P. 1
ASFIKSIA

ASFIKSIA

|Views: 1,086|Likes:
Published by darmanrasyid

More info:

Published by: darmanrasyid on Dec 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2013

pdf

text

original

Gambar 3.13 Meningococcemia. Rash bintik eritematous dengan petechiae dan purpura.
Gambar 4.9 Laserasi dengan jembatan
jaringan.

Gambar 4.6 Pola kontusi yang
disebabkan oleh ujung senter.

34

Gambar 5.7 Luka avulsif pada paha kiri dengan putusnya arteri femoral.

Gambar 6.8 Fraktur pada tengkorak pada fossa posterior kiri dengan kontusi coup pada
hemisfer serebellar kiri dan kontusi kontracoup pada kutup temporal
kanan. Selamat selama delapan hari.

35

Gambar 6.11 (A) Fraktur tulang temporal skuamosa dengan laserasi pada arteri
meningeal media dan (B) dan (C) hematoma epidural.

Gambar 7.15 Luka tikam karena golok
dengan tepi yang
bergerigi.

36

Gambar 8.11 Infant berusia 5 bulan yang terbunuh oleh phython. Tidak ada petechiae,
perdarahan, atau memar pada tubuh. Bekas tusukan kecil pada wajah
dengan konfigurasi semisirkular dan disebabkan oleh gigi phython yang
seperti jarum.

Gambar 8.24 Pencekikan dengan bekas kuku dan goresan pada sisi leher.

Gambar 9.11 Luka bakar asam pada wajah akibat bateri yang ruptur.

37

Gambar 9.19 Anak berusia 3 tahun yang terlindas truck, dengan jejak ban pada
punggung.

Gambar 13.6 Hematoma epidural termal postmortem.

Gambar 13.7 Luka bakar postmortem dengan pinggiran eritematous.

Gambar 16.1 Luka bakar listrik pada
tangan

yang

memperlihatkan

titik

entry.

38

Gambar 19.2 Gelembung udara pada vena epicardial jantung pada kematian karena
emboli udara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->