P. 1
Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

|Views: 1,940|Likes:
Published by Erlita Chuhan

More info:

Published by: Erlita Chuhan on Dec 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2013

pdf

text

original

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT

)

Disusun Oleh:

ERLITA NULUL AZMI 021011060

UNIVERSITAS AIRLANGGA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI DESEMBER 2010

Juga dapat menambah wawasan kita mengenai solusi kekerasan dalam rumah tangga. Saya berharap dengan membaca makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita semua . M. Drs. Surabaya. Juga kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga dapat diselesaikannya makalah ini.Si. serta infomasi dari media massa yang berhubungan. Penulisan makalah ini tidak lain bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas yang diberikan oleh dosen pengajar mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar saya: Bapak Tro Joko Sri Haryono.KATA PE ANTAR Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan YME atas limpahan rahmat dan karunia-Nya.. Memang makalah ini masih jauh dari sempurna. kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ³Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)´ ini dengan baik dan lancar. tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pengajar mata kuliah Ilmu sosial dan budaya dasar atas bimbingan dan arahan dalam penulisan makalah ini. maka kami mengharapkan kritik dan saran dari kalian demi perbaikan menuju arah yang lebih baik. Makalah ini ditulis dari hasil penyusunan data-data sekunder yang kami peroleh dari buku panduan yang berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga . 23 desember 2010 Erlita Nulul Azmi 2 .

...............................................................................1 2.....................6 Bentuk ± bentuk kekerasan dalam rumah tangga................... .....6 Gejala ± gejala kekerasan dalam rumah tangga...........6 Faktor ± faktor kekerasan dalam rumah tangga..................2 1...........................................................................................4 Rumusan masalah.......................5 Manfaat Penulisan.............................................................2 2........3 2...............................................................1 1.3 BAB 1 1.........................4 2....2 DAFTAR ISI................................................ .......................................................... ............................................................................................................................................................................................................................................................................9 Kasus....................................5 Tujuan.............................10 Solusi.....................4 BAB 2 2........................................5 Pembahasan Definisi kekerasan dalam rumah tangga.....14 Kesimpulan...................................................................................3 1.......................7 Dampak kekerasan dalam rumah tangga.............................................................5 BAB 3 BAB 4 BAB 5 PENDAHULUAN Latar belakang.........................Daftar i i KATA PENGANTAR...............................................................................16 Daftar pustaka.............17 3 ...............

(Lisa face off. Tahun 2002 terjadi sebanyak 226 kasus.1 Latar B lakang Kekerasan Dalam Rumah Tangga memiliki tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun. 45 Dari data di atas dapat diketahui bahwadaritahun ke tahun Kekerasan Dalam Rumah Tangga cenderung meningkat karena kekerasan yang dihadapi perempuan juga meningkat. mulai dari internasional sampai pada tingkat nasional belum mampu menekan angka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang paling aktual adalah kekerasan yang terjadi di Pasuruan pada pertengahan tahun 2006 dialami oleh Siti Nur Jazilah yang disiram air keras oleh suaminya dan mengakibatkan wajahnya melepuh. Kekerasan Dalam Rumah Tangga menjadi kasus yang tak pernah habis dibahas karena meskipun berbagai instrumen hukum.BAB 1 PENDAHULUAN 1. pada 2003 sebanyak 272 kasus. 4 . 2005) Berdasarkan data yang diperoleh dari Mitra Perempuan didapati bahwa perkembangan kekerasan perempuan meningkat dari tahun ke tahun. Sedangkan dari sumber yang sama disapati bahwa jenis kekerasan yang paling sering dihadapi adalah kekerasan secara psikis (45. menunjukkan bahwa dari tahun 2001 terjadi 258 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga.1 Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga dari tahun 2001 ± 2005 Tahun 2005 2004 2003 2002 2001 Kasus 455 328 272 226 258 Sumber: Jurnal perempuan no. hal ini tampak pada tabelberikut: Tabel 1. Hal ini dipicu sikap suaminya yang tidak ingin Siti beraktifitas lagi di luar rumah karena takut Siti kembali menjadi PSK (Pekerja Seks Komersial) yang merupakan pekerjaan Siti sebelum ia menikah.83%). tahun 2004 terjadi 328 kasus dan pada tahun 2005 terjadi 455 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Jurnal Perempuan edisi 45). Data yang diperoleh dari Junal perempuan edisi ke 45.

Apa itu kekerasan dalam rumah tangga? Apa saja faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga? Apa saja dampak kekerasan dalam rumah tangga? Apa saja solusi kekerasan dalam rumah tangga? 1. 2. Mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.3 Tujuan 1. Mengetahui faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga.2 Rumusan Masalah 1. 1.4 Manfaat 1. 2. 3. 2.Dari semua data yang ada dapat ditarik sebuah kesimpulan yaitu kekerasan yang dihadapi perempuan dari tahun ke tahun meningkat dan jenis kekerasan psikis adalah yang paling banyak di derita. Membuat masyarakat Indonesia lebih bijak dalam menyikapi permasalahan rumah tangga. Menambah pengetahuan tentang kekerasan dalam rumah tangga. 5 . 3. 1. Mahasiswa dapat lebih mengenal permasalahan sosial. 4.

seksual dan ekonomi. cemas. tentu pembaca sadar bahwa kekerasan pada istri bukan hanya terwujud dalam penyiksaan fisik. Kekerasan Psikis Kekerasan psikis adalah suatu tindakan penyiksaan secara verbal (seperti: menghina. 2. nyeri perut. Setelah membaca definisi di atas. dan lainlain) yang mengakibatkan luka. putus asa. sedih. antara lain: 1. perampasan kebebasan yang terjadi dalam rumah tangga atau keluarga. sering merasa sakit kepala. meningkatkan rasa 6 . Selain itu. tidak adanya kehangatan emosional.3 BENTUK-BENTUK KEKRASAN DALAM RUMAH TANGGA B ntuk-bentuk kekerasan terhadap istri tersebut. 2. psikis. termasuk ancaman.2 GEJALA-GEJALA KEKERASAN TERHADAP ISTRI Gejala-gejala istri yang mengalami kekerasan adalah merasa rendah diri. mengalami kesulitan tidur.1 DE NISI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA KDRT terhadap istri adalah segala bentuk tindak kekerasan yang dilakukan oleh suami terhadap istri yang berakibat menyakiti secara fisik. berkata kasar dan kotor) yang mengakibatkan menurunnya rasa percaya diri. dan bersikap agresif tanpa penyebab yang jelas. hubungan antara suami dan istri diwarnai dengan penyiksaan secara verbal. kesemutan. ketidaksetiaan dan menggunakan kekuasaan untuk mengendalikan istri. penuh rasa takut. tentu anda akan menyadari bahwa akibat kekerasan yang paling fatal adalah merusak kondisi psikologis yang waktu penyembuhannya tidak pernah dapat dipastikan. mengeluh nyeri yang tidak jelas penyebabnya. rasa sakit. 2.BAB 2 PEMBAHASAN 2. menendang. namun juga penyiksaan verbal yang sering dianggap remeh namun akan berakibat lebih fatal dimasa yang akan datang. Jika anda membaca gejalagejala di atas. Kekerasan Fisik Kekerasan fisik adalah suatu tindakan kekerasan (seperti: memukul. terlihat lebih tua dari usianya. atau cacat pada tubuh istri hingga menyebabkan kematian.

2. kepatuhan istri pada suami. tidak memberi uang belanja yang mencukupi.mengambil harta istri. Kekerasan Ekonomi Kekerasan ekonomi adalah suatu tindakan yang membatasi istri untuk bekerja di dalam atau di luar rumah untuk menghasilkan uang dan barang. 7. Kepribadian dan kondisi psikologis suami yang tidak stabil. termasuk membiarkan istri yang bekerja untuk di-eksploitasi. kekerasan psikis juga dapat memicu dendam dihati istri. penghormatan posisi suami sehingga terjadi persepsi bahwa laki-laki boleh menguasai perempuan. berani dan tidak toleran. 7 . Persepsi mengenai kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga harus ditutup karena merupakan masalah keluarga dan bukan masalah sosial. hilangnya kemampuan untuk bertindak dan tidak berdaya. Masyarakat membesarkan anak laki-laki dengan menumbuhkan keyakinan bahwa anak laki-laki harus kuat. 4. Budaya bahwa laki-laki dianggap superior dan perempuan inferior. 2. Kekerasan Seksual Kekerasan seksual adalah suatu perbuatan yang berhubungan dengan memaksa istri untuk melakukan hubungan seksual dengan cara-cara yang tidak wajar atau bahkan tidak memenuhi kebutuhan seksual istri. khususnya ekonomi. 5.4 FAKT R PENYEBAB TERJADINYA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan suami terhadap istri. Kekerasan psikis ini. suami menyembunyikan gajinya. atau tidak memberi uang belanja sama sekali. dan tidak mengijinkan istri untuk meningkatkan karirnya. sementara si suami tidak memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Sebagian suami juga tidak memberikan gajinya pada istri karena istrinya berpenghasilan. antara lain: 1. 4. 3. menuntut istri memperoleh penghasilan lebih banyak. Laki-laki dan perempuan tidak diposisikan setara dalam masyarakat.takut. Pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama mengenai aturan mendidik istri. 3. Budaya bahwa istri bergantung pada suami. 6. 8. apabila sering terjadi maka dapat mengakibatkan istri semakin tergantung pada suami meskipun suaminya telah membuatnya menderita. Pernah mengalami kekerasan pada masa kanak-kanak. Di sisi lain.

yang menyulitkan untuk mendorong dijatuhkannya tindakan hukum terhadap pelakunnya.pihak yang terkait yang kurang mensosialisasikan tentang kekerasan dalam rumah tangga. Kurang tanggapnya lingkungan atau keluarga terdekat untuk merespon apa yang terjadi. Dalam masyarakat. Jadi rasa malu mengalahkan rasa sakit hati. Banyak sekali kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT) yang tidak tertangani secara langsung dari pihak yang berwajib. Melakukan imitasi. baru benar. Masyarakat yang patriarkis ditandai dengan pembagian kekuasaan yang sangat jelas antara laki ±laki dan perempuan dimana laki ±laki mendominasi perempuan. 12. suami juga berperan sebagai pembuat keputusan. hal ini akan melemahkan keyakinan dan keberanian korban untuk keluar dari masalahnya. bahkan kasus kasus KDRT yang kecil pun lebih banyak dipandang sebelah mata daripada kasus ± kasus lainnya. maupun dari pihak. atau cara suami memperlakukan istrinya. 13. suami memiliki otoritas. 10. Selain itu juga pandangan bahwa cara yang digunakan orang tua untuk memperlakukan anak ± anaknya . Masih rendahnya kesadaran untuk berani melapor dikarenakan dari masyarakat sendiri yang enggan untuk melaporkan permasalahan dalam rumah tangganya. Karena bisa saja korban beranggapan bahwa apa yang dialaminya bukanlah hal yang penting karena tidak direspon lingkungan. terutama anak laki-laki yang hidup dengan orang tua yang sering melakukan kekerasan pada ibunya atau dirinya. Hal ini menyebabkan munculnya perasaan malu karena akan dianggap oleh lingkungan tidak mampu mengurus rumah tangga.benar bertindak jika kasus KDRT sampai menyebabkan korban baik fisik yang parah dan maupun kematian. Lingkungan. Dominasi laki ± laki berhubungan dengan evaluasi positif terhadap asertivitas dan agtresivitas laki ± laki. 11. hal ini dapat menjadi tekanan tersendiri bagi korban. sepenuhnya urusan mereka sendiri dapat mempengaruhi dampak timbulnya kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT). Faktor Domestik Adanya anggapan bahwa aib keluarga jangan sampai diketahui oleh orang lain. faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap istri berhubungan dengan kekuasaan suami/istri dan diskriminasi gender di masyarakat. 14.9. masalah Domestik dalam keluarga bukan untuk diketahui oleh orang lain sehingga hal ini dapat berdampak semakin menguatkan dalam kasus KDRT. Masalah budaya. memiliki pengaruh terhadap istri dan anggota keluarga yang lain. Pembedaan peran dan posisi antara 8 . sehingga data kasus tentang (KDRT) pun. Masyarakat ataupun pihak yang tekait dengan KDRT. banyak dikesampingkan ataupun dianggap masalah yang sepele. itupun jika diliput oleh media massa. Selain itu.

dan keinginan untuk bunuh diri. 9 . Dampaknya bagi anak adalah: kemungkinan kehidupan anak akan dibimbing dengan kekerasan. anak dapat mengalami depresi.suami dan istri dalam masyarakat diturunkan secara kultural pada setiap generasi. dan anak berpotensi untuk melakukan kekerasan pada pasangannya apabila telah menikah karena anak mengimitasi perilaku dan car memperlakukan orang lain a sebagaimana yang dilakukan oleh orang tuanya. bahkan diyakini sebagai ketentuan agama. 2. sehingga peran istri dalam kegiatan ekonomi masih dianggap sebagai kegiatan sampingan. dan merasa takut kehilangan pekerjaan. Kenyataan juga menunjukkan bahwa kekerasan juga menimpa pada istri yang bekerja. peluang terjadinya perilaku yang kejam pada anak-anak akan lebih tinggi. Dampak kekerasan terhadap istri yang bersangkutan itu sendiri adalah: mengalami sakit fisik. Kekuasaan suami terhadap istri juga dipengaruhi oleh penguasaan suami dalam sistem ekonomi. karena keterlibatan istri dalam ekonomi tidak didukung oleh perubahan sistem dan kondisi sosial budaya. mengalami stress pasca trauma. Hal ini mengakibatkan suami ditempatkan sebagai orang yang memiliki kekuasaan yang lebih tinggi daripada istri.5 DAMPAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Kekerasan terhadap istri menimbulkan berbagai dampak yang Diantaranya adalah : merugikan. mengalami ketergantungan pada suami yang sudah menyiksa dirinya. Dampak kekerasan terhadap pekerjaan si istri adalah kinerja menjadi buruk. mengalami rasa tidak berdaya. tekanan mental. menurunnya rasa percaya diri dan harga diri. mengalami depresi. hal ini mengakibatkan masyarakat memandang pekerjaan suami lebih bernilai. lebih banyak waktu dihabiskan untuk mencari bantuan pada Psikolog ataupun Psikiater.

Siti Nur Jazilah menangis. tidak ada informasi siapa pelaku itu dan mengapa tega menyiram wajah Lisa dengan air keras. Hingga operasi yang disebut operasi face off itu dilakukan. Dia langsung menghela napas panjang. sambil sesekali menghapus airmata. mempublikasikan kisah perempuan malang itu setiap hari. Berbagai media mengulas persiapan yang dilakukan Rumah Sakit Umum Dr. menjadi contoh bagi siapa saja betapa banyak perempuan yang masih mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Siti Nur Jazilah. Saat ini. sejarah kembali tercatat di Indonesia. Harian Indo Pos yang paling intensif memberitakan. lelaki itu telah menjadi tersangka dan mendekam di sel tahanan. Wajahnya tak menyisakan kecantikan yang pernah dimilikinya.Wajah Baru Untuk Jilah Mukanya sedikit berubah ketika dr Sjaifuddin menunjukkan wajah di monitor. hingga menemukan kakek-neneknya dan ayahnya yang sudah lama terpisah darinya. 22. suami Lisa. Ia menyadari itu sehingga cermin menjadi benda paling menakutkan dalam hidupnya kemudian. polisi berhasil mengembangkan kasus penganiayaan terhadap perempuan yang awalnya disamarkan namanya menjadi Lisa. Media Indonesia. Hari-hari menjelang operasi Lisa adalah hari yang paling ditunggu. Tiga tahun lamanya ia tak lagi bercermin sejak peristiwa mengerikan itu terjadi. Menurut harian ini. Sutomo. Adalah Mulyono Eko. berkat penelusuran harian ini. baik cetak maupun elektronik. Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya melakukan gawe besar dengan menggelar operasi mengganti wajah (face off) pertama di Indonesia. Bahkan. yang menyiram air keras ke wajahnya sehingga menjadi seperti itu. Tak 10 . Berbagai media massa. 29 Maret 2006 mengetengahkan judul ³Saya Ingin Menjadi Manusia Baru´.BAB 3 KASUS Berita Indonesia. bahkan menelusuri asal-usul. Surabaya.

ayah Jilah. tinggal pasangan suami istri yang sudah renta. psikiater yang selalu mendampinginya.´ kata nenek 60 tahun itu dengan bahasa Jawa kromo inggil. Sejak kecil. Lisa dirawat sejak kecil. Semula dia tidak percaya karena wajah anaknya sulit dikenali lagi. Dalam terbitannya 30 Maret 2006. ³Jilah (nama kecil Lisa-Red) sejak tiga setengah tahun lalu meninggalkan rumah ini. 65. Siti merantau ke Arab Saudi. Lisa alias Jilah adalah anak kedua dari pasangan Siti Zulaikah-Saring. Di sana sebuah rumah sangat sederhana berukuran sekitar 5m x 8m. 60. nasib Lisa tidak semujur teman-teman sebayanya. baru mengetahui perihal anaknya setelah membaca berbagai koran yang ditunjukkan tetangga dan kerabatnya. Begitu pula halnya dengan petugas polisi. Wakinah tak pernah bertemu dengan cucu kesayangannya itu. Rupanya. Siti Zulaikah terpaksa pergi meninggalkan Lisa ketika Lisa berumur tiga tahun. tidak berhasil mengoreknya. dan Wakinah. Dimulailah pelacakan keluarga Lisa oleh berbagai media. menjadi TKW. Aksi tutup mulut Lisa tentu memancing rasa penasaran. Saring. Wakinah langsung menangis. Dari cerita Wakinah dan Samsuri. Ketika didatangi wartawan harian ini dan diberitahu bahwa foto yang dimuat di koran itu Lisa (wartawan koran ini menunjukkan foto Lisa di koran kepada Samsuri dan Wakinah).´ kata Samsuri dikutip Indo Pos. Dia baru percaya setelah melihat foto anaknya sebelum kecelakaan ditampilkan di koran. Karena kendala ekonomi. Sementara itu. Samsuri Kusnoto. Lisa tinggal bersama orangtua ibunya. Alamat di Malang diburu. maka itu adalah suatu tindak pidana yang tidak bisa dibiarkan. Sejak itulah. mereka berhasil melacak keluarga Lisa. Bahkan Dr Nalini. Mereka itu kakek nenek Lisa. Di salah satu desa sekitar 40 kilometer dari kota Malang. kedua orangtua Lisa bercerai sejak 10 tahun lalu. ´Lisa itu sekolahnya tidak sampai lulus madrasah tsanawiyah (se tingkat SMP).sepatah kata pun keluar dari mulut Lisa. karena jika penyiraman air keras itu dilakukan dengan sengaja. Lagi-lagi Indo Pos berhasil melaporkan lebih intensif. 11 .

Harga yang cukup mahal karena Lisa masih perawan. orang mulai penasaran dengan jati dirinya. ³Kami sedang mencari pelaku yang menjual Lisa sebagai pelacur. Mereka jatuh cinta dan Mulyono menikahinya dengan janji akan mengentaskan Lisa dari lembah hitam itu. Penyiraman air keras itu dilakukan di rumahnya 12 . ia mengaku sudah lama kehilangan kontak dengan anaknya yang terakhir diketahuinya pergi ke Kalimantan. Sejak itu. Mulyono yang sebenarnya sudah punya isteri sebelum menikahi Lisa.´ kata Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Mujiyono. Namun alangkah kecewanya Lisa. 1 April 2006. polisi mencari orang yang tega membuat sengsara perempuan itu. Akhirnya. Ia juga kerap kasar dan memukuli isterinya. Dari berbagai keterangan yang dikumpulkan media. Dokter menawarinya operasi wajah dan ia setuju. Salah satu lubang hidupnya tertutup kulit yang meleleh akibat air keras itu. Itulah awal tragedi yang menimpa Lisa. namun ternyata dijual kepada germo di lokalisasi Bangun Rejo seharga satu juta rupiah. karena setelah menikah Mulyono malah membuka rumah bordil dan mempekerjakan dirinya sebagai PSK seperti semula. ia mengaku sebagai pelaku penyiraman air keras ke wajah istrinya. dikutip Indo Pos. Mulyono yang selama ini mengaku tidak tahu siapa pelaku pengrusakan wajah isterinya mulai dibidik. Ketika Lisa sedang berjuang melewati masa-masa sulitnya pascaoperasi wajah total (face off). Lisa yang saat itu berumur 15 tahun dijanjikan bekerja di restoran. Lisa tak tahan lagi dan memutuskan lari ke Kalimantan. Ia adalah korban calo jual beli perempuan untuk dijadikan pekerja seks komersial (PSK).Seperti diberitakan Kompas. perangai Mulyono sangat buruk. Masa Lalu Terungkap Lisa datang ke Rumah Sakit Dr Sutomo karena ia kesulitan bernapas. Di sanalah ia bertemu Mulyono sebagai salah satu langganannya. Juga yang menyiram wajahnya dengan air keras hingga rusak seperti itu. Masa lalu Lisa yang akhirnya terungkap ternyata sungguh gelap. dikenal doyan gontaganti perempuan dan pergi ke lokalisasi.

´ tutur pria belakangan mengaku menyesali perbuatannya itu. ia juga mengaku telah memalsukan surat nikahnya dengan korban. Namun.di Gempol. Tindakan keji itu dilakukan sekitar pukul delapan pagi. Lisa sempat menelepon saksi dan mengaku suaminya tega menyiram air keras ke wajahnya. Kabupaten Pasuruan. saya siram wajahnya dengan air keras. Apa saja aktivitas Lisa setelah tragedi penyiraman air keras itu? Menurut Mulyono. Semakin lama semakin nglembreh«. wajah Lisa langsung melepuh. Ia berharap setelah disiram dengan air keras.DA (Berita Indonesia 12) 13 . Malamnya. Kasus penyiraman air keras itu terungkap setelah polisi mendapatkan keterangan dari teman korban saat bekerja di Pontianak. ³Pagi itu karena jengkel. Lisa punya 12 ekor kucing. peristiwa itu terjadi September 2004. Kata Mulyono. Berkali-kali dia mengancam akan meninggalkan Mulyono. wanita 22 tahun itu terus memberontak. Adapun untuk kasus pemalsuan buku nikah. ³Baru dua hari setelahnya. Atas perbuatannya itu pelaku dikenai Pasal 354 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun dan Undang undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman paling sedikit lima tahun penjara dan paling banyak 20 tahun penjara serta denda 500 juta. Sehari setelah tragedi penyiraman air keras itu. mereka baru pulang dari Pontianak. Lisa lebih banyak mengurung diri di kamar.´ jelasnya. dia memakai cadar. Setelah berhasil menjemput Lisa dari Pontianak. Jawa Timur. Semuanya dirawatnya dengan baik. Mulyono membawanya ke Pasuruan. Setelah dua tahun mencari. isterinya tidak akan pergi meninggalkannya. Selain itu. kulitnya menjadi tidak karu-karuan.RH. Sehari-hari dia bermainmain dengan kucing-kucingnya. Mulyono akhirnya berhasil menemukan Lisa yang meninggalkannya. tersangka dikenai Pasal 263 KUHP. ³Kalau keluar.´ aku Mulyono.

mempromosikan sikap tidak menyalahkan korban melalui media. Mengalami KDRT membawa akibat ± akibat negatif yang berkemungkinan mempengaruhi perkembangan korban di masa mendatang dengan banyak cara. bantuan oleh Psikolog diperlukan agar akar permasalahan yang menyebabkannya melakukan kekerasan dapat terkuak dan belajar untuk berempati dengan menjalani terapi kognitif. 14 . Membangun kesadaran bahwa persoalan KDRT adalah persoalan sosial bukan individual dan merupakan pelanggaran hukum yang terkait dengan HAM. istri juga dapat meminta bantuan pada LSM yang menangani kasus-kasus kekerasan pada perempuan agar mendapat perlidungan. perhatian utama harus diarahkan pada pengembangan berbagai strategi untuk mencegah terjadi penganiayaan dan meminimalkan efeknya yang merugikan ada beberapa solusi untuk mencegah KDRT antara lain : 1. Selain itu.BAB 4 SOLUSI Untuk menurunkan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga maka masyarakat perlu digalakkan pendidikan mengenai HAM dan pemberdayaan perempuan. sebaiknya mencari bantuan pada Psikolog untuk memulihkan kondisi psikologisnya. suami dan istri perlu belajar bagaimana bersikap asertif dan memanage emosi sehingga jika ada perbedaan pendapat tidak perlu menggunakan kekerasan karena berpotensi anak akan mengimitasi perilaku kekerasan tersebut. Dengan demikian. menyebarkan informasi dan mempromosikan prinsip hidup sehat. Suami dan istri juga perlu untuk terlibat dalam terapi kelompok dimana masingmasing dapat melakukan sharing sehingga menumbuhkan keyakinan bahwa hubungan perkawinan yang sehat bukan dilandasi oleh kekerasan namun dilandasi oleh rasa saling empati. mempromosikan kesetaraan jender. Bagi suami sebagai pelaku. Sedangkan bagi istri yang mengalami kekerasan perlu menjalani terapi kognitif dan belajar untuk berperilaku asertif. Selain itu. mengadakan penyuluhan untuk mencegah kekerasan. Sedangkan untuk pelaku dan korban kekerasan sendiri. Karena tanpa adanya perubahan dalam pola pikir suami dalam menerima dirinya sendiri dan istrinya maka kekerasan akan kembali terjadi. anti kekerasan terhadap perempuan dan anak serta menolak kekerasan sebagai cara untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu. anak perlu diajarkan bagaimana bersikap empati dan memanage emosi sedini mungkin namun semua itu harus diawali dari orangtua.

Adanya konsensus bahwa kekerasan adalah tindakan yang tidak dapat diterima. 3. 15 . bioskop. Dengan cara mengubah pondasi KDRT di tingkat masyarakat pertama ± tama dan terutama membutuhkan. radio dan internet adalah macrosystem yang sangat berpengaruh untuk dapat mencegah dan mengurangi kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT). menghibur dan patut menerima penghargaan. Mendampingi korban dalam menyelesaikan persoalan (konseling) serta kemungkinan menempatkan dalam shelter (tempat penampungan) sehingga para korban akan lebih terpantau dan terlindungi serta konselor dapat dengan cepat membantu pemulihan secara psikis.2. Mengkampanyekan penentangan terhadap penayangan kekerasan di media yang mengesankan kekerasan sebagai perbuatan biasa. 5. Peran media massa sangat berpengaruh besar dalam mencegah KDRT bagaimana media massa dapat memberikan suatu berita yang bisa merubah suatu pola budaya KDRT adalah suatu tindakan yang dapat melanggar hukum dan dapat dikenakan hukuman penjara sekecil apapun bentuk dari penganiayaan. Media cetak. 4. televisi. Sosialiasasi pada masyarakat tentang KDRT adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan dapat diberikan sangsi hukum. 6. Peranan Media massa.

Melakukan imitasi. kekuasaan suami/istri dan diskriminasi gender di masyarakat. Menyadari KDRT adalah perilaku salah à klien menyadari memiliki kekuatan untuk berubah 4. Memahami tentang HAM dan Kesetaraan gender 3. 2. Laki-laki dan perempuan tidak diposisikan setara dalam masyarakat. terutama anak laki-laki yang hidup dengan orang tua yang sering melakukan kekerasan pada ibunya atau dirinya. Budaya bahwa istri bergantung pada suami. Memahami tentang KDRT serta dampaknya dan konsekuensi hukum 2. 5. Mampu mengenali emosi/pikiran negatifnya yang relevan dengan KDRT 16 . 4. 3. 5.2 Saran Untuk mencegah terjardinya kekerasan dalam rumah tangga perlu modul konseling dan terapi perilaku yang bertujuan : 1. Ini dapat terjadi karena beberapa faktor yaitu: 1.BAB 5 KESIMPULAN 5. Mampu mengolah konflik dengan cara tanpa kekerasan 5.1 Kesimpulan Banyak sekali kasus kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia dan dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah kasus kekerasan di Indonesia. khususnya ekonomi. Budaya bahwa laki-laki dianggap superior dan perempuan inferior.

The Millennium Development Goals for Health: A Review of The Indicators. Ferry Efendi.or. Jakarta: Depkes RI.id/humaniora/wajah-baru-untuk-jilah 17 . 3. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.DAFTAR PUSTAKA 1.anneahira. Jakarta. Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan. 2009. Rencana Strategis Nasional ³Making Pregnancy Safer" di Indonesia 2001-2010.co. Peningkatan Pelayanan Obstetri Ginekologi dalam Upaya Mningkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga. Ferry Efendi. 6. 4. ____. http://www. Program Pembangunan Nasional 2000-2004. http://psikologi. Makhfudli.htm 8. Salemba Medika. 2. Jakarta: Depkes RI. Makhfudli. 2008.beritaindonesia.id 7. World Health Organization.com/kdrt. Jakarta: Depkes RI.2001. 2002. http://www. 5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->