P. 1
Dampak Freon AC Terhadap Ozon

Dampak Freon AC Terhadap Ozon

5.0

|Views: 6,425|Likes:
Published by Gede Ferdika

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Gede Ferdika on Dec 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2014

pdf

text

original

Dampak Freon AC Terhadap Ozon

Abstrak Ozon ( O3) terbentuk dari pemecahan molekul oksigen (O2) oleh sinar ultra violet matahari dan bergabung dengan oksigen dan atom atom oksigen lainnya membentuk ozon (O3). Posisi pada atmosfir bumi di lapisan stratosfer kira kira 15 – 20 Km diatas pernukaan bumi.Lapisan ozon sangat membantu mencegah radiasi sinar ultra violet yang mengakibatkan penyakit, antara lain kanker kulit, kanker mata dll. Dewasa ini kerusakan ozon menjadi isue internasional, diseluruh belahan bumi kerusakan ozon dibahas oleh setiap negara, proses kerusakan ozon bermula dari bahan kimia CFCs (Chlorofluorocarbon) yang dapat melepaskan atom Chlorine dan Haloncarbon yang dapat melepaskan atom Bromine, dimana kedua atom tersebut akan mengikat atom oksigen dari molekul ozon sehingga lapisan ozon menjadi rusak. Penggunaan Freon pada alat AC, lemari es, dan alat pendingin lain merupakan salah satu bentuk yang turut andil dalam pengrusakan ozon, karena alat ini menggunakan CFCs dalam proses kerjanya. Alat lain yaitu zat cair pemadam kebakaran (aerosol fire extinguiser) dan aerosol spray lainnya menggunakan bahan kimia Haloncarbon yang dampaknya sama menjadi penyebab kerusakan ozon.

Pendahuluan Fungsi AC adalah mendinginkan udara dengan cara mensirkulasikan udara dari ruangan dilewatkan pada media pendingin kemudian udara yang sama dihembuskan kembali ke ruangan, demikian seterusnya. Sehingga pada dasarnya, udara dingin yang terjadi adalah udara yang itu-itu juga dari ruangan tersebut. Trend teknologi AC rumah tangga sekarang banyak yang dilengkapi filter, ozonasi atau media pengikat bakteri. Tapi bagaimana pun juga tidak sebaiknya mempercayai keefektifan perangkat kelengkapan AC tersebut dan mempertaruhkan kesehatan dan lingkungan. Hal lain yang juga perlu perhatian adalah, di dalam unit AC terhadap zat media yang disirkulasikan untuk dimanfaatkan sebagai fungsi pendinginan, yang saat ini masih dominan memakai zat dengan nama Freon. Walaupun saat ini sudah beredar Freon jenis ramah lingkungan, tapi Freon lama yang kurang ramah lingkungan masih banyak disukai karena sifatnya yang efisien. Zat Freon ini, tidak membahayakan lingkungan selama tidak terlepas ke udara alias instalasi AC tidak ada kebocoran. Oleh karena itu perlu kiranya, paling tidak setahun sekali perlu mengundang teknisi AC untuk sekedar memeriksa kebocoran Freon ini. Indikasi terhadap kebocoran Freon juga mungkin sekali terjadi bila ruangan menjadi tidak sesejuk biasanya ketika AC dinyalakan. Bila instalasi bocor, Freon yang terlepas di udara, bila masuk ke ruangan, jelas akan sangat membahayakan, karena zat Freon ini termasuk gas tidak tampak dan tidak berbau, tapi sangat beracun. Sedang bila terlepas ke udara bebas di luar, walaupun mungkin kontribusinya kecil, tetap secara kolektif, hal ini akan berdampak pada

menipisnya lapisan ozon di atmosfir dan peningkatan efek rumah kaca. Menipisnya lapisan ozon berdampak pada tidak tersaringnya sinar ultraviolet dari matahari yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Sementara peningkatan efek rumah kaca, dapat mengakibatkan kenaikan suhu bumi secara global yang dapat mengganggu keteraturan iklim dunia. Pembahasan Pengertian Freon AC Freon termasuk dalam syntetic refrigerant atau pendingin buatan, yaitu: Hidro, Chloro, Fluoro dan Carbo. Ada banyak macam jenis freon, tapi tipe yang umum dipakai sebagai pendingin ada tiga. Pertama R-12 CFC (Chloroflurocarbon), banyak ditemukan pada kulkas, dispanser, maupun AC mobil di bawa tahun 1993. Kedua R-22 HCFC (Hidrochlorofluorocarbo), banyak ditemukan pada pendingin ruangan bersekala besar, seperti AC split, AC window, dan AC central pada gedung perkantoran. Dulu pun rumah sakit menggunakan pendingin dengan tipe freon R-22. Dan yg terakhir R-134a HFC (Hidrofluorocarbo), paling banyak digunakan oleh AC mobil dewasa ini, dan sebagian produk kulkas.

R-12

R-22

R-134a

Dampak Freon AC Freon memiliki Global Warming Potential (GWP) 510 kali lebih besar dari pada CO2. Karbondioksida dalam alam sendiri menyebabkan 9-26% efek rumah kaca. Dengan ditambahnya karbondioksida dari

kendaraan bermotor, pemanasan global akibat efek rumah kaca semakin meningkat. Tapi ‘kejahatan’ karbondioksida belum sebanding dengan freon terkait penyebab pemanasan gelobal. Selain GWP yang lebih tinggi dari CO2, Freon pun memiliki ALT (Atmosfer Life Time) yang sangat besar, yaitu 15. Artinya gas freon akan bertahan 15 tahun di atmosfer sebelum terurai! Berarti sejak pertama kali AC ditemukan dan dijual secara komersil (1950s), Freon baru terurai empat kali di alam (genap tahun 2010). Tapi faktanya, penggunaan AC berjalan setiap tahun dan terus meningkat, penggunaan freon yang juga tidak hanya di AC; membuat sepanjang tahun freon semakin lama bertahan di atmosfer. Dampak lingkungan secara tidak langsung adalah konsumsi listrik yang tinggi. Membuat pendingin rumah tangga lebih boros energi 25-40% dari konsumsi yang seharusnya. Selain berbahaya untuk lingkungan, freon pun berbahaya untuk kesehatan. Cara kerja freon mengikat air, sehingga dampak langsung yang dapat dirasakan adalah kulit yang kering. Sistem pernafasan pun sering terganggu untuk jangka menengah dan jangka panjangnya, khususnya jika mengalami kebocoran freon. Dampak paling fatal karena menggunakan freon adalah berkurangnya molekul ozon di stratosfer yang mengakibatkan lapisan ozon menjadi semakin tipis sehingga fungsi penyerapan radiasi UV-B menjadi berkurang. Sebagai akibatnya, intensitas radiasi UV-B semakin meningkat. Berdasarkan kajian ilmiah diketahui bahwa setiap 10 persen penipisan lapisan ozon akan terjadi kenaikan radiasi UV-B sebesar 20 persen. Paparan radiasi UV-B yang berlebih dapat menimbulkan dampak negatif. Pada manusia, radiasi UV-B berlebih dapat menimbulkan penyakit kangker

kulit, katarak mata, serta mengurangi daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi. Selain itu juga dapat memicu reaksi kimiawi di atmosfer bagian bawah, yang mengakibatkan penambahan jumlah reaksi fotokimia yang menghasilkan asap beracun, hujan asam, serta peningkatan gangguan saluran pernafasan. Pada tumbuhan, radiasi UV-B dapat menghambat pertumbuhan berbagai tanaman, bahkan beberapa menjadi kerdil. Sebagai akibatnya hasil panen menurun dan tidak jarang gagal panen. Di perairan laut, intensitas radiasi UV-B yang tinggi dapat memusnahkan organisme kecil yang hidup di permukaan air. Phytoplanton yang menjadi sumber utama rantai makanan organisme laut dapat musnah, sehingga menimbulkan pengaruh berantai terhadap kehidupan organisme laut. Radiasi UV-B juga akan menurunkan kemampuan sejumlah organisme menyerap gas karbon dioksida, yang merupakan salah-satu gas rumah kaca, sehingga konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer akan meningkat dan menyebabkan terjadinya pemanasan global.

Efek Rumah Kaca

Solusi Pengganti Freon Yang Ramah Lingkungan Hidrokarbon

Dari tabel di atas dapat dilihat Hidrokarbon sangatlah ramah lingkungan. Itu terbukti usia aktif dari hidrokarbon adalah kurang dari 1 tahun dan tidak ada potensi Global warming. Roof Garden Selain syntetic refrigerant, ada juga natural refrigerant, yaitu Hidrokarbon (CnH2n+2), atau yang sering kita singkat dengan HC. Ini lah solusi yang BeON tawarkan melalui hidrokarbon. Hidrokarbon sendiri terdapat dalam alam bebas, sayangnya teknologinya masih rumit dan mahal, sehingga kurang populer digunakan selama ini. Keistimewaan freon, yaitu : hidrokarbon dibanding Roof garden adalah sebuah taman atap atau dapat dikatakan setiap taman di atap bangunan. Selain manfaat dekoratif dan mengurangi suhu pada ruangan dibawahnya, tanaman di atas rumah juga dapat mengurangi kerusakan pada atap, misal beton yang retak dan sebagainya. Selain itu roof garden juga berfungsi sebagai filter udara yang membuat udara lebih bersih dan sebagai informasi, 1 meter persegi rumput di bagian atap dapat menghilangkan sekitar 0,2 kg partikel udara yang kotor setiap tahunnya.Da n bila tanaman yang ada di bagian atap mempunyai tinggi sekitar 10 cm maka dapat mengurangi pemakaian AC sekitar 25%. Sebuah ruangan yang terletak tepat di bawah roof garden akan mempunyai suhu udara lebih rendah yaitu sekitar 6-8° Celcius dibandingkan dengan suhu udara di luar ruangan.7 Dari segi ekonomi, roof garden dapat menambah ruang untuk aktivitas interaksi, meminimalkan biaya pemeliharaan dan

1. HC hanya terdiri dari unsur Hidrogen ( H ) dan Carbon ( C ), yang sangat mudah bersenyawa dengan udara, sehingga alami dan ramah lingkungan. 2. Selain ramah lingkungan, HC pun ramah terhadap kesehatan. Kulit tidak lagi terasa kering, dan tentu menghindari masalah kesehatan jangka panjang. 3. penggunaan hydrocarbon pun menghemat listrik 15%-30% konsumsi listrik pendingin ruangan sehari-hari. Berikut adalah tabel perbandingan Freon dan Hidrokarbon :

renovasi karena dengan penambahanwa ter pr o o fin g dapat melindungi bangunan dari sinar UV dan temperatur sinar matahari yang tinggi. Roof garden juga dapat mereduksi air buangan yang dapat memperkecil volume kandungan air akibat curah hujan sebanyak 50-90% dan menjadi lapisan filter bagi partikel-partikel polusi yang terkandung di dalamnya, sehingga volume air tidak menjadi beban bagi bangunan. Namun, di Indonesia sendiri, roof garden baru dimaksimalkan terhadap bangunan komersial, untuk unit hunian sendiri sangat jarang karena masyarakat menganggap pengaplikasian roof garden mahal dan proses pemasangan dan perawatan yang rumit. Biaya pemasangan berdasarkan data dari penyedia layanan pemasangan roof garden berkisar Rp. 350.000/ m2.8 Roof garden dimediai oleh beberapa lapisan diantaranya adalah lapisan waterproof membrane sebagai lapisan untuk menutupi seluruh atap, lapisan drain mat sebagai lapisan tempat bergeraknya air, lapisan filter cloth sebagai pemisah antara media tanaman dengan drain mat, lapisan berikutnya growing medium sebagai tempat pertumbuhan tanaman, dan terakhir adalah tanaman itu sendiri. Penanganan Emisi ke Udara Dari Penggunaan AC

penggunaan secara berlebihan dan kondisi peralatan yang tidak baik akibat maintenance yang kurang teratur juga memperburuk emisi yang dilakukan. Berdasarkan analisa fishbone, maka berikut ini akan dijelaskan beberapa usulan perbaikan akan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. Penggunaan AC memberikan efek negatif kepada lingkungan, khususnya yang diakibatkan oleh komponen utamayang digunakan oleh AC, CFC, dapat mengakibatkan penipisan lapisan ozon dan pemanasan global yang saat ini semakin dapat dirasakan dampaknya. Sebenarnya dampak negatif yang dihasilkan dari penggunaan freon dari AC tidak dapat diukur secara kuatitatif dan standar mengenai emisi yang dihasilkan oleh AC tetapi kandungan freon yang digunakan sebagai pendingin AC terbukti memberikan dampak negatif bagi penipisan lapisan ozon dan pemanasan global yang terjadi di bumi. Oleh karena itu, sebaniknya AC digunakan dalam batas penggunaan yang wajar dan tidak berlebihan, apabila ruangan tidak digunakan maka AC dapat dimatikan sehingga meminimalisasi penggunaan CFC yang dapat merusak lingkungan. Sering kali dijumpai ruangan yang Acnya tidak dimatikan setelah digunakan. Hal ini disebabkan oleh seseorang yang lalai dalam mematikannya. Perawatan secara rutin perlu diperhatikan dan dilakukan menurut ketentuan yang sudah ada. Selain itu penggunaan CFC juga dapat disubstitusikan dengan penggunaan bahan lainn ‘hycool’ yang merupakan hidrokarbon murni yang ramah lingkungan dan tidak merusak ozon sekaligus menghemat penggunaan listrik.

Pada gambar di atas dapat dilihat bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penipisan lapisan ozon dan pemanasan global diantaranya adalah penggunaan freon yang mengandung CFC,

Nilai Ambang Batas Daya racun suatu bahan tergantung pada kualitas dan kuantitas bahan tersebut. Dengan jumlah sedikit sudah

membahayakan manusia ini tidak lain karena kualitasnya cukup memadai untuk membunuh. Oleh sebab itu pengetahuan akan sifat fisika dan kimia bahan beracun dan berbahaya sangat penting bagi karyawan yang bekerja dalam pabrik. Kegunaan bahan, akibatnya terhadap manusia dan lingkungan, tanaman dan hewan, walau sebagai pengetahuan umum sangat penting peranannya. Demikian juga sifat bahan terhadap pengaruh temperatur tinggi, terhadap air, terhadap benturan dan sebagainya perlu dipahami oleh para karyawan di pabrik. Nilai ambang batas pada mulanya ditujukan pada karyawan yang bekerja di perusahaan industri yaitu untuk menjamin kesehatan dan keselamatan kerja selama mereka bekerja dalam pabrik. Sebagai karyawan yang bekerja untuk puluhan tahun harus terjamin kesehatannya akibat kondisi udara dan lingkungan kerjanya. Udara sekelilingnya haruslah memenuhi syarat kesehatan walaupun mengandung bahan tertentu. Agar udara memenuhi syarat kesehatan maka konsentrasi bahan dalam udara ditetapkan batasannya. Artinya konsentrasi bahan tersebut tidak mengakibatkan penyakit atau kelainan selama delapan jam bekerja sehari atau 40 jam seminggu. Ini menunjukkan bahwa di tempat kerja tidak mungkin bebas polusi udara. Nilai ambang batas adalah alternatif bahwa walau apapun yang terdapat dalam lingkungan kerjanya, manusia merasa aman. Dalam perkataan lain, nilai ambangbatas juga diidentikkan dengan kadar maksimum yang diperkenankan. Kedua pengertian ini mempunyai tujuan sama. Daya tahan manusia atau reaksi fisiologi manusia berbeda terhadap bahan tertentu seperti misalnya reaksi suatu bangsa terhadap penyakit tertentu. Di

samping itu efek cuaca dan dan musim turut mempengaruhi konsentrasi sehingga antara satu periode perlu mendapat perubahan. Untuk keadaan lain nilai ambang batas ini diambil secara rata-rata. Pada umumnya satuan yang dipakai untuk nilai ambang batas adalah mg/m3 yaitu bagian dalam sejuta yang disingkat dengan bds atau ppm (part per million). Satuan mg/m3 biasanya dikonversikan kepada satuan mg/liter melalui:

ppm = part per million (bagian dalam sejuta) M = berat molekul p = tekanan dalam mm. Hg. t = suhu dalam derajat Celcius mg/1 = satuan untuk ppm Antara satu senyawa dengan senyawa lain berbeda nilai ambang batasnya dan antara senyawa itu sendiri juga berbeda untuk waktu yang berbeda pula. Tabel kualitas udara standar untuk gas dan debu di Amerika sebagai ppm.

• •

• •

• •

Daftar Bahan Perusak Lapisan Ozon Berdasarkan Permen Perindustrian No. 33/M-IND/PER/4/2007

Pemerintah, melalui Departemen Perindustrian, telah menetapkan daftar bahan perusak lapisan ozon (BPO) atau ozon depleting substance (ODS). Daftar tersebut tercantum dalam peraturan menteri perindustrian nomor 331MIND/PER/4/2007, yang mulai berlaku tanggal 17 April 2007. Adapun bahan-bahan yang termasuk kategori bahan perusak lapisan ozon seperti dimaksud adalah sebagai berikut:
• •

Karbon Tetraklorida (Carbon Tetrachloride) atau CCl4 1.1.1 Trikloroetana (Trichloroethane MeNl) atau CH3CCl3 Turunan Fluorinasi, Brominasi atau Iodinasi dari HC asiklik (Fluorinated, Brominated or

Iodinated derivatives or Cyclic HC) atau CH3Br Trikloro Fluoro Metana (Trichloro Fluoro Methane) atau CFC-11 Dikloro Difluoro Metana (Dichloro Difluoro Methane) atau CFC-12 Trikloro Trifluoro Etana (Trichloro Fluoro Ethane) atau CFC-113 Dikloro Tetra Fluoro Etana (Dichloro Tetra Fluoro Ethane) atau CFC-114 Kloro Pentafluoro Etana (Chloro Pentafluoro Ethane) atau CFC-115 Klorotrifluoro Metana (Chlorotrifluoro Methane) atau CFC-13 Tetrakloro Difluoro Etana (Tetrachloro Difluoro Ethane) atau CFC-112 Pentakloro Fluoro Etana (Pentachloro Fluoro Ethane) atau CFC-111 Kloro Heptafluoro Propana (Chloro Heptafluoro Propane) atau CFC-217 Dikloro Hexafluoro Propana (Dichloro Hexafluoro Propane) atau CFC-216 Trikloro Pentafluoro Propana (Trichloro Pentafluoro Propane) atau CFC-215 Tetrakloro Tetrafluoro Propana (Tetrachloro Tetrafluoro Propane) atau CFC-214 Pentakloro Trifluoro Propana (Pentachloro Trifluoro Propane) atau CFC-213 Heksakloro Difluoro Propana (Hexachloro Difluoro Propane) atau CFC-212 Heptakloro Fluoro Propana (Heptachloro Fluoro Propane) atau CFC-211 Bromo Klorodifluoro Metana (Bromo Chlorodifluoro Methane) atau Halon-1211 Bromo Trifluoro Metana (Bromo Trifluoro Methane) atau Halon1301

• •

Dibromo Tetrafluoro Etana (Dibromo Tetrafluoro Ethane) atau Halon-2402 Blended antara CFC-12/HFC-152a atau R-500 Campuran mengandung turunan perhalogenasi dari HC Asiklik (acylic hydrocarbons) mengandung dua atau lebih Halogen berbeda: -mengandung HC Asiklik Perhalogenasi (acylic hydrocarbon perhalogenated) hanya flour (fluorine) dan klor (chlorine) -mengandung R-115/CFC-22 (Klorodifluoro Etana)

Memperdagangkan Barang Baru yang Menggunakan Bahan Perusak Lapisan Ozon (Ozone Depleting Substances) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 790/MPP/KEP/12/2002, dan mengatur kembali ketentuannya

Menteri Perindustrian Nomor Tahun : 33/M-IND/PER/4/2007 : 2007 Dampak Bagi Industri Kimia Bahan-bahan tersebut di atas adalah bahan yang biasa digunakan sebagai refrijeran pada mesin-mesin pendingin atau chiller dan alat pemadam api (fire extinguisher). Setelah keputusan ini berlaku maka BPO, hanya dapat digunakan untuk pemeliharaan saja. Dilarang untuk diproduksi dan barang atau mesin baru. Ini berarti pula chiller-chiller yang sekarang beroperasi dan masih menggunakan salah satu refrijeran seperti termasuk dalam daftar BPO, harus sudah mulai direncanakan penggantinya, yang menggunakan refrijeran yang tidak termasuk dalam daftar BPO. Sementara itu, masih menurut permen perindustrian ini, BPO dilarang diproduksi dan itu artinya untuk memenuhi kebutuhan mesin-mesin pendingin suplai BPO akan berkurang dan kemungkinan besar harga di pasaran juga sudah meningkat. Untuk melakukan penggantian mesin pendingin (chiller) maka ada dua opsi yang bisa dipilih. Pertama, melakukan penggantian chiller dengan jenis refrijeran

Tentang : LARANGAN MEMPRODUKSI BAHAN PERUSAK LAPISAN OZON SERTA MEMPRODUKSI BARANG YANG MENGGUNAKAN BAHAN PERUSAK LAPISAN OZON Ringkasan: Pertimbangan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 33/MIND/PER/4/2007 dikarenakan kegiatan industri utamanya industri kecil dan menengah masih memerlukan BPG sebagai bahan proses produksi untuk refrijerasi dan foam serta pemeliharaannya, sehingga perlu untuk mengganti dan mencabut Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 1l0/MPP/KEP/1/1998 tentang Larangan Memproduksi dan Memperdagangkan Bahan Perusak Lapisan Ozon Serta Memproduksi dan

yang masih diperbolehkan untuk diproduksi dan digunakan dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan, dengan kapasitas yang sama. Pilihan yang kedua adalah mengganti dengan chiller baru dengan refrijeran baru di luar BPO, dengan kapasitas yang didesain ulang. Ada kemungkinan kapasitas chiller yang terpasang saat ini kurang atau bahkan terlalu besar. Maka, kita perlu melakukan re-sizing chiller. Hal-hal Lain Yang Diatur Selain mengatur jenis bahan perusak lapisan ozon (BPO), peraturan menteri perindustrian nomor 331MIND/PER/4/2007 ini juga mewajibkan penggunaan logo Non Halon dan Non CFC pada mesin dan pemadam api yang tidak lagi menggunakan bahan yang termasuk dalam BPO. Sanki atas pelanggaran terhadap peraturan menteri ini cukup berat, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 9. Sanki dapat berupa pencabutan izin usaha industri (IUI) atau tanda daftar industri (TDI) atau sanki lainnya, sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang kami lakukan, maka dapat disimpulkan :
a. Kurangnya

c. Perlunya ada penyuluhan tentang

Global Warming agar masyarakat tahu pentingnya menjaga bumi dari penipisan ozon yang salah satunya disebabkan oleh Freon. Referensi Tribun pekan baru.Artikel online (21 maret 2010) http://www.tribunpekanbaru.com/read/ artikel /126922/ lagi-trendi-negara-maju-buat-taman-di-atas-atap Pemanasan Global. Artikel online (21 Maret 2010) http: //id.wikipedia.org/wiki / Pemanasan _ global Pemanasan Global dan Perubahan Iklim. Artikel online (22 Maret 2010) http: //w ww.ofmjpic.org/globalwarming/pdf/indonesian.pdf Pemanasan Global.Artikel online (22 Maret 2010) http: //geo.ugm.ac.id/ archives/28 Air Conditioner.Artikel online (22 Maret 2010) http://en.wikipedia.org/wiki/Air_conditionr Stop Global Warming, Stop Freon. Artikel online (21 Maret 2010) http://alwaysbeon.wordpress.com/2009/01/ 15/stop-global-warming-stop-freon/ Green for Blue Planet. Artikel online (21 Maret 2010) http://smartlandscape.blogspot. com/ 2008/01 /green-for-blue-planet.html

kesadaran manusia akan bahayanya freon yang terkandung dalam AC. Manusia hanya bisa menikmati dari sejuknya menggunakan AC tanpa mempedulikan dampak yang ditimbulkan. b. Pengganti freon yang lebih ramah lingkungan (hidrokarbon, roof garden) masih susah dijangkau oleh manusia. Hal itu dikarenakan rumitnya pembuatan dan harganya masih mahal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->