PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Historis Perkembangan Kenegaraan Indonesia :

1. Bidang Hukum 2. Bidang Politik REFORMASI 3. Bidang Hamkam 4. Bidang Ekonomi 5. Dan lain-lain. 
  

Tujuan Sangat Baik Membawa Perubahan Corut Marut Cari Kesempatan Tidak Berwibawa

Dalam Perkembangan Kehidupan Kenegaraan Arah positif konstitusionalisme & demokrasi sangat dominan, namun mengabaikan prinsip Walfare State Demokrasi secara normatif telah banyak dilakukan setelah reformasi, Namun pengertian kekuasaan di tangan rakyat menjadi bias. Kekuasaan rakyat sangat dominan, ketika Pemilu & Pilkada, tapi setelah Itu demokrasi tersumbat lagi.

JANJI ± JANJI PEMILU ? JANJI ± JANJI PILKADA ?
Aspirasi rakyat kurang terakomodir ! Yang terjadi hitung ± hitung Pemilu / Pilkada kekuasaan yang besar tetap berada pada Presiden & DPR. Reformasi Seolah-olah rakyak mengenyam kebebasan kenyataan Bersifat semu ! Rakyat kecil sulit berforfisifasi.

Nasionalisme Rapuh
Muncul LSM ± LSM - Loyalitasnya lebih kuat pada kekuatan Internasional. - Dukungan asing dominan

Akibatnya Rasa Nasionalisme pudar Pendidikan Kewarganegaraan SK DIRJEN DIKTI NO. 43 Tahun 2006

MK. Pengembangan Keprebadian : - Pendidikan Kewarganegaraan - Pendidikan Agama - B. Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Pancasila

Pendidikan Kewarganegaraan dulu dikenal dengan Pendidikan Kewiraan. Materi Menyangkut dengan pemahaman tentang Persatuan dan Kesatuan, kesadaran Warga Negara dalam bernegara, identitas nasional, demokrasi Indonesia, konstitusi, Rule of Low, Geo politik, dan Geo strategi Indonesia, Hak dan Kewajiban warga negara serta pendidikan Bela Negara (SK. DIKTI No. 43 / 2006

Dalam pengembangan materi juga dikembangkan : - Kemampuan kepribadian & Intelektual dalam bidang politik, hukum, kemasyarakatan, filsafat & budaya. - Membahas tentang demokrasi, HAM, Sosbud, ekonomi, dan HANKAM. Materi tidak bersifat MILITERISTIK, tapi bersifat objektif ilmiah.

Oleh karena itu dengan pendidikan kewarganegaraan diharapkan intelektual Indonesia memiliki dasar kepribadian sebagai warga negara yang demokratis. berkemanusiaan dan berkeadaban.Kompetensi yang diharapkan mahasiswa : Menjadi ilmuan dan profesional yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. demokratis. disiplin. berpartisipasi aktif dan membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila Pendidikan Kewarganegaraan : Paradigma Baru : Yaitu Pendidikan Kewarganegaraan berbasis pancasila. berkeadaban. religius. . Memiliki daya saing.

agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai Pancasila. berkeadaban. guna mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadiannya sebagai manusia seutuhnya. Hal ini berdasarkan pada suatu realitas yang dihadapi. cintah tanah air dan bangsanya. menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni dengan rasa tanggung jawan dan bermoral. Misi .Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan : Yaitu dirumuskan dalam Visi dan Misi Visi : Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi adalah sumber nilai dan pedoman dalam pengembangan dan penyelengggaraan program studi. Rasa Kebangsaan dan Cinta Tanah Air dalam menguasai. berkemanusiaan. religius. bahwa mahasiswa adalah sebagai generasi bangsa yang harus memiliki visi intelektual. : Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi adalah untuk membantu mahasiswa memantapkan kepribadiannya.

serta membentuk sikap dan prilaku cinta tanah air yang bersendikan kebudayaan dan filsafat bangsa. AS Jepang Filipina History. The Philipne New Constitution Study of Human Rights. Humanity.Landasan Ilmiah Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhKan wawasan dan kesadaran bernegara. Fhilosopy Philipino. Family Planning. Ethies. Taxation and Land Reform. Fhilosopy Japanse History. Objek Materiel Pendidikan Kewarganegaraan yaitu segala yang berkaitan dengan warga negara baik Empirik maupun Non Empirik yang meliputi wawasan sikap perilaku warga negara. Sebagai perbandingan: Banyak negara mengembangkan materi pendidikan umum (General Education/Humanities) sebagai pembekalan nilai-nilai yang mendasari sikap dan perilaku warga negaranya. . Objek Formal Pendidikan Kewarganegaraan yaitu Mencakup segi hubungan mitra warganegara dengan negara dan hubungan antara warga negara itu sendiri.

Pendidikan Kewarganegaraan antardisipliner dan bukan monodisipliner.Ilmu Administrasi Negara .Sejarah Perjuangan Bangsa . Geopolitik Indonesia 8.Ilmu Ekonomi Pembangunan . Demokrasi Indonesia 5. Identitas Nasional 3. Geostrategi Indonesia Rumpun Keilmuan : Pendidikan Kewarganegaraan disejajarkan dengan CIVICS EDUCATION yang dikenal di berbagai negara. Rule of Law & HAM 6. Filsafat Pancasila 2. Hak dan Kewajiban Warga Negara dan Negara 7. Negara dan Konstitusi 4.Objek Pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan : Yaitu menyangkut substansi kajian : 1.Ilmu Filsafat .Ilmu Budaya .Ilmu Sosiologi .Ilmu Hukum . sehingga pembahasan / pengembangan memerlukan Sumbangan antara lain : .Ilmu Politik .

UU No. 20 / 1982 Pokok-pokok Hamkam Negara RI d. TAP MPR No. Kepmendiknas No. 43/2006 Rambu-Rambu MPK . 232/U/2000 Pendidikan Peny. Pasal 31 (1) Tiap-tiap WN berhak mendapat pengajaran b. Pasal 30 (1) Tiap-tiap WN berhak dan wajib ikut serta«« 4. Pasal 27 (1) Segala Warga Negara bersamaan tidak««.Dirjen Dikti No. 3. UU No. UUD 1945 1. Kurikulum Dikti & Pendidikan Hasil Belajar.Landasan Hukum a. Pembukaan UUD 1945 Alinea II dan IV 2. 45/U/2002 Kurikulum Inti * Pendidikan Agama * Pendidikan Bahasa Indonesia MPK Wajib * Pendidikan Kewarganegaraan Kep. II / 1999 GBHN c. 20 / 2003 Sikdisnas Kepmendiknas No.

FILSAFAT PANCASILA Pengertian Filsafat : Filsafat Suatu bidang ilmu yang senantiasa ada dan menyertai kehidupan manusia.Tentang Etika .Tentang Alam . paling baik yang membawa kesejahteraan.Tentang Manusia .Tentang Logika . MANUSIA Tujuan Hidup KEBAHAGIAAN .Tentang Pengetahuan .Dan Lain-Lain. Filsafat secara etimologis berasal dari bahasa Yunani.Tentang Agama .Tentang Masyarakat . ³ PHILEIN ´ Cinta ³ SOPHOS ´ Hikmah / Kebijaksanaan Jadi secara Harpiah Filsafat Cinta Kebijaksanaan Manusia dalam hidupnya pasti memilih apa pandangan hidupnya yang paling benar. Bidang Pembahasan Filsafat Yaitu : .

Pancasila sebagai suatu sistem Sila ke I sampai dengan sila ke IV Merupakan satu sistem filsafat. saling bekerja sama untuk suatu tujuan. yang saling keterkaitan.Dan Lain-Lain.Ilmu Filsafat Sosial . Sistem : Suatu kesatuan yang saling berhubungan. Pancasila : Sila ± sila pancasila merupakan satu kesatuan organik. .Ilmu Filsafat Politik . Ciri-Ciri Sistem :  Suatu Kesatuan dari bagian-bagian  Setiap bagian punya fungsi sendiri  Tujuan untuk mencapai tujuan bersama  Terjadi dalam suatu lingkungan / komplek.Oleh karena itu muncul ilmu filsafat antara lain : .Ilmu Filsafat Hukum . Filsafat Hukum Mencari Kebenaran / Keadilan yang hakiki Keadilan Hakiki Keadilan yang sesungguhnya Keadilan yang sesungguhnya Keadilan yang mendekati keadilan Tuhan.

IV. IV. menjiwai Sila III. dan V Di Jiwai Sila I. II. dan mengembangkan Persatuan.Sila KEMANUSIAAN . III. IV SILA KE I SILA KE I SILA KE II SILA KE III SILA KE IV SILA KE V . dan V Di Jiwai Sila ke I.Sila PERSATUAN . Indonesia yang Berkerakyatan dan Berkeadilan Menjiwai Sila Ke II. III dan menjiwai Sila Ke V Di Jiwai Sila I. III. II. dan V Di Jiwai Sila I.SILA KE I Menjadi basis kemanusiaan / penjelmaan dari . memelihara.Sila KEADILAN Adalah Ketuhanan yang Berkemanusiaan yang Membangun.Sila KERAKYATAN . II dan menjiwai Sila Ke IV.

Identitas Nasional = Jati Diri = Kepribadian Bangsa Kepribadian sebagai suatu identitas Keseluruhan atau totalitas dari faktor ± Faktor : .Sifat .Sosiologis .Biologis .IDENTITAS NASIONAL Secara terminologi.Karakter bangsa tersebut.Ciri ± Ciri .Keunikan .Psikologis Yang mendasari tingkah laku individu . yang secara filosofis membedakan dengan bangsa-bangsa yang lainnya. Setiap bangsa memiliki identitasnya sendiri ± sendiri sesuai dengan : . Identitas Nasional Suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa.

30 PKI 1966 Muncul ORBA. Teknologi pesawat Habibi tidak mampu menjawab kesejahteraan rakyat. rakyat menanggung hutang 32 Tahun Soeharto Budaya KKN berkembang sangat pesat. yaitu Pemerintahan yang kuat (Soeharto) Banyak hutang ke dana moneter internasional.17 ± 08 ± 1945 - Kemelut Kenegaraan Belum menunjukkan perkembangan kearah kepribadian bangsa yang baik. Reformasi . 05 ± 07 ± 1959 05 ± 07 ± 1959 Orla Jatuh ORBA Perang Saudara G.

Reformasi : Terbuka Kran di berbagai bidang Kepribadian bangsa merosot drastis Konflik Ambon. Aceh. Kebebasan pers yang mengenyampingkan ³azas praduga tak bersalah´ . Poso. Sambos. Maluku. sampit (suku Madura dengan suku Dayak). Indonesia dipandang sebelah mata oleh bangsa-bangsa lain. Rasa nasionalisme menurun. dan sebagainya Moralitas di kampus : menurun drastis Rasa hormat menghormati semakin kurang.

dan Cratos Kekuasaan. sehingga presiden mendapat mandat langsung dari rakyat. Misalnya : Menerapkan Sistem Presidensial yaitu merelasikan pentingnya Pilpres secara langsung.DEMOKRASI INDONESIA Secara etimologis istilah Demokrasi berasal dari bahasa Yunani. Demokrasi yang dipraktekkan pada saat itu bersifat langsung (Direct Democracy) Hak rakyat membuat keputusan-keputusan politik di jalankan secara langsung oleh seluruh warga negara yang bertindak berdasarkan prosedur mayoritas. BENTUK-BENTUK DEMOKRASI Menurut Torres : ³ Formal Democracy & Substantive Democracy ´ yaitu menunjuk pada demokrasi dalam arti sistem pemerintahan. Konsep demokrasi lahir dari pemikiran mengenai hubungan negara dan hukum di Yunani Kuno. Presiden adalah Kepala Eksekutif. sekaligus sebagai Kepala Negara . Contoh : Waktu itu di negara Kota (City State) Yunani Kuno yang penduduknya 300. Yaitu : Demos Rakyat.000 jiwa.

Kebebasan individu menjadi dasar sebagai dasar pundamental dalam Pelaksanaan demokrasi. Sosial. Demokrasi Perwakilan Liberal Prinsip Bahwa manusia sebagai makhluk sosial / individu yang bebas. Demokrasi Perwakilan Liberal merupakan suatu pembaharuan kelembagaan pokok untuk mengatasi problema keseimbangan antara kekuasaan memaksa dan kebebasan. bagi dalam kehidupan Politik. Agama & Kebebasan Anti Agama. Akibatnya kekuasaan kapitalislah yang menguasai Kehidupan negara.Sistem Parlementer Menerapkan hubungan yang menyatu antara kekuasaan Eksekutif dan Legislatif. Ekonomi. Rakyat harus diberi jaminan kebebasan secara individual. Negara yang tidak mampu bersaing akan tenggelam dan miskin. . Konsekwensi dari implementasi sistem dan prinsip demokrasi liberal ini adalah persaingan bebas di bidang ekonomis. Kepala Eksekutif adalah Perdana Menteri sedangkan Kepala Negara dipegang oleh Ratu Seperti di Inggris atau adapula yang berada pada Seorang Presiden seperti di India.

Dan akhirnya kapitalis yang menguasai negara. Demokrasi satu partai lazim dilaksanakan di negara-negara komunis. Kapitalis telah menjadi fenomena global dan dapat mengubah masyarakat di seluruh dunia baik di bidang sosial.Menurut P. Demokrasi Satu Partai dan Komunisme Kebebasan formal berdasarkan demokrasi liberal akan menghasilkan kesenjangan kelas yang semakin lebar dalam masyarakat. seperti : Rusia. L Berger : Bahwa dalam era global dan dengan semangat pasar bebas yang dijiwai oleh Filosofi demokrasi liberal maka kaum kapitalislah yang berkuasa. politik. dan kebudayaan. Vietnam. Cina. . dan lain-lain.

pengurus komunis makin berkembang. menyimpang dari demokrasi konstitusional. partai atau militer. akibatnya persatuan dan kesatuan yang sudah diperjuangkan menjadi kendor b) Periode 1959 ± 1965 Masa Demokrasi terpimpin. Perkembangan Demokrasi di Indonesia : a) Periode 1945 ± 1959 Masa demokrasi parlementer yang menonjolkan peranan PARLEMEN serta partai-partai.DEMOKRASI DI INDONESIA Perkembangan Demokrasi Di Indonesia Perkembangan demokrasi telah mengalami pasang surut. . Bagaimana membangun kehidupan sosial politik dengan kepemimpinan yang cukup kuat. dengan partisipasi rakyat. menghindari diktator. Kelemahannya adalah memberi peluang untuk didominasi partaipartai politik dan DPR. Masa ini ditandai dengan dominasi presiden. peran partai politik terbatas. ABRI sebagai unsur SOSPOL semakin meluas. Masalah Pokok yang dihadapi adalah bagaimana meningkatkan ekonomi.

HAM. TAP MPRS / MPR dalam rangka untuk meluruskan kembali UUD 1945. legislatif.c) Periode 1966 ± 1998 Masa demokrasi Pancasila era ORBA dengan demokrasi konstitusional yang menonjolkan sistem Presidensial. dan yudikatif. Catatan : Bandingkan UUD 1945 sebelum dan sesudah Amandemen . Seminar AD II Agustus 1966 Bidang Politik dan Keamanan Essensi demokrasi adalah kekuasaan di tangan rakyat. UUD 1945. Landasan formal saat itu adalah : Pancasila. Menegakkan kembali asas-asas negara hukum. Pancasila yang terjadi masa Demokrasi Terpimpin d) Periode 1999 ± Sekarang Masa demokrasi pancasila era reformasi yang berakar pada kekuatan multi partai. Berusaha mengembalikan keseimbangan kekuatan antar lembaga negara yaitu eksekutif.

. Negara Tuhan bukan negara dari dunia ini.NEGARA & KONSTITUSI Aristoteles 384 ± 322 SM Merumuskan negara dalam bukunya Politica Negar Polis. Keadilan adalah syarat mutlak bagi terselenggaranya sebuah negara. Agustinus (Tokoh Katolik) Membagi negara dalam 2 pengertian yaitu : Civitos Dei Negara Tuhan Civitos Terrena (Civitas Diaboli) Negara Duniawi Yang dianggap baik oleh Agustinus adl negara Tuhan (Civitos Dei). Didalam negara terdapat sejumlah warga yang ikut dalam permusyawaratan. Negara waktu itu disebut negara hukum. Negara masih dalam wilayah yang kecil. melainkan jiwanya yang dimiliki oleh sebagian orang di dunia ini untuk mencapainya yang Melaksanakan negara adalah Gereja yang mewakili negara Tuhan.

Teori negara menurut ³Machiavelli´ ditantang oleh antara lain : . sehingga muncul kekuasaan otoriter yang jauh dari nilai-nilai moral. hakhak tersebut belum terjamin.Thomas Hobbes (1588 ± 1679) . .J. Manusia sejak lahir telah ada hak-hak asasinya. Hukum yang Berlaku adalah hukum rimba. Raja sebagai pemegang kekuasaan tidak mungkin mengandalkan kekuasaan hanya pada moralitas atau kesusilaan. sebelum adanya negara. Machiavelli mengatakan bahwa untuk kekuasaan ada yang menghalalkan segala cara.J Rousseau (1712 ± 1778) Mereka mengartikan negara sebagai suatu badan atau organisasi hasil dari perjanjian masyarakat secara bersama.John Locke (1632 ± 1704) . Sebelum ada negara menurut ³Hobbes´ manusia adalah srigala (Homo Homini Lupus).Nicollo Machiavelli (1469 ± 1527) Dia memandang negara dari sudut kenyataan bahwa dalam suatu negara harus ada kekuasaan yang dimiliki oleh seorang pemimpin negara / raja. dan selalu dapat dilanggar.

Menurut Prof.Pemerintahan yang berdaulat. Meriam Boedihardjo.Rakyat . Alinea II Tentang perjalanan perjuangan bangsa Indonesia kemerdekaan. SH Guru Besar Ilmu Politik Negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah (Governed) oleh Sejumlah pejabat dan berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangan melalui penguasaan (kontrol) monopolistis dari kekuasaan yang sah. Alinea III Tentang kedudukan kodrat manusia Indonesia sebagai bangsa yang religius dan pernyataan kemerdekaan. yaitu : Alinea I Tentang latar belakang terbentuknya negara dan bangsa Indonesia. Dr. yaitu tentang kemerdekaan. . Prinsip negara Indonesia dapat dikaji melalui makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Bila kita simak dari pendapat para ahli maka negara harus memiliki unsur-unsur Yaitu : . pemerintahan negara Indonesia yang disusun berdasarkan UUD. Alinea IV Tentang adanya rakyat Indonesia.Wilayah .

Tak hilang kena panas. tak lapuh karena hujan. Pada masa Reformasi sejak 1999 UUD 1945 tidak lagi dianggap keramat. Simpel (elastis) yaitu memberikan kepada pikiran-pikiran yang masih berubah. II. IV ? Siapa lagi yang mengusulkan amandemen ke V UUD 1945 saat ini ? Kenapa demikian ? Hukum Dasar Tertulis UUD 1945 Bersifat Singkat 37 Pasal. III. Amandemen I Tahun 1999 Amandemen II Tahun 2000 Amandemen III Tahun 2001 Amandemen IV Tahun 2002 Kenapa pada masa Orla dan Orba UUD 1945 dianggap kramat ? Dan bagaimana terjadinya amandemen I. sebagai instruksi kepada pemerintah pusat dan penyelenggaraan negara lainnya. Sehingga tidak ketinggalan zaman. UUD 1945 dianggap Kramat dan tak dapat dirubah.KONSTITUSI INDONESIA Masa Orla 5 Juni 1959 dan Masa Orba 1966 s/d 1998. Alat kontrol dan hukum Positif . XVIII Bab + AP + AT Jadi. memuat aturan-aturan pokok saja.

Misal : Musyawarah mufakat.Hukum Dasar Tak Tertulis (Convertie) Yaitu aturan dasar yang tidak tertulis. Pidato presiden tiap-tiap tanggal 16 Agustus. . timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggara negara. Pidato presiden tentang APBN (Minggu I).

Tapi setelah amandemen : rakyat secara langsung sebagai pemegang kedaulatan. Dalam arti formal Melindungi WN dan Negara Dalam arti materiil Negara harus bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya.SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Menurut Hasil Amandemen tahun 2002 7 CIPOK Sistem Pemerintah Negara (Rechtstoat) 1. Indonesia ialah negara hukum (Rechtstoat) dan bukan Machtstoat (kekuasaan berlaku). 3. . Tindakan negara harus mempertimbangkan : .Kegunaannya (doelmatigheid) .Landasan hukumnya (reahtuatighead) 2. MPR waktu itu sebagai penjelmaan rakyat yang memiliki 3 kewenangan. Sistem Konstitusional Pemerintah berdasarkan asas sistem konstitusi dan tidak bersifat absolut (kekuasaan tak terbatas). Kekuasaan Negara Tertinggi di Tangan Rakyat Berbeda dengan sebelum amandemen yang menyatakan kedaulatan ditangan rakyat tapi dilaksanakan oleh MPR.

Menteri Negara tidak bertanggung bertanggung jawab kepada DPR. Sebelum amandemen : Presiden adalah penyelenggara pemerintahan tertinggi. 5. namun dia Bukan Diktator (kekuasaan tak terbatas). Presiden hanya bekerja sama dengan Dewan. Jika presiden melanggar UUD maka MPR dapat melakukan Impeachment. artinya kedudukan Presiden tidak tergantung pada DPR. 7. meski dia tidak bertanggung jawab kepada Dewan. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden dalam membentuk undang-undang dan menetapkan APBN harus mendapat persetujuan DPR.4. Presiden dalam melaksanakan tugas-tugasnya dibantu oleh para Menteri selaku kabinetnya. Presiden penyelenggara Pemerintahan Negara yang tertinggi di samping MPR dan DPR. Presiden tidak lagi menjadi mandatoris MPR. 6. Menteri Negara ialah Pembantu Presiden. Kekuasaan kepada negara tidak tak terbatas Presiden dipilih oleh rakyat secara langsung oleh Pilpres. . tapi setelah amandemen termasuk MPR dan DPR. tetapi tidak bertanggung jawab kepada DPR.

Presiden Penyelenggara Negara Tertinggi . Ide Kedaulatan Rakyat Pasal 1 (2) UUD 195 Negara berdasar atas hukum Pasal 3 (2) Bentuk Republik Pasal 1 (1) Pemerintahan Berdasarkan Konstitusi Pasal 4 (1) Pemerintah yang bertanggung jawab . Sistem Pemerintahan Presidensiil : .SENDI-SENDI POKOK SISTEM POLITIK DEMOKRASI INDONESIA a. e. c. b.Presiden adalah Kepala Negara . .Kepada Tuhan f. d. DPRD sebagai wakilnya g. Sistem Perwakilan Sistem tak langsung Rakyat memilih DPR.Presiden adalah Kepala Pemerintahan.Kepada Rakyat .

Kab/Kota dan juga untuk kepala daerah g) Kekuasaan Yudikatif yaitu : MA dan Yang ada di bawahnya dan MK h) BP dan KY . c) Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan di pilih langsung oleh rakyat 5 Tahun d) Menteri diangkat oleh Presiden e) Parlemen adalah Bikameral yaitu DPR dan DPD Sistem pemilihan proporsional terbuka Distrik Proporsional f) Pemilu untuk Pilpres. Pil. DPRD Prov.POKOK-POKOK DALAM SISTEM POLITIK INDONESIA a) Negara Kesatuan dengan prinsip otonomi yang luas. DPD. DPR. b) Bentuk Pemerintahan Republik. Sistem Pemerintahan Presidensiil.

Kebebasan untuk menyatakan pendapat d. Pemisahan atau pembagian kekuasaan yang dikenal dengan Trios Politica c. HAM b. Internasional Commision of Jurits di Bangkok 1965 Merumuskan : a. Terjaminnya HAM dalam UU / Putusan Pengadilan.NEGARA HUKUM HAM Negara Hukum = Rechsstoat = Rule of Low Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (rechtsstoat) bukan berdasarkan atas Kekuasaan absolut / belaba (machtsstoat) pasal 1 (3) UUD 1945. Pendidikan CIVICS (Kewarganegaraan) . Pemilu yang bebas e. Kebebasan untuk berorganisasi dan beroposisi f. Supremasi hukum Penegakan Hukum b. Ciri-Ciri Rechtsstoat menurut Friedrich Julius Stal (Eropa Continental) a. Perlindungan Konstitusional b. Kedudukan yang sama didepan hukum c. Pemerintahan berdasarkan peraturan-peraturan. d. Peradilan Adm. Dalam perselisihan Menurut AV DICEY dari kaangan Anglo Saxon memberi ciri-ciri Rule of Low : a. Badan Kehakiman yang bebas dan tidak memihak c.

UUD menjamin HAM c. PP Kepres dan Perda .Menurut ³S. Goutama´ ada 3 Ciri / unsur negara hukum : a. UU 4. Tata Urutan Perundangan (TAP MPR No III/2000) Sebagai berikut : 1. d. Pemisahan kekuasaan Menurut ³Franz Magnis Suseno (1997) Ada 5 ciri Negara Hukum sebagai salah satu ciri hakiki negara demokrasi yaitu : a. Landasan Yuridis Negara Hukum Indonesia Pasal 1 (3) UUD 1945 : Negara Indonesia adalah negara hukum. TAP MPR RI 3. Badan-Badan Negara menjalankan kekuasaan masing-masing selalu dan hanya pada dasar hukum yang berlaku. masyarakat dapat mengadu ke pengadilan. PERPU 5. Asas legalitas c. Terhadap tindakan badan negara. Adanya pembatasan kekuasaan negara terhadap perorangan b. Fungsi Negara dijalankan oleh Lembaga yang bersangkutan sesuai dengan ketetapan sebuah UUD b. Badan Kehakiman bebas dan tidak memihak. UUD 1945 2. dan putusan pengadilan dilaksanakan oleh badan negara. e.

Tata Urutan (Hirarki) Perundang-undangan (UU NO. Prinsif mayoritas 5. PP 4. 10 Tahun 2007) 1. PERDA Hubungan Negara Hukum Dengan Demokrasi Negara Demokrasi pada dasarnya adalah Negara Hukum. Negara hukum hanyalah salah satu ciri dari negara demokrasi Franz Magnis Suseno menyatakan 5 gugus ciri negara demokrasi yaitu : 1. Adanya jaminan terhadap hak-hak demokrasi . Pemilu yang bebas 4. tapi negara hukum belum tentu negara demokrasi. Pemerintah dibawah kontrol nyata masyarakat 3. UUD 1945 2. UU / PERPU 3. Negara Hukum 2. PERPRES 5.

dibeli. HAM tidak perlu diberikan. yaitu : 1. Pengakuan HAM dalam UUD 1945 Pembukaan Perlindungan HAM oleh PBB tahun 1948. HAM tidak boleh di langgar. karena dia adalah bagian dari manusia secara otomatis. HAM berlaku untuk semua orang 3. Pengakuan terhadap HAM memiliki 2 landasan. 2.HAKIKAT HAM HAM Hak dasar yang melekat dan dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugrah Tuhan YME. Sebagai Kodrat Manusia 2. Hak dasar dibawa oleh manusia sejak lahir dan bahkan sejak didalam kandungan ibunya. diwarisi. . Pengakuan akan adanya HAM adalah sebagai pengakuan manusia itu sendiri atas harkat dan martabat yang sama dan harus ditegakkan. Tuhan menciptakan manusia (sama makhluk) MACAM-MACAM HAM Ciri-ciri pokok HAM yaitu : 1.

e. f. Personal Rights yaitu Hak Asasi Pribadi misalnya : kemerdekaan. dipilih. i. f. e. berekspresi. Rights of legal Equality. yaitu mendapat perlakuan yang sama dengan hukum dan pemerintah. Social and Cultural Rights yaitu Sosial dan Kebudayaan. santunan. Hak untuk hidup Hak berkeluarga Hak mengembangkan diri Hak keadilan Hak kemerdekaan Hak berkomunikasi Hak keamanan Hak kesejahteraan Hak perlindungan HAM meliputi bidang-bidang a.HAM menurut Piagam PBB tentang Deklaration Universal Of Human Rights 1948 a. b. Prosedural Rights yaitu Perlakuan yang sama dalam peradilan. d. b. c. menyatakan pendapat. hidup layak d. Property Rights. g. c. mengadakan perjanjian bekerja. berkumpul. . Political Rights yaitu Hak Asasi Politik misalnya : memilih. h. misalnya : Pendidikan. berserikat. agama. yaitu Hak Asasi Ekonomi misalnya : memiliki suatu. pensiun.

penjajah. c. 2. Tahun 1215 muncul Piagam ³Magna Charta´ yaitu perjanjian yang membatasi tindakan yang sewenang-wenang dari Raja John. ketidak adilan. Tentara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai. b. Perjuangan Nabi Muhammad SAW. dan kezaliman (tirani). pembudakan. b. WN tidak boleh dipaksakan menerima tentara dirumahnya. Pajak dan pungutan istimewa harus ada persetujuannya. Plato (429 ± 347 SM) Aristoteles (384 ± 322 SM) sebagai Peletak dasar diakuinya HAM. 3. a. Perkembangan HAM pada Masa Sejarah 1. Tahun 1628 keluar piagam ³Petition of Rights´ yaitu dokumen yang berisi pertanyaan mengenai hak-hak rakyat serta jaminannya. Perkembangan HAM di Inggris Negara Inggris adalah yang pertama memperjuangkan HAM 1. Socrates (469 ± 399 SM). Perjuangan Nabi Musa dalam membebaskan umat Yahudi dari perbudakan (Tahun 6000 SM) 2.SEJARAH PERKEMBANGAN HAM HAM pada hakikatnya muncul sebagai akibat dari tindakan sewenang ± wenang dari penguasa. untuk membebaskan bayi wanita. . dan wanita dari penindasan bangsa Quraisy (tahun 600 Masehi).

Seorang yang ditahan segera diperiksa dalam waktu 2 hari setelah penahanan. Perkembangan HAM di Amerika Serikat Yaitu dari pemikiran ³John Locke´ yaitu hak-hak alam. Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat c. hak milik (property). Hak memeluk agama e. seperti hak hidup (life). b. Alasan penahanan harus ada bukti 4. UU. Bill of Rights yaitu : a. Pajak. a. b. Amerika Serikat adalah negara yang pertama menetapkan perlindungan HAM daam konstitusinya. Kebebasan memilih anggota parlemen. . Tahun 1689 keluar ³Bill of Rights´ Yaitu UU yang di terima Parlemen Inggris sebagai bentuk perlawanan terhadap Raja James II. c. Tahun 1679 muncul ³Habeas Corpus Act´ yaitu undang-undang yang mengatur tentang pemahaman seseorang. Parlemen berhak merubah keputusan raja. Amerika Serikat berhasil merdeka 4 Juli 1776 yang sebelumnya dijajah oleh Inggris. Pembentukan Tentara harus seizin parlemen d.3. hak kebebasan (liberty).

Atlantic Charter tahun 1941 Yaitu muncul saat terjadi Perang Dunia II. yang dipelopori oleh F. e.d. yang dikenal dengan ³Declaration des Droits de L¶hommas et Du Citoyen´ (Pernyataan mengenai HAM dan WN). Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Freedom of Fear (bebas dari rasa takut) 4. Freedom of Speech and Thought (kebebasan berbicara & berpendapat) 3. dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan. Mereka dikarunia akal dan budi. Pengakuan HAM oleh PBB yaitu 10 Desember 1948 yang dikenal dengan ³Universal Declaration of Human Rights Pasal 1.D Rpsseveit ³The Four Free Doom´ (Empat Macam Kebebasan) yaitu : 1. Perkembangan HAM di Perancis yaitu berawal dari Revolusi Prancis Tahun 1789. f. Freedom of Religion (kebebasan beragama) 2. . sebagai pernyataan tidak puas kaum Borjuis dan rakyat terhadap berwenang-wenang Raja Louis VIX. Freedom of Want (bebas dari kemelaratan).

Deklarasi Hak Pembangunan 1986 oleh negara dunia ketiga 3. Declaration Wina 1993 yang merupakan declarasi universal dari negaranegara yang tergabung dalam PBB. Deklarasi Hak Bangsa atas perdamaian tahun 1948 oleh negara dunia ketiga. 1. African Charter on Human and Poeples Rights tahun 1981 4. Konversi tentang Hak Ekonomi. Adanya upaya seorang warga negara mengadukan pelanggaran HAM kepada PBB setelah melalui upaya pengadilan di negaranya.g. . Cairo Declaration on Human Rights in Islam yang tergabung dalam OKI 1990 5. Konversi tentang Hak Sipil dan Hak Politik 2. Hasil Sidang Majelis Umum PBB 1966 Dalam sidang ini telah diakui ³Convenants On Human Rights. Selain dari pada hal tersebut diatas ada lagi deklarasi mengenai HAM di dunia antara lain . dan Budaya 3. Sosial. dan di notifikasi oleh anggota PBB antara lain : 1. Bangkok Declaration yang diterima oleh negara Asia tahun 1993 6. 2.

XVII / 1998 Tentang HAM (dicabut) UU No. 39 / 1999 Tentang HAM UU No. 39 / 1999 antara lain :          Hak Hidup Hak Berkeluarga Hak mengembangkan diri Hak memperoleh keadilan Hak kebebasan pribadi Hak rasa aman Hak atas kesejahteraan Hak turut serta dalam pemerintahan Hak anak . Pengakuan Bangsa Indonesia akan HAM       Dalam alinea I UUD 1945 sedangkan PBB pada tanggal 10 ± 12 ± 1945 Dalam alinea IV UUD 1945 Batang Tubuh UUD 1945 Pasal 27 s/d Pasal 34 Tap MPR No. 26 / 2000 Tentang Pengadilan HAM Hak ± Hak Dalam UU No.HAM DI INDONESIA 1.

Wan Usman (Secara Terminologis) Wawasan Nusantara adalah Cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan sama aspek kebudayaan yang beragam. meninjau. diantara 2 benua Asia dan Australia dan 2 Samudra Hindia dan Pasifik. Prof. melihat. Pandangan bangsa Indonesia didasarkan pada konstilasi lingkungan tempat tinggalnya yang menghasilkan konsepsi wawasan nusantara. .WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA Bangsa Indonesia memiliki wawan nasional yaitu wawasan nusantara. Nusantara berasal dari Nusa dan Antara. tinjauan atau penglihatan inderawi. Pengertian Wawasan Nusantara : Secara Etimologis : Wawasan berasal dari wawas yang berarti pandangan. Jadi. Nusa Pulau / Kesatuan kepulauan Antara Menunjukkan letak antara dua unsur. Mawas memandang. Wawasan nusantara merupakan penerapan dari teori geopolitik bangsa Indonesia.

Menurut GBHN 1998 Wawasan Nusantara adalah Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. berbangsa dan bernegara. Satu kesatuan ekonomi. . Jadi. Atau wawasan nusantara adalah persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Satu kesatuan sosbud. Hakikat Wawasan Nusantara Yaitu keutuhan bangsa dan kesatuan wilayah nasional. Jadi. Wawasan Nusantara cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya. Satu kesatuan Hamkam. Satu kesatuan kepulauan nusantara. baik dari aspek sosbud maupun corak ragam kewilayahan nusantara ada satu kesatuan yang utuh. Satu kesatuan politik.

PARADIGMA KETATANEGARAAN RI Pancasila Landasan Idiil Landasan Konstitusional Landasan Visional UUD 1945 WAWASAN NUSANTARA KETAHANAN NASIONAL Landasan Konsepsional DOKUMEN RENCANA PEMBANGUNAN LandasanOperasional PEMBANGUNAN NASIONAL .

. Aspek Geopolitis dan Kepentingan Nasional.LATAR BELAKANG KONSEPSI WAWASAN NUSANTARA  Mengapa bangsa Indonesia memandang diri dengan lingkungan tempat tinggalnya sebagai satu kesatuan yang utuh ?  Mengapa Indonesia harus kita pandang sebagai bangsa yang satu dengan wilayah yang satu pula ?  Mengapa perlu memiliki cara pandang yang demikian ? Jawaban atas pertanyaan tersebut merupakan hal yang melatar belakangi lahirnya konsepsi wawasan nusantara. Politik pecah belah devide et inpera. dan ada pula penghianat. Hindia Belanda saat itu adalah wilayah yang terpisah dari laut bebas. Indonesia pernah dijajah dan pernah terpecah ± pecah. dimana bangsa Indonesia melawan bangsanya sendiri. Indonesia pernah memiliki wilayah yang terpisah-pisah. b. Aspek Historis Bangsa Indonesia ingin menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh. Di Indonesia ada pahlawan. Aspek Historis 2. Aspek Geografis dan Sosbud 3. Latar belakang atau faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuhnya konsepsi wawasan nusantara adalah sbb : 1. Hal ini dikarenakan 2 hal : a.

Teritorial HB 3 Mil Ordonantie 1939. . Timur ± Barat 5. Wilayah yang subur dan habitable (dapat dihuni) j. Iklim tropis dua musim g. Penduduk lebih kurang 230 Juta Jiwa. Berada pada 6 o LU ± 11 o LS dan 95 o BT . kebudayaan yang beragam l. Heterogenitas suku bangsa. Jarak Utara ± Selatan 1. Negara kepulauan / maritin b. Kemudian melalui perjuangan yang panjang. Wilayah yang luas 5.888 Km. h. Segi Geografis dan Sosbud Indonesia merupakan negara bangsa dengan wilayah dan posisi yang unik serta heterogen. 192 Juta km2 (2/3 perairan) c. d. Terletak di antara 2 benua dan 2 samudra e. Tahun 1957 wilayah Teritorial menjadi 12 mil yang dikenal dengan Deklarasi Juanda 13 Desember 1957. Kaya akan Flora. yaitu Mediterenia dan Sirkum Pasifik. Fauna.110 Km. Pertemuan 2 jalur pergunungan. Kemudian wilayah dan heterogenitas bangsa tersebut antara lain : a. melalui konferensi PBB 30 April 1982 maka diakui azas negara kepulauan (Archipelago State) dimana batas dengan konsep ZEE 200 Mil di ukur dari garis pangkal / pantai laut wilayah Indonesia.141o BT i. dan SDA k. Untuk itu perlunya menjadi bangsa yang bersatu dan utuh. Terletak pada garis khatulistiwa f.

Secara Negatif Mudah terjadi perpecahan apalagi ada interventee pihak luar. Yang perlu divertisipasi dengan mengembangkan konsepsi wawasan Nusantara. Geopolitik merupakan dan memaparkan dasar pertimbangan dari aspek geografi dalam menentukan kebijakan nasional untuk mewujudkan suatu tujuan. inilah yang harus kita pertahankan. Politik suatu negara di pengaruhi oleh konstilasi geografi negara yang bersangkutan. Secara Positif Sebagai modal dasar untuk memperkuat bangsa menuju cita-cita Kemakmuran untuk rakyat. geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi. Prinsip ± prinsip geopolitik suatu negara dapat menjadi dasar bagi / perkembangan wawasan nasional bangsa itu. Ciri Nasionalisme Indonesia adalah dengan konsepsi wawasan nusantara. bahwa wilayah Indonesia merdeka hanyalah Wilayah bekas jajahan Belanda atau ex Hindia Belanda. Bagi Indonesia dan menjadi kesepakatan para pendiri negara ini. . Segi Geopolitik dan Kepentingan Nasional Sebagai ilmu.

. dan politik suatu negara. Sedangkan implementasinya diperlukan suatu strategis yang bersifat nasional. Geopolitik sebagai ilmu bumi politik Geo Bumi dan tidak terlepas dari pengaruh letak serta kondisi geografis bumi yang menjadi wilayah hidup. Geopolitik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar faktor-faktor geografi. 2.WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA 1. Geopolitik adalah pandangan baru dalam mempertimbangkan faktor-faktor geografisnya wilayah negara untuk mencapai tujuan nasionalnya. Untuk Indonesia : Geopolitik adalah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan keuntungan letak geografis negara berdasarkan penghasilan ilmiah tentang kondisi geografi tersebut. Paham Geopolitik Bangsa Indonesia Yaitu dirumuskan dalam konsepsi wawasan nusantara. strategi.