P. 1
Indonesia Pada Masa Reformasi

Indonesia Pada Masa Reformasi

|Views: 4,566|Likes:
Published by Andri Agustina

More info:

Published by: Andri Agustina on Dec 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

INDONESIA PADA MASA REFORMASI

A. BERAKHIRNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU Keberhasilan pemerintahan Orde Baru dalam melaksanakan pembangunan ekonomi, harus diakui sebagai suatu prestasi besar bagi bangsa Indonesia.Di tambah dengan meningkatnya sarana dan prasarana fisik infrastruktur yang dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, keberhasilan ekonomi maupun infrastruktur Orde Baru kurang diimbangi dengan pembangunan mental ( character building ) para pelaksana pemerintahan (birokrat), aparat keamanan maupun pelaku ekonomi (pengusaha / konglomerat). Kalimaksnya, pada pertengahan tahun 1997, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sudah menjadi budaya (bagi penguasa, aparat dan penguasa) 1. Faktor Penyebab Munculnya Reformasi Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru, terutama terletak pada ketidakadilan di bidang politik, ekonomi dan hukum. Tekad Orde Baru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Setelah Orde Baru memegang tumpuk kekuasaan dalam mengendalikan pemerintahan, muncul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya atau status quo. Hal ini menimbulkan akses-akses nagatif, yaitu semakin jauh dari tekad awal Orde Baru tersebut.Akhirnya penyelewengan dan penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan ketentuan-ketentuan yang terdapat pada UUD 1945, banyak dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. 2. Krisi Politik Demokrasi yang tidak dilaksanakan dengan semestinya akan menimbulkan permasalahan politik. Ada kesan kedaulatan rakyat berada di tangan sekelompok tertentu, bahkan lebih banyak di pegang oleh para penguasa.Dalam UUD 1945 Pasal 2 telah disebutkan bahwa Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR . Pada dasarnya secara de jore (secara hukum) kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil dari rakyat, tetapi secara de facto (dalam kenyataannya) anggota MPR sudah diatur dan direkayasa, sehingga sebagian besar anggota MPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan (nepotisme). Keadaan seperti ini mengakibatkan munculnya rasa tidak percaya kepada institusi pemerintah, DPR, dan MPR.Ketidak percayaan itulah yang menimbulkan munculnya gerakan reformasi. Gerakan reformasi menuntut untuk dilakukan reformasi total di segala bidang, termasuk keanggotaan DPR dam MPR yang dipandang sarat dengan nuansa KKN. Gerakan reformasi juga menuntut agar dilakukan pembaharuan terhadaplima paket undang-undang politik yang dianggap menjadi sumber ketidakadilan, di antaranya : UU No. 1 Tahun 1985 tentang Pemilihan Umum UU No. 2 Tahun 1985 tentang Susunan, Kedudukan, Tugas dan Wewenang DPR / MPR UU No. 3 Tahun 1985 tentang Partai Politik dan Golongan Karya. UU No. 5 Tahun 1985 tentang Referendum UU No. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Massa. Perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional dianggap telah menimbulkan ketimpangan ekonomi yang lebih besar.Monopoli sumber ekonomi oleh kelompok tertentu, konglomerasi, tidak mempu menghapuskan kemiskinan pada sebagian besar masyarakat Indonesia. Kondisi dan situasi Politik di tanah air semakin memanas setelah terjadinya peristiwa kelabu pada tanggal 27 Juli 1996.Peristiwa ini muncul sebagai akibat terjadinya pertikaian di dalam internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Krisis politik sebagai faktor penyebab terjadinya gerakan reformasi itu, bukan hanya menyangkut masalah sekitar konflik PDI saja, tetapi masyarakat menuntut adanya reformasi baik didalam kehidupan masyarakat, maupun pemerintahan Indonesia. Di dalam kehidupan politik, masyarakat beranggapan bahwa tekanan pemerintah pada pihak oposisi sangat besar, terutama terlihat pada perlakuan keras terhadap setiap orang atau kelompok yang menentang atau memberikan kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil atau dilakukan oleh

Pemilihan umum tahun 1997 ditandai dengan kemenangan Golkar secara mutlak.EkonomiIndonesia ternyata belum mampu untuk menghadapi krisi global tersebut.Golkar yang meraih kemenangan mutlak memberi dukungan terhadap pencalonan kembali Soeharto sebagai Presiden dalam Sidang Umum MPR tahun 1998 2003. pemerintah meminta bantuan IMF. masyarakat juga menuntut agar di tetapkan tentang pembatasan masa jabatan Presiden.Untuk mengatasi kesulitan moneter.Habibie sebagai Wakil Presiden. Faktor lain yang menyebabkan krisis ekonomi yang melanda Indonesiatidak terlepas dari masalah utang luar negeri.Utang yang menjadi tanggungan Negara hingga 6 februari 1998 mencapai 63. Namun. utang luar negeri Indonesiatidak sepenuhnya merupakan utang Negara. maka pertumbuhan ekonomiIndonesia menjadi 0% dan berakibat pada iklim bisnis yang semakin bertambah lesu.Selain itu. .Ternyata udaha yang dilakukan pemerintah ini tidak dapat memberikan hasil. Timbul tekanan pada kepemimpinan Presiden Soeharto yang dating dari para mahasiswa dan kalangan intelektual. juga mempengaruhi perkembangan perekonomian Indonesia. Utang Luar Negeri Indonesia Utang luar negeri Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab munculnya krisis ekonomi. Krisi Ekonomi Krisi moneter yang melanda Negara-negara di Asia Tenggara sejak bulan Juli 1996.Sedangkan di kalangan masyarakat yang dimotori oleh para mahasiswa berkembang arus yang sangat kuat untuk menolak kembali pencalonan Soeharto sebagai Presiden. Memasuki tahun anggaran 1998 / 1999. pemerintah membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (KLBI). Sejak munculnya gerakan reformasi yang dimotori oleh kalangan mahasiswa.Kondisi moneter Indonesia mengalami keterpurukan yaitu dengan dilikuidasainya sejumlah bank pada akhir tahun 1997.Masyarakat menghendaki adanya reformasi di bidang hukum agar dapat mendudukkan masalah-masalah hukum pada kedudukan atau posisi yang sebenarnya. Krisis moneter tidak hanya menimbulkan kesulitan keuangan Negara. 4. masalah hukum juga menjadi salah satu tuntutannya.Hal ini menyebabkan harga-harga barang naik tidak terkendali.962 miliar dollar Amerika Serikat.Menjelang akhir kampanye pemilihan umum tahun 1997. utang pihak swasta mencapai 73.Sementara itu untuk membantu bank-bank yang bermasalah.Kelaparan dan kekurangan makanan mulai melanda masyarakat. Kondisi perekonomian semakin memburuk. tetapi sebagian lagi merupakan utang swasta. 3. karena pinjaman bank-bank bermasalah tersebut semakin bertambah besar dan tidak dapat di kembalikan begitu saja. tetapi juga telah menghancurkan keuangan nasional. Krisi Hukum Pelaksanaan hukum pada masa pemerintahan Orde Baru terdapat banyak ketidakadilan. karena pada akhir tahun 1997 persedian sembilan bahan pokok sembako di pasaran mulai menipis. Terjadinya ketegangan politik menjelang pemilihan umum tahun 1997 telah memicu munculnya kerusuhan baru yaitu konflik antar agama dan etnik yang berbeda. Namun. Ketika nilai tukar rupiah semakin melemah.462 miliar dollar Amerika Serikat. walaupun pada 15 januari 1998 Indonesia telah menandatangani 50 butir kesepakatan (letter of intent atau Lol) dengan IMF.pemerintah. krisis moneter telah mempengaruhi aktivitas ekonomi yang lainnya. kucuran dana dari IMF yang sangat di harapkan oleh pemerintah belum terelisasi.Krisi ekonomi Indonesia berawal dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Dalam Sidang Umum MPR bulan Maret 1998 Soeharto terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan BJ. meletus kerusuhan di Banjarmasin yang banyak memakan korban jiwa.

Soeharto kembali ke Indonesia. Rencana kunjungan mahasiswa ke Gedung DPR / MPR untuk melakukan dialog dengan para pimpinan DPR / MPR akhirnya berubah menjadi mimbar bebas dan mereka memilih untuk tetap tinggal di gedung wakil rakyat tersebut sebelum tuntutan reformasi total di penuhinya. oligopoly.Keadaan seperti ini juga dipengaruhi oleh keadaan perbankan di Indonesia yang di anggap tidak sehat karena adanya kolusi dan korupsi serta tingginya kredit macet. Masyarakat Indonesia merupakan sebuah masyarakat agrasis dan tingkat pendidikan yang masih rendah. Sementara itu. B. 5.Dalam Pasal 33 UUD 1945 tercantum bahwa dasar demokrasi ekonomi. Habibie dan langsung diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung sebagai Presiden Republik Indonesia yang baru di Istana Negara.J. tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta.Kemudian Presiden mengumumkan tentang pembentukan Dewan Reformasi. upaya pembentukan Dewan Reformasi dan perubahan kabinet tidak dapat dilakukan. namun tidak mempertimbangkan kondisi riil di masyarakat. Pola Pemerintahan Sentralistis Sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah Orde Baru bersifat sentralistis. pengaturan perekonomian pada masa pemerintahan Orde Baru sudah jauh menyimpang dari sistem perekonomian Pancasila. Maka pada tanggal 18 Mei 1998 pimpinan DPR/MPR mengeluarkan pernyataan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri. Penyimpangan Pasal 33 UUD 1945 Pemerintah Orde Baru mempunyai tujuan menjadikan Negara Republik Indonesia sebagai Negara industri.Namun peristiwa yang terjadi di daerah yang kurang kaitannya dengan kepentingan pusat biasanya kalah bersaing dengan berita-barita yang terjadi di Jakarta dalam merebut ruang. segera melakukan Pemilihan Umum dan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Presiden.Di dalam pelaksanaan pola pemerintahan sentralistis ini semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara diatur secara sentral dari pusat pemerintah yakni di Jakarta. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri/berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia dan menyerahkan Jabatan Presiden kepada Wakil Presiden Republik Indonesia. melakukan perubahan kabinet. sistem ekonomi yang berkembang pada masa pemerintahan Orde Baru adalah sistem ekonomi kapitalis yang dikuasai oleh para konglomerat dengan berbagai bentuk monopoli. karena pemberitaan yang berasala dari Jakarta selalu menjadi berita utama. Hendriawan Lesmana. dan diwarnai dengan korupsi dan kolusi. Tragedi Trisakti itu telah mendorong munculnya solidaritas dari kalangan kampus dan masyarakat yang menantang kebijakan pemerintahan yang dipandang tidak demokratis dan tidak merakyat. Dalam perkembangannya.Ini terlihat dari sebagian besar kekayaan dari daerah-daerah diangkut ke pusat. Heri Hartanto.Aksi mahasiswa yang semula damai itu berubah menjadi aksi kekerasan setelah tertembaknya empat orang mahasiswa Trisakti yaitu Elang Mulia Lesmana. Pelaksanaan politik sentralisasi yang sangat menyolok terlihat pada bidang ekonomi. walaupun yang memberitakan itu pers daerah.Akibat dari utang-utang tersebut maka kepercayaan luar negeri terhadapIndonesia semakin menipis.Sebaliknya.Hal ini menimbulkan ketidakpuasan pemerintah dan rakyat di daerah terhadap pemerintah pusat. . halaman. dan Hafidhin Royan. Krisi Kepercayaan Demontrasi di lakukan oleh para mahasiswa bertambah gencar setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM dan ongkos angkutan pada tanggal 4 Mei 1998.Politik sentralisasi ini juga dapat dilihat dari pola pemberitaan pers yang bersifat Jakarta-sentris. Tekanan-tekanan para mahasiswa lewat demontrasinya agar presiden Soeharto mengundurkan diri akhirnya mendapat tanggapan dari Harmoko sebagai pimpinan DPR / MPR.Puncak aksi para mahasiswa terjadi tanggal 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti Jakarta. Presiden Soeharto mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh agama. namun tuntutan dari masyarakat agar Presiden Soeharto mengundurkan diri semakin banyak disampaikan. produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat.

adil. Sementara itu. Nepotisme). adalah upaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat banyak tentang masalah kebutuhan pokok (sembako) dengan harga yang terjangkau oleh rakyat. berbangsa dan bernegara. dan sejahtera. Kronologi Reformasi Pada awal bulan Maret 1998 melalui Sidang Umum MPR. sosial. Presiden Soeharti meletakkan jabatannya sebagai presiden di hadapan ketua dan beberapa anggota dari Mahkamah Agung.Perekonomian mengalami kemerosotan dan masalah sosial semakin menumpuk. Habibie untuk menggantikannya menjadi presiden. Buah perjuangan dari reformasi itu tidak dapat dipetik dalam waktu yang singkat. Habibie sebagai presiden yang ke-3. serta melaksanakan pelantikan Kabinet Pembangunan VII. Mamasuki bulan Mei 1998. Presiden Soeharto mengundang tokoh-tokoh bangsa Indonesia untuk dimintai pertimbangannya membentuk Dewan Reformasi yang akan diketuai oleh Presiden Soeharto. PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI PADA MASA REFORMASI 1.Presiden menunjuk Wakil Presiden B.Namun pada saat itu semakin tidak kunjung membaik.B. . rakyat menjadi semakin kritis menyatakan pemerintah Orde Baru tidak berhasil menciptakan kehidupan masyarakat yang makmur. Kolusi. Soeharto terpilih kembali menjadi Presiden Republik Indonesia. terjadi bentrokan dengan aparat keamanan yang menyebabkan tertembaknya empat mahasiswa hingga tewas. Pada tanggal 21 Mei 1998.J. Pada tanggal 20 Mei 1998. Munculnya Gerakan Reformasi Reformasi merupakan suatu perubahan tatanan perikehidupan lama dengan tatanan perikehidupan yang baru dan secara hukum menuju ke arah perbaikan. pukul 10. Amandemen UUD 1945 Penghapusan Dwi Fungsi ABRI Otonomi daerah yang seluas-luasnya Supremasi hukum Pemerintahan yang berisi dari KKN (Korupsi. ekonomi.Kurang lebih sejuta umat manusia berkumpul di alun-alun utara kraton Yogyakarta untuk mndengarkan maklumat dari Sri Sultan Hamengku Bowono X dan Sri Paku Alam VII. Presiden Republik Indonesia dijabat oleh B.Gerakan reformasi. namun membutuhkan proses dan waktu. terutama perbaikan dalam bidang politik. Pada tanggal 19 Mei 1998 puluhan ribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya berhasil menduduki Gedung DPR/MPR. para mahasiswa dari berbagai daerah mulai bergerak menggelar demostrasi dan aksi keprihatinan yang menuntut turunya Soeharto dari kursi kepresidenannya. dan hukum. namun mengalami kegagalan. munculnya gerakan reformasi bertujuan untuk memperbaharui tatanan kehidupan bermasyarakat.Inti isi dari maklumat itu adalah menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa.Kondisi dan siutasi seperti ini mengundang keprihatinan rakyat. pada tahun 1998 merupakan suatu gerakan untuk mengadakan pembaharuan dan perubahan. Masalah yang sangat mendesak.00 WIB bertempat di Istana Negara.Pada tanggal itu pula di Yogyakarta terjadi peristiwa bersejarah. melihat situasi politik dan kondisi ekonomi Indonesia yang semakin tidak terkendali. Pada tanggal 12 Mei 1998 dalam aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trisakti. serta pelantikannya dilakukan didepan Ketua Mahkamah Agung dan para anggotanya. 2.Maka sejak saat itu. Beberapa agenda reformasi yang disuarakan para mahasiswa anatara lain sebagai berikut : Adili Soeharto dan kroni-kroninya.J. Oleh karena itu.

Tugas Habibie menjadi Presiden menggantikan Presiden Soeharto sangatlah berat yaitu berusaha untuk mengatasi krisis ekonomi yang melandaIndonesia sejak pertengahan tahun 1997. Dalam bidang ekonomi. orang bebas mengemukakan pendapatnya di muka umum. Masalah Dwifungsi ABRI Menanggapi munculnya gugatan terhadap peran dwifungsi ABRI menyusul turunnya Soeharto dari kursi kepresidenan. 2. dan Udara serta Kepolisian RI. Presiden Republik Indonesia yang ketiga B. setiap organisasi atau lembaga yang ingin melakukan demontrasi hendaknya mendapatkan izin dari pihak kepolisian dan menentukan tempat untuk melakukan demontrasi tersebut. Adanya undang undang tersebut menunjukkan bahwa pemerintah memulai pelaksanaan sistem demokrasi yang sesungguhnya. Pemilihan umum yang akan diselenggarakan di bawah pemerintahan Presiden Habibie merupakan pemilihan umum yang telah bersifat demokratis.Pelaku unjuk rasa yang di tindak dengan pasal yang berbeda-beda dapat dimaklumi karena untuk menangani penunjuk rasa belum ada aturan hukum jelas. pemerintahan bersama (DPR) berhasil merampungkan perundang-undangan yang mengatur tentang unjuk rasa atau demonstrasi. PPP.adalah UU No. Pada tanggal 22 Mei 1998. Pengangkatan Habibie Menjadi Presiden Republik Indonesia Setelah B.y Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang diisyaratkan oleh IMF. pihak kepolisian sering menggunakan pasal yang berbeda-beda. dan budaya. jujur dan adil. politik.28 tahun 1997 tentang Kepolisian Republik Indonesia. dan koreksi tentang suatu hal. Untuk menjamin kepastian hukum bagi para pengunjuk rasa. dan PDI. Namun. dan para menteri itu diambil dari unsur-unsur militer (ABRI).Namun sayangnya.Hal ini dilakukan karena pihak kepolisian mengacu kepada UU No.C. ABRI melakukan langkah-langkah pembaharuan dalam perannya di bidang sosial-politik. Laut. Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998. Langkah lain yang di tempuh adalah ABRI semula terdiri dari empat angkatan yaitu Angkatan Darat. peran ABRI di Perwakilan Rakyat DPR mulai dikurangi secara bertahap yaitu dari 75 orang menjadi 38 orang. Penyampaian pendapat di muka umum dapat berupa suatu tuntutan. umum.J. Presiden Habibie tidak mungkin dapat melaksanakannya sendiri tanpa dibantu oleh menteri-menteri dari kabinetnya. Habibie juga membebaskan beberapa narapidana politik yang ditahan pada zaman pemerintahan Soeharto. y Manaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hingga di bawah Rp. sosial.000. baik dalam bentuk rapat-rapat umum maupun unjuk rasa atau demontrasi. namun mulai tanggal 5 . Kabinet itu terdiri atas 16 orang menteri.Untuk menjalankan pemerintahan. Setelah reformasi dilaksanakan. Ada beberapa hal yang dilakukan oleh pemerintahan Habibie untuk meperbaiki perekonomian Indonesia anataranya : y Merekapitulasi perbankan y Merekonstruksi perekonomian Indonesia. baik dari segi ekonomi. y Melikuidasi beberapa bank bermasalah.Kemudian. undang-undang itu belum memasyarakat atau belum disosialisasikan dalam kehidupan masarakat. rahasia. Habibie yang manjabat sebagai presiden menghadapi keberadaanIndonesia yang serba parah. bebas. Kebebasan Menyampaikan Pendapat Pada masa pemerintahan Habibie.10. Habibie membentuk kabinet baru yang dinamakan Kabinet Reformasi Pembangunan. ketika menghadapi para pengunjuk rasa. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Golkar.J. PERKEMBANGAN POLITIK SETELAH 21 MEI 1998 1. 3.Presiden Habibie memberikan ruang bagi siapa saja yang ingin menyampaikan pendapat.Langkah-langkah yang dilakukan oleh Habibie adalah berusaha untuk dapat mengatasi krisis ekonomi dan politik. Presiden Habibie juga mencabut larangan berdirinya serikat-serikat buruh independent. pemerintahan Habibie berusaha keras untuk melakukan perbaikan.Namun khusus demontrasi. Presiden Habibie sebagai pembuka sejarah perjalanan bangsa pada era reformasi mangupayakan pelaksanaan politik Indonesia dalam kondisi yang transparan serta merencanakan pelaksanaan pemilihan umum yang langsung.

Ketiga udang-undang itu disahkan pada tanggal 1 Februari 1999 dan ditandatangani oleh Presiden Habibie. karena reformasi hukum yang dilakukannya mengarah kepada tatanan hukum yang ditambakan oleh masyarakat. Setelah penghitungan suara berhasil diselesaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).Pemilihan umum tahun 1999 juga merupakan ajang pesta rakyat Indonesia dalam menunjukkan kehidupan berdemokrasi. Sidang Istimewa MPR Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.Anggota KPU terdiri dari wakil-wakil dari pemerintah dan wakil-wakil dari partai-partai politik peserta pemilihan umum. Pada hukum yang berkarakter tersebut.J. Hasil dari Sidang Istimewa MPR itu memutuskan 12 Ketetapan. jujur. Pelaksanaan pemilihan umum ditangani oleh sebuah lembaga yangbernama Komisi Pemilihan Umum (KPU). maka porsi rakyat sangatlah kecil. DPR dan DPRD.Hal ini disebabkan karena aturan seleksi partai-partai politik diberlakukan dengan cukup ketat.Namun dari sekian banyak jumlahnya. Istilah ABRI pun berubah menjadi TNI yang terdiri dari Angkatan Darat. Partai Persatuan pembangunan. bahkan bias dikatakan tidak ada sama sekali. hanya 48 partai politik yang berhasil mengikuti pemilihan umum. umum. .Dengan munculnya undang-undang politik itu partai-partai politik bermunculan dan bahkan tidak kurang dari 112 partai politik telah berdiri di Indonesia pada masa itu. 5. maka tampak dengan jelas adanya karakter hukum yang mengebiri hakhak. Ketika dilakukan pembongkaran terhadapat berbagai produksi hukum atau undang-undang yang dibuat pada masa Orde Baru. 4. Banyak pengamat menyatakan bahwa pemilihan umum tahun 1999 akan terjadi kerusuhan.Mei 1999 Polri memisahkan diri dari ABRI dan kemudian berganti nama menjadi Kepolisian Negara. 6. Kemudian Sidang Istimewa yang dilaksanakan antara tanggal 10 13 Nopember 1998 diharapkan MPR benar-benar menyurahkan aspirasi masyarakat dengan perdebatan yang lebih segar. dan adil. pemilihan umum. aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. bebas. susunan serta kedudukan MPR. Partai Pembangkitan Bangsa. Munculnya undang-undang politik yang baru memberikan semangat untuk berkembangnya kehidupan politik di Indonesia. karakter hukum cenderung bersifat konservatif. Ketiga udang-udang itu antara lain undang-undang partai politik. ortodoks maupun elitis. Sebagai gantinya DPR berhasil menetapkan tiga undang-undang politik baru. dan Angkatan Udara. Selanjutnya lima paket undang-undang tentang politik dicabut. Habibie dilakukan reformasi di bidang hukum Reformasi hukum itu disesuaikan dengan aspirasi yang berkembang dimasyarakat. Partai Golkar. Reformasi Bidang Hukum Pada masa Pemerintahan Presiden B. telah dua kali lembaga tertinggi Negara melaksanakan Sidang Istimewa. yaitu pada tahun 1967 digelar Sidang Istimewa MPRS yang kemudian memberhentikan Presiden Soekarno dan mengangkat Soeharto menjadi Presiden Rebuplik Indonesia. Presiden Habibie kemudian menetapkan tanggal 7 Juni 1999 sebagai waktu pelaksanaan pemiliahan umum tersebut. produk hukum dari masa pemerintahan Orde Baru sangat tidak mungkin untuk dapat menjamin atau memberikan perlindungan terhadap Hak-hak Asasi Manusia (HAM). Pemilihan Umum Tahun 1999 Pemilihan Umum yang dilaksanakan tahun 1999 menjadi sangat penting. lebih terbuka dan dapat menampung. Oleh karena itu. namun pada kenyataannya pemilihan umum berjalan dengan lancar dan aman. hasilnya lima besar partai yang berhasil meraih suara-suara terbanyak di anataranya PDI Perjuangan. rahasia. Angkatan Laut.Tindakan yang dilakukan oleh Presiden Habibie untuk mereformasi hukum mendapatkan sambutan baik dari berbagai kalangan masyarakat. Sedangkan hukum ortodoks lebih tertutup terhadap kelompok-kelompok sosial maupun individu didalam masyarakat.Maka sifat dari pemilihan umum itu adalah langsung. Hasil pemilihan umum tahun 1999 hingga saat terakhir pengumuman hasil perolehan suara dari partai-partai politik berjalan dengan aman dan dapat di terima oleh suara partai peserta pemilihan umum. karena pemilihan umum tersebut diharapkan dapat memulihkan keadaan Indonesiayang sedang dilanda multikrisis. Partai Amanat Nasional. berkembangnya demokrasi serta munculnya kreativitas masyarakat. Selama pemerintahan Orde Baru.

Sebagai akibatnya. Keadaan seperti ini menjadi masalah yang cukup berat karena disatu sisi perusahaan mengalami kerugaian yang cukup besar dan disisi lain para pekerja menuntut kenaikan gaji. KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT SEJAK REFORMASI 1. Megawati Soekarnoputri.Dari hasil pemilihan presiden yang dilaksanakan secara voting.7. . maka MPR segera melaksanakan sidang. sehingga jumlah pengangguran diperkirakan mencapai 40 juta orang. Tuntutan para pekerja untuk menaikkan gaji sangat sulit dipenuhi oleh pihak perusahaan.Masa kekuasaan Megawati berakhir pada tahun 2004.Keadaan perekonomian makin memburuk dan kesejahteraan rakyat makin menurun.Langkah berikutnya.Akibat munculya ketidakpercayaan parlemen pada Presiden Abdurrahman Wahid. Habibie tidak dapat untuk mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indonesia. perusahaan perusahaan swasta mengalami kerugaian yang tidak sedikit.Kemudian pada tanggal 25 Oktober 1999 Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri berhasil membentuk Kabinet Persatuan Nasional. 9 abstain dan 4 suara tidak sah. 2.Oleh karena itu. Abudurrahman Wahid terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu hendaknya pemerintah dengan serius menangani masalah pengangguran dengan membuka lapangan kerja yang dapat menampung para penganggur tersebut. Yuhsril Ihza Mahendra mengundurkan diri. Pemilihan Umum tahun 2004 merupakan momen yang sangat penting dalam sejarah pemerintahan Republik Indonesia. Kondisi Ekonomi Masyarakat Indonesia Sejak berlangsungnya krisis moneter pertengahan tahun 1997. Para pekerja yang deberhentikan itu menambah jumlah pengangguran.Pada tanggal 21 Oktober 1999 dilaksanakan pemilihan Wakil Presiden dengan calonnya Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz. Pengangguran dalam jumlah yang sangat besar ini akan menimbulkan terjadinya masalah masalah social dalam kehidupan masyarakat. tinggal dua calon Presiden yang maju dalam pemilihan itu. PemilihanWakil Presiden ini kemudian dimenangkan oleh Megawati Soekarnoputri. Dampak susulan dari pengangguran adalah makin maraknya tindakan tindakan criminal yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. sehingga dapat membuka lapangan kerja baru untuk menampung para penganggur tersebut. Akibatnya memunculkan tiga calon Presiden yang diajukan oleh fraksi-fraksi yang ada di MPR pada tahap pencalonan Presiden diantaranya AbdurrahmanWahid (Gus Dur). maka kekuasaanAbdurrahman Wahid berakhir pada tahun 2001. AbdurrahamanWahid dan Megawati Soekarnoputri. bahkan pihak perusahaan mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji dan upah pekerjanya. Sedangkan pada Sidang Paripurna MPR XII. 322 menerima.DPR/MPR kemudian memilih dan mengangkat Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Republik Indonesia dan Hamzah Haz sebagai Wakil Presiden Indonesia. Sidang Umum MPR tahun 1999 diselenggarakan sejak tanggal 1 21 Oktober 1999.Dalam Sidang Umum itu Amien Rais dikukuhkan menjadi Ketua MPR dan Akbar Tanjung menjadi Ketua DPR. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menduduki jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia tidak sampai pada akhir masa jabatanya.Masalah pengangguran merupakan masalah social dalam kehidupan masyarakat dan sangat peka terhadap segala bentuk pengaruh. dan Yuhsril Ihza Mahendra.Pada pemilihan umum ini Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden RepublikIndonesia untuk masa jabatan 2004-2009. Akibat penolakan pertanggungjawaban itu.Namun tanggal 20 Oktober 1999. pemerintah hendaknya dapat menarik kembali para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. akhirnya banyak perusahaan yang mengambil tindakan untuk mengurangi tenaga kerja dan terjadilah PHK. petumbuhan ekonomi menjadi sangat terbatas dan pendapatan perkapita cenderung memburuk sejak krisis tahun 1997.Untuk pertama kalinya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilakukan secara langsung oleh rakyat Indonesia. ekonomiIndonesia mulai mengalami keterpurukan. Kondisi Sosial Masyarakat Sejak Reformasi Sejak krisis moneter yang melan da pada pertengahan tahgun 1997. D. Sidang Umum MPR Hasil Pemilihan Umum 1999 Setelah Komisi Pemilihan Umum berhasil menetapkan jumlah anggota DPR dan MPR.Pengangguran juga semakin luas. pidato pertanggung jawaban Presiden Habibie ditolak oleh MPR melalui mekanisme voting dengan 355 suara menolak.

Penyediaan failitas umum seperti rumah. Pihak pemerintah telah berusaha untuk membawa Indonesia keluar dari krisis. listrik. dari : http://www. Namun dengan kondisi perekonomian Negara yang ditinggalkan oleh pemerintahan Soeharto. presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia. bahan baker. b. maka para petani yang mampu membeli produk industri non pertanian akan memberi semangat bangkitnya para pengusaha untuk mengembangkan kegiatan perusahaannya.Oleh karena itu. yaitu : perluasan lapangan kerja secara terus menrus melalui investasi dalam dan luar negeri se efisien mungkin. memerlukan penyelesaian secara bertahap berdasarkan skala prioritas. Apabila pendapatan petani meningkat. komunikasi.com . Disamping penanganan masalah pengangguran.blogspot. guru dan buku buku untuk pendidikan umum dengan harga terjangkau. karena selama masa pemerintahan Orde Baru maupun sejak krisis 1997 tidak pernah berpihak kepada petani.dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat. tidak mungkin dapat diatasi oleh seorang Presiden dalam waktu singkat. c. air minum.Oleh sebab itu untuk mengatasi krisis.a. Penyediaan ruang sekolah. Penyediaan klinik. maka permintaan petani terhadap barang barang non pertanian juga meningkat.Tetapi tidak mungkin dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. pemerintah melihat lima sector kebijakan yang harus digarap. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat. Terpilihnya presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarno Putri yang naik menggantikan Gus Dur bertugas untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat dengan meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. e. pemerintah membuat skala prioritas yang artinya hal mana yang hendaknya dilakukan agar Indonesia keluar dari krisis. dokter dan obat onbatan untuk kesehatan umum dengan harga yang terjangkau pula. d. Penyediaan barang kebutuhan pokok sehari hari untuk memenuhi permintaan pada harga yang terjangkau.sejarahreformasiindonesia. angkutan dengan harga terjangkau. pemerintah hendaknya juga memperhatikan harga harga produk pertanian Indonesia. Dengan ditetapkannya harga produk pertanian yang tidak merugikan petani.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->