DESKRIPSI BUTIR INSTRUMEN 1 PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN AGAMA HINDU SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS X

I. KELAYAKAN ISI A. KESESUAIAN URAIAN MATERI DENGAN SK DAN KD
Butir 1 Deskripsi Kelengkapan materi Materi yang disajikan mencakup semua materi yang terkandung dalam Standar Kompetensi (SK): (1) Memahami sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara lainnya dengan komptensi dasar mampu: menjelaskan perkembangan Agama Hindu di India, menjelaskan perkembangan Agama Hindu di negara lain, mengambil hikmah dari perkembangan Agama Hindu di India, dan negara lainnya, serta menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain. (2). Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra dengan kompetensi dasar mampu: menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut niti sastra, mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut niti sastra, merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut niti sastra, dan meneladani figurpemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan niti sastra. (3). Memahami tata cara persembahyangan dengan kemampuan kompetensi dasar untuk maampu: menguraikan pengertian, tujuan dan makna persembahyangan, melafalkan mantra-mantra sembahyang, serta melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar. (4). Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu dengan kompetensi dasar mampu: menentukan hari-hari suci menurut Hindu, menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih), dan menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu. (5). Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala dengan kompetensi dasar mampu: menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala, menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala, mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia, menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala, dan melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala. (6). Memahami struktur, hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci dengan kompetensi dasar mampu: menguraikan struktur dan hakikat tempat suci, serta menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat, dan melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci. (7). Memahami Atman sebagai sumber hidup semua mahluk dengan kompetensi dasar mampu: menjelaskan pengertian dan fungsi Atman, menguraikan sifat-sifat Atman, dan menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman Keluasan materi Materi yang disajikan mencerminkan jabaran yang mendukung pencapaian semua aspek Kompetensi Dasar (KD) di atas, komprehensif dan disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. Kedalaman materi Materi yang disajikan mulai dari pengenalan konsep, definisi, prosedur, tampilan output, contoh, kasus, latihan (mempraktekan), sampai dengan interaksi antar-konsep (kedalaman pembahasan) sesuai dengan tingkat pendidikan peserta didik dan sesuai dengan yang diamanatkan oleh Kompetensi Dasar (KD).

Butir 2 Deskripsi Butir 3 Deskripsi

B. KEAKURATAN MATERI
Butir 4 Deskripsi Butir 5 Deskripsi Kesesuaian konsep yang dirujuk Konsep yang disajikan harus sesuai dengan konsep rujukan agar informasi yang disampaikan mengenai sasaran. Keakuratan konsep keilmuan Konsep keilmuan yang disajikan sesuai dengan konsep ilmu agama (ajaran Agama Hindu) ), karena keilmiahan penting agar siswa beragama secara cerdas.

1

agama. sanggar pamuja. dan antargolongan (SARA). dan kontekstual Contoh-contoh yang diberikan ada dan terjadi di sekitar tempat belajar siswa.. ukir. mengingat Veda adalah wahyu Tuhan Yang Maha Esa. lukis. dan tradisi masing-masing daerah. baik sosial kemasyarakatan maupun hukum negara. Penghargaan terhadap kesetaraan dan tidak bias gender. Apresiasi terhadap keanekaragaman budaya dan adat-istiadat yang berlaku di suatu daerah seperti perbedaan seni tari. dan antargolongan (SARA) karena perbedaan tersebut merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri dengan tidak memahami orang lain menurut pandangannya sendiri. ras. ras. mandir. faktual. Kekinian dalam perkembangan ilmu Ajaran agama yang disajikan relevan dengan kehidupan masa kini. karena agama berintegrasi dengan mitos-mitos. dan lain-lain sejenis) untuk mewujudkan objektivitas dalam penulisan. Penyajian contoh-contoh konkret. Mangakomodir dan memberikan apresiasi terhadap perbedaan dan menghindarkan adanya konflik antar suku. Menumbuhkembangkan penghargaan terhadap kesetaraan harkat dan mastabat seseorang termasuk perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan. Menghindarkan terjadinya konflik suku. candi. Keakuratan fakta Fakta yang disajikan sesuai dengan kenyataan (sejarah agama. peka terhadap kondisi riil masyarakat. Pengembangan lingkungan sebagai sumber belajar Mengapresiasi lingkungan alam (biotik dan biotik) dan linbgkungan sosial budaya sebagai sumber pembelajaran.C. agama. Butir 12 Deskripsi Butir 13 Deskripsi Butir 14 Deskripsi 2 . tempat suci/pura. karena pemahaman terhadap ajaran agama harus dinamis dalam mengikuti perubahan. MATERI PENDUKUNG BUKU Butir 6 Deskripsi Butir 7 Deskripsi Butir 8 Deskripsi Butir 9 Deskripsi Butir 10 Deskripsi Butir 11 Deskripsi Keakuratan kutipan mantra dan sloka Mantra dan sloka yang disajikan sesuai dengan bahasa sumber (memakai tanda diakritis) untuk menghindarkanm kesalahan arti atau makna. Apresiasi terhadap keanekaragaman budaya dan adat-istiadat daerah. Apresiasi thd wawasan kebangsaan dan Integrasi Nasional Adanya keseimbangan pemahaman dan pelaksanaan Dharma Agama (kewajiban mengamalkan ajaran agama) dan Dharma Negara (kewajiban sebagai warga negara yang baik dan patuh kepada negara).

berpikir kritis. KELAYAKAN PENYAJIAN A. gambar. tabel. Butir 25 Rangkuman dan daftar pustaka Deskripsi Rangkuman memudahkan pemahaman (pembulatan pemahaman) sedang daftar pustaka sebagai bahan rujukan untuk menngembangkan materi pembelajaran. foto) Deskripsi Ilustrasi (teks. memahami. sedang daftar isi memudahkan pembaca mencari bab atau subbag yang diinginkan karena merupakan satu kesatuan sistem penulisan. pendahuluan menjelaskan latar belakang. C. dan inovatif Buku teks mampu menggugah daya imajinasi. membedakan baik dan buruk. kreatif. tujuan penulisan. Butir 23 Kata pengantar. glosarium (daftar istilah penting) Deskripsi Daftar indeks memudahkan pembaca mencari materi/topik yang dibahas. tabel. TEKNIK PENYAJIAN Butir 15 Sistematika tiap penyajian lengkap Deskripsi Butir 16 Deskripsi Butir 17 Deskripsi Penyajian dilengkapi dengan ilustrasi (mengadung makna: melihat. daftar isi Deskripsi Kata pengantar mengantarkan seluruh isi atau cakupan materi. ritual dan sebagainya. dan mengimplementasikan). Butir 19 Deskripsi Butir 20 Deskripsi Mendorong daya imajinasi. MATERI PENDUKUNG BUKU TEKS PELAJARAN Butir 21 Kesesuaian ilustrasi (teks. Butir 24 Daftar indeks. PENYAJIAN MATERI Butir 18 Mengembangkan kemandirian belajar Deskripsi Dengan membaca buku teks peserta didik dapat belajar mandiri menceritakan kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. mendengarkan. sedang glosarium memudahkan terhadap pemahaman istilah-istilah yang sulit dipahami. merespon dan menunjukkan hal-hal yang baik dan diteladani yang patut diteladani Tidak menyinggung simbol-simbol agama lain Buku teks tidak menyinggung ajaran agama atau kepercayaan lain. evaluasi. demikian pula menyangkut simbol-simbol. foto) hendaknya sesuai dengan isi bab atau subbab pembahasan dalam buku teks Butir 22 Menuliskan rujukan/sumber dan identitas pd setiap ilustrasi Deskripsi Menyebutkan sumber rujukan/kutipan ilustrasi yang digunakan dalam buku teks untuk menghindari plagiatisme dan memupuk kejujuran ilmiah. gambar. 3 . dan tugas agar lebih mudah dipahami. benar dan salah. kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan kemampuan memainkan peran. pendahuluan.II. Keruntutan sajian Penyajian berjenjang dari yang mudah ke jenjang yang lebih sulit Keseimbangan substansi antar bab dan subbab Masing-masing substansi disajikan komposisi bab dan subbab yang berimbang. B. berpikir kritis.

(6). Butir 2 Deskripsi Butir 3 Deskripsi B. Kedalaman materi Materi yang disajikan mulai dari pengenalan konsep. KESESUAIAN URAIAN MATERI DENGAN SK DAN KD Butir 1 Deskripsi Kelengkapan materi Materi yang disajikan mencakup semua materi yang terkandung dalam Standar Kompetensi (SK): (1) Memahami Hukum Karma dan Punarbhawa dengan kompetensi dasar mampu: menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa. menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat serta mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat. Keluasan materi Materi yang disajikan mencerminkan jabaran yang mendukung pencapaian semua aspek Kompetensi Dasar (KD) di atas. Memahami ajaran Tat Twam Asi sebagai landasan etika dan moral dengan kompetensi dasar mampu: menjelaskan pengertian Tat Twam Asi. serta menunjukkan perilaku sebagai implementasi ajaran Tat Twam Asi. Memahami pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan dengan komptensi dasar mampu: menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya. dan mampu menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya. komprehensif dan disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. tampilan output. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta dengan komptensi dasar mampu: menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Sad Warnaning Raja Niti. sampai dengan interaksi antar-konsep (kedalaman pembahasan) sesuai dengan tingkat pendidikan peserta didik dan sesuai dengan yang diamanatkan oleh Kompetensi Dasar (KD). estetika dan etika moral dalam Dharma Gita. (4). serta meneladani sifat-sifat kepemimpinan. Memahami hakekat kepemimpinan Hindu dengan kompetensi dasar mampu: menguraikan kepemimpinan menurut ajaran Hindu. latihan (mempraktekan). KEAKURATAN MATERI Butir 4 Deskripsi Butir 5 Deskripsi Kesesuaian konsep yang dirujuk Konsep yang disajikan harus sesuai dengan konsep rujukan agar informasi yang disampaikan mengenai sasaran. kasus. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu.DESKRIPSI BUTIR INSTRUMEN 1 PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN AGAMA HINDU SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS 11 I. dan mampu menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit. definisi. KELAYAKAN ISI A. Keakuratan konsep keilmuan Konsep keilmuan yang disajikan sesuai dengan konsep ilmu agama (ajaran Agama Hindu) ). 1 . menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa. menjelaskan bagianbagian Hukum Karma. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita.pokok ajaran Weda dengan komptensi dasar: menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti dan menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti. contoh. Memahami nilai-nilai budaya dalam Dharma Gita dengan komptensi dasar mampu: menguraikan nilai-nilai kebenaran. (7). karena keilmiahan penting agar siswa beragama secara cerdas. menunjukkan sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya. Memahami pokok. menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran. (5). prosedur. (3). (2). menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa.

KELAYAKAN PENYAJIAN A. lukis. dan tugas agar lebih mudah dipahami. Butir 14 Deskripsi Penyajian contoh-contoh konkret. TEKNIK PENYAJIAN Butir 15 Deskripsi Butir 16 Deskripsi Sistematika tiap penyajian lengkap Penyajian dilengkapi dengan ilustrasi (mengadung makna: melihat. Butir 12 Apresiasi thd wawasan kebangsaan dan Integrasi Nasional Deskripsi Adanya keseimbangan pemahaman dan pelaksanaan Dharma Agama (kewajiban mengamalkan ajaran agama) dan Dharma Negara (kewajiban sebagai warga negara yang baik dan patuh kepada negara). Deskripsi Menumbuhkembangkan penghargaan terhadap kesetaraan harkat dan mastabat seseorang termasuk perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan. faktual. ras. peka terhadap kondisi riil masyarakat. agama. dan antargolongan (SARA). Butir 11 Menghindarkan terjadinya konflik suku. Butir 9 Apresiasi terhadap keanekaragaman budaya dan adat-istiadat daerah. dan lain-lain sejenis) untuk mewujudkan objektivitas dalam penulisan. Keruntutan sajian Penyajian berjenjang dari yang mudah ke jenjang yang lebih sulit 2 . karena pemahaman terhadap ajaran agama harus dinamis dalam mengikuti perubahan. MATERI PENDUKUNG BUKU Butir 6 Keakuratan kutipan mantra dan sloka Deskripsi Mantra dan sloka yang disajikan sesuai dengan bahasa sumber (memakai tanda diakritis) untuk menghindarkanm kesalahan arti atau makna. Butir 10 Penghargaan terhadap kesetaraan dan tidak bias gender. Butir 8 Kekinian dalam perkembangan ilmu Deskripsi Ajaran agama yang disajikan relevan dengan kehidupan masa kini. ras. candi. mengingat Veda adalah wahyu Tuhan Yang Maha Esa. evaluasi..C. Deskripsi Apresiasi terhadap keanekaragaman budaya dan adat-istiadat yang berlaku di suatu daerah seperti perbedaan seni tari. Butir 13 Pengembangan lingkungan sebagai sumber belajar Deskripsi Mengapresiasi lingkungan alam (biotik dan abiotik) dan linbgkungan sosial budaya sebagai sumber pembelajaran. sanggar pamuja. tempat suci/pura. mandir. dan antargolongan (SARA) karena perbedaan tersebut merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri dengan tidak memahami orang lain menurut pandangannya sendiri. dan mengimplementasikan). mendengarkan. karena agama berintegrasi dengan mitos-mitos. dan kontekstual Contoh-contoh yang diberikan ada dan terjadi di sekitar tempat belajar siswa. Deskripsi Mangakomodir dan memberikan apresiasi terhadap perbedaan dan menghindarkan adanya konflik antar suku. agama. ukir. dan tradisi masing-masing daerah. baik sosial kemasyarakatan maupun hukum negara. Butir 7 Keakuratan fakta Deskripsi Fakta yang disajikan sesuai dengan kenyataan (sejarah agama. memahami. II.

Rangkuman dan daftar pustaka Rangkuman memudahkan pemahaman (pembulatan pemahaman) sedang daftar pustaka sebagai bahan rujukan untuk menngembangkan materi pembelajaran. 3 . demikian pula menyangkut simbol-simbol. foto) Ilustrasi (teks. gambar. berpikir kritis. tabel. benar dan salah. sedang daftar isi memudahkan pembaca mencari bab atau subbag yang diinginkan karena merupakan satu kesatuan sistem penulisan. Mendorong daya imajinasi. berpikir kritis.Butir 17 Deskripsi Keseimbangan substansi antar bab dan subbab Masing-masing substansi disajikan komposisi bab dan subbab yang berimbang\. foto) hendaknya sesuai dengan isi bab atau subbab pembahasan dalam buku teks Menuliskan rujukan/sumber dan identitas pd setiap ilustrasi Menyebutkan sumber rujukan/kutipan ilustrasi yang digunakan dalam buku teks untuk menghindari plagiatisme dan memupuk kejujuran ilmiah.. merespon dan menunjukkan hal-hal yang baik dan diteladani yang patut diteladani Tidak menyinggung simbol-simbol agama lain Buku teks tidak menyinggung ajaran agama atau kepercayaan lain. glosarium (daftar istilah penting) Daftar indeks memudahkan pembaca mencari materi/topik yang dibahas. pendahuluan menjelaskan latar belakang. PENYAJIAN MATERI Butir 18 Deskripsi Butir 19 Deskripsi Mengembangkan kemandirian belajar Dengan membaca buku teks peserta didik dapat belajar mandiri menceritakan kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. gambar. Butir 20 Deskripsi C. Daftar indeks. sedang glosarium memudahkan terhadap pemahaman istilah-istilah yang sulit dipahami. B. dan inovatif Buku teks mampu menggugah daya imajinasi. kreatif. Kata pengantar. kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan kemampuan memainkan peran. tabel. tujuan penulisan. MATERI PENDUKUNG BUKU TEKS PELAJARAN Butir 21 Deskripsi Butir 22 Deskripsi Butir 23 Deskripsi Butir 24 Deskripsi Butir 25 Deskripsi Kesesuaian ilustrasi (teks. membedakan baik dan buruk. daftar isi Kata pengantar mengantarkan seluruh isi atau cakupan materi. pendahuluan. ritual dan sebagainya.

tujuan dan makna persembahyangan. menguraikan sumber-sumber hukum Hindu. contoh. melafalkan mantra-mantra sembahyang dan melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar. Keakuratan konsep keilmuan Konsep keilmuan yang disajikan sesuai dengan konsep ilmu agama (ajaran Agama Hindu) ). melakukan upaya-upaya mencapai Moksa. kasus. Catur Asrama dan Catur Purusartha dengan komptensi mampu: menguraikan pengertian. KESESUAIAN URAIAN MATERI DENGAN SK DAN KD Butir 1 Deskripsi Kelengkapan materi Materi yang disajikan mencakup semua materi yang terkandung dalam Standar Kompetensi (SK): (1) Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi dengan kompetensi dasar mampu: menjelaskan pengertian Moksa. menguraikan tingkatan Moksa. latihan (mempraktekan). Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) dengan kompetensi dasar mampu: menjelaskan pengertian hukum Hindu. definisi. 1 . KELAYAKAN ISI A. Memahami seni keagamaan Hindu dengan kompetensi dasar mampu: Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan). (2). karena keilmiahan penting agar siswa beragama secara cerdas. Kedalaman materi Materi yang disajikan mulai dari pengenalan konsep. (5) Memahami Weda sebagai sumber hukum Hindu dengan komptensi mampu: menjelaskan pengertian hukum Hindu. prosedur. menguraikan sumber-sumber hukum Hindu melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasional. Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasional. komprehensif dan disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. Memahami Catur Warna. Butir 2 Deskripsi Butir 3 Deskripsi B. (4). sampai dengan interaksi antar-konsep (kedalaman pembahasan) sesuai dengan tingkat pendidikan peserta didik dan sesuai dengan yang diamanatkan oleh Kompetensi Dasar (KD). menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian. KEAKURATAN MATERI Butir 4 Deskripsi Butir 5 Deskripsi Kesesuaian konsep yang dirujuk Konsep yang disajikan harus sesuai dengan konsep rujukan agar informasi yang disampaikan mengenai sasaran. dan . tampilan output. . Keluasan materi Materi yang disajikan mencerminkan jabaran yang mendukung pencapaian semua aspek Kompetensi Dasar (KD) di atas. (3). dan melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat .DESKRIPSI BUTIR INSTRUMEN 1 PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN AGAMA HINDU SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS XII I.

Butir 10 Penghargaan terhadap kesetaraan dan tidak bias gender. tempat suci/pura. 2 . Butir 8 Kekinian dalam perkembangan ilmu Deskripsi Ajaran agama yang disajikan relevan dengan kehidupan masa kini. memahami. dan lain-lain sejenis) untuk mewujudkan objektivitas dalam penulisan. mendengarkan. mengingat Veda adalah wahyu Tuhan Yang Maha Esa. dan tugas agar lebih mudah dipahami. ras. II. dan mengimplementasikan). agama. Butir 9 Apresiasi terhadap keanekaragaman budaya dan adat-istiadat daerah. dan antargolongan (SARA) karena perbedaan tersebut merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri dengan tidak memahami orang lain menurut pandangannya sendiri. Butir 14 Deskripsi Penyajian contoh-contoh konkret. dan tradisi masing-masing daerah. faktual.C. Deskripsi Menumbuhkembangkan penghargaan terhadap kesetaraan harkat dan mastabat seseorang termasuk perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan. ras. dan kontekstual Contoh-contoh yang diberikan ada dan terjadi di sekitar tempat belajar siswa. MATERI PENDUKUNG BUKU Butir 6 Keakuratan kutipan mantra dan sloka Deskripsi Mantra dan sloka yang disajikan sesuai dengan bahasa sumber (memakai tanda diakritis) untuk menghindarkanm kesalahan arti atau makna. Butir 12 Apresiasi thd wawasan kebangsaan dan Integrasi Nasional Deskripsi Adanya keseimbangan pemahaman dan pelaksanaan Dharma Agama (kewajiban mengamalkan ajaran agama) dan Dharma Negara (kewajiban sebagai warga negara yang baik dan patuh kepada negara). Deskripsi Mangakomodir dan memberikan apresiasi terhadap perbedaan dan menghindarkan adanya konflik antar suku. karena pemahaman terhadap ajaran agama harus dinamis dalam mengikuti perubahan. sanggar pamuja. evaluasi. agama. ukir. Deskripsi Apresiasi terhadap keanekaragaman budaya dan adat-istiadat yang berlaku di suatu daerah seperti perbedaan seni tari. lukis. karena agama berintegrasi dengan mitos-mitos. Butir 7 Keakuratan fakta Deskripsi Fakta yang disajikan sesuai dengan kenyataan (sejarah agama. Butir 13 Pengembangan lingkungan sebagai sumber belajar Deskripsi Mengapresiasi lingkungan alam (biotik dan abiotik) dan linbgkungan sosial budaya sebagai sumber pembelajaran. KELAYAKAN PENYAJIAN A. TEKNIK PENYAJIAN Butir 15 Sistematika tiap penyajian lengkap Deskripsi Penyajian dilengkapi dengan ilustrasi (mengadung makna: melihat. mandir. dan antargolongan (SARA). Butir 11 Menghindarkan terjadinya konflik suku. baik sosial kemasyarakatan maupun hukum negara. peka terhadap kondisi riil masyarakat. candi.

gambar. glosarium (daftar istilah penting) Daftar indeks memudahkan pembaca mencari materi/topik yang dibahas. dan inovatif Deskripsi Buku teks mampu menggugah daya imajinasi. daftar isi Deskripsi Kata pengantar mengantarkan seluruh isi atau cakupan materi.Butir 16 Deskripsi Butir 17 Deskripsi Keruntutan sajian Penyajian berjenjang dari yang mudah ke jenjang yang lebih sulit Keseimbangan substansi antar bab dan subbab Masing-masing substansi disajikan komposisi bab dan subbab yang berimbang\. ritual dan sebagainya. membedakan baik dan buruk. B. benar dan salah. PENYAJIAN MATERI Butir 18 Mengembangkan kemandirian belajar Deskripsi Dengan membaca buku teks peserta didik dapat belajar mandiri menceritakan kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. Butir 23 Kata pengantar. kreatif. sedang daftar isi memudahkan pembaca mencari bab atau subbag yang diinginkan karena merupakan satu kesatuan sistem penulisan. foto) hendaknya sesuai dengan isi bab atau subbab pembahasan dalam buku teks Butir 22 Menuliskan rujukan/sumber dan identitas pd setiap ilustrasi Deskripsi Menyebutkan sumber rujukan/kutipan ilustrasi yang digunakan dalam buku teks untuk menghindari plagiatisme dan memupuk kejujuran ilmiah. merespon dan menunjukkan hal-hal yang baik dan diteladani yang patut diteladani Butir 20 Tidak menyinggung simbol-simbol agama lain Deskripsi Buku teks tidak menyinggung ajaran agama atau kepercayaan lain. foto) Deskripsi Ilustrasi (teks. tabel. pendahuluan menjelaskan latar belakang. berpikir kritis. MATERI PENDUKUNG BUKU TEKS PELAJARAN Butir 21 Kesesuaian ilustrasi (teks. gambar. Butir 24 Deskripsi Butir 25 Deskripsi Daftar indeks. tujuan penulisan. Butir 19 Mendorong daya imajinasi. C. tabel. demikian pula menyangkut simbol-simbol. pendahuluan. kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan kemampuan memainkan peran. 3 . Rangkuman dan daftar pustaka Rangkuman memudahkan pemahaman (pembulatan pemahaman) sedang daftar pustaka sebagai bahan rujukan untuk menngembangkan materi pembelajaran. sedang glosarium memudahkan terhadap pemahaman istilah-istilah yang sulit dipahami. berpikir kritis.

dan tugas agar lebih mudah dipahami. Keruntutan sajian Penyajian berjenjang dari yang mudah ke jenjang yang lebih sulit Keseimbangan substansi antar bab dan subbab Masing-masing substansi disajikan komposisi bab dan subbab yang berimbang\. gambar. PENYAJIAN MATERI Butir 4 Deskripsi Butir 5 Deskripsi Mengembangkan kemandirian belajar Dengan membaca buku teks peserta didik dapat belajar mandiri menceritakan kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. KELAYAKAN PENYAJIAN A. 1 . evaluasi. dan innovatif Buku teks mampu menggugah daya imajinasi. ritual dan sebagainya. benar dan salah. gambar. tabel. Mendorong daya imaginasi. dan mengimplementasikan).DESKRIPSI BUTIR INSTRUMEN 2 PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN AGAMA HINDU SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS 10 I. foto) Ilustrasi (teks. membedakan baik dan buruk. kreatif. berpikir kritis. demikian pula menyangkut simbol-simbol. foto) hendaknya sesuai dengan isi bab atau subbab pembahasan dalam buku teks Menuliskan rujukan/sumber dan identitas pd setiap ilustrasi Menyebutkan sumber rujukan/kutipan ilustrasi yang digunakan dalam buku teks untuk menghindari plagiatisme dan memupuk kejujuran ilmiah. merespon dan menunjukkan hal-hal yang baik dan diteladani yang patut diteladani Tidak menyinggung simbol-simbol agama lain Buku teks tidak menyinggung ajaran agama atau kepercayaan lain. memahami. mendengarkan. TEKNIK PENYAJIAN Butir 1 Deskripsi Butir 2 Deskripsi Butir 3 Deskripsi Sistematika tiap penyajian lengkap Penyajian dilengkapi dengan ilustrasi (mengadung makna: melihat. kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan kemampuan memainkan peran. B. Butir 6 Deskripsi C. MATERI PENDUKUNG BUKU TEKS PELAJARAN Butir 7 Deskripsi Butir 8 Deskripsi Kesesuaian ilustrasi (teks. tabel. berpikir kritis.

Rangkuman dan daftar pustaka Rangkuman memudahkan pemahaman (pembulatan pemahaman) sedang daftar pustaka sebagai bahan rujukan untuk menngembangkan materi pembelajaran. Daftar indeks. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. KETERBACAAN DAN KETEPATAN KALIMAT Butir 12 Deskripsi Butir 13 Deskripsi Butir 14 Deskripsi Ketepatan tata bahasa sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Tata kalimat yang digunakan untuk menyampaikan pesan mengacu kepada kaidah tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar terdiri dari subyek. TINGKAT PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK Butir 15 Deskripsi Butir 16 Deskripsi Butir 17 Deskripsi Kesesuaian dengan tingkat perkembangan intelektual Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan intelektual peserta didik.. Ketepatan ejaan Ejaan yang digunakan adalah ejaan yang sesuai dengan ejaan Bahasa Indonesia (ejaan yang disempurnakan/EYD) Ejaan Bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno Kutipan dari Mantra Veda dan Sloka berbahasa Sanskerta maupun sloka-sloka atau kalimat Bahasa Jwa Kuno menggunakan tanda diakritis yang umum berlaku B. 2 . sedang daftar isi memudahkan pembaca mencari bab atau subbag yang diinginkan karena merupakan satu kesatuan sistem penulisan. predikat. tujuan penulisan. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.Butir 9 Deskripsi Butir 10 Deskripsi Butir 11 Deskripsi Kata pengantar. daftar isi Kata pengantar mengantarkan seluruh isi atau cakupan materi. sedang glosarium memudahkan terhadap pemahaman istilah-istilah yang sulit dipahami. pendahuluan menjelaskan latar belakang. pendahuluan. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. KELAYAKAN BAHASA A. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial peserta didik Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan sosial peserta didik. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan emosional peserta didik Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan emosilonal peserta didik. obyek dan keterangan. glosarium (daftar istilah penting) Daftar indeks memudahkan pembaca mencari materi/topik yang dibahas. II.

3 . DIALOGIS. RUNTUT. seimbang antar paragraf dan bab Glosari Buku teks dilengkapi dengan glosari untuk menjelaskan istilah-istilah yang khas dalam buku pendidikan Agama Hindu Daftar Pustaka Pustaka dipilih yang mutakhir. Bahasa yang afektif Bahasa yang digunakan sedapat mungkin menyentuh perasaan sehingga menimbulkan simpati dan empati. D. LOGIS. artinya terjadi bentuk dialog antar subyek dalam buku teks.C. rasional dapat diterima akal sehat. Bahasa yang dialogis Sedapat mungkin juga menggunakan Bahasa Indonesia yang bentuknya dialogis atau interaktif. Bahasa yang logis Bahasanya bersifat logis. hindarkan menggunakan bahasa yang kasar dan menghardik. TERPADU. seimbang antar paragraf dan bab Keterpaduan gagasan pada paragraf dan bab Gagasan yang diketengahkan terpadu pada masing-masing paragraf dan bab. KOMUNIKATIF. SOPAN DAN AFEKTIF Butir 18 Deskripsi Butir 19 Deskripsi Butir 20 Deskripsi Butir 21 Deskripsi Butir 22 Deskripsi Bahasa Indonesia yang digunakan komunikatif Pesan atau Informasi yang disampaikan menarik. termasuk dalam menggunakan ilustrasi atau contoh kasus atau masalah. GLOSARI DAN DAFTAR PUSTAKA Butir 23 Deskripsi Butir 24 Deskripsi Butir 25 Deskripsi Butir 26 Deskripsi Keruntutan gagasan pada paragraf dan bab Gagasan yang diketengahkan runtut antar paragraf dan bab. Bahasa yang sopan Bahasa yang digunakan sopan. mudah dipahami sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan komunikasi peserta didik dan masuk akal.

1 . benar dan salah. PENYAJIAN MATERI Butir 4 Deskripsi Butir 5 Deskripsi Mengembangkan kemandirian belajar Dengan membaca buku teks peserta didik dapat belajar mandiri menceritakan kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. ritual dan sebagainya. evaluasi. KELAYAKAN PENYAJIAN A. merespon dan menunjukkan hal-hal yang baik dan diteladani yang patut diteladani Tidak menyinggung simbol-simbol agama lain Buku teks tidak menyinggung ajaran agama atau kepercayaan lain. Keruntutan sajian Penyajian berjenjang dari yang mudah ke jenjang yang lebih sulit Keseimbangan substansi antar bab dan subbab Masing-masing substansi disajikan komposisi bab dan subbab yang berimbang B. TEKNIK PENYAJIAN Butir 1 Deskripsi Butir 2 Deskripsi Butir 3 Deskripsi Sistematika tiap penyajian lengkap Penyajian dilengkapi dengan ilustrasi (mengadung makna: melihat. tabel. foto) hendaknya sesuai dengan isi bab atau subbab pembahasan dalam buku teks Menuliskan rujukan/sumber dan identitas pd setiap ilustrasi Menyebutkan sumber rujukan/kutipan ilustrasi yang digunakan dalam buku teks untuk menghindari plagiatisme dan memupuk kejujuran ilmiah. tabel. foto) Ilustrasi (teks. dan mengimplementasikan).DESKRIPSI BUTIR INSTRUMEN 2 PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN AGAMA HINDU SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS XI I. membedakan baik dan buruk. gambar. memahami. dan innovatif Buku teks mampu menggugah daya imajinasi. Mendorong daya imaginasi. dan tugas agar lebih mudah dipahami. berpikir kritis. demikian pula menyangkut simbol-simbol. mendengarkan. Butir 6 Deskripsi C. kreatif. MATERI PENDUKUNG BUKU TEKS PELAJARAN Butir 7 Deskripsi Butir 8 Deskripsi Kesesuaian ilustrasi (teks. berpikir kritis. gambar. kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan kemampuan memainkan peran.

artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. sedang daftar isi memudahkan pembaca mencari bab atau subbag yang diinginkan karena merupakan satu kesatuan sistem penulisan. predikat. Ketepatan ejaan Ejaan yang digunakan adalah ejaan yang sesuai dengan ejaan Bahasa Indonesia (ejaan yang disempurnakan/EYD) Ejaan Bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno Kutipan dari Mantra Veda dan Sloka berbahasa Sanskerta maupun sloka-sloka atau kalimat Bahasa Jwa Kuno menggunakan tanda diakritis yang umum berlaku B. Rangkuman dan daftar pustaka Rangkuman memudahkan pemahaman (pembulatan pemahaman) sedang daftar pustaka sebagai bahan rujukan untuk menngembangkan materi pembelajaran. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial peserta didik Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan sosial peserta didik. tujuan penulisan. daftar isi Kata pengantar mengantarkan seluruh isi atau cakupan materi. Daftar indeks. KETERBACAAN DAN KETEPATAN KALIMAT Butir 12 Deskripsi Butir 13 Deskripsi Butir 14 Deskripsi Ketepatan tata bahasa sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Tata kalimat yang digunakan untuk menyampaikan pesan mengacu kepada kaidah tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar terdiri dari subyek. II.Butir 9 Deskripsi Butir 10 Deskripsi Butir 11 Deskripsi Kata pengantar. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.. 2 . pendahuluan. glosarium (daftar istilah penting) Daftar indeks memudahkan pembaca mencari materi/topik yang dibahas. TINGKAT PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK Butir 15 Deskripsi Butir 16 Deskripsi Butir 17 Deskripsi Kesesuaian dengan tingkat perkembangan intelektual Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan intelektual peserta didik. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan emosional peserta didik Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan emosilonal peserta didik. sedang glosarium memudahkan terhadap pemahaman istilah-istilah yang sulit dipahami. obyek dan keterangan. pendahuluan menjelaskan latar belakang. KELAYAKAN BAHASA A.

Bahasa yang afektif Bahasa yang digunakan sedapat mungkin menyentuh perasaan sehingga menimbulkan simpati dan empati. RUNTUT. Bahasa yang sopan Bahasa yang digunakan sopan. mudah dipahami sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan komunikasi peserta didik dan masuk akal.C. SOPAN DAN AFEKTIF Butir 18 Deskripsi Butir 19 Deskripsi Butir 20 Deskripsi Butir 21 Deskripsi Butir 22 Deskripsi Bahasa Indonesia yang digunakan komunikatif Pesan atau Informasi yang disampaikan menarik. TERPADU. Bahasa yang logis Bahasanya bersifat logis. seimbang antar paragraf dan bab Glosari Buku teks dilengkapi dengan glosari untuk menjelaskan istilah-istilah yang khas dalam buku pendidikan Agama Hindu Daftar Pustaka Pustaka dipilih yang mutakhir. artinya terjadi bentuk dialog antar subyek dalam buku teks. LOGIS. seimbang antar paragraf dan bab Keterpaduan gagasan pada paragraf dan bab Gagasan yang diketengahkan terpadu pada masing-masing paragraf dan bab. hindarkan menggunakan bahasa yang kasar dan menghardik. rasional dapat diterima akal sehat. D. KOMUNIKATIF. termasuk dalam menggunakan ilustrasi atau contoh kasus atau masalah. DIALOGIS. GLOSARI DAN DAFTAR PUSTAKA Butir 23 Deskripsi Butir 24 Deskripsi Butir 25 Deskripsi Butir 26 Deskripsi Keruntutan gagasan pada paragraf dan bab Gagasan yang diketengahkan runtut antar paragraf dan bab. 3 . Bahasa yang dialogis Sedapat mungkin juga menggunakan Bahasa Indonesia yang bentuknya dialogis atau interaktif.

4 .

evaluasi. KELAYAKAN PENYAJIAN A. benar dan salah. berpikir kritis.DESKRIPSI BUTIR INSTRUMEN 2 PENILAIAN BUKU TEKS PELAJARAN AGAMA HINDU SEKOLAH MENENGAH ATAS KELAS XII I. gambar. kreatif. PENYAJIAN MATERI Butir 4 Deskripsi Butir 5 Deskripsi Mengembangkan kemandirian belajar Dengan membaca buku teks peserta didik dapat belajar mandiri menceritakan kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. dan innovatif Buku teks mampu menggugah daya imajinasi. dan tugas agar lebih mudah dipahami. ritual dan sebagainya. MATERI PENDUKUNG BUKU TEKS PELAJARAN Butir 7 Deskripsi Butir 8 Deskripsi Kesesuaian ilustrasi (teks. foto) hendaknya sesuai dengan isi bab atau subbab pembahasan dalam buku teks Menuliskan rujukan/sumber dan identitas pd setiap ilustrasi Menyebutkan sumber rujukan/kutipan ilustrasi yang digunakan dalam buku teks untuk menghindari plagiatisme dan memupuk kejujuran ilmiah. foto) Ilustrasi (teks. kreatif dan inovatif bagi peserta didik dengan kemampuan memainkan peran. Butir 6 Deskripsi C. Keruntutan sajian Penyajian berjenjang dari yang mudah ke jenjang yang lebih sulit Keseimbangan substansi antar bab dan subbab Masing-masing substansi disajikan komposisi bab dan subbab yang berimbang B. demikian pula menyangkut simbol-simbol. tabel. membedakan baik dan buruk. memahami. dan mengimplementasikan). merespon dan menunjukkan hal-hal yang baik dan diteladani yang patut diteladani Tidak menyinggung simbol-simbol agama lain Buku teks tidak menyinggung ajaran agama atau kepercayaan lain. tabel. berpikir kritis. 1 . Mendorong daya imaginasi. mendengarkan. gambar. TEKNIK PENYAJIAN Butir 1 Deskripsi Butir 2 Deskripsi Butir 3 Deskripsi Sistematika tiap penyajian lengkap Penyajian dilengkapi dengan ilustrasi (mengadung makna: melihat.

pendahuluan menjelaskan latar belakang. sedang glosarium memudahkan terhadap pemahaman istilah-istilah yang sulit dipahami. tujuan penulisan. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Ketepatan ejaan Ejaan yang digunakan adalah ejaan yang sesuai dengan ejaan Bahasa Indonesia (ejaan yang disempurnakan/EYD) Ejaan Bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno Kutipan dari Mantra Veda dan Sloka berbahasa Sanskerta maupun sloka-sloka atau kalimat Bahasa Jwa Kuno menggunakan tanda diakritis yang umum berlaku B.Butir 9 Deskripsi Butir 10 Deskripsi Butir 11 Deskripsi Kata pengantar. daftar isi Kata pengantar mengantarkan seluruh isi atau cakupan materi. KETERBACAAN DAN KETEPATAN KALIMAT Butir 12 Deskripsi Butir 13 Deskripsi Butir 14 Deskripsi Ketepatan tata bahasa sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Tata kalimat yang digunakan untuk menyampaikan pesan mengacu kepada kaidah tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar terdiri dari subyek. glosarium (daftar istilah penting) Daftar indeks memudahkan pembaca mencari materi/topik yang dibahas.. obyek dan keterangan. pendahuluan. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial peserta didik Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan sosial peserta didik. KELAYAKAN BAHASA A. 2 . artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. II. Daftar indeks. predikat. Rangkuman dan daftar pustaka Rangkuman memudahkan pemahaman (pembulatan pemahaman) sedang daftar pustaka sebagai bahan rujukan untuk menngembangkan materi pembelajaran. sedang daftar isi memudahkan pembaca mencari bab atau subbag yang diinginkan karena merupakan satu kesatuan sistem penulisan. artinya di jenjang Sekolah Dasar lebih sederhana dibandingkan dengan pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. TINGKAT PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK Butir 15 Deskripsi Butir 16 Deskripsi Butir 17 Deskripsi Kesesuaian dengan tingkat perkembangan intelektual Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan intelektual peserta didik. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan emosional peserta didik Bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat perkembangan emosilonal peserta didik.

TERPADU. termasuk dalam menggunakan ilustrasi atau contoh kasus atau masalah. Bahasa yang dialogis Sedapat mungkin juga menggunakan Bahasa Indonesia yang bentuknya dialogis atau interaktif. Bahasa yang logis Bahasanya bersifat logis. hindarkan menggunakan bahasa yang kasar dan menghardik. seimbang antar paragraf dan bab Keterpaduan gagasan pada paragraf dan bab Gagasan yang diketengahkan terpadu pada masing-masing paragraf dan bab. DIALOGIS. LOGIS. KOMUNIKATIF. seimbang antar paragraf dan bab Glosari Buku teks dilengkapi dengan glosari untuk menjelaskan istilah-istilah yang khas dalam buku pendidikan Agama Hindu Daftar Pustaka Pustaka dipilih yang mutakhir. mudah dipahami sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan komunikasi peserta didik dan masuk akal. Bahasa yang sopan Bahasa yang digunakan sopan. 3 . GLOSARI DAN DAFTAR PUSTAKA Butir 23 Deskripsi Butir 24 Deskripsi Butir 25 Deskripsi Butir 26 Deskripsi Keruntutan gagasan pada paragraf dan bab Gagasan yang diketengahkan runtut antar paragraf dan bab. D. RUNTUT. artinya terjadi bentuk dialog antar subyek dalam buku teks. SOPAN DAN AFEKTIF Butir 18 Deskripsi Butir 19 Deskripsi Butir 20 Deskripsi Butir 21 Deskripsi Butir 22 Deskripsi Bahasa Indonesia yang digunakan komunikatif Pesan atau Informasi yang disampaikan menarik.C. rasional dapat diterima akal sehat. Bahasa yang afektif Bahasa yang digunakan sedapat mungkin menyentuh perasaan sehingga menimbulkan simpati dan empati.