di atas tangga. bangkit dan memberanikan diri naik ke tingkat di "Cheriel" serunya perlahan. sebentar!" Aku terpaksa naik tangga yang terdapat di luar."Orang mengipasi bertimbalan. Apakah arti semua itu bagiku? Kalau dulu dia tidak sedikit pun menghiraukan apa yang kukatakan. Tangga itu menjadi semakin sempit oleh Tiba di atas kulihat pintu kamarnya terbuka dan tubuhnya yang tegap." kataku. supaya berkekalan laki-isteri." Sumber: Penyedar Sastra. Begitulah rupa keduanya tuan." sampingnya. Kepala mereka hampir Dari jauh seorang pelaut membawa kaleng cat bersentuhan. Di pelabuhan orang sibuk dengan pembongkaran dan pemuatan barang. Nn. Alat-alat besi yang bersentuhan ditambah dengan bunyi motor traktor sangat gaduh. Kulihat Michel Aku tidak melihat kepadanya. Di antara seketika lagi. kudengar suara seorang perempuan yang berbicara "Biarkanlah saya lalu. Puteri menjeling amat cumbuan. Tiba di "Tidak ber-aku-kau lagi?" suaranya rendah. pagi itu tidak kelihatan. Aku tidak tahu dengan pasti mengapa aku Sampai di salon suasana berubah tenang. Aku memilih Aku tiba-tiba ingin lekas pergi dari sana. Aku mempercepat langkahku menaiki tangga kapal yang penuh dengan pelaut. "Berhentilah bawah anjungan di mana terdapat kamar Michel. Seolahmeminta maaf. Adaku di depan pintu itu pastilah telah "Biarkan saya pergi. Keduanya sedang melihat ke sesuatu "Tidak!" jawabku dengan pasti. 1952 (dengan penyesuaian ejaan) Bacalah penggalan novel berikut. yang terletak di atas meja. Peniaga lalu dia mendesakku ke samping dan menghalangi bar melihatku dengan anehnya. Aku Dia tentu sedang turun ke kota mempergunakan tidak sadar perasaan apa yang telah menguasaiku. Pada Sebuah Kapal 250 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa . Jam sepuluh kurang dua puluh aku sampai di kapal. dan Aku terus turun.

Tangan kirinya memegang lenganku." bisikku perlahan. Ditariknya aku perlahan ke pinggir kapal." bisiknya. Dia akan sanggup berbuat apa pun untuk memaksaku tinggal bersamanya hari itu." Tangannya merengkuh bahuku. "Tidak. Aku tidak dapat menyembunyikan rasa terkejutku.Akan kuterangkan semuanya kepadamu di sana. sekeruh pikiranku pada saat itu." katanya dengan suaranya yang tidak direndahkan. dia mencari bibirku. aku ada tamu seperti kaulihat. katakanlah." "Orang lain siapa?" Kali itu aku tidak bisa lagi menahan perasaanku." "Aku juga menunggu di salon sejak jam sepuluh. Dadaku tibatiba memberat. Kembali aku menundukkan kepala melarikan pandangku ke air yang keruh. selintas menjadikan pukulan yang tidak menyenangkan bagi hubungan kami. Aku mengelakkannya." "Tidak!" tiba-tiba suaranya berubah. Perbedaan tersebut antara lain dalam penggunaan gaya bahasa dan juga unsur intrinsik lainnya. Aku tidak sekali pun memandang wajahnya." dan ditariknya tubuhku. Aku tidak mau melihat mereka karena aku menghadap ke laut. Untuk melatih Anda." "Memang aku seharusnya turun ke salon. "Aku menunggumu sejak kemarin malam sejak kita berpisah. "Kasih. Kemudian kurasakan tangannya yang merangkul bahuku mengajakku naik. akan kuangkat kau ke sana.menuju ke pintu." "Kalau aku tahu ada orang lain. dia mengerti apa artinya. "Kau akan naik dengan aku dan kau akan tinggal di sana mendengarkan penjelasan mengenai hal ini. Kini setelah kau datang. "Kau naik?" akhirnya dia bertanya penuh harapan. "Kau tahu bahwa ini bukan perintah. Sekali lagi aku mengelak dan hendak berkata sesuatu. Begitu tenang dan abadi wajah itu." Aku tatap wajahnya. Aku tidak mau orang melihat kami berciuman. Kutundukkan kepala memandang ke air laut yang keruh dan tak berhentinya bergerak. Dia menggelengkan kepala seolah putus asa. Kalau kau tidak menghendakiku lagi. aku tidak akan datang. Tapi. Dengan kecemasan aku melihat ke arah perwira-perwira yang belum berapa jauh dari tempat kami. Michel mengerti sikapku. Aku berpaling dan menghadap kepadanya. Sejenak kami berpandangan. kau hendak meninggalkanku tanpa aku bisa menciummu. Hikayat 251 . Seorang demi seorang suaranya menyalami Michel. Terutama karena aku tahu bahwa Michel telah terlalu kesal hatinya. "Biarkan aku pergi. Kemudian: "Dia masih ada di kamarmu?" "Aku tidak tahu. "Mengapa kau tidak mau naik?" Aku tidak bisa segera menjawab. "Aku ingin pergi dari tempat ini. Kami berdua bersandar ke terali kapaL Dihadapkannya dirinya kepadaku. Aku akan mengerti dan aku tidak akan mengganggumu lagi. "Marilah kita naik. Kuharap ketika dilihatnya aku mengejarmu. Dalam hati kecilku aku mengenai kesetiaannya kepadaku. "Janganlah mencoba menyembunyikan sesuatu kepadaku. Kami berpandangan. "Kaku perlu aku akan membuat kesalahan di sini juga. Anda dapat menemukan beberapa perbedaan dalam isi hikayat dan novel tersebut. Tetapi kehadiran perempuan lain di kamarnya. keheranan kutatap matanya." bisikku kecemasan. tubuhku tiba-tiba menjadi lesu." "Aku kemari tidak untuk menerima perintah." bantahku dengan keras kepala." Aku terdiam sebentar. aku menurutinya." Dia memandang mataku dalam-dalam." Kudengar langkah beberapa orang menuruni tangga. "Biarkanlah aku pergi. "Kaku kau tidak mau naik." Sekali lagi tenggorokanku tersekat "Aku tidak mau meninggalkan kamarku begitu saja dengan seseorang di dalamnya. Bertentangan dengan kehendakku. Kupikir kau pasti akan naik kalau melihatku tidak datang ke salon. kerjakanlah Uji Materi berikut.

1979).go. dan Pencakar Langit (novel. 1975). Jenis Perbedaan Nama Tokoh Watak Tokoh Latar Gaya Bahasa Sudut Pandang Alur Cerita Amanat Tema Hikayat Indera Bangsawan Novel Pada Sebuah Kapal 2. Jepun Negerinya Hiroko (novel 2000). 1979). La Barka (novel. 6. 1979). lahir pada 29 Februari 1936 di Semarang. Sastrawan dan Karyanya Nh. Dini bernama lengkap Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin. di antaranya. 2003). 2. 7. 3. Dunia Dunia (kumpulan cerpen. depdiknas. Dini. 1961). Amir Hamzah Pangeran dari Seberang (biografi. Langit dan Bumi Sahabat Kami (cerita kenangan. 1978). Beberapa karya sastranya mendapat sambutan dari pembaca dan pengamat sastra. 1977).id 252 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa . 8.Uji Materi 1. Dia mulai dikenal sejak 1956.2 Analisis Data No 1.pusatbahasa. 2000). Sebuah Lorong di Kotaku (cerita kenangan. 3. Padang Ilalang di Belakang Rumah (cerita kenangan. Hati yang Damai (novel. 1981). Kemayoran (cerita kenangan. 1973). Tabel 13. 5. Mintalah pendapat dari teman Anda atas hasil analisis tersebut. Sumber : www. cerpen "Di Pondok Salju" (mendapat Hadiah Kedua majalah Sastra. 4. 1977). Karya sastra karya Nh. Namaku Hiroko (novel. 1956). Pada Sebuah Kapal (novel. Keberangkatan (novel. Bacakanlah hasil analisis perbedaan hikayat dan novel tersebut di depan kelas. Buatlah daftar perbedaan antara naskah hikayat dengan novel yang Anda baca tersebut dalam format berikut. 1963). Sekayu (cerita kenangan.

anak tersebut diserahkan mengaji kepada seorang mualim. dan gaya bahasa. Tuan Putri akhirnya kawin dengan Indra. Sufian. 1951. Raja mangkat. Anda akan belajar mengubah hikayat menjadi sebuah cerpen. diubah ke dalam cerpen menjadi sudut pandang orang pertama. Konflik akan memancing atau bahkan membawa pembaca untuk terus menikmati isi cerpen hasil pengubahan tersebut. Anda diharapkan dapat memahami penggalan sebuah hikayat dan mengidentifikasi unsur-unsurnya dengan mencatat hal-hal penting dari isi hikayat dan mengubahnya menjadi sebuah cerpen. antara lain syarat orang berdagang. seperti alur. diubah menjadi kalimat sederhana dengan gaya bahasa lebih modern. Berikut ini penggalan Hikayat Isma Yatim. Setelah berhasil mengalahkan musuh. Jalan cerita (alur) datar dalam hikayat dapat diubah menjadi alur maju atau alur mundur dalam cerpen. Pangkat Isma naik menjadi panglima perang. Ketika seorang nakhoda singgah di negeri itu. Ternyata hal itu benar. Dewi Rum. Sementara itu. anak raja Syahdan Mangindra. Putri itu diserahkan kepada baginda. 2.C Mengubah Hikayat ke dalam Cerpen Dalam pelajaran ini. Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah daya tarik sebuah cerpen dapat memunculkan konflik tertentu. kemudian dijemput untuk pulang ke istana. Ketika raja menyesal. Gunakan kamus untuk mencari makna kata yang dianggap sulit dalam hikayat. Sumber: Perintis Sastra. latar sudut pandang. Hal lain yang perlu diperhatikan sebagai berikut. Hikayat 253 . Untuk mengubah hikayat ke dalam bentuk cerpen. dia dinaikkan pangkatnya menjadi perdana menteri. Mengat Nira tahu bahwa istrinya akan melahirkan anak yang arif bijaksana. Gaya bahasa kuno (kaku) dalam hikayat dengan istilah atau kata-kata yang sulit. Hikayat ini menceritakan seorang menteri dari Benua Keling bernama Megat Nira yang pindah ke negeri Masulipatam karena kalah main catur. 3. Dari dalam peti itu keluar seorang putri yang sangat cantik. Anda harus memanfaatkan unsur pembangun cerita. Permaisuri menuduh Putri Nila Gendi hendak meracuni raja. Perhatikanlah dengan saksama agar mudah diubah menjadi cerpen. mempelai. 1. tokoh. Hikayat-hikayat yang dibuatnya diserahkannya pula kepada raja. Isma Yatim ikut memelihara tuan putri. Nakhoda itu memberi hadiah peti kepada Isma Yatim. Isma Yatim lalu membuka tabir rahasia ini. dengan pengubahan ejaan. Isma Yatim menerangkan berbagai perkara. Dengan pelajaran ini. 4. Ia lalu diangkat dan berkhidmat di istana sehingga kemudian ia menjadi biduanda. Sudut pandang cerita hikayat yang mengacu orang ketiga. Putri Nila dan anaknya. Isma Yatim menyembunyikannya. maka Dewi Rum menjadi raja bergelar Mangindra Sri Bulan. Isma Yatim sangat pandai dan dapat mengarang hikayat-hikayat. Isma Yatim diperintah membunuh Putri Nila Gendi.

dalam perniagaan di mana pun. bahwa aku pun tiadalah menjadi raja selamalamanya." Setelah berhimpunlah segala menteri dan hulubalang. Uji Materi 1. Sufian. Arkian maka anakda baginda pun tinggallah dua bersaudara. maka mufakatlah segala menteri dan hulubalang dan orang kaya-kaya dan orang besar-besar menjadikan anak raja. tuanku. karena paduka kakanda itu pun sangat baik dan barang kelakuan dan 254 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa . subhanahu wa ta'ala. Kakanda. para nakhoda memberinya hadiah putri cantik kepada Isma Yatim. Karena kepandaiannya itu. Memang Isma Yatim itu sangat pandai. supaya negeri itu terserah kepadaku". Hikayat Bakhtiar Ada seorang raja. jikalau kakanda selama-lamanya menjadi raja di dalam negeri ini." Anak itu didik mengaji kepada seorang mualim. Maka baiklah aku menyuruh memanggil segala perdana menteri dan hulubalang dan orang besar-besar dan orang kaya-kaya sekaliannya. katanya: "Jikalau kiranya saudaraku ini kubiarkan menjadi raja. supaya sempurna negeri tuanku. menggantikan ayahanda baginda. punggawa." "Ya. berlakulah jujur. bahwasanya aku ini tiadalah menjadi raja selama-lamanya. adapun pada pendapat akal patih sekalian ini. Jikalau tuanku kabulkan sembah patih sekalian ini. rakyat hina dina sekaliannya. Pada saat kepindahan itu. kembali ke rahmatu'llah. Dia ini panglima tangguh yang sanggup mengalahkan musuh. Setelah sekalian menteri hulubalang. Hatta maka berapa lamanya. meskipun paduka kakanda menjadi raja ini." kata sang ulama. Selanjutnya. sedangkan Isma Yatim tetap menjaga dan setia kepada kerajaan dan keluarganya. dan rakyat sekaliannya itu mendengar titah yang demikian itu.Berikut ini bentuk cerpen yang bersumber pada hikayat tersebut. "Saudaraku. melainkan marilah. terlalu amat baik parasnya. kerajaan mengangkat kedudukan Isma Yatim menjadi panglima perang. Akhirnya. maka baginda pun hilanglah. istriku. Megat Nira merasa gundah sebab sang istri akan melahirkan anak. Isma Yatim disuruh membinasakan Putri Nila Gendi. tabir rahasia itu dibeberkan Isma Yatim. Setelah demikian. orang-orang besar dan orang kaya. serasa tuanku juga. kita langgar dan kita keluarkan akan kakanda." nasihat Isma Yatim di hadapan para nakhoda kapal. Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama. segala menteri dan hulubalang dan orang besar-besar dan orang kaya dan tuan-tuan sekaliannya. "Anak kita ini akan menjadi raja yang bijak. Setelah sudah naik di atas tahta kerajaan dan berapa lamanya. terlalu besar kerajaannya dari segala raja-raja. maka mereka itu pun berdatang sembahlah: "Ya. Anak kita ini akan diberi nama Isma Yatim. Raja menyesal. Suatu hari. Kepandaiannya ditunjukkan dengan karya-karya berbentuk hikayat. permaisuri menuduh Putri Nila Gendi akan meracun raja. maka baiklah tuanku mufakat dengan paduka kakanda. Karena nasihat itu. maka berpikirlah saudaranya. dengan kodrat Allah. Isma Yatim menyembunyikannya. maka baginda pun bertitah: "Hai. "Anak ini sangat pandai. Karya hikayat itu akan diserahkan kepada raja. Anaknya Dewi Rum menggantikan kedudukan ayahnya. syah'alam. gilang gemilang dan sikapnya pun sederhana. Bahkan sampai meninggal dunia. pada bicaraku ini. Syahdan maka baginda pun beranak dua orang laki-laki. Isma Yatim diangkat menjadi penasihat kerajaan.

subhanahu wa ta'ala juga. maka katanya: "Aduh. keluar negeri. Jikalau ia hendak jadi raja. Hikayat 255 . Di dalam pada itu pun. hulubalang dan orang besar-besar dan orang kaya. maka katanya: "Allah. juga. karena ia hendak menjadi raja di dalam negeri ini. maka titah baginda: "Segeralah adinda berkemas-kemas. lemahlah rasanya segala tulang sendi hamba ini. maka keduanya pun berjalanlah. Apakah isi Hikayat Bakhtiar tersebut? Ubahlah hikayat tersebut ke dalam bentuk cerpen. Sebermula adapun anaknya itu terlalu amat baiknya dan gilang gemilang warna mukanya dan tiadalah dapat ditentang nyata lagi. Maka bercucuranlah air mata baginda. Tetapi akan tuan jangan menyesal kelak. katanya: "Benarlah seperti kata menteri sekalian ini dan siapakah lagi kudengarkan katanya?" Setelah sudah berkata demikian di dalam hatinya. serta katanya: "Walau ke langit pun kakanda pergi. subhanahu wa ta'ala. Setelah sudah. Setelah demikian sembah mereka sekalian itu. Tetapi apakah akan daya aku ini. Kelakian maka genaplah bulannya itu. Hatta maka berapa lamanya. Adapun tatkala baginda dua suami isteri berjalan itu. Kelakian maka sahut isterinya: "Mengapatah maka kakanda berkata demikian itu?" Maka titah istrinya: "Adalah hamba ini mendengar kabar bahwa saudara hamba itu memanggil segala menteri. maka seketika Itu juga berputeralah tuan puteri itu seorang laki-laki dengan indahnja juga. Setelah isterinya mendengar kata suaminya demikian itu. lamun dengan kakanda. 1952 (dengan penyesuaian ejaan) 2. maka ia pun sampailah kepada suatu padang yang luas. maka isterinya pun segeralah bangun menyembah kaki baginda. Bandingkan cerpen yang telah Anda buat dengan cerpen kawan sebangkumu. Maka sekalian mereka itu pun masingmasing pulang ke rumahnya." Setelah sudah ia berpikir demikian itu. adinda ikut juga. Sumber : Bunga Rampai Melayu Kuno. niscaya akulah. syah alam. serta dengan air matanya bercucuran. masakan dilarangkan dia. lebih maklum ke bawah duli tuanku. Maka baginda pun sembahyanglah. adapun akan hamba ini sangatlah bencinya saudara hamba akan hamba." Syahdan maka kedua suami isteri itu pun berkemas-kemaslah. maka baginda pun masuklah ke dalam istananya." Hatta baginda pun berdebarlah hatinya mendengar kata isterinya Itu. yang merayakan dia. Maka baginda dua suami isteri pun berhentilah di sana. 4. Maka oleh karena itu. terbit rimba belentara. Maka tinggallah tuan baik-baik". kalau-kalau genaplah gerangan bulannya hamil hamba ini. baiklah aku pergi membuangkan diriku barang ke mana membawa untungku ini. diajaknya mufakat melanggar kakanda ini. Bahaslah bersama-sama agar Anda lebih paham lagi. Maka itulah sebabnya. Jikalau demikian. maka hamba hendak pergi membuangkan diri barang di mana ditakdirkan Allah ta'ala. masuk rimba belantara. seraya bertitah kepada isterinya: "Hai. masuk padang. kakanda. Maka ia pun berpikirlah di dalam hatinya: "Tiada berkenan rupanya saudaraku ini akan daku. maka baginda pun berpikirlah di dalam hatinya. Hatta maka berapa lamanya baginda dua suami isteri itu berjalan. subhanahu wa ta'ala. seketika maka hari pun malamlah. Setelah hari siang. terbit padang. Maka pada ketika yang baik dan hari yang baik maka tuan puteripun hendaklah bersalin. pagi-pagi esok hari kita berjalan barang ke mana dikehendaki Allah ta’ala. maka kedengaranlah kepada baginda tuan wartanya itu.pekerti paduka kakanda pun baik"." Maka sahut tuan puteri itu: "Jangankan demikian. masuk hutan. yang amat menolong akan hambanya itu!" Maka dengan kodrat Allah." Setelah demikian. seraya menyerahkan dirinya kepada Allah. hamba pergi juga. adinda. 3. Seraya disambutnya isterinya. bahwa isterinya itu telah hamil delapan bulan. maka ia pun lalulah masuk ke dalam tempat peraduan hampir isterinya. jika kalau kelautan api sekalipun. maka hamba hendak membuangkan diri barang ke mana. kita pergi membawa untung kita. Maka tinggallah tuan hamba baik-baik memeliharakan diri tuan-hamba".

Anda juga mendapatkan nilai-nilai budaya bangsa yang akan memperkaya cakrawala ilmu dalam rangka mencintai hasil dan karya bangsa. Langkah-langkah menyusun sinopsis hikayat adalah sebagai berikut. Cari makna kata yang dianggap sulit dalam hikayat. Bacalah seluruh isi hikayat. Hikayat merupakan hasil karya sastra lama yang berbentuk prosa dan banyak yang bercerita tentang riwayat yang ajaib dari raja atau putri-putrinya. 256 Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia Kelas XI Program Bahasa . 3.Kegiatan Lanjutan Bacalah sebuah cerita pendek yang menurutmu menarik dan terbaik. Selain dapat menganalisis sebuah karya. Refleksi Pembelajaran Dalam pelajaran ini. Hasil analisis dan bacaan Anda tersebut merupakan proses kreatif dalam menciptakan karya-karya yang lain. 4. Anda dapat menambah ilmu dengan memahami beberapa cerita hikayat. catat pikiran utama dan gunakan sebagai bahan menulis sinopsis. 2. Pahamilah isi ceritanya dan buatlah catatan menarik cerpen tersebut untuk dibahas pada Pelajaran selanjutnya. Menyusun sinopsis hikayat dibuat untuk mempermudah mengetahui dan memahami isi ceritanya. Rangkuman 1. Susunlah kembali pikiran utama sebagai suatu rangkaian kalimat yang lengkap.

Tentang kisah nabi Sulaeman anak nabi Daud itu terdapat dalam Injil dan dalam Alquran. masuklah kamu ke dalam sarangmu! Nabi Sulaeman akan datang dengan tentaranya. Dua orang lagi termasuk orang yang beriman. tetapi juga hewan. 1951 dengan pengubahan 1. Apakah isi cerita Hikayat Nabi Sulaeman tersebut? Ubahlah hikayat tersebut menjadi cerita pendek berdasarkan langkah-langkah yang Anda pelajari sebelumnya! Hikayat 257 . Melihat kebesaran dan mukjizat Nabi Sulaeman itu. yaitu Putri Sidin.Soal Pemahaman Pelajaran 13 Kerjakanlah soal berikut. yaitu Iskandar Zulkarnaen dan Nabi Sulaeman. Menurut penulis sejarah bangsa Arab. Putri Bilkis mempunyai sebuah singgasana yang sangat dibanggakannya. ternyata singgasananya telah ada di istana Nabi Sulaeman. Pada suatu hari. cincin itu dicuri oleh jin. Dalam Alquran diceritakan tentang kisah Nabi Sulaeman. Bacalah Hikayat Nabi Sulaeman berikut. "Hai sekalian semut. putri Bilkis raja kerajaan Saba (Yaman) yang semula putri Bilkis itu tiada mau tunduk kepada Nabi Sulaeman. Nabi Sulaeman tidak saja memerintah manusia. Pada mulanya raja perempuan itu tidak mau tunduk kepadanya. Dalam hikayatnya diceritakan. Sulaeman berbuat itu karena Sulaeman terpedaya oleh salah seorang istrinya yang masih menyembah berhala. Bangsa jin yang membawa surat itu. acapkali ia menolong bapaknya dalam soal-soal atau perkara-perkara yang sulit. Bilkis harus mengakui kelebihan Nabi Sulaeman dan kekuasannya. Pada suatu hari Nabi Sulaeman mengirim surat kepada putri itu. tetapi setelah dilihatnya Nabi Sulaeman mempunyai kelebihan dan mukjizat. Waktu mudanya yaitu ketika bapaknya menjadi raja. barulah ia tunduk. Nabi Sulaeman terusir dari istananya. 40 hari ia hidup sebagai kelana (musafir). Hikayat Nabi Sulaeman Nabi Sulaeman adalah anak Nabi Daud seorang raja besar dan seorang nabi. raja semut itu berkata kepada rakyatnya. ia sampai ke suatu padang yang penuh dengan sarang semut. burung. lalu jin itulah yang berkuasa dalam istananya. dan bangsa jin. Waktu putri itu sampai ke Palestina untuk menemui undangan Nabi Sulaeman. Nabi Sulaeman bertanya kepada putri itu. Menurut cerita. Kemudian. ada empat orang maharaja yang dianggap sebagai penakluk dunia. tetapi memerintah jin dan baginda dapat pula menguasai angin dan mengerti pembicaraan bahasa yang diucapkan oleh hewan dan burung-burung. "Inikah singgasanamu itu?" Bilkis mengaku bahwa itulah singasananya. la meminta supaya putri datang ke Siria (Palestina). 2. Sumber: Perintis Sastera. Ketika Nabi Daud meninggal maka Sulaemanlah yang dipilih sebagai penggantinya di antara anak-anak Nabi Daud yang banyak itu. lalu ditelan oleh ikan. seorang raja yang bijaksana dan seorang nabi yang mendapat hikmat dan petunjuk dari Tuhan. Nabi Sulaeman terkenal dengan kecerdikannya dan keadilannya ilmunya sangat luas. Dalam ayat sebelumnya diterangkan pula bahwa yang menjadi tentaranya itu bukan saja manusia. Dua di antaranya termasuk orang yang tiada beriman kepada Allah. cincin Nabi Sulaeman itu ditemukan kembali dari perut ikan sebab cincin itu oleh jin dijatuhkan ke dalam laut. Sehubungan dengan riwayat Nabi Sulaeman itu ada juga seorang raja perempuan. Soal-soal yang sulit dan perkara-perkara yang ganjil ia dapat menyelesaikannya. yaitu Namruj dan Bakhtunasar. Nabi Sulaeman mempunyai sebuah cincin sebagai alat kebesaran kerajaannya. Dia yang mempunyai Gudang Intan. karena kekayaan dan kekuasaannya itu Sulaeman pernah lupa akan Tuhan dan karena itu ia pernah menerima hukuman dari Tuhan. nanti kamu terinjak oleh tentaranya yang banyak itu". Pada suatu kali. surat An Nahl ayat 18. Yang tersebut kemudian ini Nabi Sulaeman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->