BABI PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Kesehatan merupakan hal sangat penting dalam kehidupan, sehingga pendidikan kesehatan merupakan bagian dan keseluruhan upaya kesehatan yang menitikberatkan pads perilaku yang sehat. Kurangnya pengetahuan masyarakat menyebabkan berjangkitnya berbagai penyakit, terutama masyarakat di pedesaan yang pads umumnya tidak menyikapi secara balk tentang kebersihan lingkungan. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dan badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial ekonomi (Slamet, 2004: 4). Secara umum kesehatan dikelompokkan menjadi dua, yakni kesehatan individu dan kesehatan masyarakat. Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan melalui usahausaha pengorganisasian masyarakat (Notoatmodjo, 2003:6) Salah satu usaha dasar kesehatan masyarakat adalah usaha kesehatan keluarga Kesehatan keluarga merupakan suatu macalah yang sangat berhubungan dengan ilmu kesehatan khususnya mempelajan hubungan timbal balik antara sesama anggota keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya. Dengan tujuan dapat membina dan meningkatkan derajat kesehatan yang optimal, salah satunya dengan cara menjaga dan mengelola rumah sebagai tempat tinggal dan lingkungannya.

Kebiasaan masyarakat juga masih membuang sampah tidak pads tempatnya. .2 Desa Pulo Ara merupakan salah sate desa yang terdapat di Kecamatan Kota Juang di Kabupaten Bireuen. Keluarga-keluarga yang tinggal di Desa Pulo Ara sebagian hidup di bawah taraf kemiskinan. Provinsi Aceh masih menghadapi banyak masalah umum seperti dalam bidang kesehatan. sehingga bila hujan turun mudah tergenang air dan rawan banjir. Perilaku ini masih terjadi sepanjang tahun tanpa memperhatikan musim hujan dan kemarau. Partisipasi ibu sebagai anggota keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan keluarga merupakan fungsi dan berbagai variabel. Hal mi menunjukkan kepedulian. tanggung jawab dan tingkat pengetahuan mereka dalam masalah kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga masih rendah. maka penulis ingin mengadakan penelitian yang berjudul: Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Usaha Ibu Rumah Tangga Dal= Menjaga Kesehatan Keluarga Di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen". sehingga terkesan lingkungan di daerah tersebut tidak bersih. Berdasarkan uraian di atas. perilaku. keadaan geografis Desa Pulo Ara letaknya lebih rendah dibandingkan dengan kawasan di sekitarnya. termasuk tingkat pendidikan. dan gays hidup mengenai kebersihan masih kurang. Selain itu. Dari hasil observasi juga terlihat banyak ibu-ibu rumah tangga memanfaatkan sungai sebagai tempat mencuci. pendidikan masih rendah. pendapatan dan struktur sosial keluarga. tempat mandi dan anak-anak juga masih memanfaatkan got-got (selokan) untuk membuang hajat.

Kesehatan adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan.7 Manfaat Penelitian Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pengaruh hubungan tingkat pendiidkan terhadap upaya yang dilakukan oleh ibu nunah tangga dalam meningkatkan kesehatan keluarga di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. satu dan yang lainnya Baling tergantung dan berinteraksi (Effendy. . 1998: 15). rohani (mental). dan kelemahan (Slamet. 1. 2004:4). carat. serta sosial dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan anggota keluarga lainnya yang berkumpul dan tinggal dalam satu rumah tangga karena pertalian darah dan ikatan perkawinan atau adopsi.

. sedangkan sampel penelitian sebanyak 48 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen yang berjumlah 130 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rin" > r tabei (0.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan "tingkat pendidikan ibu-ibu rumah tangga berhubungan erat dengan kesehatan keluarga di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen" diterima.ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Usaha lbu Rumah Tangga Dalam Menjaga Kesehatan Keluarga Di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen pada tanggal 02 sampai dengan 10 Agustus 2010. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan angket memperoleh data atau keteranganketerangan dari responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu-ibu rumah tangga dengan nilai penjagaan kesehatan keluarga di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen.533 > 0.29+. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus Korelasi product-moment.

1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu-ibu rumah tangga dengan kesehatan keluarga di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen.6 Definisi Operasional Hubungan adalah melakukan ikatan antara satu hal dengan hal yang lainnya atau disebut dengan pertalian. 1.5 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini memfokuskan pada kajian ilmu gizi dan kesehatan khususnya mengenai kesehatan keluarga.-----------.66vn9afi tangga.4 Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan ibu-ibu nunah ku'd2 &.s erat dengan kesehatan keluarga di desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. 1.2 Rumusan Masalah Dari uraian di atas maka dapat dirumuskan permasalahan yaitu bagaimanakah hubungan tingkat pendidikan ibu-ibu rumah tangga dengan kesehatan keluarga di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. 1.. 1. .

rasa aman. yaitu: 1. kehangatan kepada anggota keluarga sehingga memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang i sesuai usia dan kebutuhannya. kelnarga mempunyai tugas dalam pemeliharaan kesehatan para anggotanya dan sating memelihara Effendy (1998) membagi 5 tugas kesehatan yang harus dilakukan keluarga yaitu: 1. Asuh. Peningkatan status kesehatan keluarga merupakan tujuan yang ingin dicapai agar keluarga tersebut dapat meningkatkan produktivitasnya. Asah. adalah memenuhi kebutuhan pendidikan anak sehingga siap menjadi manusia dewasa yang mandiri dalam mempersiapkan mass depannya. Asih. Untuk dapat mencapai kesehatan keluarga. bila produktivitas keluarga meningkat diharapkan kesejahteraan keluarga akan meningkat pula (Effendy. sehingga diharapkan menjadikan mereka anak anak yang sehat balk secara fisik. mental.Menurut Effendy ada 3 fungsi pokok keluarga terhadap anggota keluarganya. 2. adalah menuju kebutuhan pemeliharaan dan perawatan anak agar kesehatannya selalu terpelihara. 3. perhatian. dan spiritual. sosial. Mengenal gangguan perkembangan kesehatan setiap anggotanya dapat dilakukan dengan: . adalah memberikan kasih sayang. 1998).

tanpa ikut serta ibu rumah tangga maka dalam pembinaan masyarakat tersebut akan mengalami kepincangan atau tidak membawa hasil yang lebih sempurna". -r9 be o L ( 200 `a. 2. Di samping itu adalah seorang ibu rumah tangga yang dapat mengatur keluarga dalam berbagai hal.10) Peranan ibu rumah tangga dalam masyarakat juga tidak kalah pentingnya dari pads kaum bapak. . Berkaitan dengan permasalahan di atas Zein (1990:12) mengemukakan "Peranan ibu rumah tangga dalam masyarakat juga tidak kalah pentingnya dari kaum bapak.. Dalam pelaksanaan pembangunan masyarakat. seperti pengaturan menu keluarga.8 Isteri sebagai Ibu Rumah Tangga Isteri merupakan pendamping suami. Dengan demikian to iptalah~suasana rukun damai dalam keluarga tersebut (Darajat.12 terdiri dari tanggung jawab pribadi dan perawatan din kesadaran akan gm. dan dapat membuat hati swami senang serta akrab kepada siuaeana keluarga. mempunyai jaringan yang luas tanpa membatasi pada suatu kegiatan. Masyarakat merupakan wadah seluruh antar hubungan sosial. menjaga kebersihan serta merawat rumah. tanpa ikut serta ibu rumah tangga maka pembinaan masyarakat tersebut akan mengalami kepincangan atau tidak membawa hasil yang lebih sempurna. sedangkan suami merupakan pelindung dan penanggung jawab dalam memberikan segala kebutuhan kepada keluarganya. serta latihan dan kebugaran fisik. Dalam pelaksanaan pembangunan masyarakat.

pengalaman. tempat mandi dan anak-anak juga memanfaatkan air sungai untuk . Hal ini terlihat bahwa dari sampel yang diteliti menunjukkan bahwa mereka sudah memiliki pemahaman yang baik tentang peningkatan kesehatan keluarga meskipun tingkat pendidikan mereka ada yang rendah. karena informasi dan pelajaran mengenai pentingnya kesehatan keluarga dapat mereka peroleh dan berbagai penyuluhan kesehatan. Berdasarkan basil penelitian dapat dikatakan bahwa pada dasarnya pemahaman dan keinginan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan keluarga sudah baik.23 semakin rendah tingkat pendidikan ibu-ibu rumah tangga maka kualitas kesehatan keluarganya semakin rendah pula. hal ini terjadi karena beberapa faktor antara lain sebagian penduduk yang tinggal di daerah tersebut bersifat sementara atau statusnya sebagai penyewa. Rumah tempat tinggal mereka bukan milik mereka secara pribadi sehingga rasa tanggung jawab untuk memelihara lingkungan rumah mereka juga kurang. Menurut pengamatan dan basil wawancara penulis dengan ibu-ibu di Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Hal ini di tambah lagi dengan fasilitas yang tersedia di rumah yang mereka tempati juga terbatas sehingga mereka terpaksa memanfaatkah air sungai sebagai tempat mencuci. media cetak dan media elektronik. Sedangkan bila dilihat dari keadaan lingkungan Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang masih terkesan tidak bersih.

Faktor lainnya yang teramati oleh peneliti yaitu rendahnya .membuang hajatnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful