Tugas Akhir Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Prasyarat Kelulusan Pada Program Diploma II PGTK FIP UNNES

Disusun Oleh :

Satrianingsih 1403204015

PENDIDIKAN GURU TAMAN KANAK-KANAK FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2006

HALAMAN PENGESAHAN

Tugas akhir yang berjudul “PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSI ANAK TK”. Setelah dibaca dan diberikan perbaikan dan koreksi seperlunya dinyatakan sah untuk memenuhi salah satu prasarat kelulusan pada program Diploma II Pendidikan Guru Taman Kanakkanak Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang pada :

Hari

:

Tanggal :

Dosen Pembimbing

Dosen Penguji

Wulan Adiarti, S.Pd. NIP. 132307559

Yuli Kurniawati SP, S.Psi NIP. 132316164 Ketua Program D2 PGTK Universitas Negeri Semarang

Dra. Sri S. Dewanti H, M.Pd. NIP. 131413200

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO

a. Raihlah kesempatan selagi ada karena tak ada kesempatan kedua b. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tentram c. Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk menuntut ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga. d. Kegagalan merupakan batu sandungan untuk memperoleh kesuksesan.

PERSEMBAHAN a. Dosen Pembimbing Wulan Adiarti, S.Pd., yang telah membimbing tugas akhir ini. b. Ayah dan ibuku tercinta. c. Adikku tersayang. d. Sahabat-sahabatku yang tersayang. e. Teman-teman seperjuangan.

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat, taufiq dan hidayahNya serta inayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul “PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA TK” (DITINJAU DARI ASPEK PSIKOLOGI). Tugas Akhir ini disusun untuk memenuhi syarat ujian mata kuliah akhir pada program D2 PGTK FIP UNNES. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan tugas akhir ini belum sempurna atau jauh dari sempurna. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua yang ikut membantu dan membimbing penulis selama penyusunan tugas akhir ini, khususnya kepada : 1. Dra. Sri S. Dewanti H, M.Pd. selaku ketua program PGTK. 2. Wulan Adiarti, S.Pd. selaku Dosen Pembimbing. 3. Yuli Kurniawati SP, S.Psi. selaku Dosen Penguji. 4. Keluarga dan orang-orang terdekat yang telah memberikan dukungan. 5. Teman-teman satu angkatan, seperjuangan dan semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikan tugas akhir ini. Dengan segala kerendahan hati, penulis menyadari bahwa tugas akhir ini belum sempurna dan masih banyak kekurangan, mengingat kurangnya kemampuan penulis. Oleh karena itu, dengan tangan terbuka penulis menerima saran dan kritik yang bersifat membangun. Penulis

........................ 1................... ........... D............................................................................................................. E............... A............................. Pengertian Musik .. Metode Belajar Yang Menunjang Perkembangan Emosi 3........................................................................... 2....... 3.................................................................. Hakikat Kecerdasan Emosi .......................................... DAFTAR ISI ..................................................................................... Instrumen-Instrumen Musik .. BAB II TINJAUAN PUSTAKA ..................................... KATA PENGANTAR .......................................................... BAB I PENDAHULUAN .............................................. Pembatasan Masalah ......................................... Tujuan Pennulisan ..... 1.... B........................ Hakikat Musik ......... Prinsip-Prinsip Mengasuh Anak Dengan Kecerdasan Emosi ....................................................................... HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................................................. i ii iii iv v 1 1 3 3 4 4 6 6 6 7 8 9 9 10 11 ... HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN .............................................................. Pengertian Kecerdasan Emosi ....................................................... Unsur-Unsur Musik ................. 2.... A.....................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................................................................................... Perumusan Masalah .................... Manfaat .... Latar Belakang Masalah ..................... C.................................. B........

........................................................................... BAB V PENUTUP ......... A.... Perkembangan Emosi dan Sosial .... B.......5 Tahun) .................... DAFTAR PUSTAKA ............. Eksternal ........................ Sistematika Penulisan ....................................................... A............................... B.. Perkembangan Bahasa ...... Simpulan .................................................................. Pengaruh Musik Terhadap Kecerdasan Emosi Anak Usia TK....... BAB III METODE DAN SISTEMATIKA PENULISAN ............... 3...................................... 4...................................................................................................... BAB IV PEMBAHASAN ................................. Internal ..... 2............ Perkembangan Jasmani ................. E............................ Perkembangan Kognitif .................................................. 1............................... Metode Penulisan ................C.. Menumbuhkembangkan Kecerdasan Emosi Anak melalui Musik ...... 22 26 33 33 34 35 13 13 14 14 15 15 15 16 16 18 18 18 18 20 .......................................... A............................................... Peran Orang tua Untuk Mengetahui Perkembangan Emosi Anak Melalui Musik ...................... D..................................................................................... B................................................... Karakteristik Perkembangan Anak Usia TK (4 ......................................... Saran ................... C............... 1................................................ Ciri-Ciri Kecerdasan Emosi ...................................................... Cara Menumbuhkembangkan Kecerdasan Emosi Anak TK . 2...

mengurangi kesedihan. Memperdengarkan musik atau suara lain yang menyenangkan bagi bayi yang masih dalam kandungan ternyata bisa menstimulasi sistem pendengaran mereka dan berpengaruh positif pada respons mereka terhadap musik dan suara-suara lain setelah mereka lahir. LATAR BELAKANG MASALAH Musik merupakan suatu kebutuhan pokok bagi setiap manusia. menghapus kemarahan. melepaskan stress serta mengurangi rasa takut dan cemas. 2002: 1). . Musik bisa menjadi efektif di bidang akademis dengan membantu pembentukan pola belajar. gembira dan nyaman. Musik juga dapat membantu kita merasa bertenaga. percaya diri. karena musik dapat menjadikan orang merasa senang.BAB I PENDAHULUAN A. mengatasi kebosanan dan menangkal kebisingan eksternal yang mengganggu. Ortiz. Bayi-bayi ketika di dalam kandungan mendengarkan musik yang rileks dan menenangkan ternyata tumbuh dan bertambah berat badannya dengan mudah serta lebih damai dengan diri mereka sendiri dan lingkungan sekitarnya. Musik harus dikenalkan sedini mungkin pada anak bahkan sejak dalam kandungan anak sudah dirangsang dengan jenis musik yang dapat mengembangkan kecerdasan anak yaitu jenis musik klasik. begitu mereka hadir di “dunia nyata” (John M.

Padahal sebetulnya dengan musik anak akan dapat mencurahkan pikiran.Lingkungan terutama orang tua berperan penting untuk menumbuh kembangkan kecerdasan emosi anak yaitu salah satu diantaranya lewat musik. Orang tua seringkali beranggapan bidang musik termasuk salah satu bidang yang bila ditekuni tidak bisa menjamin masa depan. Oleh karena itu. . Sebagai orang tua harus memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih sendiri musik yang ingin ia dengarkan di waktu-waktu luang dan mengizinkan anak untuk menggunakan kebebasan berekspresi dalam batasbatas tertentu. orang tua lebih cenderung mengarahkan anak pada bidang-bidang ilmu kognitif dan beranggapan bahwa dengan menguasai ilmu kognitif seseorang mudah mencapai keberhasilan serta derajat terpandang dalam masyarakat. ritme dan harmoni (Bambang Sujiono dan Nurani Yuliani. Musik yang didengar berupa irama dan nada-nada yang teratur dari perpaduan seimbang antara beat. Disamping itu. Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosionalnya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. rasa dan karsa dalam setiap aktivitasnya. akan memberi pelajaran mengenai rasa tanggung jawab sekaligus menumbuhkan kemampuan mengendalikan diri. 2005: 119). orang tua harus memonitor jenis musik pilihan anak untuk memastikan agar pilihan musik tersebut bisa diterima oleh sistem kepercayaan dan standar keluarga.

orang tua juga belum memahami cara menumbuhkembangkan kecerdasan emosi anak. ada juga orang tua yang memaksakan anaknya untuk dapat memainkan jenis alat musik tertentu. Akan tetapi. PERUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka masalah yang timbul dapat dirumuskan sebagai berikut : . Sebagai contoh. B.Selain kenyataan di atas. Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis ingin menelaah tentang bagaimana pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK. Seorang anak yang tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik seringkali dikarenakan orang tua kurang bisa memahami perasaan dan kehendak si anak. Misalnya kemampuan fisik dan mental anak. Sebagai orang tua harus memahami kesiapan anak untuk belajar musik. pada kenyataannya masih banyak orang tua yang belum memahami bahwa pengenalan musik sejak dini dapat menumbuhkembangkan kecerdasan emosi anak. Luapan emosi yang tidak terungkap secara fokus dan jelas dapat mengarah pada perilaku destruktif (merusak). anak yang tidak bisa mengungkapkan bahwa dirinya sesungguhnya merasa cemburu karena mainan adiknya lebih bagus mungkin akan bertindak agresif dengan merusakkan mainan adiknya atau memukul adiknya. Selain itu. Musik harus dikenalkan sedini mungkin pada anak-anak agar anak dapat meluapkan emosinya lewat musik tersebut.

b. C. Masalah dibatasi pada : a. TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK. Kecerdasan emosi adalah kemampuan mengenali emosi diri yaitu kemampuan seseorang dalam mengenali perasaannya sendiri sewaktu perasaan atau emosi itu muncul dan ia mampu mengenali emosinya sendiri apabila ia memiliki kepekaan yang tinggi atas perasaan mereka yang sesungguhya dan kemudian mengambil keputusan-keputusan secara mantap (Sternberg dan Salovery dalam Shapiro (1997)). Musik tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dan penghidupan manusia (AT. D. Usia yang dibatasi adalah 4 – 5 tahun. Manfaat Teoritis . MANFAAT a. PEMBATASAN MASALAH Musik adalah salah satu cabang seni yang tertua. E.Bagaimana pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK. Mahmud. 1995: 8). Pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK.

Bagi peneliti Ingin mencari pemecahan masalah tentang pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK. Bagi orang tua Diharapkan memperkenalkan musik sedini mungkin kepada anak dan orang tua juga memahami kesiapan anak untuk belajar musik. Manfaat praktis 1. Bagi guru Diharapkan memberikan pembelajaran musik sesuai dengan perkembangan anak usia TK.Manfaat penelitian ini adalah untuk menambah cakrawala / khasanah pengetahuan tentang pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK. b. 3. . 2.

dia telah memiliki aspek tertentu dari musik yang menjadi bagian pengalaman alami dari kehidupannya”. Mendengarkan musik dapat membantu . Copyright @ 2006. jiwa patriotisme. Hal itu muncul secara alami menjadi kebutuhan kanak-kanak. Menurut Kamtini dan Husni Wardi Tanjung dalam bukunya “Bermain Melalui Gerak dan Lagu di Taman Kanak-kanak. Menurut Allegory of musik karya Lorenzo Lippi. www. Sejak anak dilahirkan. Menurut Aristoteles (Wikipedia Indonesia.google. lokasi. Google. Pengertian Musik Definisi musik sangat beragam. budaya dan selera seseorang. musik yaitu mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah. Saat mulai belajar tentang musik sama dengan saat mulai belajar apa saja.com).BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah. HAKIKAT MUSIK 1. (2005 : 9) The starting time for learning about music is the same as the starting time for any learning (Wikipedia Indonesia. Musik adalah bagian dari kehidupan dan perkembangan jiwa manusia. copyright @ 2006.com). Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam. www. Musik adalah wadah segala jenis pendidikan kanakkanak.

Tanda birama . melainkan dalam frekuensinya. Misalnya di saat sedih mendengarkan lirik musik yang sedih maka perasaan akan lega bahkan sampai menangis. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. tangga nada minor dan tangga nada pentatonik. Ritme / Irama Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktu. Suara Dalam musik gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya. 2. Unsur-unsur musik Musik adalah bagian dari kehidupan dan perkembangan jiwa manusia. Nada Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang miliki tinggi nada tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Aspek-aspek dasar suara dalam musik dijelaskan dalam tala (tinggi nada). Beberapa unsur musik diantaranya : a. c. tangga nada yang paling lazim adalkah tangga nada mayor. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. intensitas dan timbre (warna bunyi).mengurangi sedikit beban pikiran melalui bernyanyi dapat mencurahkan perasaan yang ada dalam hati. b. durasi (beberapa lama suara ada). Sejak lahir anak telah memiliki beberapa unsur musik seperti suara dan melodi.

Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord. tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu digambarkan secara horizontal. melodi. nada. Harmoni Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan. anak mendengar suara ibu melantunkan snandung yang akhirnya membuat lelap tidurnya. ritme. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendiri yaitu tanpa iringan atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu.menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. e. f. 3. Musik adalah perpaduan keseimbangan antara unsur-unsur musik. harmoni dan notasi. Unsur-unsur musik diantaranya suara. Contoh : dalam dekapan seorang ibu. d. Dalam notasi balok. walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan. Notasi Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Instrumen-instrumen musik . Musik menjadi bagian alami dari kehidupan. Melodi Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu.

google. harmonika. b. mandolin. harpa. HAKIKAT KECERDASAN EMOSI 1. Apabila anak memainkan jenis alat musik tertentu misalnya piano. Alat musik modern Contoh : Gitar listrik. 3. organ. 2. hentakan kaki atau pukulan tangan pada anggota badan yang lain merupakan pengiring ritmik yang memberikan nuansa tertentu. drum. Beberapa instrumen musik diantaranya : a. Alat musik tiup Contoh : seruling. rebab. terompet. kolintang. Beberapa instrumen di atas dapat mencerdaskan emosi anak. Alat-alat musik tradisional 1. Piano 4.Alat musik pertama dikenal manusia berasal dari bunyi yang dihasilkan dari bahan manusia itu sendiri. Anak akan mengungkapkan ekspresinya melalui alat musik piano tesebut (Wikipedia Indonesia. kecapi.com) B. Alat musik gesek Contoh : biola. copyright @ 2006. Tepukan tangan. Alat musik pukul / perkusi Contoh : tamborin. Pengertian Kecerdasan Emosi . gambus. Alat musik petik Contoh : gitar. www. pianika 5.

Memang ada temperamen khusus yang dibawa seorang anak sejak ia dilahirkan. memahami empati seseorang terhadap perasaan orang lain dan memahami “bagaimana emosi sampai pada tahap tertentu menggairahkan hidup” (Kumpulan artikel Kompas.Definisi kecerdasan emosi pertama kali disebutkan dalam majalah Time edisi Oktober 1995 oleh psikolog Peter Salovey dari Universitas Yale dan John Mayer dari Universitas Hampshire. (Kumpulan artikel Kompas. Namun konsep kecerdasan emosi baru memasuki forum publik setelah psikolog Danrel Goleman dari Universitas Harvard dalam buku “Emotional Inteligence” (1994) menyatakan bahwa “Kontribusi IQ bagi keberhasilan seseorang hanya sekitar 20% dan sisanya yang 80% ditentukan oleh serumpun faktor-faktor yang disebut kecerdasan emosional”. Kecerdasan emosional (EQ) adalah proses pembelajaran yang berlangsung seumur hidup. 2001: 182). 2001: 181). 2005: 115). Kecerdasan emosi adalah sebuah konsep untuk memahami perasaan seseorang. Hurlock dalam bukunya “Perkembangan Anak Jilid I” (1997: 214) menjelaskan metode belajar yang menunjang perkembangan emosi sebagai berikut : . tetapi pola asuh orang tua dan pengaruh lingkungan akan membentuk “cetakan emosi seorang anak yang akan berpengaruh besar pada perilakunya sehari-hari” (Bambang Sujiono dan Yuliani Nurani Sujiono. Metode belajar yang menunjang perkembangan emosi Menurut Elisabeth B. 2.

. guru dan lingkungan sekitar sangat menentukan dalam proses belajar anak. c. Belajar secara coba-coba Anak belajar secara coba untuk mengekspresikan emosi dalam bentuk perilaku yang memberikan pemuasan terbesar kepadanya dan menolak perilaku yang memberikan pemuasan sedikit atau sama sekali tidak memberikan pemuasan. Belajar dengan cara mempersamakan diri Anak menirukan reaksi emosional orang lain dan tergugah oleh rangsangan yang sama dengan rangsangan yang telah membangkitkan emosi orang yang ditiru. Apabila anak melakukan hal-hal yang positif maka orang tua tidak segan-segan memberikan pujian.a. Peran orang tua. Belajar melalui pengkondisian Dalam metode ini obyek dan situasi yang pada mulanya gagal memancing reaksi emosional kemudian dapat berhasil dengan cara asosiasi. d. b. Belajar dengan cara meniru Anak-anak bereaksi dengan emosi dan metode ekspresi yang sama dengan orang-orang yang diamatinya. Mereka harus sabar dan menjadi tauladan bagi anak-anak mereka. e. Pelatihan Belajar di bawah bimbingan dan pengawasan terbatas pada aspek reaksi yaitu reaksi yang menyenangkan dan tidak menyenangkan.

Empati adalah kemampuan untuk menyelami perasaan orang lain. b. seorang harus menyadari baik perasaan dirinya maupun perasaan orang lain. c. 2000: 39).3. 2. ada waktu-waktu ketika lebih atau kurang efektif. Berusaha mencapai tujuan tersebut akan menciptakan keluarga yang harmonis dan membuat anak-anak tumbuh dewasa dengan disiplin diri dan tanggung jawab (Maurice J. Mengakui kekuatan ampuh optimisme dan harapan. Salah satu hal terpenting tentang manusia adalah dapat menetapkan tujuan dan membuat rencana untuk mencapai tujuan. Atur dan atasi dengan positif gejolak emosional dan perilakunya. . 3. Sadari perasaan sendiri dan perasaan orang lain. Teori kecerdasan emosional menyatakan bahwa hal ini memiliki implikasi penting yaitu sebagai berikut : a. Tunjukkan empati dan pahami cara pandang orang lain. 1. Untuk dapat melakukan hal ini. Elias. 4. Orang tua dapat memperbaiki cara dalam penetapan dan perencanaan tujuan sebagaimana menghendaki anak-anak melakukannya. Berorientasi pada tujuan dan rencana positif. Perasaan adalah sesuatu yang sulit disadari. Prinsip-prinsip mengasuh anak dengan kecerdasan emosi Ada lima prinsip mengasuh anak dengan yang menjadi tujuan bagi orang tua dan anak. Dalam berusaha mencapai tujuan.

Namun orang tua tetap mengontrol anak walaupun tidak terlalu ketat. Selain itu orang tua dapat memahami perasaan anak. Gunakan kecakapan sosial positif dalam membina hubungan. Sementara apabila hati sedang susah. Meluangkan waktu untuk duduk bersama anak dan bergantian memilih lagu dengan pesan positif dan menggembirakan. Contoh kecakapan sosial yaitu komunikasi dan pemecahan masalah. yang memiliki irama (ritme) yang teratur. ritme mempengaruhi jiwa.5. Perasaan akan menjadi lebih enak dan enteng. pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Sebagai orang tua harus memberikan kebebasan kepada anak untuk bergerak. Bahkan di luar negeri. a. ada beberapa pendekatan serta latihan yang dapat dipertimbangkan para orang tua dalam menggunakan musik serta suara. Menumbuhkembangkan Kecerdasan Emosi Anak Melalui Musik “Musik Christanday sangat mempengaruhi musikus dalam manusia”. musik. C. apakah anak sedang sedih atau senang. suatu ujar EV. Ortiz dalam bukunya Nurturing Your Child With Music (2002: 117). mencoba mendengarkan musik yang indah. . Andreas “Beat seorang ceramah mempengaruhi tubuh. sedangkan harmoni mempengaruhi roh”. Menurut John M. Inilah bukti bahwa ritme mempengaruhi jiwa manusia.

melompat dengan satu kaki. Pada usia 4 – 5 tahun.b. Mengajak anak untuk menghadiri pertunjukan musik. mulut dan telinga. d. Perkembangan jasmani Ketrampilan motorik kasar dan halus sangat pesat kemajuannya pada tahapan anak pra sekolah. Bentuk gambar orang biasanya ditunjukkan dengan lingkaran yang besar yaitu kepala dan ditambahkan bulat kecil sebagai mata. Mendaftarkan anak ke kursus musik untuk alat musik yang disukai anak. e. c. hidung. Karakteristik Perkembangan Anak Usia TK (4 – 5 tahun) Menurut Soemiarti Padmonodewo dalam bukunya “Buku Ajar Pendidikan Pra Sekolah” (1995: 22) menjelaskan karakteristik perkembangan anak usia TK yaitu : 1. Pada usia 4 tahun anak-anak telah memiliki ketrampilan yang lebih baik. kaki dan tangan. telah mampu menaiki tangga dengan kaki yang berganti-ganti. kemudian ditarik garis-garis dengan maksud menggambar badan. mereka mampu melambungkan bola. D. . Sedangkan beberapa anak yang telah berusia 5 tahun telah mampu melompat dengan mengangkat dua kaki sekaligus dan belajar melompat tali. Meningkatkan latihan musik dengan memainkan lagu-lagu pilihan atau mengajak anak bernyanyi bersama. Membuat kebiasaan baru yaitu meminjam album musik klasik atau moden yang dipilih bersama anak. gambar orang. biasanya mereka sudah mampu membuat gambar.

anak mampu mengingat kembali simbol-simbol dan membayangkan benda yang tidak nampak secara fisik. Tahapan anak pra sekolah termasuk dalam tahap pra operasional (2 – 7 tahun) yaitu kecepatan perkembangan anak bersifat pribadi. 4.2. Tahapan bantuan kehadiran sesuatu di lingkungannya. bernuansa atau disebut terdiferensiasi. Mereka dapat menggunakan bahasa dengan berbagai cara antara lain dengan bertanya. melakukan dialog dan bernyanyi. 3. berkembang menjadi komunikasi melalui ujaran yang tepat dan jelas. Anak-anak perlu dibantu dalam dalam menjalin hubungan dengan lingkungannya agar mereka secara emosional dapat . tahapan kongkrit operasional dan formal operasional. Perkembangan bahasa Anak-anak secara bertahap berubah dari melakukan ekspresi suara saja kemudian berekspresi dengan berkomunikasi dan dari hanya berkomunikasi dengan menggunakan gerakan dan isyarat untuk menunjukkan kemauannya. Pada tahapan pra operasional anak-anak mulai dapat belajar dengan menggunakan pemikirannya. tidak selalu sama untuk masing-masing anak. Anak pra sekolah biasanya telah mampu mengembangkan keterampilan bicara melalui percakapan yang dapat memikat orang lain. Perkembangan emosi dan sosial Pada tahapan ini emosi anak pra sekolah lebih rinci. tahapan pra operasional. Perkembangan kognitif Piaget (1969) menjelaskan perkembangan kognitif terdiri dari empat tahapan perkembangan yaitu tahapan sensorimotor.

menemukan kepuasan dalam hidupnya dan sehat secara fisik dan mental. kecerdasan emosi dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya: 1. Pola asuh permisif Pola asuh permisif yaitu orang tua seolah bersikap demokratis dan sangat menyayangi anaknya. anak dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan berbagai orang dari berbagai tatanan yaitu keluarga. Dalam periode pra sekolah. Internal a.menyesuaikan diri. Ciri-ciri Kecerdasan Emosi Menurut Daniel Goelman dalam bukunya “Emotional Intelligence”. 2. E. 3. Pola asuh otoriter Pola asuh otoriter adalah peran orang tua sangat dominan. Mereka menanamkan disiplin yang ketat dan tidak memberikan kesempatan pada anak untuk menyampaikan pendapatnya. . sekolah dan teman sebaya. Orang tua memberi kesempatan pada anak untuk mengemukakan pendapatnya dan memilih apa yang paling disukainya. Namun disisi lain. Pola asuh otoritatif Pola asuh otoritatif adalah pola asuh ini tetap menambah kendali yang tinggi pada anak namun dibarengi dengan sikap demokratis. Pola asuh 1. kendali orang tua terhadap anak sangat rendah.

2. Lingkungan sekolah Disini yang paling dominan adalah guru. Misalnya: anak tidak mengganggu teman pada saat bermain. Bermain akan meningkatkan kerjasama dengan teman sebaya. Seorang guru harus bersikap sabar. . dan merupakan pengamanan bagi tindakan yang potensial berbahaya. kalau kecerdasan emosinya terlatih dengan baik. Bermain Bermain merupakan hal yang esensial bagi kesehatan anak. Teman sebaya Pada intinya. setiap anak perlu dilatih untuk bersosialisasi dan bekerja sama. b. agar anak dapat bersikap positif. menghilangkan ketegangan. seorang anak akan berperilaku positif. Eksternal a. c.

Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. B. Perumusan Masalah c. SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penulisan tugas akhir ini yaitu : BAB I PENDAHULUAN. Tujuan Penelitian e. majalah. Manfaat . Dalam penelitian ini akan dideskripsikan tentang pengaruh musik terhadap perkembangan kecerdasan emosi anak usia TK. Studi pustaka merupakan salah satu metode pengumpulan data yang bersumber dari pustaka. berisi tentang : a. 2. Latar Belakang Masalah b. Pembatasan Masalah d. buku.BAB III METODE DAN SISTEMATIKA PENULISAN A. METODE PENULISAN 1. Bahan pustaka berupa referensi yang disalin di perpustakaan dan buku-buku tentang musik dan kecerdasan emosi. Spesifikasi Penelitian Dalam penelitian ini bersifat deskriptif yaitu untuk menggambarkan keadaan sesuatu atau status fenomena. internet dan lain-lain.

Metode Penulisan b. berisi tentang : a. Saran DAFTAR PUSTAKA Kecerdasan Emosi Anak melalui . Peran Orangtua Untuk Mengetahui Perkembangan Emosi Anak Melalui Musik c. Pengaruh Musik Terhadap Kecerdasan Emosi Anak Usia TK b. Simpulan b. Karakteristik Perkembangan Anak Usia TK (4 . Sistematika Penulisan BAB IV PEMBAHASAN. berisi tentang : a.BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berisi tentang : a. Menumbuhkembangkan Musik d. Hakikat Musik b. Hakikat Kecerdasan Emosi c. Cara Menumbuhkembangkan Kecerdasan Emosi Anak TK BAB V PENUTUP. berisi tentang : a.5 Tahun) e. Ciri-ciri Kecerdasan Emosi BAB III METODE DAN SISTEMATIKA PENULISAN.

lucu. Musik melalui nyanyian dapat menyalurkan. haru dan kagum. berwawasan citarasa keindahan. perkembangan psikomotorik anak juga dapat berkembang melalui musik. Kemampuan anak dalam mengungkapkan pikiran melalui nada. mengendalikan. Masa kanak-kanak adalah masa yang paling menakjubkan. Musik memerlukan tangan. Hal ini sangat erat berkaitan dengan perkembangan emosi. dikomunikasikan melalui nada. Pengaruh Musik Terhadap Kecerdasan Emosi Anak Usia TK Musik adalah bahasa dunia dan tidak perlu diterjemahkan. lucu. kepala serta hati bergandengan bersama-sama. Pada hakekatnya musik merupakan bahasa nada karena musik dapat didengar. emosi (rasa) dan gerak dapat dikembangkan melalui musik. Dapat berwujud pernyataan atau pesan dan memiliki daya yang dapat menggerakkan hati. Musik bagi anak dapat berperan sebagai wahana yang dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan. haru atau kagum. menimbulkan perasaan tertentu seperti rasa senang.BAB IV PEMBAHASAN PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA TK A. misalnya pada saat anak senam. Musik juga merupakan bahasa emosi karena dapat mengungkapkan perasaan tertentu seperti senang. . semua dasar-dasar pertumbuhan berkembang pada masa ini.

Menurunkan hormon-hormon yang berhubungan dengan stres b. musik dan suara-suara lain yang menenangkan dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres dengan : a. dll. Menjadi teman yang baik. Selain itu. . 10. Sepenuhnya ada dalam kendali kita. tegang dan dari masalah sehari-hari. Selalu optimis 8. Ortiz (2002: 149). Menurut John M. cemas. Alamiah 3. Waktunya tertentu (bisa ditentukan) 4. adalah : 1. Berikut ini ada sepuluh alasan mengapa musik dapat menjadi stimulan yang sehat dan aman. Bisa diprogram 5. Sangat banyak jenisnya 6. musik dapat menjadi stimulan yang sehat dan aman. ras. Tanpa prasangka Musik dapat menghibur semua golongan usia. Mengalihkan perhatian dari rasa takut.Melalui gerakan nyanyian/musik memiliki bahasa gerak. budaya. Menyegarkan 9. irama (panjang pendek bunyi) dan metodi (tinggi rendah nada). karena musik memiliki birama (ketukan tetap dan teratur). 7. Bisa diulang kembali melalui kaset atau CD 2.

e. Meringankan perasaan tertekan dan meredakan amarah h. Mengaktifkan tumbuhnya ketrampilan motorik besar 4. Meningkatkan koordinasi 5.c. i. Meningkatkan kepekaan tubuh 3. Memotivasi anak untuk berlatih 2. Mengaktifkan hormon endorphin alami yaitu berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit. Menenangkan serta menyelaraskan ritme internal g. d. Meningkatkan perasaan rileks. musik dapat dimanfaatkan untuk : 1. Menciptakan lingkungan yang terkendali dimana pengungkapan diri bisa diwujudkan. Menghalangi masuknya suara-suara bising dari luar yang sering membuat “pusing”. B. Berfungsi sebagai sumber kebahagiaan dan kesenangan 7. f. Peran Orangtua Untuk Mengetahui Perkembangan Emosi Anak Melalui Musik . Jika digunakan dengan kepekaan suara. Menyingkirkan pikiran-pikiran serta perasaan negatif dan mengganggu. Mengembangkan rasa percaya diri dan harga diri 6. Mendorong terjadinya hubungan sosial 8. Membersihkan pikiran serta membantu memusatkan perhatian.

suka merawat dan terlibat dengan anak. terlalu besar atau terlalu banyak menuntut energi fisik bagi anak. Apakah alat musik terlalu berat. 3.Lingkungan sangat berpengaruh terhadap pembentukan emosi anak. 1. Untuk kesiapan fisik anak. Salah satunya peran orang tua di dalam keluarga akan membentuk “cetakan” emosi seorang anak yang akan berpengaruh besar pada perilakunya seharihari. tetapi tidak mengontrol anak walaupun tidak terlalu ketat. 2. Memperhatikan ciri-ciri fisik anak lebih cocok dengan instrumen tertentu. . Kegiatan ini mampu mengasah kemampuan fisik. Gaya ini disebut pemurah dan permisif karena orang tua yang tergolong demikian adalah orang tua yang memberikan kebebasan kepada anak untuk bergerak. Instrumen musik didesain sesuai dengan ukuran anak. mental sekaligus kepekaan emosi esorang anak secara seimbang. Gaya pengasuhan yang baik adalah orang tua yang pemurah – permisif. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua. Gaya pengasuhan yang berbeda pada setiap orang tua akan mempengaruhi kepribadian anak. tidak terlalu banyak menuntut atau melarang anak. Orang tua yang pemurah permisif adalah orang tua yang hangat. Belajar musik merupakan kegiatan yang positif bagi anak. Mengenali anak apakah anak menyenangi atau membenci sensasi yang ditimbulkan oleh alat musik yang dimainkannya.

d. orang tua bertindak sebagai pemberi inspirasi dan pelatih ketika anak-anak belajar memainkan alat musik pilihan. b. Mengizinkan anak untuk memilih musik yang ingin didengar dan orang tua jangan terlalu mengatur. anak yang sangat aktif (hampir tidak bisa diam) tentunya anak akan lebih siap dan cocok apabila belajar drum daripada bola. a. orang tua memegang peranan penting untuk meningkatkan kemampuan dasar musik seorang anak. Sebaliknya anak yang pendiam dan tidak suka ribut akan lebih senang mendengar suara biola daripada terompet.Orang tua harus memperhatikan kondisi emosi dan perilaku anak. pilihlah instrumen yang soliter seperti gitar atau piano. e. Untuk anak yang lebih suka bekerja sendiri. c. Mendorong anak untuk mandiri. Oleh karena itu. rasa dan gerak. Mengupayakan keseimbangan. Yang harus diperhatikan orang tua untuk mengembangkan dan memperkuat harga diri anak yang positif. Namun hal itu baru dapat dilakukan dengan baik apabila anak memperoleh pengalaman musik secara langsung. Misalnya. Anak mengungkapkan isi dan pesan musin melalui nada. Orang tua berperan sangat aktif selain terus menerus mendorong serta memotivasi anak-anak. Memanfaatkan setiap kesempatan untuk menciptakan harmoni. . Pengalaman musik diperlukan untuk mengembangkan kemampuan dasar musik anak. Mendengarkan musik sebagai jembatan antar generasi.

Menurut Mahmud. musik itu dapat diputarkan untuk didengar anak. Meningkatkan kemampuan mendengar untuk berolah musik dengan baik. d. kemampuan dasar musik meliputi : a. c. . misalnya dengan alat musik atau dengan senandung kemudian mengulang nyanyian. 2. Kemampuan mendengar Kemampuan mendengar adalah kemampuan yang sangat esensial atau utama. ditangkap atau dirasakan dengan baik pula. Kemampuan memperagakan Kemampuan memperagakan ditujukan untuk : 1. Mengungkapkan musik atau nyanyian dengan gerak jasmaniah. Pesan akan diterima dengan baik apabila pesan dapat didengar. Menghayati ungkapan musik. Musik mengkomunikasikan pesan. Meningkatkan kepekaan terhadap isi dan pesan yang diungkapkan oleh musik atau nyanyian. b. Kegiatan mendengar dapat dilakukan setiap kali mengajarkan nyanyian baru. AT dalam buku “Musik dan Anak”. b. Menghayati peran birama dan pola irama dalam membangun suasana musik. Meningkatkan ketrampilan bernyanyi dengan baik dan benar. Kegiatan mendengar bertujuan antara lain : a. Jika tersedia kaset musik anak-anak.

Meningkatkan kepekaan terhadap isi dan pesan musik atau nyanyian untuk dapat menikmati dan menghargai musik atau nyanyian. Kegiatan berkreativitas bertujuan antara lain : 1. Meningkatkan kemampuan mendengar musik atau nyanyian dengan mengamati sifat.3. Bahkan sejak dalam kandungan musik dapat dikenalkan kepada anak melalui suara atau nyanyian ibu. untuk : 1. 2. Meningkatkan kemampuan memilih dan memainkan alat perkusi untuk iringan. watak atau ciri khas unsur pokok musik. Mencoba dan dapat memilih alat yang sesuai untuk mengungkapkan isi dan maksud musik atau nyanyian yang diiringi. Meningkatkan kepekaan terhadap isi dan pesan musik atau nyanyian melalui bernyanyi atau alat musik perkusi sederhana. Bernyanyi dengan tinggi nada yang murni dan tepat. 2. Pengenalan musik kepada anak dilakukan oleh orang tua sejak hari pertama anak-anak mereka lahir harus dilanjutkan dalam setiap tahap perkembangan anak. Memainkan berbagai irama iringan dalam berbagai tanda birama. Kegiatan memperagakan dikembangkan antara lain. 3. . Kemampuan berkreativitas Kemampuan berkreativitas adalah kemampuan isi dan pesan musik atau nyanyian dengan perbuatan yang bersifat kreatif. 3. c.

refleksi emosi nyata lebih banyak memainkan peran dalam proses pengambilan keputusan atau menampakkan perilaku seseorang ketimbang perhitungan nalar. ketekunan dan keuletan menghadapi kesulitan. (Kumpulan artikel Kompas. tidak mudah putus asa. Kecerdasan emosional dapat dilatih pada anak-anak sejak dini. Misalnya. dimana anak memiliki kemampuan untuk mengerti dan memahami orang lain. Salah satu aspeknya adalah kecerdasan sosial. kemampuan untuk memotivasi diri sendiri serta tetap bersemangat untuk menghadapi berbagai kesulitan. menciptakan suasana kedamaian penuh kasih sayang dalam keluarga. sikap disiplin dan penuh semangat. Seorang anak perlu dibekali kecerdasan emosi yang maksimal sejak dini karena kecerdasan emosi dapat . Semuanya ini memungkinkan anak mengembangkan kemampuan yang berhubungan dengan kecerdasan emosionalnya. Kecerdasan emosi juga meliputi kemampuan seseorang untuk mengenali emosinya sendiri serta mengelola emosi tersebut dengan cara yang benar. serta lebih banyak tersenyum dari pada cemberut. Faktor lain yang perlu mendapat perhatian serius dari orang tua adalah kecerdasan emosional. Dalam kehidupan sehari-hari. 2001: 124).C. memberikan contoh-contoh nyata berupa sikap saling menghargai satu sama lain. Selain itu. Cara Menumbuhkembangkan Kecerdasan Emosi Anak TK Melalui Musik Kecerdasan yang sering dinyatakan dengan angka IQ (Intellegence Quotient) bukan satu-satunya jaminan bagi kesuksesan seorang anak di masa depan.

Perkembangan itu sendiri tidak . e. Agar anak mengerti perbedaan antara yang “baik” dan yang “buruk”. Anak dapat merasakan reaksi emosi negatif misalnya malu. Untuk mengembangkan emotional intelegence pada anak usia TK. Disisi lain. M.dipelajari dan dilatihkan pada anak. Musik adalah salah satu wahana bagi anak untuk belajar mengungkapkan pikiran dan perasaan. Anak harus mengembangkan kebiasaan berbuat / berperilaku baik. Kegiatan musik yang dilakukannya sendiri atau bersama-sama dapat membantu anak memantapkan emosi dan menggunakan emosi sebaik-baiknya. Cara menumbuhkembangkan kecerdasan emosi anak usia TK. Melatih kejujuran.Si. ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu : a. didalam buku “Pengembangan Potensi Anak Usia Dini”. dermawan / suka menolong. salah satunya lewat musik. b. d. Orang harus membuat peraturan keluarga yang jelas dan konsisten. Heny Setyawati. Anak yang mendapat stimulasi perkembangan kecerdasan emosi baik. kegiatan musik dapat meletakkan dasar bagi perkembangan minat dan bakat musik anak selanjutnya. Menurut Dra. Latihan meningkatkan kecerdasan emosi anak bisa dilakukan oleh orang tua dalam interaksi dengan anak-anaknya yaitu melalui pengasuhannya. ramah dan pemaaf. Dengan begitu sikap dan perilaku anak akan berkembangan dengan baik menuju ke arah perkembangan yang positif. Anak dapat mengembangkan sikap peduli. takut. c. marah.

Beberapa kemungkinan pengalaman musik yang dapat diberikan pada anak. cita rasa estetika yang dikomunikasikan melalui nyanyian dapat membantu anak menumbuhkembangkan segi emosi yaitu anak dapat menyalurkan emosi. berwawasan cita rasa keindahan. dapat menggugah rasa senang. b. karena anak dapat mendengar melalui inderanya sendiri. kagum atau haru. perasaan dan suasana hatinya 4.terlepas dari sejauh mana anak memperoleh pengalaman musik secara langsung. Mengalami rasa senang bernyanyi bersama 3. Mengajarkan nyanyian . lucu. Bernyanyi adalah kegiatan musik yang fundamental. Menambah perbendaharaan nyanyian. 2) Bernyanyi a. menyuarakan beragam tinggi nada dan irama musik dengan suaranya sendiri. Manfaat dari bernyanyi adalah agar anak : 1. Mengungkapkan pikiran. 1) Nyanyian anak-anak Nyanyian adalah salah satu perwujudan bentuk pernyataan atau pesan yang memiliki daya menggerakkan hati. Merasa senang bernyanyi dan belajar bagaimana mengendalikan suara. Mendengar dan menikmati nanyian 2. 5.

5. b. Waktu mengajarkan nyanyian dibantu dengan alat peraga. 3) Ungkapan diri kreatif Ungkapan musik atau nyanyian bukan sekedar bentuk peniruan dari apa yang ditulis atau didengar. 4. kekuatan dan keunikan. melainkan berupa penyajian yang diwarnai sifat perorangan dan memperkaya musik atau nyanyian. 2. . Anak telebih dahulu banyak mendengar sebelum bernyanyi. Nyanyian yang pendek diajarkan secara keseluruhan sedangkan nyanyian agak panjang kalimat demi kalimat. ada pendekatan dan penerapan yang perlu dilakukan yaitu : a. Langkah mengajarkan nyayian pada umumnya ada dua yaitu membangun minat anak terlebih dahulu melalui tanya jawab yang mengacu kepada isi dan maksud nyanyian. Beberapa hal yang harus diperhatikan tentang mengajarkan nyanyian kepada anak : 1. 3.Anak Taman Kanak-kanak belajar bernyanyi dengan cara meniru atau pembiasaan. Memberikan anak bernyanyi sambil bertepuk. Kedua mengembang kan pembelajaran sesuai dengan daya tangkap anak. Untuk membantu dan mewujudkan ungkapan diri kreatif anak. Agar anak akrab dengan irama dan melodi nyanyian. Menerima anak sebagaimana adanya yang memiliki kelemahan. seluruh nyanyian dikenalkan dengan alat musik melodi atau senandung sebelum nyanyian diajarkan. Memberi anak dorongan.

Membuat bunyi dengan menggunakan tangan Contoh : bertepuk tangan dengan tangan datar. Membuat bunyi dengan kaki Contoh : menghentakkan kaki. jentik ibu jari dengan jari telunjuk. d. setiap anak dapat berbuat menurut tingkat kemampuannya sendiri.c. tempat dan sarana. mengetukkan ujung kaki. 4) Bunyi dan gerak Anak menyukai gerak dan senang melakukan aneka gerak yang dibuatnya sendiri. menggunakan lidah. c. tangan memukul dada dan tangan memukul lengan. 5) Ungkapan ritmik . d. Gerak adalah alat yang penting bagi anak untuk mengungkapkan dirinya melalui musik. Beberapa contoh penggunaan anggota badan yang menghasilkan beragam bunyi dan dapat mendorong anak melakukan gerak jasmaniah yaitu : a. meluncurkan kaki. tangan memukul paha. mendesir. Menyediakan waktu. Menghasilkan berbagai bunyi dengan tangan diumpamakan pemukul. Contoh : tangan memukul lutut. Melihat proses dari tindakan kreativitas anak lebih penting dari hasilnya. b. Membuat bunyi dengan “Suara mulut” Contoh : menghembus.

Anak dapat menyelaraskan gerak jasmaniahnya dengan irama musik atau nyanyian. 6) Apresiasi musik Apresiasi musik di Taman Kanak-kanak erat kaitannya dengan nyanyian. Tanggapan anak secara sosio emosional. c. Sikap anak menunjukkan makin tumbuh minat anak akan musik dan makin senang memperoleh pengalaman musik. Mengungkapkan pikir dan rasa melalui tindakan c. Ungkapan ritmik tumbuh bersamaan dengan perkembangan rasa irama dalam diri anak melalui pengalaman musik. Belajar sesuatu melalui perbuatan dan dengan alat bantu b. Ada pola gerak khas yang diperagakan anak. ada hal-hal yang perlu diamati antara lain : a. Mengenal unsur pokok musik dengan mengulang-ulang .Ungkapan ritmik. b. d. alat musik dan gerak jasmaniah. gendang. ungkapan berirama dapat diamati pada kegiatan dan perbuatan anak setiap hari. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila merencanakan kegiatan atau pembelajaran musik kepada anak yaitu : a. Salah satu pendekatan untuk kembang lanjutkan ungkapan ritmik anak adalah dengan menyediakan sarana alat musik. tampak pada perubahan air muka anak yang membayangkan rasa senang. misalnya pianika. Kegiatan apresiasi musik berhasil. kerincing.

lambat laun bagian dan rinci. Memerlukan lingkungan yang akrab tempat anak mencobakan ungkapan pikiran dan perasaan.d. gagasan . Memiliki aktifitas tinggi dan rasa ingin tahu yang besar. g. f. Belajar pada awalnya tanpa pemahaman karena sifat anak yang cenderung meniru. Memahami musik atau nyanyian secara totalitas. keseluruhan. e.

BAB V PENUTUP A. Bernyanyi c. Nyanyian anak-anak b. Simpulan 1. 2. Apresiasi musik 5. memberi inspirasi dan pelatih yang baik. Kemampuan dasar musik meliputi : a. Ungkapan ritmik f. Ungkapan diri kreatif d. Kemampuan meragakan c. Bunyi dan gerak e. Musik dapat menjadi stimulan yang sehat dan aman. 4. Kemampuan mendengar b. 3. Kemampuan berkreativitas . Kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosinya sendiri serta mengelola emosi dengan cara yang benar. Dalam belajar musik orang tua berperan sangat aktif yaitu memotivasi anak. 6. Musik adalah bagian dari kehidupan dan perkembangan jiwa manusia. Contohnya dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres. Cara menumbuhkembangkan kecerdasan emosi anak TK melalui musik yaitu diantaranya melalui : a.

2. Orang tua sebaiknya memahami kesiapan anak untuk belajar musik misalnya kemampuan fisik dan mental anak. 2. . Sebaiknya guru memahami betapa pentingnya kecerdasan emosi dan berusaha menumbuhkembangkan kecerdasan emosi agar seluruh potensi anak dapat berkembang secara optimal. Guru 1. Sebaiknya guru bersikap sabar dalam mengajarkan musik di sekolah. Orang tua 1. b.B. 3. Saran a. Sebaiknya orang tua mengenalkan musik sedini mungkin kepada anak. Sebaiknya orang tua memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih sendiri musik yang ingin didengarkan oleh anak.

Sujiono. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. Jakarta : Kompas. Jakarta : Gramedia. M. Kiat Mengasah Kecerdasan Emosional Anak. Goleman.com . 2001. www. Copyright @ 2006. Soemiarti.DAFTAR PUSTAKA Ellys J. http: //id. Mencetak Anak Cerdas dan Kreatif. Buku Ajar Pendidikan Pra Sekolah. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. 2006. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Akademik. Mencerdaskan Perilaku Anak Usia Dini. 2005. 2002. Mahmud.org/wiki/Musik. Menumbuhkan Anak-anak Yang Bahagia. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2004. Kumpulan Artikel Kompas. Wikipedia Indonesia. 1995. Bandung : Pustaka Hidayah. Ortiz. 2005. Teori Musik. Cerdas dan Percaya Diri Dengan Musik. Bambang dan Nurani Yuliani. Emotional Intelligence. 1995.wikipedia.google. AT. Musik dan Anak. Patmono Dewo. Daniel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful