GOLONGAN ALKALI 1. Keberadaan Di Alam.

Senyawa-senyawa mengandung alkali yang ditemukan di alam dapat dilihat pada tabel berikut : Unsur Li Na Kelimpahannya di Alam Dalam Spodumen LiAl (SiO3) Dalam garam batu (NaCl), Sendawa Chili (NaNO3), Kriolit (NaAlF6), Boraks (Na2B4O7).IOH2O), Albit (Na2NO.Al2O3.3SiO2), di kulit bumi tersebar sebagai natron (Na2CO3.IOH2O) K Rb Cs Fr Di kulit bumi sebagai mineral silvit (KCl), Karnalit (KCl.MgCl.6H2O), Sendawa ( KNO), Feldspar (K2O.Al2O3.3SiO2) Dalam Lepidolit Dalam Polusit (Cs4Al4Si9O26.H2O), Mineral Fosfat trivilit Sangat sedikit karena bersifat radioaktif, terbentuk dari peluruhan aktinium 2. Sifat fisika (sifat fisis). Dari sifat fisis logam alkali yang tercantum pada tabel 2.1, dapat kita temukan adanya keteraturan titik leleh, titik didih, dan hantar listrik dan panas dari unsur lithium dan fransium. a. Titik Leleh. Dari lithium ke fransium, titik lelehnya semakin menurun. Hal ini disebabkan titik leleh ditentukan oleh jenis ikatan dan kekuatan ikatan logam yang dimiliki unsur alkali. Semakin kuat ikatan logamnya, semakin tinggi titik lelehnya. Ini berarti dari lithium ke fransium ikatan logamnya semakin lemah. b. Titik Didih. Dari lithium ke fransium, titik didihnya semakin menurun yang dapat dijelaskan seperti pembahasan di atas. c. Daya Hantar Listrik Dan Panas. Dari lithium ke fransium, daya hantar listrik dan panas semakain menurun, kecuali pada logam natrium dan kalium yang semakin bertambah karena electron valensi ada atom Na dan K mudah bergerak bebas. Sifat fisis Li Na K Rb Cs Fr

Kerapatan (Kg/m3) Titik leleh ( oC) Titik didih (oC) Daya hantar listrik (MΩ -1 cm-1) Daya hantar panas (W/cmK)

530 181 1342 0.10 8 0.84 7

970 98 883 0.21 0 1.41

860 63 760 0.13 9 1.02

1530 39 686 0.07 8 0.58 2

1880 29 686

27 677

0.07 0.030 8 0.150 0.58 2

3. Sifat kimia. Bila ditinjau konfigurasi electron unsur alkali, terdapat hanya satu electron valensi pada subkulit S. ketika bereaksi, atom unsur alkali cenderung melepaskan satu electron saja. Oleh karena itu, unsur alkali tergolong logam yang sangat reaktif. Unsur alkali dapat bereaksi dengan air. Di dalam air, logam Kalium bereaksi hebat. Sehingga menimbulkan letupan sangat keras dan nyala api berwarna ungu muda. Logam natrium juga bereaksi hebat dengan air dan menimbulkan letupan api berwarna kuning. Logam lithium juga bereaksi dengan air, tetapi tidak sereaktif logam kalium dan natrium. Persamaan reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut : 2Li (s)+2H2O(l) → 2LiOH(aq)+H2(g) 2Na(s)+22H2O(l) → 2HaOH(aq)+H2(g) 2K(s)+2H2O(l) → 2KOH(aq)+H2(g) Berdasarkan reaksinya dengan air tersebut, dapat disimpulkan bahwa logam K lebih reaktif dibanding logam Li. Hal itu menunjukkan bahwa reaksifitas logam alkali dari Li ke Fr semakin bertambah. Dikarenakan semakin bertambahnya jari-jari atom dari Li ke Fr yang menyebabkan daya tarik menarik antara inti atom dengan electron valensi semakin lemah sehingga semakin mudah melepas electron valensi tersebut. 4. Proses pembuatan Tingkat oksidasi logam alkali dalam senyawanya selalu +1. oleh karena itu, semua reaksi pembuatan logam alkali dari senyawanya tergolong raksi reduksi.

Logam Rb dan Cs dibuat dengan cara mereduksi lelehan halide garamnya dengan logam Na. dan alat pacu jantung. Logam natrium dibuat dengan elektrolisis campuran NaCl dan NaF cair. Lithium.→ Cl2+2e b. RbCl+Na ↔ NaCl+Rb CsCl+Na ↔ NaCl+Cs 5.→ Cl2+Ze Dapat juga dengan cara reduksi lelehan KCl dengan logam Na pada suhu 850 oC. jam. reaksi pada sel elektrolisis katode Katode Anode : Li+(l)+e → Li : 2Cl.a. Logam natrium dibuat dengan elektrolisis campuran KCl dan Ca+Cl2 cair. Kebanyakan logam alkali digunakan dalam bentuk senyawa. Penggunaan dalam bentuk logamnya memerlukan kondisi tertentu. . litium (Li). a. Kalium. Reaksi yang terjadi Katode Anode : K++l → K : 2Cl. Rubidium Dan Sesium. Logam lithium dibuat dengan elektrolisis campuran lelehan licl dan kcl cair penambahan kcl cair berfungsi untuk menurunkan titik leleh LiCl. Kegunaan. Logam Li yang tidak terlalu reaktif digunakan dalam baterai untuk kalkulator. KCl + Na ↔ K+NaCl Reaksi reduksi-reduksi di atas merupakan reaksi kesemtimbangan. Raksi yang terjadi Katode Anode : Na++e → Na : 2Cl → Cl2+2e c. kamera. d. Natrium.

Untuk membuat kalium super oksida. Kalium (K). KO2 yang digunakan dalam masker gas.Paduan logam Li dengan magnalium digunakan pada komponen pesawat terbang.cahaya → E listrik). c. e. Natrium (Na). b. d. kalium bersama natrium dipergunakanoleh sel-sel saraf untuk mengirim sinyal-sinyal litrik. Disunakan juga pada lampu penerangan di jalan raya. Uap yang timbul dipakai untuk menjalankan generator listrik. Lelehan natrium mengambil panas yang dihasilkan reaksi fisis dan panas tersebut ditafsirkan oleh natrium cair ke bagian luar reactor untuk menguapkan air. menyebabkan timbulnya arus litrik. Di dalam tubuh. Digunakan sebagai katode pada lampu-lampu elektronik. Digunakan sebagai bahan pendingin pada reactor nuklir. . Digunakan pada filament sel foto listrik (mengubah E. Sesium (Cs). karena paduan logam ini sangat ringan tetapi kuat. Jika terkena cahaya. Digunakan pula untuk mengukur gelombang otak. Rubidium (Rb).

GOLONGAN ALKALI TANAH. Logam alkali tanah juga beraksi dengan udara membentuk oksida dan nitrida. 1. Sifat Fisika. yaitu berilium (Be). yang paling banyak diproduksi adalah magnesium. kalsium (Ca). Logam alkali tanah bereaksi baik dengan air kecuali dengan loga magnesium yang hanya bereaksi dengan air panas. Diantara logam alkali tanah. Reaksinya semakin hebat dari berilium ke barium. sehingga diperoleh lautan MgCl2. Titik leleh dan titik didihnya cenderung menurun dari berilium ke barium. 4. Magnesium diolah dari air laut melalui proses Downs sebagai berikut. Semua logam alkali tanah bereaksi dengan asam kuat membantuk garam dan gas hydrogen. Logam alkali tanah adalah nama unsur-unsur yang terletak pada golongan IIA pada sistem periodik unsur. kristal dicairkan lalu dielektrolisis. Proses Pembuatan. MgCl2 → Mg+Cl2 Br Mg Ca Sr Ba 1848 1738 1550 2630 3510 1287 650 842 777 727 2469 1090 1484 1382 1870 Ra 5000 700 1737 . Logam-logam yang terletak pada golongan IIA ini dinamakan alkali tanah karena pada umumnya ditemukan dalam tanah berupa mineral batuan 2. Selanjutnya larutan diuapkan sehingga diperoleh kristal MgCl2. Mula-mula air laut dicampur dengan CaO sehingga magnesium diendapkan sebagai Mg(OH)2. dan berilium tidak bereaksi. Dari atas ke bawah dalam system periodic. jari-jari atom secara periodik meningkat. kemudian endapan disaring dan direaksikan dengan larutan HCL pekat. magnesium (Mg). dan radium (Ra). Sifat fisis unsur alkali tanah dapat dilihat pada tabel. barium (Ba). strontium (Sr). Keberadaan Di Alam. Sifat Kimia. Penambahan tersebut menyebabkan penurunan energi pengionan dan keelektronegatifan. Sifat fisis Kerapatan (Kg/m3) Titik leleh ( oC) Titik didih (oC) 3.

oleh karena itu. Berilium.7H2O → sebagai obat pencahar c. juga mengeringkan zat Ca(OH)2 (kapur mati) → menetralkan asam pada berbagai proses industri. CaO (kapur tohor) → fluks pada industri baja untuk mengikat pengatur membentuk terak. Strontium. Berilium merupakan logam yang ringan dan keras. kalsium. Kegunaan . Digunakan untuk membuat kembang api yang menghasilkan warna merah terang. Juga dibuat untuk kembang api dan blitz. a. . dan tahan korosi. d. Kalsium. CaSO4. Paduan logam ini cocok untuk membuat komponen pesawat terbang.Berilium diperoleh dengan cara mereduksi garam halidnya dengan magnesium. Senyawa magnesium: • MgO → untuk batu keras tahan api. 5. berilium transparan terhadap sinar X sehingga digunakan dalam tabung sinar X. • Mg (OH)2 → sebagai obat magg • MgSO4. strontium dan barium hx dapat dibuat dalam jumlah yang sedikit dan diperoleh melalui reduksi halidnya dengan logam natrium. ringan.2H2O (gips) → membentuk gips baker (sebagai pembalut bagi penderita patah tulang serta membuat cetakan gigi). Logam magnesium digunakan untuk membuat magnalium (paduan logam magnesium-aluminium) yang bersifat kuat. Magnesium. paduan tembaga dengan berilium digunakan untuk pegas dan klip berilium mempunyai penampang lintang dengan daya absorpsi yang kecil terhadap radiasi sehingga digunakan pada industri tenaga nuklir. b.

Semakin kuat gaya London yang terjadi antar molekul-molekul unsur halogen. maka semakin tinggi titik lelehny. uap berwarna violet Bersifat radioaktif. Di alam. Membuktikan bahwa gaya London mempengaruhi sifat fisis unsur tersebut. Unsur Flourin Klorin Bromin Lodin Astatin  Kenampakan fisik Gas berwarna kuning pucat.GOLONGAN HALOGEN 1. unsur-unsur halogen ditemukan dalam bentuk molekul diatomiks. . dan CaCl2 yang terkandung dalam air laut dengan kadar terbanyak NaCl (2. Kenaikan nilai kerapatan yang sangat drastic dari Cl ke Br terjadi karena adanya perubahan fase gas (F. Cl) ke fase cair (Br). Dalam senayawa bromida yang ditemukan pada air laut dan mineral. Sifat fisika. MgCl. Dipengaruhi oleh kekuatan gaya London. Kemampuan fisik unsur halogen. Dalam kerak bumi sangat sedikit 2. KCl. Gas berwarna kuning kehijauan Cair berwarna orange kecokelatan Padat berwarna abu-abu kehitaman. kriolit (Na3AlF6). Unsur halogen terbanyak Unsur Flourin Klorin Bromin Lodin Astatin Terdapatnya Di Alam Dalam senyawa flourspar (CaF2).  Titik leleh. dan Flouroapatit (Ca5 (PO4)3F) Dalam senyawa NaCl.  Titik didih. sangat tidak stabil Dalam jumlah kecil terkandung dalam uranit Kerapatan. Keberadaan di alam. Di alam.8% massa air laut). Dalam senyawa Natrium lodat (NalO3) ditemukan dalam jumlah berlimpah di Chili dan USA. halogen ditemukan dalam bentuk senyawaanya karena bersifat sangat reaktif.

Tabel 3. tidak ada oksidator yang mampu mengoksidasi senyawa florida (F-). Flourin diperoleh melalui proses elektrolisis garam kalium hydrogen flourida (KHF2) dilarutkan dalam HF cair. akan membentuk ion halide bermuatan -1 (X-). Sifat kimia. Campuran tersebut tidak boleh mengandung air karena F2yang terbentukakan menoksidasinya. Elektrolisis dilaksanakan dalam wajah baj dengan katode baja dan anode karbon. kecuali gas florin (F2). KHF2 –> K+ + HF2HF2 –> H+ + 2FKatode : 2H+ + 2e. Sehingga halogen cenderung melengkapi kekurangan electron tersebut.10 sifat 3 kimia halogen pada pembentukan senyawa. Akan tetapi. Halogen dibuat dengan cara mengoksidasi ion halide (X-). Proses pembuatan. b. Di Laboratorium. jika bereaksi dengan unsur non halogen atau beberapa logam dengan tingkat oksidasi tinggi akan membentuk senyawa kovalen sederhana.Titik didih halogen bertambah dari F ke At. a.–> H2 Energi ikatan X-X Sifat-sifat Kalor pembentukan standar NaX (Kj/mol) Kalor atomisasi X2 79 158 121 242 112 193 107 151 Flourin -573 Klorin -414 Bromin -361 Lodin -228 . • • (Kj/mol) • (Kj/mol) 4. Di Bidang Industri. jiak unsur-unsur halogen bereaksi dengan logam. Oleh karena itu.  Pembuatan Flourin. ditambahkan LiF 3% untuk menurunkan suhu sampai 100oC. 3. Karena disamping bersifat racun. Unsur-unsur halogen kekurangan satu electron dibandingkan dengan unsur gas mulia terdekatnya.

–> Cl2 + 2eProses deacon Reaksi :4HCl + O2 –> 2H2O Berlangsung pada suhu ± 430oC dan tekanan 200 atm. yang tecampur dengan NaNO3. Kegunaan halogen.–> Na Anode : 2Cl.–> F2 + 2e-  Pembuatan Klorin.+ Br2  Pembuatan Lodin. senyawa lodin terdapat dalam NaIO3.dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3 kilogram bromin (Br2). digunakan diafragma lapisdan besi tipis. NaCl dicampurkan dahulu dengan sedikit NaF agar titik lebur turun dari 800oC menjadi 600oC. Sebelum dicairkan. Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut. Katode : Na+ 2e.menjadi Br. yaitu elektrolisis larutan NaCl. NaIO3 sehingga terjadi reaksi berikut 2NaIO3 + 5NaHSO3 –> 3NaHSO4 + 2Na2SO4 + H2O + I2 Endapan I2 yang terbentuk disaring dan dimurnikan dengan sublimasi. Proses downs yaitu elektrolisis leburan NaCl (NaCl cair).–> Cl2 + 2eUntuk mencegah kontak (reaksi) antara logam Na dan Cl2 yang tebentuk.–> 2Cl. Kemudian ditambahkan reduktor natrium hidrosulfit. a. Cl2 + 2Br.+ H2 Anode : 2Cl. Di alam. Cl2 akan mengoksidasi Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan. Hasil reaksinya teercampur ± 44% N2. Katode : 2H2O + 2e. Proses gibbs. untuk memisahkan NaIO3 dilakukan kristalisasi sehingga NaIO3 tertinggal dalam larutan. 5.–> 2OH.Anode : 2F. Fluorin .  Pembuatan Bromin Air laut mengandung ion bromida (Br-) dengan kadar 8 x 10-4.

8. 5. Bromin 1.)( ClO. Natrium bromide (NaBr)sebagai obat penenang saraf 2. 5. 7. d. c. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai. b. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman.) sebagai serbuk pengelontang atau kapur klor. 4. 2. Kalium klorat (KCl) bahan pembuat mercon dan korek api. Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan campuran pasta gigi. Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang ( breaching agent ) untuk kain dan kertas. 4.ClO? + zat pewarna ? Cl. Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu. CaOCl2/( Ca2+ )( Cl. 2. 8. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan aluminium. Reaksi : CaSiO3 + 8HF –> H2SiF6 + CaF2 + 3H2O 3. Perak bromide(AgBr)disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi 3. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC. Etilen dibromida(C2H4Br2)ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2. Metil bromide(CH3Br)zat pemadam kebakaran 4. Asam flourida digunakan untuk mengukir (mengetsa) gelas.1. Untuk mengekstrasi logam tersebut. 6. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator. Lodin . Klorin 1. Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin.+ zat tak berwarna 6. 3. 7. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. Seng klorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri (solder). 9. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )2 ] sebagai zat disenfekton pada air ledeng.

1. Mengidentifikasi amilum 3. Iodoform(CHI3)merupakan zat organic 5. Sebagai obat antiseptic 2. Perak Iodida(AgI)digunakan dalam film fotografi. Kalium Iodat(KIO3)ditambahkan pada garam dapur 4. .

titik leleh. 1. Oleh karena itu.084 20. Keberadaan di alam.948 0. dan titik didih dari unsur He hingga Rn.000008 Xenon* Xe Tabel 1.00011 0. Sumber utama gas mulia. kecuali radon dan udara. 2. Unsur Nitrogen Oksigen Argon* Karbon dioksida Neon* Helium* Metana Kripton* Hidrogen Nitrogen oksida Lambang N2 O2 Ar CO2 Ne He CH4 Kr H2 NO2 Persentase (volume) 78. Kerapatan. Titik Leleh.1 unsur-unsur gas mulia (*) di udara kering. Kerapatan gas mulia dipengaruhi oleh massa atom. Sifat Fisika.0005 0.00182 0.0002 0. Berdasarkan data fisis gas mulia. . terlihat juga adanya keteraturan pada nilai kerapatan. a. Komposisi unsur-unsur gas mulia di udara dapat dilihat dari tabel. Titik leleh dipengaruhi oleh jenis dan kekuatan ikatan. maka gaya antar molekul yang terjadi antara atom-atom unsur gas mulia berupa gaya London (gaya disperse). Kerapatan bertambah dari He ke Rn karena bertambahnya massa atom.0314 0. jari-jari atom. b. dan kekuatan gaya London. sifat gas mulia inert. Gas mulia merupakan molekul monoatomik.934 0.00052 0.0005 0.GOLONGAN GAS MULIA. berkurangnya jari-jari danbertambahnya kekuatan London.

helium digunakan untuk pendingin koil logam pada alat scanner tubuh. danpendingin bagi penelitian bersuhu rendah. Titik Didih. sebab masing-masing nampaknya sama sekali tak reaktif secara kimia. Helium juga digunakan sebagai pengisi balon udara karena bersifat inert. Hal ini dikarenakan kekuatan gaya London semakin bertambah. Kebanyakan ahli kimia mulai menyebut keluarga itu gas mulia. dan XeF6 istilah lamban (inert) tidak lagi sesuai. Sama seperti unsur-unsur yang tak reaktif dan yang secara kimia bersifat menyendiri seperti emas dan platinum disebut logam mulia. 4. XeF4. 3. . Helium memiliki titik didih paling rendah yaitu -269 oC. Sifat Kimia. Neon. c. b. Krypton bereaksi denga flour hanya bila keduanya dikenakan penyinaran/pelepasan muatan listrik.Titik leleh bertambah dari He ke Rn. Helium. Dunia kimia terguncang dan tergetar ketika pada tahun 1962 ahli kimia Canada Neil Bartlett membuat sebuah senyawaan stabil yang dianggap mempunyai rumus XePtF6. Seperti XeF2. a. Ahli riset lainnya menunjukkan bahwa xenon dapat bereaksi langsung dengan folurin untuk membentuk senyawaan-senyawaan biner sederhana. Helium dengan gas nitrogen digunakan sebagai pengisi bola lampu pijar karena campuran ini tidak bereaksi denga filament tungsten. oleh karena itu. Kegunaan. Titik didih bertambah dari HE ke Rn karena pertambahan kekuatan gaya London. sementara xenon memerlukan pemanasan atau permulaan reaksi secara fotokimia. Radon bereaksi spontan dengan flour pada suhu kamar. Selama bertahun-tahun unsur-unsur grup VIIA disebut sebagai gas inert (tak bereaksi). Helium juga digunakan sebagai pelarut gas yang digunakan para penyelam karena kelarutan helium dalam darah para penyelam jauh lebih kecil dibandingkan gas nitrogen.

Neon cair digunakan sebagai cairan pendingin pada reactor nuklir. Gas argon digunakan sebagai pengisi bola lampu listrik. spectrum atom krypton digunakan ntuk menetapkan ukuran panjang “satu meter” yang didefinisikan sebagai 1. f. Gas argon juga dimanfaatkan untuk menciptakanlingkunga/atmosfer inert terutama pada pembuatan kristal silicon dan germanium yang ultra murni dalamperalatan semikonduktor. c. Sebab argon juga tidak bereaksi dengan wolfram yang pijar. maka digunakan dalam laser untuk merawat retina di belakang mata. Oleh karena krypton menghasilkan cahaya dengan intensitas tinggi. Karen amempunyai sifat anestensi (pemati rasa). Unsur-unsur ini terdiri dari flourin (F).650.Gas neon jika dimasukkan ke dalam tabung bertekanan rendah yang diberi tegangan listrik dan memancarkan cahaya merah. Radon merupakan gas mulia yang bersifat radioaktif. e. gas xenon juga digunakan untuk membius pasien pada proses pembedahan. Krypton. Dalam system pengukuran. Xenon digunakan untuk menghasilkan cahaya terang pada lampu blitz (flash gun). d.763. bromin (Br). Tabung ini banyak digunakan sebagai lampu reklame. Radon. iodin (I). klorin (Cl).73 kali panjang gelombang garis ungu-merah pada spectrum atom krypton. meskipun suhu yang dihasilkan tidak serendah helium cair. Argon. Xenon. Sehingga sinar yang dipancarkannya dapat digunakan dalam terapi penyakit kanker. Unsur-unsur golongan VII A dalam sistem periodik tergolong unsur-unsur blok p karena terakhir pada atom unsur ini mengisi subkulit p. .

Di alam terdapat sebagai ion Na+ dalam endapan garam. Alumunium Dalam industri. Di alam terdapat sebagai kawah vulkanik (keadaan bebas). Alumunium dan dalam air laut terutama sebagai karbonat MgCO3 yang sukar larut. Di alam terdapat sebagai fluoroapatit. Di alam terdapat sebagai ion Cl. sebagai sulfat dan sulfida. yaitu alumunium. zinc Klorin Argon blende. melalui langkah-langkah sebagai berikut : . fosforus. Merupakan unsur peringkat kedelapan sesudah oksigen pada kulit bumi. dan Magnesium dakam air laut misalnya NaCl. hidroksi apatit. Aluminium oksida diperoleh dari bausit. anortit.dalam air laut. Merupakan unsur peringkat ketiga sesudah oksigen pada kulit bumi. Di alam terdapat sebagai ion Mg+ dalam endapan garam. muskavit. Ca5(PO4)3(OH). Hanya terdapat dalam jumlah kecil di udara sebagai unsur bebas 2. gelena. silikon. SiO2. misalnya besi (III) oksida dan silikon (IV) oksida. Sulfur fosforusit. Ca5(PO4)3F. dan sulfur a.xH2O dan Silikon krolit Na3AIF6 Merupakan unsur peringkat kedua sesudah oksigen pada kulit bumi. Fosforus NaAISi3O8. FeS23.Unsur Periode Tiga di Alam dan Pengolahannya 1. Merupakan unsur peringkat keempat belas sesudah oksigen pada kulit bumi. aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis aluminium oksida cair. Di alam terdapat sebagai mineral bauksit Al2O3. Ca3(PO4)2. yaitu aluminium oksida hidrat yang mengandung pengotor. Ca(AISiO4)2. ZnA Merupakan unsur peringkat keenambelas sesudah oksigen pada kulit bumi. KAI2(AISi3O10)(OH)2 Merupakan unsur peringkat kedua belas sesudah oksigen pada kulit bumi. pirit. Cara Pembuatan Pada subpokok bahasan ini hanya akan dibahas empat unsur. Di alam terdapat sebagai pasir kuarsa. PbS. Keberadaan Di Alam Unsur Natirum Keberadaannya di Alam Merupakan unsur peringkat kelima sesudah oksigen pada kulit bumi. albit.

Silikon Dalam industri. maka elektrode karbon dapat habis bereaksi dengan oksigen yang dibebaskan. Al2O3 dilarutkan dlam lelehan kriolit (Na3AlF6). Silikon ini cukup murni jika digunakan pada pembuatan aliase dengan logam . SiO2(s) + 2C(s) → Si(l) + 2CO(g) Lelehan Si yang dihasilkan akan membentuk padaran pada suhu 1410oC. akan terurai menjadi Al3+ dan ion O2-. Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalm sel elektrolisis. dan direaksikan dengan gas CO2 untuk mengendapkan aluminium hidroksida 2NaAl(OH)4(aq) + CO2(g) → 2Al(OH)3(s) + Na2CO3(aq) + H2O(l) c. Oleh karena proses ini berlangsung pada suhu tinggi (850oC). silikon diperoleh dengan cara memanaskan pasir kuarsa (SiO2) dengan kokas (C) pada suhu sekitar 3000oC dalam tanur listrik. Untuk itu. secara periodik elektrode karbon perlu diganti. yang terdiri dari anode dan katode karbon. filtraynya diecerkan dengan air. Selanjutnya produk disaring untuk memperoleh Al(OH)3.a. Bauksit yng masih kotor direaksikan dengan lrutan NaOH pekat. Reaksi elektrolis yang terjadi : Katode Anode Sel : 4Al3+(l) + 12e → 4Al(l) : 6O2-(l) → 3O2 (g) + 12e : 4Al3+(l) + 6O2-(l) → 4Al(l) + 3O2(g) 2Al2O3(l) → 4Al(l) + 3O2(g) Lelehan aluminium yang terbentuk pada katode membentuk lapisan di dasar sel dan secara berkala dikeluarkan dari sel. 2Al(OH)3(s) → Al2O3(s) + 3H2O(g) d. Al2O3 dalam lelehan kriolit. Setelah disaring. b. setelah itu dipanaskan agar diperoleh Al2O3. tetapi Fe2O3 dan kotoran lain yang tidak larut disaring dengan alat filtrasi. Al2O3 dan SiO2 larut. Al2O3(s) + 2NaOH(aq) + 3H2O(1)→ 2NaAl(OH)4(aq) b. Reaktan ditambahkan dari atas tanur.

Fosforus dalam bentuk cair yang dihasilkan akan dikeluarkan lewat bagian bawah. Fosforus putih diperoleh dengan mereduksi fosforit. dalam batuan fosfat degan cara dipanaskan dengan kokas dan pasir silika. kemudian campuran ini dipanaskan. Si(S) + 2Cl2 (g) → SiCl4(l) Oleh karena SiCl4 merupakan zat cair yang mudah menguap. Silikon yang diperoleh dari tanur listrik harus diolah terlebuh dahulu. d. diperlukan silikon ultra murni. tetapi dapat larut dalam pelarut organik. SiCl4(g) + 2H2(g) → Si(s) + 4HCl(g) c. dengan cara memanaskannya dengan Cl2. chips komputer. Uap fosforus yang dihasilkan keluar.5oC. SiO2. Belerang (Sulfur) Di alam. Ca3(PO4)2. SiCl4 direduksi dengan mengalirkan campuran uap SiCl4 dengan gas H2 melalui suatu tabung yang dipanaskan hingga diperoleh silikon ultra murni. Belerang yang biasa kita lihat berwarna kuning adalah belerang rombik yang stabil di bawah suhu 95. dan pasir silika dimasukkan dari atas tungku. yaitu fosforus putih (P4) dan fosforus merah. Setelah itu. kokas. biasanya fosforus putih disimpan dalam air. maka pemurnian dilakukan dengan proses distilasi. pada suhu 1400-1500oC sehingga terjadi reaksi sebagai berikut. Fungsi presipator adalah untuk menangkap debu. yaitu belerang rombik dan belerang monoklin. dan sel surya. misalnya pelarut karbon disulfida. .lain. Fosforus fosforus dikenal dalam dua bentuk aloptropi.5oC. Namun. untuk beberapa penggunaan seperti transistor. uap fosforus masuk ke menara air dan disemprot dengan air pada suhu ± 70oC. Oleh karena dapat terbakar sendiri di udara. Di atas suhu 95. dikenal dua bentuk aloptropi belerang padat. Fosforus putih lebih bersifat racun dan lebih reaktif dari fosforus merah. kemuudian dilewatkan melalui presipitator elektostastis. 2Ca3(PO4)2(s) + 6SiO(s) + 10C(s) → 6CaSiO3(s) + 10CO(g) + P4 (g) Bebatuan fosfat. Selanjutnya. Fosforus putih tidak larut dalam air.

yaitu proses Fransch. Sifat-sifat 1.2 +2 544 118 578 1.Kerapatan (Kg/m3) b.5 +6 80 99 1250 3. Air super panas (150oC) dimasukkan untuk melelehkan belerang. (pm) c.5 +3 26 111 789 1. Penggunaan utama dari belerang adalah untuk pembuatan asam sulfat. Adanya udara bertekanan menyebabkan campuran udara. 3. Dalam industri.0 +7 98 1520 0 atom 190 Na Mg Al Sl P S Cl Ar .belerang rombik berubah menjadi belerang monoklin. Belerang banyak terdapat dalam kulit bumi. yang selanjutnya mencair pada suhu 113oC. air. Titik leleh (oC) c.0 +1 72 160 738 1.214 1. 8SO2(g) + 16H2O(l) + 3S8(s) Deposit belerang (S) yang terdapat di bawah permukaan. Belerang yang ditemukan di daerah vulkanik kemungkinan merupakan hasil reaksi antara gas SO 2 dan H2S yang terdapat dalam gas vulkanik. Lubang dibor dan tiga pipa konsentris dimasukkan ke dalam lubang.1 +6 29 102 1000 2.Bilangan oksidasi Sifat fisis a. Sifat Fisika Dan Kimia. dan lelehan belerang dipaksa naik ke permukaan melalui pipa.8 +4 17 102 1013 2. ifan e.Energi (Kj/mol) d.78 -101 -35 -189 -186 Sifat Atomik a. ditambang dengan suatu metode. b. asam sulfat diproduksi dengan dua proses kontak dan proses bilik timbel.Titik didih (oC) Keelektronegat 970 98 883 1740 649 1107 2702 660 2519 2330 1410 2355 1820 29 277 2070 27 444 3.Jari-jari ionik (pm) Jari-jari 102 496 ionisasi 1.

chips komputer. Penggunaan utama dari belerang adalah untuk pembuatan asam sulfat. Dapat membantu dalam penggunaan seperti transistor. Kegunaan. Belerang. dan sel surya.4. . Silikon.

7%). Titanium (Ti) Merupakan unsur peringkat ke-10 dalam kulit bumi (0. senyawa sulfida. seperti calcosite (Cu2S) dan calcopirite (CuFeS2).1% massa). seperti malachite (Cu2(OH)2CO3). dan carnotite (K2(UO2)VO4. patronite (VS4).H2O). Ditemukan dalam bentuk unsur bebas di sekitar kawah vulkanik dan sebagai senyawa oksida. Ditemukan dalam mineral millerite (NiS) dan pentlandite (NiS – FeS).O3) Terdapat relatif cukup melimpah di kulit bumi (0. seperti monazite dan gadolinite.3H2O. magnetite (Fe3O4). tetapi dapat ditemukan dalam mineral smaltite (CoAs2). Merupakan unsur peringkat ke-24 dalam kulit bumi. . Ditemukan dalam mineral : hematite (Fe2O3). Keberadaan Di Alam. Zincite (ZnO). dan rodocrosite (MnCO3) Besi (Fe) Merupakan logam berat yang paling melimpah dalam kulit bumi (sekitar 4. seperti cuprite (Cu2O). siderite (FeCO3). dan pyrite (FeS2). Terdapat bersama mineral lainnya.PERIODE 4 1. Unsur Skandium (Sc) Keberadaan di alam Skandium terutama terdapat pada mineral tortveitil (kira-kira 34% massa Sc). dan smitsonite (ZnCO3). Terutama ditemukan sebagai batu kawi atau pirolusite (MnO2). Vanadium (V) Tersebar luas di seluruh kulit bumi (0. dan kobalt (CoAsS). vanadinite (Pb5(VO4)3Cl). Kromium (Cr) Mangan (Mn) Terdapat dalam mineral chromite (FeO. Zink (Zn) Ditemukan dalam mineral : zink blende/spalerite (ZnS). Kobalt (Co) Nikel (Ni) Tembaga (Cu) Relatif jarang.02% massa) dengan sumber utamanya mineral : vanadite (Pb(VO4)2). limonite (Fe2O3.6% massa) biasanya terdapat dalam bentuk mineral rutile (TiO2) atau ilmenite (FeTiO3). dan senyawa karbonat.Cr2.

1. nikel. Gas oksigen menyusup ke dalam leburan besi dan mengoksidasi zat pengotor dengan cepat. Cara Pembuatan. Namun. Untuk memperoleh logam murni. menambahkan logam-logam campur seperti nikel dan kromium.Di alam. menghilangkan pengotor seperti silikon dan fosforus. Oleh karena itu. Proses yang harus dilakaukan pada pengubahan (konversi) besi gubal menjadi baja adalah sebagai berikut. sebagian besar unsur transisi terdapat sebagai bijih. 3. Sebanyak 300 ton besi tuang dapat diolah menjadi baja dalam waktu 40 menit. Oksidasi karbon dan zat pengotor lainnya dilangsungkan dengan meniupkan oksigen murni melalui pipa. reduksi bijih logam menjadi logam. dan beberapa logam transisi lainnya disebut baja. sesuai jenis baja yang diproduksi.5%. dan pemurnian mejadi logam. Campuran logam besi dan logam-logam tertentu seperti kromium. proses konversi ini dilakukan dalam konverter Bessemer. masih ada permasalahan. yaitu ekstraksi bijih logam. vanadium. Pada proses ini digunakan tanur yang dapat berputar secara mendatar dan tegak. sehingga baja dalam keadaan lebur dapat dituangkan ke dalam cetakan. Konversi besi gubal menjadi baja dengan cara ini banyak digunakan karena prosesnya sangat cepat. Pembuatan Baja. kemudian digunakan tungku terbuka (open hearth furnace). Daftar beberapa jenis baja berdasarkan sifatnya. diperlikan tiga macam proses utama. Kini. yaitu harga tungku yang mahal dan prosesnya yang berlangsung lambat. untuk memperoleh logam murni dari bijihnya diperlukan proses reduksi. 2. Menurunkan kadar karbon dari 3 – 4% menjadi 0 – 1. 2. Kalor yang dibebaskan dapat mempertahankan suhu dalam tanur tetap tinggi. proses konversi besi gubal menjadi baja dilakukan dalam tungku oksigen (basic oxygen furnace). Mula-mula. . Tanur diisi langsung dengan leburan besi tuang dan kapur. karena kualitas baja yang dihasilkan kuran gbisa dipertahankan. Akan tetapi.

87 1857 1672 7. karena mudah melepaskan elektronnya untuk berubah menjadi ion positif atau kation.04 Co 1.20 -0.6 -1.16 0.0 650 1.5 658 1.9 5.9 - Zn 1. Antar inti atom logam bermuatan positif dengan awan elektron bermuatan negatif terjadi tarik-menarik yang kuat.74 1495 2870 8.17 1.25 0.5 -1.86 Mn 1.32 1.0 631 1.5 906 1. Karena logam memiliki elektron valensi yang bebas bergerak atau mudah berpindah dari satu orbital lainnya.20 V 1.93 1890 3380 6.5 -1.15 0.76 - Keelektronegatifan E red M (aq)(volt) E red M (aq)(volt) o 3+ o 2+ -0.3 -2.80 1453 2732 8. Unsur-unsur transisi bersifat logam.81 1244 1962 7.00 1660 3287 4.28 -0.88 220 907 7.1 2.87 1083 2567 8.2 sifat-sifat sisis unsur transisi periode IV Sifat Jari-jari atom (A) Jari-jari ion M2+ (A) Titik leleh ( oC) Titik didih (oC) Rapatan (gr cm-3) Kekerasan (skalaMohs) Energi ionisasi (Kj/mol) Sc 1. Tabel 6.44 -0.40 Ni 1.Jenis Baja mangan Baja krom Nikel Stainless steel Unsur tambahan 11-14% Mn 12-18%Cr 25%Nl 18% Cr dan 8% Ni sifat Sangat keras Tahan karat dan panas Kuat dan tahan karat Tahan karat 3.0 652 1.91 -0.0 745 1. disebabkan elektron terakhir dari unsur transisi mengisi orbital d yang terletak di sebelah dalam yang kurang menetukan sifat kimia.17 0. sehingga terbentuk ikatan yang disebut ikatan logam.8 -0.5 759 1.86 - Cu 1.75 1535 2750 7.91 -0. Logam transisi memiliki titik leleh dan didih yang relatif tinggi dan bersifat keras. Persamaan mendatar sifat unsur transisi ini kontras dengan perubahan sifat secara bertahap unsur blok S dan blok P dalam satu periode.17 0.6 -0.44 1541 2831 3.18 0.2 9.34 .10 Ti 1. Suatu ketika elektron valensi ini akan terdelokasiasi pada suatu tempat dalam logam tersebut sebagai awan elektron yang bermuatan negatif.9 4.22 0.0 7. Sifat unsur-unsur transisi ini didukung oleh sifat-sifat fisisnya.9 3.25 +0.8 -0. Sifat-Sifat Fisika Dan Kimia.9 737 1.6 0.17 0.86 Cr 1.74 Fe 1. Unsur-unsur transisi menunjukkan persamaan secara mendatar dalam sifat fisis dan kimia.9 758 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful