LAPORAN PRAKTIKUM

STRUKTUR KERANGKA HEWAN

oleh:
DEDIK HARIANTO 201010350311010

JURUSAN PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN PETERNAKAN UNIVESITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2010

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang.

Adapun Fungsi kerangka antara lain: y menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh y melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru y tempat melekatnya otot-otot y untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot y tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah y memberikan bentuk pada bangunan tubuh praktikum pengamatan system kerangka juga bermanfaat atau berguna apabila kita ingin mengataui struktur penyusun tubuh hewan .Dan juga merupakan sebuah wawasan bagi mahasiswa calon sarjana peternakan.Juga merupakan perbekalan bagi mahasiswa peternakan .Secara tidak langsung kita juga akan bisa mengetahui perbedaan antara struktur tubuh kerangka hewan satu dengan hewan yang lain.Baik secara struktur dalam ataupun struktur luar.

1.2Tujuan Tujuan dari pada praktikum pengamatan susunan sisten kerangka ini adalah guna untuk: 1. Untuk mengetahui susunan kerangka pada ternak. 2. Untuk mengetahui jenis-jenis tulang rangka.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Skeleton termasuk tulang, rawan, gigi dan sendi. Rangka struktur yang keras biasanya terdiri dari tulang dan rawan. Struktur ini menyokong dan melindungi tisu-tisu yang lembut. Tulang dibentuk terutamanya melalui ³intramembranous ossification´ yang mana tulang leper terbentuk, atau melalui ³endochondra formation´ seperti pembentukan tulang panjang. Tulang terdiri daripada sel-sel dalam matrik interselular dipanggil osteoid. Tulang terdiri daripada 1/3 bahan organik dan 2/3 bahan tak organik (http://vet.upm.edu.my/vpm2010/Kuliah5&6.pdf). Skeleton sebagian besar terdiei atas tulang keras dan tulang rawan pada pernukaan aembungan-sambungan dan pada bagian tertentu. Disamping tulang rawan terdapat tulang membran dan kadang-kadang terdapat tendon yang berisi sel-sel tulang yang terkena; sebagai assmoidus. Sebagai contoh yang terkenal adalah patelia (tulang tempurung lutut) dan tulang mata kaki (kemin) (Jasin, 1984). Tulang tempurung kepala cukup keras dan merupakan suatu kotak yang tersusun atas bagian tulang yang bersenyawa pada bagian sutura. Bagian fasial terdapat nostril di sebelah dorsul dan sepasang orbita, sebagai tempat biji mata dan di sebelah ventral terdapat plat dengan tepi tulang rahang atas yang mengandung gigi. Di sebelah luae orbita terdapat archus zygomaticus (Jasin, 1984). Osteoclast Merupakan sel-sel raksasa dengan inti banyak. Dalam keadaan normal melapisi ± 3% permukaan dalam dari pada ruangan-ruangan dalam tulang. Sel ini bertanggung jawab dalam membuang tulan-tulang tua dan melakukan absorpsi bila diperlukan ion Ca ekstra dalam cairan ekstraseluler. Sel ini juga distimulir oleh salah satu hormon endokrin yaitu hormon parathiroid (Kristiani, 2007). Sel-sel Osteosit Merupakan sel-sela yang berasal dari osteoblast. Ketika osteoblast membentuk matriks tulang, beberapa dari sel-sel ini terkepung di dalam ruangan-ruangan kecil dalam matriks tersebut yang disebut sebagai lacuna dan sel-sel ini menjadi osteosit, yang tidak lagi membentuk tulang baru, tetapi masih mempunyai peranan penting dalam mempertahankan metabolisme tulang secara normal (Kristiani, 2007).

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Alat y Alat tulis

3.2 Bahan y Contoh miniature tulang rangka hewan ruminansia. 3.3 Wakttu dan Tempat y Praktikum system kerangka ini di laksanakan di laboratorium biologi FPP pada hari jumat jam 13.00 tanggal 10 desember 2010. 3.4 Cara Kerja y Mendengarkam instruktur menjelaskan materi mengenai system tulang rangka. y Mencatat hasil mendengarkan meteri dari instruktur. y Membuat laporan mengenai praktikum system tulang rangka.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Tulang rangka hewan ruminansia di bagi menjadi beberapa bagian: 1. Bidang tranfersal:bidang pembagi anterior dan caudal. 2. Bidang frontal:bidang pembagi dorsal dan pentral. 3. Bidang sagital:sejajar dengan bidang medial. 4. Bidang medial:bidang khayal tulang punggung atas.

Fungsi kerangka antara lain: y menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh y melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru y tempat melekatnya otot-otot y untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot y tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah y memberikan bentuk pada bangunan tubuh anggota gerak extremitas yaitu : y anterior (ada pada kaki bagian depan) y caudal (ada pada kaki bagian belakang) adapun istilah-istilah pada ternak sebagai berikut: y Supinasi : garakan memutar-mutar kaki y Flexio :gerakan menekuk-tekuk kaki y Abductio : gerakan menekuk menutup pada kaki y Adcuctio : gerakan menekuk membuka pada kaki

Adapun pembagian tulang-tulang pada kerangka serta bagian yang meliputi sekitarnya sebagai berikut:

y Palmar/dorsal: bagian depan kaki depan y Plontar/dorsal: bagian depan kaki belakang y Proxima: wilayah yang mendekati wilayah punggung sampai ekor y Profundal: wilayah yang lebih mendekati liver kearah dalam y Abdumen: wilayah bagian perut bawah Bagian kepala: y Tulang wilayah otak krangium y Medula oblongota: pusat batuk dan nafas y Hypotalamus: pusat tidur y Pons y Cerrebelums Wilayah percialis: y Orbytalis: wilayah mata y Nasalis: wilayah hidung y Ostympanicum: wilayah talinga y Labia mayor: bibir atas y Labia minor: bibir bawah y Palatum: langit-langit mulut y Paltum molle: langit-Langit bagian depan y Hiddeus: lidah y Kartilago: tulang rawan y Margo alvolaris: tempat menempel gigi(gusi) y Impresio digitata:Wilayah lekungan dalam otak y Mandi bula: rahang bawah y Facialis: rahang atas y Incicivus: gigi seri y Caninus: gigi taring y Premolar: geraham depan y Molore: geraham belakang Adapun rumus yang di gunakan untuk mengetahui usia suatu hewan khususnya ruminansia sebagai berikut: ICPM 2 = HASIL USIA YANG DI PEROLEH ICPM KETERANGAN: I :GIGI SERI (incicivus) C :GIGI TARING(caninus) P :GERAHAM DEPAN(premolar) M :GERAHAM BELAKANG(molore)

y y y y y y y

Foramen: keluar masuknya pembuluh darah Naxomasilaris: wilayah bawah hidung di atas mulut Costae: tulang rusuk Pulmonum: paru-paru Pneumoni: timbunan nanah pada paru-paru Sternum: penyangga torax Apertuna: lubang di tengah antara iga kanan dan kiri

Praktikum pada system penyusun tubuh kerangka hewan ini menjelasakan atau menggambarkan struktur penyusun tubuh hewan .dan dari system kerangka ini kita bisa memanfaatkanya sebagai acuan atau landasan dalam menghitung usia suatu hewan tertentu.dengan menggunakan gigi dan gerahamnya. Pebelajaran mengenai system kerangka dalam dunia peternakan berfungsi untuk bagaimana kita bisa membedakan jenis hewan satu rumpun yang satu dengan yang lain.sehingga tidak salah memperkiran mengenai system kerangka sebagai ahli ternak .

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Pembagian rangka yang kedua adalah rangka yang terdiri dari anggota tubuh bagian depan, anggota tubuh bagian belakang, anggota tubuh bagian atas, anggota tubuh bagian bawah. Kemudian. Secara histolginya tulang dibedakan menjadi tulang rawan kedua yaitu tulang keras. Dan ada juga pembagian mengenai pembagian bidang pada kerangka yaitu sebagai berikut: 1. Bidang transfersal:bidang pembagi antara anterior(tulang arah bagian depan) dan kaudal(tulang arah bagian belakang). 2. Bidang frontal:bidang pembagi dorsal dan pentral. 3. Bidang sagital:bidang yangbsejajar dengan bidang medial(tulang leher,punggung, sampai ekor bagian bawah). 4. Bidang medial :bidang sejajar dengan bidang sagital(tulang leher,punggung, sampai ekor bagian atas). Praktikum system kerangka bermanfaat bagi mahasisiwa yang merupakan bekal dasar dalam pengamatan struktur tubuh hewan agar bisa membedakan antara perbedaan kerangka hewan yang satu dengan yang lain.

5.2 Saran Sebaiknya dalam praktikum pengamatan system tulang rangka kita bisa menulis/mencatat bagian-bagian dari pada nama tulang-tulang yang ada pada kerangka dan dapat disertakan gambar bagian-bagiannya dan di lengkapi nama masing-maing.karena itu bisa membantu atau mempermudah kita dalam pengamatan dan mempelajari kembali.

DAFTAR PUSTAKA

http://marinebiologi.blogspot.com/2010/05/laporan-praktikum-struktur-hewan-sistem_01.html http://www.scribd.com/doc/34485219/Laporan-rangka Anonima, 2010. Rangka Tulang. http//wekipedia/biologi/jaringan tulang/org. diakses pada tanggal 05 Mei 2010. http://id.wikipedia.org/wiki/Osifikasi hhtp://id.wikipedi.org/wiki/tulang_rusuk

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.