P. 1
Pengertian Etika Dan Etika Profesi

Pengertian Etika Dan Etika Profesi

|Views: 2,014|Likes:
Published by ispatakana

More info:

Published by: ispatakana on Dec 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2013

pdf

text

original

:: Pengertian Etika dan Etika Profesi

Apakah etika, dan apakah etika profesi itu? Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai "the discipline which can act as the performance index or reference for our control system". Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standard yang akan mengatur pergaulan manusia didalam kelompok sosialnya. Dalam pengertiannya yang secara khusus dikaitkan dengan seni pergaulan manusia, etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada; dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik Dengan demikian etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan "self control", karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri. Selanjutnya, karena kelompok profesional merupakan kelompok yang berkeahlian dan berkemahiran -- yang diperoleh melalui proses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dan berstandar tinggi -- yang dalam menerapkan semua keahlian dan kemahirannya yang tinggi itu hanya dapat dikontrol dan dinilai dari dalam oleh rekan sejawat, sesama profesi sendiri. Kehadiran organisasi profesi dengan perangkat "built-in mechanism" berupa kode etik profesi dalam hal ini jelas akan diperlukan untuk menjaga martabat serta kehormatan profesi, dan disisi lain melindungi masyarakat dari segala bentuk penyimpangan maupun penyalah-gunaan keahlian (Wignjosoebroto, 1999)
Diposkan oleh Tugas Etika Profesi di 21:18 0 komentar

Etika Profesi di Bidang Teknologi Informasi
Oleh sitizulaiha

Dalam era kini, informasi dipandang sebagai aset atau sumber yang setara dengan sumber-sumber lain dan juga mempunyai kekhususan persoalan dan pengelolaannya, sehingga diperlukan suatu manajemen khusus yaitu sistem manajemen informasi dengan pengelolanya yang khusus yaitu manajer informasiatau Chief Information Officer (CIO). Sebagai manajer jelas harus mengetahui etika manajemen. Aspek keuangan merupakan suatu aspek yang yang sangat sensitif, demikian juga dengan aspek

informasi. Dengan demikian hak dan tanggung jawab manajer mengisyaratkan bahwa syarat manajer harus “beretika (bermoral) tinggi dan kuat”. Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja. Kita mempunyai tanggung jawab manajerial. Kita harus menerima tanggung jawab secara etis seiring dengan aktivitas pekerjaan. Hal itu termasuk melaksanakan peran kita dengan baik sebagai suatu sumber daya manusia yang penting di dalam sistem bisnis dalam organisasi. Sebagai seorang manajer atau pebisnis profesional, akan jadi tanggung jawab kita untuk membuat keputusan-keputusan tentang aktivitas bisnis dan penggunaan teknologi informasi, yang mungkin mempunyai suatu dimensi etis yang harus dipertimbangkan. Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Karena TI ibarat pisau bermata dua, legal dan ilegal, baik dan buruk, maka mau tak mau berhubungan dengan etika. Merupakan hal yang penting untuk mengetahui bahwa hal yang tidak etis belum tentu ilegal. Jadi, dalam kebanyakan situasi, seseorang atau organisasi yang dihadapkan pada keputusan etika tidak mempertimbangkan apakah melanggar hukum atau tidak. Banyaknya aplikasi dan peningkatan penggunaan TI telah menimbulkan berbagai isu etika, yang dapat dikategorikan dalam empat jenis: 1. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Pengumpulan, penyimpanan, dan penyebaran informasi mengenai berbagai individu/pelanggan dan menjualnya kepada pihak lain untuk tujuan komersial. Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi. Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan? Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film. Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.

2.

3.

4.

etika profesi sangat dijunjung tinggi. IEEE telah membuat semacam kode etik bagi anggotanya. serta segera mengungkapkan faktorfaktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan 2. To be honest and realistic in stating claims or estimates based on available data Masih ingat dengan Pemilu 2009 kemarin? Betapa lamanya KPU memproses hasil .Salah satu alasan sulitnya menegakkan etika di dunia TI adalah karena relatif barunya bidang ini. Tak seperti dunia kedokteran yang usianya sudah ratusan abad. kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Walaupun ada juga yang melanggar. kita bisa menerapkan kode etik yang dibuat oleh IEEE. sebagai berikut: 1. To accept responsibility in making decisions consistent with the safety. bidang TI adalah profesi baru. Namun. Orang masih meraba-raba batasan antara inovasi. Apalagi dunia ini hampir sepenuhnya digeluti oleh anak-anak muda yang kerap mengabaikan persoalan moralitas yang abuabu. and to disclose them to affected parties when they do exist Intinya ialah sebisa mungkin menghindari terjadinya konflik kepentingan dan meluruskan mereka yang telah terpengaruh oleh konflik tersebut 3. Parahnya adalah SU mempublikasikannya melalui media massa. health and welfare of the public. and to disclose promptly factors that might endanger the public or the environment Artinya setiap anggota bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan konsisten dengan keselamatan. Ini jauh berbeda dengan dunia TI. To avoid real or perceived conflicts of interest whenever possible. kreatifitas. Etika Profesi Dalam Dunia Teknologi Informasi Jump to Comments Seorang pakar telematika katakanlah namanya SU digugat oleh kliennya karena telah menyebarkan data-data milik kliennya tanpa persetujuan dari si pemiliknya. Pengacara sang klien menyebut bahwa SU telah melanggar kode etik profesi teknologi informasi. Benarkah demikian? Kode etik profesi bidang teknologi informasi di Indonesia memang belum ada (yang tertulis). dan pelanggaran etika. di mana orang sangat mudah melanggar etika. dalam dunia kedokteran.

Andai SU merupakan anggota dari IEEE. agama. jujur dan menawarkan kritik dari teknis pekerjaan. 7. religion. bukan hanya di bidang politiknya saja. and offer honest criticism of technical work. To improve the understanding of technology. To seek. mengakui dan memperbaiki kesalahan. reputation. age. Standar yang sama tentang kebebasan intelektual dan akademik yang diberlakukan bagi . dan memberikan kredit atas kontribusi orang lain 8. its appropriate application. their property. dan potensi konsekuensi 6. maka dapat dikatakan ia jelas telah melanggar kode etik organisasinya. 10. milik mereka. or after full disclosure of pertinent limitations Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi teknis dan teknologi untuk melakukan tugas-tugas bagi orang lain hanya jika memenuhi syarat melalui pelatihan atau pengalaman. jenis kelamin. reputasi. disability. di bidang teknologi informasinya pun bisa dikatakan sedikit yang bisa melakukannya 5. gender. accept. To treat fairly all persons regardless of such factors as race. or national origin Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa memperhitungkan faktor-faktor seperti ras. a. To avoid injuring others. to acknowledge and correct errors. menerima. atau pekerjaan dengan tindakan salah atau jahat. Nyatanya? 4. Etika Profesi TI Dikalangan Universitas Privasi yang berlaku di lingkungan Universitas juga berlaku untuk bahan-bahan elektronik. atau asal kebangsaan 9. cacat. usia. aplikasi yang sesuai. atau setelah pengungkapan penuh keterbatasan bersangkutan. and potential consequences Setiap saat meningkatkan pemahaman teknologi. To maintain and improve our technical competence and to undertake technological tasks for others only if qualified by training or experience. To assist colleagues and co-workers in their professional development and to support them in following this code of ethics Saling membantu antar rekan kerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini. or employment by false or malicious action Menghindari melukai orang lain. Pihak yang bertanggung jawab atas urusan TI KPU sebelumnya menyatakan bahwa sistem yang mereka buat sudah teruji reliabilitasnya dan rekapitulasi suara akan berjalan lancar.penghitungan suara. and to credit properly the contributions of others Untuk mencari. To reject bribery in all its forms Sesuatu yang sangat langka di Indonesia.

atau perangkat jaringan selain milik sendiri tanpa izin yang sah. 2.sivitas akademika dalam penggunaan media konvensional (berbasis cetak) juga berlaku terhadap publikasi dalam bentuk media elektronik. mailing lists (Listserv). waktu pemrosesan. 9. atau pemilikan salinan (copy) perangkat lunak atau data secara tidak sah. 5. kapasitas jaringan. dan lain-lain. Menggunakan sumber daya teknologi informasi tanpa izin. surat elektronik (e-mail). 8. penggunaan. Merusak berkas. merusak disk drive pada sebuah komputer PC milik Universitas. 6. Setiap individu bertanggung jawab sendiri atas segala tindakannya dan segala kegiatan yang dilakukannya. Contoh tindakan pelanggaran tersebut adalah. Menggunakan sumber daya Universitas sebagai sarana (lahan) untuk melakukan crack (hack. dan Usenet News. halaman Web (World Wide Web). Contoh bahan-bahan elektronik dan media penerbitan tersebut termasuk. kontrak. tetapi tidak terbatas pada. termasuk penggunaan akun (account) yang menjadi tanggung jawabnya. paten. jaringan. dan pelanggaran terhadap hak cipta. atau secara sengaja menyebabkan terjadinya crash pada sistem komputer melalui bomb mail. atau peraturan peraturan perundang-undangan tentang rahasia perusahaan. dan lain-lain). Melakukan akses dan/atau upaya mengakses berkas elektronik. 7. perangkat lunak atau peralatan. disk. Mengirim pesan (message) yang mengandung ancaman atau bahan lainnya yang termasuk kategori penghinaan. Mengelabui identitas seseorang (forgery). break into) ke sistem lain secara tidak sah. spam. pelanggaran perdata. Melakukan interferensi terhadap sistem teknologi informasi atau kegunaan lainnya dan sistem tersebut. Memberitahu seseorang tentang password pribadi yang merupakan akun yang tidak dapat dipindahkan-tangankan. tetapi tidak hanya terbatas pada. atau peraturan-peraturan Universitas. Semua fasilitas tersebut tidak boleh digunakan dengan cara-cara apapun yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia atau yang bertentangan dengan lisensi. Kegunaan semua fasilitas yang tersedia sangat tergantung pada integritas penggunanya. Pencurian. 4. termasuk mengkonsumsi sumber daya dalam jumlah yang sangat besar termasuk ruang penyimpanan data (disk storage). Sivitas akademika dan karyawan harus menyadari bahwa tindakan kriminal dapat dikenakan kepada mereka apabila melanggar ketentuan ini. plagiarisme. . 3. Undang-Undang Negara Republik Indonesia dan peraturan Universitas menyatakan bahwa sejumlah kegiatan tertentu yang berkaitan dengan teknologi informasi dapat digolongkan sebagai tindakan: pengabaian. atau pelanggaran pidana. hal-hal sebagai berikut: 1. atau penggandaan. termasuk melakukan duplikasi yang tidak sah (illegal) terhadap bahan-bahan yang memiliki hak-cipta.

worms. dosen dan karyawan. dosen. antara para professional sendiri. menampung berbagai pandangan. cracker. Kode Etik Seorang Profesional Teknologi Informasi ( TI ) Dalam lingkup TI. integritas sistem. Pelanggaran terhadap Kode Etik Teknologi Informasi ini akan diselesaikan melalui proses disipliner (tata tertib) standar oleh otoritas disipliner yang sah sebagaimana diatur di dalam peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Universitas tentang disiplin mahasiswa. dan keberlanjutan operasional sistem jaringan. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (pengguna jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi. dan lain-lain). b. kode etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau normanorma dalam kaitan dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien. PSI akan melakukan evaluasi. Membuat dengan sengaja. antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. dll). yang menggunakan sebahagian dari fasilitas sistem jaringan Universitas untuk memperoleh imbalan finansial secara pribadi adalah dilarang. Semua layanan yang diberikan untuk tujuan apapun. dan karyawan Universitas sebagai bagian dari komunitas akademik dapat memberikan pandangan dan saran terhadap kode etik ini baik secara individu maupun secara kolektif demi terselenggaranya pelayanan sistem informasi dan sistem jaringan terpadu Universitas yang baik.10. dan merekomendasikan perubahan yang perlu dilakukan terhadap kode etik ini sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. PSI dapat mengambil tindakan yang bersifat segera untuk melindungi keamanan data dan informasi. Contoh penggunaan seperti itu termasuk membuat kontrak komersial dan memberikan pelayanan berbasis bayar antara lain seperti menyewakan perangkat teknologi informasi termasuk bandwidth dan menyiapkan surat-surat resmi atau formulir-formulir resmi lain. iadapat menjamin keamanan (security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya(misalnya: hacker. Universitas melarang penggunaan fasilitas yang disediakannya untuk dipergunakan dengan tujuan untuk perolehan finansial secara pribadi yang tidak relevan dengan misi Universitas. ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinyadigunakan oleh kliennya atau user. . atau menggunakan perangkat lunak yang dirancang untuk maksud kejahatan untuk merusak atau menghancurkan data dan/atau pelayanan komputer (virus. mendistribusikan. maka kegiatan tersebut harus terlebih dahulu memperoleh izin resmi dari Universitas. Dalam semua kegiatan dimana terdapat perolehan finansial pribadi yang diperoleh selain kompensasi yang diberikan oleh Universitas. Seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya. Setiap mahasiswa. mail bombs.

Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja. 3. 7. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur. gambar/foto. 8. 6. 4. penyiksaan serta segala bentuk pelanggaran hak atas perseorangan. hacking dan cracking. 3. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek . pelecehan. pendiskreditan. sumberdaya (resource) dan peralatan yang dimiliki pihak lain. Menghormati etika dan segala macam peraturan yang berlaku dimasyarakat internet umumnya dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap segala muatan/ isi situsnya. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (illegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya. tulisan. Tidak berusaha atau melakukan serangan teknis terhadap produk. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang memiliki tendensi menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku. Untuk kasus pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools. mempublikasikan dan atau saling bertukar materi dan informasi yang memiliki korelasi terhadap kegiatan pirating. 4. agama dan ras (SARA). Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware. animasi. 7. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa ijin. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau meminta ijin. 6. Etika Programmer Adapun kode etik yang diharapkan bagi para programmer adalah: 1. 9. suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta bila ada dan bersedia untuk melakukan pencabutan bila ada yang mengajukan keberatan serta bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin timbul karenanya. 5. Bila mempergunakan script. kelompok/ lembaga/ institusi lain. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat. termasuk didalamnya usaha penghinaan.c. program. Tidak mempergunakan. Kode Etik Pengguna Internet Adapun kode etik yang diharapkan bagi para pengguna internet adalah: 1. d. 2. 2. 5. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi dan nudisme dalam segala bentuk. anggota dapat melakukan teguran secara langsung.

Sistem yang dikembangkan dengan birokrasi komputer begitu kompleks dan cepat berubah sehingga sangat sulit bagi individu untuk mengikuti dan membuat pilihan. Sehingga proses pengkajian demi kepentingan publik banyak makin sulit dilakukan. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. 3. 6. 10. 11. 13. Tidak boleh mempermalukan profesinya. dengan kata lain menaiknya jumlah waktu pemakaian komputer. 4. 9. e. 14. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keunutungan dalam menaikkan status. Rasa ketakutan. . 15. atau harus diinstal ulang sistem program menjadikan pengguna makin memiliki rasa ketakutan ini. atau takut kehilangan kontrol. Organisasi besar menjadi makin impersonal. Banyak orang mencoba menghindari pemakaian komputer. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi. 8. karena dengan makin tertutupnya sistem serta makin besarnya ukuran sistem (sebagai contoh program MS Windows 2000 yang baru diluncurkan memiliki program sekitar 60 juta baris). atau secara umum takut menghadapi sesuatu yang baru. sebab biaya untuk menangani kasus khusus/pribadi satu persatu menjadi makin tinggi. Golongan miskin informasi dan minoritas. Akses kepada sumberdaya juga terjadi ketidakseimbangan ditangan pemilik kekayaan dan komunitas yang mapan. ketakutan akan kehilangan data. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.secara bersamaan kecuali mendapat ijin. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain. Tingkat kompleksitas ini menjadi makin tinggi dan sulit ditangani. Pentingnya individu. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan. Potensi-Potensi Kerugian Yang Disebabkan Pemanfaatan Teknologi Informasi 1. 12. Makin rentannya organisasi. 2. Pengguna komputer cenderung mengisolir dirinya. akan juga membuat mereka makin terisolir. 5. Keterasingan. karena takut merusakkan. Tingkat kompleksitas serta kecepatan yang sudah tak dapat ditangani.

10. Biasanya ketika suatu sistem otomasi diterapkan. f. mesin pintar. orang yang sudah memiliki keahlian dibidang computer bias membuat teknologi yang bermanfaat tetapi tidak jarang yang melakukan kejahatan. Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran Kode Etik Profesi IT Aspek Teknologi Semua teknologi adalah pedang bermata dua. Contoh teknologi nuklir dapat memberikan sumber energi tetapi nuklir juga enghancurkan kota hirosima. Ketersediaan sistem pengambilan data yang sangat canggih memungkinkan terjadinya pelanggaran privasi dengan mudah dan cepat. Dilanggarnya privasi. atau bahkan dihilangkan. Ada dua pandangan mengenai hal tersebut antara lain: 1) Karakteristik aktifitas di internet yang bersifat lintas batas sehingga tidak lagi tunduk pada batasan-batasan teritorial 2) system hukum tradisiomal (The Existing Law) yang justru bertumpu pada batasanbatasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang muncul akibat aktifitas internet. . ia dapat digunakan untuk tujuan baik dan jahat. 7. Kaburnya citra manusia. dan sistem pakar telah menghasilkan persepsi yang salah pada banyak orang. Metoda seperti Third Party Testing haruslah makin dimanfaatkan. Kurangnya tanggung jawab profesi. Organisasi yang tak bermuka (hanya diperoleh kontak elektronik saja). 2. Kehadiran terminal pintar (intelligent terminal). Aspek Hukum Hukum untuk mengatur aktifitas di internet terutama yang berhubungan dengan kejahatan maya antara lain masih menjadi perdebatan. 8. akan tetapi beberapa jenis pekerjaan menjadi makin kurang nilainya. dan sering melemparkan tanggungjawab dari permasalahan. Seperti halnya juga teknologi kumputer. Dilema yang dihadapi oleh hukum tradisional dalam menghadapi fenomena-fenomena cyberspace ini merupakan alasan utama perlunya membentuk satu regulasi yang cukup akomodatif terhadap fenomena-fenomena baru yang muncul akibat pemanfaatan internet. 1.Suatu organisasi yang bergantung pada teknologi yang kompleks cenderung akan menjadi lebih ringkih. 9. Pengangguran dan pemindahan kerja. mungkin memberikan respon yang kurang personal. produktivitas dan jumlah tempat pekerjaan secara keseluruhan meningkat.

Akan tetapi pemanfaatan tknologi yang tidak baik (adanya kejahatan didunia maya) bisa mengakibatkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Disini kita bisa melihat adanya proses pembelajaran. Untuk memperoleh pengakuan atau derajat seorang hacker mampu membuat program untuk ekploit kelemahan system menulis tutorial/ artikel aktif diskusi di mailing list atau membuat situs web. Aspek Pendidikan Dalam kode etik hacker ada kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah hal yang sangat baik dan berguna. Sementara hukum di Indonesia itu masih memiliki kemampuan yang terbatas didalam penguasaan terhadap teknologi informasi. 3. Hukum harus diakui bahwa yang ada di Indonesia sering kali belum dapat menjangkau penyelesaian kasus kejahatan computer. Masyarakat dunia telah tidak percaya lagi dikarenakan banyak kasus credit card PRAUD yang dilakukan oleh netter asal Indonesia. dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang open source dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakn peralatan pendukung apabila memungkinkan. dsb. Aspek Ekonomi Untuk merespon perkembangan di Amerika Serikat sebagai pioneer dalam pemanfaatan internet telah mengubah paradigma ekonominya yaitu paradigma ekonomi berbasis jasa (From a manufacturing based economy to service – based economy). Yang menarik dalam dunia hacker yaitu terjadi strata-strata atau tingkatan yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kepiawaiannya bukan karena umur atau senioritasnya. . g. 1. 4.Aturan hukum yang akan dibentuk itu harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan hukum (the legal needs) para pihak yang terlibat di dalam transaksi-transaksi lewat internet. Isu-isu Pokok dalam Etika Teknologi Informasi Cyber Crime Merupakan kejahatan yang dilakukan seseorang atau kelompok orang dengan menggunakan komputer sebagai basis teknologinya. 5. Untuk itu diperlukan jaksa yang memiliki wawasan dan cara pandang yang luas mengenai cakupan teknologi yang melatar belakangi kasus tersebut. Aspek Sosial Budaya Akibat yang sangat nyata adanya cyber crime terhadap kehidupan sosial budaya di Indonesia adalah ditolaknya setiap transaksi di internet dengan menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan oleh perbankan Indonesia.

2. Spoofing : teknik untuk memalsukan alamat IP komputer sehingga dipercaya oleh jaringan. Pelaku akan mengirimkan data yang tak bermanfaat secara berulang-ulang sehingga jaringan akan memblok pengunjung lainnya. • Penggunaan Tak Terotorisasi Merupakan penggunaan komputer atau data-data di dalamnya untuk aktivitas illegal atau tanpa persetujuan • Phishing / pharming Merupakan trik yang dilakukan pelaku kejahatan untuk mendapatkan informasi rahasia. BackDoor : program yang memungkinkan pengguna tak terotorisasi bisa masuk ke komputer tertentu. yaitu : • Malware Virus : program yang bertujuan untuk mengubah cara bekerja komputer tanpa seizin pengguna Worm : program-program yang menggandakan dirinya secara berulang-ulang di komputer sehingga menghabiskan sumber daya Trojan : program / sesuatu yang menyerupai program yang bersembunyi di dalam program komputer kita. Jika phishing menggunakan email. maka dibutuhkan adanya etika dalam penggunaan internet tersebut. yang didalamnya pasti terdapat interaksi antar penggunanya yang bertambah banyak kian hari. Contoh pekerjaan yang biasa dihasilkan dari para cyber crime ini adalah berkenaan dengan keamanan. . • Spam Email yang tidak diinginkan yang dikirim ke banyak penerima sekaligus. Cyber Ethic Dampak dari semakin berkembangnya internet. • Spyware Program yang terpasang untuk mengirimkan informasi pengguna ke pihak lain. • Denial Of Service Attack Merupakan serangan yang bertujuan untuk akses komputer pada layanan web atau email. Hacker : seseorang yang mengakses komputer / jaringan secara ilegal  Cracker : seseorang yang mengakses komputer / jaringan secara ilegal dan memiliki niat buruk  Script Kiddie : serupa dengan cracker tetapi tidak memilki keahlian teknis  CyberTerrorist : seseorang yang menggunakan jaringan / internet untuk merusak dan menghancurkan komputer / jaringan tersebut untuk alasan politis. maka pharming langsung menuju ke web tertentu.

com/etika-dalam-penggunaan-teknologi-informasi- pdf. cracking.fk.id/files/2008/12/keamanan-dan-etika-dalam-teknologi- informasi.id/elib/Arsip/  http://www.ac. Undang-undang yang mengatur tentang Teknologi Informasi ini diantaranya adalah : • UU HAKI (Undang-undang Hak Cipta) yang sudah disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukan mulai tanggal 29 Juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta.id/upload/kode_etik_profesi. maka dibuatlah undang-undang sebagai dasar hukum atas segala kejahatan dan pelanggaran yang terjadi.ac. Tanggung Jawab Profesi TI Sebagai tanggung jawab moral.pdf  http://www.ac.scribd.uns.com/doc/9276353/Bab11-Etika-Hukum-Ti . Etika Teknologi Informasi dalam Undang-undang Dikarenakan banyak pelanggaran yang terjadi berkaitan dengan hal diatas.com/2008/02/04/aspek-aspek-tinjauan-pelanggaran- kode-etik-profesi-it/  http://ftumj. 4.html  http://rinoan.fk. Berdasarkan laporan Bussiness Software Alliance (BSA) dan International Data Corporation (IDC) dalam Annual Global Software Piracy 2007.id/files/Kode%20Etik%20USU/kode_etik_TI. dikatakan Indonesia menempati posisi 12 sebagai negara terbesar dengan tingkat pembajakan software.uwks.wordpress. Misalnya IPKIN (Ikatan Profesi Komputer & Informatika) semenjak tahun 1974.wordpress.pdf-search-engine. perlu diciptakan ruang bagi komunitas yang akan saling menghormati di dalamnya. • UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang : Pornografi di Internet Transaksi di Internet Etika penggunaan Internet Referensi :  http://lompatlebihtinggi.pdf  http://mahrus.staff. h.pdf  http://www.usu.ac.com/category/etika-ti/  http://fe.ac.id/elib/Arsip/E-Library/e-book/VIDEO%20AND %20ANIMATION/  www. Pelanggaran Hak Cipta Merupakan masalah tentang pengakuan hak cipta dan kekayaan intelektual. illegal software. dengan kasus seperti pembajakan.3.uwks.

Hacker: seseorang yang mengakses komputer / jaringan secara ilegal Cracker: seseorang yang mengakses komputer / jaringan secara ilegal dan memiliki niat buruk Script Kiddie: serupa dengan cracker tetapi tidak memilki keahlian teknis CyberTerrorist: seseorang yang menggunakan jaringan / internet untuk merusak dan menghancurkan komputer / jaringan tersebut untuk alasan politis.scribd.com/2009/05/tugas. Pelaku akan mengirimkan data yang tak bermanfaat secara berulang-ulang sehingga jaringan akan memblok pengunjung lainnya.co. Contoh pekerjaan yang biasa dihasilkan dari para cyber crime ini adalah berkenaan dengan keamanan.pdf  http://areyati.geocities. Isu-isu Pokok dalam Etika Teknologi Informasi 1.wordpress. BackDoor: program yang memungkinkan pengguna tak terotorisasi bisa masuk ke komputer tertentu. yaitu : •Malware Virus: program yang bertujuan untuk mengubah cara bekerja komputer tanpa seizin pengguna Worm: program-program yang menggandakan dirinya secara berulangulang di komputer sehingga menghabiskan sumber daya Trojan: program / sesuatu yang menyerupai program yang bersembunyi di dalam program komputer kita.com/doc/16342432/Etika-Dan-Moral-Dalam-Tik2  http://webdosen.id/dosen/020004/diktat/etika/Etika%20Profesi %20%26%20BP_cetak.ac. •Penggunaan Tak Terotorisasi Merupakan penggunaan komputer atau data-data di dalamnya untuk aktivitas illegal atau tanpa persetujuan •Phishing / pharming .Cyber Crime Merupakan kejahatan yang dilakukan seseorang atau kelompok orang dengan menggunakan komputer sebagai basis teknologinya. •Denial Of Service Attack Merupakan serangan yang bertujuan untuk akses komputer pada layanan web atau email.html  http://www.files. http://www. Spoofing: teknik untuk memalsukan alamat IP komputer sehingga dipercaya oleh jaringan.id/view/?i=1236687039&c=TEK&s= f.com/imamindrap/articles/hak_cipta.bl.pdf  http://www.antara.

g.Etika Teknologi Informasi dalam Undang-undang Dikarenakan banyak pelanggaran yang terjadi berkaitan dengan hal diatas. maka dibuatlah undang-undang sebagai dasar hukum atas segala kejahatan dan pelanggaran yang terjadi. •UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik)yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang : Pornografi di Internet Transaksi di Internet Etika penggunaan Internet http://yogapw. maka dibutuhkan adanya etika dalam penggunaan internet tersebut. illegal software.wordpress.ac.id/files/Kode%20Etik%20USU/kode_etik_TI.pdf . •Spyware Program yang terpasang untuk mengirimkan informasi pengguna ke pihak lain. Berdasarkan laporan Bussiness Software Alliance (BSA) dan International Data Corporation (IDC) dalam Annual Global Software Piracy 2007. Jika phishing menggunakan email. dengan kasus seperti pembajakan. 3.Pelanggaran Hak Cipta Merupakan masalah tentang pengakuan hak cipta dan kekayaan intelektual.com/2009/10/29/c-etika-profesi-dalam-dunia-teknologiinformasi/ Referensi :  http://lompatlebihtinggi.Tanggung Jawab Profesi TI Sebagai tanggung jawab moral.Cyber Ethic Dampak dari semakin berkembangnya internet.wordpress.usu. 4.com/category/etika-ti/  http://fe. dikatakan Indonesia menempati posisi 12 sebagai negara terbesar dengan tingkat pembajakan software. Misalnya IPKIN (Ikatan Profesi Komputer & Informatika) semenjak tahun 1974. yang didalamnya pasti terdapat interaksi antar penggunanya yang bertambah banyak kian hari. perlu diciptakan ruang bagi komunitas yang akan saling menghormati di dalamnya. 2. •Spam Email yang tidak diinginkan yang dikirim ke banyak penerima sekaligus. cracking. Undang-undang yang mengatur tentang Teknologi Informasi ini diantaranya adalah : •UU HAKI (Undang-undang Hak Cipta)yang sudah disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukan mulai tanggal 29 Juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta. maka pharming langsung menuju ke web tertentu.Merupakan trik yang dilakukan pelaku kejahatan untuk mendapatkan informasi rahasia.

id/elib/Arsip/E-Library/e-book/VIDEO%20AND %20ANIMATION/  www.pdf  http://www. Resume Tindakan Kriminal di bidang TIK o Pengrusakan atau tindak kekerasan terhadap website o Tidak mengakui penyerangan yang dilakukan terhadap websites danonline services o Pencurian data pelanggan o Pencurian electronic intellectual property o Pencurian melalui Internet dan jasa telepon o Sabotase data atau jaringan o Pelanggaran terhadap sistem finansial dan keamanan on-line o Pembobolan.ac.fk.uns. cyber-stalking o Judi /taruhan secara on-line o Spionase komersial/korporasi o Persekongkolan dan komunikasi konspirasi kriminal .com/etika-dalam-penggunaan-teknologi-informasi- pdf. http://mahrus.html  http://rinoan.html  http://www.ac.ac.uwks.pdf  http://www.id/elib/Arsip/  http://www. 1.uwks.com/doc/9276353/Bab11-Etika-Hukum-Ti  http://www.pdf  http://www.wordpress.ac.bl.com/doc/16342432/Etika-Dan-Moral-Dalam-Tik2  http://webdosen.fk.id/upload/kode_etik_profesi.id/view/?i=1236687039&c=TEK&s= ETIKA PROFESI BIDANG Teknologi Informasi dan Komunikasi A.id/files/2008/12/keamanan-dan-etika-dalam-teknologi- informasi.pdf  http://areyati.scribd.com/2009/05/tugas.antara. intersepsi ilegal dan pencurian ID o Pelanggaran terhadap sistem pembayaran melalui kartu dan transfer dana secara elektronik o Pornografi /Pornografi anak.id/dosen/020004/diktat/etika/Etika%20Profesi %20%26%20BP_cetak.pdf-search-engine.geocities.ac.co.files.wordpress.com/imamindrap/articles/hak_cipta.com/2008/02/04/aspek-aspek-tinjauan-pelanggaran- kode-etik-profesi-it/  http://ftumj.scribd.staff.

o 2. seperti budaya. kolektif o Mencakup aspek-aspek solidaritas. . kehidupan bersama o Bersifat sosial. baik secara sadar atau tidak sadar Pengertian etika Etika adalah tujuan dari kehidupan yang lebih baik dengan dan untuk orang lain. Etika Versus Moral o Etika merupakan categorical imperative – tindakan seseorang dikategorikan baik atau buruk berdasarkan nilai-nilai komunitas . 4. menyediakan justifikasi bagi aturanaturan tersebut (Deborah Johnson). dan 5. tidak seperti lembaga pada umumnya. dalam lembaga yang bersangkutan (Paul Ricour) o Teori yang menyediakan aturan atau prinsip-prinsip umum yang digunakan dalam pembuatan keputusan-keputusan moral dan. 7. o Moral atau moralitas merupakan hypothetical imperative – tindakan seseorang ditentukan oleh hipotesis yang mendorong dirinya melakukan suatu tindakan Moral atau Moralitas o Mencakup serangkaian prinsip-prinsip penilaian dan tindakan yang tertanam dalam kesadaran diri yang dilandasi oleh pengetahuan tentang apa yang dianggap “baik” o Cenderung berada di dalam domain norma. o Karakteristik Etika o Kehidupan. yang tertanam di dalam kesadaran yang dapat menunjukkan integritas “seseorang” o Merupakan bagian dari otonomi seseorang dibanding dimensi solidaritas Indikator Profesi (Benveniste. baik yang sifatnya teoritis maupun universal. kebudayaan. (1987) Professionalizing the Organization) o Aplikasi ketrampilan berdasarkan pengetahuan khusus o Persyaratan pendidikan dan pelatihan tingkat lanjut atau “advanced” o Ujian formal kompetensi dan admisi yang terkontrol o Keberadaan asosiasi profesi 6. Penggangguan terhadap jasa jaringan-jaringan penting atau esensial Etika Apa yang dimaksud etika? o Kode o Sekumpulan prinsip-prinsip o Mengenai benar dan salah o Digunakan dalam penilaian atau tindakan/perilaku Orang-orang umumnya bersifat etis hampir di setiap waktu Digunakan dalam berpikir kritis. tradisi (yang bersifat relatif dan tergantung pada komunitas ybs) 3. G.

and the profession would experience the same collapse. 11. o o o o 9. Membantu lembaga-lembaga legislatif. Fungsi-fungsi lainnya 1. . Meningkatkan reputasi profesi dan kepercayaan publik serta mencegah terjadinya bias dalam tindakan-tindakan anggota profesi 8. dan nilai-nilai 3. dan judicialdengan menunjukkan basis penyelesaian masalah diantara anggota profesi atau antara anggota profesi dengan pihak lain 6. Mendidik anggota profesi baru melalui sharing pengalaman. Proses sertifikasi 4. Memonitor profesi dengan menunjukkan perilaku mana yang etis dan tidak etis 4. Sebagai acuan evaluasi publik 7. Think of a professional body (any professional body. administratif. Istilah lain dari Kode Etik Profesi o Code of conduct o Code of ethics o Guidelines o Charter o Code of professional conduct Fungsi Kode Etik Profesi Membantu anggota profesi untuk mengevaluasi tindakan alternatif dan membuat pilihan-pilihan yang lebih baik. Imagine yourself standing on the table you’re sitting at. Kode Etik 2. Standard kerja profesional 10. Komponen Lembaga Profesional 1. dsb. 5. pemerintah. Let’s view these components as if they were legs. Remove any one of the table legs. Bidang umum pengetahuan 3. pengetahuan.o o Keberadaan pedoman perilaku (code of conduct) atau etika Keberadaan komitmen atau tuntutan atau rasa tanggungjawab untuk melayani publik. 2. not just ISACA) as resting upon these four supporting components. Indikator Profesionaliseme Terlatih dengan baik (well-trained) Sangat berkualitas Mampu bekerja keras dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan clients Dapat dipercaya (sesuai dengan gelar yang dimiliki) 8. and the table would quickly collapse. Remove any one component. Membantu anggota profesi dalam menghadapi tekanan dari pihak lain – clients.

Means of indicating to the outside world which people are accredited by the organization – the CISA. in recognition of the importance of our technologies in affecting the quality of life throughout the world. or national origin. o To maintain and improve our technical competence and to undertake technological tasks for others only if qualified by training or experience. etc. their property. o Conduct of duties towards the employer. Bodies that wish to be regarded as a profession define or adopt standards by which the quality of a member’s work may be judged. IEEE Code of Ethics (IEEE CoE 2006) We. o Obligations towards the customer. o Responsibility for the wellbeing of the society at large. o To seek. disability. age. 13. in our case and finally. gender. o To avoid injuring others. o To reject bribery in all its forms. or after full disclosure of pertinent limitations. and offer honest criticism of technical work. do hereby commit ourselves to the highest ethical and professional conduct and agree: o To accept responsibility in making decisions consistent with the safety. reputation. law. 12. . and to disclose them to affected parties when they do exist. o To avoid real or perceived conflicts of interest whenever possible. the members of the IEEE. to acknowledge and correct errors. and in accepting a personal obligation to our profession. religion. accept. auditing. o Responsibility for the future of the profession at large. o To treat fairly all persons regardless of such factors as race. its appropriate application. or employment by false or malicious action. its members and the communities we serve. and to credit properly the contributions of others. o To improve the understanding of technology. o To be honest and realistic in stating claims or estimates based on available data. Kode etik profesi bidang TIK Professional ethics concerns: o One’s conduct of behaviour and practice while doing professional work. and to disclose promptly factors that might endanger the public or the environment. o to assist colleagues and co-workers in their professional development and to support them in following this code of ethics.o o o o What are these four components? Code of ethics to define what is expected of members. medicine. health and welfare of the public. Body of knowledge which is common to all of the members (e.g. o Relations with peers in the work place.). and potential consequences.

General Moral Imperatives As an ACM member I will …. It consists of a Preamble and four sections: o General Moral Imperatives o More Specific Professional Responsibilities o Organizational Leadership Imperatives o Compliance with the Code 15.1.3. 1. More Specific Professional Responsibilities As an ACM computing professional I will ….8. 2. Avoid harm to others. Honor confidentiality. .5. 2.3.7. 16.2.1. 2. Give comprehensive and thorough evaluations of computer systems and their impacts. including analysis of possible risks.7.8. Be honest and trustworthy. Honor contracts. agreements. Improve public understanding of computing and its consequences. 1.4. 1.2. o An ACM member should use his special knowledge and skills for the advancement of human welfare.5. 2.6. effectiveness and dignity in both the process and products of professional work. Be fair and take action not to discriminate. Strive to achieve the highest quality. 1. It consisted of the following five canons.4. 1. and. 1. Access computing and communication resources only when authorized to do so. o Procedures for its Enforcement. 2. Accept and provide appropriate professional review. 2. Give proper credit for intellectual property. o An ACM member should strive to increase his competence and the competence and prestige of the profession. o An ACM member shall accept responsibility for his work.6. 1. Respect the privacy of others. Know and respect existing laws pertaining to professional work. and assigned responsibilities. Acquire and maintain professional competence. o An ACM member shall act with professional responsibility. ACM Code of Ethics ACM enacted in 1972: o Code of Professional Conduct.14. 2. each of which was further stipulated in terms of Ethical Considerations and Disciplinary Rules: o An ACM member shall act at all times with integrity. 1. ACM Code of Ethics and Professional Conduct was adopted by ACM Council in 1992 as a major overhaul of the earlier code. Contribute to society and human well-being. Honor property rights including copyrights and patent. 2.

Acknowledge and support proper and authorized uses of an organization’s computing and communication resources. Uphold and promote the principles of this Code. 18. Organizational Leadership Imperatives As an ACM member and an organizational leader. BluePrint Pengembangan SDM TIK Bidang Kominfo 20. 3. 19.6. 4.1. Manage personnel and resources to design and build information systems that enhance the quality of working life. 4.5. Mempertanyakan memang merupakan sebuah proses menuju sebuah pembentukan benih-benih kreatifitas.2. Respectful Mind Orang yang memiliki kesadaran dan kemampuan menghargai perbedaan diantara sesama umat manusia . Creative Mind Orang yang memiliki kemampuan untuk menyingkapkan. Compliance with the Code As an ACM member I will …. yang seringkali dihasilkan oleh indivisuindividu yang selalu mempertanyaan kemandekan . 2008 Etika Mempengaruhi Kelompok Menurut Garner dalam bukunya yang berjudul ”Five Minds for the future”. SDM Bidang TIK Add comment Juni 13. Disiplin Mind Seseorang yang didalam pikirannya mempunyai satu disiplin sendiri atau pola atau pattern dalam melakukan suatu tindakan. Create opportunities for members of the organization to learn the principles and limitations of computer systems. later the system must be validated to meet requirements. Mencari phenomena baru.1. Treat violations of this code as inconsistent with membership in the ACM. 4. Articulate and support policies that protect the dignity of users and others affected by a computing system.2. Pikiran kreatif sering dimiliki oleh sebuah proses yang panjang. 3. 3. mencari pemecahaan cara baru. 3. Sintesisin Mind Orang yang menggabungkan berberapa disiplin ilmu (bidang profesi)(ide-ide) dan membentuk suatu kreasi baru dan menjadi kesatuan yang utuh dan mengkomunikasikannya kepada orang lain misalnya orang yang menggabungkan Ilmu ekonomi dan ilmu hukum.3. 3. kecerdasan digolongkan dalam 5 Kelompok seperti berikut ini: 1. memperjelas masalah-masalah. 2. Yang kadang nampak kurang waras bagi sebuah masyarakat dengan tatatan berpikir mapan. I will ….4. 3.17. Ensure that users and those who will be affected by a system have their needs clearly articulated during the assessment and design of requirements. pertanyaan dan fenomena baru. mendobrak dan membongkar tatanan lama. 3. Articulate social responsibilities of members of an organizational unit and encourage full acceptance of those responsibilities.

Jika diteliti lebih jauh perilaku yang tidak menggunakan etika ini menimbulkan berdampak buruk bagi si supir taxsi itu sendiri. Menurut Garner kecerdasaan ini kecerdasaan yang paling tinggi.dan kelompok. bahkan bagi perusahaan tempat supir taxi ini bernaung akan menimbulkan efek yang sangat besar seperti menonjolkan image perusahaan yang dapat dipercaya masyarakat dan sudah pasti masyarakta memilih untuk menggunakan perusahaan taxi tersebut dari pada taxi lain. Di sinilah akan di uji sejauh mana hasil proses disiplin yang bisa melakukan sintesa dan membangkitkan proses kreatif dapat menghargai orang lain. disinilah ditentukan apakah jabatan CIO ini memberi dampak yang baik dan terhormat bagi jabatan CIO atau tidak. Karena kalau penumpang itu sudah takut untuk menaiki taxinya maka otomatis tujuan utama yang ingin dicapai oleh supir taxi seperti mencapai target dan memperoleh pendapatan tidak akan terpenuhi. menghargai masyarakat dengan didasari oleh pikiran yang beretika. Untuk bisa mempunyai ethical mind orang itu harus cerdas sekali. Mengakibatkan para penumpang takut dan tidak akan pernah mau menaiki taxi tersebut. penumpang akan merasa nyaman menaiki taxinya dan untuk kedepannya akan percaya dan terus menggunakan jasa taxi tersebut. Ada beberapa hal yang menyebabkan orang melanggar etika. memperlakukan penumpang dengan semena-mena. Seperti menghalalkan berbagai cara tanpa memperhatikan kenyamanan dan kesopanan. yaitu bisa melihat kebutuhan diluar dirinya. Misalnya seorang supir taxi dalam usahnya mencari pendapatan dan mencapai target. Etika yang dibicarakan disini adalah etik autonom yaitu sebuah nilai Etik yang bersumber dari dalam individu itu sendiri. Untuk itu ada baiknya dalam menjalankan taxinya supir taxi itu menerapkan etika pribadi dengan bersikap sopan kepada penumpang dan memberi harga dengan sewajarnya. Dari klasifikasi yang dibuat Garner. Dari hasil penjabaran diatas terbukti kalau anggapan bahwa etika bertolak belakang dengan tujuan bisnis adalah keliru karena dengan menjalankan etika dengan benar justru akan menunjang jalannya bisnis. Pikiran yang memiliki Etika ( Ethical Mind ) adalah pikiran yang paling menentukan gerak kebudayaan. yaitu pendapat akan meningkat dan tercapainya target. 5. Hal ini tentu akan bahkan menimbulkan ketakutan bagi penumpang. Menerima kemungkinan orang lan untuk salah. menghargai keberagaman ide-ide. Efek bagi penumpang. diantaranya yaitu keinginan untuk memenangkan kompetisi dengan sangat berlebihan tanpa memerhatikan akan menyinggung orang lain atau sampai melanggar norma-norma yang ada di masyarakat. Salah satu tolak ukur yang bisa kita jadikan pedoman dalam mengukur sejauh mana kita telah mampu menjalankan etika dengan benar yaitu dengan menanyakan pada hati nurani kita ”Bayangkanlah bagaimana jadinya dunia ini jika semua orang di dunia ini mempunyai etika seperti saya ?” Hubungan etika dengan jabatan CIO Saat ini adalah kelas angkatan pertama CIO. Menghargai keberagamam pikiran. Menghargai orang lain dan tidak menerobos demi kepentingan diri sendiri. Hal ini akan menimbulkan efek berturutturt bagi si supir taxi. Untuk itu penting sekali diterapkan etika bagi para . Ethical Mind Yakni orang yang mampu memenuhi suatu tanggung jawab sebagai pekerja dan warga negara. dapat disimpulkan bahwa seseorang akan dikatakan cerdas jika mempunyai etika. Jika kita sudah berpendidikan dan menguasai banyak ilmu pengetahuan tapi tanpa memiliki etika dalam menerapkan ilmu dan pengetahuan yang kita miliki maka hal ini tidak akan menyepurhahkan keberhasilan yang kita lakukan. Karena menerapkan caracara mencari penumpang dengan memaksa atau memberikan harga yang tidak sepantasnya.

wajib. penggunaan. Hal ini kemudian akan membentuk image bagi jabatan CIO selanjutnya dalam masyarakaat. health and welfare of the public in the performance of their professional duties. Moral imagination: discerning alternative responses to moral issues and receptivity to create solutions for practical difficulties. and integrating one’s professional life and personal convictions Pengertian ETIKA Menurut “Kamus Filsafat”. 6.mahasiwa angkatan pertama ini. Remaja Rosdakarya. . striving to increase the competence and prestige of the engineering profession. being honest and impartial. and assessing arguments on opposing sides of moral issues. clarifying. Moral hope: enriched appreciation of the possibilities of using rational dialogue in resolving moral conflicts 10. dari ethos. and IV. Pencarian ke dalam waktak moralitas atau tindakan-tindakan moral. supporting the professional and technical societies of their disciplines Yang berkaitan dengan etika rekayasa. Referensi [1] Kuliah Pak Armien Z Langi [2] http://pohonkatakata. honor and dignity of the engineering profession by: I. kebiasaan. 5. 1995. sikap) 1. benar. 3. Tim Penulis Rosda. Moral reasonableness: the willingness and ability to be morally reasonable. II. karakter. Etika dilibatkan dalam rekayasa untuk memberikan apresiasi positif yang berguna dalam memperkaya/meningkatkan kehidupan manusia. ethics (bhs Yunani. Perhatikan implikasi kembar dari teknologi: Menciptakan manfaat dan menciptakan beberapa tantangan masalah baru yang berkaitan dengan moral. Integrity: maintaining moral integrity. kecenderungan. aturan-aturan moral. THE FUNDAMENTAL PRINCIPLES CODE ETHICS OF ENGINEERS Engineers uphold and advance the integrity. Cogent moral reasoning: comprehending. mencoba menyampaikan beberapa catatan tentang Etika dalam Rekayasa. using their knowledge and skill for the enhancement of human welfare. dll. Bandung.com/2007/07/five-minds-for-future. Moral communication: precision in the use of a common ethical language. their employees and clients. salah. a skill needed to express and support one’s moral views adequately to others. Moral coherence: forming consistent and comprehensive viewpoints based upon a consideration of relevant facts. 2008 Suatu Catatan Tentang Etika Sehubungan pembicara “mangaku” sebagai rekayasawan atau engineer. 1. respect for ethnic and religious differences. and serving with fidelity the public.html Add comment Juni 5. Respect for persons: genuine concern for the well-being of others as well as oneself 8. proficiency in recognizing moral problems and issues in engineering 2. Analisis konsep-konsep seperti harus. mesti. and acceptance of reasonable differences in moral perspectives 9. ketrampilan tersebut antara lain sbb. 2. tanggung jawab.blogspot. ethicos. Moral awareness. 4. 7. III. Tolerance of diversity: within a broad range. electrical engineer. Engineers shall hold paramount the safety. tugas.

(f) Konvergensi Infrastruktur (eII) Forum IV-2008. suatu tanda suatu macam seseorang yang superior. and controlling. Menurut Terry cs. (c) Broadband Wireless Access. Information.1987. Pergumulan ini menggunakan nilai-nilai atau norma-norma yang lazim diterima sebagai pegangan. “Resources are asset such as people. (e) Infrastruktur Pedesaan. and the media – what is call information technology (IT)”. dan etika dapat dilihat sebagai pergumulan nurani untuk mencapai keputusan dan sikap yang menentukan tindakan. Pencarian kehidupan yan baik secara moral. skill. “I believe the world is going through a fundamental change. One. “Management is a distinct process consisting of activities of planning. “etika” dapat dipergunakan dengan arti “moralitas” dengan tambahan implikasi. Information Computing Technology 3. menyatakan etika dipandang sebagai sarana orientasi bagi usaha manusia menjawab suatu pertanyaan yang amat fundametal: . machines. Computer and Telecommunication 4. Dalam pengertian ini etika bersifat normatif. Three. Like Wilajdjo dalam “Bioetika dan Etika Bidang Informasi dan Pangan”. machinery. methods. manajemen didefinisikan sbb.S. bioetika merupakan bagian dari etika. performed to determine and accomplish stated objectives with the use of human being and other resources. Information Communication and Telecommunication 2.. 2000. Franz Magnis-Suseno. (b) Backbone Nasional.3.1999. organizing. The other resources are materials. Seperti skandal politik dapat disebut imoral. Information and Communication Technology (TIK = Teknologi Informasi dan Komunikasi): (a) Infrastruktur TIK. Sedangkan menurut Jones cs.Downie. “etika” dapat dipergunakan sebagai sinomim “moralitas”. (d) Braodband Wired Access. communications. Menurut Poppel. We are migrating from an economic built on the foundation of the petrochemical industrial revolution to a new and different economy in which the building block are computers. bagian dari hubungan profesional atau aturan hubungan profesional. raw materials. Makna singkatan ICT 1. bagian dari “etiquette”. information. and market”. 1971. dalam Roles and Values. “etika” merujuk kepada studi filasafat moral. “etika” dipergunakan dengan merujuk kepada “kode hubungan” atau “code of conduct” yang terdiri atas bagian dari aturan moral sehari-hari. terdapat juga dalam buku “The Principles of Ethics” dan juga dalam ungkapan etika sosial. money. Menurut R. mislanya kode etik kedoteran. Two. actuating. “filsafat moral”. Four. bukan moralitas seksual. dan kurang-lebih konvensional. and financial capital”. Kode etik minimal mempunyai delapan peran: 1) Melayani dan memproteksi masyarakat 2) Memberikan bimbingan 3) Menawarkan inspirasi 4) Mengembangkan standars-standard bersama 5) Mendukung tanggungjawab professional 6) Kontrubusi kepada pendidikan 7) Menghalangi pekerjaan yang salah 8) Memperkuat citra profesional.

Etika adalah sebuah ilmu. sekulerisma. dapat membedakan antara apa yang hakiki dan apa yang dapat berubah. kesemuanya secara hakiki mengubah lingkungan budaya dan rohani. bukan sebuah ajaran. jangan sampai cepat “memeluk” segala pandangan yang baru. Dengan demikian etika juga membantu agar kita jangan naif atau ekstrim. Disaat ini dapat dilihat dan jangan heran bahwa keadaan serta proses perubahan sosial. individualisme. Etika mau mengerti mengapa kita harus mengikuti ajaran moral. dulu orang tua kita juga memberikan beberapa pandangan moral. Rasinalisme. Etika juga kiranya diperlukan oleh para agamawan. dalam hal ini etika mencoba membantu agar kita jangan sampai kehilangan orientasi. Berbeda dengan ajaran moral. juga dalam bidang moralitas. Disaat ini sedang terjadi transformasi masyarakat yang sangat intent – teknologi digital dan kemudian nanoteknologi – dan perubahan ini merupakan perubahan dalam semua perikehidupan. umumnya orang dengan sendirinya sedikti beretika – . sehingga tatanan normatif sudah tidak ada lagi. juga dari kalangan media masa. bukan etika. yang dihasilkan secara langsung bukalah kebaikan. Yang jelas mereka banyak yang menawarkan ideologi-ideologi sebagai penyelamat. budaya dan moral dipergunakan oleh beberapa pihak untuk memancing di air keruh. Dalam proses transfomrai ekonomi. Kebebasan . Yang mengatakan bagaimana kita harus hidup. sehingga tetap sanggup mengambil sikap-sikap yang dapat dipertanggungjawabkan. plurarisme religius. materialisme. tetapi juga jangan menolak nilai-nilai yang hanya karena baru dan belum terbiasa. kepercayaan akan kemajuan. meskipun tidak setiap orang memerlukan orientasi – tanpa etika ilmiahpun. konsumerisme.“Bagaimana saya harus hidup dan bertindak?” Selanjutnya menyatakan bahwa etika buka suatu sumber tambahan bagi ajaran moral. etika tidak mempunyai pretensi untuk secara langsung dapat membuat manusia lebih baik. karena kita berhadapan dengan pandangan moral yang banyak dan ada yang saling bertentangan dan selalu mengajukan klaim kepada kita. politik. nasonalisme/kedaerahan – dengan banyak pemekaran daerah – . Kita hidup di masyarakat yang bertamabah pluralistik. Sedang terjadi perubahan dan juga perbahan cara berpikir secara radikal – terlihat dalam tayangan media masa selalu terjadi unjuk rasa -. Dengan demikan timbul pertanyaan yang mana yang mau diikuti. tetapi tidak setiap orang perlu beretika. melainkan suatu penertian yang lebih mendasar dan kritis. melainkan merupakan filsafat atau pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral.Mengapa pengertian ini dicari? Bahwa etika mau menyediakan orientasi. melainkan ajaran moral. atau bagaimana kita dapat mengambil sikap yang bertanggung jawab berhadapan dengan pelbagai ajaran moral. 4th. Etika kiranya dapat membuat kita sanggup untuk menghadapi ideologi-ideologi dengan kritis dan objektif serta untuk membentuk penilian sendiri. dan minimal ada empat alasan mengapa etika disaat ini perlu ditingkatkan [MagnisSuseno. sosial. jadi etika dan ajaran-ajaran moral tidak berada di tingkat yang sama. bermacam-macam suku dengan berbeda-beda agama. yang diperlukan adalah suatu orientasi kritis di bidang moral. 2nd. 1987]. 3rd. Budaya intelektualn nilai budaya yang tradisional banyak yang ditentang. yang juga disertai “pendidikan modern ”. terutama gelombang modernisasi dan dapat dirasakan dan dilihat gelombang modernisasi merambah keseluruh pelosok tanah air. Setiap orang perlu bermoralitas – manusia yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Kuasa -. Etika adalah pemikiran sistematis tentang moralitas. 1st. agar kita tidak terlalu mudah terpancing. salah satu manfaatnya adalah dapat menemukan dasar-dasar kemantapan dalam iman kepercayaan mereka dan dilain pihak dapat sekaligus berpartisipasi tanpa merasa takut serta tidak perlu menutup diri dalam semua dimensi kehidupan masyarakat yang sedang dan selau berubah.

Selain perlunya menerapkan etika dalam kehidupan sehari-hari juga diharapkan seseorang itu memiliki etika dalam menjalankan profesinya. Etika yang dimiliki seseorang akan berpengaruh terhadap image kelompok yang dimasukinya. Ada sebuah keluarga yaitu keluarga Martin membeli sebuah robot rumah tangga. hal ini disebabkan oleh berbeda-bedanya budya yang dimiliki oleh orang tersebut. Sebagai seorang pribadi dan yang telah dibekali ilmu dan berpendidikan tinggi seharusnyalah memiliki etika dalam menjalankan hidupnya. yaitu apakah kebebasan yang dibatasi oleh kebebasan jasmani. etika yang disebutkan disini adalah etika pribadi. sekaligus mengandung pembatasan oleh niat atau kehendak manusia lain. Lama-kelamaan image yang terbentuk dalam kelompok tersebut itu adalah image kejahatan. si kecil Grace yang sedang diawasi oleh Andrew meminta Andrew untuk memegang sebuah patung kuda kecil kesayangannya yang terbuat dari Kristal. misalnya orang yang dari kecil tidak diajarkan bagaimana harus hormat terhadap orang yang lebih tua. Add comment Juni 5. Opini Kali ini topic yang dibicarakan adalah etika. Peristiwa ini mengakibatkan Andrew jatuh dari lantai 2 dan mengalami beberapa kerusakan. Kebebasan ini disebut kebebasan sosial. Etika yang dimiliki orang-orang berbeda antar satu dan lainnya. Suatu Catatan Tentang Etika. tekanan (psikis) dan pewajiban dan larangan. Referensi [1] Tunggal Mardiono. 2008. dalam tidakannya juga dia akan beretika kepada orang yang lebih tua dengan tidak menaruh hormat. Dalam bersikap sering kali orang dipengaruhi oleh etika yang dianutnya. Misalkan seorang memiliki etika yang baik akan dihargai orang dan orang akan lebih hormat kepadanya. Sesuai dengan adanya pembatasan ini. . Robot rumah tangga ini bertugas mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan dilengkapi dengan kemampuan mematuhi perintah manusia. Pada suatu kesempatan anak-anak keluarga Martin bermain di pantai. Kerusakan ini yang mengakibatkan Andrew memiliki kemampuan belajar dan memiliki kreatifitas lebih dari robot rumah tangga pada umumnya. karena respon yang diterima dari pihak luar akan disesuaikan dengan etika yang adalam diri seseorang.kebebasan eksistensial adalah kemampuan manusia untuk menentukan dirinya sendiri. Orang akan menganggap kelompok itu adalah kelompok orang-orang jahat yang menakutkan dan dihindari orang-orang. 2008 Summary film : Bicentennial Man Diceritakan suatu masa yang teknologinya sudah berkembang dengan pesat. dan diberi nama Andrew. rohani atau kebebasan normatif. keadaan ini membuat si kecil Grace sedih dan marah kepada Andrew. Sehingga dirasakan perlu untuk menerpakan etika yang baik didalam diri kita untuk memberi image yang baik didalam masyarakat. seseorang yang melakukan kejahatan yang lebih jahat akan lebih dihargai. misalnya dalam suatu kelompok yang mengagungkan kejahatan. Etika yang dimiliki seseorang akan berpengaruh terhadap image atua gambaran diri yang dimiliki oleh seseorang. Kebebasan manusia. dibedakan pembatasan yang bersifat paksaan (fisik). bahkan robot secara luas digunakan sebagai pembantu tangga. namun patung itu jatuh dan pecah berkeping-keping. Andrew si robot mematuhinya dan lompat ke luar jendela. Pada suatu saat si sulung Gina memanggil Andrew untuk membukakan jendela kamarnya yang berada di lantai atas dan memberi perintah kepada Andrew untuk melompat keluar dari jendela.

Kemudian menanyakan dari mana Andrew memiliki kemampuan membuat karya seni semaca itu. Pada waktu Andrew sedang membuat jam. Ayah Grace Mr. Martin untuk membebaskannya. Martin. bahkan dia sangat ahli dalam membuat jam. Kemudian Andrew mewujudkan keinginan-keinginannya seperti memiliki tampilan dan rupa seperti manusia. dan mencari jalan keluar untuk menebus kesalahannya. bahkan melalui hidup melayani keluarga Martin selam 15 tahun dia banyak belajar. ia mengalam kecelakaan dimana salah satu jari tanggannya terpotong. Saat ini dia berkeinginan untuk bebas sebagai orang merdeka. Pada akhirnya Andrew yang sebelumnya disebut “it” sesaat sesudah kematiannya diakui sebagai manusia. Sejalan dengan perkembangan teknologi. Semua keinginan-keinginanya diwujudkan oleh seorang ilmuan dengan bantuan teknologi. unik. Jika anda atau perusahaan anda melanggar hak cipta pihak lain. Mr. meniru atau menyalin. Dalam melakukan perbaikan ke pabrik pembuatanya Andrew meminta untuk ditambahkan kemampuan untuk mengekespresikan perasaan di wajahnya seperti bisa tersenyum. Martin yang sudah tua. karyanya banyak disukai orang. Martin melihat hasil karya Andrew tersebut dan melihat bahwa karyanya itu sangat indah dan merupakan karya seni yang bernilai tinggi. Martin membawa Andrew pulang dan memperbolehkan Andrew untuk mempelajari apa saja yang disukainya. Selang 12 tahun kemudian. etikapun berubah. bahkan dicatat sebagai manusia tertua di dunia yaitu Bicentennial Men. dan meminta kepada Mr. Dia banyak membaca buku. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang dahulu dianggap manusia salah dikemudian hari dapat menjadi berbeda karena dipengaruhi teknologi. Martin membebaskan Andrew. Seperti yang ditunjukkan melalui film ini. atau dengan kata lain mengalami justifikasi. bahkan memiliki keahlian untuk memperbaiki kotak music Mr. and Computer Intrusion Jika anda atau perusahaan anda melanggar hak cipta pihak lain.Marin dan membangun rumahnya sendiri.Martin membawa Andrew ke pabrik tempat pembuatannnya untuk dipelajari lebih lanjut. dll. Andrew keluar dari rumah Mr. bahkan Mr. karena memiliki kemampuan untuk belajar. Keahliannya terus berkembang. Dari film ini dapat disimpulkan bahwa teknologi memiliki dampak social dalam kehidupan manusia.Andrew merasa bersalah. sedih. namun pihak pabrik malah menawarkan untuk menggantikan Andrew dengan robot rumah tangga lain yang langsung ditolak oleh Mr Martin. Si kecil Grace sangat senang menerimanya dan mengakibatkan Grace dan Andrew akrab satu sama lain. memperdagangkan atau mengedarkan atau menjual karya-karya hak cipta pihak lain atau barang-barang hasil pelanggaran hak cipta (produkproduk bajakan) maka anda telah melakukan tindak pidana yang dikenakan sanksi-sanksi pidana. bisa mengekspresikan perasaan yang sedang dirasakan manusia. 2008 Konsep dan keterhubungan Property. . kreatif. Andrew juga senang mendengarkan lagu-lagu klasik. yang memungkinkan Andrew memiliki penghasilan sendiri dari menjual jamjam hasil karyanya. selama itu Andrew telah membaca ratusan buku dan pengetahuannya terus bertambah. Akhirnya Mr. Dia mengambil sebuah kayu dan mempelajari seni memahat patung sehigga menghasilkan sebuah patung kuda kecil sebagai pengganti patung kaca yang dirusakkannya. Piracy. Keadaan yang tidak biasa ini mendorong Mr. anda dapat dikenakan baik tuntutan pidana maupun gugatan perdata. Andrew balajar banyak dari Mr. Ternyata Andrew adalah robot yang istimewa. senang. Add comment Juni 5. yaitu dengan sengaja dan tanpa hak memproduksi. Martin sendiri meluangkan waktunya untuk mengajari Andrew beberapa pengetahuan. dan mampu menjalin hubungan. bahkan ingin mengalami kematian supaya bisa mengesahkan dirinya sebagai manusia sejati.

orang-orang awam yang buta teknologi pun dengan mudah bisa memiliki lagu-lagu bajakan tanpa harus bersusah payah mempelajari pemakaian software untuk melakukan download via Internet. Argumennya: Orang-orang yang memakai oneline sharing music haruslah memiliki ketrampilan teknis tertentu untuk melakukan download lewat Internet. Bahkan setiap kali ditutup. Dengan berpindahnya lagu-lagu bajakan dari media Internet ke media CD. Kadang mereka menemukan penyanyi atau lagu yang tidak pernah mereka dengar sebelumnya dan ternyata cocok dengan selera mereka. . Lebih parah lagi. Alhasil. Contohnya adalah kebijakan yang ditetapkan melalaui Undang-undang Informasi dan transaksi Elektronik (UU ITE). komputer korban terasa lambat inilah yang menyebabkan gangguan pada komuter (computer intrusion). Kebijaksanaan-kebijaksanaan ini berfungsi mengatur pemanfaatan teknologi informasi supaya dilakukan secara aman dan untuk mencegah penyelahgunaannya. Hal ini sangat baik pada pertumbuhan perekonomian nasional yang mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dianggap merugikan dan dapat merusak kualitas dan perkembangan musik yang ada saat ini. Hal itu justru meningkatkan pembajakan ke skala yang jauh lebih besar. 2008 Argumentasi Unauthorising Oneline Sharing Music Banyak perusahaan music mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk memerangi pembajakan yang dilakukan melalui oneline sharing music. assisten professor dari Stanford Graduate School of Business. jika saja bisa dimanfaatkan secara strategi. Akhirnya. 2008 Politik dalam teknologi informasi Dengan dilibatkannya politik dalam teknologi informasi akan menghasilkan kebijaksanaan-kebijaksanaan. wilayah pasar yang dicakup menjadi lebih luas bahkan tidak dibatasi Negara dan benua. UU ITE ini memberikan perlindungan hukum bagi transaksi bisnis melalui system elektronik. pop-up justru muncul semakin banyak. Kekuatan perdagangan elektronik ini dalah tidak memiliki batas. yang berada di daerah Jepara dapat menjual produknya sampai ke Eropa. Penelitian lain beberapa tahun lalu juga pernah menyimpulkan bahwa download lagu lewat oneline sharing music sebenarnya bisa membantu upaya marketing perusahaan rekaman. kalau sampai service-service yang disusupkan ke komputer korban ini otomatis meng-install berbagai program yang berbahaya atau tidak kita inginkan. Namun beberapa para ahli yang melakukan penelitian dibidang ini seperti Tunay Tunca. yang kebanyakan adalah anak-anak sekolah. Pengusaha mebel. Dengan adanya jaminan ini masyarakat merasa aman untuk melakukan transkasi dengan menggunakan internet. Para pembajak lagu lewat Internet bisa men-download lebih banyak lagu untuk dicoba. Dari sana. 1 comment Juni 5. Add comment Juni 5. mengambil kesimpulan bahwa tidak sepenuhnya oneline sharing music merugikan industri rekaman. dengan menuntut para pengguna. seperti dengan membeli CD bajakan. hal itu justru menciptakan citra yang buruk untuk industri rekaman. memuncullah industri pembajakan komersial yang menyalin lagu-lagu tersebut ke dalam bentuk CD. Dan membawa kepada semakin bertambahnya pengguna tranaksi elektronik. Yang menumbuhkan usaha-usaha yang memanfaatkan transaksi elektronik.Gejala lain dari pembajakan browser Web adalah banyaknya jendela pop-up yang bermunculan dengan sendirinya. industri rekaman malah membuat mereka memikirkan cara lain untuk mendapatkan lagu secara illegal. Selain itu. Dan apabila mencecar para pengguna tersebut lewat jalur hukum.

sekumpulan prinsip-prinsip mengenai benar dan salah yang digunakan dalam penilaian atau tindakan/perilaku orang-orang yang umumnya bersifat etis hampir di setiap waktu.mereka malah memutuskan membeli produk. Premier Bank. Manusia sebagai pembuat. di hack. Proses ini menggerakkan perdagangan bebas antar benua. Bahkan ada seorang penyanyi cilik dari Philipina yang dikenal. mengakibatkan kerugian financial. Namun kejadian yang sebenarnya terjadi adalah penjahat mengirimkan serangan DDoS untuk memeras uang dari perusahaan. media Internet bisa dipakai untuk menyebarkan lagu-lagu mereka secara gratis untuk membentuk kelompok fans yang cukup besar. beberapa faktor negatif terjadi berkaitan dengan penggunaan sistem informasi oleh manusia. Dalam pengertiannya etika adalah kode. dan menekan tim manajemen. kecermatan dan keotomatisan dalam memproses pekerjaan. CTO proses pembayaran oneline StormPay.com. pengguna berhubungan dengan sesuatu yang tidak tampak yaitu bit-bit. Add comment Juni 5. Dari hal ini dapat dilihat apapun teknologi. dan informasi pribadi pelanggan bank. Untuk para pemusik pemula. Pada perkembangannnya. Trafik yang dikumpulkan mencapai delapan giga bit data per detik mengakibatkan StormPay.000 transaksi perhari. Pejahat secara diam-diam masuk ke system dan menguasai ribuan broadband user computer. Hal-hal inilah yang kemudian memunculkan unsur etika sebagai faktor yang sangat penting kaitannya dengan penggunaan teknologi informasi. barang dan modal yang semakin leluasa. dan mengakibatkan 3000 pelanggan marah dan kecewa. oneline sharing music difungsikan sebagai media promosi gratis seperti radio atau MTV. Tahun 2006. digunakan dalam berpikir kritis. 2008 Pentingnya Etika di Dunia Teknologi Informasi Perkembangan dunia menuju dunia tanpa batas (borderless world) telah banyak merubah berbagai aspek kehidupan. Menjadi sebuah fenomena dramatis yang disebut dengan digitalisasi. operator dan sekaligus penggunanya.com tidak bisa mengakses data centernya dan menjalankan bisnis selama dua hari. ternyata teknologi informasi memuat dilema-dilema etis sebagai akibat sampingan dari adanya unsur manusia sebagai pembuat. Dibalik kecepatan. mengira mail servernya gagal. . mengingat dalam menggunakan komputer. baik secara sadar atau tidak sadar. website tiga buah bank di Florida. Jim Grago. ia hanyalah alat. operator dan sekaligus pengguna teknologi tersebutlah yang akhirnya menjadi faktor yang sangat menentukan kelancaran dan keamanannya. Memeras uang untuk mengembalikan dari serangan yang pesannya diterima melalui e-mail. membuat jaringan bots atau botnet. perpindahan manusia. pemecahan masalah serta otomatisasi pekerjaan dan sebagainya. Penggunaan secara intensif maupun ekstensif atas komputer. Berikut ini beberapa fakta penyalahgunaan teknologi informasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Di bulan Februari 2006. dan setelah itu barulah mengadakan konser. serta pemakaiaan sumber daya -sumber daya diseluruh dunia menuju efisiensi yang lebih tinggi. Karena perusahaan tidak bisa memproses 400. Hacker masuk ke server melalui ISP tempat hosting website ketiga bank itu dan mengarahkan trafiknya ke Bogus Server untuk mencuri nomor-nomor kredit card. Dalam hal ini. PIN. Teknologi informasi telah menawarkan berbagai macam kemudahan seperti kecepatan akses data dan informasi. Wakulla Bank. dan Capital City Bank. telepon seluler dan ATM telah mengatasi batasan ruang dan waktu. internet. dan akhirnya diundang sampai ke Amerika hanya karena telah melihat dan mendengarkan rekaman videonya melalui youtube. Salah satu penyebab hal ini adalah kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin memudahkan manusia. dan merubahnya menjadi bots (short fo robot).

http://lompatlebihtinggi. Untuk itu etika dipandang perlu dibentuk sebagai perilaku yang mengikat oleh pengguna teknologi informasi. Sedangkan menurut James H. Salah satu penyebab pentingnya etika adalah karena etika melingkupi wilayah-wilayah yang belum tercakup dalam wilayah hukum.com/category/etika-ti/ . dalam lembaga yang bersangkutan. Moor. etika komputer adalah sebagai analisis mengenai sifat dan dampak social teknologi komputer. Faktor etika disini menyangkut identifikasi dan penghindaran terhadap perilaku yang salah dalam penggunaan teknologi informasi. serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk menggunakan teknologi tersebut secara etis. dan untuk orang lain.Tujuan dari etika adalah kehidupan yang lebih baik dengan.wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->