Manajemen Perjalanan Alam Bebas

*
Oleh : Tomi Ariyanto dan Rahmalia N.A Amda
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, kepemimpinan dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sedangkan manajemen perjalanan merupakan suatu system pengaturan, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi suatu kegiatan perjalanan. Manajemen perjalanan meliputi beberapa hal di bawah ini : 1) Perencanaan dan persiapan awal perjalanan a. Data dan informasi awal b. Koordinasi kelompok c. Persiapan peralatan dan perlengkapan d. Persiapan fisik dan psikis e. Transportasi f. Cek dan ricek 2) Pelaksanaan kegiatan a. Manajemen alokasi sumber daya manusia dan logistic b. Pengambilan data dan informasi 3) Paska pelaksanaan kegiatan a. Evaluasi b. Laporan perjalanan Perjalanan Alam Bebas Perjalanan alam bebas merupakan kegiatan penjelajahan yang dilakukan di alam bebas yang dilakukan dengan fasilitas dan logistic yang terbatas. Kategori alam bebas sebenarnya tidak memiliki pengertian yang khusus namun dapat diidentifikasi dengan minimnya sarana dan prasarana penunjang kehidupan sehari-hari pada medan yang dilalui seperti hutan, pantai, lautan maupun pegunungan. Kegiatan ini dapat meliputi kegiatan penjelajahan, eksplorasi, olahraga, penelitian ataupun sebagai sarana refreshing dengan menikmati keindahan alam. Secara teknis perjalanan, kegiatan ini jugadapat berupa hiking, caving (penjelajahan goa), climbing (pendakian), rock climbing (panjat tebing), rafting (arung jeram), diving (menyelam ) dan lain-lain.

Dan yang perlu diperhatikan lagi adalah keadaan musim dan cuaca pada saat itu.Hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan kegiatan di alam bebas adalah perispaan dan perencanaan yang matang meliputi persiapan peralkatan dna perlengkapan. Dengan persiapan yang matang dan perencanaan yang baik. B. yang perlu diperhatikan juga adalah pembagian kerja tim dalam sebuah kerja sama yang solid. C. karena seringkali sebuah perjalanan di alam terbuka akan berhadapan dengan suhu lingkungan yang ekstrim B. struktur geologi serta hambatan-hambatan yang mungkin timbul. cuaca. Karena kerjasama yang baik merupakan salah satu faktor kunci dalam keberhasilan perjalanan. Anggota/Perserta Selain memilih anggota dalam perjalanan. Informasi bisa kita dapat melalui literatur. II. Keadaan medan. Tempat tujuan/lokasi perjalanan Mencari informasi tentang tujuan perjalanan merupakan tahap paling awal sebelum melakukan perjalanan. Perencanaan kegiatan alam bebas Dalam penyusunan rencana perjalanan harus diperhatikan beberapa hal penting yang mencakup : A. Rute-rute yang ada. Dan perlu diperhatikan juga adalah proses aklimatisasi (penyesuaian suhu tubuh terhadap lingkungan). 2. I. jalur dan lain-lain. pengetahuan dan keterampilan. Persiapan Perjalanan A. maka diharapkan kita dapat meminimalisasi kendala yang dihadapi dilapangan meliputi : 1) Kendala alam 2) Kendala alat 3) Kendala diri sendiri 4) Kendala orang lain 5) Kendala waktu. pasir apung dan lain-lain. 3. gas racun. media massa. Latihan-latihan fisik yang teratur adalah upaya yang paling tepat dalam rangka standarisasi sebuah perjalanan. Kondisi fisik harus sesuai dengan standar perjalanan yang dihadapi. Ini terutama berguna untuk mempersiapkan makanan. Pengetahuan dan ketrampilan . Adapun informasi yang perlu didapatkan adalah: 1. Waktu Perjalanan Memperkirakan waktu perjalanan perlu dilakukan. fisik dan mental. Mental dan fisik Perbuatan nekad sering terjadi karena ketegangan dan panik. misalnya: air. dan mempertimbangkan rute mana yang akan dipilih. penduduk setempat dan orang yang pernah melakukan perjalanan ke tempat tersebut. Untuk itu kondisi mental yang baik mutlak diperlukan dalam sebuah perjalanan. infoemasi mengenai kondisi dan situasi lokasi yang dituju meliputi kondisi medan. Keadaan flora dan fauna yang ada.

tahan lama. antara lain navigasi. c. Ponco/rain coat e. cermin dll. cepat kering. matras dll) : Harus tetap kering. kuat. Peralatan teknis Peralatan teknis secara kegunaan merupakn termasuk dalam kategori peralatan kelompok namun peralatan teknis memiliki spesifikasi yang beragam tergantung pada bentuk kegiatan. Sepatu. sleeping bag. kaos kaki. sandal : harus kuat. Hndphone satellite dll. Peralatan dan perlengkapan Persiapan perlengkapan merupakan awal perjalanan itu sendiri. aman. Perlengkapan makanan h. golok. Alat tulis j. Pakaian : harus nyaman. alat pancing. Karena itu diperlukan perlengkapan yang memadai agar mampu hidup di lingkungan yang baru. Seperti . Alam terbuka merupakan lingkungan yang asing bagi organ tubuh kita. Tas/ransel/carriel: harus kokoh. Perlengkapan mandi g. 3. Administrasi Surat-menyurat yang diperlukan dalam perjalanan kegiatan alam bebas antara lain: y y y Surat pengantar dari lembaga terkait. survival dan pertolongan pertama pada gawat darurat. tahan air . busur. 2. lokasi kegiatan dan lain-lain. Perlengkapan tidur (kaos kaki. C. nyaman dan aman. b. a. tetapi ini wajar karena perlengkapan itu adalah pelindung keselamatan. Air minum dan makanan : hatus cukup kualitas dna kuantitas. benang jahit. hanta dan nyaman. bahan terbuat dari polyester atau polypropylene. misalnya surat tugas dari Dekanat atau Rektorat. Peralatan dan perlengkapan camp : tenda. Peralatan teknis untuk rock climbing akan sangat berbeda dengan kegiatan arung jeram. tali dll b.seperti: a. lentur. i. f. Peralatan dan perlengkapa yang diperlukan dalam kegiatan alam bebas meliputi : 1. Peralatan dan perlengkapan kelompok Merupakan peralatan dan perlengkapan yang digunakana untuk memenuhi kebutuhan kelompok. Peralatan dan perlengkapan pribadi Merupakan peralatan yang diperula bagi diri sendiri tanpa harus tergantung kepada orang lain. Survival kit : pisau lipat . GPS (Global Positioning System)dll c. Perlengkapan kegiatan alam bebas umumnya memang mahal.Setiap anggota tim harus menguasai pengetahuan dasar hidup di alam terbuka. Surat ijin kegiatan (Kepolisian dan Sospol) Surat ijin masuk kawasan. Peralatan navigasi : peta. peralatan masak. . kompas. Peralatan komunikasi : HT. D. Jika perjalanan yang dipilih adalah pendakian maka harus dikuasai pengetahuan mountaineering. jarum. memiliki cukup ruang untuk semua perlengkapan dan nyaman d.

shelter peristirahatan dan tempat camp. Selain itu ammonia dan asam amino akan merangsang kita untuk buang air kecil yang berlebihan sehingga tubuh akan kehilangan banyak cairan tubuh. Peta lintasan Peta ini memberikan informasi tentang jalur lintasan yang digunakan. lalu letakkan bersama-sama menurut tingkat kebutuhannya. Letakkan barang-barang yang berat di bagian atas dan barang-barang yang ringan di bagian bawah. bukan di pinggang atau punggung.E. menteha. keju. Ada beberapa prinsip yang harus dipegang dalam pengepakan: 1. gula. Bagilah berat itu secara merata di sebelah kiri dan kanan. untuk sarapan pagi makanan yang mengandung kemak lebih baik agar dapat menunjang energy pada siang siang hari. Mekanan yang mengandung lkemak anatara lain daging. Sedangka karboihidrat dihasilkand ari nasi. III. Selain pemasukan dan pengeluaran perlu dicantumkan juga dana tidak terduga. karena jumlah tenaga yang dihasilkan pada waktu pembakaran tubuh per liter oksigen jauh lebih besar dari pada jumlah tenaga yang dihasilkan dari pembakaran lemak. Logistik Dua unsur gizi yang merupakan sumber tenaga paling utama adalah hidrat arang dan zat lemak. Sedapat mungkin kelompokkan barang-barang tersebut menurut fungsinya. Adapun protein sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena protein yang berlebihan akan menyebabkan rasa kelelahan dari menumouknya ammonia dan asam amini dalam tubuh. susu. G. 2. F. coklay dan sebagainya. 3.Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi dan heat exhaustion. kuning telkur dan lain-lain. Sedangkan zat lemak merupakan cadangan energ yang baik karena proses pembakaran untuk menghasilkan kalori membutuhkan waktu yang lama. jangan menyiksa salah satu bahu dengan berat yang tak seimbang. . Packing Kenyamanan membawa ransel juga tergantung pada pengepakan barang di dalamnya. Skenario operasi Yang dicantumkan dalam scenario perjalanan adalah : 1. Selain itu proses pembakaran protein oleh tubuh pun hanya akan menghasilkan kurang dari 10% dari yang kita butuhkan. Letakkan barang-barang yang dibutuhkan dalam perjalanan di bagian atas. Oleh karena itu. Manfaatkan ruangan yang ada seefektif mungkin. daerah-daerah yang berbahaya dan kendala-kendala yang mungkin terjadi selama perjalanan. Anggaran Biaya Anggaran biaya harus dirinci secara detail. Hidrat arang atau karbohidrat memegang peranan penting. maka diperlukan salah satu dari tim yang bisa mengatur keluar masuknya uang. Dicantumkan juga tempat dimana terdapat sumber air . ini penting dilakukan agar berat seluruh beban jatuh di pundak.

Dan yang paling penting dari laporan perjalanan adalah evaluasi dari perjalanan tersebut sehingga kita dapat belajar dari kesalahan apabila kita akan melakukan perjalanan lagi. Dalam perhitungan waktu juga perlu di buat rincian mengenai waktu istirahat. Dimana jalur tersebut dapat ditempuh dalam waktu sesingkat mungkin mencapai tempat penanganan selanjutnya terhadap korban. IV. 3.2. Jalur evakuasi Jalur evakuasi adalah jalur jang digunakan untuk membawa korban .apabila terjadi kecelakaan dalam kegiatan alam bebas. kembali dan lama perjalanan. pembuatan camp dan lain-lain. Evaluasi perjalanan dan laporan perjalanan Laporan perjalanan memuat semua hasil perjalanan yang telah dilakukan. *disampaikan dalam materi kelas pra-pelantikan Angkatan IX KSPL Chelonia Pusat Laboratorium Ragunan UNAS 20 November 2010 ³Tabah hingga akhir´ . Perhitungan waktu Berdasarkan peta lintasan dibuat rincian waktu yang digunakan selama perjalanan mulai dari titik mulai.