P. 1
konsep dasar akuntansi

konsep dasar akuntansi

|Views: 558|Likes:
Published by cooler_

More info:

Published by: cooler_ on Dec 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

aloMATERI KULIAH TEORI AKUNTANSI Materi : KONSEP DASAR Konsep dasar yang dikemukakan oleh P&L : 1.

Konsep KESATUAN USAHA (BUSINESS ENTITY CONCEPT) 2. Konsep KONTINUITAS USAHA (CONTINUITAS OF ACTIVITY CONCEPT) 3. Konsep HARGA POKOK SEBAGAI BAHAN OLAH AKUNTANSI (MEASURED CONSIDERATION) 4. Konsep HARGA POKOK BERDAYA IKAT (COST ATTACH) 5. Konsep UPAYA DAN HASIL (EFFORT AND ACCOMPLISHMENT) 6. Konsep BUKTI BERDAYA UJI DAN OBYEKTIF (VERIFLE, OBJECTIVE EVIDENCE) 7. Konsep AKUNTANSI MENGAKUI ADANYA ASUMSI YANG RELEVAN (ASSUMPTION)

7

KONSEP KESATUAN USAHA: Dalam akuntansi perusahaan dipandang sebagai suatu usaha atau badan usaha yang berdiri sendiri, bertindak atas namanya sendiri, dan terpisah dari pemilik dan pihak lain yang menanamkan dana dalam perusahaan. - Batasannya : lebih menentukan pada kesatuan usaha ekonomik dari pada kesatuan usaha yuridis. - Pendapatan & Untung harus dipandang sebagai kenaikan kekayaan perusahaan. - Biaya & Rugi dipandang sebagai penurunan kekayaan perusahaan. KONSEP KONTINUITAS USAHA: Jika tidak ada tanda, gejala atau rencana pasti bahwa suatu perusahaan akan dibubarkan atau dilikuidasi maka dianggap perusahaan akan berlangsung terus sampai waktu yang tidak terbatas. - Dasar pikiran : pertimbangan kepraktisan dalam pelaksanaan akuntansi karena operasi perusahaan di masa datang tidak dapat diduga secara pasti. - Implikasi : Arti penting laporan periodik, kedudukan laporan laba-rugi dalam menentukan earning power jangka panjang dan fungsi neraca dalam hubungannya dengan penilaian terhadap perusahaan - Kedudukan laporan keuangan periodik : sebagai laporan yang tentatif/sementara, bukan final. - Kedudukan laporan laba-rugi : lap.laba-rugi lebih penting d/p neraca - Lap. Laba-rugi hendaknya memuat rugi (loss) dan untung (gain) luar biasa KONSEP HARGA POKOK SEBAGAI BAHAN OLAH AKUNTANSI Bahwa bahan olah akuntansi adalah harga pokok yang merupakan jumlah rupiah kesepakatan dalam transaksi pertukaran - Harga pokok : jumlah rupiah yang dicatat pertama kali untuk kemudian diolah lebih lanjut menjadi data dasar dalam penyusunan laporan keuangan. KONSEP HARGA POKOK BERDAYA IKAT Bahwa harga pokok sebagai bahan olah akuntansi bersifat mudah bergerak dan dapat dipecah-pecah atau digabung-gabungkan kembali seakan proses ini tidak ada kaitannya dengan rekening tersebut. - Implikasi : penting pada saat pengakuan tambahan manfaat produk fisik yang dihasilkan pada khususnya dan pengakuan pendapatan pada umumnya. - Pendapatan hendaknya diakui setelah pendapatan tersebut terealisasi. - Wadah/takaran penggabungan : jika ikatan dengan produk mudah dikenali  PRODUK Jika ikatan dengan produk sulit ditelusur dgn produ  WAKTU KONSEP UPAYA DAN HASIL Harga pokok merupakan pengukur upaya (effort) dan pendapatan merupakan pengukur hasil (accomplishment). - Dasar pikiran : Kegiatan perusahaan terletak di masa yang akan datang, tetapi keputusan untuk menentukan kemajuan jalannya perusahaan tidak dapat menunggu sampai akhir perusahaan terjadi, maka diperlukan alat ukur untuk mengukur kemajuan perusahaan. - Implikasi : banyak berpengaruh terhadap penyusunan dari interprestasi prinsip (standar) akuntansi, khususnya yang menyangkut penentuan laba periodik. - Depresiasi : Menurut P&L depresiasi bukan proses penilaian dan juga bukan sarana untuk menutup harga pengganti aktiva tetap dari konsumen tetapi depresiasi adalah suatu langkah

Informasi keuangan umum 11. Keanekaragaman perlakuan akuntansi atas satuan usaha 7. Materialitas KONSEP DASAR MENURUT PAUL GRADY 1. Angka/jumlah rupiah pendekatan 9. Satuan usaha 3. juga tidak terlalu panjang. KONSEP BUKTI BERDAYA UJI DAN OBJEKTIF Setiap transaksi harus didukung oleh bukti transaksi yang kuat dan sah. Satuan uang sebagai satuan kuantifikasi transaksi 5. Konservatisme 8. Harga pertukaran 8. Kontinuitas usaha 3. Penandingan 10. Laporan berdasarkan periode waktu 5. karena tidak terlalu pendek. Satuan uang sebagai pengukur 2. 8 KONSEP AKUNTANSI MENGAKUI ADANYA ASUMSI-ASUMSI Asumsi – asumsi tersebut adalah : 1. Realisasi 9. Pengukuran dalam satuan moneter 6. Periode waktu 7. Prinsip Harga Pokok 5. 4. Materialitas 10. Materialitas . keiatan usaha perseorangan atau firma dan kegiatan usaha perusahaan afiliasi (anak) 2. Sistem berpasangan 6. Kontinuitas usaha : asumsinya didasarkan atas pengalaman perusahaan pada umumnya 3. Harga Pokok sebagai bahan olah akuntansi : harga pokok faktor produksi tersebut adalah HP pada saat terjadinya. KONSEP DASAR MENURUT APB STATEMENT NO. operasi unit pemerintahan. Asas himpunan/akrual 7. Pengakuan hak milik pribadi 2.4: 1. Mementingkan substansi daripada bentuk luar/yuridis 13. 5. Kontinuitas usaha 4. Konservatisme 8. Kesatuan usaha : terbatas penggunaannya jika diterapkan pada kegiatan departemen. Konsistensi antar periode untuk suatu kesatuan usaha 6. Tujuannya adalah mencari laba : perusahaan dipandang sebagai suatu organisasi yang dibentuk untuk menghasilkan pendapatan. Kesatuan usaha sebagai fokuks akuntansi 2. Pengukuran aktiva dan pasiva unit usaha 4. Konsistensi/ketaatasasan 11. Periode satu tahun : satu tahun adalah waktu yang tepat untuk pelapran . Kebijaksanaan 10. Periodisasi laporan memerlukan tafsiran KONSEP DASAR MENURUT ANTHONY & REECE 1. Kesatuan usaha yang berdiri sendiri 3. Keandalan data keuangan melalui penendalian internal 9. Laporan keuangan saling berkaitan 12.(prosedur) dalam proses menandingkan (associating) antara jumlah rupiah jasa yang telah diperoleh (past-cost) yang menunjukkan upaya yang direncanakan untuk memproduksi barang atau jasa dan pendapatan yang benar-benar berasal dari barang atau jasa yang diproduksi / dijual. Daya beli uang stabil 6. Kontinuitas usaha 4.

KEBIJAKSANAAN Kebijaksanaan yang dilaksanakan adalah kebijaksanaan yang obyektif atau tidak memihak dan mempertimbangkan segala kemungkinan yang ada.keuangan merupakan rangkaian beberapa laporan keuangan yang saling berkaitan secara unik. JUMLAH RUPIAH PENDEKATAN (APPROXIMATION) Bahwa angka-angka hasil pengukuran dalam akuntansi merupakan pendekatan makna objek atau kejadian yang ingin diwakili oleh angka tersebut dan bukan hasil pengukuran yang pasti. MATERIALITAS Bahwa akuntansi hanya melaporkan atau berkepentingan dengan informasi keuangan yang dianggap material (penting) dalam hubungannya dengan pengambilan keputusan. KEANDALAN DATA MELALUI PENGENDALIAN INTERNAL Bahwa data keuangan yang diahsilkan melalui pengendalian internal yang baik akan lebih andal dibandingkan dengan data yang dihasilkan melalui sistem pengendalian internal yang tidak baik dan kurang memadai. Konsep ini adalah konsekuensi dari konsep objektifitas bukti yang bergradasi/bertingkat. atau hasil yang dianggap kurang menguntungkan. . KONSERVATISME Bahwa dalam keadaan ketidak pastian .PENJELASAN : 9 PENGUKURAN AKTIVA DAN PASIVA PERUSAHAAN Bahwa akuntansi keuangan terutama berkepentingan dengan pengukuran sumber ekonomi dan asalnya serta perubahannya ASAS HIMPUN/ AKRUAL Bahwa dalam menentukan laba periodik dan posisi keuangan suatu unit usaha. Konsep ini adalah konsekuensi konsep kontinuitas usaha dan konsep periodisasi. harapan kejadian. LAPORAN KEUANGAN SALING BERKAITAN Lap. INFORMASI KEUANGAN UMUM Bahwa akuntansi keuangan difokuskan pada penyusunan seperangkat laporan keuangan yang ditunjukkan kepada pihak di luarperusahaan dan berlaku umum tanpa membedakan kepentingan pihak yang satu dan lainnya. KEANEKARAGAMAN PERLAKUAN AKUNTANSI Bahwa perbedaan perlakuan antar unit usaha merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari karena perbedaan kondisi dan tiap unit usaha justru menghendaki perlakuan akuntansi yang berbeda agar informasi keuangan lebih menggambarkan keadaan unit usaha yang sebenarnya. MEMENTINGKAN SUBSTANSI DARI PADA BENTUK LUAR Bahwa dalam setiap perlakuannya akuntansi akan menekankan makna atau substansi ekonomik suatu objek atau kejadian dari pada makna yuridisnya. akuntansi mendasarkan diri pada pengukuran dan penandingan secara ekonomik pendapatan dan biaya dan bukannya penandingan atas dasar kas masuk dan kas keluar (asas tunai). akuntasi akan menentukan pilihan perlakuan atau tindakan akuntasi yang didasarkan pada keadaan. PENGAKUAN HAK MILIK PRIBADI Bahwa struktur akuntansi yang berjalan sekarang ini dilandasi oleh struktur masyarakat dan pemerintahan yang mengakui hak milik pribadi. artinya berdasarkan hubungan fungsional tertentu.

PNEDEK =EKUITAS INVESTOR PIHAK LAINNYA Kreditor Pemegang saham SUDUT PANDANG INVESTOR KONSEP KESATUAN PEMEGANG SAHAM BIASA (RESIDUAL EQUITY HOLDER CONCEPT) Memandang pemegang saham biasa merupakan pusat perhatian akuntansi.KONSISTENSI Bahwa kalau tidak ada penjelasan atau keterangan yang menyatakan sebaliknya. akuntansi menganggap bahwa laporan keuangan disusun berdasarkan prinsip. standar. UNIT USAHA ATIVA-UTANG=MODAL KREDITOR PIHAK LAINNYA PEMILIK AKTIVA BERSIH = INVESTASI SUDUT PANDANG PEMILIK KONSEP KESATUAN LEMBAGA SOSIAL/EKONOMI Pusat perhatian akuntansi : kegiatan usaha yang melibatkan semua pihak sebagai bagian dari kegiatan ekonomi. ada konsep kesatuan : Pemilik (proprietary concept). Lembaga sosial (enterprise concept). UNIT kegiatan sebagai wadah mencpai tujuan bersama Manajer/karyawan Kreditor PIHAK LAINNYA Lembaga sosial lain Lembaga sosial lain SUDUT PANDANG LEMBAGA SOSIOAL 10 KONSEP KESATUAN INVESTOR Investor : dalam arti luar yaitu kreditor(jk. Laba : jumlah rupiah yang menjadi hak kedua kelompok ini. pendapatan hendaknya dikurangi dengan biaya yang dianggap telah menghasilkan pendapat tersebut. investor (investor concept). juga Utang merupakan kewajiban pribadi pemilik. Persamaan akuntansi : Aktiva – Utang = Modal Aktiva adalah milik pribadi pemilik. sebagai pusat perhatian akuntansi. KONSEP KESATUAN (ENTITY) YANG LAIN : Selain konsep kesatuan usaha. AKTIVA – EKUITAS SPESIFIK = EKUITAS RESIDUAL Ekuitas spesifik : Utang dan saham preferensi KONSEP KESATUAN PENGENDALIAN . pengendali (commander concept). UNIT USAHA ATIVA-UTANG JK. PENANDINGAN Untuk menentukan laba yang tepat dan obyektif. metode atau praktik yang sama dengan tahun sebelumnya. dana (fund concept) KONSEP KESATUAN PEMILIK Bersudut pandang pemilik. Tujuan akuntansi : mengukur kekayaan bersih pemilik.panjang) dan pemegang saham (preferen dan biasa).

KONSEP KESATUAN DANA Perhatian akuntansi : unit operasi (kesatuan kegiatan) dengan tujuan atau kegiatan khusus yang telah ditentukan dan untuk melaksanakan kegiatan tersebut perlu sumber ekonomi berupa aktiva likuid (mis: kas) 11 Unit kegiatan AKTIVA LIKUID = SALDO DANA SUDUT PANDANG KESATUAN DANA Akuntansi Dana: Aktiva likuid = saldo dana (SELF-BALANCING ACCOUNTS) Dana likuid Objek pengeluaran & tujuannya KEDUDUKAN INFORMASI AKUNTANSI sebagai dasar pengambilan keputusan INFORMASI INFORMASI KUALITATIF INFORMASI KUANTITATIF INFORMASI AKUNTANSI INFORMASI NONAKUNTANSI INFORMASI OPERASI LAPORAN KEUANGAN UMUM LAPORAN MANAJEMEN .Bertitik berat pada pihak yang mengendalikan sumber ekonomi perusahaan tnapa memperlihatkan pemilikan seperti konsep kesatuan yang lain.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->