P. 1
Gonore (kencing nanah)

Gonore (kencing nanah)

5.0

|Views: 6,641|Likes:
Published by Rohmat Atja Dech

More info:

Published by: Rohmat Atja Dech on Dec 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

MAKALAH GONORE (Kencing Nanah

)

Disusun oleh : 1. Agung Purwoto 2. Agus Setiawan 3. Ayu Linda Suryani 4. Heti Purwantiningsih 5. Ratna junita Sari

PRODI D3 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN “INSAN CENDEKIA MEDIKA“ JOMBANG 2009/2010

1

Maka dari itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan untuk kesempurnaan tugas kami selanjutnya. Penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Oktober 2010 Tim Penulis ii 2 .KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”GONORE” tepat pada waktunya. Serta pihak-pihak lain yang membantu penulis untuk menyelesaikan tugas makalah ini. Ibu Maharani selaku dosen pembimbing mata kuliah Sistem Integumen 2. Penulis mengakui dan menyadari bahwa makalah ini tidak akan selesai tanpa bantuan orang lain. 3. Dalam kerendahan hati penulis mengakui dan menyadari bahwa penyusunan ini masih jauh dari sempurna. Makalah ini memaparkan tentang penyakit gonore. Jombang. Pembuatan makalah ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para mahasiswa tentang apa dampak dari penyakit gonore penularannya melalui ciuman dan kontak seks. Orang tua penulis yang memberikan dorongan dan doa.

...................................... ii DAFTAR ISI..........................13 iii 3 iii .........1 Kesimpulan..............................................................8 BAB IV PENUTUP 4......................................................................6 Pengobatan....................6 2................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL................... 3 Tujuan...............1 latarbelakang................................. 1 Diagnosa dan Intervensi...................................4 Komplikasi.............................................................................5 2................................................................12 4...............2 Etiologi.....................1 1.........................................................................................................................3 2........................ 4 Manfaat...............................................................................2 Saran.....2 BAB II PEMBAHASAN 2...................................12 DAFTAR PUSTAKA..2 1........................................................................................6 2............ i KATA PENGANTAR..............................................3 Tanda dan gejala...4 2.....................1 Pengertian........................................... iii BAB I PENDAHULUAN 1...............................7 BAB III ASUHAN KEPERAWATAN 3............................................................... 2 Rumusan Masalah......................................................................................................................................................................................................................................................................................7 Patogenesis.........................................................4 2..........................................................2 1........................................................................5 Diagnosa......

Salah satu di antara PMS ini adalah penyakit gonore yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi selaput lendir saluran kencing. Namun penyakit gonore ini dapat juga ditularkan melalui ciuman atau kontak badan yang dekat. Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra. leher rahim. alat suntik yang digunakan untuk obat bius. anus. Pengobatan penyakit ini efektif dan penyembuhan cepat sekali. dubur dan tenggorokan atau selaput lendir Gonore adalah PMS yang paling sering ditemukan dan paling mudah ditegakkan diagnosisnya.1 Latar Belakang Penyakit menular seksual (PMS) dimaksudkan sebagai penyakit yang ditularkan secara langsung dari seseorang ke orang lain melalui kontak seks. Pengendalian penyakit menular seksual ini adalah dengan meningkatkan keamanan kontak seks dengan menggunakan upaya pencegahan. beberapa kuman yang lebih tua telah menjadi kebal terhadap obat-obatan dan telah menyebar ke seluruh dunia dengan adanya banyak perjalanan yang dilakukan orang-orang melalui transportasi udara. Masa inkubasi 3-5 hari. Namun.BAB I PENDAHULUAN 1. mulut cara penularan : kontak seksua langsung tempat kuman masuk : penis. mulut 1 4 . rektum dan tenggorokan atau bagian putih mata (konjungtiva). anus. • • • • • Kuman : Neisseria gonorrhoea Perantara : manusia tempat kuman keluar : penis. Nama awam penyakit kelamin ini adalah “kencing nanah”. terutama kulit dan persendian. gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi. Pada wanita. Kuman patogen tertentu yang mudah menular dapat ditularkan melalui makanan. Penyakit menular seksual juga disebut penyakit venereal merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di seluruh dunia. Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya. leher rahim. vagina. vagina. transfusi darah.

2 5 . 2. 5. Untuk mengetahui etiologi dari gonorea. 2. Untuk mengetahui komplikasi dari gonorea. 3. 5. 1.3 Tujuan 1. Untuk mengetahui patogenesis dari gonorea. 4. Untuk mengetahui cara pengobatan dari gonorea. Apa yang dimaksud dengan gonorea? Bagaimana etiologi dari gonorea? Bagaimana patogenesis dari gonorea? Apa komplikasi dari gonorea? Bagaimana cara pengobatan gonorea? Untuk mengetahui apa penyakit dari gonorea. Dengan demikian supaya mahasiswa lebih hati-hati dalam bergaul karena penyakit tersebut menular melalui ciuman dan kontak seks.• yang bisa terkena : orang yang berhubungan seks tak aman 1.4 Manfaat penyakit gonorea atau penyakit menular seks yang disebkan oleh bakteri ghonorreae. 4. 3. Manfaat makalah ini adalah untuk membantu mahasiswa agar mengerti apa itu 1.2 Rumusan Masalah 1.

6 . tenggorokan maupun bagian putih mata (Gonorhoaea Conjugtiva). leher rahim. rektum (usus bagian bawah).1 Pengertian Gonore (GO) adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh kuman yang bernama Neisseria Gonorrhoaea yang menginfeksi lapisan dalam uretra. gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput didalam panggul sehingga menimbulkan nyeri panggul dan gangguan reproduksi.BAB II PEMBAHASAN 2. Gonore bisa menyebar melalui aliran darah kebagian tubuh lainya terutama kulit dan persendian. Pada wanita.

gejala awal bisa timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. uretra dan eksudat konjungtiva. Penderita sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih. tumbuh optimal pada suhu 3537° dan pH 7. Pili akan melekat pada mukosa epitel dan akan menimbulkan reaksi radang. yang semakin memburuk ketika penyakit ini menyebar ke uretra bagian atas. sedang tipe 3 dan 4 tidak memiliki pili dan bersifat nonvirulen. tidak memiliki spora. Neisser dikenalkan oleh Albert Neisser yang menemukan mikroorganisme tersebut pada tahun 1879 dari pewarnaan apusan yang diambil dari vagina.8 – 1. Organisme ini tidak dapat hidup pada daerah kering dan suhu rendah. 2. jenis diplokokkus gram negatif dengan ukuran 0. 7 4 .6 untuk pertumbuhan yang optimal. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra. Pada wanita. Lubang penis tampak merah dan membengkak. dan diketahui menderita penyakit ini hanya setelah mitra seksualnya tertular.2 Etiologi gonorrhoeae adalah bakteri yang tidak dapat bergerak. yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis. Bakteri ini membutuhkan zat besi untuk tumbuh dan mendapatkannya melalui transferin. ‘strangury’ yang digunakan oleh Hipocrates. yang cenderung mempengaruhi transmisi seksual. Bakteri gonokokkus tidak tahan terhadap kelembaban. Penderita wanita seringkali tidak menunjukkan gejala selama beberapa minggu atau bulan. type 1 dan 2 bersifat patogenik dan type 3 dan 4 tidak bersifat patogenik. Penamaan gonore sendiri diberikan oleh Galen (130 SM) untuk menggambarkan eksudat uretra yang sifatnya seperti aliran air 3 mata (flow of seed) dan M.3 Tanda dan gejala Pada pria. laktoferin dan hemoglobin. Tipe 1 dan 2 memiliki pili yang bersifat virulen dan terdapat pada permukaannya. Bakteri ini bersifat tahan terhadap oksigen tetapi biasanya memerlukan 2-10% CO2 dalam pertumbuhannya di atmosfer.6 mikro.Selama beberapa abad bermacam nama telah digunakan untuk mendeskripsikan infeksi yang disebabkan oleh N gonorrhoeae ini diantaranya. 2. gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gonokokkus terdiri dari 4 morfologi.2-7.

saluran telur. Melakukan hubungan seksual melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonore bisa menyebabakn gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Penderita merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Penderita pria biasanya mengeluhkan sakit pada waktu kencing. tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah. Bila penyakit ini tidak diobati dapat timbul komplikasi berupa peradangan pada alat kelamin. uretra atau kelenjar di sekitar lubang vagina. rahim. Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata maka bisa terjadi infeksi mata luar (konjungtivitis gonore). Pada pemeriksaan dengan anaskop akan tampak lendir dan cairan di dinding rektum penderita. 2. sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan GO. Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual melalui anus (lubang dubur) bisa menderita gonore pada rektumnya. Pada dewasa. tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan. keluarnya cairan dari vagina dan demam. yaitu membengkaknya kelenjar Bartholin sehingga penderita sukar jalan karena nyeri. uretra dan rektum.Jika timbul gejala. Nanah yang keluar bisa berasal dari leher rahim. penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak menimbulkan keluhan sama sekali. Dari mulut saluran kencing keluar nanah kental berwarna kuning hijau. Pada wanita. Daerah di sekitar anus tampak merah dan kasar. menyebabkan nyeri pinggul yang dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan seksual. bisa terjadi gejala yang sama. Kadang penderita mengeluh keputihan dan nyeri waktu kencing.Jika infeksi ini tidak diobati bisa terjadi kebutaan. indung telur. Komplikasi dapat ke atas 8 5 . nyeri ketika berkemih. Bayi baru lahir bisa terinfeksi oleh gonore dari ibunya selama proses persalinan. seperti desakan untuk berkemih. tetapi seringkali hanya 1 mata yang terkena. Biasanya infeksi ini tidak menimbulkan gejala. sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah. sedikit dan encer serta rasa nyeri berkurang. Infeksi bisa menyerang leher rahim. Setelah beberapa hari keluarnya nanah hanya pada pagi hari.4 Komplikasi Dapat timbul komplikasi berupa bartolitis. biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat.

Terapi penicillin. Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis).5 Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah dimana ditemukan bakteri penyebab gonore. Pada ibu hamil. saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi. demam. biasanya penderita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik (seluruh tubuh) ke sendi. selaput otak dan lain-lain. sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah atau beberapa sendi. dan tetrasiklin masih tetap merupakan pengobatan pilihan.6 Pengobatan 1. bila tidak diobati. Jika diduga terjadi infeksi tenggorokan atau rektum. Jika pada pemeriksaan mikroskopik tidak ditemukan bakteri.menyebabkan kemandulan. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit. Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu. banyak ‘strain’ yang sekarang relatif resisten. jantung. 2. rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis). o Walaupun semua gonokokus sebelumnya sangansensitif terhadap penicilin. diambil contoh dari daerah ini dan dibuat biakan. 2. infus). dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri. bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan. maka dilakukan pembiakan di laboratorium. Jika gonore telah menyebar melalui aliran darah. amoksisilin. Medikamentosa Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama 1 minggu (biasanya diberikan doksisiklin). bila ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. 9 .

Ada beberapa faktor virulen yang terlibat dalam mekanisme perlekatan. o Spectinomycin berguna untuk penyakit gonokokus yang resisten dan penderita yang peka terhadap penicillin.2. o Cara-cara menghindari infeksi PMS di masa yang akan datang. Pili memainkan peranan penting dalam patogenesis gonore. konjungtiva mata dan rectum. penicillin G dalam aqua 4. Non-medikamentosa Memberikan pendidikan kepada klien dengan menjelaskan tentang: o Bahaya penyakit menular seksual o Pentingnya mematuhi pengobatan yang diberikan o Cara penularan PMS dan perlunya pengobatan untuk pasangan seks tetapnya o Hindari hubungan seksual sebelum sembuh dan memakai kondom jika tidak dapat dihindari. kelenjar dan duktus parauretra pada pria dan wanita.o Untuk sebagian besar infeksi. Infeksi primer yang terjadi pada wanita yang belum pubertas terjadi di daerah epitel skuamosa dari vagina. inflamasi dan invasi mukosa.8.7 Patogenesis Meskipun telah banyak peningkatan dalam pengetahuan tentang patogenesis dari mikroorganisme.oral sebelum penyuntikan penicillin merupakan pengobatan yang memadai. Pili meningkatkan adhesi ke sel host.9. mekanisme molekular yang tepat tentang invasi gonokokkus ke dalam sel host tetap belum diketahui. kelenjar Bartolini. 10 7 .8 unit ditambah 1 gr probonesid per. Antibodi antipili memblok adhesi epithelial dan meningkatkan kemampuan dari sel fagosit. Juga diketahui bahwa ekspresi reseptor transferin mempunyai peranan penting dan ekspresi full-length lipo-oligosaccharide (LOS) tampaknya perlu untuk infeksi maksimal. Daerah yang paling mudah terinfeksi ialah daerah epitel kolumnar dari uretra dan endoserviks. Dosis: 2 gr IM untuk pria dan 4 gr untuk wanita. 2. 6 o Pengobatan jangka panjang diperlukan untuk endokarditis dan meningitis gonokokus.3. 2. yang mungkin merupakan alasan mengapa gonokokkus yang tidak memiliki pili kurang mampu menginfeksi manusia.

Menggunakan analgetik sesuai kebutuhan . guided imagery. intensitas/beratnya nyeri. durasi. massage. khususnya ketidakmampuan untuk komunikasi secara efektif. dll) f) Ajarkan penggunaan teknik non farmakologik (ex. hipnotis. distraksi. penyinaran.Mengenali faktor penyebab . terapi aktivitas) g) Berikan analgesik sesuai anjuran h) Tingkatkan tidur atau istirahat yang cukup i) Evaluasi keefektifan dari tindakan mengontrol nyeri yang telah digunakan. kualitas. klien akan: .Tidak ada perubahan warna kulit dan tidak ada pusing 8 11 .: temperatur ruangan. frekuensi.Suhu dalam rentang normal . 1 Nyeri b. klien akan: .: relaksasi. dan onset. aplikasi panas-dingin. DX. TENS. Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan.d reaksi infeksi. c) Gunakan komunikasi terapeutik agar klien dapat mengekspresikan nyeri d) Berikan dukungan terhadap klien dan keluarga e) Kontrol faktor-faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi respon klien terhadap ketidaknyamanan (ex. 2 Hipertermi b. Diagnosa dan Intervensi DX. karakteristik. terapi musik.Menggunakan metode pencegahan non analgetik untuk mengurangi nyeri .d reaksi inflamasi Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan.2.Nadi dan RR dalam rentang normal . dan faktor-faktor presipitasi. Pengkajian 2.Melaporkan nyeri yang sudah terkontrol Intervensi: a) Kaji secara komprehensif tentang nyeri meliputi lokasi. b) Observasi isyarat-isyarat non verbal dari ketidaknyamanan.8 Asuhan Keperawatan 1.

ekspresi cemas non verbal) b) Temani klien untuk mendukung kecemasan dan rasa takut c) Instruksikan klien untuk menggunakan teknik relaksasi d) Berikan pengobatan untuk menurunkan cemas dengan cara yang tepat 9 12 .Melaporkan penurunan durasi dan episode cemas . klien akan: . 4 Cemas b. klien akan: . konsistensi.Eliminasi urin tidak akan terganggu: bau.d proses inflamasi Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan.Menunjukkan fleksibilitas peran Intervensi: a) Kaji tingkat kecemasan dan reaksi fisik pada tingkat kecemasan (takikardi. takipneu.d penyakit Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan. dan warna dengan tepat b) Rujuk pada ahli urologi bila penyebab akut ditemukan DX . jumlah. warna urin dalam rentang yang diharapkan dan pengeluaran urin tanpa disertai nyeri Intervensi: a) Pantau eliminasi urin meliputi: frekuensi.Intervensi: a) Monitor vital sign b) Monitor suhu minimal 2 jam c) Monitor warna kulit d) Tingkatkan intake cairan dan nutrisi e) Selimuti klien untuk mencegah hilangnya panas tubuh f) Kompres klien pada lipat paha dan aksila g) Berikan antipiretik bila perlu DX. volume.Melaporkan pemenuhan kebutuhan tidur adekuat .Urin akan menjadi kontinens .Tidak ada tanda-tanda kecemasan . bau. 3 Perubahan pola eliminasi urin b.

penanganan. 5 Risiko penularan b.Menganalisis perilaku sendiri dan konsekuensinya .Bahaya penyakit menular .d kurang pengetahuan tentang sifat menular dari penyakit Tujuan: Dapat meminimalkan terjadinya penularan penyakit pada orang lain Intervensi: Berikan pendidikan kesehatan kepada klien dengan menjelaskan tentang: . pekerjaan) d) Bantu klien menerima perasaan positif dan negative e) Bantu dalam mengidentifikasi tanggung jawab sendiri dan kontrol situasi 10 13 . 6 Harga diri rendah b.e) Sediakan informasi aktual tentang diagnosa. dan prognosis DX. keterampilan.Pentingnya memetuhi pengobatan yang diberikan .Mengindentifikasi aspek-aspek positif diri . DX.d penyakit Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan. klien akan mengekspresikan pandangan positif untuk masa depan dan memulai kembali tingkatan fungsi sebelumnya dengan indikator: .Jelaskan cara penularan PMS dan perlunya untuk setia pada pasangan .Mengidentifikasi cara-cara menggunakan kontrol dan mempengaruhi hasil Intervensi: a) Bantu individu dalam mengidentifikasi dan mengekspresikan perasaan b) Dorong klien untuk membayangkan masa depan dan hasil positif dari kehidupan c) Perkuat kemampuan dan karakter positif (misal: hobi. penampilan.Hindari hubungan seksual sebelum sembuh dan memakai kondom jika tidak dapat menghindarinya.

Jika tidak ada tanda-tanda penyembuhan bahkan setelah pengobatan dimulai.Apa Perawatan Untuk Gonore Gonore adalah penyakit menular seksual. kulit dan sendi juga dapat dipengaruhi. Hal ini sangat mungkin untuk memiliki klamidia (STI lain) bersama dengan gonore. 11 14 . Ini adalah penyakit yang sangat menular di alam. Dalam situasi demikian sangat disarankan untuk pergi dalam tes kencing nanah lagi dan mulai beberapa antibiotik lainnya. mata. gonore dapat menyebar melalui berbagai cara seperti melalui aliran darah ke bagian lain dari tubuh dan menyebabkan kerusakan serius dan masalah. orang dapat pergi untuk perawatan yang diperlukan seperti yang ditentukan oleh dokter. Pada tahap awal atau periode. tenggorokan. Seiring dengan organ reproduksi laki-laki dan perempuan kelamin. Setelah melalui tes gonore. Ini dapat mempengaruhi laki-laki maupun perempuan. darah. infeksi gonore lain mungkin telah mempengaruhi tubuh. Setelah perawatan selesai. Tebal keluar dari penis atau vagina adalah lazim. oral atau anal seks sampai perawatan selesai dan infeksi sembuh dari akarnya. Untuk menghindari infeksi ulang dianjurkan bahwa pasangan seksual yang terlibat juga harus menjalani perawatan. anus. sangat umum bagi seseorang untuk memiliki kedua infeksi. Hal ini juga penting untuk tidak menikmati hubungan seks vaginal. Bahkan. satu dosis antibiotik dianjurkan. dan sebagai akibat antibiotik yang diresepkan tidak lagi dapat membunuh bakteri. infeksi gonore tidak akan kembali kecuali infeksi baru diangkat. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bakteri gonorrhea menjadi resisten terhadap antibiotik. Tetapi harus diingat bahwa pengobatan yang tepat jika tidak diikuti. atau pengobatan mungkin telah gagal.

Pada wanita.1 Kesimpulan Gonore (GO) adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh kuman yang bernama Neisseria Gonorrhoaea yang menginfeksi lapisan dalam uretra. gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput didalam panggul sehingga menimbulkan nyeri panggul dan gangguan reproduksi. 12 15 . Gonore bisa menyebar melalui aliran darah kebagian tubuh lainya terutama kulit dan persendian.BAB III PENUTUP 3. tenggorokan maupun bagian putih mata (Gonorhoaea Conjugtiva). 3. Maka dari itu dimohon saran dan kritiknya demi tercapainya pembuatan makalah yang brikutnya lebih baik. meskipun kami ketahui makalah yang kami susun ini jauh dari kesempurnaan. Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama 1 minggu (biasanya diberikan doksisiklin).2 Saran Saran dari kelompok kami semoga dari pembuatan makalah ini banyak membantu dalam pencegahan maupun dalam pengobatan . rektum (usus bagian bawah). leher rahim.

Penerbit Buku Kedokteran. Http://gonore/gonore-go.html 3. Edisi Ke tiga. Rencana Asuhan Keperawatan. Doenges Marilynn E. 2. Http://gonore/gonore-kencing-nanah. Moorhouse mary F.html 4.html 13 16 . Http://gonore/Gonore%201.DAFTAR PUSTAKA 1. Geissler Alice C.webarchive. 1999.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->