Teori Politik Klasik dan Kontemporer Tua Hasiholan Hutabarat, S.Sos, M.

Si, Lecturer at University Of 45 Mataram, Social and Political Faculty, Governing Department, Mataram, Nusa Tenggara Barat Province, 2008. Limited Published to Student in Classical and Contemporary Political Theories Pendahuluan. Sejarah perkembangan umat manusia selalu dipengaruhi oleh perubahan pada sistem sosial dan politik. Kondisi masyarakat maupun sistem kekuasaan yang berlaku secara pasti dibentuk oleh tatanan sosial yang kemudian mendorong peradaban manusia menuju pada perubahan-perubahan ke arah tertentu. Sistem sosial dan politik yang berlaku pada jaman tertentu sudah pasti tidak muncul dengan sendirinya, namun muncul dari pola fikir, kesadaran, pola tindakan manusia yang membentuk rangkaian perilaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan, mempertahankan eksistensi masyarakat maupun memperluas pengaruh pola fikir, kesadaran, tindakan maupun rangkaian perilaku tersebut dilandasi oleh nilai-nilai tertentu yang muncul dan berkembang atas dasar kegelisahan, ketidakpahaman, ketakutan, dan ketidakpastian yang diciptakan oleh jaman. Ketidakpastian, ketakutan, kekacauan maupun kegelisahan manusia

tersebut mendasari manusia untuk melakukan perubahan. Perubahan tersebut tentu saja tidak mudah untuk dilakukan, karena pemikiran-pemikiran, tindakan, landasan nilai dan struktur sosial sebelumnya cenderung untuk bertahan dan menolak digantikan dengan nilai-nilai atau pemikiran-pemikiran baru. Penolakan atau resistensi nilai-nilai lama tersebut kemudian menciptakan tahapan transisi dimana membuat masyarakat hidup dalam situasi-situasi serba sulit dan menyimpang. Kesulitan dan penyimpangan tersebut pada tahap selanjutnya melahirkan pemikiran-pemikiran baru pula. Namun peradaban manusia tetap tidak mungkin meninggalkan atau melepaskan pola fikir dan nilai-nilai lama, malah kemudian nilai-nilai tersebut hidup secara berdampingan dengan standar nilai baru sebagai jawaban atas kelemahan manusia dalam mengatasi realitas hidup yang serba tidak pasti. Deskripsi singkat di atas menjadi landasan berfikir bagi mahasiswa, bahwasannya setiap peradaban manusia selalu dipengaruhi oleh sistem yang

sedangkan sistem yang berlaku pada saat itu dibentuk oleh pola fikir manusia. bagaimana seharusnya manusia bertindak. Manusia tidak lagi mencari kebenaran. Perdebatan darimana dan bagaimana manusia memperoleh kebenaran tersebut terus-menerus berlangsung dan diwarisi hingga saat ini. diantaranya adalah tentang bentuk masyarakat yang ideal.teori yang dianggap paling tepat dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. perubahan yang paling baik bagi masyarakat. kebenaran dapat diperoleh saat manusia menggunakan inderanya. Teori-teori tersebut sangat berpengaruh dalam hidup manusia maupun terhadap sistem sosial. Upaya manusia dalam memperoleh kebenaran tersebut kemudian mulai bergeser.berlaku. Teori-teori politik yang muncul dari orang-orang besar yang hidup pada jamannya lahir untuk menjawab ketidakpastian dan kebingungan manusia untuk menjelaskan bagaimana manusia berhadapan dengan lingkungan sosialnya. sejak jaman Yunani hingga sekarang. Sejak lama manusia dihadapkan pada perdebatan. Manusia hanya menerima kebenaran Tuhan tersebut dan menerapkannya dalam hidup. nilai atau tatanan norma yang pantas untuk manusia. seperti apa bentuk pemerintahan atau negara yang ideal dan sebagainya. bagaimana cara manusia memperoleh kebenaran? Satu pihak menyatakan. Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang terus digeluti oleh pemikirpemikir sosial dan atau politik. Masingmasing jaman punya pandangan. sehingga terus mengalami perkembangan. Teori-teori politik yang telah ada sejak jaman Yunani sampai saat ini memegang peran penting terhadap peradaban manusia. Salah satu tugas teori-teori politik tersebut adalah menemukan kebenaran. namun milik Tuhan. Pergeseran tersebut berisi berbagai pertanyaan. dimana di dalamnya terdapat teori-teori yang dipercaya dapat membantu manusia memahami 1 atau menjelaskan hidupnya. Sama halnya dengan teori-teori politik yang dibahas dalam tulisan ini. kebenaran bukan milik manusia. Dalam buku ajar ini. pemikiran-pemikiran atau . kebenaran hanya bisa diperoleh ketika manusia menggunakan akal atau rasio nya. Pandangan lainnya bersikeras. melainkan mencari penjelasan atau pemahaman tentang lingkungan sosial. Pihak lain menyatakan. perspektif atau paradigma sendiri-sendiri hingga melahirkan teori.

bertani dan sebagainya) sampai yang paling kompleks seperti sekarang ini. politik. Para ilmuan tersebut selalu meng. upaya manusia dalam mencapai apa yang dimaksud dengan kebenaran tersebut terkadang semu dan tidak konsisten. konsep. Diharapkan melalui buku ajar ini. masyarakat. Dengan demikian. ketika para ilmuan sibuk mencari hakekat hidup. realitas hidup maupun sistem sosial. seperti apa perubahan-perubahan teori tersebut bisa terjadi. Mulai dari jaman Yunani. masa pasca revolusi industri hingga jaman yang kita namakan sekarang sebagai jaman modern atau kontemporer. titik pandang yang paling jitu ataupun perspektif yang paling sesuai dalam memperoleh kebenaran tersebut. Sudah sejak manusia hadir di dunia. cakrawala mahasiswa dalam memandang peradaban. aksioma. Namun tetap saja pandangan ilmu pengetahuan terhadap dunia. perspektif maupun metode-metode untuk menjelaskan masyarakat. Sementara itu. meramu. manusia terus mengalami perubahan. renaisance. Mulai dari bentuknya yang paling sederhana (masyarakat berburu. mahasiswa bisa memahami seperti apa pergulatan-pergulatan manusia (melalui teori-teori politik yang ada) dalam menjawab pertanyaan. Berbagai . Atas latar apa teori-teori tersebut bisa muncul dan kemudian mengalami perkembangan hingga seperti saat ini. keluarga bahkan individu tidak pernah berhenti. masa pertengahan. mahasiswa nantinya bisa meruntut. baik negara.teori-teori tersebutlah yang akan dibahas. sumber atau cara analisis merekalah yang paling benar dan dapat dijadikan acuan bagi setiap orang untuk memperoleh kebenaran. Akhirnya.pertanyaan seluruh umat manusia. 2 UPAYA MANUSIA MENCARI KEBENARAN Sepanjang sejarah manusia selalu akan mencari kebenaran. politik dan budaya. Kebenaran tersebut kemudian dijadikan landasan untuk membentuk seperti apa wajah masyarakat. hadir pula berbagai teori. beserta proses belajar mengajar dan kegiatan diskusi yang dilakukan. bahkan kerap kali semakin membuat kita bingung dan kemudian tidak perduli terhadap dinamika ilmu pengetahuan dalam mencari kebenaran.klaim bahwasannya pandangan. Namun sayang. Setiap jaman lahir para pemikir atau ilmuan yang mencoba menawarkan cara yang paling tepat. setelah proses perkuliahan berlangsung atau bahan ajar ini bisa diserap. negara maupun sistem sosial. budaya dan ekonomi menjadi lebih luas dan komprehensif.

bagaimana bentuk penindasan yang terjadi dalam sistem partriarkhi dan sebagainya. Begitu juga dengan ilmuan psikologis. bagaimana birokrasi yang efektif dan sebagainya. Ada juga ilmuan sosial yang berkecimpung untuk mengetahui bagaimana sebuah konflik sosial dan sengketa politik bisa muncul. Berbagai paham juga diperkenalkan kepada publik tentang apa yang disebut dengan ekonomi pasar. Sebahagian ilmuan kemudian tertarik dengan hubungan antara perempuan dengan laki-laki. Apakah disebabkan tekanan mental.cara digunakan untuk melahirkan sebuah teori tentang demokrasi. lembaga legislatif yang ideal. Ilmuan sosiologi kemudian mencaritahu bagaimana konflik sosial bisa muncul. Bagaimana peran-peran seluruh komponen yang ada di sebuah negara sehingga sistem yang dibangun dan dijalankan dapat dikelola secara adil. tradisi. Tentang bagaimana struktur sosial dan pembagian peran di dalam masyarakat bisa terbentuk dan mengapa pembagian peran tersebut berlangsung secara timpang sehingga 3 . Mereka bertanya-tanya mengapa penyimpangan perilaku bisa terjadi. sebuah kelompok. norma dan nilai bisa muncul. Adapula yang mencoba menganalisis bagaimana sebuah sistem politik dapat berjalan secara stabil. ekspresi yang terpendam dan sebagainya. dan kemudian dijadikan panduan hidup oleh seluruh anggota masyarakat atau anggota kelompok tertentu. Dalam konteks budaya juga tidak kalah seru. Ilmuan budaya mencoba membongkar bagaimana sebuah masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful