MANAJEMEN TEKNIK INDUSTRI

³Komparasi Metode Kerja yang Diterapkan Para Tokoh Manajemen untuk Meningkatkan Produktivitas Tenaga Kerja.´
Dosen Pengampu: Ir. Subagyo, Ph.D.

Disusun Oleh: Nama : Dona Febrianti NIM : 09/285056/TK/35620 Prodi : Teknik Industri

Jurusan Teknik Mesin dan Industri

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA 2010
1

Hal ini dilakukan untuk menemukan kecocokan antara metode tersebut dengan keadaan perusahaan. Dalam menerapkannya perlu analisis dan komparasi lebih lanjut dalam hal kecocokan. kelebihan. komparasi ilakukan dengan cara membandingkan kekurangan dan kelebi an metode-metode dari setiap tokoh manajemen tersebut dari segi efisisiensi dan efekti itas agar bisa dihasilkan sebuah metode baru yang lebih inovatif dalam hal efisiensi dan efektivitas. Selanjutnya. Topik ini dipilih dengan tujuan agar pembaca dapat menemukan inovasi baru yang sesuai dengan keadaan perusahaannya tentang cara meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan pemikiran para tokoh manajemen tersebut. bukanlah perkara mudah bagi suatu ivi g j . ini adalah T Namun permasalahannya sekarang. penulis hanya akan menjelaskan lebih lanjut tentang i m ode-metode kerj (c ra kerja) yang diterapkan tokoh-tokoh komp manajemen untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Selanjutnya dari segi teknis sendiri produktivitas diformulasikan dengan cara rasio antara output terhadap input. Definisi produktivitas sendiri dilihat Dewan Produktivitas Nasional dalam beberapa segi. Dari sini dapat disimpulkan bahwa untuk mewujudkan produktivitas. dan kekurangannya. Cara-cara yang digunakan para tokoh manajemen itu juga tidak serta merta diterapkan sembarangan. Ada empat elemen yang dapat dikatakan sumber daya menurut International Labor Organization (ILO). pengusaha harus melakukan efisiensi dan efektifitas secara terus menerus dalam mengelola sumber daya. Ada beberapa cara perusahaan untuk mewujudkan p (m yang dapat dilakukan. sedangkan definisi dari segi ekonomi adalah usaha agar memperoleh hasil (output) sebesar-besarnya dengan menggunakan sumber daya (input) sekecil-kecilnya. Salah satu dari keempat elemen g j .PE L Produktivitas adalah salah satu faktor yang selalu ingin diwujudkan perusahaan. salah satunya dengan menerapkan c -c j ) y g l h ig hhm j m di perusahaannya.   ¢ ¡ 2 . ekonomi. Hal ini dikarenakan. dan teknis. Pada tulisan ini. produktivitas dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan. Keempat elemen inilah yang akan mempengaruhi produktivitas suatu perusahaan. Definisi dari segi psikologis adalah sikap mental yang memiliki pandangan bahwa hari ini harus lebih baik dari hari esok. jika dilihat dari pengertian/definisinya. Analisis dilakukan dengan cara melihat alasan-alasan mengapa metode itu diterapkan pada saat itu. yaitu segi psikologis.

era 1900-1940 dengan teori organisasi klasiknya. dilakukanlah empat prinsip yang dinamakan Scientific Management. tetapi juga pengukuran dari setiap kegiatan. Era Manajemen Ilmiah (1870-1930) Pada Era Manajemen Ilmiah terdapat beberapa tokoh manajemen. Metode kerjanya adalah:  Menghilangkan sistem coba-coba dan menerapkan metode-metode ilmu pengetahuan disetiap unsur-unsur kegiatan. misalnya pengaturan perpindahan tenaga kerja dari satu unit kerja menuju unit kerja lainnya.  Memilih pekerjaan terbaik untuk setiap tugas tertentu. hanya Frederick Winslow Taylor dan Hendry Laurance Gantt yang akan dijelaskan pada bagian ini. yang tidak hanya dinyatakan dari target produksi yang dicapai. dikelompokan menjadi empat era. yaitu: era 1870-1930 yang dikenal dengan era manajemen ilmiah. Prinsip-prinsip ini kemudian dijadikan Taylor sebagai metode kerja. Teknik ini diciptakan untuk menghasilkan standar ilmiah dalam menentukan kinerja dari suatu penugasan yang spesifik.PE B Pada bagian ini.  Setiap petugas harus menerapkan hasil-hasil ilmu pengetahuan di dalam menjalankan tugas  Harus menjalin kerja sama yang baik antara pemimpin dengan pekerja. 1a. selanjutnya memberikan latihan dan pendidikan kepada pekerja. Harrington Emerson. Namun seperti yang telah dijelaskan. Henry Laurance Gantt. Berikut metode kerja mereka: 1. Tahap pertama akan dijelaskan terlebih dahulu metode apa saja yang dipakai beberapa tokoh manajemen per-era untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. pembahasan akan dibagi menjadi dua tahap. diantaranya adalah Frederick Winslow Taylor. Dalam menerapkan teknik ini. Frank Bunker Gilbreth dan Lilian Gilberth. 3 . dan era 1940-sekarang yang dinamakan era manajemen modern. Tulisan ini hanya akan menyajikan metode kerja seorang atau beberapa tokoh manajemen disetiap era. I. Hanya para tokoh yang memiliki pemikiran yang berfokus pada produktivitas tenaga kerjalah yang dipilih untuk mewakilkan era-nya. Pada tahap kedua barulah metode-metode tadi dikomparasikan dan dianalisis kelebihan dan kekurangannya. Frederick Winslow Taylor Metode yang dilakukan Frederick Winslow Taylor untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja adalah menganalisis dan mensintesis alur kerja. era Hubungan Manusiawi tahun 1930-1940. Hal ini dikenal dengan teknik pengelolaan kerja Time and Motion Study. JE IS METO E YANG DITE APKAN PARA TOKO MANAJEMEN Berdasarkan sejarah manajemen yang ada para tokoh manajemen . dll. Pada poin ini akan dijelaskan metode-metode kerja beberapa tokoh manajemen per-era.

Spesialisasi dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan kerja. yang berarti setiap karyawan hanya menerima perintah kerja dari satu orang dan apabila perintah itu datangnya dari dua orang atasan atau lebih akan timbul pertentangan perintah dan kerancuan wewenang yang harus dipatuhi. Kepemimpinan yang baik berperan penting bagi kepatuhan ini dan juga kesepakatan yang ada ini.  Pemberian otoritas dan tanggung jawab (Authority and Responsibility) diperoleh melalui perintah dan untuk dapat memberi perintah haruslah dengan wewenang formil. hanya metode kerja yang diterapkan Henry Fayol-lah yang akan dijelaskan lebih lanjut. dalam arti kepatuhan anggota organisasi terhadap aturan dan kesempatan. Hendry Fayol Hendry Fayol memiliki banyak sekali pemikiran tentang manajemen. seperti penghargaan terhadap prestasi serta penerapan sangsi hukum secara adil terhadap yang menyimpang. yaitu kepentingan perorangan dikalahkan terhadap kepentingan organisasi sebagai satu keseluruhan. 2. £ 4 . tetapi berikut hal-hal penting yang berhubungan langsung dalam hal meningkatkan produktivitas tenaga kerja:  Pembagian kerja (Division of labor). Mary Parker Follet. dalam arti imbalan yang adil bagi karyawan dan pengusaha.  Kesatuan pengarahan (unity of Direction). Walaupun demikian wewenang pribadi dapat mernaksa kepatuhan orang lain. Oliver Sheldon. yaitu adanya spesialisasi dalam pekerjaan.  Kesatuan komando (Unity of commad). Selain itu. Barnard. Tujuannya adalah menghasilkan pekerjaan yang lebih banyak dan terbaik dengan usaha yang sama. Max Webber.  Menomorduakan kepentingan perorangan terhadap kepentingan umum (Subordination of Individual interest to general interest).  Renumerasi Personil (Renumeration of personnel). Chaster L. Selanjutnya.1b. 2a. dalam arti sekelompok kegiatan yang mempunyai tujuan yang sarna yang harus dipimpin oleh seorang manajer dengan satu rencana kerja. Metode Gant Chart adalah rnetode grafis dalam menggambarkan rencana-rencana proses kerja dan memungkinkan adanya pengendalian manajerial yang lebih baik karena rnenekankan pentingnya waktu maupun biaya dalam merencanakan dan rnengendalikan pekerjaan. Mooney. James D.  Disiplin (discipline). Era Teori Organisasi Klasik (1900-1940) Pada Era Teori Organisasi Klasik terdapat beberapa tokoh manajemen yang diantaranya Henry Fayol. Hendry Laurance Gantt Metode kerja yang terkenal diterapkan Henry adalah sistem bonus harian dan bonus ekstra untuk para mandor. Henry juga memperkenalkan sistem charting yang terkenal dengan nama Gant Chart. Teknik ini pelopor teknik-teknik modern seperti PERT ( rogram Evaluation and Review Techique).

 Sentralsiasi (Centralisation).  Menciptakan kondisi kerja yang terbaik (best possible work) yang memenuhi syarat-syarat psikologis untuk memaksimalkan produktivitas.  Inisiatif (Initiative). Elton Mayo Metode yang dilakukan Mayo untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja adalah dengan memberikan kepuasan kayawan. ia memberikan tiga cara untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja.  Stabilitas masa jabatan (Stability of Penure of Personal) dalam arti tidak banyak pergantian karyawan yang ke luar masuk organisasi. Hugo Munsterberg Hugo merupakan pencetus psikologi industri.  Keadilan (Equity). dengan memberi kebebasan kepada bawahan untuk berprakarsa dalam menyelesaikan pekerjaannya walaupun akan terjadi kesalahan-kesalahan. Dalam bukunya yang berjudul Psykology and Industrial Efficiency. seperti: Hugo Munsterberg.  Semangat Korps (Esprit de Corps).  Rantai Skalar (Scalar Chain). 5 . Elton Mayo. disini hanya akan dijelaskan metode kerja Hugo Munsterberg dan Elton. Era Hubungan Manusiawi (1930-1940) Pada era ini juga terdapat beberapa tokoh manajemen ternama. dalam arti terbitnya penempatan barang dan orang pada tempat dan waktu yang tepat. tetapi juga penerapan rantai reaksi emosional antarpekerja berupa perhatian khusus dan simpatik karena dua hal ini dinilai sangat berpengaruh kepada produktivitas tenaga kerja berdasarkan percobaan Howthorne. yaitu:  Menempatkan seorang pekerja terbaik (best possible person) yang paling sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dikerjakannya. Namun. 3a. 3b. Kepuasan itu sendiri diberikan bukan hanya dalam bentuk pemberian gaji dan lain -lain. Mayo mementingkan people management skills dibanding engineering/technical skills.  Menggunakan pengaruh psikologis (best possible effect) agar memperoleh dampak yang paling tepat dalam mendorong karyawan. dalam arti meningkatkan semangat berkelompok dan bersatu dengan lebih banyak menggunakan komunikasi langsung daripada komunikasi formal dan tertulis. yaitu adanya sikap persaudaraan keadilan para manajer terhadap bawahannya. Oleh karena itu. sehingga sekarang dikenal sebagai bapak psikologi industri. dalam arti bahwa tanggung jawab akhir terletak pada atasan dengan tetap memberi wewenang memutuskan kepada bawahan sesuai kebutuhan. dan William Ouchi. dalam arti adanya garis kewenangan yang tersusun dari tingkat atas sampai ke tingkat terendah seperti tergambar pada bagan organisasi.  Tata-tertib (Order). sehingga kemungkinan adanya desentralisasi. 3.

 Kebutuhan Sosial.  Kebutuhan Harga Diri secara Penuh. kebutuhan akan self fulfilment berkembang dan menggunakan kemampuannya. Fred Feidler. sehingga dapat diterapkan secara universal. Namun. dan Chris Argyris merupakan sederetan nama para tokoh manajemen di era modern ini. II. Abraham Maslow. 6 . rasa memiliki dalam hubungan dengan orang lain. Rensis Likert. Adanya ilmu pengetahuan yang menggantikan cara kerja yang asalasalan. d. 4a. Adanya kerja sarna sesama pekerja. Adapun beberapa alasan yang menjadikan metode kerja Taylor bersifat ilmiah: a. harga diri. pada kesempatan ini hanya akan dijelaskan metode kerja oleh Abraham Maslow. penghormatan. Lalu. Frederick Herzber.  Kebutuhan Aktualisasi Diri. Kebutuhan-kebutuhan inilah yang akan memotivasi manusia untuk mendapatkan kepuasan. berikut tingkatan kebutuhan manusia menurut Maslow:  Kebutuhan Fisologis.  Kebutuhan Keamanan. kebutuhan akan perlidungan dan kepastian dalam kehidupan sehari-hari. Adanya hubungan waktu dan gerak kelompok. Abraham Maslow Menurut tokoh ini. pekerja harus mampu memenuhi kebutuhannya. b. Robert Blak dan Jane Mouton. Berikut penjelasannya: Frederick Winslow Taylor memiliki metode yang bersifat ilmiah. Kebutuhan peringkat bawah harus dipuaskan terlebih dahulu sebelum kebutuhan peringkat yang lebih tinggi dapat dipenuhi. kebutuhan akan kasih sayang. dan bukan bekerja secara individual. minum dan kesejahteraan fisik. kemampuan diri dan dianggap ahli. KOMPARASI METODE-METODE YANG DITERAPKAN PARA TOKOH MANAJEMEN DI ATAS Pada bagian ini akan dijelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan para tokoh manajemen tersebut. 4. Edgar Schein.Era Manajemen Modern (1940-Sekarang) Douglas McGregor. c. hampir semua kebutuhan dasar manusia kebutuhan akan pemelioharaan biologis. prestise. untuk tingkat kesejahteraan maksimum para karyawan itu sendiri dan perusahaan. e. makan. Mengembangkan seluruh karyawan hingga taraf yang setinggitingginya. tingkat kebutuhan yang paling tinggi. dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Bekerja untuk hasil yang maksimal. kebutuhan akan harga diri dimata orang lain.

seperti: jenis pekerjaan. Mayo. Para pekerja yang rajin bekerja. mampu mendapatkan bonus perhari. tetapi best possible person dan best possible work merupakan faktor yang sama-sama penting dan memiliki keterkaitan satu sama lain. (2) pengukuran kinerja tenaga kerja yang dilakukan akan bermanfaat untuk mendapatkan standar yang ideal. hubungan karyawan dan manajemen. Hendry Laurance Gantt yang memiliki sistem Gant Chart terbukti mampu meningkatkan produktivitas pekerja karena memungkinkan pengaturan manejerial yang lebih baik. maka hasilnya akan jauh lebih baik. best possible work. dan Hugo dari sisi best possible person. Mayo dari sisi rantai reaksi emosional. Selanjutnya dengan adanya bonus ekstra para mandor. Tiga hal ini porsinya harus seimbang. ditemukan adanya kebutuhan untuk menganalisa secara ilmiah untuk mendesain alur kerja dalam pola paling efisien. dan best possible effect).Selain itu ada kelebihan lain dari metode kerja Taylor yaitu: (1) akan dihasilkan basis perencanaan produksi. Faktor itu adalah adanya rantai reaksi emosional berupa perhatian khusus dan simpatik antarpekerja. struktur dan kultur organisasi. Metode Hendry Laurance Gantt pun bisa disempurnakan dengan metode Elton Mayo. jika metode Mayo diseimbangkan dan tidak ada yang terlalu µdidewakan¶. Selain itu metode lain Gantt yaitu bonus harian dan bonus ekstra untuk para mandor. Namun. (3) ditinjau dari segi manajemen. Namun. Berbeda dengan pendapat Gantt. dan Hugo tentang produktivitas pekerja yang ditinjau dengan pemberian kepuasan untuk pekerja (Gantt dari sisi gaji. metode ini memiliki kelemahan karena Mayo terlalu µmendewakan¶ metode rantai reaksi emosional sehingga membuatnya lebih mementingkan people management skills dibanding technicall skills. Selanjutnya ada pendapat lain yang menarik tentang metode kerja Hendry Fayol yang menjelaskan bahwa dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Dengan kata lain. Hugo yakin bahwa bukan hanya best possible effect saja yang penting seperti yang dikatakan Mayo. Metode ini merupakan hal yang sangat menarik untuk meningkatkan motivasi pekerja agar selalu produktif. maka pekerja level bawah akan termotivasi untuk terus bekerja dengan baik sehingga mendapat promosi menjadi mandor yang kemudian memiliki kesempatan mendapat bonus ekstra. Hal inilah yang dilakukan Hugo Munsterberg. Hal inilah menjadi kekurangan metode ini. gaji bukanlah satu-satunya hal yang menjadi ketertarikan pekerja untuk produktif. Sifat Mayo yang thanya mementingkan rantai reaksi emosi dinilai menjadi kelemahan karena kepuasan karyawan bersifat sangat kompleks yang tidak hanya bisa ditentukan oleh faktor lingkungan sosial saja tetapi juga ada faktor lain. bahwa gaji bukanlah hal terpenting melainkan ada faktor lain yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja. 7 . Abraham Maslow mengatakan bahwa sebenarnya kebutuhan orang tersebutlah yang membuat orang termotivasi untuk produktif dalam bekerja. tetapi berapa pada level bawah.

Adil bukan berarti sama besar. Sentralisasi yang mengatakan bahwa tanggung jawab akhir ada pada atasan dengan tetap memberi wewenang memutuskan kepada bawahan sesuai kebutuhan (adanya desentralisasi juga). Adapun yang termasuk komitmen perusahaan adalah melakukan spesialisasi pekerjaan untuk pekerja. Selanjutnya yang menjadi komitmen pekerja adalah disiplin. inisiatif. kesatuan pengarahan. membentuk kesatuan komando. Kedua hal ini sangat baik untuk diterapkan dikehidupan perusahaan karena pihak manajemen memberi independence kepada pekerjanya dalam berkarya dan pihak manajemen juga bisa memberikan feedback yang sesuai (adil) kepada pekerjanya.harus ada komitmen dari perusahaan dan pekerja. memberikan otoritas dan tanggung jawab kepada pekerja. dan memiliki semangat korps. 8 . ada dua hal yang menarik dari metode kerja Fayol yaitu adanya Renumerasi Personil dan Sentralisasi. tata tertib. patuh pada tata tertib. membuat rantai skalar. dan membentuk stabilisasi masa jabatan. Renumerasi Personil ini baik untuk diterapkan karena adanya imbalan yang adil bagi pekerja dan perusahaan. Lalu. tetapi sesuai dengan kebutuhan dan wewenang masingmasing. menomerduakan kepentingan perseorangan terhadap kepentingan umum.

7. Namun. Perusahaan harus mampu menganalisis dan mensintetis alur kerja lewat metode Scientific Management karena metode ini merupakan suatu hal yang ilmiah yang berarti bisa diterapkan secara universal. sistem bonus. 6. Pemberian kepuasan kepada pekerja bisa dalam bentuk pemberian gaji. ada beberapa hal penting yang harus diingat dalam meningkatkan produktivitas sebelum menerapkan dan membentuk inovasi metode-metode kerja yang sebelumnya telah diterapkan para tokoh manajemen. Jangan hanya µmendewakan¶ satu hal saja. Harus ada analisis kecocokan dengan situasi dan kondisi serta kemampuan kualitas-kuantitas perusahaan.PENUTUP Dari pembahasan di atas. semua hal ini harus berjalan secara sinergis dan seimbang pada suatu perusahaan. 4. 5. 9 . dll. Perusahaan dan pekerja harus menjalankan komitmennya masingmasing secara konsisten. Hal-hal penting itu adalah: 1. 2. Renumerasi Personil baik diterapkan dalam perusahaan agar tidak terjadi kecemburuan sosial dan agar semuanya diuntungkan. sistem rantai reaksi emosional. tetapi tetap memberi peluang bawahan untuk memutuskan sesuatu sesuai koridornya masing-masing. Pemakaian sistem Gant Chart memungkinkan adanya manajerial yang lebih baik karena menekankan pentingnya waktu dan biaya dalam merancang pekerjaan. kebutuhan merupakan hal yang memotivasi seseorang untuk mendapatkan kepuasan. Selanjutnya. Metode-metode kerja yang digunakan para tokoh manajemen tidak serta merta diterapkan sembarangan. Sistem sentralisasi harus dijalankan. maka kebutuhan harus bisa dipenuhi. 3.

URL: http://rafli254. di akses tanggal 12 September 2010]. Perkembangan Teori Manajemen. URL: http://harisahmad.student.ac.blogspot.pdf Rafli. 2010.com/doc/16733299/Konsep-Produktivitas. [Online.ac. 2010.com/2010/05/ perkembangan-teori-manajemen. mb. URL: http://www. 2010. di akses tanggal 12 September 2010].umm.docstoc. Arief.com/docs/27278445/ Pemikiran-Tokoh-Manajemen. 2004. [Online. Surya. di akses tanggal 12 September 2010].DAFTAR PUSTAKA Ahmad. Konsep-Konsep Manajemen Sektor Publik. Haris.id/2010/02/06/teorei-manajemen. URL: http://courses. Linda. [Online.html Daryanto.blog.scribd. Theresia.ipb. Putu Gs. 10 . di akses tanggal 12 September 2010]. [Online. Pemikiran Tokoh Manajemen. Teori Manajemen. URL: http://www. [Online.id/files/2010/06/Arief_Daryanto-Management_ Theories_trans. di akses tanggal 16 September 2010]. 2010. Produktivitas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful