P. 1
RPP_IPA_Biologi_SMP_9

RPP_IPA_Biologi_SMP_9

|Views: 1,323|Likes:

More info:

Published by: Aisyah Indah Lestari on Dec 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/27/2015

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN KELAS ALOKASI WAKTU : IPA / BIOLOGI : IX (Sembilan) : 7 JAM PELAJARAN

Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar 1.1. Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. Indikator 1. Mendeskripsikan bentuk atau bangun organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia. 2. Mendeskripsikan fungsi sistem ekskresi. 3. Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya. 4. Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem ekskresi. =================================================================== A. Tujuan Pembelajaran Koqnitif Setelah melakukan observasi dan diskusi peserta didik mampu:[melatih karakter rasa toleransi dan gemar membaca,mengemukakan pendapat pada siswa] 1. Menjelaskan pengertian ekskresi dengan benar. 2. Menjelaskan dengan teliti fungsi sistem ekskresi 3. Menyebutkan alat ekskresi pada manusia. 4. Menyebutkan sisa metabolisme pada manusia. 5. Mengamati dan mempelajari alat ekskresi pada manusia.[melatih tekun dan rasa ingin tahu yang tinggi] 6. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja ginjal dengan benar. 7. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kulit dengan benar. 8. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja paru-paru dengan benar. 9. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja hatidengan benar 10. Menyebutkan faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi. 11. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada ginjal. 12. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada hati. Psikomotor 13.Siswa mampu menggambar bagan alat ekskresi ginjal,paru-paru dan kulit,melatih karakter teliti dan kreatif B. Materi Pembelajaran Sistem Ekskresi Pada manusia Ginjal Hati Kulit Paru - paru C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok -Observasi - Tanya jawab D. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan pertama [2 x 40 ‘] a. Kegiatan Pendahuluan [ 10 ‘ ] • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa setiap hari kita mengeluarkan air seni pada saat buang air kecil? - Apakah penyebab penyakit diabetes melitus? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan ekskresi? - Apakah yang dimaksud dengan penyakit diabetes melitus? b. Kegiatan Inti [ 50 ‘ ] • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ekskresi. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem ekskresi. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan alat-alat ekskresi pada manusia. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sisa metabolisme pada manusia. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil model torso manusia, gambar anatomi yang besar, atau model gambar tiga dimensi organ-organ ekskresi. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja dari alat-alat ekskresi pada manusia ( ginjal,). • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi ginjal. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa kelainan dan penyakit pada ginjal. c. Kegiatan Penutup [20 ‘] • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pertemuan ke dua [ 2 x 40 ‘] a. Kegiatan Pendahuluan [ 10’ ] • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa kulitmu berkeringat? - Kapan tubuh kita mengeluarkan keringat?

b. Kegiatan Inti [ 50 ‘ ] • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan • Guru membagi tugas kelompok: untuk dapat menjawab permasaahan tentang: - Struktur kulit dan bagian kulit manusia - Menunjukkan bagian kulit beserta fungsi masing masing bagian - Menjelaskan fungsi kulit • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain memberi tanggapan. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. c. Kegiatan Penutup [ 20 ‘ ] • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pertemuan ke tiga [ 2 x 40 ‘ ] a.Kegiatan Pendahuluan [ 10 ‘ ] -Apersepsi :Guru menunjuk gambar paru- paru siswa diminta menyebutkan bagian yang di tunjuk -Apa yang dikeluarkan dari alat ini? b.Kegiatan inti [50 ‘ ] -Guru menginstruksikan agar membentuk kelompok [terdiri 4 siswa] -Guru memberikan permasalahan yang harus didiskusikan oleh kelompok -Dengan observasi sumber belajar yang dipunyai, siswa memecahkan permasalahannya , tentang bagaimana struktur paru-paru, fungsi paru- paru, dimana kedudukan hati dan apa saja fungsi hati dalam ekskresi manusia - Guru memotivasi kelompok untuk mendiskusikannya -Guru menunjuk kelompok untuk mempresentasikan hasilnya,kelompok lain menanggapi. c. Kegiatan Penutup E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi untuk SMP/ MTs kelas ix,Elok sudibyo dkk,Depdiknas b. IPA untuk kelas IX SMP ,Djoko Isworo, PT Grafindo c. Materi Pelatihan terintegrasi IPA BIO,Depdiknas,2005 d. Charta alat ekskresi F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis − Tes unjuk kerja − Penugasan

b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian − Uji petik kerja produk − Proyek c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Organ yang sering disebut sebagai penyaring darah adalah .... a. otak c. ginjal b. jantung d. paru-paru - Contoh tes uraian Penyakit apa yang terjadi pada hati? Jelaskan menurut pengetahuan kalian. - Contoh proyek Buatlah artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah. ...............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... NIP.

.............................. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SMP Kelas : IX (Sembilan) Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar 1.2. Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi pada manusia. Indikator 1. Menyebutkan macam organ penyusun sistem reproduksi pada manusia. 2. Mendeskripsikan fungsi sistem reproduksi. 3. Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya. 4. Menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ sistem reproduksi.

5. 6.

Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan. Mendeskripsikan sistem reproduksi pada tumbuhan.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian reproduksi. 2. Menyebutkan fungsi sistem reproduksi. 3. Membedakan fertilisasi internal dan fertilisasi eksternal. 4. Menyebutkan alat reproduksi pada manusia. 5. Menjelaskan pembentukan sel kelamin pada manusia. 6. Membedakan sel sperma dan sel telur (ovum). 7. Menjelaskan pembuahan dan perkembangan embrio. 8. Menyebutkan faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi. 9. Menjelaskan penyakit yang berhubungan dengan sistem repoduksi pada manusia. 10. Menjelaskan reproduksi seksual pada hewan. 11. Menjelaskan reproduksi aseksual pada hewan. 12. Membedakan reproduksi generatif dan reproduksi vegetatif pada tumbuhan. 13. Menyebutkan alat reproduksi generatif pada tumbuhan berbiji. 14. Membedakan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. 15. Menjelaskan pengertian penyerbukan. 16. Menyebutkan macam-macam penyerbukan karena adanya perantara. 17. Menyebutkan macam-macam penyerbukan tanpa adanya perantara. 18. Mengetahui terjadinya penyerbukan dan proses pembuahan pada tanaman. 19. Menjelaskan pembentukan sel kelamin pada tumbuhan. 20. Menjelaskan tujuan pembelahan sel. 21. Menyebutkan tahap-tahap pembelahan sel. 22. Membedakan pembelahan sel mitosis dan pembelahan sel meiosis. 23. Membedakan mikrosporogenesis dan megasporogenesis. 24. Menjelaskan reproduksi vegetatif pada tumbuhan. 25. Membedakan reproduksi vegetatif secara alami dan reproduksi vegetatif secara buatan. 26. Menyebutkan beberapa cara reproduksi vegetatif secara alami. 27. Menyebutkan beberapa cara reproduksi vegetatif secara buatan. 28. Menjelaskan keuntungan dan kerugian reproduksi vegetatif secara buatan. B. Materi Pembelajaran Sistem Reproduksi C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah - Eksperimen - Observasi D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Organ-organ apa saja yang yang berperan dalam sistem reproduksi manusia? - Mengapa penyakit AIDS mudah menular? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan reproduksi? - Apakah penyebab penyakit AIDS? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian reproduksi. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem reproduksi. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan fertilisasi internal dan fertilisasi eksternal. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan alat-alat reproduksi pada manusia. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pembentukan sel kelamin pada manusia. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan sperma dan sel telur (ovum). • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai pembuahan dan perkembangan embrio. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
• •

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor penyebab kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi pada manusia.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Di manakah tempat terjadinya pembuahan pada ikan? - Dapatkah individu baru terbentuk jika sel telur tidak dibuahi sel sperma? • Prasyarat pengetahuan:

- Apakah yang dimaksud dengan fertilisasi eksternal? - Apakah yang dimaksud dengan parthenogenesis? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan reproduksi seksual pada hewan. • Guru membagi tugas kelompok: − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan sistem reproduksi seksual pada ikan − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan sistem reproduksi seksual pada katak. − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan sistem reproduksi seksual pada reptil. − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan sistem reproduksi seksual pada burung. − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan sistem reproduksi seksual pada mamalia. • Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan. • Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis. • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai reproduksi aseksual pada hewan. c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Apakah syarat terjadinya pembuahan pada tumbuhan berbiji? - Apakah tujuan reproduksi vegetatif secara buatan pada tumbuhan? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan penyerbukan? - Apakah yang dimaksud dengan reproduksi vegetatif secara buatan? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum. b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan perbedaan reproduksi

• • • • •

• • • • • • • • • • • • •

generatif dan reproduksi vegetatif pada tumbuhan. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan alat reproduksi generatif pada tumbuhan berbiji. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian penyerbukan. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan macam-macam penyerbukan karena adanya perantara dan penyerbukan tanpa perantara. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil kuas kecil yang halus, pinset, kantong plastik transparan, tali rafia, pisau silet, jarum pentul, dan tumbuhan bunga pukul empat. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui terjadinya penyerbukan dan proses pembuahan pada tanaman (Kegiatan 2.4 h. 44). Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pembentukan sel kelamin pada tumbuhan. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan tujuan pembelahan sel. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa fase (tahap-tahap) pembelahan sel. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan pembelahan sel mitosis dan pembelahan sel meiosis. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan mikrosporogenesis dan megasporogenesis. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan reproduksi vegetatif pada tumbuhan. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan reproduksi vegetatif secara alami dan reproduksi vegetatif secara buatan. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa cara reproduksi vegetatif secara alami dan reproduksi vegetatif secara buatan. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai keuntungan dan kerugian reproduksi vegetatif secara buatan.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi Jl.3 halaman 17-54 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan

d Alat dan bahan praktikum F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis − Tes unjuk kerja − Penugasan b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian − Uji petik kerja produk − Proyek c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Pembentukan sel sperma terjadi di .... a. testis c. ovarium b. vas deferens d. oviduk - Contoh tes uraian Sebutkan organ reproduksi perempuan beserta fungsinya masing-masing.

- Contoh proyek Buatlah artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem reproduksi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah. ...............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... NIP.

.............................. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas : SMP : IX (Sembilan)

Mata Pelajaran

: IPA BIOLOGI

Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar 1.3 Mendeskripsikan sistem koordinasi dan alat indera pada manusia serta hubungannya dengan kesehatan. Indikator 1. Membandingkan bentuk organ penyusun sistem saraf pada manusia. 2. Mendeskripsikan fungsi otak, fungsi sumsum tulang belakang, dan sel saraf dalam sistem koordinasi. 3. Menunjukkan bagian-bagian alat indra dan fungsinya. 4. Mendata contoh kelainan dan penyakit pada alat indera yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya. 5. Mendeskripsikan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem koordinasi serta alat indera pada hewan. A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian koordinasi. 2. Menyebutkan fungsi sistem koordinasi. 3. Menyebutkan fungsi saraf pada manusia. 4. Menjelaskan struktur dan fungsi sel saraf (neuron). 5. Membedakan neuron unipolar, neuron bipolar, dan neuron multipolar. 6. Membedakan neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi. 7. Menjelaskan mekanisme penghantaran impuls. 8. Menyebutkan bagian-bagian sistem saraf manusia. 9. Membedakan sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. 10. Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf pusat. 11. Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf tepi. 12. Membedakan sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar. 13. Membedakan gerak biasa dan gerak refleks. 14. Mengetahui beberapa gerak refleks yang dilakukan manusia. 15. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem saraf manusia. 16. Menjelaskan sistem saraf pada hewan vertebrata. 17. Menjelaskan pengertian hormon. 18. Menjelaskan fungsi hormon. 19. Menyebutkan macam-macam kelenjar endokrin pada tubuh manusia. 20. Menjelaskan bermacam-macam kelenjar yang menghasilkan hormon beserta fungsinya. 21. Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan avertebrata. 22. Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan vertebrata. 23. Menyebutkan fungsi alat indera pada manusia. 24. Menyebutkan lima macam alat indera pada manusia. 25. Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem indera pada manusia. 26. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada alat indera. 27. Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem indera pada

hewan. B. Materi Pembelajaran Sistem Koordinasi C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah - Observasi - Eksperimen D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Apakah fungsi sistem koordinasi pada manusia? - Bagaimana cara mengobati penyakit epilepsi? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan sistem koordinasi? - Apakah penyebab penyakit epilepsi? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian koordinasi. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem koordinasi. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan fungsi saraf. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai struktur dan fungsi sel saraf (neuron ). • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan neuron unipolar, neuron bipolar, dan neuron multipolar. • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik memperhatikan mekanisme penghantaran impuls yang disampaikan oleh guru. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bagian-bagian sistem saraf manusia. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf pusat. • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf tepi. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

• • • •

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar. Peserta didik memperhatikan perbedaan gerak biasa dan gerak refleks yang disampaikan oleh guru Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil batang logam kecil. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui beberapa gerak refleks yang dilakukan manusia (Kegiatan 3.1 h.64-65). Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai kelainan dan penyakit pada sistem saraf manusia.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa burung memiliki penglihatan yang tajam dan keseimbangan yang baik? - Penyakit apakah yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin? • Prasyarat pengetahuan: - Bagaimana mekanisme sistem saraf pada burung? - Apakah fungsi hormon insulin? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hormon. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi hormon. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan macam-macam kelenjar endokrin pada tubuh manusia. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai bermacam-macam kelenjar yang menghasilkan hormon beserta fungsinya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan sistem hormon pada hewan.
• • • •

Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan avertebrata. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan vertebrata. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Bagaimana kita dapat melihat suatu benda? - Apakah yang menyebabkan timbulnya jerawat? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah syarat agar kita dapat melihat suatu benda? - Bagaimana mencegah timbulnya jerawat? • Pra eksperimen: - Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan fungsi alat indera pada manusia. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan lima macam alat indera pada manusia. • Guru membagi tugas kelompok: − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera penglihat (mata). − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera pendengar (telinga). − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera peraba (kulit). − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera pembau (hidung). − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera pengecap (lidah). • Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan. Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis. • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai kelainan dan penyakit pada alat indera.

Peserta didik memperhatikan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem indera pada hewan yang disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi Jl.3 halaman 55-100 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan d. Alat dan bahan praktikum F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis − Tes unjuk kerja − Penugasan b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian − Uji petik kerja produk − Proyek c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Sel-sel saraf dinamakan .... a. neuron c. akson b. neurit d. dendrit - Contoh tes uraian Bagaimana proses terlihatnya suatu benda oleh mata kita? Jelaskan. - Contoh proyek Buatlah artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem koordinasi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet. ...............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran ......................... NIP. NIP. ..............................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SMP Kelas : IX (Sembilan) Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI Standar Kompetensi 2. Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup. Kompetensi Dasar 2.1 Mengidentifikasi kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleski alam, dan perkembangbiakan. Indikator 1. Mengaitkan perilaku adaptasi hewan tertentu dilingkungannya dengan kelangsungan hidup. 2. Memprediksikan punahnya beberapa jenis makhluk hidup akibat seleksi alam dan hubungannya dengan kemampuan yang dimiliki. 3. Mendeskripsikan hubungan interspesifik (antar populasi) dengan seleksi alam. 4. Menjelaskan peran perkembangbiakan bagi kelangsungan hidup. 5. Mendiskripsikan cara perkembangbiakan pada hewan dan tumbuhan. A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian habitat. 2. Menyebutkan berbagai macam habitat. 3. Menjelaskan pengertian adaptasi. 4. Membedakan adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku. 5. Menyebutkan beberapa contoh adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku pada hewan dan tumbuhan. 6. Menjelaskan pengertian seleksi alam. 7. Menjelaskan pengertian evolusi. 8. Menjelaskan faktor yang menyebabkan kepunahan suatu organisme. 9. Menyebutkan beberapa contoh hewan dan tumbuhan yang hampir punah. 10. Menjelaskan tujuan organisme melakukan perkembangbiakan. 11. Menjelaskan pengertian tingkat reproduksi. 12. Membedakan perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegetatif.

13. Menyebutkan beberapa cara perkembangbiakan perkembangbiakan vegetatif pada hewan dan tumbuhan. B. Materi Pembelajaran Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah - Observasi D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA

generatif

dan

a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Apakah semua organisme mampu beradaptasi dengan lingkungannya? - Mengapa organisme perlu menyesuaikan diri dengan lingkungannya? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan adaptasi? - Apakah yang dimaksud dengan seleksi alam? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian habitat. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan berbagai macam habitat. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian adaptasi. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan macam-macam adaptasi. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan beberapa contoh adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku pada hewan dan tumbuhan. • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian seleksi alam. • Peserta didik memperhatikan mekanisme seleksi alam yang disampaikan oleh guru. • Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang telah disampaikan. • Guru memberikan beberapa soal untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan. • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa dinosaurus mengalami kepunahan? - Mengapa suatu organisme harus berkembang biak? • Prasyarat pengetahuan: - Faktor apakah yang menyebabkan kepunahan suatu jenis organisme? - Apakah yang dimaksud dengan berkembang biak? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian evolusi. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa contoh organisme yang mengalami evolusi. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan faktor yang menyebabkan kepunahan suatu organisme. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa contoh hewan dan tumbuhan yang hampir punah. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan tujuan organisme melakukan perkembangbiakan. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian tingkat reproduksi. • Peserta didik memperhatikan perbedaan perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegetatif yang disampaikan oleh guru. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan beberapa cara perkembangbiakan generatif dan perkembangbiakan vegetatif pada hewan dan tumbuhan. • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi Jl.3 halaman 101-122

b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis − Penugasan b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian − Tes isian − Tugas rumah c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Cacing tanah adalah jenis hewan yang dapat mudah ditemukan di .... a. tempat teduh dan berair c. tanah berhumus dan basah b. tanah liat berongga d. tanah kering berongga - Contoh tes isian Untuk melestarikan jenisnya makhluk hidup memiliki kemampuan untuk .... - Contoh tes uraian Apakah yang dimaksud dengan seleksi alam? Jelaskan dan berikan contohnya. - Contoh tugas rumah Buatlah tabel cara perkembangbiakan pada beberapa jenis tumbuhan dan hewan. ...............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SMP Kelas : IX (Sembilan) Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI

.............................. NIP.

Standar Kompetensi 2. Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup. Kompetensi Dasar 2.2 Mendeskripsikan konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup. Indikator

1. Mendeskripsikan materi genetis yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat (kromosom dan gen). 2. Membedakan pengertian sifat dominan, sifat resesif, dan sifat intermediat. A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian genetika. 2. Menyebutkan faktor pembawa sifat pada organisme. 3. Menjelaskan pengertian kromosom. 4. Menjelaskan bagian-bagian kromosom. 5. Membedakan kromosom haploid (n) dan kromosom diploid (2n). 6. Menjelaskan pengertian gen. 7. Menjelaskan bagian-bagian gen. 8. Membedakan sifat dominan, sifat resesif, dan sifat intermediet. 9. Menuliskan bagan penurunan sifat dari hasil persilangan. B. Materi Pembelajaran Pewarisan Sifat dan Teknologi Reproduksi C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Apakah yang menentukan sifat individu? Dimanakah letaknya? - Buatlah bagan penurunan sifat dominan dari hasil persilangan dua individu yang berbeda? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan gen? - Apakah yang dimaksud dengan sifat dominan? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian genetika. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor pembawa sifat pada organisme. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kromosom. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan bagian-bagian kromosom. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan kromosom haploid (n) dan kromosom diploid (2n) . • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gen. • Peserta didik memperhatikan penjelasan bagian-bagian gen yang disampaikan

• • • • • • •

oleh guru. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan sifat dominan, sifat resesif, dan sifat intermediet. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penulisan bagan penurunan sifat dari hasil persilangan dua individu yang berbeda. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan penurunan sifat hasil persilangan antara dua individu yang berbeda yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan penurunan sifat hasil persilangan antara dua individu yang berbeda untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi Jl.3 halaman 123-127 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Bagian sel yang bertanggung jawab terhadap penurunan sifat adalah .... a. nukleus c. nukleolus b. kromosom d. mitokondria - Contoh tes uraian Apakah perbedaan antara sifat dominan, sifat resesif, dan sifat intermediet? ...............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... NIP.

.............................. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SMP Kelas : IX (Sembilan) Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI Standar Kompetensi 2. Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup. Kompetensi Dasar 2.3 Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat beserta penerapannya. Indikator 1. Menentukan gamet dari genotip tetua atau induk. 2. Menentukan rasio hasil persilangan monohibrida dan dihibrida melalui bagan. 3. Memberikan contoh pemanfaatan dan dampak teknologi reproduksi dalam kehidupan sehari-hari. A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian genotip. 2. Menuliskan simbol gen pada proses persilangan. 3. Membedakan homozigot dan heterozigot. 4. Menjelaskan simbol-simbol dalam persilangan. 5. Menyebutkan macam-macam persilangan. 6. Menyebutkan hipotesis Mendel yang menjelaskan peristiwa persilangan. 7. Menjelaskan hukum I Mendel dan hukum II Mendel. 8. Menentukan hasil persilangan dua individu dengan satu sifat beda. 9. Menentukan hasil persilangan dua individu dengan dua sifat beda. 10. Menentukan hasil persilangan dua individu dengan tiga sifat beda.

11. Menjelaskan hubungan antara sifat beda dan jumlah kemungkinan fenotip dan genotip pada keturunan kedua (F2). 12. Menjelaskan penerapan genetika pada teknologi reproduksi. 13. Menyebutkan kentungan pengembangbiakan tanaman dengan sifat unggul. 14. Menjelaskan pengertian kloning. 15. Menjelaskan cara mengkloning tumbuhan dan hewan. 16. Menjelaskan pengertian inseminasi buatan. 17. Menyebutkan tujuan inseminasi buatan. 18. Menjelaskan teknologi bayi tabung. 19. Menjelaskan dampak (positif dan negatif) teknologi reproduksi. B. Materi Pembelajaran Pewarisan Sifat dan Teknologi Reproduksi C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah - Observasi D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Bagaimana cara menuliskan simbol genotip suatu individu? - Mengapa Mendel memilih kacang ercis sebagai tanaman percobaannya? • Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan genotip? - Sebutkan bunyi hukum I Mendel dan hukum II Mendel. b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian genotip. • Perwakilan peserta didik diminta untuk menuliskan simbol gen pada proses persilangan. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan homozigot dan heterozigot. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai arti simbol-simbol dalam persilangan. • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai macam-macam persilangan. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik dalam setiap kelompok menyebutkan hipotesis Mendel yang menjelaskan peristiwa persilangan. • Peserta didik memperhatikan penjelasan hukum I Mendel dan hukum II Mendel yang disampaikan oleh guru. • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan hasil persilangan dua

individu dengan satu sifat beda, dua sifat beda, dan tiga sifat beda yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan hasil persilangan hasil persilangan dua individu dengan satu sifat beda, dua sifat beda, dan tiga sifat beda untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hubungan antara sifat beda dan jumlah kemungkinan fenotip dan genotip pada keturunan kedua (F2).

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Dapatkah kloning dilakukan pada hewan? - Apa yang kalian ketahui tentang bayi tabung? • Prasyarat pengetahuan: - Bagaimana cara melakukan kloning? - Apakah yang dimaksud dengan bayi tabung? b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan penerapan genetika pada teknologi reproduksi. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai kentungan pengembangbiakan tanaman dengan sifat unggul. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kloning. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara melakukan kloning pada tumbuhan dan hewan. • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian inseminasi buatan. • Peserta didik memperhatikan tujuan inseminasi buatan yang disampaikan oleh guru. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bayi tabung. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai mekanisme teknologi bayi tabung. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan dampak (positif dan negatif) teknologi reproduksi. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi Jl.3 halaman 127-146 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis − Penugasan b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian − Tugas rumah c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Persilangan antara genotip AABB x aabb menghasilkan F1 dengan genotip .... a. AABB c. Abab b. AaBb d. AAaa Bbbb - Contoh tes uraian Jika suatu individu bergenotip BbKk disilangkan dengan sesamanya (BbKk), berapa hasil persilangan yang memiliki genotip bbkk. Jelaskan dengan bagan. - Contoh tugas rumah Buatlah artikel tentang salah satu contoh teknologi reproduksi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet. Artikel yang paling menarik dapat ditempel di mading sekolah. ...............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran

.................. NIP.

.......................... NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SMP Kelas : IX (Sembilan) Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI

Standar Kompetensi 2. Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup. Kompetensi Dasar 2.4 Mendeskripsikan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan. Indikator 1. Mendefinisikan pengertian bioteknologi. 2. Mendeskripsikan keuntungan pemanfaatan bioteknologi dalam produksi pangan. 3. Mendata produk-produk bioteknologi konvensional dan modern di lingkungan sekitarnya. 4. Membuat produk bioteknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian bioteknologi. 2. Membedakan bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. 3. Menjelaskan pemanfaatan mikroorganisme dalam bioteknologi. 4. Mengetahui cara pembuatan tempe. 5. Menjelaskan pengertian kultur jaringan. 6. Menjelaskan langkah-langkah untuk membiakkan tanaman dengan kultur jaringan. 7. Menyebutkan kentungan membiakkan tanaman dengan kultur jaringan. 8. Menjelaskan pengertian hidroponik. 9. Menjelaskan keuntungan bercocok tanam secara hidroponik. 10. Menjelaskan pengertian aeroponik. 11. Menjelaskan pengertian rekayasa genetika. 12. Menyebutkan beberapa contoh produk rekayasa genetika. 13. Menjelaskan dampak (positif dan negatif) penerapan bioteknologi. B. Materi Pembelajaran Bioteknologi C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah - Observasi D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa tempe disebut sebagai hasil bioteknologi? - Mikroorganisme apa yang dimanfaatkan manusia untuk pembuatan protein sel tunggal?

Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan bioteknologi? - Apakah yang dimaksud dengan protein sel tunggal? Pra eksperimen: - Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bioteknologi. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pemanfaatan mikroorganisme dalam bioteknologi. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil nampan, ember, plastik atau daun pisang, pengaduk kayu, panci untuk mengukus, kompor, kedelai 300 gram, dan ragi tempe (Rhizopus sp.) 2 gram. • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui cara pembuatan tempe (Kegiatan 6.1 h.149). • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. • Guru membagi tugas kelompok: − 2 kelompok diberi tugas untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk mengubah dan menghasilkan bahan makanan. − 2 kelompok diberi tugas untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk menghasilkan obat. − 2 kelompok diberi tugas untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk menghasilkan asam amino. − 2 kelompok diberi tugas untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk menghasilkan energi. − 2 kelompok diberi tugas untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk meningkatkan hasil pertanian. − 2 kelompok diberi tugas untuk untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk mengatasi masalah pencemaran. − 2 kelompok diberi tugas untuk untuk menyebutkan mikroorganisme yang dimanfaatkan manusia untuk industri pertambangan. • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan • Motivasi dan Apersepsi: - Apakah keuntungan bercocok tanam secara hidroponik?

- Apa yang kalian ketahui tentang rekayasa genetika? Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan hidroponik? - Bagaimana cara melakukan rekayasa genetika?

b. Kegiatan Inti • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kultur jaringan. • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai langkah-langkah untuk membiakkan tanaman dengan kultur jaringan. • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan kentungan membiakkan tanaman dengan kultur jaringan. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan perbedaan hidroponik dan aeroponik. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan keuntungan bercocok tanam secara hidroponik. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian rekayasa genetika. • Peserta didik memperhatikan beberapa contoh produk rekayasa genetika yang disampaikan oleh guru. • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan dampak (positif dan negatif) penerapan bioteknologi. • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. c. Kegiatan Penutup • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. E. Sumber Belajar a. Buku IPA Biologi Jl.3 halaman 147-165 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan d. Alat dan bahan praktikum F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: − Tes tertulis − Tes unjuk kerja − Penugasan b. Bentuk Instrumen: − Tes PG − Tes uraian − Uji petik kerja prosedur − Proyek c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG Produk bioteknologi modern antara lain ....

a. tempe, tape, kecap, dan asam amino b. asam amino, kecap, vaksin, dan enzim c. enzim, vaksin, asam amino, dan antibiotik d. tempe, asam amino, cuka, dan antibiotik - Contoh tes uraian Apakah yang kalian ketahui tentang bioteknologi? - Contoh proyek Carilah informasi mengenai penemuan bioteknologi terkini. Buatlah dalam bentuk artikel dan beri pendapat kalian mengenai manfaat dan kerugian pada setiap hasil bioteknologi yang kalian temukan. .............,...................... Mengetahui Kepala SMP Guru Mata Pelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : IPA [ Biologi] : IX / 1 : Ke 21 : 2 x 40 menit : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan : 2.2. Mendiskripsikan konsep pewarisan sifat jawab Dalam pewarisan sifat. 2 .Membedakan pengertian sifat resesif, dominan, dan Intermediet. TUJUAN PEMBELAJARAN Kognitif Siswa dapat menjelaskan pengertian gen dan kromosom Siswa dapat membedakan pengertian autosom dan gonosom Membedakan pengertian resesif, dominan,dan intermediet Menyebut faktor penentu sifat fenotipe makhluk hidup Menjelaskan bagaimana sifat orang tua menurun pada anaknya

I. A. 1. 2. 3. 4. 5.

B. Psikomotor 1. Menggambar struktur kromosom 2. Membuat bagan persilangan C. Afektif 1. Dengan mengerjakan dan menyelesaikan permasalahan dari guru, siswa menunjukkan rasa tanggung jawabnya. 2. Dengan berdiskusi dengan teman, memupuk sikap toleransi dengan

pendapat orang lain dari k 3. Dengan diskusi melatih keberanian keterampilan menyampaikan pendapat pada orang lain. II. MATERI POKOK 1. Kromosom, gen 2. Istilah dalam persilangan METODE PEMBELAJARAN 1. Diskusi 2. Tanya jawab LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN a. Pendahuluan (10’) Guru memberi apersepsi dengan pertanyaan. - Bagaimana seorang anak dapat bersifat mirip dengan ayah ibunya ? - Bagaimana sifat orang tua dapat menurun ke anaknya, melalui apa ? b. Kediatan inti (50’) - Guru meminta siswa membentuk kelompok ( 2-3 siswa ) - Guru membagikan permasalahan pada kelompok - Siswa mendiskusikan permasalahan dengan acuan baku pelajaran yang dipunyai - Guru membimbing kelompok-kelompok yang mengalami masalah dan kesulitan - Guru menunjuk kelompok untuk menyampaikan pendapatnya, kelompok lain menanggapi - Guru menggarisbawahi konsep yang sudah benar c. Penutup (20’) - Guru menginstruksikan membuat rangkuman - Guru memberi tugas untuk pertemuan selanjutnya V. SUMBER/ BAHAN PEMBELAJARAN 1. Mari belajar IPA untuk SMP/MTS kelas IX, Elok Sudibyo, Wahono, dkk, Depdiknas, 2008 2. IPA untuk kelas IX SMP , Djoko Arisworo, Yusa, Grafindo, Media Pratama 3. Buku Panduan Pendidik IPA SMP/MTS kelas IX, Rinawan Abadi, Gut Windarsih, JP Books Pres Media Utama, 2010 a. PENILAIAN Tes Tertulis 1. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang a. Kromosom b. Gen 2. 3. 4. 5. Sebutkan macam kromosom berdasar letak sentronernya ! Gambarkan struktur kromosom dan identifikasikan bagiannya ! Jelaskan perbedaan autosom dengan gonotosom ! Jelaskan pengertian istilah dalam persilangan dibawah ini : a. Fenotipe

III.

IV.

VI.

b. c. d. e. f. g. h. 6. 7. b.

Genotipe Dominan Resesif Internediet Hibrit Gamet Alela

Sifat individu sangat dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu .. Buat bagan persilangan proses menurunnya sifat pada anak-anaknya!

Tes Kinerja Hari / Tanggal : Kelas/Semester :

Aspek yang dinilai No. Nama Kelompok Kerjasam Tanggung jumlah Berpendapat Bertanya Merangkum a jawab 1.

Kepala Sekolah

Surabaya, 2 Desember 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Kadaryo Nip. 19510120 197903 1 004

Tri Lutiyani, S. Pd. Nip.19660724 198903 2 00

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : IPA [ Biologi] : IX / 1 : Ke 22 : 1 x 40 menit : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan : 2.2. Mendiskripsikan konsep pewarisan sifat jawab Dalam pewarisan sifat. 2 .Membedakan pengertian sifat resesif, dominan, dan Intermediet. TUJUAN PEMBELAJARAN Kognitif Dengan diberi contoh, siswa dapat menghitung jumlah gamet yang dibentuk induk dengan benar.melatih karakter teliti Dengan diberikan contoh ,Siswa dapat menentukan macam gamet yang dibentuk oleh induknya. Dengan latihan, siswa dapat membuat rumus caara menentukan jumlah gamet yang dibentuk oleh indukknya.memupuk karakter kreatif.

I. A 1 2 3

B Psikomotor 1 .Siswa dapat menggambar bagan penentuan macam gamet dari orang tuanya dengan benar, melatih kerja keras dan ketelitian C Afektif

1. Dengan mengerjakan dan menyelesaikan dan mencoba memecahkan soal dari guru, siswa menunjukkan rasa ingin tahu dan kreatif. II MATERI POKOK a. Cara menentukan macam gamet dari orang tua ke anaknya b. Rumus mencari jumlah gamet dari ortu ke anaknya 4 III METODE PEMBELAJARAN/ MODEL PEMBELAJARAN a.Model pembelajaran DI bTanya jawab

VI. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN c. Pendahuluan (10’) Guru memberi apersepsi dengan pertanyaan. - Bagaimana sifat orang tua dapat menurun ke anaknya? - Bila genotipe induk AaBb ,berapa macam gamet yang akan terbentuk pada sel gamet ? d. Kediatan inti (25’) - Guru memberi contoh persilangan di papan tulis - Guru menjelaskan contoh persilangan di papan tulis - Siswa ditunjuk untuk membuat bagan contoh penentuan gamet - Guru membimbing siswa untuk menyelesaikan soal latihan - Guru memberi kesempatan siswa bertanya - Guru menggarisbawahi konsep yang sudah benar e. Penutup (10’) - Guru menginstruksikan membuat rangkuman rumus penentuan jumlah gamet yang dibentuk oleh induknya. - Guru memberi tugas untuk pertemuan selanjutnya VII. SUMBER/ BAHAN PEMBELAJARAN 1. Mari belajar IPA untuk SMP/MTS kelas IX, Elok Sudibyo, Wahono, dkk, Depdiknas, 2008 2. IPA untuk kelas IX SMP , Djoko Arisworo, Yusa, Grafindo, Media Pratama 3. Buku Panduan Pendidik IPA SMP/MTS kelas IX, Rinawan Abadi, Gut Windarsih, JP Books Pres Media Utama, 2010

VIII. PENILAIAN a. Tes Tertulis 1. Tentukan jumlah dan macam gamet yangdibentuk oleh induk yang bergenotipe sebagai berikut; a. AA b. Aa c. AABB d. AaBB e. AaBb f. AABBCC g. AaBBCC h. AaBbCc 2.Tuliskan rumus junlah gamet yang terbentuk dari induknya?

b.

Tes Kinerja Hari / Tanggal : Kelas/Semester : Aspek yang dinilai

No. Nama Kelompok 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Kepala Sekolah

teliti

Kreatif

Berpendapat

Kerja keras

Merangkum

jumlah

Surabaya, 2 Desember 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Kadaryo Nip. 19510120 197903 1 004

Tri Lutiyani, S. Pd. Nip.19660724 198903 2 009

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : IPA [ Biologi] : IX / 1 : Ke 23 : 7 x 40 menit : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan : 2.2. Mendiskripsikan konsep pewarisan sifat jawab Dalam pewarisan sifat. 2 .Membedakan pengertian sifat resesif, dominan, dan Intermediet. II. TUJUAN PEMBELAJARAN A Kognitif 1. Setelah mendengarkan penjelasan guru siswa dapat menentukan rasio genotipe persilangan monohibrid dominan resesif dengan benar,melatih karakter teliti. 2 Dengan diberikan contoh ,Siswa dapat menghitung rasio genotipe keturunan F2 dari persilangan monohibrid Intermedier,memupuk karakter rasa ingin tahu. 3. Dengan latihan, siswa dapapat menentukan rasio genotipe keturunan F2 pada persilangan dihibrid dominan resesif .memupuk karakter kreatif. 4. Dengan latihan dan kerjasama dengan Siswa, dapat menghitung prosentase keturunan F2 yang bersifat dominan dominan. B Psikomotor 1 .Siswa dapat menggambar bagan persilangan dihibrid dengan benar, melatih kerja keras dan ketelitian

C Afektif 1. Dengan mengerjakan dan menyelesaikan dan mencoba memecahkan soal dari guru, siswa menunjukkan rasa ingin tahu dan kreatif. 2. Dengan kerja sama dengan teman lain, memupuk kerja sama dan sikap sosial siswa lain. II MATERI POKOK 1. Persilangan monohibrid D-R 2. Persilangan monohibrid intermedier 3. Persilangan dihibrid D-R III METODE PEMBELAJARAN/ MODEL PEMBELAJARAN A .Model pembelajaran DI b Diskusi c. Tanya jawab VI. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama [ 2x40 ‘] A Pendahuluan (10’) Guru memberi apersepsi dengan pertanyaan. - Apa yang akan terjadi pada keturunan, bila kedua induk mempunyai sifat yang berbeda? - Mungkinkah sifat anak akan berbeda dengan induknya? d. Kediatan inti (50’) - Guru memberi contoh persilangan di papan tulis - Guru menjelaskan contoh persilangan di papan tulis - Guru memberi kesempatan siswa bertanya. - Guru memberkan soal latihan, siswa mendiskusikan dengan teman satu meja . - Guru membimbing siswa untuk menyelesaikan soal latihan - Guru menunjuk siswa untuk mempresentasikan hasil diskusinya. - Guru memberi kesempatan siswa bertanya, dan memberikan pendapat - Guru menggarisbawahi konsep yang sudah benar e. Penutup (20’) - Guru menginstruksikan membuat rangkuman rumus persilangan monohibrid D-R. - Guru memberi tugas untuk pertemuan selanjutnya Pertemuan ke dua [ 2x 40’ ] A. Pendahuluan [10 ‘ ] Guru memberikan apersepsi; Bu Luti menanam biji asam manis dari thailan, setelah berbuah, rasanya tidak semanis buah yang ditanam itu. Mengapa hal ini bisa terjadi? B . Kegiatan Inti [ 50 , ]

-

Guru memberi contoh persilangan monohibrid Intermwdiet Guru memberi penekanan terhadap konsep yang penting Guru memberi kesempatan siswa bertanya Guru memberikan latihan,siswa mendiskusikannya. Guru membimbing siswa yang mengalami kesulitan Guru memberi kesempatan siswa untuk mempresentasikan, dan siswa lain memberikan tanggapan Guru menggarisbawahi konsep yang sudah benar dan penting

C Kegiatan Penutup [ 20 ‘] - Siswa diminta membuat rangkuman dan menuliskan rumus, rasio persilangan monohibrid Intermedier - Guru memberi tugas untuk pertemuan yang akan datang C . Pertemuan ke 3 [ 2 x 40 ‘] a..Pendahuluan [10 ‘] -Guru memberikan apersepsi dengan pertanyaan “ Bagaimana sifat keturunannya bila mangga kecil manis disilangkan dengan mangga berbuah besar masam “ b. Kegiatan Inti [ 50’ ] -Guru memberikan contoh persilangan dihibrid dominan resesif -Guru meberi penjelasan dari contoh persilangan -Guru memberikan kesempatan siswa bertanya -Guru memberikan latihan persilangan , siswa mendiskusikan -Guru memberi bimbingan pada siswa yang mengalamikesulitan - Guru menunjuk siswa untuk mempresesntasikan hasil diskusinya,siswa lain memberi tanggapan -Guru menggaris bawahi konsep yang benar dan penting

c. Kegiatan penutup [20’] -Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman dan merumuskan rasio genotipe F2 pada persilangan dihibrid D-R - Guru memberi tugas untuk pertemuan yang akan datang D. Pertemuan ke 4 [1x40’] a.Pendahuluan [10’] Guru memberi apersepsi Bagaimana sifat keturunan dari induk yang berrambut hitam keriting [HHKK] bila dikawinkan dengan induk Berambut hitam lurus [Hhkk]? b. Kegiatan Inti [25’] -Guru mengintruksikan semua siswa untuk mengeluarkan selembar kertas untuk mengerjakan, lengkap dengan bagan persilangan -Guru menganjurkan siswa untuk bekerja sama dengan teman satu meja -Guru memberi bimbingan terhadap siswa yang masih mengalami kesulitan -Guru memberi kesempatan kelompok yang selesai dulu untuk mempresentasikan hasilanya, bila benar maka ada point nilai yang akan didapatkan -Guru memberi kesempatan siswa bertanya

d. Kegiatan Penutup [10’] -Guru membimbing siswa membuat rangkuman -Guru memberi pengumuman supaya belajar untuk ulangan hari berikut VII. SUMBER/ BAHAN PEMBELAJARAN 1. Mari belajar IPA untuk SMP/MTS kelas IX, Elok Sudibyo, Wahono, dkk, Depdiknas, 2008 2. IPA untuk kelas IX SMP , Djoko Arisworo, Yusa, Grafindo, Media Pratama 3. Buku Panduan Pendidik IPA SMP/MTS kelas IX, Rinawan Abadi, Gut Windarsih, JP Books Pres Media Utama, 2010 VIII. PENILAIAN f. Tes Tertulis 1. Mengapa Mendel menggunakan kacang kapri untuk penelitian persilangannya? 2. Sebutkan 5 macam sifat yang dipunyai kacang kapri dengan perbedaan menyolok. 3. Sebutkan hipotesis Mendel tentang perkawinan silang? 4. Mawar merah [MM] disilangkan dengan Putih [mm]menghasilkan eturunan berwarna pink [Mm]. Tuliskan rasio fenotipe dan genotipe keturunan F2? 5. Bunga mawar merah [MM] disilangkan dengan mawar putih [mm] menghasilkan keturunan semuanyan mawar merah , tuliskan rasio genotipe dan fenotipe keturunan F2? 6. Mawarr Merah Tebal (MMTT) disilangkan Mawar Putih tipis (mmtt) Mengahasilkan keturunan Merah Tebal semua. Tuliskan rasio fenotipe dengan Genotipe F2? 7. Tentukan gamet yang dibentuk oleh induk yang bergenotipe : a. AA e. AaBb b. Aa f. AaBaCC c. AABB g. AaBbCc d. AaBB h.AABBCCDDSS g. Tes Kinerja Hari / Tanggal : Kelas/Semester : Aspek yang dinilai No. Nama Kelompok 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Tes untuk menilai aspek karakter Bangsa. teliti Kreatif Berpendapat Kerja keras Merangkum jumlah

No. 1. 2. 3. 4.

Hasil Persilangan Benar 75 % Benar 50 % Benar Kurang dari 25 % Benar

Teliti 10 70 65 50

Tekun 10 80 65 50

Kerja Keras 10 80 65 50 Surabaya, 2 Desember 2010 Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Drs. H. Kadaryo Nip. 19510120 197903 1 004

Tri Lutiyani, S. Pd. Nip.19660724 198903 2 009

PEMETAAN KOMPETENSI DASAR
MATA PELAJARAN : IPA ( BIOLOGI) SEMESTER : I dan II KELAS : IX STANDAR KOMPETENSI 1.Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia KD
1.1M endiskripsik an sistem ekskresi pada manusia dan hubunganny a dengan kesehatan MATERI Sistem ekskresi pada manusia dan hubungann ya dengan kesehatan pada manusia

INDIKATOR
Menyebutkan macam organ penyusun sistem ekakresi pada manusia -Mendiskripsikan bentuk bangun organ penyusun sistem ekresi pada manusia -Mendiskripsikan sistem ekskresi fungsi

-Mendata contoh kelainan dan penyakit pd isitem ekskresi yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari 1.2 Mendiskripsi kan sistem reproduksi dan penyakit Sistem reproduksi pada manusia

PENILAIAN KARAKTER ALOKASI WAKTU -Jenis Jujur 2 x40’ Tagihan Teliti -tugas Kreatif kelompok Rasa ingin 2 x 40’ -tugas tahu individu Kerja keras Bentuk instrumen -Tes tulis 1 x40 ‘ uraian dan pilgan Uraian 2 x40 ‘

-Menyebutkan macam Jenis tagihan organ penyusun sistem -tugas reproduksi ada manusia kelompok -tugas

Toleransi Kerja keras Kreatif Mandiri

1 x 40’

yang berhubungan dengan sistem reproduksi

-Mendiskripsikan fungsi individu sistem reproduksi bagi manusia Bentuk instrumen -Menulis artikel tentang -uraian cra penularan dan -pilgan pencegahan penyakit sistem reproduksi -Menyadari pentingnya menjaga kesehtan sistem reproduksi

Tanggung jawab

2 x 40’

2 x 40’

2 x40’

1.3 mendiskripsi kan sistem koordinasi dan alat indera pada manusia dan hubunganny a dengan kesehatan

Sistem Koordinasi dan alar indera pada manusia

-Membendingkan bentuk Jenis tagihan bangun organ penyusun -tugas sistem syaraf pada manusia kelompok -tugas -Mendiskripsikan fungsi individu otak, tulang belakang dan sel syaraf dalam sistem Bentuk koordinasi instrumen -uraian -Menunjukkan bagian alat -pilgan inera dan fungsinya -Mendata contoh kelainan dan penyakit pada alat indera dan upaya pencegahannya

Toleransi Kerja keras Kreatif Mandiri Tanggung jawab Gemar membaca

2 x 40 ‘

2 x 40 ‘

2 x 40 ‘ 1 x 40 ‘

STANDAR KOMPETE NSI

: Memaham i kelangsun gan hidup makhluk hidup Kelangsung an hidup MH melalui adaptasi, seleksi alam dan perkemban gbiakan -Mengaitkan perilaku adaptasi hewan tertentu di lingkungan dengan kelangsungan hidupnya -Memprediksi punahnya beberapa MH akibat seleksi alam hubungannya dengan kemampuan yang dimiliki -Mendiskripsikan hubungan intersfesifik [antar populasi] dengan seleksi alam -Menjelaskan peran Jenis tagihan -tugas kelompok -tugas individu Bentuk instrumen -uraian -pilga 2 x 40’ Gemar membaca Rasa ingin tahu yang tinggi 1 x 40’ Toleransi

2.1 Mengidentifi kasikan kelangsunga n hidup MH melalui adaptasi, seleksi alam , perkembang biakan

1 x40’

1 x 40’

perkembangbiakan kelangsungan hidup -Menjelasakan perkembangbiakan tumbuhan II.2 Mendiskripsi Konsep kan konsep pewarisan pewarisan sifat sifat pada makhluk hidup 2.3 Mendiskripsi kan proses pewarisan sifat dan penerapanny a Proses pewarisan sifat beserta penerapann ya

bagi cara pada 2 x 40’

-Menyebutkan materi genetis yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat

Jenis tagihan -tugas kelompok -tugas individu

-Mendiskripsikan materi genetis yang bertanggung Bentuk jawab dalam pewarisan instrumen sifat [gen, kromosom] -uraian -pilga -Membedakan pengertian sifat resesif, dominan dan intermediet

Gemar 2 x 40’ membaca Rasa ingin tahu yang tinggi Toleransi 3 x 40’

2 x 40 ‘

2.4 Mendiskripsi kan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsunga n hidup manusia melalui Penerapan produksi bioteknolog pangan i dalam mendukung Kelangsung an hidup manusia melalui produksi pangan

-Menentukan gamet dari Jenis tagihan genotipe -tugas tertua/induk/parental kelompok -tugas -Menentukan rasio hasil individu persilangan monohibrid Bentuk -Menentukan rasio hasil instrumen persilangan dihibrid -uraian -pilga

Rasa ingin 2 x 40’ tahu yang tinggi Toleransi Tekun 2 x40’ Kerja keras 3 x40’

-Mendiskripsikan pengertian bioteknologi

Jenis tagihan -tugas kelompok -Mendiskripsikan -tugas keuntungan pemanfaatan individu bioteknologi dalam produksi pangan Bentuk instrumen -Mendata produk -uraian bioteknologi konvensional -pilga dan modern yang berada disekitarnya -Membuat produk bioteknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan seharihari

Rasa ingin 1 x 40’ tahu yang tinggi Toleransi 2 x 40’ Tekun Kerja keras Mandiri 2 x 40’

3 x 40’

Mengetahui Kepala Sekolah Drs.H.KADARYO

Surabaya , Juli 2010 Guru mata Pelajaran Bio TRI LUTIYANI, S.P.d

ANALISIS KKM
MATA PELAJARAN KELAS / SEMESTER TAHUN PELAJARAN : IPA [BIOLOGI] : IX /I DAN II ; 2010 – 2011

STANDAR KOMPETENSI Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia

KOMPENSI DASAR

INDIKATOR

1.1

+Membandingkan Mendiskripsi bermacam organ kan sistem penyusun sistem ekskresi pd ekskresi pada manusia dan manusia
hubungannya dengan kesehatan

PENILAIAN Intag Kom Daya e plek dukung sitas 2 2 2

EVALUASI Koqn Pener itif a pan 66,6 -

NILAI KKM 66,6

+Mendiskripsikan 2 sistem ekskresi pada manusia +Mendata contoh 2 kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi yang dijumpai dalam kehidupan sehari hari +Menyebutkan upaya 2 yang digunakan untuk mengatasi kelainan pada sistem ekskresi

3

2

77,7

77,7

2

3

77,7

77’7

3

2

77’7 Rata2

77,7 74,93 66,6

2.Mendiskri psikan sistem reproduksi dan penyakit yang berhubunga n dengan sistem Reproduksi pada manusia

-Menyebutkan macam 2 organ reproduksi pada manusia -Menyebutkan perbedaan alat reproduksi pria dg wanita -Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi manusia -Menjelaskan cara penularan dan pencega penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi 2

2

2

66,6

3

2

77,7

77,7

2

3

2

77,7

2

2

2

66;6

66,6

77,7 Rata2 72,15 77,7

3.Mendiskri psikan sistem koordinasi dan alat indera pada manusia dan hubunganny a dengan kesehatan

-Membandingkan 2 bermacam macam organ penyusun sistem koordinasi pada manusia +Mendiskripsikan 2 fungsi otak,sumsum tulang belakang dan sel syaraf dalam sistem koordinasi

3

2

77,7

2

2

66,6

66,6

+Menyebutkan 2 bermacam penyakit yang berhubungan dengan sistem koordinasi SK:2 Memahami kelangsu ngan hidup makhluk 2.1Mengiden hidup Tifikasi -Mengaitkan cr kelangsungan adaptasi pada hidup makhluk beberapa hewan dan hidup melalui adap tumbuhan dg ciri Tasi, seleksi, dan kusus yg dimiliki reproduksi -Mengaitkan perilaku hewan tertentu dengan kelangsungan hidupnya -Memprediksi punahnya beberapa je nis organisme akibat seleksi alam -Memberi contoh org ganisme yang ampir punah -Mendiskripsikan cr perkembangbiakan pd tumbuhan dan hewan -Mendiskripsikan hu bungan intra spesifik dengan seleksi alam -Menjelaskan peran perkembangbiakan ba gi kelangsungan hidup

2

2

66,6

66,6

Rata2 70,3 2 2 2 66,6 666,

2

3

2

77,7

77,7

2

2

2

66,6

66,6

2 2 2 2

3 2 2 2

2 2 2 2

77,7 66,6 66,6 66,6

77,7 66,6 66,6 66,6

Rata2

69,77

2.2Mendiskripsi Kan konsep 2 pewarisan sifaf Pada manusia -Mengidentifikasikan Materi genetik yang bertanggung jawab da lam pewarisan sifat [gen dan 2 kromosom ] -Membedakan pengertian sifat reses sif,dominan,interme diet

2

2

66,6

66,6

2

2

66,6

66,6

Rata2

66,6

2.3Mendiskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat dan penerapannya

-mat dari Menentukan gamet dari genotipe tertua -Menentukan rasio ha sil persilangan monohibrid dan dihibrid melalui bagan -Memprediksi filial pada contoh dari pewarisan sifat -Mengemukakan keuntungan perkemb angbiakan dengan menggunakan sifat unggul -Mendifinisikan pe ngertian bioteknologi

2 2

2 1

2 2

66,6 55,5

66,6 55,5

2 2

2 3

2 2

66,6 77,7

66,6 77,7

Rata2 2.4.Mendiskripsi kan penerapan bio teknologi dalam mendukung kelang sungan hidup manu sia melalui produk si pangan 2 2 2 2 2 66,6 66,6

66,6 66,6 66,6

-Mendiskripsikan ke 2 untungan bioteknologi -Mendata produk bio teknologi konvensio nal dan modern 2

2 1

2 3

66,6 66,6 Rata2

66,6 66,6 66,6

-Membuat produk bio 2 teknologi

KKM BIO IX= 486,95 =69,6=70,0 7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->