UNIKOM

Hubungan Greenpeace dan Indonesia

INGO
Teman atau Lawan??
Beatrice Dian Maya Puspitasari

2010

UNIKOM

Berjalan dengan seiring dengan berkembangnya kerjasama internasional dalam bentuk organisasi ± organisasi internasional antar pemerintah (IGO). Kemudian menyusul terbentuknya beberapa INGO yang lainnya. ternyata cukup berperan dalam menghambat keberhasilan yang ingin dicapai melalui INGO ± INGO. Dan tidak dapat dipungkiri sepenuhnya bahwa INGO memang telah berusaha dan bermanfaat cukup banyak dalam menanggulangi berbagai masalah umat manusia serta lingkungan hidup. Organisasi inernasional merupakan produk dari perjanjian ± perjanjian multilateral. Setelah Perang Dunia 1 dan Perang Dunia 2 maka banyak INGO terbentuk. Ada yang mendefinisikan pula bahwa organisasi internasional sebagai sebuah struktur formal dan berkesinambungan yang dibentuk oleh kesepakatan diantara anggota ± anggotanya (keanggotaan Negara dan non Negara). seperti juga halnya IGO yang makin digandrungi pada masa itu. dan antara tahun 1941 sampai 1960. dalam berbagai literature. Pendahuluan Organisasi Internasional adalah kolektivitas dari entitas ± entitas yang independen.I. kerjasama yang terorganisasi (organized cooperation) dalam bentuk yang lebih konkret. Menggunakan pemikiran John Boli dan George Thomas. adalah World Evangelical Alliance (Perhimpunan Penginjil Sedunia). Yang tercatat sebagai INGO pertama. Pertikaian antarnegara dan juga perdebatan ideology dan kepentingan. yang memiliki tujuan untuk mengejar kepentingan bersama anggota. dari paling tidak dua Negara merdeka atau lebih. Coleman dan Wayland (2006) menjelaskan ada lima karakteristik dan operasional organisasi non -pemerintah internasional (INGO ± international nongovernmental organization) yaitu     Universalisme Individualism aktivitas sukarela rasional (rational voluntaristic activity) rasionalisasi . Namun perkembangan serta usaha INGO itu sendiri bergerak lamban dan kurang terarah. Bentuk INGO mulai dikenal pada tahun 1846. sejak pertengahan abad ke XIX (1860). perkembangan pesat terjadi antara tahun 1921 sampai tahun 1930. Untuk bentuk kerjasama IGO.

 warga dunia (world citizenship) II. Perspektif sistem terbuka lebih fokus dan mementingkan pengaruh lingkungan daripada organisasinya itu sendiri. Latar belakang teori Ada tiga perspektif teori organisasi untuk menganalisis organisasi sebagai sistem yaitu :    perspektif organisasi sebagai sistem yang rasional atau rational system organisasi sebagai sistem natural atau natural system organisasi sebagai sistem yang terbuka atau open system (Scott. Bukan hanya aturan tertulis yang menentukan perilaku. dan teori ekologi organisasi. 1987). Struktur informal yang terjadi lebih memberikan panduan yang akurat dan informatif untuk memahami perilaku organisasi dibandingkan struktur yang formal. Ada tiga teori berkembang di dalam perspektif sistem terbuka yaitu teori ketergantungan sumber daya. Scott mendefinisikan perspektif sistem natural sebagai kelompok bersama yang anggotanya berbagi kepentingan bersama agar sistem bisa bertahan hidup dan yang ikut dalam kegiatan kolektif yang diselenggarakan secara informal untuk memastikan agar bisa terus bertahan (Scott. sebagai elemen di luar organisasi. Perspektif sistem natural melihat organisasi memiliki struktur yang informal. Anggota organisasi bersama-sama menggunakan organisasi untuk mencapai tujuan spesifik itu. Aturan organisasi ini menentukan bagaimana organisasi berperilaku. teori institusional. Sehingga. peran dan tanggung jawab aktor dalam struktur tertulis dengan jelas. akan menpengaruhi bentuk organisasi dan mendukung kehidupan organisasi. Organisasi dilihat sebagai sistem dari kegiatan yang saling bergantung satu dengan lainnya. Perspektif sistem terbuka mengikuti pemikiran lingkungan. sistem terbuka tidak mempersoalkan apakah struktur organisasinya formal atau informal. 1987). Formal artinya organisasi memiliki peraturan yang tertulis (formalized) dengan jelas. Scott (1987) melihat organisasi sebagai kolektivitas sosial (social collectivities). . Organisasi memiliki struktur yang formal. Perspektif sistem rasional melihat organisasi memiliki tujuan yang spesifik dan didefinisikan dengan jelas sekali.

Ada satu NRO di Asia Tenggara yaitu Greenpeace South East Asia dengan tiga kantor di tiga negara Asia Tenggara (Jakarta ± Indonesia. Greenpeace memiliki struktur yang formal. Hubungan yang sama antara dewan dan eksekutif juga diterapkan di tingkat NRO. Tidak bisa seseorang aktivis di suatu negara membentuk Greenpeace negaranya tanpa mendapatkan kontrak lisensi. gol atau tujuan. 1957). dan lingk ungannya (Scott. Greenpeace Sebagai Organisasi Greenpeace sebagai organisasi memiliki elemen organisasi yaitu struktur sosial. III. partisipan atau aktor sosial. Dewan bertanggung jawab dan memiliki wewenang memilih dan memberhentikan direktur eksekutif. teknologi. Selain hak. yaitu suatu organisasi yang bergelut dalam bidang pelestarian lingkungan hidup dan dapat dikategorikan sebagai global civil society. Greenpeace adalah organisasi lingkungan internasional yang terdiri dari Greenpeace International atau Stichting Greenpeace Council (SGC) dan 28 NRO yang ada di 41 negara di dunia ini. NRO wajib mengikuti ketentuan terkait pemberian lisensi itu. Ketentuan lisensi bisa dianalogikan dengan pemberian franchise di dunia bisnis. . Nadel. Manila ± Filipina). Berdasarkan lisensi ini NRO berhak menggunakan logo dan nama Greenpeace. Struktur sosial adalah adalah bagaimana hubungan sosial antara aktor atau orang -orang atau sub-group di dalam sebuah organisasi (Scott. Dewan juga memiliki wewenang mensahkan rencana tahunan dan rencana tiga tahunan organisasi. Dampak apa yang ditimbulkan oleh Greenpeace di dalam kehidupan bernegara. Para pencetus teori dari ketiga perspektif ini mengembangkan teori-teori mereka untuk diterapkan pada organisasi bisnis. 1987.Ketiga perspektif ini berakar pada organisasi bisnis. Bangkok ± Thailand. Salah satu organisasi yang termasuk dalam INGO adalah Greenpeace. Greenpeace International yang berkantor pusat di Belanda menurut peraturan memberikan lisensi menggunakan nama Greenpeace kepada NRO. 1987). hubungan antara aktor sudah ditetapkan menurut peraturan internal yang tertulis dan diketahui oleh semua actor. Greenpeace sebagai organisasi formal pemerintahannya terbagi menjadi dua yaitu board atau dewan dan eksekutif yang menjalankan roda organisasi sehari-hari. Oleh karena itu saya akan membahas tentang Greenpeace dan mengkaitkannya dengan tema tugas ini yaitu ³INGO: Teman atau Lawan??´.

 Greenpeace memegang teguh prinsip-prinsip: tanpa kekerasan (non-violence). memegang teguh prinsip transparan dan akuntabilitas Selain NRO. mengoperasikan tiga kap al Greenpeace. dewan direktur. Greenpeace International akan memonitor semua NRO. melaksanakan kampanye global. Supporter adalah individu .  Greenpeace tidak memiliki sekutu atau musuh permanen (no permanent allies or enemies). independen dari politik (political independence).  Greenpeace tidak mencari atau menerima sumbangan yang akan mengkompromikan kemandirian. Trustee bertemu setahun sekali untuk menetapkan strategi jangka panjang. Selain aturan formal organisasi.  Greenpeace. perubahan struktur. atau integritasnya. dan dengan lingkungan atau organisasi lainnya. dan internasionalisme. anggaran Greenpeace sebanding dengan perusahaan multinasional. tujuan. Berikut ini beberapa prinsip-prinsip dan nilainilai yang dianut Greenpeace:  Greenpeace tidak meminta atau menerima dana dari pemerintah. dan perwakilan perusahaan di berbagai negara atau franchise-nya di berbagai negara. dan memilih board di tingkat internasional. dan memastikan apakah ketentuan organisasi dijalankan oleh NRO. mengkoordinasikan perencanan. Greenpeace memiliki lebih dari 3 juta orang supporter dan jutaan sukarelawan (volunteer) dan cyber activists sebagai aktor sosial organisasi Selain NRO. Dari anggarannya. Greenpeace memiliki lebih dari 3 juta orang supporter dan jutaan sukarelawan ( volunteer) dan cyber activists sebagai aktor sosial organisasi Greenpeace. Struktur organisasi Greenpeace menyerupai organisasi perusahaan multinasional: ada board.Setiap dewan di tingkat NRO kemudian menetapkan wakil yang akan duduk di Trustee. perusahaan atau partai politik. Board internasional ini yang akan mensahkan anggaran tahunan Greenpeace International dan memilih Direktur Eksekutif Greenpeace International. sebagai organisasi non-pemerintah. Greenpeace memiliki prinsip-prinsip atau nilai-nilai yang menjadi pegangan setiap aktor berperilaku dan berinteraksi satu dengan lainnya. pembiayaan organisasi.

Ke kawasan mana Greenpeace ekspansi dipengaruhi oleh persoalan lingkungan. 1981). Frumkin dan Galaskiewicz. Analisis Penelitian mengenai organisasi akan sangat tergantung dari latar belakang siapa yang meneliti. Apakah para sosiolog akan tertarik meneliti organisasi nir-laba? Atau para ahli politik yang tertarik karena organisasi nir-laba internasional akan berpengaruh pada pengambilan kebijakan di dalam pemerintahan? Sejumlah peneliti menggunakan perspektif sistem terbuka untuk menganalisis organisasi nir-laba (Darlington. dan mempromosikan perdamaian. Darlington (1998) menggunakan perspektif sistem terbuka dalam meneliti tugas utama organisasi nir-laba atau organisasi non-pemerintah (NGO ± non-governmental organization). . 1998. Membangun cyber activists adalah salah satu bentuk pemanfaatan teknologi Internet untuk memperluas dampak kegiatan Greenpeace. Tujuan Greenpeace mengubah keyakinan (attitude) dan perilaku (behavior). 2004. Ahli sosiologi akan meneliti asosiasi-asosiasi tanpa ikatan. melindungi dan mengonservasi lingkungan. Dan para antropolog akan meneliti administrasi perbandingan di dalam perkembangan masyarakat. Supporter dan volunteer memiliki aturan tersendiri yang tertulis.yang menyumbangkan uangnya untuk membiayai kegiatan Greenpeace. Para ilmuwan politik akan tertarik meneliti struktur partai-partai politik dan struktur administrasi negara. terutama teknologi informasi dan komunikasi. Greenpeace ada juga karena merespon situasi lingkungan sekelilingnya. Greenpeace sangat sadar memanfaatkan teknologi. Volunteer adalah individu yang mendukung dan ikut terlibat secara sukarela dalam kegiatan Greenpeace. lembaga-lembaga yang bergerak di bidang peningkatan kesejahteraan dan kontrol sosial. Para ahli ekonomi akan tertarik meneliti organisasi sebagai perusahaan bisnis. IV. Fottler. Greenpeace adalah organisasi formal yang kegiatannya selalu akan berhubungan dengan lingkungannya dan dengan organisasi lain di luar lingkungan.

Indonesia dan Greenpeace Dilihat dari beberapa uraian pada poin III dan poin IV. karena Indonesia adalah produsen sawit terbesar. Eksplisit Greenpeace menyatakan tidak ada sekutu atau musuh abadi.Dr Erliza Hambali MSi. Struktur Greenpeace sangat dipengaruhi oleh lingkungannya. Devisa yang dihasilkan dari kelapa sawit tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Selain itu. ³Penghasilan dari industry kelapa sawit nasional dalam kurun 2010 ± 2014 diproyeksikan mencapai USD 80. Besarnya kontribusi sawit terhadap perekonomian Indonesia menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Institut Pertanian Bogot (IPB). yang salah satu contohnya adalah Greenpeace dengan suatu Negara. Dalam waktu dekat ini. mungkin kita pernah mendengar tentang datangnya kapal ± kapal Greenpeace yang akan masuk ke perairan Indonesia. Salah satu contohnya. Saat ini supporter paling banyak ada di Eropa dan Amerika Serikat. Kebijakan dan struktur Greenpeace akan cenderung berwarna Eropa atau Amerika Serikat (Eropa sentris). Prof. Apa peran serta Greenpeace terhadap perkembangan Indonesia?? Itu adalah salah satu hal yang akan saya paparkan di poin V ini. menunjukkan Greenpeace sangat sadar sebagai organisasi yang terbuka dan ingin mempertahankan struktur formalnya. V. sawit juga mampu meningkatkan . Karena sawit adalah salah satu produk unggulan Indonesia dan di masa datang akan berkontribusi untuk sustainable development bagi ekonomi Indonesia. kita harus bisa menarik kesimpulan bahwa hubungan antara INGO. dengan modus µpenyelamatan hutan¶ itu digunakan untuk menghalangi Indonesia untuk meningkatkan produk unggulannya yang jelas akan berpengaruh pada factor perekonomian Indonesia itu sendiri. Indonesia dengan Greenpeace adalah hubungan antara Negara dengan INGO yang terkenal di dunia.Greenpeace tidak akan bisa lepas dari dukungan para supporter-nya dan volunteernya.9 miliar´ Dan kita bisa menarik kesimpulan bahwa sawit adalah salah satu penghasil devisa terbesar di bidang perkebunan. sawit pernah dijadikan objek black campaign oleh Greenpeace.

Tetapi kita tidak boleh lupa untuk melestarikan atau memperbaruinya kembali. VI. apakah organisasi pemerintah. bisnis. lahan ± lahan dan kekayaaan alam yang ada di Indonesia harus dimanfaaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kepentingan masyarakat Indonesia itu sendiri. atau organisasi nir-laba. Menjaga dan melestarikan hutan itu memang penting.perekonomian. Di suatu sisi mungkin tujuan mereka baik. tidak bisa lagi menghindari pengaruh lingkungan. Menurut saya. INGO: Teman atau Lawan Negara?? Revolusi ICT (information and communication technology) dan munculnya persoalan global membuat tidak mungkin lagi organisasi modern bersifat tertutup. Greenpeace tidak mempunyai kontribusi dalam perekonomian Indonesia. . dimana lahan ± lahan sawit tersebut dibuka dan membuka lapangan pekerjaan di kalangan masyarakat Indonesia. Contohnya adalah Greenpeace dengan Indonesia. mungkin niat atau tujuan Greenpeace itu baik yaitu untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang berada di Indonesia. Menjaga hutan itu harus dilakukan secukupnya saja. dan saya rasa pihak luar yaitu Greenpeace tidak perlu campur tangan atau mengintervensi kepentingan Indonesia itu sendiri. tetapi pemerintah Indonesia itu sudah mempunyai wewenang sendiri dalam mengurus pemerintahan Indonesia itu. INGO atau international nongovernmental organization menurut saya bisa menjadi teman maupun lawan bagi suatu Negara. tetapi disisi lain mereka bisa saja mengintervensi kepentingan suatu Negara. tetapi kita tidak boleh menjadi egois dan menelantarkan factor ± factor lain yang menjadi pilar kehidupan masyarakat Indonesia. Organisasi modern. Bahkan sudah sejak awal terbentuknya organisasi modern saat ini adalah sebagai tanggapan pengaruh lingkungan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

12.IP M.: 241-261. Sarah.com/ebook/download-ingo-2465517. Vol. W.SI http://www.Daftar Pustaka y Coleman.D.´ Global Governance.findtoyou.findtoyou. dan Wayland.com/ebook/download-ingo-2465517.html http://www.html http://www.html . ³The Origins of Global Civil Society and Nonterritorial Gobernance: Some Empirical Reflections.findtoyou. 1998. 12: 1477-1493. 2006.greenpeace. Vol. No. ³From Altruism to Action: Primary Task and the Not-forProfit Organization.pdf> Diakses tanggal 8 Desember 2008 y y y y Handout dari Dewi Triwahyuni S.com/ebook/download-organisasi+international-1716554. y Lihat Greenpeace Internasional Annual Report 2007 di <http://www.org/raw/content/international/press/reports/gpi-annualreport-2007. Tim. 51.´ Human Relations. y Darlington.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful