PENGKAJIAN K3 DALAM INDUSTRI

1. Perundang-undangan kesehatan dan keselamatan di industri dan perkantoran 2. Struktur organisasi dan manajemen 3. Sejarah dan denah berdirinya industri dan kantor 4. Peningkatan pemberdayaan karyawan industri dan perkantoran 5. Teknik selektif perekrutan tenaga/ karyawan 6. Percutian , ijin masuk kantor 7. Sistem penggajian dan insentif dan prosentase sesuai golongan /UMR 8. P3K dan kewaspadaan kebakaran 9. Standar penyimpanan /gudang barang ,alat ,bahan yang dapat meledak atau rusak 10. Sistem pemeliharaan kesehatan dan keselamatan kerja pegawai di industri dan perkantoran 11. Penelitian yang pernah dilakukan berhubungan dengan peningkatan educatif,ketrampilan pengolahan industri. 12. Dalam perindustrian dan perkantoran ada tenaga medis dan paramedis, tempat (poliklinik), obat, alat yang dapat mengontrol tenaga karyawan dan sistem rujukan ke layanan kesehatan (RS) 13. Standar layanan kesehatan(waktu,jam, periodik) dan keikutan jaminan kesehatan pada karyawan

14. Buku standar kerja dan buku pintar yang ditempatkan dimasing-masing ruangan 15. Tempat penyimpanan/pengarsipan perkantoran 16. Laporan evaluasi bulanan, triwulan, semester, tahunan tentang hasil proses pekerjaan 17. Prosentase angka kesakitan akibat kerja industri dan perkantoran 18. Perencanaan anggaran belanja perkantoran industri dan subsidi/mandiri/swadana 19. Sistem bekerja beberapa pergantian (pagi,siang,malam) 20. Kantin dan gizi karyawan 21. Tempat ibadah/siraman rohani 22. Tempat istirahat karyawan 23. Tempat parkir kendaraan 32. MCK dalam kantor/industri 33. Seragam karyawan 34. Alat proteksi diri 35. Wisata/rekreasi karyawan 36. Konpensasi /kontribusi masyarakat setempat /dilingkungan industri/perkantoran. 37. Keamanan dan keselamatan para kerja (sekuriti) 38. Sangsi /hukuman kedisiplinan karyawan yang mengalami masalah 39. Jenis pelatihan yang pernah diikuti 40. Jenis pekerjaan

41. Tempat kerja 42. Teknologi yg digunakan 43. Peralatan yang dipakai 44. Perilaku pekerja 45. Bangunan,peralatan,dan instalasi 46. Bahaya dari bahan 47. Bahaya dari proses 48. Bahaya dari cara kerja 49. Bahaya dari lingkungan kerja Identifikasi sumber bahaya 50. Hubungan mesin dan manusia 51. Tujuan analisis pelaksanaan pekerjaan 52. Tingkat resiko 53. Langkah-langkah pelaksanaan

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful