P. 1
Hadits-Pemimpin Pelayan Masyarakat

Hadits-Pemimpin Pelayan Masyarakat

|Views: 2,364|Likes:
Published by Asep Bunyamin

More info:

Published by: Asep Bunyamin on Dec 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2013

pdf

text

original

HADITS TENTANG: PEMIMPIN PELAYAN MASYARAKAT A.

Teks dan Terjemah Hadits

‫حدِي ْث معْقل ب ْن ي َسارٍ عَن ال ْحسن أ َن عُب َي ْد َ اللهِ ب ْن زِيادٍ عاد َ معْقببل بببن‬ َ َ ِ ّ ِ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ِ ِ ِ َ َ ُ َ ً ٌ َ َ ُ َ ‫َب‬ ‫ي َسارٍ فى مرضهِ ال ّذِيْ مات فِي ْه، فَق بال ل َبه معْق بل: إ ِن ّبي مح بد ّث ُك ح بدِي ْثا‬ ِ ِ َ َ ِ َ َ ُ ْ َ َ َ ّ ‫سمعْت ُه من رسوْل اللهِ صلى الله عَل َي ْهِ وَسل ّم سمعْت الن ّب ِي صبب‬ ّ َ ‫ّ َ لى اللببه‬ ُ ُ ِ َ َ َ ُ ِ ُ َ ْ ِ ُ ِ َ ْ ‫عَل َي ْهِ وَسل ّم ي َقوْل: من من عَب ْدٍ ا ِست َرعاهُ الله رعي ّة فَل َم ي َحط‬ ‫ْ ُ هَبا ب ِن َصبي ْحة‬ ‫ب‬ َ ْ ْ ً ِ َ ُ ٍ َ ِ ْ ِ ْ َ ُ ُ َ َ ‫إ ِل ّ ل َم ي َجد ْ رائ ِحة ال ْجن ّة. )أخرجه البخاري فى 29-كتاب الحكام: ب باب مبن اس بترعى رعيبة‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ َ َ َ ِ ْ ِ َ
(‫فلم ينصح‬

Al-Hasan berkata, Ubaidillah bin Ziyad menjenguk Ma’qal bin Yasar ra., ketika ia sakit yang menyebabkan kematiannya, maka Ma’qal berkata kepada Ubaidillah bin Ziyad, “Aku akan menyampaikan kepadamu sebuah hadits yang telah dengar dari Rasulullah saw., aku telah mendengar Nabi saw. bersabda, “Tiada seorang hamba yang diberi amanat rakyat oleh Allah lalu ia tidak memeliharanya dengan baik, melainkan Allah tidak akan merasakan padanya harumnya surga (melainkan tidak mendapat bau surga). (Dikeluarkan oleh Imam Bukhari dalam kitab “Hukum-hukum” bab “Orang yang diberi amanat kepemimpinan). B. Biografi Perawi Ma’qal bi Yasar nama lengkapnya adalah Ma’qal Ibn Mu;ir al-Mujni Abu Ali. Dikatakan bahwa dia adalah Abu Ali, ada yang mengatakannya sebagai Abu Yasar; serta ada pula yang mengatakan bahwa dia adalah Abdullah al-Bashry. Ia meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw. dan termasuk salah seorang sahabat yang hadir pada bai’at di bawah pohon (bai’ah al-ridwan). Ia juga meriwayatkan hadits dari Nu’man Ibn Maqran. Orang-orang yang meriwayatkan hadits darinya, antara lain Imran bin alHushain, Mu’awiyah Ibn Qarrah, Alqamah ibn Abdullah, Hakm ibn al-A’raj, Amr ibn Samrah, Hasan al-Bashri, Nafi’ ibn ibn Nafi’ atau Abu Abu al-Malih ibn Usamah, Muslim ibn Mahraf, Iyad Abu Khalid, dan lain-lain. Al-Azaly berkata, “Ia diberi kunyah Abu Ali, tetapi di kalangan sahabat tidak diketahui siapa yang memberi kunyah dengan Abu Ali tersebut.” Dikatakan

1

bahwa ia meninggal di Basrah pada akhir kekhalifahan Mu’awiyah. Namun menurut sebagia ulama, ia meninggal pada masa kekhalifahan Abu Yazid. Abu Hajar al-Asqalani bekata bahwa pernyataan tersebut sesuai dengan pendapat alBukhari dalam kitab al-Ausath pasal “Orang-orang yang meninggal antara tahun 60 dan 70 H.” C. Penjelasan Singkat Dalam pandangan Islam, seorang pemimpin adalah orang yang diberi amanat oleh Allah swt. untuk memimpin rakyat, yang di akhirat kelak akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah swt. Dengan demikian, meskipun seorang pemimpin dapat meloloskan diri dari tuntutan rakyatnya, karena ketidakadilannya, misalkan, ia tidak akan mampu meloloskan diri dari tuntutan Allah swt. kelak di akhirat. Oleh karena itu, seorang pemimpin hendaknya jangan menganggap dirinya sebagai manusia super yang bebas berbuat dan memerintah apa saja kepada rakyatnya. Akan tetapi, sebaliknya, ia harus berusaha memposisikan dirinya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, sebagaimana firman-Nya dalam al-Quran:
(215:‫)الشعراء‬

Rendahkanlah sikapmu terhadap pengikutmu dari kaum mukminin. (Q.S. asy-Syu’ara : 215) Dalam sebuah hadits yang diterima dari siti Aisyah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi saw. pernah berdo’a, “Ya Allah, siapa yang menguasai sesuatu dari urusan umatku lalu mempersulit mereka, maka persulitlah baginya. Dan siapa yang mengurusi umatku dan berlemah lembut pada mereka, maka permudahlah baginya. Hal itu menunjukkan bahwa Allah dan Rasul-Nya sangat peduli terhadap hambanya agar terjaga dari kezaliman para pemimpin yang kejam dan tidak

‫واحفض جناحك ل ِمن ات ّب َعَك من ال ْمؤْمن ِي ْن‬ َ ِ ُ َ ِ َ ِ َ َ َ َ َ ْ ِ ْ َ

2

bertanggung jawab. Pemerintah yang kejak dikategoirikan sebagai sejahatsejahatnya pemerintah, sebagaimana sabda Rasulullah saw.

َ َ َ ُ ُ ‫وَعَن عائ ِدِ ب ْن عَمرو رضي الله عَن ْه أ َن ّه د َخل عَلى عُب َي ْبد ِ الل بهِ ب ْبن‬ َ ْ ُ َ ِ َ ٍ ْ ِ ِ ّ ‫زشيادٍ قال: يا ب ُن ّي إ ِن ّي سمعْت رسوْل الله صلى الله عَل َي ْهِ وَسل‬ ّ َ َ َ ُ َ ُ ِ َ ْ َ َ َ ‫َم‬ َ َ ُ ّ ُ ‫ي َقوْل: إ ِن شر الرعاء ال ْحط َمة، فَإ ِياك أ َن ل َت َك‬ َ ّ ُ ُ (‫وْن من ْهُم )متفق عليه‬ ُ َ ُ ِ َ ّ ّ َ ّ ْ ْ ِ َ

A’id bin Amru ra. ketika memasuki rumah Ubaidillah bin Ziyad ia berkata, hai anakku saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabad, “sesungguhnya sejahat-sejahatnya pemerintahan yaitu yang kejam, maka janganlah kamu tergolong dari mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim) Pemimpin yang zalim yang tidak mau mengayomi dan melayani rakyatnya

diancam tidak akan pernah mencium harumnya surga apalagi memasukinya, sebagaimana disebutkan pada hadits di atas. Oleh karena itu, agar kaum muslim terhindar dari pemimpin yang zalim, berhati-hatilah dalam memilih seorang pemimpin. Pemilihan pemimpin harus betul-betul didasarkan pada kualitas, integritas, loyalitas, dan yang paling penting adalah perilaku keagamaannya. Jangan memilih mereka karena didasarkan pada rasa emosional, baik karena ras, suku bangsa, ataupun keturunan. Karena jika mereka dapat memimpin, rakyatlah yang akan merasakan kerugiannya. Menurut Quraish Shihab, dari celah-celah ayat al-Quran ditemukan sedikitnya dua pokok sifat yang harus disandang oleh seseorang yang memikul suatu jabatan yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat. Kedua hal tersebut harus diperhatikan dalam menentukan seorang pemimpin. Salah satu ayat yang menerangkan tentang hal itu adalah ungkapan putri Nabi Syu’aib yang dibenarkan dan diabadikan dalam al-Quran:
(26:‫)القصص‬

Sesungguhnya orang yang paling baik engkau tugaskan adalah orang yang kuat lagi dipercaya. (Q.S. al-Qashash : 26) Begitu pula al-Quran mengabadikan alasan pengangkatan Yusuf sebagai kepala badan logistik sebagaimana diisyaratkan dalam ayat:

‫... إ ِن خي ْر من است َئ ْجرت ال ْقوِيّ ا ْل َمي ْن‬ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ َ ّ ُ ِ

3

(54:‫)يوسف‬

Sesungguhnya engkau menurut penilaian kami adalah seorang yang kuat lagi terpercaya. (Q.S. Yusuf:54) Kedua kriteria itu yang menjadi landasan utama ketika Abu Bakar ra. Menunjuk Zaid bin Tsabit sebagai ketua panitia pengumpulan Mushaf. Alasannya antara lain tersirat dalam ungkapannya, “Engkau seorang pemuda (kuat lagi bersemangat) dan telah dipercaya oleh Rasulullah saw. untuk menulis wahyu. Bahkan Allah swt. pun memilih Jibril sebagai pembawa wahyu-Nya, antara lain, karena malaikat Jibril memiliki sifat kuat dan terpercaya (Q.S. 82:19-21). Pemimpin yang memiliki dua sifat tersebut, sangat kecil kemungkinan untuk berbuat zalim. Ia selalu berbuat dan bertindak sesuai dengan aspirasi rakyat. D. Fiqh al-Hadits Seorang pemimpin adalah orang yang telah dipercaya oleh Allah swt. untuk memlihara sebagai kecil dari hamba-Nya di dunia. Maka ia harus berusaha untuk memelihara dan menjaganya. Jika tidak, ia tidak akan pernah merasakan harumnya surga, apalagi merasakan kenikmatan menjadi penghuninya. Agar kaum muslimin memiliki pemimpin yang adil, yang mampu memelihara dan menjaga mereka, pemimpin yang dipilih adalah mereka yang betul-betul dapat dipercaya dan kuat dalam kepemimpinannya. KATA PENGANTAR

َ َ َ ‫... قال إ ِن ّك ال ْي َوْم ل َد َي ْنا مك ِي ْن أ َمي ْن‬ َ َ َ ٌ ِ ٌ

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah swt., yang telah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya, sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan tanpa rintangan yang cukup berarti. Walaupun makalah ini merupakan hasil kerja keras yang optimal, namun penulis menyadari masih banyak kekurangan, baik dari segi metode maupun kandungan materinya. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, penulis

4

mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermafaat khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi para pembaca sekalian sebagai sumbangan berharga bagi ilmu pengetahuan. Akhirnya, pada Allah jualah segalanya penulis serahkan. Mudah-mudahan amal baik kita selalu diterima di sisi-Nya. Amiin.

Cipasung, Nopember 2008 Penulis

i

5

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... i DAFTAR ISI ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ii A. Teks dan Terjemah Hadits 1 B. Biografi Perawi Hadits 1 C. Penjelasan Hadits 2 D. Fiqh Al-Hadits 4

6 ii

HADITS TENTANG; PEMIMPIN PELAYAN MASYARAKAT

MAKALAH Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Hadits

Disusun Oleh: Nama Tk. / Smt. Fak. / Jur : Uun Nurjanah : II / III : Tarbiyah /PAI

INSTITUT AGAMA ISLAM CIPASUNG SINGAPARNA TASIKMALAYA 2008

7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->