UNIKOM

Hubungan Greenpeace dan Indonesia

INGO
Teman atau Lawan??
Beatrice Dian Maya Puspitasari

2010

UNIKOM

Bentuk INGO mulai dikenal pada tahun 1846. Untuk bentuk kerjasama IGO. yang memiliki tujuan untuk mengejar kepentingan bersama anggota. dan antara tahun 1941 sampai 1960. Namun perkembangan serta usaha INGO itu sendiri bergerak lamban dan kurang terarah. Organisasi inernasional merupakan produk dari perjanjian ± perjanjian multilateral. dalam berbagai literature. dari paling tidak dua Negara merdeka atau lebih. Coleman dan Wayland (2006) menjelaskan ada lima karakteristik dan operasional organisasi non -pemerintah internasional (INGO ± international nongovernmental organization) yaitu     Universalisme Individualism aktivitas sukarela rasional (rational voluntaristic activity) rasionalisasi . Menggunakan pemikiran John Boli dan George Thomas. sejak pertengahan abad ke XIX (1860). perkembangan pesat terjadi antara tahun 1921 sampai tahun 1930. ternyata cukup berperan dalam menghambat keberhasilan yang ingin dicapai melalui INGO ± INGO. Dan tidak dapat dipungkiri sepenuhnya bahwa INGO memang telah berusaha dan bermanfaat cukup banyak dalam menanggulangi berbagai masalah umat manusia serta lingkungan hidup. kerjasama yang terorganisasi (organized cooperation) dalam bentuk yang lebih konkret. seperti juga halnya IGO yang makin digandrungi pada masa itu. Kemudian menyusul terbentuknya beberapa INGO yang lainnya. Yang tercatat sebagai INGO pertama. Ada yang mendefinisikan pula bahwa organisasi internasional sebagai sebuah struktur formal dan berkesinambungan yang dibentuk oleh kesepakatan diantara anggota ± anggotanya (keanggotaan Negara dan non Negara). Pertikaian antarnegara dan juga perdebatan ideology dan kepentingan. Pendahuluan Organisasi Internasional adalah kolektivitas dari entitas ± entitas yang independen.I. Setelah Perang Dunia 1 dan Perang Dunia 2 maka banyak INGO terbentuk. adalah World Evangelical Alliance (Perhimpunan Penginjil Sedunia). Berjalan dengan seiring dengan berkembangnya kerjasama internasional dalam bentuk organisasi ± organisasi internasional antar pemerintah (IGO).

Scott (1987) melihat organisasi sebagai kolektivitas sosial (social collectivities). Perspektif sistem terbuka lebih fokus dan mementingkan pengaruh lingkungan daripada organisasinya itu sendiri. Aturan organisasi ini menentukan bagaimana organisasi berperilaku. Struktur informal yang terjadi lebih memberikan panduan yang akurat dan informatif untuk memahami perilaku organisasi dibandingkan struktur yang formal. 1987). Perspektif sistem terbuka mengikuti pemikiran lingkungan. Perspektif sistem rasional melihat organisasi memiliki tujuan yang spesifik dan didefinisikan dengan jelas sekali. Anggota organisasi bersama-sama menggunakan organisasi untuk mencapai tujuan spesifik itu. 1987). Latar belakang teori Ada tiga perspektif teori organisasi untuk menganalisis organisasi sebagai sistem yaitu :    perspektif organisasi sebagai sistem yang rasional atau rational system organisasi sebagai sistem natural atau natural system organisasi sebagai sistem yang terbuka atau open system (Scott. Organisasi dilihat sebagai sistem dari kegiatan yang saling bergantung satu dengan lainnya. Ada tiga teori berkembang di dalam perspektif sistem terbuka yaitu teori ketergantungan sumber daya. teori institusional. Scott mendefinisikan perspektif sistem natural sebagai kelompok bersama yang anggotanya berbagi kepentingan bersama agar sistem bisa bertahan hidup dan yang ikut dalam kegiatan kolektif yang diselenggarakan secara informal untuk memastikan agar bisa terus bertahan (Scott. akan menpengaruhi bentuk organisasi dan mendukung kehidupan organisasi. Perspektif sistem natural melihat organisasi memiliki struktur yang informal. sebagai elemen di luar organisasi. . sistem terbuka tidak mempersoalkan apakah struktur organisasinya formal atau informal. peran dan tanggung jawab aktor dalam struktur tertulis dengan jelas. dan teori ekologi organisasi. Formal artinya organisasi memiliki peraturan yang tertulis (formalized) dengan jelas. warga dunia (world citizenship) II. Bukan hanya aturan tertulis yang menentukan perilaku. Sehingga. Organisasi memiliki struktur yang formal.

Greenpeace sebagai organisasi formal pemerintahannya terbagi menjadi dua yaitu board atau dewan dan eksekutif yang menjalankan roda organisasi sehari-hari. 1987.Ketiga perspektif ini berakar pada organisasi bisnis. Bangkok ± Thailand. Manila ± Filipina). Struktur sosial adalah adalah bagaimana hubungan sosial antara aktor atau orang -orang atau sub-group di dalam sebuah organisasi (Scott. Greenpeace adalah organisasi lingkungan internasional yang terdiri dari Greenpeace International atau Stichting Greenpeace Council (SGC) dan 28 NRO yang ada di 41 negara di dunia ini. dan lingk ungannya (Scott. Greenpeace Sebagai Organisasi Greenpeace sebagai organisasi memiliki elemen organisasi yaitu struktur sosial. . teknologi. Ada satu NRO di Asia Tenggara yaitu Greenpeace South East Asia dengan tiga kantor di tiga negara Asia Tenggara (Jakarta ± Indonesia. Berdasarkan lisensi ini NRO berhak menggunakan logo dan nama Greenpeace. Dewan juga memiliki wewenang mensahkan rencana tahunan dan rencana tiga tahunan organisasi. Oleh karena itu saya akan membahas tentang Greenpeace dan mengkaitkannya dengan tema tugas ini yaitu ³INGO: Teman atau Lawan??´. Para pencetus teori dari ketiga perspektif ini mengembangkan teori-teori mereka untuk diterapkan pada organisasi bisnis. Greenpeace memiliki struktur yang formal. Ketentuan lisensi bisa dianalogikan dengan pemberian franchise di dunia bisnis. hubungan antara aktor sudah ditetapkan menurut peraturan internal yang tertulis dan diketahui oleh semua actor. yaitu suatu organisasi yang bergelut dalam bidang pelestarian lingkungan hidup dan dapat dikategorikan sebagai global civil society. partisipan atau aktor sosial. Greenpeace International yang berkantor pusat di Belanda menurut peraturan memberikan lisensi menggunakan nama Greenpeace kepada NRO. Selain hak. Dampak apa yang ditimbulkan oleh Greenpeace di dalam kehidupan bernegara. Tidak bisa seseorang aktivis di suatu negara membentuk Greenpeace negaranya tanpa mendapatkan kontrak lisensi. III. Salah satu organisasi yang termasuk dalam INGO adalah Greenpeace. gol atau tujuan. Nadel. Hubungan yang sama antara dewan dan eksekutif juga diterapkan di tingkat NRO. 1957). 1987). NRO wajib mengikuti ketentuan terkait pemberian lisensi itu. Dewan bertanggung jawab dan memiliki wewenang memilih dan memberhentikan direktur eksekutif.

Greenpeace memiliki lebih dari 3 juta orang supporter dan jutaan sukarelawan ( volunteer) dan cyber activists sebagai aktor sosial organisasi Greenpeace.Setiap dewan di tingkat NRO kemudian menetapkan wakil yang akan duduk di Trustee. mengoperasikan tiga kap al Greenpeace. dewan direktur. sebagai organisasi non-pemerintah.  Greenpeace tidak mencari atau menerima sumbangan yang akan mengkompromikan kemandirian. dan dengan lingkungan atau organisasi lainnya.  Greenpeace memegang teguh prinsip-prinsip: tanpa kekerasan (non-violence). atau integritasnya. Dari anggarannya. Greenpeace International akan memonitor semua NRO. pembiayaan organisasi. perusahaan atau partai politik.  Greenpeace. Board internasional ini yang akan mensahkan anggaran tahunan Greenpeace International dan memilih Direktur Eksekutif Greenpeace International. memegang teguh prinsip transparan dan akuntabilitas Selain NRO. dan memilih board di tingkat internasional. Struktur organisasi Greenpeace menyerupai organisasi perusahaan multinasional: ada board. melaksanakan kampanye global. Greenpeace memiliki lebih dari 3 juta orang supporter dan jutaan sukarelawan (volunteer) dan cyber activists sebagai aktor sosial organisasi Selain NRO. anggaran Greenpeace sebanding dengan perusahaan multinasional. Trustee bertemu setahun sekali untuk menetapkan strategi jangka panjang. tujuan. Supporter adalah individu . Selain aturan formal organisasi. independen dari politik (political independence). dan internasionalisme. Greenpeace memiliki prinsip-prinsip atau nilai-nilai yang menjadi pegangan setiap aktor berperilaku dan berinteraksi satu dengan lainnya.  Greenpeace tidak memiliki sekutu atau musuh permanen (no permanent allies or enemies). dan perwakilan perusahaan di berbagai negara atau franchise-nya di berbagai negara. Berikut ini beberapa prinsip-prinsip dan nilainilai yang dianut Greenpeace:  Greenpeace tidak meminta atau menerima dana dari pemerintah. perubahan struktur. dan memastikan apakah ketentuan organisasi dijalankan oleh NRO. mengkoordinasikan perencanan.

dan mempromosikan perdamaian. Ke kawasan mana Greenpeace ekspansi dipengaruhi oleh persoalan lingkungan. 2004. 1998. Frumkin dan Galaskiewicz. Greenpeace ada juga karena merespon situasi lingkungan sekelilingnya. Greenpeace sangat sadar memanfaatkan teknologi. IV. Para ahli ekonomi akan tertarik meneliti organisasi sebagai perusahaan bisnis. melindungi dan mengonservasi lingkungan. Ahli sosiologi akan meneliti asosiasi-asosiasi tanpa ikatan. Darlington (1998) menggunakan perspektif sistem terbuka dalam meneliti tugas utama organisasi nir-laba atau organisasi non-pemerintah (NGO ± non-governmental organization). Volunteer adalah individu yang mendukung dan ikut terlibat secara sukarela dalam kegiatan Greenpeace.yang menyumbangkan uangnya untuk membiayai kegiatan Greenpeace. Apakah para sosiolog akan tertarik meneliti organisasi nir-laba? Atau para ahli politik yang tertarik karena organisasi nir-laba internasional akan berpengaruh pada pengambilan kebijakan di dalam pemerintahan? Sejumlah peneliti menggunakan perspektif sistem terbuka untuk menganalisis organisasi nir-laba (Darlington. Greenpeace adalah organisasi formal yang kegiatannya selalu akan berhubungan dengan lingkungannya dan dengan organisasi lain di luar lingkungan. Fottler. Supporter dan volunteer memiliki aturan tersendiri yang tertulis. Para ilmuwan politik akan tertarik meneliti struktur partai-partai politik dan struktur administrasi negara. lembaga-lembaga yang bergerak di bidang peningkatan kesejahteraan dan kontrol sosial. Tujuan Greenpeace mengubah keyakinan (attitude) dan perilaku (behavior). 1981). . Dan para antropolog akan meneliti administrasi perbandingan di dalam perkembangan masyarakat. Analisis Penelitian mengenai organisasi akan sangat tergantung dari latar belakang siapa yang meneliti. terutama teknologi informasi dan komunikasi. Membangun cyber activists adalah salah satu bentuk pemanfaatan teknologi Internet untuk memperluas dampak kegiatan Greenpeace.

sawit pernah dijadikan objek black campaign oleh Greenpeace. ³Penghasilan dari industry kelapa sawit nasional dalam kurun 2010 ± 2014 diproyeksikan mencapai USD 80. yang salah satu contohnya adalah Greenpeace dengan suatu Negara. menunjukkan Greenpeace sangat sadar sebagai organisasi yang terbuka dan ingin mempertahankan struktur formalnya. mungkin kita pernah mendengar tentang datangnya kapal ± kapal Greenpeace yang akan masuk ke perairan Indonesia. Salah satu contohnya. Struktur Greenpeace sangat dipengaruhi oleh lingkungannya. Indonesia dengan Greenpeace adalah hubungan antara Negara dengan INGO yang terkenal di dunia. Prof. Selain itu. karena Indonesia adalah produsen sawit terbesar. Dalam waktu dekat ini. V. Indonesia dan Greenpeace Dilihat dari beberapa uraian pada poin III dan poin IV.Greenpeace tidak akan bisa lepas dari dukungan para supporter-nya dan volunteernya. Kebijakan dan struktur Greenpeace akan cenderung berwarna Eropa atau Amerika Serikat (Eropa sentris). kita harus bisa menarik kesimpulan bahwa hubungan antara INGO. Saat ini supporter paling banyak ada di Eropa dan Amerika Serikat.9 miliar´ Dan kita bisa menarik kesimpulan bahwa sawit adalah salah satu penghasil devisa terbesar di bidang perkebunan. sawit juga mampu meningkatkan .Dr Erliza Hambali MSi. dengan modus µpenyelamatan hutan¶ itu digunakan untuk menghalangi Indonesia untuk meningkatkan produk unggulannya yang jelas akan berpengaruh pada factor perekonomian Indonesia itu sendiri. Devisa yang dihasilkan dari kelapa sawit tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Besarnya kontribusi sawit terhadap perekonomian Indonesia menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Institut Pertanian Bogot (IPB). Apa peran serta Greenpeace terhadap perkembangan Indonesia?? Itu adalah salah satu hal yang akan saya paparkan di poin V ini. Eksplisit Greenpeace menyatakan tidak ada sekutu atau musuh abadi. Karena sawit adalah salah satu produk unggulan Indonesia dan di masa datang akan berkontribusi untuk sustainable development bagi ekonomi Indonesia.

tetapi kita tidak boleh menjadi egois dan menelantarkan factor ± factor lain yang menjadi pilar kehidupan masyarakat Indonesia. Menurut saya. . atau organisasi nir-laba. dimana lahan ± lahan sawit tersebut dibuka dan membuka lapangan pekerjaan di kalangan masyarakat Indonesia. dan saya rasa pihak luar yaitu Greenpeace tidak perlu campur tangan atau mengintervensi kepentingan Indonesia itu sendiri. tidak bisa lagi menghindari pengaruh lingkungan. INGO: Teman atau Lawan Negara?? Revolusi ICT (information and communication technology) dan munculnya persoalan global membuat tidak mungkin lagi organisasi modern bersifat tertutup. VI. Tetapi kita tidak boleh lupa untuk melestarikan atau memperbaruinya kembali. INGO atau international nongovernmental organization menurut saya bisa menjadi teman maupun lawan bagi suatu Negara.perekonomian. Menjaga dan melestarikan hutan itu memang penting. Menjaga hutan itu harus dilakukan secukupnya saja. tetapi disisi lain mereka bisa saja mengintervensi kepentingan suatu Negara. mungkin niat atau tujuan Greenpeace itu baik yaitu untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang berada di Indonesia. Greenpeace tidak mempunyai kontribusi dalam perekonomian Indonesia. bisnis. apakah organisasi pemerintah. Organisasi modern. tetapi pemerintah Indonesia itu sudah mempunyai wewenang sendiri dalam mengurus pemerintahan Indonesia itu. Bahkan sudah sejak awal terbentuknya organisasi modern saat ini adalah sebagai tanggapan pengaruh lingkungan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Contohnya adalah Greenpeace dengan Indonesia. lahan ± lahan dan kekayaaan alam yang ada di Indonesia harus dimanfaaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kepentingan masyarakat Indonesia itu sendiri. Di suatu sisi mungkin tujuan mereka baik.

org/raw/content/international/press/reports/gpi-annualreport-2007.findtoyou.com/ebook/download-ingo-2465517. W.D.findtoyou. 51.´ Human Relations. 12: 1477-1493.html http://www. ³The Origins of Global Civil Society and Nonterritorial Gobernance: Some Empirical Reflections.com/ebook/download-organisasi+international-1716554. Tim.´ Global Governance. y Lihat Greenpeace Internasional Annual Report 2007 di <http://www. 2006. dan Wayland. y Darlington. ³From Altruism to Action: Primary Task and the Not-forProfit Organization.greenpeace.IP M.pdf> Diakses tanggal 8 Desember 2008 y y y y Handout dari Dewi Triwahyuni S. Sarah. Vol. No. Vol.html http://www. 1998.SI http://www. 12.Daftar Pustaka y Coleman.com/ebook/download-ingo-2465517.findtoyou.: 241-261.html .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful