Manusia dijadikan Allah SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lain. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia harus berusaha mencari karunia Allah yang ada dimuka bumi ini sebagai sumber ekonomi. Firman Allah SWT

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagai mana Allah telah berbuat baik kepadamu. (QS Az Zumar : 39) .Artinya : dianugerahkan Dan Carilah pada apa yang telah Allah kepadamu(kebahagiaan) negeri akhirat.

jual beli adalah penukaran harta (dalam pengertian luas) atas dasar saling rela atau tukar menukar suatu benda (barang) yang dilakukan antara dua pihak dengan kesepakatan (akad) tertentu atas dasar suka sama suka (lihat QS Az Zumar : 39. At Taubah : 103. Menurut istilah hukum Syara. hud : 93) .o Jual beli dalam bahasa Arab terdiri dari dua kata yang mengandung makna berlawanan yaitu Al Bai yang artinya jual dan Asy Syira a yang artinya Beli.

Muamalah Jual Beli Hukum jual Beli Rukun dan Syarat jual beli Perilaku Penjual .

(QS An Nisa : 29 . Allah berfirman. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. baik dari pihak penjual maupun pihak pembeli. hal tersebut diperbolehkan sepanjang suka sama suka. Artinya. Jual beli hukumnya mubah. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil.Hukum Jual Beli  Orang yang terjun dalam bidang usaha jual beli harus mengetahui hukum jual beli agar dalam jual beli tersebut tidak ada yang dirugikan.  Artinya : Hai orang-orang yang beriman.

Hadis nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut. selama keduanya belum berpisah dari tempat akad. Muslim) (HR Bukhari dan . ( ) Artinya : Sesungguhnya jual beli itu hanya sah jika suka suka sama suka. (HR Bukhari) ( Artinya : ) Dua orang jual beli boleh memilih akan meneruskan jual beli mereka atau tidak.

Apabila akad (kesepakatan) jual beli telah dilaksanakan dan terjadi pembayaran. . kemudian salah satu dari mereka atau keduanya telah meninggalkan tempat akad. si pembeli boleh memilih akan meneruskan jual beli tersebut atau tidak. Dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang melakukan jual beli dan tawar menawar dan tidak ada kesesuaian harga antara penjual dan pembeli. keduanya tidak boleh membatalkan jual beli yang telah disepakatinya.

jual beli tersebut tidak sah. . tidak ada paksaan kepada keduanya. Apabila ada paksaan.Rukun dan syarat Jual Beli Dalam pelaksanaan jual beli. Penjual atau pembeli melakukan jual beli dengan kehendak sendiri. minimal ada tiga rukun yang perlu dipenuhi: A. Penjual atau pembeli harus dalam keadaan sehat akalnya Orang gila tidak sah jual belinya. atau salah satu diantara keduanya.

biasanya telah terjadi proses tawar menawar terlebih dulu. misalnya saya menjual mobil ini dengan harga 25 juta rupiah. misalnya saya membeli mobil ini dengan harga 25 juta rupiah. . Sebelum akad terjadi. Kabul adalah ucapan si pembeli sebagai jawaban dari perkataan si penjual.B. Syarat Ijab dan Kabul Ijab adalah perkataan untuk menjual atau transaksi menyerahkan.

apabila si pemesan sudah tahu pasti kualitas barang pesanannya dan mempunyai keyakinan tidak ada unsur penipuan. . Yang diperlukan ijab kabul adalah saling rela (ridha) yang direalisasikan dalam bentuk katakata. Di zaman modern saat ini. aku berikan. aku jual. aku ambil. aku beli. atau orang yang melakukan transaksi itu diwakilkan. Contohnya.y Pernyataan ijab kabul tidak harus menggunakan kata- kata khusus. Ijab kabul jual beli juga sah dilakukan dalam bentuk tulisan dengan sarat bahwa kedua belah pihak berjauhan tempat. dan aku terima. Jula beli seperti itu sah saja. jual beli dilakukan dengan cara memesan lewat telepon.

Benda yang diperjualbelikan  1) Barang yang diperjualbelikan harus memenuhi sarat sebagai berikut. C.  2) Suci atau bersih dan halal barangnya  3) Barang yang diperjualbelikan harus diteliti lebih dulu  4) Barang yang diperjualbelikan tidak berada dalam proses penawaran dengan orang lain  5) Barang yang diperjualbelikan bukan hasil monopoli yang merugikan  6) Barang yang diperjualbelikan tidak boleh ditaksir (spekulasi)  7) Barang yang dijual adalah milik sendiri atau yang diberi kuasa  8) Barang itu dapat diserahterimakan .

dusta merupakan perilaku orang munafik. orang miskin yang congkak. yaitu penjual yang suka bersumpah. Berlaku Benar (Lurus) y Berperilaku benar merupakan ruh keimanan dan ciri utama orang yang beriman. Oleh karena itu. salah satu karakter pedagang yang terpenting dan diridhai Allah adalah berlaku benar. Empat macam manusia yang dimurkai Allah. orang tua renta yang berzina. y Dusta dalam berdagang sangat dicela terlebih jika diiringi sumpah atas nama Allah. baik dari segi promosi barang atau penetapan harganya. dan pemimpin yang zalim. Sebaliknya. Seorang muslim dituntut untuk berlaku benar. seperti dalam jual beli.Perilaku atau sikap yang harus dimiliki oleh penjual y a. (HR Nasai dan Ibnu Hibban) .

Yang dimaksud amanat adalah mengembalikan hak apa saja kepada pemiliknya. Hal-hal yang harus disampaikan ketika berdagang adalah penjual atau pedagang menjelaskan ciri-ciri. kualitas. Menepati Amanat Menepati amanat merupakan sifat yang sangat terpuji. Orang yang tidak melaksanakan amanat dalam islam sangat dicela. Hal itu dimaksudkan agar pembeli tidak merasa tertipu dan dirugikan.b. dan harga barang dagangannya kepada pembeli tanpa melebih-lebihkannya. .

Sikap jujur dalam hal timbangan. . seorang pedagang harus berlaku jujur. Kejujuran merupakan salah satu modal yang sangat penting dalam jual beli karena kejujuran akan menghindarkan diri dari halhal yang dapat merugikan salah satu pihak.y c. dan kuantitas barang yang diperjual belikan adalah perintah Allah SWT. Jujur y Selain benar dan memegang amanat. ukuran kualitas.

Syu aib. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman. sembahlah Allah.y Artinya : Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka. sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Ia berkata: Hai kaumku. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barangbarang takaran dan timbangannya. dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. (QS Al A raf : 85) .

y Sikap jujur pedagang dapat dicontohkan seperti dengan menjelaskan cacat barang dagangan. . baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui. Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya y Muslim itu adalah saudara muslim. tidak boleh seorang muslim apabila ia berdagang dengan saudaranya dan menemukan cacat. kecuali diterangkannya.

kuantitas. selalu diingatkannya jangan menipu. Hadis lain meriwayatkan dari umar bin khattab r. kualitas. seperti mengurangi takaran. (HR Muslim) . timbangan. jangan menipu! Maka sejak itu apabila dia melakukan jual beli. atau menonjolkan keunggulan barang tetapi menyembunyikan cacatnya.a berkata seorang lelaki mengadu kepada rasulullah SAW sebagai berikut katakanlah kepada si penjual.y Lawan sifat jujur adalah menipu atau curang.

Khiar y Khiar artunya boleh memilih satu diantara dua yaitu meneruskan kesepakatan (akad) jual beli atau mengurungkannya (menarik kembali atau tidak jadi melakukan transaksi jual beli). . Ada tiga macam khiar yaitu sebagai berikut.y d.

Khiar majelis ini berlaku pada semua macam jual beli. .y 1) Khiar Majelis y Khiar majelis adalah si pembeli an penjual boleh memilih antara meneruskan akad jual beli atau mengurungkannya selama keduanya masih tetap ditempat jual beli.

Setelah hari yang ditentukan tiba.y 2) Khiar Syarat y Khiar syarat adalah suatu pilihan antara meneruskan atau mengurungkan jual beli setelah mempertimbangkan satu atau dua hari. maka jual beli harus ditegaskan untuk dilanjutkan atau diurungkan. Masa khiar syarat selambat-lambatnya tiga hari .

Yang artinya : Jika dua orang laki-laki mengadakan jual beli. atau salah satu melakukan khiar. Kecacatan itu sudah ada sebelumnya. (HR Mutafaqun alaih) .y 3) Khiar Aib (cacat) y Khiar aib (cacat) adalah si pembeli boleh mengembalikan barang yang dibelinya. maka masing-masing boleh melakukan khiar selama mereka belum berpisah dan mereka masih berkumpul. Hadis nabi Muhammad SAW. maka jual beli yang demikian itu sah. kemudian mereka sepakat dengan khiar tersebut. apabila barang tersebut diketahui ada cacatnya. namun tidak diketahui oleh si penjual maupun si pembeli.