GOLONGAN ALKALI 1. Keberadaan Di Alam.

Senyawa-senyawa mengandung alkali yang ditemukan di alam dapat dilihat pada tabel berikut : Unsur Li Na Kelimpahannya di Alam Dalam Spodumen LiAl (SiO3) Dalam garam batu (NaCl), Sendawa Chili (NaNO3), Kriolit (NaAlF6), Boraks (Na2B4O7).IOH2O), Albit (Na2NO.Al2O3.3SiO2), di kulit bumi tersebar sebagai natron (Na2CO3.IOH2O) K Rb Cs Fr Di kulit bumi sebagai mineral silvit (KCl), Karnalit (KCl.MgCl.6H2O), Sendawa ( KNO), Feldspar (K2O.Al2O3.3SiO2) Dalam Lepidolit Dalam Polusit (Cs4Al4Si9O26.H2O), Mineral Fosfat trivilit Sangat sedikit karena bersifat radioaktif, terbentuk dari peluruhan aktinium 2. Sifat fisika (sifat fisis). Dari sifat fisis logam alkali yang tercantum pada tabel 2.1, dapat kita temukan adanya keteraturan titik leleh, titik didih, dan hantar listrik dan panas dari unsur lithium dan fransium. a. Titik Leleh. Dari lithium ke fransium, titik lelehnya semakin menurun. Hal ini disebabkan titik leleh ditentukan oleh jenis ikatan dan kekuatan ikatan logam yang dimiliki unsur alkali. Semakin kuat ikatan logamnya, semakin tinggi titik lelehnya. Ini berarti dari lithium ke fransium ikatan logamnya semakin lemah. b. Titik Didih. Dari lithium ke fransium, titik didihnya semakin menurun yang dapat dijelaskan seperti pembahasan di atas. c. Daya Hantar Listrik Dan Panas. Dari lithium ke fransium, daya hantar listrik dan panas semakain menurun, kecuali pada logam natrium dan kalium yang semakin bertambah karena electron valensi ada atom Na dan K mudah bergerak bebas. Sifat fisis Li Na K Rb Cs Fr

Kerapatan (Kg/m3) Titik leleh ( oC) Titik didih (oC) Daya hantar listrik (MΩ -1 cm-1) Daya hantar panas (W/cmK)

530 181 1342 0.10 8 0.84 7

970 98 883 0.21 0 1.41

860 63 760 0.13 9 1.02

1530 39 686 0.07 8 0.58 2

1880 29 686

27 677

0.07 0.030 8 0.150 0.58 2

3. Sifat kimia. Bila ditinjau konfigurasi electron unsur alkali, terdapat hanya satu electron valensi pada subkulit S. ketika bereaksi, atom unsur alkali cenderung melepaskan satu electron saja. Oleh karena itu, unsur alkali tergolong logam yang sangat reaktif. Unsur alkali dapat bereaksi dengan air. Di dalam air, logam Kalium bereaksi hebat. Sehingga menimbulkan letupan sangat keras dan nyala api berwarna ungu muda. Logam natrium juga bereaksi hebat dengan air dan menimbulkan letupan api berwarna kuning. Logam lithium juga bereaksi dengan air, tetapi tidak sereaktif logam kalium dan natrium. Persamaan reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut : 2Li (s)+2H2O(l) → 2LiOH(aq)+H2(g) 2Na(s)+22H2O(l) → 2HaOH(aq)+H2(g) 2K(s)+2H2O(l) → 2KOH(aq)+H2(g) Berdasarkan reaksinya dengan air tersebut, dapat disimpulkan bahwa logam K lebih reaktif dibanding logam Li. Hal itu menunjukkan bahwa reaksifitas logam alkali dari Li ke Fr semakin bertambah. Dikarenakan semakin bertambahnya jari-jari atom dari Li ke Fr yang menyebabkan daya tarik menarik antara inti atom dengan electron valensi semakin lemah sehingga semakin mudah melepas electron valensi tersebut. 4. Proses pembuatan Tingkat oksidasi logam alkali dalam senyawanya selalu +1. oleh karena itu, semua reaksi pembuatan logam alkali dari senyawanya tergolong raksi reduksi.

Logam Li yang tidak terlalu reaktif digunakan dalam baterai untuk kalkulator. a. Kegunaan. Kalium. KCl + Na ↔ K+NaCl Reaksi reduksi-reduksi di atas merupakan reaksi kesemtimbangan. Reaksi yang terjadi Katode Anode : K++l → K : 2Cl. Penggunaan dalam bentuk logamnya memerlukan kondisi tertentu. Raksi yang terjadi Katode Anode : Na++e → Na : 2Cl → Cl2+2e c. Logam Rb dan Cs dibuat dengan cara mereduksi lelehan halide garamnya dengan logam Na.→ Cl2+2e b. dan alat pacu jantung. litium (Li).a. reaksi pada sel elektrolisis katode Katode Anode : Li+(l)+e → Li : 2Cl. Natrium. Logam natrium dibuat dengan elektrolisis campuran NaCl dan NaF cair. d. RbCl+Na ↔ NaCl+Rb CsCl+Na ↔ NaCl+Cs 5. Logam natrium dibuat dengan elektrolisis campuran KCl dan Ca+Cl2 cair. Kebanyakan logam alkali digunakan dalam bentuk senyawa. . Lithium. jam. Logam lithium dibuat dengan elektrolisis campuran lelehan licl dan kcl cair penambahan kcl cair berfungsi untuk menurunkan titik leleh LiCl. Rubidium Dan Sesium. kamera.→ Cl2+Ze Dapat juga dengan cara reduksi lelehan KCl dengan logam Na pada suhu 850 oC.

Digunakan pada filament sel foto listrik (mengubah E. Untuk membuat kalium super oksida. karena paduan logam ini sangat ringan tetapi kuat.Paduan logam Li dengan magnalium digunakan pada komponen pesawat terbang. Kalium (K). Sesium (Cs). menyebabkan timbulnya arus litrik. Natrium (Na). b. c.cahaya → E listrik). Uap yang timbul dipakai untuk menjalankan generator listrik. Digunakan sebagai katode pada lampu-lampu elektronik. . Digunakan pula untuk mengukur gelombang otak. e. KO2 yang digunakan dalam masker gas. Di dalam tubuh. Jika terkena cahaya. Digunakan sebagai bahan pendingin pada reactor nuklir. Disunakan juga pada lampu penerangan di jalan raya. d. kalium bersama natrium dipergunakanoleh sel-sel saraf untuk mengirim sinyal-sinyal litrik. Lelehan natrium mengambil panas yang dihasilkan reaksi fisis dan panas tersebut ditafsirkan oleh natrium cair ke bagian luar reactor untuk menguapkan air. Rubidium (Rb).

dan radium (Ra). Keberadaan Di Alam. Selanjutnya larutan diuapkan sehingga diperoleh kristal MgCl2. Titik leleh dan titik didihnya cenderung menurun dari berilium ke barium. Logam-logam yang terletak pada golongan IIA ini dinamakan alkali tanah karena pada umumnya ditemukan dalam tanah berupa mineral batuan 2. Proses Pembuatan. Logam alkali tanah bereaksi baik dengan air kecuali dengan loga magnesium yang hanya bereaksi dengan air panas. sehingga diperoleh lautan MgCl2. MgCl2 → Mg+Cl2 Br Mg Ca Sr Ba 1848 1738 1550 2630 3510 1287 650 842 777 727 2469 1090 1484 1382 1870 Ra 5000 700 1737 . yang paling banyak diproduksi adalah magnesium. Diantara logam alkali tanah. jari-jari atom secara periodik meningkat. barium (Ba). Sifat Kimia. 4. Mula-mula air laut dicampur dengan CaO sehingga magnesium diendapkan sebagai Mg(OH)2. Sifat Fisika. Penambahan tersebut menyebabkan penurunan energi pengionan dan keelektronegatifan. Semua logam alkali tanah bereaksi dengan asam kuat membantuk garam dan gas hydrogen. kristal dicairkan lalu dielektrolisis. strontium (Sr). Magnesium diolah dari air laut melalui proses Downs sebagai berikut. yaitu berilium (Be). kalsium (Ca). magnesium (Mg). Dari atas ke bawah dalam system periodic. Sifat fisis unsur alkali tanah dapat dilihat pada tabel. Sifat fisis Kerapatan (Kg/m3) Titik leleh ( oC) Titik didih (oC) 3. Logam alkali tanah juga beraksi dengan udara membentuk oksida dan nitrida. kemudian endapan disaring dan direaksikan dengan larutan HCL pekat. 1. Logam alkali tanah adalah nama unsur-unsur yang terletak pada golongan IIA pada sistem periodik unsur. dan berilium tidak bereaksi.GOLONGAN ALKALI TANAH. Reaksinya semakin hebat dari berilium ke barium.

Digunakan untuk membuat kembang api yang menghasilkan warna merah terang. strontium dan barium hx dapat dibuat dalam jumlah yang sedikit dan diperoleh melalui reduksi halidnya dengan logam natrium. Berilium merupakan logam yang ringan dan keras. oleh karena itu. Berilium. CaO (kapur tohor) → fluks pada industri baja untuk mengikat pengatur membentuk terak. dan tahan korosi. • Mg (OH)2 → sebagai obat magg • MgSO4. d. a.7H2O → sebagai obat pencahar c. 5. Juga dibuat untuk kembang api dan blitz. paduan tembaga dengan berilium digunakan untuk pegas dan klip berilium mempunyai penampang lintang dengan daya absorpsi yang kecil terhadap radiasi sehingga digunakan pada industri tenaga nuklir. CaSO4. Magnesium.Berilium diperoleh dengan cara mereduksi garam halidnya dengan magnesium. b. Paduan logam ini cocok untuk membuat komponen pesawat terbang. Strontium. .2H2O (gips) → membentuk gips baker (sebagai pembalut bagi penderita patah tulang serta membuat cetakan gigi). Senyawa magnesium: • MgO → untuk batu keras tahan api. kalsium. Logam magnesium digunakan untuk membuat magnalium (paduan logam magnesium-aluminium) yang bersifat kuat. Kegunaan . juga mengeringkan zat Ca(OH)2 (kapur mati) → menetralkan asam pada berbagai proses industri. berilium transparan terhadap sinar X sehingga digunakan dalam tabung sinar X. Kalsium. ringan.

Unsur halogen terbanyak Unsur Flourin Klorin Bromin Lodin Astatin Terdapatnya Di Alam Dalam senyawa flourspar (CaF2). MgCl. Membuktikan bahwa gaya London mempengaruhi sifat fisis unsur tersebut.GOLONGAN HALOGEN 1.8% massa air laut). Kemampuan fisik unsur halogen. KCl. Dalam senayawa bromida yang ditemukan pada air laut dan mineral. Dalam senyawa Natrium lodat (NalO3) ditemukan dalam jumlah berlimpah di Chili dan USA. sangat tidak stabil Dalam jumlah kecil terkandung dalam uranit Kerapatan. Semakin kuat gaya London yang terjadi antar molekul-molekul unsur halogen. Cl) ke fase cair (Br). unsur-unsur halogen ditemukan dalam bentuk molekul diatomiks. uap berwarna violet Bersifat radioaktif. Dalam kerak bumi sangat sedikit 2. Unsur Flourin Klorin Bromin Lodin Astatin  Kenampakan fisik Gas berwarna kuning pucat. Gas berwarna kuning kehijauan Cair berwarna orange kecokelatan Padat berwarna abu-abu kehitaman. maka semakin tinggi titik lelehny. . Dipengaruhi oleh kekuatan gaya London.  Titik didih. kriolit (Na3AlF6). Kenaikan nilai kerapatan yang sangat drastic dari Cl ke Br terjadi karena adanya perubahan fase gas (F. Di alam. Keberadaan di alam. dan Flouroapatit (Ca5 (PO4)3F) Dalam senyawa NaCl. halogen ditemukan dalam bentuk senyawaanya karena bersifat sangat reaktif. Sifat fisika. Di alam.  Titik leleh. dan CaCl2 yang terkandung dalam air laut dengan kadar terbanyak NaCl (2.

ditambahkan LiF 3% untuk menurunkan suhu sampai 100oC. akan membentuk ion halide bermuatan -1 (X-). Proses pembuatan. kecuali gas florin (F2).  Pembuatan Flourin. b. jiak unsur-unsur halogen bereaksi dengan logam. KHF2 –> K+ + HF2HF2 –> H+ + 2FKatode : 2H+ + 2e.10 sifat 3 kimia halogen pada pembentukan senyawa. Halogen dibuat dengan cara mengoksidasi ion halide (X-).–> H2 Energi ikatan X-X Sifat-sifat Kalor pembentukan standar NaX (Kj/mol) Kalor atomisasi X2 79 158 121 242 112 193 107 151 Flourin -573 Klorin -414 Bromin -361 Lodin -228 . Flourin diperoleh melalui proses elektrolisis garam kalium hydrogen flourida (KHF2) dilarutkan dalam HF cair. 3. Di Bidang Industri. tidak ada oksidator yang mampu mengoksidasi senyawa florida (F-).Titik didih halogen bertambah dari F ke At. • • (Kj/mol) • (Kj/mol) 4. Elektrolisis dilaksanakan dalam wajah baj dengan katode baja dan anode karbon. Sifat kimia. jika bereaksi dengan unsur non halogen atau beberapa logam dengan tingkat oksidasi tinggi akan membentuk senyawa kovalen sederhana. a. Campuran tersebut tidak boleh mengandung air karena F2yang terbentukakan menoksidasinya. Sehingga halogen cenderung melengkapi kekurangan electron tersebut. Karena disamping bersifat racun. Oleh karena itu. Unsur-unsur halogen kekurangan satu electron dibandingkan dengan unsur gas mulia terdekatnya. Tabel 3. Akan tetapi. Di Laboratorium.

NaIO3 sehingga terjadi reaksi berikut 2NaIO3 + 5NaHSO3 –> 3NaHSO4 + 2Na2SO4 + H2O + I2 Endapan I2 yang terbentuk disaring dan dimurnikan dengan sublimasi. a. Proses downs yaitu elektrolisis leburan NaCl (NaCl cair).–> 2OH. yaitu elektrolisis larutan NaCl. Kemudian ditambahkan reduktor natrium hidrosulfit. digunakan diafragma lapisdan besi tipis. Kegunaan halogen. Fluorin . Katode : Na+ 2e.–> F2 + 2e-  Pembuatan Klorin.–> Cl2 + 2eProses deacon Reaksi :4HCl + O2 –> 2H2O Berlangsung pada suhu ± 430oC dan tekanan 200 atm. Cl2 + 2Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan.–> Cl2 + 2eUntuk mencegah kontak (reaksi) antara logam Na dan Cl2 yang tebentuk. senyawa lodin terdapat dalam NaIO3. Katode : 2H2O + 2e. NaCl dicampurkan dahulu dengan sedikit NaF agar titik lebur turun dari 800oC menjadi 600oC. Sebelum dicairkan.–> 2Cl.–> Na Anode : 2Cl. yang tecampur dengan NaNO3.dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3 kilogram bromin (Br2). Cl2 akan mengoksidasi Br. 5.+ H2 Anode : 2Cl.Anode : 2F.  Pembuatan Bromin Air laut mengandung ion bromida (Br-) dengan kadar 8 x 10-4. Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut.+ Br2  Pembuatan Lodin. Di alam. untuk memisahkan NaIO3 dilakukan kristalisasi sehingga NaIO3 tertinggal dalam larutan. Proses gibbs. Hasil reaksinya teercampur ± 44% N2.menjadi Br.

5. Bromin 1. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan aluminium.ClO? + zat pewarna ? Cl. Klorin 1.+ zat tak berwarna 6.1.) sebagai serbuk pengelontang atau kapur klor. 7. 9. Etilen dibromida(C2H4Br2)ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2.)( ClO. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )2 ] sebagai zat disenfekton pada air ledeng. Natrium bromide (NaBr)sebagai obat penenang saraf 2. 2. Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin. d. Lodin . 7. Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan campuran pasta gigi. Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang ( breaching agent ) untuk kain dan kertas. Untuk mengekstrasi logam tersebut. Reaksi : CaSiO3 + 8HF –> H2SiF6 + CaF2 + 3H2O 3. Metil bromide(CH3Br)zat pemadam kebakaran 4. Asam flourida digunakan untuk mengukir (mengetsa) gelas. b. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC. c. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur. 3. 4. 6. CaOCl2/( Ca2+ )( Cl. Perak bromide(AgBr)disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi 3. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. 2. 4. Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator. 5. Seng klorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri (solder). 8. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman. 8. Kalium klorat (KCl) bahan pembuat mercon dan korek api.

. Iodoform(CHI3)merupakan zat organic 5. Mengidentifikasi amilum 3.1. Sebagai obat antiseptic 2. Perak Iodida(AgI)digunakan dalam film fotografi. Kalium Iodat(KIO3)ditambahkan pada garam dapur 4.

0005 0. terlihat juga adanya keteraturan pada nilai kerapatan.GOLONGAN GAS MULIA.0005 0. berkurangnya jari-jari danbertambahnya kekuatan London.934 0. Kerapatan gas mulia dipengaruhi oleh massa atom. dan titik didih dari unsur He hingga Rn. Gas mulia merupakan molekul monoatomik. 2. .948 0.00052 0. Berdasarkan data fisis gas mulia. b.00182 0. Komposisi unsur-unsur gas mulia di udara dapat dilihat dari tabel. Unsur Nitrogen Oksigen Argon* Karbon dioksida Neon* Helium* Metana Kripton* Hidrogen Nitrogen oksida Lambang N2 O2 Ar CO2 Ne He CH4 Kr H2 NO2 Persentase (volume) 78. dan kekuatan gaya London. Sumber utama gas mulia.000008 Xenon* Xe Tabel 1.084 20.0314 0.1 unsur-unsur gas mulia (*) di udara kering.0002 0. 1. Titik Leleh. sifat gas mulia inert. kecuali radon dan udara. maka gaya antar molekul yang terjadi antara atom-atom unsur gas mulia berupa gaya London (gaya disperse). a.00011 0. titik leleh. Oleh karena itu. Kerapatan. Kerapatan bertambah dari He ke Rn karena bertambahnya massa atom. jari-jari atom. Titik leleh dipengaruhi oleh jenis dan kekuatan ikatan. Sifat Fisika. Keberadaan di alam.

dan XeF6 istilah lamban (inert) tidak lagi sesuai. Dunia kimia terguncang dan tergetar ketika pada tahun 1962 ahli kimia Canada Neil Bartlett membuat sebuah senyawaan stabil yang dianggap mempunyai rumus XePtF6. Titik didih bertambah dari HE ke Rn karena pertambahan kekuatan gaya London. helium digunakan untuk pendingin koil logam pada alat scanner tubuh. Kebanyakan ahli kimia mulai menyebut keluarga itu gas mulia. Sifat Kimia.Titik leleh bertambah dari He ke Rn. Helium juga digunakan sebagai pelarut gas yang digunakan para penyelam karena kelarutan helium dalam darah para penyelam jauh lebih kecil dibandingkan gas nitrogen. Titik Didih. b. Neon. oleh karena itu. Hal ini dikarenakan kekuatan gaya London semakin bertambah. danpendingin bagi penelitian bersuhu rendah. XeF4. Krypton bereaksi denga flour hanya bila keduanya dikenakan penyinaran/pelepasan muatan listrik. 3. Kegunaan. c. Radon bereaksi spontan dengan flour pada suhu kamar. Seperti XeF2. a. sementara xenon memerlukan pemanasan atau permulaan reaksi secara fotokimia. . Helium dengan gas nitrogen digunakan sebagai pengisi bola lampu pijar karena campuran ini tidak bereaksi denga filament tungsten. Helium juga digunakan sebagai pengisi balon udara karena bersifat inert. Sama seperti unsur-unsur yang tak reaktif dan yang secara kimia bersifat menyendiri seperti emas dan platinum disebut logam mulia. Helium memiliki titik didih paling rendah yaitu -269 oC. Selama bertahun-tahun unsur-unsur grup VIIA disebut sebagai gas inert (tak bereaksi). 4. Helium. Ahli riset lainnya menunjukkan bahwa xenon dapat bereaksi langsung dengan folurin untuk membentuk senyawaan-senyawaan biner sederhana. sebab masing-masing nampaknya sama sekali tak reaktif secara kimia.

650. Tabung ini banyak digunakan sebagai lampu reklame. meskipun suhu yang dihasilkan tidak serendah helium cair. maka digunakan dalam laser untuk merawat retina di belakang mata. Xenon. Gas argon digunakan sebagai pengisi bola lampu listrik.Gas neon jika dimasukkan ke dalam tabung bertekanan rendah yang diberi tegangan listrik dan memancarkan cahaya merah.73 kali panjang gelombang garis ungu-merah pada spectrum atom krypton. d. Argon. Unsur-unsur golongan VII A dalam sistem periodik tergolong unsur-unsur blok p karena terakhir pada atom unsur ini mengisi subkulit p. Neon cair digunakan sebagai cairan pendingin pada reactor nuklir. Radon merupakan gas mulia yang bersifat radioaktif. iodin (I). f. spectrum atom krypton digunakan ntuk menetapkan ukuran panjang “satu meter” yang didefinisikan sebagai 1. Sehingga sinar yang dipancarkannya dapat digunakan dalam terapi penyakit kanker. e. Unsur-unsur ini terdiri dari flourin (F). Oleh karena krypton menghasilkan cahaya dengan intensitas tinggi. klorin (Cl). Sebab argon juga tidak bereaksi dengan wolfram yang pijar. Gas argon juga dimanfaatkan untuk menciptakanlingkunga/atmosfer inert terutama pada pembuatan kristal silicon dan germanium yang ultra murni dalamperalatan semikonduktor. gas xenon juga digunakan untuk membius pasien pada proses pembedahan. Dalam system pengukuran. .763. Xenon digunakan untuk menghasilkan cahaya terang pada lampu blitz (flash gun). bromin (Br). Karen amempunyai sifat anestensi (pemati rasa). Krypton. c. Radon.

melalui langkah-langkah sebagai berikut : . gelena. Di alam terdapat sebagai ion Na+ dalam endapan garam. Ca(AISiO4)2. Hanya terdapat dalam jumlah kecil di udara sebagai unsur bebas 2. albit. pirit. yaitu alumunium. Fosforus NaAISi3O8. dan Magnesium dakam air laut misalnya NaCl. FeS23. Alumunium dan dalam air laut terutama sebagai karbonat MgCO3 yang sukar larut. Alumunium Dalam industri. sebagai sulfat dan sulfida. fosforus. Merupakan unsur peringkat keempat belas sesudah oksigen pada kulit bumi. anortit. misalnya besi (III) oksida dan silikon (IV) oksida. Di alam terdapat sebagai kawah vulkanik (keadaan bebas). Aluminium oksida diperoleh dari bausit. dan sulfur a.dalam air laut. Di alam terdapat sebagai mineral bauksit Al2O3. Ca5(PO4)3F. KAI2(AISi3O10)(OH)2 Merupakan unsur peringkat kedua belas sesudah oksigen pada kulit bumi. SiO2. Ca3(PO4)2. Di alam terdapat sebagai ion Cl. PbS. Merupakan unsur peringkat ketiga sesudah oksigen pada kulit bumi.xH2O dan Silikon krolit Na3AIF6 Merupakan unsur peringkat kedua sesudah oksigen pada kulit bumi. aluminium diperoleh dengan cara elektrolisis aluminium oksida cair. Di alam terdapat sebagai fluoroapatit. ZnA Merupakan unsur peringkat keenambelas sesudah oksigen pada kulit bumi. Keberadaan Di Alam Unsur Natirum Keberadaannya di Alam Merupakan unsur peringkat kelima sesudah oksigen pada kulit bumi. Ca5(PO4)3(OH). Merupakan unsur peringkat kedelapan sesudah oksigen pada kulit bumi. Di alam terdapat sebagai ion Mg+ dalam endapan garam.Unsur Periode Tiga di Alam dan Pengolahannya 1. Sulfur fosforusit. muskavit. yaitu aluminium oksida hidrat yang mengandung pengotor. hidroksi apatit. silikon. zinc Klorin Argon blende. Di alam terdapat sebagai pasir kuarsa. Cara Pembuatan Pada subpokok bahasan ini hanya akan dibahas empat unsur.

Al2O3 dan SiO2 larut. akan terurai menjadi Al3+ dan ion O2-. Reaktan ditambahkan dari atas tanur. yang terdiri dari anode dan katode karbon. Silikon ini cukup murni jika digunakan pada pembuatan aliase dengan logam . setelah itu dipanaskan agar diperoleh Al2O3. Reaksi elektrolis yang terjadi : Katode Anode Sel : 4Al3+(l) + 12e → 4Al(l) : 6O2-(l) → 3O2 (g) + 12e : 4Al3+(l) + 6O2-(l) → 4Al(l) + 3O2(g) 2Al2O3(l) → 4Al(l) + 3O2(g) Lelehan aluminium yang terbentuk pada katode membentuk lapisan di dasar sel dan secara berkala dikeluarkan dari sel. SiO2(s) + 2C(s) → Si(l) + 2CO(g) Lelehan Si yang dihasilkan akan membentuk padaran pada suhu 1410oC. Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalm sel elektrolisis. 2Al(OH)3(s) → Al2O3(s) + 3H2O(g) d. silikon diperoleh dengan cara memanaskan pasir kuarsa (SiO2) dengan kokas (C) pada suhu sekitar 3000oC dalam tanur listrik. Al2O3(s) + 2NaOH(aq) + 3H2O(1)→ 2NaAl(OH)4(aq) b. Setelah disaring. Oleh karena proses ini berlangsung pada suhu tinggi (850oC). Al2O3 dalam lelehan kriolit. tetapi Fe2O3 dan kotoran lain yang tidak larut disaring dengan alat filtrasi. b. Silikon Dalam industri. secara periodik elektrode karbon perlu diganti. dan direaksikan dengan gas CO2 untuk mengendapkan aluminium hidroksida 2NaAl(OH)4(aq) + CO2(g) → 2Al(OH)3(s) + Na2CO3(aq) + H2O(l) c. Untuk itu. maka elektrode karbon dapat habis bereaksi dengan oksigen yang dibebaskan. Bauksit yng masih kotor direaksikan dengan lrutan NaOH pekat. filtraynya diecerkan dengan air. Al2O3 dilarutkan dlam lelehan kriolit (Na3AlF6).a. Selanjutnya produk disaring untuk memperoleh Al(OH)3.

untuk beberapa penggunaan seperti transistor. SiCl4(g) + 2H2(g) → Si(s) + 4HCl(g) c. maka pemurnian dilakukan dengan proses distilasi. dengan cara memanaskannya dengan Cl2. Uap fosforus yang dihasilkan keluar. diperlukan silikon ultra murni. Namun. misalnya pelarut karbon disulfida. Fosforus dalam bentuk cair yang dihasilkan akan dikeluarkan lewat bagian bawah. SiCl4 direduksi dengan mengalirkan campuran uap SiCl4 dengan gas H2 melalui suatu tabung yang dipanaskan hingga diperoleh silikon ultra murni. dan sel surya. Selanjutnya. chips komputer. Fungsi presipator adalah untuk menangkap debu. Ca3(PO4)2. Belerang (Sulfur) Di alam. Belerang yang biasa kita lihat berwarna kuning adalah belerang rombik yang stabil di bawah suhu 95. dan pasir silika dimasukkan dari atas tungku. dalam batuan fosfat degan cara dipanaskan dengan kokas dan pasir silika. d. Fosforus fosforus dikenal dalam dua bentuk aloptropi. kokas. yaitu belerang rombik dan belerang monoklin. Fosforus putih lebih bersifat racun dan lebih reaktif dari fosforus merah.lain.5oC. dikenal dua bentuk aloptropi belerang padat. kemuudian dilewatkan melalui presipitator elektostastis. kemudian campuran ini dipanaskan. 2Ca3(PO4)2(s) + 6SiO(s) + 10C(s) → 6CaSiO3(s) + 10CO(g) + P4 (g) Bebatuan fosfat. Oleh karena dapat terbakar sendiri di udara. pada suhu 1400-1500oC sehingga terjadi reaksi sebagai berikut.5oC. . Di atas suhu 95. Fosforus putih diperoleh dengan mereduksi fosforit. uap fosforus masuk ke menara air dan disemprot dengan air pada suhu ± 70oC. Fosforus putih tidak larut dalam air. biasanya fosforus putih disimpan dalam air. yaitu fosforus putih (P4) dan fosforus merah. Si(S) + 2Cl2 (g) → SiCl4(l) Oleh karena SiCl4 merupakan zat cair yang mudah menguap. tetapi dapat larut dalam pelarut organik. SiO2. Silikon yang diperoleh dari tanur listrik harus diolah terlebuh dahulu. Setelah itu.

3. dan lelehan belerang dipaksa naik ke permukaan melalui pipa. Titik leleh (oC) c.2 +2 544 118 578 1. ifan e.Jari-jari ionik (pm) Jari-jari 102 496 ionisasi 1. (pm) c.0 +7 98 1520 0 atom 190 Na Mg Al Sl P S Cl Ar .5 +3 26 111 789 1. b. asam sulfat diproduksi dengan dua proses kontak dan proses bilik timbel. yaitu proses Fransch.214 1.0 +1 72 160 738 1.Titik didih (oC) Keelektronegat 970 98 883 1740 649 1107 2702 660 2519 2330 1410 2355 1820 29 277 2070 27 444 3.Bilangan oksidasi Sifat fisis a.8 +4 17 102 1013 2.78 -101 -35 -189 -186 Sifat Atomik a. Sifat Fisika Dan Kimia. Lubang dibor dan tiga pipa konsentris dimasukkan ke dalam lubang.belerang rombik berubah menjadi belerang monoklin. Sifat-sifat 1.1 +6 29 102 1000 2. ditambang dengan suatu metode. Penggunaan utama dari belerang adalah untuk pembuatan asam sulfat.5 +6 80 99 1250 3. Air super panas (150oC) dimasukkan untuk melelehkan belerang. 8SO2(g) + 16H2O(l) + 3S8(s) Deposit belerang (S) yang terdapat di bawah permukaan. Belerang banyak terdapat dalam kulit bumi.Energi (Kj/mol) d. Adanya udara bertekanan menyebabkan campuran udara. Belerang yang ditemukan di daerah vulkanik kemungkinan merupakan hasil reaksi antara gas SO 2 dan H2S yang terdapat dalam gas vulkanik. air. yang selanjutnya mencair pada suhu 113oC. Dalam industri.Kerapatan (Kg/m3) b.

Dapat membantu dalam penggunaan seperti transistor. dan sel surya. . Belerang. Kegunaan. Silikon.4. Penggunaan utama dari belerang adalah untuk pembuatan asam sulfat. chips komputer.

6% massa) biasanya terdapat dalam bentuk mineral rutile (TiO2) atau ilmenite (FeTiO3). Keberadaan Di Alam. Titanium (Ti) Merupakan unsur peringkat ke-10 dalam kulit bumi (0. vanadinite (Pb5(VO4)3Cl).PERIODE 4 1. magnetite (Fe3O4). Ditemukan dalam mineral millerite (NiS) dan pentlandite (NiS – FeS).02% massa) dengan sumber utamanya mineral : vanadite (Pb(VO4)2). Ditemukan dalam bentuk unsur bebas di sekitar kawah vulkanik dan sebagai senyawa oksida. seperti calcosite (Cu2S) dan calcopirite (CuFeS2). seperti cuprite (Cu2O). dan smitsonite (ZnCO3). dan senyawa karbonat. dan pyrite (FeS2). dan rodocrosite (MnCO3) Besi (Fe) Merupakan logam berat yang paling melimpah dalam kulit bumi (sekitar 4. Terutama ditemukan sebagai batu kawi atau pirolusite (MnO2). limonite (Fe2O3.7%). tetapi dapat ditemukan dalam mineral smaltite (CoAs2). seperti malachite (Cu2(OH)2CO3). siderite (FeCO3). patronite (VS4). Ditemukan dalam mineral : hematite (Fe2O3). seperti monazite dan gadolinite.O3) Terdapat relatif cukup melimpah di kulit bumi (0.H2O). Terdapat bersama mineral lainnya. Unsur Skandium (Sc) Keberadaan di alam Skandium terutama terdapat pada mineral tortveitil (kira-kira 34% massa Sc). Merupakan unsur peringkat ke-24 dalam kulit bumi. dan carnotite (K2(UO2)VO4. dan kobalt (CoAsS). Kobalt (Co) Nikel (Ni) Tembaga (Cu) Relatif jarang. senyawa sulfida. Zincite (ZnO).1% massa). Zink (Zn) Ditemukan dalam mineral : zink blende/spalerite (ZnS). . Kromium (Cr) Mangan (Mn) Terdapat dalam mineral chromite (FeO. Vanadium (V) Tersebar luas di seluruh kulit bumi (0.Cr2.3H2O.

Kalor yang dibebaskan dapat mempertahankan suhu dalam tanur tetap tinggi. dan pemurnian mejadi logam. dan beberapa logam transisi lainnya disebut baja. diperlikan tiga macam proses utama. yaitu ekstraksi bijih logam. sehingga baja dalam keadaan lebur dapat dituangkan ke dalam cetakan.Di alam. nikel. proses konversi ini dilakukan dalam konverter Bessemer. kemudian digunakan tungku terbuka (open hearth furnace). menghilangkan pengotor seperti silikon dan fosforus. . sesuai jenis baja yang diproduksi. Untuk memperoleh logam murni. Konversi besi gubal menjadi baja dengan cara ini banyak digunakan karena prosesnya sangat cepat. 1. vanadium.5%. Campuran logam besi dan logam-logam tertentu seperti kromium. Tanur diisi langsung dengan leburan besi tuang dan kapur. Sebanyak 300 ton besi tuang dapat diolah menjadi baja dalam waktu 40 menit. Pembuatan Baja. menambahkan logam-logam campur seperti nikel dan kromium. yaitu harga tungku yang mahal dan prosesnya yang berlangsung lambat. sebagian besar unsur transisi terdapat sebagai bijih. karena kualitas baja yang dihasilkan kuran gbisa dipertahankan. 3. masih ada permasalahan. Gas oksigen menyusup ke dalam leburan besi dan mengoksidasi zat pengotor dengan cepat. Oleh karena itu. Daftar beberapa jenis baja berdasarkan sifatnya. Proses yang harus dilakaukan pada pengubahan (konversi) besi gubal menjadi baja adalah sebagai berikut. Cara Pembuatan. Akan tetapi. Pada proses ini digunakan tanur yang dapat berputar secara mendatar dan tegak. untuk memperoleh logam murni dari bijihnya diperlukan proses reduksi. Mula-mula. Oksidasi karbon dan zat pengotor lainnya dilangsungkan dengan meniupkan oksigen murni melalui pipa. Kini. Namun. reduksi bijih logam menjadi logam. proses konversi besi gubal menjadi baja dilakukan dalam tungku oksigen (basic oxygen furnace). 2. 2. Menurunkan kadar karbon dari 3 – 4% menjadi 0 – 1.

44 -0.5 -1.17 1.17 0.34 .74 1495 2870 8. sehingga terbentuk ikatan yang disebut ikatan logam. Sifat unsur-unsur transisi ini didukung oleh sifat-sifat fisisnya.0 652 1.86 Mn 1.20 -0.40 Ni 1. Karena logam memiliki elektron valensi yang bebas bergerak atau mudah berpindah dari satu orbital lainnya.3 -2.9 737 1.6 -1.1 2.28 -0.0 650 1.9 4.6 -0.6 0. Suatu ketika elektron valensi ini akan terdelokasiasi pada suatu tempat dalam logam tersebut sebagai awan elektron yang bermuatan negatif.9 3. Tabel 6.93 1890 3380 6.9 758 1. disebabkan elektron terakhir dari unsur transisi mengisi orbital d yang terletak di sebelah dalam yang kurang menetukan sifat kimia.91 -0.25 0.17 0.86 - Cu 1. Logam transisi memiliki titik leleh dan didih yang relatif tinggi dan bersifat keras.0 631 1.86 Cr 1.25 +0. Unsur-unsur transisi menunjukkan persamaan secara mendatar dalam sifat fisis dan kimia.9 - Zn 1.87 1857 1672 7.15 0.0 745 1.17 0.32 1. Antar inti atom logam bermuatan positif dengan awan elektron bermuatan negatif terjadi tarik-menarik yang kuat.2 9.5 759 1.5 906 1.16 0.80 1453 2732 8.76 - Keelektronegatifan E red M (aq)(volt) E red M (aq)(volt) o 3+ o 2+ -0.2 sifat-sifat sisis unsur transisi periode IV Sifat Jari-jari atom (A) Jari-jari ion M2+ (A) Titik leleh ( oC) Titik didih (oC) Rapatan (gr cm-3) Kekerasan (skalaMohs) Energi ionisasi (Kj/mol) Sc 1.Jenis Baja mangan Baja krom Nikel Stainless steel Unsur tambahan 11-14% Mn 12-18%Cr 25%Nl 18% Cr dan 8% Ni sifat Sangat keras Tahan karat dan panas Kuat dan tahan karat Tahan karat 3.9 5.75 1535 2750 7.8 -0.10 Ti 1. karena mudah melepaskan elektronnya untuk berubah menjadi ion positif atau kation. Unsur-unsur transisi bersifat logam.18 0.5 658 1. Sifat-Sifat Fisika Dan Kimia.00 1660 3287 4. Persamaan mendatar sifat unsur transisi ini kontras dengan perubahan sifat secara bertahap unsur blok S dan blok P dalam satu periode.8 -0.44 1541 2831 3.88 220 907 7.81 1244 1962 7.5 -1.22 0.20 V 1.74 Fe 1.04 Co 1.0 7.87 1083 2567 8.91 -0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful