Cara Kerja kopling sistem kopling yang akan kita bicarakan disini adalah sistem kopling manual yang

selanjutnya kita sebut dengan kopling saja. Berikut ini ditampilkan gambar komponen penting pendukung kopling, secara urut : Fly wheel atau roda gila, Clutch disc atau plat kopling, Clutch cover atau dekrup dan Clutch release bearing atau Drek lahar.

Susunanya di dalam mobil adalah :

Cara Kerja : Fly wheel atau roda gila meneruskan sekaligus menyimpan energi dari Crank Saft (kruk as) mesin saat mesin hidup (berputar), Plat kopling menjadi satu-satunya perantara tenaga mesin dengan Porseneling kita yang akhirnya tenaga ini akan diteruskan ke Roda. Sedangkan Dekrup bekerja sebagai pengatur kapan tenaga mesin di teruskan dan kapan tenaga mesin tidak diteruskan, hal ini dilakukan oleh kaki kita saat menginjak atau melepas pedal kopling melalui perantara Drek lahar. Catatan : Dekrup di ikat dengan 6(biasanya) baut terhadap fly wheel. plat kopling menjadi pengisi bagian tengah antara fly wheel dengan dekrup. Pada bagian tengah plat kopling terdapat lubang bergigi yang akan masuk kedalam As blender sebagai penerus tenaga dari plat kopling ke Gearbox porseneleng. Ketika kaki tidak menginjak pedal kopling Ketika kaki kita tidak menginjak pedal kopling , dengan melihat susunan diatas maka bantalan dekrup akan menekan plat kopling terhadap fly wheel sehingga seolah olah Fly wheel, plat kopling dan dekrup menjadi satu kesatuan sebagai benda rigid. sehingga apabila fly wheel berputar 10rpm maka demikian pula dengan plat koplingnya. Dengan cara inilah tenaga dari mesin dapat di transfer ke dalam Gearbox porseneleng (melalui as blender) yang pada akhirnya diteruskan ke roda.

Ketika kaki menginjak pedal kopling : Ketika kaki kita menginjak pedal kopling, maka dreklahar mendorong kuku/ tuas dari dekrup sehingga bantalan dekrup yang menekan plat kopling dan roda gila terangkat. ketika terangkat inilah posisi dikatakan Free / perei. Dimana perputaran dari roda gila tidak di ikuti oleh perputaran dari plat kopling. sehingga tenaga dari mesin tidak sampai pada gearbox perseneleng. Pada saat ini lah perpindahan gigi dari porseneleng dapat dilakukan.Didalam gearbox porseneleng inilah tenaga dari mesin di atur sedemikian hingga sesuai dengan kebutuhan pengemudi melalui rasio gigi.

Masalah Kopling Susah masuk gigi : hal ini mungkin dapat disebabkan oleh beberapa hal, sebelum dapat mengetahui sumber kerusakan kita harus dapat mengetahui ciri2 atau gejala2 yang terjadi. Gejala2 yang mungkin terjadi antara lain adalah :

Susah masuk gigi Vosneling baik saat mesin dimatikan maupun di hidupkan : hal ini berarti terdapat kesalahan pada sistem mekanik pengoper gigi hal ini dapat berupa tongkat yang sudah oblak, sift cable atau kabel gigi yang sudah rusak atau putus atau mekanisme pengoper gigi didalam gearbox. Kopling susah masuk gigi hanya pada saat mesin di hidupkan atau dinyalakan, namun mudah jika mesin dimatikan : dalam hal ini ada 2 kemungkinan kerusakan yang pertama adalah Kerusakan terjadi pada mekanisme pendorong clutch release bearing yaitu : master kopling atas bawah, atau kabel kopling yang masih menggunakan kabel, Fork/garpu kopling retak, bushing fork dan atau clutch release bearing atau drek lahar itu sendiri. Kemungkinan yang kedua adalah kerusakan terjadi pada Clutch cover atau dekrup, biasanya ada ciri2 tambahan jika kerusakan terjadi pada dekrup anda yaitu biasanya akan lebih susah masuk gigi lagi setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh atau kondisi dekrup sudah panas, gigi akan semakin susah di pindahkan. Kopling bergetar saat pertama mau jalan : 90% hal ini terjadi karena penggunaan Clutch disc atau plat kopling yang kurang bagus (pantekan atau imitasi murahan), 10% fly wheel bergelombang. Suara mesin besar (rpm tinggi) tapi mobil ga mau lari (acceleration kurang) : 80% hal ini terjadi karena platkopling anda sudah tipis, dan lebih parah lagi akan timbul bau "sangit" ketika kita memaksa untuk accelerasi. 20% Fly wheel aus atau "legok" hal ini biasanya terjadi karena penggunaan plat kopling yang kurang bagus bahanya (imitasi). Terdengar suara2 dari transmisi : ada beberapa jenis suara yang mungkin timbul dalam transmisi antaralain Bunyi Clutch release Bearing = bunyi dari drek lahar ini akan terdengar ketika kita menginjak kopling saat mesin hidup, dan akan hilang suaranya ketika kita melepas kopling. Bunyi Pilot bearing = Akan terdengar saat mesin dihidupkan meskipun kita menginjak kopling atau tidak. Bunyi pada saat jalan = jika kedua bunyi diatas dapat didengar tanpa pergerakan kendaraan, jenis bunyi yang ketiga ini hanya dapat didengar pada saat kendaraan melakukan pergerakan. Bunyi ini berasal dari bearing didalam gearbox anda. Bunyi mendesing pada gigi tertentu = hal ini terjadi karena terdapat kerusakan pada pasangan gigi yang bunyi tersebut kemungkinan gigi sudah aus atau rompal sehingga memberikan rongga udara yang dapat menimbulkan bunyi mendesing.

Kenyamanan, keamanan, dan penampilan merupakan hal utama di saat berkendaraan, terutama saat terperangkap di jalan macet. Tingkat kenyamanan kurang dirasakan pada mobil yang bertransmisi otomatis, karena kaki kiri harus membutuhkan tenaga ekstra untuk menginjak pedal kopling. Kopling otomatis, menjadi fenomena baru dalam berkendara, dengan menerapkan teknologi komputerisasi, yang merupakan kendali otomatis tanpa meninggalkan sifat responsif pada sistem manual yang ada. Saat melintas di jalan macet, alat ini mampu menggantikan fungsi kaki kiri, sehingga lebih rileks dalam menikmati perjalanan, sebab semuanya sudah otomatis. Kopling otomatis ini dapat diterapkan pada semua jenis merek mobil yang ada. Penerapan sistem ini tidak mengubah dan mengganggu mesin maupun sistem manualnya. Alat ini tidak mengurangi penghematan bahan bakar, bahkan dapat menambah besutan dan menghemat plat kopling dan kanvas rem. Untuk menerapkan sistem transmisi otomatis pada mobil manual, ada empat macam alat yang harus dipasang, yakni Centra Processing Unit (CPU), Lever Switch, Actuator, dan Change Mode Button. CPU mampu mengolah informasi yang diserap dari segala kondisi, mulai akselerasi, rem, rpm, serta tingkat kecepatan. Semuanya diramu dengan bantuan sistem micro processor digital yang bermuatan 16 bit. “Dengan bantuan CPU, respon yang ada pada segala kondisi kendaraan dan pengemudi dapat disesuaikan dan mampu diserap alat ini. Lever Switch adalah tombol yang ada pada tuas porsneling, yang bekerja memberi informasi kepada CPU kapan program kerja transmisi otomatis harus mulai beroperasi. Tombol yang tersedia pada tuas ditekan bersamaan dengan perpindahan gigi, dirancang dengan desain khusus. Selain tidak mengganggu perpindahan gigi, juga terhindar dari sentuhan yang tidak disengaja.

Actuator merupakan jantung dari produk buatan Amrik ini, yang berfungsi sebagai eksekutor dalam melaksanakan semua perintah yang diberikan lewat CPU. Dalam melaksanakan tugasnya, Actuator dibantu beberapa sensor posisi yang terbuat dari nikel-bar posisi, sehingga dapat diketahui secara akurat oleh CPU. Dengan demikian mobil dapat dikendalikan secara menyeluruh. Sistem kerja alat ini dilengkapi dengan Cam-Spring yang membutuhkan tenaga elektrik 12 Kopling atauCl utc h yaitu peralatan transmisi yang menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Kopling suatu perangkat/ sistem yang merupakan bagian dari sistem pemindah. Fungsi kopling adalah untuk memindahkan, memutus dan menghubungkan putaran tenaga mesin ke transmisi, kemudian transmisi mengubah tingkat kecepatan sesuai yang diinginkan dengan lembut dan cepat .

mengangkat mendorong pegasdiapraghma dan pressure palte,c lutchdisc akan terlepas denganflywheel. Serentak roda gigi akan terlepas dari pengaruh putaran mesin. Kondisi i nilah yang memungkinkan terjadinya perpindahan roda gigi pada transmisi. Kopling dalam pemakaian dikendaraan, harus memiliki syarat -syarat minimal sebagai berikut :

a) Harus dapat memutus dan menghubungkan putaran mesin ke transmisi dengan lembut. Kenyamanan berkendara menuntut terjadinya pemutusan dan penghubungan tenaga mesin berlangsung dengan lembut. Lembut berarti terjadinya proses pemutusan dan penghubungan adalah secara bertahap.

b) Harus dapat memindahkan tenaga mesin dengan tanpa slip Jika kopling sudah menghubung penuh maka antarafly wheel dan plat koping tidak boleh terjadi slip sehingga daya dan putaran mesin terpindahkan 100%.

c) Harus dapat memutuskan hubungan dengan sempurna dan cepat.Pada saat kita operasinalkan, kopling harus dapat memutuskan daya dan putaran dengan sempurna, yaitu daya dan putaran harus betul -betul tidak diteruskan, sedangkan pada saat kopling tidak dioperasionalkan, kopling harus menghubungkan daya dan putaran 100%. Kerja kopling dalam memutus dan menghubungkan daya dan putaran t ersebut harus cepat atau tidak banyak membutuhkan waktu poros, dan kopling universal yang dipergunakan bila kedua poros akan membentuk sudut yang cukup besar. A.1.KOPLING FLUIDA:

Suatu kopling yang meneruskan daya melalui fluida sebagai zat perantara. kopling ini disebut kopling fluida, dimana antara kedua poros tidak terdapat hubungan mekanis. Kopling fluida sangat cocok untuk mentransmisikan putaran tinggi dan daya besar. keuntungan dari kopling ini adalah bahwa getaran dari sisi penggerak dan tumbukan dari sisi beban tidak saling diteruskan. demikian pada pembebanan lebih, penggerak mulanya tidak akan terkena momen yang melebihi batas kemampuan.

dengan sangkarpada rotornya. rotor sangkar dapat dibagi atas rotor sangka bajing(squirrel cage), dan sangkar bajing khusus. Ada pula kopling fluida dengan penyimpan minyak didalam sirkit aliran minyak, serta kopling kembar yang merup[akan gabungan antara dua kopling fluida dengan sirkit aliran minyak yang terpisah. Gambar 4Macam-macam kopling fluida Momen yang diteruskan dikendalikan dengan mengatur jumlah minyak didalam sirkit, dan pada kopling yang terakhir pengendalian dilakukan dengan menghalangi sebagian dari sirkirt aliran fluida dengan plat penghalang. Cara yang terakhir ini dipakai pada kopling dengan kapasitas besar dan mesin berputaran tinggi. A.2.KOPLING KAKU :

Kopling kaku dipergunakan bila kedua poros harus dihubungkan dengan sumbu segaris. kopling ini dipakai pada poros mesin transmisi umum di pabrik-pabrik. kopling flens kaku terdiri atas naf dengan flens yang terbuat dari besi cor atau baja cor, dan dipasang pada ujung poros dengan diberi pasak serta diikat dengan baut pada flensnya. dalam beberapa hal naf dipasang pada poros dengan sambungan pres atau kerut. Gambar 5Macam-macam kopling tetap

Kopling kaku tidak mengijinkan sedikitpun ketidaklurusan sumbu kedua poros serta tidak dapat mengurangi tumbukan dan getaran transmisi. pada waktupemasangan, sumbu kedua poros harus terlebih dahulu diusahakan segaris dengan tepat sebelum baut -baut flens dikeraskan. Untuk dapat menyetel lurus kedua sumbu poros secara mudah, permukaanflens yang satu dapat dibubut ke dalam dan permukaan flens yang menjadi pasangannya di bubut menonjol sehingga dapat saling mengepas. bagian yang harus diperiksa adalah baut. Jika antara ikatan kedua flens dilakukan dengan baut -baut pas, dimana lubang lubangnya dirim, maka meskipun di usahakan ketelitian yang tinggi, distribusi tegangan geserpada semua baut tetaptidak dapat dijamin seragam. Makin banyak jumlah baut yang dipakai, makin sulit untuk menjamin keseragaman tersebut. sebagai contoh dalam hal koplingyang mempu nyai ketelitian rendah, dapat terjadi bahwa hanya [6] Jika antara ikatan kedua flens dilakukan dengan baut -baut pas, dimana lubang lubangnya dirim, maka meskipun di usahakan ketelitian yang tinggi, distribusi tegangan geserpada semua baut tetaptidak dapat dijamin seragam. Makin banyak jumlah baut yang dipakai, makin sulit untuk menjamin

kopling ini juga dapat meredam tumbukan dan getaran yang terjadi pada transmisi. Selain itu. sebagai contoh dalam hal koplingyang mempu nyai ketelitian rendah. KOPLING TIDAK TETAP Kopling tak tetap adalah suatu elemen mesin yang menghubungkan poros yang digerakan dan poros penggerak. B.1. pemakain kopling ini semakin luas. A. serta dapat melepaskan hubungan kedua poros tersebut baik dalam keadaan diam maupun berputar. Jika setelah baut itu putus terjadi lagi pembebananpada satu baut. getaran dan tumbukan yang terjadi dalam penerusan daya antara mesin penggerakdan yang digerakkan tidak dapat diredam.3. dengan putaran yang sama dalam meneruskan daya. maka seluruh baut akan mengalami hal yang sama dan putus secara bergantian. dapat terjadi bahwa hanya satu baut saja yang menerima seluruh beban transmisi hingga dalam waktu singkat akan putus. karena timbulnya tumbukan yang besar jika di hubungkan dalam keadaan berputar.Untuk menghindari kesulitan -kesulitan diatas dapat dipergunak an kopling karet ban.keseragaman tersebut. KoplingCak a r Kopling ini meneruskan momen dengan kontak positif (tidak dengan peran tara gesekan ) hingga tidak dapat slip. dalam batasbatas tertentu seperti gambar di bawah in Gambar 7Susunan Kopling karet ban Karena keuntungannya demikian banyak. maka cara menghubungkan semacam ini hanya boleh dilakukan jika poros penggerak mempunyai putaran kurang dari 50 (rpm). Kontruksi kopling ini adalah yang paling sederhana dari antara kopling tak tetap yang lain. Namun demikian. namun keuntungan yang diperoleh dari segi -segi lain lebih besar. B. . Meskipun terjadi kesalahan pada pemasangan poros. Kopling ini dapat berkerja dengan baik mekipun kedua sumbu poros yang dihubungkannya tidak benar-benar lurus. sehingga dapat memperpendek umur mesin serta menimbulkan bunyi berisik.Meskipun harganya agak lebih tinggi dibandingkan dengan kopling flens kaku. Kopling cakar persegi dapat meneruskan momen dalam dua arah putaran.KOPLING KARET BAN : Mesin-mesin yang dihubungkan dengan penggeraknya melalui koplingflens kaku. tetapi hanya baik untuk satu arah putaran tertentu saja. memerlukan penyetelan yang sangat teliti agar kedua sumbu poros yang saling dihubungkan dapat menjadi satu garis lurus. tetapi tidak dapat dihubungkan dalam hubungkan dalam keadaan berputar.

Badan A dipasang tetap pada poros sebelah kiri. maka bola atau rol akan lepas dari jepitan hingga terjadi penerusan momen lagi. Kopling Plat Kopling plat adalah suatu kopling yang menggunakan satu plat atau lebih yang di pasang diantara kedua poros serta membentuk kontak dengan poros tersebut sehingga terjadi penerusan daya melalui gesekan antara sesamanya. Ko pling ini sangat banyak gunanya dalam otomatisasi mekanis. Kopling kerucut sering lebih menguntungkan. Pemutusan hubungan dapat dilakukan dengan meniadakan gay a dorong hingga gesekan akan hilan kemungkinan terkena minyak. atau jika poros yang digerakan berputar lebih cepat dari poros penggerak. sehingga cincin luar bersama poros yang digerakan akan berputar meneruskan daya. . Sepanjang pasak luncur\. Kopling Friwil Kopling friwil adalah kopling yang dapat lepas dengan sendirinya bila poros penggerak mulaiberputar lebih lambat atau dalam arah berlawanan dari poros yang digerakan. bidang gesek C pada badan B didorong ke badan hingga terjadi penerusan putaran dari poros penggerak disebelah kiri keporos yang digerakan di sebelah kanan.4. B. dan badan B dipasang pada poros sebelah kananserta dapat bergeser secara aksial pada poros tersebut. Kontruksi kopling ini cukup sederhana dan dapat dihubungkan dan dilepaskan dalam keadaan berputar. maka daya rencana dan momen rencana dihitun g dengan menggunakan faktor koreksi. maka gesekan yang timbul akan menyebabkan rol atau bola terjepit diantara poros penggerak dan cincin luar. Jika poros penggerak berputar Berlawanan arah jarum jam.B.2. Bola-bola atau rol-rol dipasang dalam ruangan yang bentuknya sedemikian rupa hingga jika poros penggerak (bagian dalam) berputar searah jarum jam. Jika daya yang diteruskan dan putaran poros kopling diberikan.

N ME . PLAT KOPLING Kopling berbentuk bulat dan tipis terbuat dari plat baja berkualitas tinggi. maka daya rencana dan momen rencana dihitun g dengan menggunakan faktor koreksi.4. atau jika poros yang digerakan berputar lebih cepat dari poros penggerak. Bola-bola atau rol-rol dipasang dalam ruangan yang bentuknya sedemikian rupa hingga jika poros penggerak (bagian dalam) berputar searah jarum jam. Bahan gesek ini disatukan dengan plat kopling dengan menggunakan keling(rivet). B. C. Jika daya yang diteruskan dan putaran poros kopling diberikan. Kopling Friwil Kopling friwil adalah kopling yang dapat lepas dengan sendirinya bila poros penggerak mulaiberputar lebih lambat atau dalam arah berlawanan dari poros yang digerakan.[10] kemungkinan terkena minyak. maka bola atau rol akan lepas dari jepitan hingga terjadi penerusan momen lagi.roda penerus juga berfungsi sebagai dudukan hampir seluruh komponen kopling.KOMPONEN UTAMAKOP LI NG A. maka gesekan yang timbul akan menyebabkan rol atau bola terjepit diantara poros penggerak dan cincin luar. Kedua sisi plat kopling dilapisi dengan bahan yang memiliki koefesien gesek tinggi. Kopling kerucut sering lebih menguntungkan. Jika poros penggerak berputar Berlawanan arah jarum jam. sehingga cincin luar bersama poros yang digerakan akan berputar meneruskan daya. RodaPe nerus Selain sebagai penstabil putaran motor. Ko pling ini sangat banyak gunanya dalam otomatisasi mekanis.

Kedua sisi plat kopling dilapisi dengan bahan yang memiliki koefesien gesek tinggi. Bagian plat kopling yang beralur dan berhubungan dengan input shaft transmisi dinamakanclutch hub.Plat kopling dipasangkan pada alur-alur input shaft transmisi. plat Kopling Kopling berbentuk bulat dan tipis terbuat dari plat baja berkualitas tinggi. sisi ini akan menekan plat kopling dan roda penerus.pelat tekan berbentuk bulat dan diameternya hampir sama dengan diameter plat kopling.P elatT ekan Pelat tekan kopling terbuat dari besi tuang. Kampas kopling dipasangkan padac ushion plate dengan dikeling. Cushion plate dipasangkan pada plat kopling juga dengan dikeling. Bagian plat koplingyang beralur dan berhubungan dengan input shaft transmisi dinamakanclutch hub. sisi ini akan menekan plat kopling dan roda penerus. Terdapat dua jenis torsion dumper yaknitorsion rubberdumper dantorsion spring dumper. sisi lainnya mempunyai bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan penempatan komponen kopling lainnya.P elat T ekan Pelat tekan kopling terbuat dari besi tuang. Hentakan saat kopling mulai meneruskan putaran dan pada saat akselerasi dan deselerasi diredam olehtorsiondumper. salah satu sisinya (sisi yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus.pelat tekan berbentuk bulat dan diameternya hampir sama dengan diameter plat kopling. salah satu sisinya (sisi yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus. Terdapat dua jenis torsion dumper yaknitorsion rubberdumper dantorsion spring dumper.Plat kopling dipasangkan pada alur-alur input shaft transmisi.SIN II1 0 Gambar 12 Kontruksi plat kopling dan kelengkapannya Plat kopling adalah komponen unit kopling yang berfungsi menerima dameneruskan tenaga mesin dari roda penerus dan plat penekan ke input shaft transmisi. sisi lainnya mempunyai bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan penempatan komponen kopling lainnya. N ME SIN II1 0 Gambar 12 Kontruksi plat kopling dan kelengkapannya Plat kopling adalah komponen unit kopling yang berfungsi menerima dan meneruskan tenaga mesin dari roda penerus dan plat penekan ke input shaft transmisi. Cushion plate dipasangkan pada plat kopling juga dengan dikeling.Kampaskopling(facingdipasangkanpada plat kopling untuk memperbesar gesekan. C. Hentakan saat kopling mulai meneruskan putaran dan pada saat akselerasi dan deselerasi diredam olehtorsiondumper. Kampas kopling(facing) dipasangkan pada plat kopling untuk memperbesar gesekan. Kampas kopling dipasangkan padac ushion plate dengan dikeling. . Bahan gesek ini disatukan dengan plat kopling dengan menggunakan keling(rivet). C.

pelat kopling dan roda penerus. Jumlah pegas (kekuatan tekan) disesuikan dengan besar daya yang harus dipindahkan MESIN II11 E. Mekanisme Penggerak Komponen penting lainnya pada kopling ialah mekanisme pemutusan hubungan (tuas tekan). pelat penekan dilengkapi dengan sejumlah pegas spiral atau pegas diaphragma. Bantalan bola yang dilengkapi dengan permukaan tekan akan mendorong tuas tekan. tutup dan tuas penekan. bantalan bola diikat pada bantalan luncur yang akan bergerak maju/mundur pada sambungan. mekanisme ini di lengkapi dengan bantalan bola. Unit Plat Penekan Sebagai satu kesatuan dengan plat penekan. .Pegas digunakan untuk memberikan tekanan terhadap pelat tekan.D.

Tahan terhadap gesekan. Konstruksinya seperti terlihat pada gambar berikut ini. . hingga disebut dengan pegas radial. kemungkinan berkurang panjang bebasnya. dan juga getaran atau kejutan selama menghubungkan/bekerja. sehingga memerlukan media pendinginan. Sedangkan yang pegas ulir. Kanvas kopling direncanakan untuk bergesekan. yang biasanya ditunjukan dengan ter -jadinya kelonggaran pegas dirumahnya dan menimbulkan suara. Alat ini dipasang secara radial.Untuk itu maka pegas radial harus mampu menerima gaya radial yang terjadi pada plat kopling memiliki elastisitas yang baik. maka pegas radial dapat mengalami kerusakan. kemungkinan karetnya berkurang/tidak elastis lagi atau pecah. Namun demikian karena penggunaan yang t erus menerus.[21] Gesekan antar bidang/ permukaan komponen tentu akan menimbulkan panas. maka perlu dibuat tahan terhadap keausan akibat gesekan. Dapat mencengkeram dengan baik. Plat kopling dilengkapi dengan alat penahan kejutan baik dalam bentuk pegas ataupun karet.Untuk yang dalam bentuk karet. Gambar 26 Pegas Radial Pegas radial berfungsi untuk meredam getaran/kejutan saat kopling terhubung sehingga diperoleh proses penyambungan yang halus.

Plat kopling di samping pegas radial juga dilengkapi dengaDitinjau dari lingkungan/media kerja. kopling dibedakan menjadi : .

[13] ELEMEN MESIN II12 F. Rumah Kopling .

MACAM KOPLING MENURUTCARA KERJA 1.Rumah kopling terbuat dari besi tuang atau aluminium. sehingga cairan akan terlempar/ bersirkulasi oleh adanya gaya sentrifugal akibat putaran sehingga . namun perpindahan tenaga D. rumah kopling menutupi seluruh unit kopling dan mekanisme penggerak. Rumah kopling umumnya mempunyai daerah terbuka yang berfungsi sebagai saluran sirkulasi udara.KOPLING HIDROLIK Dinamakan kopling hidrolik karena untuk melakukan pemindahan daya adalah dengan memanfaatkan tenaga hidrolis. pegas penekan. tuas penekan dan rumah kopling. Tenaga hidrolis didapat dengan menempatkan cairan/ minyak pada suatu wadah/ mekanisme yang diputar.Pada tipe bossdrive plat penekan dipasangkan pada rumah kopling dengan b oss sehingga konstruksinya kuat. Ditinjau dari konstruksinya clutch cover dibedakan menjadi tiga yakni:bossdrivetype clutch cover. Gambar 15 Rumah kopling Clutch cover unit terdiri dari plat penekan. radial strap type clutch coverda n corded strapdriveti pe clutch cover.

fluida mempunyai tenaga hidrolis. Aplikasi kopling basah umumnya pada jenis atau tipe plat banyak. dimana kenyamanan berkendara yang diutamakan dengan proses kerja kopling tahapannya panjang. o Pump impeller: merupakan mekanisme pompa yang membangkitkan tenaga hidrolis pada fluida. sehingga banyak terjadi gesekan/slip pada bidang gesek kopling dan perlu pendinginan. . o Stator : adalah mekanisme pengatur ar ah aliran fluida agar tidak terjadi aliran yang merugikan tetapi justru aliran yang menguntungkan sehingga didapatkan peningkatan momen 1)Koplingbasah Kopling basah adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) terendam cairan/ minyak. Fluida yang bertenaga inilah yang digunakan sebagai penerus/ pemindah tenaga. o Turbin runner : adalah mekanisme penangkap tenaga hidrolis fluida yang dibangkitkan pump impeller. Komponen utama pada unit kopling hidrolik adalah .

Untuk mendapatkan penekanan yang kuat saat bergesekan. sehingga kebanyakan kopling pegas spiral ini digunakan pada kendaraan menengah dan berat yang mengutamakan kekuatan dan bekerja pada putaran lambat. tekanan pada plat penekan kurang merata. Dalam pemakaiannya dikendaraan kopling dengan pegas coil memiliki ke lebihan : penekanannya kuat dan kerjanya cepat/ spontan.2)Koplingkering Kopling kering adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) tidak terendam cairan/ minyak (dan bahkan tidak boleh ada cairan/ minyak). Ditinjau dari pegas penekannya. . terpengaruh oleh gaya sentrifugal pada kecepatan tinggi dan komponennya lebih banyak. sehingga saat meneruskan daya dan putaran tidak terjadi slip maka dipasangkan pegas penekan. jika kampas kopling aus maka daya tekan berkurang. kopling dibedakan menjadi 1)Kopling pegas spiral Adalah unit kopling dengan pegas penekannya berbentuk spiral. Sedangkan kekurangannya : penekanan kopling berat.

.

Saat pedal dilepas.[15] diteruskan dengan menggerakan tuas pembebas kearah menekan pega s kopling. Gambar 18 Pedal KoplingSistemMekanik 1. maka pedal kopling akan dikembalikan pada posisi semula oleh pegas pengendali pedal (8). Sehingga plat kopling bebas tak terjepit oleh plat tekan.2S istemHidrolis Sistem yang kedua adalah pengoperasian . Sementara tuas kopling akan kembali pada posisi semula oleh pegas diafragma.

Gambar 20Master silinder kopling hidrolis. Caranya.Penambahan minyak hidrolis ini diambil dari minyak persediaan direservoir. jumlah minyak hidrolis tentu akan berkurang khususnya karena kebocoran atau katup check kotor atau macet. penampung minyak hidrolisnya (Reservoir) terpisah dan dihubungkan menggunakan pipa elastis.Pada saat handel kopling diinjak.[16] Pengoperasian kopling sistem hidrolis ini memanfaatkan tekanan hidrolis minyak. masuk ke pipa penghubung menuju ke silinder kopling. pedal akan dikembalikan keposisi semula oleh pegas pengembali.plunger dan tuas pembebas akan dikembalikan keposisi semula oleh pegas pengembali dan pegas diafragma.Pedal kopling dalam hal ini berfungsi untuk menekan minyak yang ada pada master silinder dan selanjutnya disalurkan kesilinder kopling. Sementara plunger master silinder akan kembali oleh pegas plunger yang ada di dalam master silinder.Posisi saat pedal kopling dilepas.Untuk menjaga agar minyak hidrolis dalam sistem tetap jumlahnya.Minyak hidrolis dari reservoir melalui pipa ke master silinder melalui saluran penghubung (pipe joint). maka perlu penambahan. saat unit plunger .Proses ini menyebabkan kopling memutuskan hubungan antara mesin dengan sistem pemindah tenaga. Konstruksi master silinder dalam gambar tersebut. Tekanan minyak selanjutnya mendorong tuas pembebas dan bantalan tekan menekan pegas diafragma. Gerakan ini melawan pegas pengembaali plunger (return spring) dan menekan minyak hidrolis keluar dari master silinder melalui ujung sebelah kiri. tenaganya dipindahkan ke push rod dan mendorong unit plunyer bergerak kearah kiri. Karena sesuatu penyebab. Konstruksi master silinder kopling hidrolis seperti terlihat pada gambar berikut ini. Karena tekanan sudah tidak ada.

Tekanan minyak hidrolis dari master silinder diteruskan melalui pipa dan masuk ke silinder kopling (dari ujung sebelah kanan) mendorong piston silinder kopling dan diteruskan ketuas pembebas kopling melalui push rod. Dengan demikian minyak hidrolis pada sistem akan tetap terjaga kuantitasnya. Gambar 21Silinder kopling sistem hidrolis. Bila ini terjadi maka fungsi kopling tidak dapat dilaksanakan. Silinder kopling kopling berfungsi merubah tenaga hidrolis pengoperasian kopling menjadi tenaga mekanik. dan tenaga mesin akan selalu terhubung tidak dapat diputuskan oleh kopling. Berkurangnya minyak hidrolis dalam sistem operasional kopling hidrolis akan menyebabkan langkah tekan pedal kopling berkurang. Konstruksinya seperti terlihat pada gambar berikut ini. untuk mendorong tuas pembebas kopling. . atau kemungkinan gerakan pedal tidak tersalurkan hingga ke tuas pembebas kopling.[17] bergerak kekanan saat pedal kopling dilepas. berarti proses pemutusan hubungan tenaga dari mesin ke sistem pemindah tenaga tidak dapat dilaksanakan. maka minyak dari reservoir akan masuk kesistem melalui katup check (check valve).

namun piston silnder kopling tidak bergerak. Bila jumlah udaranya banyak maka terjadi penekanan dari master silinder. Seperti diketahui bila sistem hidrolis kemasukan udara. maka sistem akan terganggu kerjanya. .Pada silinder kopling dilengkapi dengan baut bleeding (bleeder plug) yang berfungsi untuk mengeluarkan udara dari sistem hidrolis. Hal ini karena saat terjadi penekanan. Oleh karena itu udara harus dikeluarkan dari sistem hidrolis. maka tekanan tersebut mengkompresikan udara tersebut baru menekan minyak.

.

[20] .

Gesekan akan menyebabkan panas dan kotoran debu bahan yang aus. yaitu : Tahan terhadap panas.Panas dalam hal ini terjadi karena terjadi gesekan yang memang direncanakan saat kopling akan dihubungkan. - Dapat menyerap panas dan membersihkan diri. Kanvas kopling dilengkapi dengan alur yang berfungsi untuk .Paduan ini dibuat dengan tujuan agar plat kopling dapat memenuhi persyaratan.Gambar 24 Clutch Assembly b)Kopling platganda/ banyak Kopling plat banyak adalah unit kopling dengan jumlah piringan lebih dari satu Gambar 25 Konstruksi Kopling PlatBanyak Lapisan plat kopling disebut dengan kanvas kopling terbuat dari paduan bahan asbes dan logam.

ventilasi dan menampung dan membuang debu ya ng terjadi. bila sampai masuk kesilinder kopling. Kotoran tentu akan menyebabkan kerusakan. yang tentunya sangat banyak berbagai kotoran dapat mengenainya. Boster adalah unit perlengkapan yang dipergunakan untuk meringankan tenaga untuk mengoperasikan . Karet penutup ini sangat penting mengingat posisi silinder kopling berada dibawah kendaraan. [18] Pada silinder kopling juga dilengkapi dengan boot. sering dilengkapi dengan Boster. yaitu karet penutup yang elastis untuk mencegah kotoran masuk kesilinder kopling. Truk. Sistem pengoperasian kopling untuk kendaraan berat seperti Bus. atau alat berat lainnya.

Sedangkan pada sepeda motor. Perlengkapan ini dioperasikan menggunakan kevacuman. kopling gesek banyak digunakan pada kendaraan ringan. yang menggunakan boster. sepeda motor. khususnya pada kendaraan ringan. pada mesin diesel biasanya diambil dari pompa vacum yang dipasang pada sisi belakang alternator. [19] Gambar 23Boster Kopling Hidrolis 2.kopling.KOPLING GESEK Kopling gesek adalah proses pemindahan tenaga melalui gesekan antara bagian penggerak dengan yang akan digerakan. Konsep kopling ini banyak dipergunakan pada 12 sistem pemindah tenaga kendaraan. unit boster dipasang pada silinder slave. Macam-macam Kopling Gesek: Seperti telah dijelaskan di atas. Untuk membandingkan antara sistem yang pakai boster dengan sistem yang tidak menggunakan boster dapat dilihat pada gambar berikut ini. menggunakan jenis basah dengan plat .Pada kendaraan roda empat menggunakan jenis kering dengan plat tunggal. sedan dan mobil penumpang lainnya. Keduanya menggunakan sistem hidrolis.

a)Kopling pelat tunggal. dan plat kopling bekerja dalam minyak pelumas untuk jenis basah. karena plat kopling tidak kena minyak pelumas untuk jenis kering.ganda.Perbedaan kopling basah dan kering. Komponen-komponen kopling gesek pelat tunggal secara bersamaan membentuk rangkaian kopling/ kop ling set(clutchassembly). Seperti terlihat pada gambar berikut ini .

.

[20] Gambar 24 Clutch Assembly b)Kopling platganda/ banyak Kopling plat banyak adalah unit kopling dengan jumlah piringan lebih dari satu Gambar 25 Konstruksi Kopling PlatBanyak Lapisan plat kopling disebut dengan kanvas kopling terbuat dari paduan bahan asbes dan logam. - . yaitu : Tahan terhadap panas.Panas dalam hal ini terjadi karena terjadi gesekan yang memang direncanakan saat kopling akan dihubungkan.Paduan ini dibuat dengan tujuan agar plat kopling dapat memenuhi persyaratan.

Dapat mencengkeram dengan baik.Dapat menyerap panas dan membersihkan diri. Kanvas kopling direncanakan untuk bergesekan. hingga disebut dengan pegas radial. .Untuk itu maka pegas radial harus mampu menerima gaya radial yang terjadi pada plat kopling memiliki elastisitas yang baik. Konstruksinya seperti terlihat pada gambar berikut ini. Gesekan akan menyebabkan panas dan kotoran debu bahan yang aus. [21] Tahan terhadap gesekan. Gambar 26 Pegas Radial Pegas radial berfungsi untuk meredam getaran/kejutan saat kopling terhubung sehingga diperoleh proses penyambungan yang halus. Plat kopling dilengkapi dengan alat penahan kejutan baik dalam bentuk pegas ataupun karet. Alat ini dipasang secara radial. maka perlu dibuat tahan terhadap keausan akibat gesekan. Kanvas kopling dilengkapi dengan alur yang berfungsi untuk ventilasi dan menampung dan membuang debu ya ng terjadi. dan juga getaran atau kejutan selama menghubungkan/bekerja.

Ditinjau dari pegas penekannya. sehingga banyak terjadi gesekan/slip pada bidang gesek kopling dan perlu pendinginan. Gambar 27 Pegas Aksial Gesekan antar bidang/ permukaan komponen tentu akan menimbulkan panas. yang biasanya ditunjukan dengan ter -jadinya kelonggaran pegas dirumahnya dan menimbulkan suara. sehingga memerlukan media pendinginan. maka pegas radial dapat mengalami kerusakan. Untuk mendapatkan penekanan yang kuat saat bergesekan.Untuk yang dalam bentuk karet. kopling dibedakan menjadi 1)Koplingbasah Kopling basah adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) terendam cairan/ minyak. Sedangkan yang pegas ulir. Aplikasi kopling basah umumnya pada jenis atau tipe plat banyak. kemungkinan berkurang panjang bebasnya. Konstruksinya seperti terlihat pada gambar berikut ini. dimana kenyamanan berkendara yang diutamakan dengan proses kerja kopling tahapannya panjang. 2)Koplingkering Kopling kering adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) tidak terendam cairan/ minyak (dan bahkan tidak boleh ada cairan/ minyak). Plat kopling di samping pegas radial juga dilengkapi dengan pegas aksial. sehingga saat meneruskan daya dan putaran tidak terjadi slip maka dipasangkan pegas penekan. kopling dibedakan menjadi . Ditinjau dari lingkungan/media kerja.Namun demikian karena penggunaan yang t erus menerus. kemungkinan karetnya berkurang/tidak elastis lagi atau pecah.

(2)Kopling pegasdiaphragma: Adalah unit kopling dengan pegas penekannya berbentuk diaphragma. Namun pegas diaphragma mempunyai kekurangan : kontruksinya tidak sekuat pegas spiral dan kurang responsive (kerjanya lebih lambat). tekanan pada plat penekan kurang merata. 3. jika kampas kopling aus maka daya tekan berkurang. Sedangkan kekurangannya : penekanan kopling berat. Dalam pemakaiannya dikendaraan kopling dengan pegas coil memiliki ke lebihan : penekanannya kuat dan kerjanya cepat/ spontan.KOPLING MAGNET . terpengaruh oleh gaya sentrifugal pada kecepatan tinggi dan komponennya lebih banyak. sehingga kebanyakan kopling pegas diaphragm ini digunakan pada kendaraan ringan yang mengutamakan kenyamanan. Penggunaan pegas diaphragma mengatasi kekurangan dari pegas spiral. sehingga kebanyakan kopling pegas spiral ini digunakan pada kendaraan menengah dan berat yang mengutamakan kekuatan dan bekerja pada putaran lambat.(1) Kopling pegas spiral Adalah unit kopling dengan pegas penekannya berbentuk spiral.

da n bergesekan dengan roda gila maupun plat tekan akan tetapi selanjutnya secara bertahap akan ikut terbawa berputar dan selanjutnya akan memutar poros utama persneling. apabila kita ingin menggerakkan roda. Dalam hal ini poros roda gigi atau poros utama persneling belum dapat berputar. Listrik yang dibangkitkan atau tersedia dikendaraan adalah listrik arus lemah sehingga magnet yang dibangkitkan tidak cukup kuat untuk dijadikan sebagai kopling pemindah daya utama.Cara kerja kopling [ Cara kerja kopling adalah apabila mesin berputar. dengan sendirinya roda gila ikut berputar. .Magnet yang digunakan adalah magnet remanent yang dibangkitkan dengan mengalirkan arus listrik ke dalam sebuah lilitan kawat pada sebuah inti besi. hal ini dapat d ilakukan dengna mengoperasikan pedal. E. Hal ini yang menyebabkan plat kopling tersebut terjepit diantara roda gila dengna plat tekan. Selanjutnya.Dinamakan kopling magnet karena untuk melakukan pemindahan daya dengan memanfaatkan gaya magnet.Plat ini mulanya akan slip. demikian juga dengna plat kopling yang dipasang dengan perantaraan suatu alur pada poros tersebut yang memungkinkannya bergerak sepanjang poros persneling. Kopling jenis ini kebanyakan hanya digunakan sebagai kopling pada kompresorai rconditi oner(AC ). dimana pada waktu pedal di angkat pegas -pegas kopling akan menekan plat tekan pada roda gila. sedangkan pada roda gaya ini dipasangkan tutup kopling yang tentunya juga ikut berputar.

Master silinder kopling.Pada saat pedal kopling ditekan/diinjak. c. Boster kopling berfungsi untuk meringankan tenaga injakan pedal kopling. pegas kopling akan mendorong pelat tekan maju dan menjepit pelat kopling dengan roda penerus dan terjadi perpindahan daya. pelat kopling terbebas dari roda penerus dan perpindahan daya terputus.Pegas pengendali pedal kopling. b. berfungsi untuk mengembalikan posisi pedal kopling setelah dipergunakan untuk mengoperasikan kopling. dalam upaya mengendalikan kerja kopling. berfungsi untuk merubah gerak mekanis dari pedal kopling menjadi tekanan minyak hidrolis. Batang ulir pada ujung kabel kopling yang berhubungan dengan tuas pembebas berfungsi untuk mengatur gerak bebas tuas pembebas. b. c. 7)Komponen pengoperasian kopling sistem hidrolis adalah sebagai berikut : a. Komponen pengoperasian kopling sistem mekanik adalah sebagai berikut : a. d. ujung tuas akan mendorong bantalan luncur kebel akang. ke tuas pembebas kopling.Pipa hidrolis berfungsi untuk menyalurkan tekanan hidrolis yang dihasilkan dari master silinder kopling.Pedal kopling berfungsi untuk menyalurkan tenaga pengemudi melalui injakan kakinya.ELEMEN MESIN II13 Pada saat pelat tekan bergerak mundur. Kabel kopling berfungsi untuk memindahkan gerakan tenaga injakan kaki pengemudi pada pedal kopling. d. Bantalan luncur akan menarik plat tekan melawan tekanan pegas. Bila tekanan pedal kopling dilepas. Silinder kopling berfungsi merubah tekanan hidrolis dari master silinder menjadi gerak mekanis yang disalurkan ke push rod dan diteruskan ke tuas pembebas kopling. Komponen ini hanya dipergunakan pada kedndaraan berat .

.

[20] Gambar 24 Clutch Assembly b)Kopling platganda/ banyak Kopling plat banyak adalah unit kopling dengan jumlah piringan lebih dari satu Gambar 25 Konstruksi Kopling PlatBanyak Lapisan plat kopling disebut dengan kanvas kopling terbuat dari paduan bahan asbes dan logam. Kanvas kopling dilengkapi dengan alur yang berfungsi untuk ventilasi dan menampung dan membuang debu ya ng terjadi.Paduan ini dibuat dengan tujuan agar plat kopling dapat memenuhi persyaratan. .Panas dalam hal ini terjadi karena terjadi gesekan yang memang direncanakan saat kopling akan dihubungkan. - Dapat menyerap panas dan membersihkan diri. yaitu : Tahan terhadap panas. Gesekan akan menyebabkan panas dan kotoran debu bahan yang aus.

Untuk itu maka pegas radial harus mampu menerima gaya radial yang terjadi pada plat kopling memiliki elastisitas yang baik. hingga disebut dengan pegas radial. . maka pegas radial dapat mengalami kerusakan. Plat kopling dilengkapi dengan alat penahan kejutan baik dalam bentuk pegas ataupun karet. Dapat mencengkeram dengan baik. Gambar 26 Pegas Radial Pegas radial berfungsi untuk meredam getaran/kejutan saat kopling terhubung sehingga diperoleh proses penyambungan yang halus. Namun demikian karena penggunaan yang t erus menerus. kemungkinan karetnya berkurang/tidak elastis lagi atau pecah. Sedangkan yang pegas ulir. Kanvas kopling direncanakan untuk bergesekan.Untuk yang dalam bentuk karet. Konstruksinya seperti terlihat pada gambar berikut ini.[21] Tahan terhadap gesekan. dan juga getaran atau kejutan selama menghubungkan/bekerja. Alat ini dipasang secara radial. maka perlu dibuat tahan terhadap keausan akibat gesekan.

Untuk mendapatkan penekanan yang kuat saat bergesekan. Dalam pemakaiannya dikendaraan kopling dengan pegas coil memiliki ke lebihan : penekanannya kuat dan kerjanya cepat/ spontan. tekanan pada plat penekan kurang merata. sehingga banyak terjadi gesekan/slip pada bidang gesek kopling dan perlu pendinginan. Plat kopling di samping pegas radial juga dilengkapi dengan pegas aksial. Sedangkan kekurangannya : penekanan kopling berat.kemungkinan berkurang panjang bebasnya. yang biasanya ditunjukan dengan ter -jadinya kelonggaran pegas dirumahnya dan menimbulkan suara. Ditinjau dari pegas penekannya. dimana kenyamanan berkendara yang diutamakan dengan proses kerja kopling tahapannya panjang. sehingga saat meneruskan daya dan putaran tidak terjadi slip maka dipasangkan pegas penekan. Ditinjau dari lingkungan/media kerja. Aplikasi kopling basah umumnya pada jenis atau tipe plat banyak. 2) Koplingkering Kopling kering adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) tidak terendam cairan/ minyak (dan bahkan tidak boleh ada cairan/ minyak). Gambar 27 Pegas Aksial Gesekan antar bidang/ permukaan komponen tentu akan menimbulkan panas. terpengaruh oleh gaya sentrifugal pada kecepatan . jika kampas kopling aus maka daya tekan berkurang. kopling dibedakan menjadi [22] 1) Koplingbasah Kopling basah adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) terendam cairan/ minyak. sehingga memerlukan media pendinginan. Konstruksinya seperti terlihat pada gambar berikut ini. kopling dibedakan menjadi (1) Kopling pegas spiral Adalah unit kopling dengan pegas penekannya berbentuk spiral.

sehingga kebanyakan kopling pegas diaphragm ini digunakan pada kendaraan ringan yang mengutamakan kenyamanan. Listrik yang dibangkitkan atau tersedia dikendaraan adalah listrik arus lemah sehingga magnet yang dibangkitkan tidak cukup kuat untuk dijadikan sebagai kopling pemindah daya utama. Gambar 29 Kopling gesek pegas diaphragma 3. Penggunaan pegas diaphragma mengatasi kekurangan dari pegas spiral.KOPLING MAGNET Dinamakan kopling magnet karena untuk melakukan pemindahan daya dengan memanfaatkan gaya magnet. Kopling jenis ini kebanyakan hanya digunakan sebagai kopling pada kompresora . [23] (2)Kopling pegasdiaphragma: Adalah unit kopling dengan pegas penekannya berbentuk diaphragma.tinggi dan komponennya lebih banyak. sehingga kebanyakan kopling pegas spiral ini digunakan pada kendaraan menengah dan berat yang mengutamakan kekuatan dan bekerja pada putaran lambat. Namun pegas diaphragma mempunyai kekurangan : kontruksinya tidak sekuat pegas spiral dan kurang responsive (kerjanya lebih lambat).Magnet yang digunakan adalah magnet remanent yang dibangkitkan dengan mengalirkan arus listrik ke dalam sebuah lilitan kawat pada sebuah inti besi.

Pedal kopling berfungsi untuk menyalurkan tenaga pengemudi melalui injakan kakinya. berfungsi untuk mengembalikan posisi pedal kopling setelah dipergunakan untuk mengoperasikan kopling. ke tuas pembebas kopling. demikian juga dengna plat kopling yang dipasang dengan perantaraan suatu alur pada poros tersebut yang memungkinkannya bergerak sepanjang poros persneling. pegas kopling akan mendorong pelat tekan maju dan menjepit pelat kopling dengan roda penerus dan terjadi perpindahan daya.ELEMEN MESIN II13 Pada saat pelat tekan bergerak mundur. Bantalan luncur akan menarik plat tekan melawan tekanan pegas. dengan sendirinya roda gila ikut berputar.Plat ini mulanya akan slip. Batang ulir pada ujung kabel kopling yang berhubungan dengan tuas pembebas berfungsi untuk mengatur gerak bebas tuas pembebas. dalam upaya mengendalikan kerja kopling. [26] 6) Komponen pengoperasian kopling sistem mekanik adalah sebagai berikut : a. Komponen pengoperasian kopling sistem hidrolis adalah . Selanjutnya. apabila kita ingin menggerakkan roda. ujung tuas akan mendorong bantalan luncur kebel akang. sedangkan pada roda gaya ini dipasangkan tutup kopling yang tentunya juga ikut berputar. Kabel kopling berfungsi untuk memindahkan gerakan tenaga injakan kaki pengemudi pada pedal kopling. b.Pegas pengendali pedal kopling. pelat kopling terbebas dari roda penerus dan perpindahan daya terputus. Hal ini yang menyebabkan plat kopling tersebut terjepit diantara roda gila dengna plat tekan. Bila tekanan pedal kopling dilepas. Pada saat pedal kopling ditekan/diinjak. dimana pada waktu pedal di angkat pegas -pegas kopling akan menekan plat tekan pada roda gila. c. da n bergesekan dengan roda gila maupun plat tekan akan tetapi selanjutnya secara bertahap akan ikut terbawa berputar dan selanjutnya akan memutar poros utama persneling. d. hal ini dapat d ilakukan dengna mengoperasikan pedal. Dalam hal ini poros roda gigi atau poros utama persneling belum dapat berputar.Cara kerja kopling adalah apabila mesin berputar.

c.Pipa hidrolis berfungsi untuk menyalurkan tekanan hidrolis yang dihasilkan dari master silinder kopling. b. c.Pegas pengendali pedal kopling. Komponen ini hanya dipergunakan pada kedndaraan berat .Pipa hidrolis berfungsi untuk menyalurkan tekanan hidrolis yang dihasilkan dari master silinder kopling.Master silinder kopling. Silinder kopling berfungsi merubah tekanan hidrolis dari master silinder menjadi gerak mekanis yang disalurkan ke push rod dan diteruskan ke tuas pembebas kopling. Komponen ini hanya dipergunakan pada kedndaraan berat 6)Komponen pengoperasian kopling sistem mekanik adalah sebagai berikut : a.Master silinder kopling. Silinder kopling berfungsi merubah tekanan hidrolis dari master silinder menjadi gerak mekanis yang disalurkan ke push rod dan diteruskan ke tuas pembebas kopling. dalam upaya mengendalikan kerja kopling. 7)Komponen pengoperasian kopling sistem hidrolis adalah sebagai berikut : a. Kabel kopling berfungsi untuk memindahkan gerakan tenaga injakan kaki pengemudi pada pedal kopling. c. Boster kopling berfungsi untuk meringankan tenaga injakan pedal kopling. berfungsi untuk merubah gerak mekanis dari pedal kopling menjadi tekanan minyak hidrolis. berfungsi untuk mengembalikan posisi pedal kopling setelah dipergunakan untuk mengoperasikan kopling. b. d. berfungsi untuk merubah gerak mekanis dari pedal kopling menjadi tekanan minyak hidrolis. Batang ulir pada ujung kabel kopling yang berhubungan dengan tuas pembebas berfungsi untuk mengatur gerak bebas tuas pembebas.Pedal kopling berfungsi untuk menyalurkan tenaga pengemudi melalui injakan kakinya. ke tuas pembebas kopling.sebagai berikut : a. Boster kopling berfungsi untuk meringankan tenaga injakan pedal kopling. b. d. d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful