P. 1
Leucocytozoonosis atau

Leucocytozoonosis atau

|Views: 428|Likes:
Published by Em Vet

More info:

Published by: Em Vet on Dec 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2013

pdf

text

original

Malakah penyakit infeksius

Leucocytozoonosis
Disusun oleh: Muhammad rifki : 0602101010048 Murniati Ilham basyri Elvina Abdul hadi Fadly : 0602101010016 : 0602101010006 : 0602101010018 : 06021010100 : 05211100

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH 2010

Kedua serangga tersebut bertindak sebagai vektor dan menginfeksi unggas sehat melalui gigitan. . biasa hidup pada air yang mengalir dan menggigit pada siang hari.. Leucocytozoon caulleryi menyebar melalui serangga Culicoides sp. Simulium sp.) dan Culicoides sp. sedangkan Culicoides sp. hidup pada air yang menggenang. atau lalat hitam. salah satu contoh spesiesnya adalah Leucocytozoon caulleryi. sedangkan spesies Leucocytozoon lainnya melalui lalat hitam. kotoran ayam yang becek dan cenderung menggigit pada malam hari. dari famili Plasmodiidae. Leucocytozoonosis ditularkan oleh lalat hitam (Simulium sp..PENDAHULUAN Leucocytozoonosis atau yang lebih dikenal dengan sebutan “malaria like” merupakan salah satu penyakit pada unggas yang disebabkan oleh parasit protozoa. Protozoa penyebab penyakit ini adalah Leucocytozoon sp.

Selain itu. Leucocytozoon sp. Lalat penggigit seperti Simulium sp. Secara umum. Penyakit ini pertama kali muncul di Afrika Selatan yang kemudian menyebar ke Amerika dan Asia. yang menyerang ayam ada 2. dan Culicoides sp.PEMBAHASAN Leucocytozoonosis atau “malaria like” merupakan penyakit parasit dalam (endoparasit) yang disebabkan oleh protozoa. Sedangkan pada ayam dewasa dapat menimbulkan kesakitan 7-40% dan kematian 260%. Siklus hidup Leucocytozoon sp. baik ayam pedaging maupun petelur dapat menimbulkan kesakitan 0-40% dan tingkat kematiannya mencapai 7-50%. Leucocytozoonosis bisa menyerang pada ayam petelur dan ayam pedaging. pada anak ayam.caulleryi dan L. berperan sebagai vektor atau pembawa penyakit ini. . yaitu Leucocytozoon sp. termasuk Indonesia. Berdasarkan data lapangan Medion kasus Leucocytozoonosis cukup sering ditemukan dan penyakit ini masuk dalam 10 besar penyakit yang sering menyerang. serangan penyakit ini dipastikan akan mengakibatkan hambatan pertumbuhan dan menurunkan produksi telur yang mencapai 25-75%. yaitu L.Penyakit ini seringkali muncul pada saat perubahan musim dari penghujan ke kemarau. Protozoa ini ialah parasit darah yang hidupnya di dalam sel darah merah. Kerugian yang Ditimbulkan Serangan leucocytozoon sp.sabrezi.

Suhu tubuh yang sangat tinggi akan dijumpai pada 3-4 hari post infeksi. otot dan berbagai organ. hati. proses penyakit berlangsung cepat dan mendadak. Infeksi Leucocyztooon caulleryi dapat mengakibatkan muntah darah dan perdarahan atau kerusakan yang parah pada ginjal. Ayam mengalami muntah darah (a). Ayam yang terinfeksi dan dapat bertahan akan mengalami infeksi kronis dan selanjutnya dapat terjadi gangguan pertumbuhan dan produksi. misalnya ginjal.Gejala Klinis Pada gejala yang bersifat akut. lesu dan lemah serta lumpuh. . jaringan subkutan. kehilangan nafsu makan (anoreksia). Ayam yang terinfeksi parasit protozoa dapat mengalami muntah darah. mengeluarkan feses berwarna hijau dan mati akibat perdarahan. dan otot dada (c) Ayam yang terinfeksi protozoa ini akan menunjukkan adanya perdarahan dengan ukuran yang sangat bervariasi pada kulit. Kematian biasanya mulai terlihat dalam waktu 8-10 hari pasca infeksi. titik-titik perdarahan pada paha (b). kemudian diikuti dengan anemia akibat rusaknya sel-sel darah merah.

Beberapa penyakit yang memiliki gejala mirip dengan leucocytozoonosis diantaranya ND. Selain itu.paru-paru. berbentuk bintik-bintik sedangkan pada serangan Gumboro berbentuk garis. usus dan bursa Fabricius. Gumboro Gejala yang mirip ialah perdarahan pada bagian paha ayam. biasanya mulai terlihat setelah 1 minggu terinfeksi. Yang membedakannya ialah perdarahan pada paha yang disebabkan oleh Leucocytozoon sp. serangan Gumboro juga mengakibatkan perdarahan di antara oesofagus- . AI. infectious laryngotracheitis (ILT) dan Newcastle disease (ND). Hati dan ginjal biasanya membengkak dan berwarna merah hitam. Gumboro dan keracunan sulfonamida. Ayam muda di bawah umur 1 bulan (mulai umur 15 hari) lebih rentan terserang. ILT. Preparat sampel darah yang mengandung sporozoit Diagnosa Banding Serangan penyakit Leucocytozoonosis memiliki kemiripan dengan beberapa penyakit. seperti Gumboro. kolera.

sedangkan leucocytozoonosis menyebabkan peradangan dan perdarahan di seluruh permukaan proventrikulus. Caranya ialah melakukan pemeriksaan preparat apus darah . Selain itu. sedangkan Leucocytozoonosis menyebabkan perdarahan di seluruh daerah proventrikulus. yaitu trakea maka penyebabnya ialah ILT sedangkan apabila berasal dari salurn pencernaan. Infectious laryngotracheitis (ILT) Leucocytozoonosis bisa dikelirukan dengan ILT dari adanya muntah darah. ND juga mengakibatkan peradangan usus. Cara membedakannya ialah dengan melakukan bedah bangkai dan melihat asal dari darah tersebut. Pentingnya “Pemantapan Diagnosa” Serangan leucocytozoonosis memiliki gejala yang mirip dengan beberapa penyakit lainnya. Jika berasal dari salurn pernapasan. Oleh karenanya jika sekiranya muncul keraguan dalam penentuan jenis penyakit hendaknya kita tidak ragu untuk melakukan uji laboratorium sebagai pemantapan diagnosa. Muntah darah akibat ILT disebabkan karena perdarahan pada trakea Newcastle disease (ND) Serangan ND menimbulkan peradangan pada proventrikulus di bagian kelenjar (yang terlihat lebih menonjol dari permukaan). yaitu proventrikulus dan ventrikulus maka penyebabnya adalah Leucocytozoonosis.proventrikulus dan ventrikulus-proventrikulus.

Pastikan selokan bersih dan dapat . gunakan marina cooler atau filopur yang telah diberi es. Volume darah yang diambil ialah 1-2 ml. Pastikan tidak ada lubang yang dapat menampung air di sekeliling kandang. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan dan penanganan sampel darah sebelum dilakukan pemeriksaan preparat apus darah antara lain : 1. Untuk pengiriman ke laboratorium. Tahap pengambilan dan penanganan sampel darah menjadi titik kritis pertama terhadap validitas hasil pemeriksaan di laboratorium. Lokasi pengambilan sampel darah untuk ayam ialah di vena brachialis (di daerah sayap) 3. Jumlah sampel darah setiap kandang minimal 10 sampel agar data yang dioleh bisa mencerminkan kondisi seluruh ayam dan sampel darah diambil dari ayam yang pucat atau sakit 2. Lama pengiriman hendaknya tidak lebih dari 2-3 hari Pengendalian (Pencegahan dan Pengobatan) Leucocytozoonosis Upaya pencegahan yang optimal tentu akan menekan kasus dan kerugian akibat leucocytozoonosis. darah segera dimasukkan ke dalam vial 6R yang telah diisi antikoagulan lalu dikocok hingga merata 4. Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan antara lain : 1. Pengiriman sampel darah sebaiknya dilakukan segera setelah pengambilan darah.guna mendeteksi adanya sporozoit dari leucocytozoon sp. Hindari adanya genangan air di sekitar kandang. Setelah diambil.

Kombinasi obat yang lainnya ialah sulfonamid dan pirimethamin maupun sulfonamid dan trimethoprim. Jika perlu lakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida untuk membasmi nyamuk 6. yaitu selama 24 jam sehingga bisa menekan asam folat secara optimal. .) 3. Hilangkan semak belukar atau rumput dan tanaman yang tidak berguna yang terdapat di sekitar kandang karena bisa menjadi tempat atau sarang nyamuk (vektor leucocytozoon sp. Lakukan pemeriksaan sampel darah untuk mengetahui adanya sporozoit dari Leucocytozoon sp.mengalirkan air secara lancar 2. Saat ayam telah terserang leucocytozoonosis maka pengobatan yang dapat dilakukan ialah dengan memberikan antibiotik yang dapat menekan pertumbuhan schizont. Perhatikan barang-barang yang dapat menampung air sehingga menjadi sarang dan tempat berkembang biaknya nyamuk. Bersihkan dan sanitasi kandang secara rutin 5. Buang atau hilangkan barang-barang tersebut dari lingkungan kandang 4. Kombinasi antara Sulfonamid dan diaminopirimidin Kombinasi antara sulfonamid dan diaminopirimidin bersifat sinergis (saling menguatkan) dalam menghambat asam folat sehingga pertumbuhan schizont dapat ditekan. Sulfamonomethoxine merupakan golongan sulfonamid dengan daya kerja yang lama. Adanya vitamin A dan K3 akan membantu mencegah atau mengurangi perdarahan dan kerusakan sel lebih lanjut. Antibiotik tersebut antara lain : Sulfonamid yang di kombinasikan dengan vitamin A dan K3 Sulfonamid berkerja dengan cara menghambat asam folat sehingga pertumbuhan schizont ditekan dan infeksi terhenti.

langkah penanganannya pun menjadi semakin terarah dan efektif. Pemantapan diagnosa melalui uji laboratorium juga diperlukan terlebih lagi gejala klinis dan patologi anatominya mirip dengan beberapa penyakit.Malaria like (leucocytozoonosis) merupakan penyakit parasit darah mampu menurunkan produktivitas ayam. . Saat diagnosa telah termantapkan. Memahami tentang gejala klinis dan perubahan patologi anatomi akan mempermudah kita dalam penanganannya.

yaitu Leucocytozoon sp. lesu dan lemah serta lumpuh. Penyakit ini seringkali muncul pada saat perubahan musim dari penghujan ke kemarau. kemudian diikuti dengan anemia akibat rusaknya sel-sel darah merah. Serangan penyakit Leucocytozoonosis memiliki kemiripan dengan beberapa penyakit. Pada gejala yang bersifat akut. proses penyakit berlangsung cepat dan mendadak. . seperti Gumboro. infectious laryngotracheitis (ILT) dan Newcastle disease (ND). kehilangan nafsu makan (anoreksia). Suhu tubuh yang sangat tinggi akan dijumpai pada 3-4 hari post infeksi.KESIMPULAN Leucocytozoonosis atau “malaria like” merupakan penyakit parasit dalam (endoparasit) yang disebabkan oleh protozoa.

medion.id/index.co.com/2009/01/leucocytozoonosis-darigejalanya-sampai.html Anonymous:http://info.majalahinfovet.php/artikel/broiler/penyakit/waspadaoutbreak-leucocytozoonosis/8-penyakit/417-waspada-outbreak-leucocytozoonosis .DAFTAR PUSTAKA Anonymous:http://www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->