P. 1
Politik Dan Strategi Nasional

Politik Dan Strategi Nasional

|Views: 866|Likes:
Published by Zulfan Juliansyah

More info:

Published by: Zulfan Juliansyah on Dec 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL A.

Pengertian Politik Strategi dan Polstranas Perkataan politik berasal dari bahasa Yunani yaitu Polistaia, Polis berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendiri/berdiri sendiri (negara), sedangkan taia berarti urusan. Dari segi kepentingan penggunaan, kata politik mempunyai arti yang berbeda-beda. Untuk lebih memberikan pengertian arti politik disampaikan beberapa arti politik dari segi kepentingan penggunaan, yaitu : 1. Dalam arti kepentingan umum (politics) Politik dalam arti kepentingan umum atau segala usaha untuk kepentingan umum, baik yang berada dibawah kekuasaan negara di Pusat maupun di Daerah, lazim disebut Politik (Politics) yang artinya adalah suatu rangkaian azas/prinsip, keadaan serta jalan, cara dan alat yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tertentu atau suatu keadaan yang kita kehendaki disertai dengan jalan, cara dan alat yang akan kita gunakan untuk mencapai keadaan yang kita inginkan. 2. Dalam arti kebijaksanaan (Policy) Politik adalah penggunaan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang yang dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha, cita-cita/keinginan atau keadaan yang kita kehendaki. Dalam arti kebijaksanaan, titik beratnya adalah adanya : – proses pertimbangan – menjamin terlaksananya suatu usaha – pencapaian cita-cita/keinginan Jadi politik adalah tindakan dari suatu kelompok individu mengenai suatu masalah dari masyarakat atau negara.Dengan demikian, politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan : * Negara * Kekuasaan * Kebijakan umum * Distribusi B. Dasar Pemikiran Penyususan Politik dan Strategi Nasional Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Landasan pemikiran dalam manajemen nasional sangat penting sebagai kerangka acuan dalam penyususan politik strategi nasional, karena didalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategi bangsa Indonesia. C. Penyusunan Politik dan Strategi Nasional Proses penyusunan politik strategi nasional pada infrastruktur politik merupakan sasaran yang akan dicapai oleh rakyat Indonesia. Sesuai dengan kebijakan politik nasional, penyelenggara negara harus mengambil langkah-langkah pembinaan terhadap semua lapisan masyarakat dengan mencantumkan sasaran masing-masing sektor/bidang. Dalam era reformasi saat ini masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam mengawasi jalannya politik strategi nasional yang dibuat dan dilaksanakan oleh Presiden. D . Stratifikasi Politik Nasional Stratifikasi politik nasional dalam negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut ; 1. Tingkat penentu kebijakan puncak 2. Tingkat kebijakan umum 3. Tingkat penentu kebijakan khusus 4. Tingkat penentu kebijakan teknis 5. Tingkat penentu kebijakan di Daerah E. Politik Pembangunan Nasional dan Manajemen Nasional Politik dan Strategi Nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR.

struktur dan proses untuk mencapai daya guna dan hasil guna sebesar mungkin dalam menggunakan sumber dana dan sumber daya nasional demi mencapai tujuan nasional. Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya struktur pasar monopolistik dan berbagai struktur pasar distortif. Asas-asas penyelenggaraan pemerintahan seperti desentralisasi. Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat untuk terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum. perlindungan hak–hak konsumen. H. serta meningkatkan perlindungan. Implemetasi politk strategi nasional dibidang ekonomi. pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan sehingga terjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja. F. Pemerintah juga tidak lupa untuk lebih meningkatkan efisiensi. Setelah pemilu 2004 Presiden menetapkan visi dan misi yang dijadikan rencana pembangunan jangka menengah yang digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan membangun bangsa. dan penilaian hasil kebijaksanaan terhadap berbagai kebijaksanaan nasional.Hal ini berlaku sebelum adanya penyelenggaraan pemilihan umum Presiden secara langsung pada tahun 2004. . mendorong prakarsa dan peran serta masyarakat dalam proses pemerintahan dan pembangunan. 4. * Makna pembangunan nasional Pembangunan nasional mencakup hal-hal yang bersifat lahiriah maupun batiniah yang selaras. serta bebas korupsi dan nepotisme dengan tetap menjunjung tinggi asas keadilan dan kebenaran. dan tugas pembantuan. kepentingan sosial. termasuk ketidakadilan gender dan ketidaksesuaianya dengan reformasi melalui program legalisasi. pengembangan dan perlindungan terhadap masyarakat dalam ikatan NKRI. Proses penyelenggaraan yang serasi dan terpadu meliputi siklus kegiatan perumusan kebijaksanaan (policy formulation). yang merugikan masyarakat. Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang–undangan warisan kolonial dan hukum nasional yang diskriminatif. Implementasi politik strategi nasional di bidang politik 8. Untuk menyelesaikan masalah–masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat. dekonsentrasi. Otonomi Daerah Tujuan pemberian otonomi tetap seperti yang dirumuskan saat ini yaitu memberdayakan daerah. pelaksanaan kebijaksanaan. Meningkatkan pemahaman dan penyadaran. efektivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan fungsi-fungsi seperti pelayanan. 2. 7. Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan sehat dan memperhatikan pertumbuhan ekonomi. mudah. berbangsa dan bernegara. perlu upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang–undang. termasuk masyarakatnya. 5. Menyelenggarakan proses peradilan secara cepat. yakni sejahtera lahir dan batin. serta perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat. serasi dan seimbang. Penghormatan dan penegakan hak asasi manusia dalam seluruh aspek kehidupan. kualitas hidup. diselenggarakan secara proporsional sehingga saling menunjang. Implementasi Politik dan Strategi Nasional Implementasi politik dan strategi nasional di bidang hukum: 1. nilai– nilai keadilan. Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. 3. * Manajemen nasional Pada dasarnya sistem manajemen nasional merupakan perpaduan antara tata nilai. 6. Itulah sebabnya pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan manusia dan masyarakat Indonesia yang seutuhnya. murah dan terbuka. Menyelesaikan berbagai proses peradilan terhadap pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang belum ditangani secara tuntas.

redefinisi. * Memperluas dan meningkatkan kualitas kerja sama bilateral bidang pertahanan dan keamanan dalam rangka memelihara stabilitas keamanan regional dan turut serta berpartisipasi dalam upaya pemeliharaan perdamaian dunia. informasi. Implementasi di bidang pertahanan dan keamanan. dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan darma baktinya dalam membantu menyelenggarakan pembangunan. daerah kabupaten. dengan tetap memelihara kesatuan dan persatuan bengsa. * Mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang efektif dan kuat dengan memberdayakan pelaku dan potensi ekonomi daerah serta memperhatikan penataan ruang. rehabilitasi. meningkatkan rasio kekuatan komponen utama serta mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan negara ke wilayah yang di dukung dengan sarana. lembaga hukum. lembaga ekonomi. dan media massa d. serta mengembangkan sistem dan penyelengaraan pemilu yang demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundang–undangan dibidang politik. Politik luar negeri b. memelihara dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap ancaman dari luar dan dalam negeri. dan penghematan penggunaan. * Menata Tentara Nasional Indonesia sesuai paradigma baru secara konsisten melalui reposisi. . nyata dan bertanggung jawab dalam rangka pemberdayaan masyarakat. 10. baik fisik maupun sosial sehingga terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan pelaksanaan ekonomi daerah. * Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi. a. lembaga adat dan lembaga swadaya masyarakat. Mengembangkan sistem politik nasional yang berkedudukan rakyat demokratis dan terbuka. dan anggaran yang memadai. serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang–Undang Dasar 1945.9. dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. * Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi. Penyelenggara negara c. mengembangkan kehidupan kepartaian yang menghormati keberagaman aspirasi politik. * Meningkatkan kualitas keprofesionalan Tentara Nasional Indonesia. lembaga keagamaan. serta seluruh masayrakat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. Pendidikan Secara umum Pembangunan Daerah adalah sebagai berikut : * Mengembangkan otonomi daerah secara luas. * Mendelegasikan secara bertahap wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya alam secara selektif dan pemeliharaan lingkungan sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga. yang diatur dengan undang–undang. * Melakukan pengkajian tentang berlakunya otonomi daerah bagi daerah propinsi. Menyempurnakan Undang–Undang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa. Agama e. lembaga politik. dan reaktualisasi peran Tentara Nasional Indonesia sebagai alat negara untuk melindungi. prasarana. dinamika dan tuntutan reformasi. Komunikasi. daerah kota dan desa.

Kepmen. *Wewenang pengeluaran kebijakan teknis terletak pada pimpinan eselon pertama Departemen Pemerintahan dan Pimpinan Lembaga-lembaga Non-Departemen. Tingkat Kebijakan Umum. Politik Dalam Dalam Negeri Negeri/Daerah: Tanggulangi Ancaman Global. otonomi Daerah Secara Konsisten. Transparansi.serta penggunaan potensi nasional untuk mencapai tujuan nasional). PP. administrasi. Instruksi Menteri. Bentuk hukum yang dikeluarkan berupa Dekrit. Perkuat yang lemah. Surat Edaran Menteri. Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis ditekankan pada suatu sektor bidang utama dalam bentuk prosedur dan teknik implementasi rencana. *Hasil penentuan kebijakan berupa Peraturan. Tingkat Penentu Kebijakan Khusus. Separatism. Bentuk hukum yang dihasilkan adalah UU. *Wewenang kebijakan khusus terletak pada menteri berdasarkan dan sesuai dengan kebijakan pada tingkat di atasnya. yakni merupakan pelaksanaan dari kebijakansanaan nasional. Peraturan atau piagam Kepala Negara. dan yang berkaitan dengan masalah makro politik bangsa dan negara. seperti jangka pendek. Strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. meliputi : Tingkat Penentu Kebijakan Pusat. Trans National Crime. Instruksi Pimpinan Lembaga Non-Departemen atau Direktur Jenderal. Terrorism.Politik nasional. sistem dan prosedur dalam bidang utama pemerintahan. pengembangan. Perkuat Sistem Demokrasi. Tingkat Penentu Kebijakan Puncak meliputi kebijakan tertinggi yang lingkupnya nasional mencakup penentuan Undang-undang Dasar. dan Tingkat Penentu Kebijakan Teknis. Tingkat Penentu Kebijakan Umum merupakan tingkat kebijakan dibawah Tingkat Kebijakan Puncak yang lingkupnya juga nasional dan ditekankan pada masalah makro strategis guna mencapai situasi dan kondisi tertentu yang diharapkan. jangka menengah dan jangka panjang. haluan usaha serta kebijaksanaan tindakan dari negara tentang pembinaan (perencanaan. Keputusan atau Instruksi Presiden. materi referensi: Stratifikasi Polstranas : stratifikasi kebijakan nasional dalam NKRI. Langkah Sistematik & Berlanjut. Radicalism. Keputusan. *Bentuk hukum yang dikeluarkan berupa Peraturan Menteri. Balance of Power. Penentu kebijakan puncak adalah kewenangan presiden sebagai kepala negara. dalam keadaan tertentu dapat dikeluarkan Maklumat Presiden. dalam melaksanakan politik nasional disusun strategi nasional. program dan kegiatan. kontrol yang kuat. pemeliharaan dan pengendalian. Tingkat penentuan kebijakan khusus merupakan kebijakan umum yang merumuskan strategi. dapat dirumuskan sebagai asas. perkuat hubungan2 antar daerah .

lembaga-lembaga politik. Namun dengan mengingat Machiavelli maka tidak jarang efektifitas sistem politik diukur dari kemampuannya untuk mempertahankan diri dari tekanan untuk berubah. Hubungan antara berbagai lembaga negara sebagai pusat kekuatan politik misalnya merupakan satu aspek. SISTEM POLITIK menurut Rusadi Kartaprawira adalah Mekanisme atau cara kerja seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik yang berhubungan satu sama lain dan menunjukkan suatu proses yang langggeng c. Pandangan ini tidak membedakan antara sistem politik yang demokratis dan sistem politik yang otoriter. dan kelembagaan yang demokratis. Sukarno. Dengan merubah sudut pandang maka sistem politik bisa dilihat sebagai kebudayaan politik. Sistem peemrintahan presidensiil . dan perilaku politik. Pemerintahan yang bertanggung jawab 6. Perspektif atau pendekatan sistem melihat keseluruhan interaksi yang ada dalam suatu sistem yakni suatu unit yang relatif terpisah dari lingkungannya dan memiliki hubungan yang relatif tetap diantara elemen-elemen pembentuknya. Dalam perspektif ini. prinsip. sistem politik adalah sekumpulan pendapat.SISTEM POLITIK Dalam perspektif sistem. Sistem Perwakilan 7. yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara. Bentuk Republik 4. maka efektifitas sistem politik adalah kemampuannya untuk menciptakan kesejahteraan bagi rakyat. prosedur. Adapun sendi-sendi pokok dari sistem politik demokrasi di Indonesia adalah : 1. Ide kedaulatan rakyat 2. Pemerintahan berdasarkan konstitusi 5. Dalam model ini masukan biasanya dikaitkan dengan dukungan maupun tuntutan yang harus diolah oleh sistem politik lewat berbagai keputusan dan pelayanan publik yang diberian oleh pemerintahan untuk bisa menghasilkan kesejahteraan bagi rakyat. Sistem Politik Demokrasi Di Indonesia : Sistem politik yang didasarkan pada nilai. Negara berdasarkan atas hukum 3. c. sistem politik adalah subsistem dari sistem sosial. sedangkan peranan partai politik dan kelompok-kelompok penekan merupakan bagian lain dari suatu sistem politik. yang mengubah melalui proses politik menjadi keluaran (output). prinsip. Kehidupan politik dari perspektif sistem bisa dilihat dari berbagai sudut. Pengertian Sistem Politik Menurut Drs. Model sistem politik yang paling sederhana akan menguraikan masukan (input) ke dalam sistem politik. misalnya dengan menekankan pada kelembagaan yang ada kita bisa melihat pada struktur hubungan antara berbagai lembaga atau institusi pembentuk sistem politik.

17 Dapat disimpulkan bahwa politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu. “Dasar-dasar ilmu Politik”. hlm. tentara dan organisasi kemasyarakatan. Pengertian sistem Politik 1. Sukarno.16 Istilah politik dalam ketatanegaraan berkaitan dengan tata cara pemerintahan.4. 4-5. Pengertian Sistem Politik di Indonesia . sistem politik adalah sekumpulan pendapat. prinsip. Gramedia. Politik biasanya menyangkut kegiatan partai politik. yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara. Pengertian Politik Politik berasal dari bahasa yunani yaitu “polis” yang artinya Negara kota. Politik pada 5. 2. SISTEM POLITIK INDONESIA A. 6. bukan tujuan pribadi. 2003. ataupun dalam hal kekuasaan Negara. Pengertian Sistem Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan terorganisasi. 15Arbi Sanit. hal.18 Sistem Politik menurut Rusadi Kartaprawira adalah Mekanisme atau cara kerja seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik yang berhubungan satu sama lain dan menunjukkan suatu proses yang langggeng . dkk. Pengertian Sistem Politik Menurut Drs. 8 dasarnya menyangkut tujuan-tujuan masyarakat. Sistem Politik Indonesia: Penghampiran dan Lingkungan (Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial & FIS-UI. dasar dasar pemerintahan. Pada awalnya politik berhubungan dengan berbagai macam kegiatan dalam Negara/kehidupan Negara. 1980). 16 Mariam Budiarjo. 3.

Lembaga-lembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR. sistem politik. 1999. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. dan pranata politik lainnya adalah merupakan infrastruktur politik. Teori politik . pengambilan keputusan. Dengan adanya partisipasi masyarakt diharapkan keputusan yang dibuat pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat. Ormas. Lembaga-lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum. Mahkamah Agung. dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik. perilaku politik. media massa. Tuntutan dan dukungan sebagai input dalam proses pembuatan keputusan. dan yudikatif ). Politik adalah semua lembaga-lembaga negara yang tersebut di dalam konstitusi negara ( termasuk fungsi legislatif. 8. Tokoh Politik (Political Figure). Mahkamah Konstitusi. melalui badanbadan inilah masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya. Kelompok Penekan (Presure Group). Kelompok kepentingan (Interest Group). untuk slta kelas III” Rhineka Putra.istem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan. bandung. partisipasi politik. seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. antara lain: kekuasaan politik. 31 Lihat dalam wikipedia berbahasa Indonesia-pengertian-sistem-politik 18 Badan yang ada di masyarakat seperti Parpol. eksekutif. DPR. 17 Murshadi “Ilmu Tata Negara. hlm. upaya-upaya mewujudkan tujuan. Presiden dan Wakil Presiden. legitimasi. proses politik. 24 Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci. Komisi Yudisial. Alat/Media Komunikasi Politik. DPD. Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara. 7.

demokrasi. fasisme. konsep tentang sistem politik. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan normanorma demokrasi. federalisme. Persoalan utama dalam negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. negara. Lembaga politik Secara awam berarti suatu organisasi. theokrasi. liberalisme. Terdapat banyak sekali sistem politik yang dikembangkan oleh negara negara di dunia antara lain: anarkisme. umumnya yan materi referensi: Diperoleh dari "http://id.autoritarian. baik yang diakui oleh negara lewat KUA atau Catatan Sipil di Indonesia maupun yang diakui oleh masyarakat saja tanpa pengakuan negara. perubahan sosial. globalisme. nasionalisme. yakni proses penentuan siapa yang akan menduduki jabatan tertentu dan kemudian menjalankan fungsi tertentu (sering sebagai pemimpin dalam suatu bidang/masyarakat tertentu) adalah lembaga demokrasi. legitimasi. Pemilihan pejabat. kekuasaan. rasisme. bagaimana mencapai tujuan tersebut serta segala konsekuensinya. totaliterisme. Bahasan dalam Teori Politik antara lain adalah filsafat politik.Teori politik merupakan kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik. kedaulatan. tetapi lembaga bisa juga merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang terpola. komunisme. Bukan lembaga pemilihan umumnya (atau sekarang KPUnya) melainkan seluruh perilaku yang terpola dalam kita mencari dan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin ataupun wakil kita untuk duduk di parlemen. meritokrasi. libertarianisme. oligarki dsb. imperialisme. diktatorisme. Perkawinan adalah lembaga sosial. sosialisme. Lembaga politik adalah perilaku politik yang terpola dalam bidang politik. perbandingan politik. pembangunan politik. dsb. lembaga negara. fundamentalisme keagamaan.org/wiki/Sistem_pol… • PANDANGAN MENGENAI SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA . masyarakat. Dalam konteks ini suatu organisasi juga adalah suatu perilaku yang terpola dengan memberikan jabatan pada orang-orang tertentu untuk menjalankan fungsi tertentu demi pencapaian tujuan bersama. organisasi bisa formal maupun informal. monarki.wikipedia. kapitalisme. marxisme. feminisme.

Sistem ketatanegaraan bangsa Indonesia tercermin pada UUD 1945. Perubahan ini disebabkan oleh perkembangan sejarah ketatanegaraan Indonesia yang terus mengalami dinamika menuju suatu tatanan pemerintahan Negara Indonesia yang lebih baik. Karena itu. sistem ketatanegaraan kita sudah cukup bagus. Ada beberapa konstitusi atau UUD yang pernah berlaku di Indonesia sejak kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945 sampai sekarang. maka perubahan atau amandemen UUD 1945 merupakan langkah strategis yang harus dilakukan dengan seksama oleh bangsa Indonesia. Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan konstitusi. membuat pelaksanaannya belum berjalan maksimal sehingga masih banyak kekacauan yang terjadi terhadap bangsa ini. UUD 1945 2. Jika pelaksanaannya berjalan sebagaimana mestinya dan sanksi yang tegas diberikan kepada para aparat atau siapapun yang melakukan pelanggaran dan penyelewengan. Kembali lagi pada kasus masalah pelanggaran dan penyelewengan terhadap UUD 1945 yang telah dibuat. maka dari beberapa kali penyempurnaan yang dilakukan pada UUD 1945 yang telah mengalami beberapa kali amandemen menunjukkan masih adanya kekurangan yang masih harus terus disempurnakan. Sejak merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 hingga sekarang. Untuk itu sangat dibutuhkan kesadaran hukum yang tinggi pada diri masing-masing warga Negara untuk menjaga dan menegakkan hukum yang sudah ada agar tercipta kenyamanan dan keamanan di Negara Indonesia. UUDS 1950 4. UUD 1945 5. UUD 1945 hasil amandemen Karena pelaksanaan sistem ketatanegaraan kita bersumber dari UUD 1945. . dalam konteks penguatan sistem hukum yang diharapkan mampu membawa rakyat Indonesia mencapai tujuan bernegara yang di cita-citakan.Salah satu tuntutan reformasi yang digulirkan sejak tahun 1998 adalah dibangunnya suatu sistem ketatanegaraan Indonesia yang berbasis secara murni dan konsekuen pada paham “kedaulatan rakyat” dan “Negara hukum” (rechstaat). UUD RIS 1949 3. Konstitusi-konstitusi tersebut antara lain: 1.

H. Materi yang dikandungnya. yang semula ada dan kedudukannya mengandung kontroversi karena tidak turut disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Suko Wiyono. menetapkan Garis. pemberdayaan rakyat. dan penjelmaannya ke dalam lembagalembaga negara. Penjelasan UUD 1945. Dalam beberapa tahun ini Indonesia mengalami perubahan yang sangat mendasar mengenai system ketatanegaraan.Kesejahteraan sosial berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 tidak tercapai.Dalam tahun-tahun terakhir ini. Hal ini membuka peluang bagi berkembangnya praktek penyelengaraan negara yang tidak sesuai dengan Pembukaan UUD 1945.Infra struktur yang dibentuk. antara lain partai politik dan organisasi masyarakat. yang semula terdiri atas Pembukaan. Dapat kita lihat bahwa pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI. dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. *) Thursday. demikian besar dan luas kewenangannya. H. Karena itu perlu dibuat suatu konvensi mengenai kategorisasi nomenklatur kelembagaan dalam sistem ketatanegaraan RI. b. Rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggaraan negara belum cukup didukung ketentuan konstitusi yang memuat aturan dasar tentang kehidupan yang demokratis. dihapuskan. antara lain sebagai berikut: a. serta mengubah Undang-Undang Dasar. justru yang berkembang adalah sistem monopoli dan oligopoli Problematika Ketatanegaraan Indonesia Pasca Perubahan UUD 1945 Contributed by Dr. Dalam hal perubahan tersebut Secara umum dapat kita katakan bahwa perubahan mendasar setelah empat kali amandemen UUD 1945 ialah komposisi dari UUD tersebut.Tidak adanya check and balances antar lembaga negara dan kekuasaan terpusat pada presiden.Hum. Batang Tubuh dan Penjelasannya. kedaulatan yang berada di tangan rakyat. Majelis yang terdiri atas anggota-anggota DPR ditambah dengan utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan itu. S. 04 October 2007 Last Updated Thursday. supremasi hukum. d. Perubahan mendasar UUD 1945 setelah empat kali amandemen. Antara lain mengangkat dan memberhentikan Presiden. Indonesia mengalami perubahan mendasar mengenai sistem ketatanegaraan. M.garis Besar Haluan Negara. c. berubah menjadi hanya terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.. diubah dan ada pula yang dirumuskan kembali ke dalam pasal-pasal amandemen. Sebelum amandemen. sebagian dimasukkan.Pemilihan Umum (Pemilu) diselenggarakan untuk memenuhi persyaratan demokrasi formal karena seluruh proses tahapan pelaksanaannya dikuasai oleh pemerintah. penghormatan hak asasi manusia dan otonomi daerah. 29 November 2007 . juga berkaitan dengan pelaksana kedaulatan rakyat.

mengapa setelah dilakukan perubahan UUD 1945 masih menimbulkan problematika konstitusionalisme yang kontraproduktif terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Negara Indonesia di tingkat Pusat maupun Daerah? Persoalan itulah yang hendak dielaborasi melalui tulisan ini. dalam konteks penguatan sistem hukum yang diharapkan mampu membawa rakyat Indonesia mencapai tujuan bernegara yang di cita-citakan. 2002:140). materi muatan UUD 1945 dinilai sudah mencerminkan paham &ldquo.. penyusunan kebinet dan hubungan Pusat dengan Daerah yang sampai kini tetap menjadi isu-isu politik yang strategis. Dengan demikian UUD 1945 atau konstitusi Republik Indonesia menentukan arah politik hukum Negara Kesatuan Republik Indonsia yang berfungsi sebagai hukum dasar tertulis tertinggi untuk diopersionalisasikan bagi pencapaian tujuan Negara. 1983:99). khususnya antara Presiden dengan DPR dalam penetapan kebijakan negara. dan isi hukum yang akan dibentuk (Wahjono.kedaulatan rakyat&rdquo. baik menyangkut hubungan Presiden dengan DPR maupun dengan lembaga-lembaga Negara lainnya. namun permasalahannya adalah perlu adanya tahapan yang harus dilalui agar perubahan UUD 1945tidak menimbulkan permasalahan di kelak kemudian hari. perubahan terhadap UUD 1945 adalah merupakan hal yang wajar dalam rangka menampung dinamika masyarakat. b. sebab politik hukumlah yang menentukan sistem hukum yang bagaimana yang dikehendaki (Wiratma. maka perubahan atau amandemen UUD 1945 merupakan langkah strategis yang harus dilakukan dengan seksama oleh bangsa Indonesia. Padahal seharusnya konstitusi mampu menciptakan suatu sistem yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan persoalan tata hubungan kelembagaan Negara itu dan upaya bangsa Indonesia mencapai tujuan nasionalnya. bersifat laten dan tidak mudah menyelesaikannya secara tuntas. Karena itu. Sebab. justru aroma konflik antar lembaga negara.kedaulatan rakyat&rdquo.PendahuluanSalah satu tuntutan reformasi yang digulirkan sejak tahun 1998 adalah dibangunnya suatu sistem ketatanegaraan Indonesia yang berbasis secara murni dan konsekuen pada paham &ldquo. (rechstaat). dan &ldquo. bentuk.Negara hukum&rdquo. Kebijakan dasar tersebut adalah Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945 (UUD1945) dan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN 2004-2009). memang masih menimbulkan pro dan kontra tentang pengaturan kelembagaan Negara berikut kewenangannya. Pembahasan Pasca perubahan UUD 1945. Dari perspektif sejarah. Sebenarnya proses perubahan Undang-Undang Dasar 1945 akan lebih baik apabila melalui berbagai tahapan yaitu: a. Berbicara tentang sistem hukum tentunya tidak terlepas dari persoalan politik hukum atau rechts politiek.Proses penyiapan dan pembahasannya harus dilakukan dalam waktu yang cukup panjang. sebenarnya eksistensi UUD 1945 memang dimaksudkan untuk bersifat sementara. Politik hukum adalah kebijakan dasar yang menentukan arah. tetapi dari segi sistem pemerintahan dan operasionalisasinya justru menimbulkan berbagai persoalan baru. maka perubahan UUD 1945 rumusan-rumusannya harus menghindarkan masuknya kepentingan sempit golongan ataupun perorangan . Persoalannya. mendalam. hal ini telah ditegaskan secara implisit di dalam aturan tambahan UUD 1945.Sebagai landasan dasar bagi pengelolaan kehidupan bangsa dan Negara Indonesia yang sangat heterogen. Sebab apabila MPR keliru dalam mengambil keputusan maka dapat mengacaukan proses ketatanegaraan di masa yang akan datang. Namun yang terjadi. sekalipun dari segi substansinya.Perubahan apapun yang akan dilakukan tehadap pasal-pasal UUD 1945 haruslah disertai dengan pertimbangan-pertimbangan yang sangat matang. cermat dan teliti c.

2008. and select print from the file menu (PDF reader required).id/fh Powered by Joomla! Generated: 23 January.Fakultas Hukum [Universitas Wisnuwardhana Malang] http://wisnuwardhana. 16:49 e2935782022b23 document_comme 4gen Print this document High Quality Open the downloaded document. Scribd Archive > Charge to your Mobile Phone Bill Sign up Use your Facebook login and see what your friends are reading and sharing. Other login options Login with Facebook Top of Form .ac.

We promise to respect your privacy. Bottom of Form Why Sign up? Top of Form Bottom of Form .http://w w w . You can manage these notifications in your account settings.scrib http://w w w .scrib Bottom of Form Privacy policy You will receive email notifications regarding your account activity.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->