P. 1
Alat Peraga Matematika Untuk Probabilitas Peluang

Alat Peraga Matematika Untuk Probabilitas Peluang

|Views: 199|Likes:

More info:

Published by: Ajn Jiwana Nurhaqiqi on Dec 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2015

pdf

text

original

Alat Peraga Matematika untuk Probabilitas Peluang 18 Juli 2009 at 11:25 · Filed under artikel ·Tagged alat peraga, matematika

sederhana, probabilitas Persiapan peralatan 1. Kumpulkan beberapa gelas kertas/plastik dan sedotan. Usahakan untuk mengumpulkan sedotan dengan berbagai warna, minimal tiga warna. 2. Potong sedotan menjadi potongan-potongan kecil sekitar 1cm panjang masing-masing. 3. Guntinglah potongan sedotan tadi secara memanjang supaya potongan sedotan tadi dapat dikaitkan ke gelas. Ingat, potongan sedotan ini nanti akan kita jadikan sebagai tanda.

Contoh penggunaan alat peraga sederhana untuk menjelaskan Kaidah Pencacahan (Aturan Pengisian Tempat): 1. Sembunyikan potongan-potongan sedotan selain warna Merah (M) dan Hijau (H). 2. Mulailah dengan pertanyaan ³berapa gelas dapat ditandai jika masing-masing gelas hanya boleh diberi diberi tepat 1 (satu) tanda (sedotan)?´. Jawaban normal nya akan 2 (dua) gelas. 1 gelas ditandai merah dan satu gelas bertanda hijau (H) atau kita simbolkan: M dan H. 3. Selanjutnya tingkatkan jumlah tanda, meminta pertanyaan seperti: ³bagaimana jika kita ingin menggunakan tepat dua tanda?´ . Jawabannya ada 4 (empat) gelas, MM-MH-HM-HH (ingat, setiap gelas tidak boleh ada yang bertanda sama persis). 4. Tanyakan lagi ³bagaimana kalau tepat tiga tanda-tanda?´ dimana jawabannya 8. MMM- MHMHMH-HHM. 5. Generalisasikan dengan mulai menggunakan simbol seperti ³bagaimana jika kita menggunakan tanda tepat sejumlah n tanda?´. 6. Petunjuk jawabannya adalah: 7. 2 kali 2 kali 2 «.. n kali 8. 2 pangkat n. 2 dikalikan dengan dirinya sendirinya sejumlah n kali. 9. Ulangi langkah di atas dengan menambah jumlah warna yang dibolehkan misalnya menjadi merah (M), hijau (H) dan biru (B). Contoh populer yang sering digunakan misalnya adalah pasangan baju dan celana yang dapat dipakai, atau berapa kemungkinan membuat tim pengibar bendera yang terdiri dari tiga orang. Untuk menjelaskan contoh ini, dapat digunakan alat peraga sederhana matematika dengan mengasosiasikan baju-celana

dengan sedotan, dan orang yang memakai baju-celana dengan gelas. Alat peraga ini juga dapat dipakai untuk menjelaskan permutasi dan kombinasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->