Pimp-My-Profile.

com THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Emellika Rahmayana
Senin, 27 September 2010
ISD sebagai salah satu MKDU
1. Menjelaskan tujuan pendidikan umum di Perguruan Tinggi - Teori : Tujuan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah : 1.Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebgai anggota masyarakat dan bangsa serta agama 2.Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yagn timbul di dalam masayrakat Indonesia 3.Memberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner, dan mampu memahami pikiran para ahli berbagai ilmu pengetahuan, sehinggadengandemikian memudahkan mereka berkomunikasi - Studi Kasus : beberapa masalah yang menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. 1. Rendahnya Kualitas Sarana Fisik Untuk sarana fisik misalnya, banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak, kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah, buku perpustakaan tidak lengkap. Sementara laboratorium tidak standar, pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri, tidak memiliki perpustakaan, tidak memiliki laboratorium dan sebagainya. Data Balitbang Depdiknas (2003) menyebutkan untuk satuan SD terdapat 146.052 lembaga yang menampung 25.918.898 siswa serta memiliki 865.258 ruang kelas. Dari seluruh ruang kelas tersebut sebanyak 364.440 atau 42,12% berkondisi baik, 299.581 atau 34,62% mengalami kerusakan ringan dan sebanyak 201.237 atau 23,26% mengalami kerusakan berat. Kalau kondisi MI diperhitungkan angka kerusakannya lebih tinggi karena kondisi MI lebih buruk daripada SD pada umumnya. Keadaan ini juga terjadi di SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK meskipun dengan persentase yang tidak sama. 2. Rendahnya Kualitas Guru

Rendahnya Kesejahteraan Guru Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia.8% yang berpendidikan diploma D3-Kependidikan ke atas. pedagang pulsa ponsel.8% yang berpendidikan diploma D2-Kependidikan ke atas. sebagai cermin kualitas. baru 57. dari sekitar 680.8% yang memiliki pendidikan S1 ke atas. melakukan pelatihan. kesenjangan kesejahteraan guru swasta dan negeri menjadi masalah lain yang muncul. Mereka yang diangkat pemkot/pemkab bagi daerah khusus juga berhak atas rumah dinas. melakukan pembimbingan. Dengan pendapatan seperti itu. serta untuk SMK yang layak mengajar 55.000 guru SLTP/MTs baru 38.99% (swasta). Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasnya sebagaimana disebut dalam pasal 39 UU No 20/2003 yaitu merencanakan pembelajaran. dan sebagainya (Republika. dari 337. 2005).544 dosen. melakukan penelitian dan melakukan pengabdian masyarakat. dari 181. pedagang mie rebus. Walaupun guru dan pengajar bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan tetapi. pengajaran merupakan titik sentral pendidikan dan kualifikasi. menjadi tukang ojek. dan/atau tunjangan khusus serta penghasilan lain yang berkaitan dengan tugasnya. untuk SMA 65. tunjangan profesi.Keadaan guru di Indonesia juga amat memprihatinkan.07% (negeri) dan 28. pendapatan rata-rata guru PNS per bulan sebesar Rp 1. sebagian guru di Indonesia bahkan dinyatakan tidak layak mengajar. untuk SMP 54. memberi les pada sore hari. Kualitas guru dan pengajar yang rendah juga dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat kesejahteraan guru. 3. Di lingkungan pendidikan swasta. .48% berpendidikan S3).29% (negeri) dan 64.12% (negeri) dan 60.94% (swasta). banyak guru terpaksa melakukan pekerjaan sampingan. Berdasarkan survei FGII (Federasi Guru Independen Indonesia) pada pertengahan tahun 2005. idealnya seorang guru menerima gaji bulanan serbesar Rp 3 juta rupiah. Ada yang mengajar lagi di sekolah lain. masalah kesejahteraan masih sulit mencapai taraf ideal. Di dalam pasal itu disebutkan guru dan dosen akan mendapat penghasilan yang pantas dan memadai.503 guru. pedagang buku/LKS. Pasal 10 UU itu sudah memberikan jaminan kelayakan hidup. tenaga pengajar memberikan andil sangat besar pada kualitas pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya.5 juta.26% (swasta). Bukan itu saja.73% (swasta). Kelayakan mengajar itu jelas berhubungan dengan tingkat pendidikan guru itu sendiri. Di tingkat sekolah menengah. Di tingkat pendidikan tinggi. terang saja. baru 18. Persentase guru menurut kelayakan mengajar dalam tahun 2002-2003 di berbagai satuan pendidikan sbb: untuk SD yang layak mengajar hanya 21. dan guru honorer di sekolah swasta rata-rata Rp 10 ribu per jam. Sekarang. melaksanakan pembelajaran.86% yang berpendidikan S2 ke atas (3. 460 ribu. barangkali kesejahteraan guru dan dosen (PNS) agak lumayan. Selain itu. tunjangan yang melekat pada gaji. menilai hasil pembelajaran. guru bantu Rp. Dengan adanya UU Guru dan Dosen. Tapi.49% (negeri) dan 58.2 juta guru SD/MI hanya 13. antara lain meliputi gaji pokok. 13 Juli. Data Balitbang Depdiknas (1998) menunjukkan dari sekitar 1.

Dalam hal prestasi. Menurut Trends in Mathematic and Science Study (TIMSS) 2003 (2004). 1999) memperlihatkan bahwa.7 (Indonesia).0 (Singapura). Dalam hal ini prestasi siswa kita jauh di bawah siswa Malaysia dan Singapura sebagai negara tetangga yang terdekat. 8% (9.6 (Filipina). ke-34 untuk Matematika. prestasi siswa SLTP kelas 2 Indonesia berada pada urutan ke-32 untuk IPA.Diberitakan Pikiran Rakyat 9 Januari 2006. Di dalam laporan tahunan ini Indonesia hanya menduduki posisi ke-111 dari 177 negara. Sebagai misal pencapaian prestasi fisika dan matematika siswa Indonesia di dunia internasional sangat rendah. 52. Dalam skala internasional. diantara 38 negara peserta. 15 September 2004 lalu United Nations for Development Programme (UNDP) juga telah mengumumkan hasil studi tentang kualitas manusia secara serentak di seluruh dunia melalui laporannya yang berjudul Human Development Report 2004.1 (Thailand). Kurangnya Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kesempatan memperoleh pendidikan masih terbatas pada tingkat Sekolah Dasar. Oleh . Rendahnya Prestasi Siswa Dengan keadaan yang demikian itu (rendahnya sarana fisik. Pencapaian APM ini termasuk kategori tinggi. menurut Laporan Bank Dunia (Greaney. 65. studi IEA (Internasional Association for the Evaluation of Educational Achievement) di Asia Timur menunjukan bahwa keterampilan membaca siswa kelas IV SD berada pada peringkat terendah.4 juta siswa). Rata-rata skor tes membaca untuk siswa SD: 75. kualitas guru. posisi Indonesia berada jauh di bawahnya. 74. Anak-anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30% dari materi bacaan dan ternyata mereka sulit sekali menjawab soal-soal berbentuk uraian yang memerlukan penalaran.4% (28. Angka Partisipasi Murni Pendidikan di SLTP masih rendah yaitu 54. Dalam dunia pendidikan tinggi menurut majalah Asia Week dari 77 universitas yang disurvai di asia pasifik ternyata 4 universitas terbaik di Indonesia hanya mampu menempati peringkat ke-61.3 juta siswa).5 (Hongkong). ke73 dan ke-75. dan 51. 1999 (IEA.1992). Apabila dibanding dengan negara-negara tetangga saja. Sementara itu layanan pendidikan usia dini masih sangat terbatas. Kegagalan pembinaan dalam usia dini nantinya tentu akan menghambat pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. siswa Indonesia hanya berada di ranking ke-35 dari 44 negara dalam hal prestasi matematika dan di ranking ke-37 dari 44 negara dalam hal prestasi sains. Selain itu. hasil studi The Third International Mathematic and Science Study-Repeat-TIMSS-R. Hal ini mungkin karena mereka sangat terbiasa menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda. 4. sebanyak 70 persen dari 403 PTS di Jawa Barat dan Banten tidak sanggup untuk menyesuaikan kesejahteraan dosen sesuai dengan amanat UU Guru dan Dosen (Pikiran Rakyat 9 Januari 2006). 5. ke-68. Data Balitbang Departemen Pendidikan Nasional dan Direktorat Jenderal Binbaga Departemen Agama tahun 2000 menunjukan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk anak usia SD pada tahun 1999 mencapai 94. dan kesejahteraan guru) pencapaian prestasi siswa pun menjadi tidak memuaskan.

MBS di Indonesia pada realitanya lebih dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. Akibatnya.4%.karena itu diperlukan kebijakan dan strategi pemerataan pendidikan yang tepat untuk mengatasi masalah ketidakmerataan tersebut. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Menurut data Balitbang Depdiknas 1999. ² sampai Rp 1.000. dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya. Masuk SLTP/SLTA bisa mencapai Rp 1 juta sampai Rp 5 juta. Orang miskin tidak boleh sekolah.000. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Mahalnya Biaya Pendidikan Pendidikan bermutu itu mahal. karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan Kepala Sekolah.21%. Berubahnya status pendidikan dari milik publik ke bentuk Badan Hukum jelas memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar. sedangkan pada periode yang sama pertumbuhan kesempatan kerja cukup tinggi untuk masingmasing tingkat pendidikan yaitu 13. Hasilnya. Perguruan Tinggi Negeri pun berubah menjadi Badan Hukum . Dengan perubahan status itu Pemerintah secara mudah dapat melemparkan tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum yang sosoknya tidak jelas.47%.6%. 14. Karena itu. Adanya ketidakserasian antara hasil pendidikan dan kebutuhan dunia kerja ini disebabkan kurikulum yang materinya kurang funsional terhadap keterampilan yang dibutuhkan ketika peserta didik memasuki dunia kerja. Namun. Data BAPPENAS (1996) yang dikumpulkan sejak tahun 1990 menunjukan angka pengangguran terbuka yang dihadapi oleh lulusan SMU sebesar 25. Bahkan ada yang memungut di atas Rp 1 juta. 7. ³sesuai keputusan Komite Sekolah´.07%. Kondisi ini akan lebih buruk dengan adanya RUU tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP).5% dan PT sebesar 36. Untuk masuk TK dan SDN saja saat ini dibutuhkan biaya Rp 500. Diploma/S0 sebesar 27.000. segala pungutan uang selalu berkedok. pada tingkat implementasinya. dan 15. setiap tahunnya sekitar 3 juta anak putus sekolah dan tidak memiliki keterampilan hidup sehingga menimbulkan masalah ketenagakerjaan tersendiri. 6. Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Komite Sekolah/Dewan Pendidikan yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. setelah Komite Sekolah terbentuk. Asumsinya. Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah. Rendahnya Relevansi Pendidikan Dengan Kebutuhan Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya lulusan yang menganggur. ia tidak transparan. pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas.

antara yang kaya dan miskin. BHMN sendiri berdampak pada melambungnya biaya pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi favorit. akses rakyat yang kurang mampu untuk menikmati pendidikan berkualitas akan terbatasi dan masyarakat semakin terkotak-kotak berdasarkan status sosial. Hal senada dituturkan pengamat ekonomi Revrisond Bawsir. Sekolah tentu saja akan mematok biaya setinggitingginya untuk meningkatkan dan mempertahankan mutu. sekolah dibebaskan mencari modal untuk diinvestasikan dalam operasional pendidikan. Bahkan beberapa negara ada yang menggratiskan biaya pendidikan. penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh Pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan. Bagi masyarakat tertentu.or. Utang luar negeri Indonesia sebesar 35-40 persen dari APBN setiap tahunnya merupakan faktor pendorong privatisasi pendidikan. dan RPP tentang Wajib Belajar. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya? Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin . atau tepatnya. Prancis. 10/5/2005) menilai bahwa dengan privatisasi pendidikan berarti Pemerintah telah melegitimasi komersialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar. Semua satuan pendidikan kelak akan menjadi badan hukum pendidikan (BHP) yang wajib mencari sumber dananya sendiri. sektor yang menyerap pendanaan besar seperti pendidikan menjadi korban. nantinya sekolah memiliki otonomi untuk menentukan sendiri biaya penyelenggaraan pendidikan. banyak perguruan tinggi yang bermutu namun biaya pendidikannya rendah. Melalui Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP). Bandingkan dengan dana untuk membayar hutang yang menguras 25% belanja dalam APBN (www. Dana pendidikan terpotong hingga tinggal 8 persen (Kompas. Menurut dia. seperti UndangUndang Sistem Pendidikan Nasional. Yanti Mukhtar (Republika.82% yang dialokasikan untuk pendidikan. misalnya. privatisasi pendidikan merupakan agenda Kapitalisme global yang telah dirancang sejak lama oleh negara-negara donor lewat Bank Dunia. Koordinator LSM Education Network for Justice (ENJ). Belanda. Pemerintah berencana memprivatisasi pendidikan.Milik Negara (BHMN). Dari APBN 2005 hanya 5. Akibatnya. Privatisasi atau semakin melemahnya peran negara dalam sektor pelayanan publik tak lepas dari tekanan utang dan kebijakan untuk memastikan pembayaran utang. terlihat dalam Pasal 53 (1) UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).kau. Hal ini berlaku untuk seluruh sekolah negeri. Dengan begitu. Dalam pasal itu disebutkan. RUU Badan Hukum Pendidikan. Akibatnya. Penguatan pada privatisasi pendidikan itu. Rencana Pemerintah memprivatisasi pendidikan dilegitimasi melalui sejumlah peraturan. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pendidikan Dasar dan Menengah. Munculnya BHMN dan MBS adalah beberapa contoh kebijakan pendidikan yang kontroversial. Di Jerman. beberapa PTN yang sekarang berubah status menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) itu menjadi momok. tidak harus murah atau gratis. Jika alasannya bahwa pendidikan bermutu itu harus mahal.id). dan di beberapa negara berkembang lainnya. Seperti halnya perusahaan. Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah. maka argumen ini hanya berlaku di Indonesia. dari SD hingga perguruan tinggi. 10/5/2005).

meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan termsuk jumlah dan mutu pendidikan 7.com/2009/03/08/makalah-masalah-pendidikan-diindonesia/ . memperluas pendidikan di luar sekolah 3.Opini : Pentingnya pendidikan umum di Perguruan Tinggi untuk membantu mahasiswa memahami masalah . meningkatkan pertumbuhan.masalah sosial dan dunia kerja.memperluas pendidikan. menungkatkan muru di semua jenjang pendidikan yang mengacu pada iptek 5. menyempurnakan. kemampuan personal (kemampuan kepribadian) dengan kemampuan ini tenaga ahli diharaphan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia.kurang nya mutu pendidikan. kemampuan professional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. mengembangkan budaya keilmuan sedini mungkin secara berkelanjutan dan berkesinambungan di kalangan masyarakat 8. Diharapkan Pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama demi terciptanya tujuan tersebut. melakukan pendidikan nasional secara terpadu 2.Studi Kasus: Banyaknya pengangguran di Indonesia Dipilih oleh Suara Terbanyak kurangnya sumber daya manusia. meningkatkan. Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan altematif pemecahannya.akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. mampu berpikir logis.Teori : a. mengenal dan memahami nilainilai keagamaan. kemampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah. menguasai peralatan analisa.pengajaran serta pembinaan guru serta tenaga pendidik lainnya secara terpadu 6. . kritis. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk µcuci tangan¶.http://meilanikasim.wordpress. sistematis dan analitis. c. 2. kemasyarakatan. Tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. baik lisan maupun tertulis. Menjelaskan 3 kemampuan yang diharapkan dihasilkan dari lulusan pendidikan tinggi .yang harus di lakukan pemerintah saat ini untuk meningkatkan mutu anak bangsa adalah: 1.kenegaraan (pancasila) serta memiliki pandangan luas serta kepekaan terhadap berbagai masaah yang dihadapi masyarakat Indonesia.peranan dan mutu pendidikan 4. Akan tetapi. menciptakan msyarakat yang maju dan sejahtera melalui pembangunan iptek . b. kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab.kurangnya sarana dan prasarana pendidikan.

Dengan kemampan ini para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. agar jumlah penduduk yang besar ini benarbenar bisa menjadi modal pembangunan . Memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan. Kemampan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah. bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga trampil untuk menjadi ³ tukang-tukang ³ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi.Teori : Banyaknya kritik sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh para cendekiawan. sumber daya manusia yang dimiliki benar-benar sumber daya yang handal dan menjadi subyek untuk kemajuan peradaban damn memilki . perdagangan. Menjelaskan Latarbelakang diberikannya ISD . Kemapuan personal adalah kemampuan kepribadian. dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia. Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan memiliki tiga jenis kemampuan yang meliputi personal.Opini : Ketiga kemampuan tersebut sangatlah penting dan saling berhubungan untuk mencapai masa depan yang telah di bangun di Perguruan Tinggi. akademik dan profesional. . Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengindetifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan alternatif pemecahannya.Studi Kasus : Mengapa Diberikan Ilmu Sosial Dasar?? Diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) dimulai dari banyaknya kritik-kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di Perguruan tinggi oleh sejumlah cendikiawan terutama sarjana pendidikan. dan analitis. teknik dan keahlian lain dalam tujuan eksploitasi kekayaan negara. 3. sosial dan kebudayaan.itu yang membuat indonesia memiliki jumlah pengangguran terbanyak.answers. kritis sistematis. yaitu kelanjutan dari ³ Politik Balas Budi ³ ( etiche politiek ) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer. Dengan kemapuan ini para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap.com/question/index?qid=20100723190927AAc6rDx . agar jumlah pengangguran tak semakin meningkat. Mereka berpendapat bahwa sistem pendidikan yang berlangsung masih berbau kolonial dan merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda yaitu kelanjutan dari politik ³balas budi / etische politick´ (oleh Conrad Theodore van Deventer) sistem pendidikan tersebut bertujuan menghasilkan tenaga terampil untuk menjadi ³tukang´ yang mengisi birokrasi mereka dibidang administrasi.yahoo. menguasai peralatan analisa. kemasyarakatan dan kenegaraan (pancasila). tingkah laku. mampu berfikir logis. baik lisan maupun tertulis. pedagang. berbau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. Kemampuan profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan.http://id. Mereka menganggap sistem pendidikan yang tengah berlangsung saat ini. tehnik dan keahlian lain dalam tujuan eksploitasi (pemerasan) kekayaan negara. serta memiliki pandangan luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.

ISD memberikan dasar ± dasar pengetahuan umum tertang konsep -konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kepada mahasiswa.harianglobal. . Begitu juga dalam les pelajaran-pelajaran yang lain seperti matematika dan lainlain.com/index. Ironis bukan ? Kita belajar bahasa inggris dari SD hingga ke perguruan tinggi. 4. ternyata tetap saja belum bisa mahir berbahasa Inggris. yang diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat. disana banyak sekali tawaran dan jaminan bahwa hanya mengikuti les privat dalam waktu 1-3 bulan anda di jamin mahir berbahasa inggris aktiv.php?option=com_content&view=article&id=28984:lulusan-perguruan-tinggiperlu-identifikasi-kemampuan-diri&catid=56:edukasi&Itemid=63 . Jika anda pernah mengikuti les privat misalnya pelajaran bahasa Inggris. Dari SD kemudian dilanjutkan sampai di tingkat SMP dan naik lagi hingga ke tingkat SMU dan Perguruan Tinggi. Tapi dari begitu lama dan banyak diberikan pelajaran bahasa Inggris dari SD hingga perguruan tinggi. semuanya pasti ada mata pelajaran Bahasa Inggris. mereka masih katakan BELUM BISA berbahasa Inggris dengan baik.html -http://www. Bagaimana dengan sistem pengajaran di sekolah kita ??? Saya ambil kasus contoh misalnya dalam Pelajaran bahasa Inggris. -http://iwayanlukman. Melalui tulisan ini saya sama sekali tidak bermaksud menyalahkan guru secara keseluruhan. maka kemampuan mereka dalam mempelajari bahasa Inggris sangat minim.Teori : ISD adalah gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah ± masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.Opini : Diderikannya ISD sangatlah penting apalagi di Perguruan Tinggi yang disiapkan untuk menghadapi dunia pekerjaan yang berkualitas. BAGAIMANA HASILNYA ?? Saya berani katakan hampir mayoritas mereka yang sudah mengikuti pelajaran bahasa Inggris dari SD sampai ke tingkat perguruan tinggi ketika hanya mengandalkan pelajaran-pelajaran di sekolah tanpa mengikuti les privat diluar sekolah.blogspot.kesadaran untuk membangun negara dan bangsa.Study Kasus : Kenapa Sistem Pendidikan di Indonesia Tidak dibuat Seperti Les Privat ? Apakah anda pernah mengikuti pengalaman les Privat ? Jika anda pernah ikut les privat seperti di Primagama atau Neutron atau tempat les privat yang lain.com/2010/09/menjelaskan-tujuan-pendidikan-umum-di. tapi disini saya hanya ingin mengajak bahwa ada KEANEHAN dalam sistem dan MODEL mengajar . bahkan ketika saya ngobrol dengan banyak teman-teman saya yang sudah bergelar sarjana. Tapi kita belajar Les Privat Bahasa Inggris DIJAMIN 1-3 Bulan saja sudah Mahir berbahasa Inggris. Mahasiswa Dapat Menjelaskan Pengertian ISD . saat ini sudah diwajibkan pelajaran bahasa Inggris diberikan pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Di Indonesia. anda pasti akan menemukan sistem pengajaran yang sangat baik.

Kalau sudah seperti itu.php/2010/07/16/kenapa-sistem-pendidikan-di-indonesiatidak-dibuat-seperti-les-privat/ . Karena toh walaupun gaji anda kecil. kemudian saya berfikir. Teknologi.cc/2009/12/ilmu-sosial-dasar-isd-adalah-gabungan. kenapa para guru kemudian tidak berfikir dan memiliki keinginan atau mencari tahu bagaimana sich cara dan metode mengajar di lembagalembaga Les Privat ? Kok mereka bisa mengajarkan bahasa Inggris begitu cepat kepada peserta les Privat ? Apakah kemudian lagi-lagi para guru kita malas memberi pelajaran seeprti cara yang dilakukan para tutor-tutor di lembaga-lembaga les privat karena seorang guru hanya diberi GAJI KECIL ? jika ini alasanya..truetech.di sekolah-sekolah. Melihat kasus yang saya contohkan diatas. sumber: http://www. tapi jika anda dalam mengajarkan anak didik anda hanya menjadi anak yang bodoh tidakkah anda malu? Kenapa tidak kemudian anda berfikir walaupun dengan gaji yang minim tapi jika anda terus belajar bagaimana mengajarkan sebuah materi pelajaran yang simple. tidakkah itu akan jauh lebih membanggakan jika hanya dibandingkan dengan sebuah materi belaka ?? Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud menyudutkan profesi guru di sekolah-sekolah. apakah berarti para pengajar di sekolah-sekolah itu lupa dengan GELAR MULYA mereka sebagai ³PAHLAWAN TANPA TANDA JASA´ ? Untuk pemerintah dalam hal ini memang harus mencari solusi yang tepat lagi bijak.blogdetik. dan kemiskinan  Pertentangan Pertentangan Sosial & Integrasi Masya. .com/index. UNTUK APA Pendidikan Sekolah ? Apakah hanya mengandalkan Legalitas Ijazah saja tanpa pernah berfikir bagaimana bisa memberikan sistem pendidikan yang berkwalitas melebihi les privat ??? http://aribicara..33 0 komentar Beranda Langgan: Entri (Atom) Blog Archive y 2010 (9) November (4) o  Ilmu Pengetahuan.Opini : sangat penting karena dengan memahami pengertian ISD mahasiswa dapat cepat tanggap dalam pemecahan sosialdan ilmunya pun lebih berkualitas. Pandai matematika dan pelajaranpelajaran yang lain seorang pelajar harus rajin les. Tapi para guru dan pengajar juga jangan terlalu menilai pengabdian anda sebagai guru hanya dari segi materi.html Nama : Emellika Rahmayana Kelas : 1KA26 NPM : 12110361 Diposkan oleh Emellika Rahmayana di 02. privat dan mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah.co. kreativ dan bisa mencerdaskan anak didik anda dengan lebih cepat dan kemudian siswa-siswi anda meraih banyak prestasi karena jasa anda. tapi hanya sebuah renungan pribadi saya yang prihatin bahwa saat ini semakin orang lebih menganggap bahwa untuk bisa pandai bahasa Inggris.

Kebudayaan September (1)  ISD sebagai salah satu MKDU   About Me Emellika Rahmayana Lihat profil lengkapku Pengikut Didukung oleh Blogger. Masyarakat  Penduduk. Keluarga. . Dan Sosialisasi  Individu.o o Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat Oktober (4)  Warga Negara dan Negara  Pemuda . Masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful