INDONESIA PADA MASA REFORMASI

A. BERAKHIRNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU Keberhasilan pemerintahan Orde Baru dalam melaksanakan pembangunan ekonomi, harus diakui sebagai suatu prestasi besar bagi bangsa Indonesia.Di tambah dengan meningkatnya sarana dan prasarana fisik infrastruktur yang dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, keberhasilan ekonomi maupun infrastruktur Orde Baru kurang diimbangi dengan pembangunan mental ( character building ) para pelaksana pemerintahan (birokrat), aparat keamanan maupun pelaku ekonomi (pengusaha / konglomerat). Kalimaksnya, pada pertengahan tahun 1997, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sudah menjadi budaya (bagi penguasa, aparat dan penguasa) 1. Faktor Penyebab Munculnya Reformasi Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru, terutama terletak pada ketidakadilan di bidang politik, ekonomi dan hukum. Tekad Orde Baru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Setelah Orde Baru memegang tumpuk kekuasaan dalam mengendalikan pemerintahan, muncul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya atau status quo. Hal ini menimbulkan akses-akses nagatif, yaitu semakin jauh dari tekad awal Orde Baru tersebut.Akhirnya penyelewengan dan penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan ketentuan-ketentuan yang terdapat pada UUD 1945, banyak dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. 2. Krisi Politik Demokrasi yang tidak dilaksanakan dengan semestinya akan menimbulkan permasalahan politik. Ada kesan kedaulatan rakyat berada di tangan sekelompok tertentu, bahkan lebih banyak di pegang oleh para penguasa.Dalam UUD 1945 Pasal 2 telah disebutkan bahwa Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR . Pada dasarnya secara de jore (secara hukum) kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil dari rakyat, tetapi secara de facto (dalam kenyataannya) anggota MPR sudah diatur dan direkayasa, sehingga sebagian besar anggota MPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan (nepotisme). Keadaan seperti ini mengakibatkan munculnya rasa tidak percaya kepada institusi pemerintah, DPR, dan MPR.Ketidak percayaan itulah yang menimbulkan munculnya gerakan reformasi. Gerakan reformasi menuntut untuk dilakukan reformasi total di segala bidang, termasuk keanggotaan DPR dam MPR yang dipandang sarat dengan nuansa KKN. Gerakan reformasi juga menuntut agar dilakukan pembaharuan terhadaplima paket undang-undang politik yang dianggap menjadi sumber ketidakadilan, di antaranya : UU No. 1 Tahun 1985 tentang Pemilihan Umum UU No. 2 Tahun 1985 tentang Susunan, Kedudukan, Tugas dan Wewenang DPR / MPR UU No. 3 Tahun 1985 tentang Partai Politik dan Golongan Karya. UU No. 5 Tahun 1985 tentang Referendum UU No. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Massa. Perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional dianggap telah menimbulkan ketimpangan ekonomi yang lebih besar.Monopoli sumber ekonomi oleh kelompok tertentu, konglomerasi, tidak mempu menghapuskan kemiskinan pada sebagian besar masyarakat Indonesia. Kondisi dan situasi Politik di tanah air semakin memanas setelah terjadinya peristiwa kelabu pada tanggal 27 Juli 1996.Peristiwa ini muncul sebagai akibat terjadinya pertikaian di dalam internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Krisis politik sebagai faktor penyebab terjadinya gerakan reformasi itu, bukan hanya menyangkut masalah sekitar konflik PDI saja, tetapi masyarakat menuntut adanya reformasi baik didalam kehidupan masyarakat, maupun pemerintahan Indonesia. Di dalam kehidupan politik, masyarakat beranggapan bahwa tekanan pemerintah pada pihak oposisi sangat besar, terutama terlihat pada perlakuan keras terhadap setiap orang atau kelompok yang menentang atau memberikan kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil atau dilakukan oleh

karena pinjaman bank-bank bermasalah tersebut semakin bertambah besar dan tidak dapat di kembalikan begitu saja. tetapi juga telah menghancurkan keuangan nasional.Krisi ekonomi Indonesia berawal dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.Kondisi moneter Indonesia mengalami keterpurukan yaitu dengan dilikuidasainya sejumlah bank pada akhir tahun 1997. .pemerintah.EkonomiIndonesia ternyata belum mampu untuk menghadapi krisi global tersebut. masyarakat juga menuntut agar di tetapkan tentang pembatasan masa jabatan Presiden. juga mempengaruhi perkembangan perekonomian Indonesia. Ketika nilai tukar rupiah semakin melemah. kucuran dana dari IMF yang sangat di harapkan oleh pemerintah belum terelisasi.Kelaparan dan kekurangan makanan mulai melanda masyarakat. Memasuki tahun anggaran 1998 / 1999. maka pertumbuhan ekonomiIndonesia menjadi 0% dan berakibat pada iklim bisnis yang semakin bertambah lesu. Namun. Pemilihan umum tahun 1997 ditandai dengan kemenangan Golkar secara mutlak. Sejak munculnya gerakan reformasi yang dimotori oleh kalangan mahasiswa. walaupun pada 15 januari 1998 Indonesia telah menandatangani 50 butir kesepakatan (letter of intent atau Lol) dengan IMF. pemerintah membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (KLBI).962 miliar dollar Amerika Serikat. Krisi Ekonomi Krisi moneter yang melanda Negara-negara di Asia Tenggara sejak bulan Juli 1996. Krisi Hukum Pelaksanaan hukum pada masa pemerintahan Orde Baru terdapat banyak ketidakadilan.Hal ini menyebabkan harga-harga barang naik tidak terkendali.Sementara itu untuk membantu bank-bank yang bermasalah. masalah hukum juga menjadi salah satu tuntutannya.Untuk mengatasi kesulitan moneter. Dalam Sidang Umum MPR bulan Maret 1998 Soeharto terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan BJ.Golkar yang meraih kemenangan mutlak memberi dukungan terhadap pencalonan kembali Soeharto sebagai Presiden dalam Sidang Umum MPR tahun 1998 2003. karena pada akhir tahun 1997 persedian sembilan bahan pokok sembako di pasaran mulai menipis.Menjelang akhir kampanye pemilihan umum tahun 1997. krisis moneter telah mempengaruhi aktivitas ekonomi yang lainnya.Masyarakat menghendaki adanya reformasi di bidang hukum agar dapat mendudukkan masalah-masalah hukum pada kedudukan atau posisi yang sebenarnya. Utang Luar Negeri Indonesia Utang luar negeri Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab munculnya krisis ekonomi. utang luar negeri Indonesiatidak sepenuhnya merupakan utang Negara. Krisis moneter tidak hanya menimbulkan kesulitan keuangan Negara. 3. Namun.Sedangkan di kalangan masyarakat yang dimotori oleh para mahasiswa berkembang arus yang sangat kuat untuk menolak kembali pencalonan Soeharto sebagai Presiden. Timbul tekanan pada kepemimpinan Presiden Soeharto yang dating dari para mahasiswa dan kalangan intelektual. meletus kerusuhan di Banjarmasin yang banyak memakan korban jiwa. pemerintah meminta bantuan IMF.462 miliar dollar Amerika Serikat. 4.Utang yang menjadi tanggungan Negara hingga 6 februari 1998 mencapai 63.Ternyata udaha yang dilakukan pemerintah ini tidak dapat memberikan hasil. Faktor lain yang menyebabkan krisis ekonomi yang melanda Indonesiatidak terlepas dari masalah utang luar negeri.Selain itu.Habibie sebagai Wakil Presiden. utang pihak swasta mencapai 73. Terjadinya ketegangan politik menjelang pemilihan umum tahun 1997 telah memicu munculnya kerusuhan baru yaitu konflik antar agama dan etnik yang berbeda. tetapi sebagian lagi merupakan utang swasta. Kondisi perekonomian semakin memburuk.

J.Ini terlihat dari sebagian besar kekayaan dari daerah-daerah diangkut ke pusat. halaman. tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta. Rencana kunjungan mahasiswa ke Gedung DPR / MPR untuk melakukan dialog dengan para pimpinan DPR / MPR akhirnya berubah menjadi mimbar bebas dan mereka memilih untuk tetap tinggal di gedung wakil rakyat tersebut sebelum tuntutan reformasi total di penuhinya.Di dalam pelaksanaan pola pemerintahan sentralistis ini semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara diatur secara sentral dari pusat pemerintah yakni di Jakarta. Masyarakat Indonesia merupakan sebuah masyarakat agrasis dan tingkat pendidikan yang masih rendah. namun tidak mempertimbangkan kondisi riil di masyarakat. Maka pada tanggal 18 Mei 1998 pimpinan DPR/MPR mengeluarkan pernyataan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri. Dalam perkembangannya.Akibat dari utang-utang tersebut maka kepercayaan luar negeri terhadapIndonesia semakin menipis.Puncak aksi para mahasiswa terjadi tanggal 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti Jakarta. melakukan perubahan kabinet.Politik sentralisasi ini juga dapat dilihat dari pola pemberitaan pers yang bersifat Jakarta-sentris.Sebaliknya. Habibie dan langsung diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung sebagai Presiden Republik Indonesia yang baru di Istana Negara. produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat. segera melakukan Pemilihan Umum dan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Presiden.Aksi mahasiswa yang semula damai itu berubah menjadi aksi kekerasan setelah tertembaknya empat orang mahasiswa Trisakti yaitu Elang Mulia Lesmana.Kemudian Presiden mengumumkan tentang pembentukan Dewan Reformasi. . oligopoly.Dalam Pasal 33 UUD 1945 tercantum bahwa dasar demokrasi ekonomi. dan diwarnai dengan korupsi dan kolusi. Pola Pemerintahan Sentralistis Sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah Orde Baru bersifat sentralistis. dan Hafidhin Royan. Hendriawan Lesmana. Sementara itu. pengaturan perekonomian pada masa pemerintahan Orde Baru sudah jauh menyimpang dari sistem perekonomian Pancasila. Krisi Kepercayaan Demontrasi di lakukan oleh para mahasiswa bertambah gencar setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM dan ongkos angkutan pada tanggal 4 Mei 1998.Namun peristiwa yang terjadi di daerah yang kurang kaitannya dengan kepentingan pusat biasanya kalah bersaing dengan berita-barita yang terjadi di Jakarta dalam merebut ruang. namun tuntutan dari masyarakat agar Presiden Soeharto mengundurkan diri semakin banyak disampaikan. Tekanan-tekanan para mahasiswa lewat demontrasinya agar presiden Soeharto mengundurkan diri akhirnya mendapat tanggapan dari Harmoko sebagai pimpinan DPR / MPR. upaya pembentukan Dewan Reformasi dan perubahan kabinet tidak dapat dilakukan. Presiden Soeharto mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh agama. Soeharto kembali ke Indonesia. Heri Hartanto. Pelaksanaan politik sentralisasi yang sangat menyolok terlihat pada bidang ekonomi. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri/berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia dan menyerahkan Jabatan Presiden kepada Wakil Presiden Republik Indonesia. karena pemberitaan yang berasala dari Jakarta selalu menjadi berita utama. B. Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945 Pemerintah Orde Baru mempunyai tujuan menjadikan Negara Republik Indonesia sebagai Negara industri. Tragedi Trisakti itu telah mendorong munculnya solidaritas dari kalangan kampus dan masyarakat yang menantang kebijakan pemerintahan yang dipandang tidak demokratis dan tidak merakyat.Keadaan seperti ini juga dipengaruhi oleh keadaan perbankan di Indonesia yang di anggap tidak sehat karena adanya kolusi dan korupsi serta tingginya kredit macet. 5. sistem ekonomi yang berkembang pada masa pemerintahan Orde Baru adalah sistem ekonomi kapitalis yang dikuasai oleh para konglomerat dengan berbagai bentuk monopoli.Hal ini menimbulkan ketidakpuasan pemerintah dan rakyat di daerah terhadap pemerintah pusat. walaupun yang memberitakan itu pers daerah.

serta melaksanakan pelantikan Kabinet Pembangunan VII. Habibie sebagai presiden yang ke-3. Habibie untuk menggantikannya menjadi presiden.Presiden menunjuk Wakil Presiden B. para mahasiswa dari berbagai daerah mulai bergerak menggelar demostrasi dan aksi keprihatinan yang menuntut turunya Soeharto dari kursi kepresidenannya. Sementara itu.B.Kondisi dan siutasi seperti ini mengundang keprihatinan rakyat. Presiden Republik Indonesia dijabat oleh B. Pada tanggal 20 Mei 1998. Presiden Soeharto mengundang tokoh-tokoh bangsa Indonesia untuk dimintai pertimbangannya membentuk Dewan Reformasi yang akan diketuai oleh Presiden Soeharto. Buah perjuangan dari reformasi itu tidak dapat dipetik dalam waktu yang singkat.Kurang lebih sejuta umat manusia berkumpul di alun-alun utara kraton Yogyakarta untuk mndengarkan maklumat dari Sri Sultan Hamengku Bowono X dan Sri Paku Alam VII. munculnya gerakan reformasi bertujuan untuk memperbaharui tatanan kehidupan bermasyarakat. terutama perbaikan dalam bidang politik. sosial.Perekonomian mengalami kemerosotan dan masalah sosial semakin menumpuk. Beberapa agenda reformasi yang disuarakan para mahasiswa anatara lain sebagai berikut : Adili Soeharto dan kroni-kroninya. dan sejahtera.00 WIB bertempat di Istana Negara. Oleh karena itu. rakyat menjadi semakin kritis menyatakan pemerintah Orde Baru tidak berhasil menciptakan kehidupan masyarakat yang makmur. melihat situasi politik dan kondisi ekonomi Indonesia yang semakin tidak terkendali. adil. namun mengalami kegagalan.Pada tanggal itu pula di Yogyakarta terjadi peristiwa bersejarah. Pada tanggal 21 Mei 1998. namun membutuhkan proses dan waktu.Inti isi dari maklumat itu adalah menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa. ekonomi. Kronologi Reformasi Pada awal bulan Maret 1998 melalui Sidang Umum MPR.Gerakan reformasi. Presiden Soeharti meletakkan jabatannya sebagai presiden di hadapan ketua dan beberapa anggota dari Mahkamah Agung. pukul 10. Munculnya Gerakan Reformasi Reformasi merupakan suatu perubahan tatanan perikehidupan lama dengan tatanan perikehidupan yang baru dan secara hukum menuju ke arah perbaikan. . Pada tanggal 19 Mei 1998 puluhan ribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya berhasil menduduki Gedung DPR/MPR. terjadi bentrokan dengan aparat keamanan yang menyebabkan tertembaknya empat mahasiswa hingga tewas. 2. Pada tanggal 12 Mei 1998 dalam aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trisakti. serta pelantikannya dilakukan didepan Ketua Mahkamah Agung dan para anggotanya. berbangsa dan bernegara. Soeharto terpilih kembali menjadi Presiden Republik Indonesia. PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI PADA MASA REFORMASI 1.J.Maka sejak saat itu. Masalah yang sangat mendesak. pada tahun 1998 merupakan suatu gerakan untuk mengadakan pembaharuan dan perubahan.Namun pada saat itu semakin tidak kunjung membaik. dan hukum. Amandemen UUD 1945 Penghapusan Dwi Fungsi ABRI Otonomi daerah yang seluas-luasnya Supremasi hukum Pemerintahan yang berisi dari KKN (Korupsi.J. Kolusi. Mamasuki bulan Mei 1998. Nepotisme). adalah upaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat banyak tentang masalah kebutuhan pokok (sembako) dengan harga yang terjangkau oleh rakyat.

namun mulai tanggal 5 .J. Presiden Republik Indonesia yang ketiga B. 3.Presiden Habibie memberikan ruang bagi siapa saja yang ingin menyampaikan pendapat. Langkah lain yang di tempuh adalah ABRI semula terdiri dari empat angkatan yaitu Angkatan Darat. Setelah reformasi dilaksanakan. PERKEMBANGAN POLITIK SETELAH 21 MEI 1998 1.Kemudian. setiap organisasi atau lembaga yang ingin melakukan demontrasi hendaknya mendapatkan izin dari pihak kepolisian dan menentukan tempat untuk melakukan demontrasi tersebut. y Melikuidasi beberapa bank bermasalah. PPP.Pelaku unjuk rasa yang di tindak dengan pasal yang berbeda-beda dapat dimaklumi karena untuk menangani penunjuk rasa belum ada aturan hukum jelas. politik. Golkar.C.adalah UU No. pihak kepolisian sering menggunakan pasal yang berbeda-beda. baik dalam bentuk rapat-rapat umum maupun unjuk rasa atau demontrasi. peran ABRI di Perwakilan Rakyat DPR mulai dikurangi secara bertahap yaitu dari 75 orang menjadi 38 orang. rahasia. sosial. dan budaya.y Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang diisyaratkan oleh IMF.28 tahun 1997 tentang Kepolisian Republik Indonesia. umum.Langkah-langkah yang dilakukan oleh Habibie adalah berusaha untuk dapat mengatasi krisis ekonomi dan politik. Pada tanggal 22 Mei 1998. Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998. Masalah Dwifungsi ABRI Menanggapi munculnya gugatan terhadap peran dwifungsi ABRI menyusul turunnya Soeharto dari kursi kepresidenan. Pemilihan umum yang akan diselenggarakan di bawah pemerintahan Presiden Habibie merupakan pemilihan umum yang telah bersifat demokratis. Ada beberapa hal yang dilakukan oleh pemerintahan Habibie untuk meperbaiki perekonomian Indonesia anataranya : y Merekapitulasi perbankan y Merekonstruksi perekonomian Indonesia. ABRI melakukan langkah-langkah pembaharuan dalam perannya di bidang sosial-politik. Habibie membentuk kabinet baru yang dinamakan Kabinet Reformasi Pembangunan. Penyampaian pendapat di muka umum dapat berupa suatu tuntutan. dan koreksi tentang suatu hal. Presiden Habibie juga mencabut larangan berdirinya serikat-serikat buruh independent. dan para menteri itu diambil dari unsur-unsur militer (ABRI). Namun. Tugas Habibie menjadi Presiden menggantikan Presiden Soeharto sangatlah berat yaitu berusaha untuk mengatasi krisis ekonomi yang melandaIndonesia sejak pertengahan tahun 1997. orang bebas mengemukakan pendapatnya di muka umum. dan PDI. Habibie yang manjabat sebagai presiden menghadapi keberadaanIndonesia yang serba parah.10. Adanya undang undang tersebut menunjukkan bahwa pemerintah memulai pelaksanaan sistem demokrasi yang sesungguhnya. 2. bebas. Laut. baik dari segi ekonomi. pemerintahan bersama (DPR) berhasil merampungkan perundang-undangan yang mengatur tentang unjuk rasa atau demonstrasi. jujur dan adil. Kebebasan Menyampaikan Pendapat Pada masa pemerintahan Habibie. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Kabinet itu terdiri atas 16 orang menteri. pemerintahan Habibie berusaha keras untuk melakukan perbaikan. Dalam bidang ekonomi.Namun khusus demontrasi. Untuk menjamin kepastian hukum bagi para pengunjuk rasa.Untuk menjalankan pemerintahan. dan Udara serta Kepolisian RI.Hal ini dilakukan karena pihak kepolisian mengacu kepada UU No. Pengangkatan Habibie Menjadi Presiden Republik Indonesia Setelah B. Presiden Habibie sebagai pembuka sejarah perjalanan bangsa pada era reformasi mangupayakan pelaksanaan politik Indonesia dalam kondisi yang transparan serta merencanakan pelaksanaan pemilihan umum yang langsung. Presiden Habibie tidak mungkin dapat melaksanakannya sendiri tanpa dibantu oleh menteri-menteri dari kabinetnya. undang-undang itu belum memasyarakat atau belum disosialisasikan dalam kehidupan masarakat. ketika menghadapi para pengunjuk rasa.Namun sayangnya.000. Habibie juga membebaskan beberapa narapidana politik yang ditahan pada zaman pemerintahan Soeharto.J. y Manaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hingga di bawah Rp.

6. namun pada kenyataannya pemilihan umum berjalan dengan lancar dan aman. lebih terbuka dan dapat menampung. dan adil. umum. rahasia. berkembangnya demokrasi serta munculnya kreativitas masyarakat.Pemilihan umum tahun 1999 juga merupakan ajang pesta rakyat Indonesia dalam menunjukkan kehidupan berdemokrasi. Ketika dilakukan pembongkaran terhadapat berbagai produksi hukum atau undang-undang yang dibuat pada masa Orde Baru. Sidang Istimewa MPR Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Hasil dari Sidang Istimewa MPR itu memutuskan 12 Ketetapan.Dengan munculnya undang-undang politik itu partai-partai politik bermunculan dan bahkan tidak kurang dari 112 partai politik telah berdiri di Indonesia pada masa itu. maka porsi rakyat sangatlah kecil. Presiden Habibie kemudian menetapkan tanggal 7 Juni 1999 sebagai waktu pelaksanaan pemiliahan umum tersebut. Habibie dilakukan reformasi di bidang hukum Reformasi hukum itu disesuaikan dengan aspirasi yang berkembang dimasyarakat. hanya 48 partai politik yang berhasil mengikuti pemilihan umum. Reformasi Bidang Hukum Pada masa Pemerintahan Presiden B.Tindakan yang dilakukan oleh Presiden Habibie untuk mereformasi hukum mendapatkan sambutan baik dari berbagai kalangan masyarakat. Partai Golkar. karena reformasi hukum yang dilakukannya mengarah kepada tatanan hukum yang ditambakan oleh masyarakat. Banyak pengamat menyatakan bahwa pemilihan umum tahun 1999 akan terjadi kerusuhan. telah dua kali lembaga tertinggi Negara melaksanakan Sidang Istimewa.Ketiga udang-undang itu disahkan pada tanggal 1 Februari 1999 dan ditandatangani oleh Presiden Habibie. yaitu pada tahun 1967 digelar Sidang Istimewa MPRS yang kemudian memberhentikan Presiden Soekarno dan mengangkat Soeharto menjadi Presiden Rebuplik Indonesia. maka tampak dengan jelas adanya karakter hukum yang mengebiri hakhak. ortodoks maupun elitis.J. DPR dan DPRD. Pada hukum yang berkarakter tersebut. bahkan bias dikatakan tidak ada sama sekali. Munculnya undang-undang politik yang baru memberikan semangat untuk berkembangnya kehidupan politik di Indonesia. Ketiga udang-udang itu antara lain undang-undang partai politik. Kemudian Sidang Istimewa yang dilaksanakan antara tanggal 10 13 Nopember 1998 diharapkan MPR benar-benar menyurahkan aspirasi masyarakat dengan perdebatan yang lebih segar. dan Angkatan Udara. pemilihan umum. Sebagai gantinya DPR berhasil menetapkan tiga undang-undang politik baru. Sedangkan hukum ortodoks lebih tertutup terhadap kelompok-kelompok sosial maupun individu didalam masyarakat. 4. hasilnya lima besar partai yang berhasil meraih suara-suara terbanyak di anataranya PDI Perjuangan. Angkatan Laut.Hal ini disebabkan karena aturan seleksi partai-partai politik diberlakukan dengan cukup ketat. Selanjutnya lima paket undang-undang tentang politik dicabut. Partai Amanat Nasional. Partai Pembangkitan Bangsa. karena pemilihan umum tersebut diharapkan dapat memulihkan keadaan Indonesiayang sedang dilanda multikrisis. Selama pemerintahan Orde Baru.Anggota KPU terdiri dari wakil-wakil dari pemerintah dan wakil-wakil dari partai-partai politik peserta pemilihan umum.Mei 1999 Polri memisahkan diri dari ABRI dan kemudian berganti nama menjadi Kepolisian Negara. Pemilihan Umum Tahun 1999 Pemilihan Umum yang dilaksanakan tahun 1999 menjadi sangat penting. Pelaksanaan pemilihan umum ditangani oleh sebuah lembaga yangbernama Komisi Pemilihan Umum (KPU).Maka sifat dari pemilihan umum itu adalah langsung. Setelah penghitungan suara berhasil diselesaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 5. bebas. Oleh karena itu. . Hasil pemilihan umum tahun 1999 hingga saat terakhir pengumuman hasil perolehan suara dari partai-partai politik berjalan dengan aman dan dapat di terima oleh suara partai peserta pemilihan umum.Namun dari sekian banyak jumlahnya. Partai Persatuan pembangunan. susunan serta kedudukan MPR. aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. jujur. karakter hukum cenderung bersifat konservatif. Istilah ABRI pun berubah menjadi TNI yang terdiri dari Angkatan Darat. produk hukum dari masa pemerintahan Orde Baru sangat tidak mungkin untuk dapat menjamin atau memberikan perlindungan terhadap Hak-hak Asasi Manusia (HAM).

maka kekuasaanAbdurrahman Wahid berakhir pada tahun 2001.Pada pemilihan umum ini Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden RepublikIndonesia untuk masa jabatan 2004-2009.Sebagai akibatnya. maka MPR segera melaksanakan sidang.Masa kekuasaan Megawati berakhir pada tahun 2004.Kemudian pada tanggal 25 Oktober 1999 Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri berhasil membentuk Kabinet Persatuan Nasional. Keadaan seperti ini menjadi masalah yang cukup berat karena disatu sisi perusahaan mengalami kerugaian yang cukup besar dan disisi lain para pekerja menuntut kenaikan gaji.Dari hasil pemilihan presiden yang dilaksanakan secara voting. dan Yuhsril Ihza Mahendra. Habibie tidak dapat untuk mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indonesia. Akibatnya memunculkan tiga calon Presiden yang diajukan oleh fraksi-fraksi yang ada di MPR pada tahap pencalonan Presiden diantaranya AbdurrahmanWahid (Gus Dur). Pengangguran dalam jumlah yang sangat besar ini akan menimbulkan terjadinya masalah masalah social dalam kehidupan masyarakat. pemerintah hendaknya dapat menarik kembali para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Kondisi Sosial Masyarakat Sejak Reformasi Sejak krisis moneter yang melan da pada pertengahan tahgun 1997.DPR/MPR kemudian memilih dan mengangkat Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Republik Indonesia dan Hamzah Haz sebagai Wakil Presiden Indonesia.Pada tanggal 21 Oktober 1999 dilaksanakan pemilihan Wakil Presiden dengan calonnya Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz. sehingga dapat membuka lapangan kerja baru untuk menampung para penganggur tersebut. Sidang Umum MPR tahun 1999 diselenggarakan sejak tanggal 1 21 Oktober 1999. Akibat penolakan pertanggungjawaban itu. Para pekerja yang deberhentikan itu menambah jumlah pengangguran. Tuntutan para pekerja untuk menaikkan gaji sangat sulit dipenuhi oleh pihak perusahaan.Oleh karena itu.Dalam Sidang Umum itu Amien Rais dikukuhkan menjadi Ketua MPR dan Akbar Tanjung menjadi Ketua DPR. PemilihanWakil Presiden ini kemudian dimenangkan oleh Megawati Soekarnoputri. Pemilihan Umum tahun 2004 merupakan momen yang sangat penting dalam sejarah pemerintahan Republik Indonesia. sehingga jumlah pengangguran diperkirakan mencapai 40 juta orang.Akibat munculya ketidakpercayaan parlemen pada Presiden Abdurrahman Wahid.7. AbdurrahamanWahid dan Megawati Soekarnoputri.Pengangguran juga semakin luas. Megawati Soekarnoputri. pidato pertanggung jawaban Presiden Habibie ditolak oleh MPR melalui mekanisme voting dengan 355 suara menolak.Keadaan perekonomian makin memburuk dan kesejahteraan rakyat makin menurun. akhirnya banyak perusahaan yang mengambil tindakan untuk mengurangi tenaga kerja dan terjadilah PHK. ekonomiIndonesia mulai mengalami keterpurukan. Dampak susulan dari pengangguran adalah makin maraknya tindakan tindakan criminal yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.Langkah berikutnya. Kondisi Ekonomi Masyarakat Indonesia Sejak berlangsungnya krisis moneter pertengahan tahun 1997. Sedangkan pada Sidang Paripurna MPR XII. perusahaan perusahaan swasta mengalami kerugaian yang tidak sedikit. KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT SEJAK REFORMASI 1. D. bahkan pihak perusahaan mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji dan upah pekerjanya. Oleh karena itu hendaknya pemerintah dengan serius menangani masalah pengangguran dengan membuka lapangan kerja yang dapat menampung para penganggur tersebut. 2.Untuk pertama kalinya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilakukan secara langsung oleh rakyat Indonesia.Namun tanggal 20 Oktober 1999. Sidang Umum MPR Hasil Pemilihan Umum 1999 Setelah Komisi Pemilihan Umum berhasil menetapkan jumlah anggota DPR dan MPR. 322 menerima. tinggal dua calon Presiden yang maju dalam pemilihan itu. . petumbuhan ekonomi menjadi sangat terbatas dan pendapatan perkapita cenderung memburuk sejak krisis tahun 1997. Yuhsril Ihza Mahendra mengundurkan diri. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menduduki jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia tidak sampai pada akhir masa jabatanya.Masalah pengangguran merupakan masalah social dalam kehidupan masyarakat dan sangat peka terhadap segala bentuk pengaruh. 9 abstain dan 4 suara tidak sah. Abudurrahman Wahid terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Penyediaan barang kebutuhan pokok sehari hari untuk memenuhi permintaan pada harga yang terjangkau. Disamping penanganan masalah pengangguran. maka permintaan petani terhadap barang barang non pertanian juga meningkat. maka para petani yang mampu membeli produk industri non pertanian akan memberi semangat bangkitnya para pengusaha untuk mengembangkan kegiatan perusahaannya. bahan baker. Terpilihnya presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarno Putri yang naik menggantikan Gus Dur bertugas untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat dengan meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. air minum. listrik. tidak mungkin dapat diatasi oleh seorang Presiden dalam waktu singkat. pemerintah membuat skala prioritas yang artinya hal mana yang hendaknya dilakukan agar Indonesia keluar dari krisis.Oleh sebab itu untuk mengatasi krisis.a. c. presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia. e. yaitu : perluasan lapangan kerja secara terus menrus melalui investasi dalam dan luar negeri se efisien mungkin.blogspot.com . Dengan ditetapkannya harga produk pertanian yang tidak merugikan petani. Penyediaan failitas umum seperti rumah. Pihak pemerintah telah berusaha untuk membawa Indonesia keluar dari krisis. pemerintah hendaknya juga memperhatikan harga harga produk pertanian Indonesia. memerlukan penyelesaian secara bertahap berdasarkan skala prioritas.dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat. guru dan buku buku untuk pendidikan umum dengan harga terjangkau. angkutan dengan harga terjangkau. dari : http://www. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat. Apabila pendapatan petani meningkat. Penyediaan klinik. Namun dengan kondisi perekonomian Negara yang ditinggalkan oleh pemerintahan Soeharto.Oleh karena itu. d.Tetapi tidak mungkin dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. pemerintah melihat lima sector kebijakan yang harus digarap. Penyediaan ruang sekolah. komunikasi. b.sejarahreformasiindonesia. karena selama masa pemerintahan Orde Baru maupun sejak krisis 1997 tidak pernah berpihak kepada petani. dokter dan obat onbatan untuk kesehatan umum dengan harga yang terjangkau pula.