Puisi Amir Hamzah Bukan Sastra Sufi

Senin, 28 Juni 2010 | 14:45 WIB http://www.tempointeraktif.com/hg/sastra_dan_budaya/2010/06/28/brk,20100628259138,id.html TEMPO Interaktif, Jakarta - Meskipun selama ini puisi-puisi sastrawan Pujangga Baru, Amir Hamzah, sering dimasukkan sebagai karya sufistik, pengamat sastra Arief Bagus Prasetyo cenderung menolaknya. "Amir Hamzah bahkan dimasukkan dalam antologi sastra sufi yang disusun oleh Abdul Hadi W.M.. Tapi, menurut saya, Amir Hamzah menjadi satu-satunya pengarang yang bukan sufi dalam antologi itu," kata Arif dalam diskusi "Mendaras Amir Hamzah" di Freedom Institute, Jakarta, Kamis (24/6) malam. Acara yang dipandu Nirwan Dewanto itu juga menghadirkan Sapardi Djoko Damono sebagai pembicara. Buku Sastra Sufi: Sebuah Atologi karya Abdul Hadi itu memuat karya-karya penyair mistikus dan filsuf Islam terkemuka, seperti Jalaludin Rumi, Al-Hallaj, Rabiah AlAdawiyah, Hamzah Fansuri, Yasadipura I, Yasadipura II dan Raja Ali Haji. Arif juga mengutip pandangan Goenawan Mohamad yang menekankan keresahan Amir Hamzah dalam hubungannya dengan Tuhan sebagai masalah pokok dalam karya Amir. A Teeuw, kata Arif, juga mengakui hubungan Amir dengan kesastraan sufi. Namun, Arif menunjukkan bahwa ada kontras yang nyata antara puisi sufistik dan puisi Amir. Dia mengutip "Syair Perahu" karya Hamzah Fansuri yang menyatakan "Hamba dan Tuhan tiada berbeda sebagai ekspresi persatuan penuh antara Tuhan dan manusia. Tapi, puisi "Turun Kembali" karya Amir justru mempertanyakan persatuan mistis itu ("Adakah begini jadinya/aku hamba engkau penghulu") dan kemudian disangkal ("Aku dan engkau berlainan"). Menurut Arif, kumpulan puisi Nyanyi Sunyi karya Amir mengantisipasi lahirnya puisipuisi yang disebut Afrizal Malna berspirit "teologi-tanpa-bersama-dewa" dalam khazanah sastra Indonesia. Sejak Amir, terbentang jalan panjang kesunyian teologis, suatu kontinum religiusitas penuh luka, yang dilalui banyak penyair, seperti Chairil Anwar, Surtardji Calzoum Bachri, dan Acep Zamzam Noor. Adapun Sapardi menampilkan puisi Amir Hamzah sebagai puisi gelap. "Bukan karena puisi Amir sukar dipahami karena belum menguasai sepenuhnya bahasa Indonesia, tapi justru oleh penguasaan tingkat tinggi," kata penyair yang puisinya paling sering dikutip di kartu undangan perkawinan itu. Sapardi mencontohkan puisi "Hanya Satu" karya Amir yang dimuat dalam antologi sajak "Puisi Baru" yang disusun Sutan Takdir Alisjahbana. Takdir merasa perlu memberi 10

catatan kaki untuk puisi itu. terutama untuk arti kata yang dianggap sulit oleh pembaca karena arkhaik. .

Pujangga Amir Hamzah telah memberikan sumbangan besarnya dalam dunia sastra Indonesia. . adalah kemurungan dan kerinduan seorang pemuda rantau dari Sumatra yang merindukan kampung halamannya. Kebencian kaum kromo kepada kaum feodal yang bebrabad-abad menjadi sumber penderitaan kaum kromo. Jauh dunia disisi dewa. Sajak-sajak dalam kumpulan pertamanya.AMIR HAMZAH PAHLAWAN ROMANTIS TRAGIS http://sastra-indonesia. Tema dan sikap yang diusung Amir Hamzah dalam sajak-sajaknya. kumpulan sajaknya yang lain. Puisi itulah yang terukir pada nisan orang terkenal bernama Amir Hamzah. Bagaimanapun kematian Amir Hamzah di Kuala Begumit pada 20 Maret 1946—seperti juga Oto Iskandardinata—menjadi titik noda dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Sajak dan hidup Amir Hamzah Amir Hamzah telah digolongkan dalam deretan penyair angkatan pujangga baru—Sutan Takdir Alisyahbana. Yassin—Amir Hamzah dinobatkan sebagai “Raja Penyair Pujangga Baru” yang menjadi bahan pembicaraan menarik bagi penikmat sastra Indonesia. adalah pergulatan seorang pemuda yang meninggalkan kesetiaannya dari dunia baru menuju sebuah dunia yang relijius. ketegangan ini nampak pada konflik pribadi sekitar pernikahannya. Nyanyian Sunyi. khususnya sejarah sastra di Indonesia.com/2010/10/amir-hamzah-pahlawan-romantis-tragis/ Posted by PuJa on October 5. Amir Hamzah. Sentosa diriku disunyi sepi. Sebagai penyair—seperti judul buku H. Sentimen terhadap feodalisme diawal kemerdekaan Indonesia sangatlah wajar. Buah Rindu. Armin Pane juga Sanusi Pane—yang paling berpengaruh. semasa belajar di Jawa pernah melibatkan diri dalam dunia pergerakan nasional Indonesia.kompasiana.B.com/ Biarlah daku tinggal disini. Amir Hamzah adalah pahlawan yang bernasib malang—seperti halnya Oto Iskandardinata—yang menemui ajal ditangan segelintir revolusioner buta diawal kemerdekaan sebuah negara bernama Republik Indonesia. Tiada berharap tiada meminta. 2010 Petrik Matanasi * http://sejarah. Amir Hamzah yang pahlawan Nasional itu tidak hanya hanya dikenal sebagai seorang pujangga besar di zamannya. Serorang pujangga yang namanya terus disebut dalam sejarah. agak bersifat romantik. Amir Hamzah dianggap sebagai simbol peralihan kebudayaan dan masyarakat aristokrat feodal ke aspirasi-aspirasi persamaan derajat dalam kehidupan Indonesia modern.

merana.” Dalam sunyi Amir berhubungan dengan Tuhan-nya. satu diantaranya terdiri dari 4 bagian dan satu dari dua bagian. Yassin menangkap ketidakimbangan jiwa sang penyair —Amir Hamzah—dalam sajak Berdiri Aku: Dalam rupa maha sempurna Rindu sendu mengharu kalbu Ingin datang merasa sentosa Mengetjap hidup bertentu tudju. Juga kata-kata yang menggambarkan suasana jiwanya seperti: kelana. Nyanyi Sunyi. Kumpulan sajak Nyanyi Sunyi kemungkinan ditulis di Jakarta semasa menjadi mahasiswa sekolah tinggi hukum (1934-1936). menyelami rahasia hidup sampai akhirnya ia terperosok dalam filsafat mistik. Amir yang sedang kuliah hukum di Recht Hoge School. Dalam sajak Selalu Sedih yang dimuat dalam Pujangga Baru edisi 7 Januari 1937 Amir menuliskan sajak—mungkin untuk Elik Sudari. Amir yang dibiayai Sultan Langkat itu pernah jatuh cinta pada seorang gadis lain—Elik Sundari—dalam perantauannya hingga dengan paksa dinikahkan dengan putri yang mungkin tida dia cintai sepenuh hati itu. sendu. duka. ratap. Yassin menulis. menangis. Sunyi itu lupa. Amir menggambarkannya kegoncangan jiwanya ketika dirinya terpaksa menikah dengan putri Sultan Langkat.Menurut buku Amir Hamzah: Radja Penjair Pujangga Baru. Banyak yang menyebut: saat itu Amir sedangan mengalami krisis diri teramat dalam. kekasih yang ditinggalkannya—yang melukiskan dirinya yang tidakberdaya: Hatiku sajang selalu sedih Selalu sendu semata salah Sekedjap mengetjap kasih Paksa datang menjuruh lepas Hidup badan tiada berdaja Dalam genggaman orang lain Kemana kata kesana mara Boneka daging tiada berasa Dalam pergolakannya dia menikmati kesunyiannya itu. air mata dan lainnya yang menyatakan kesedihan. Sunyi itu kudus. merantau. sunyi itu lampas. Kata-kata seperti: duhai dan wahai dipakai sebagai seruan. cinta. Masa-masa dimana Amir dianggap sedang mempersiapkan diri menjadi seorang pegawai sebagai persiapan pualang ke Langkat setelah kematian ayahnya. rindu. asmara. Tema utama Nyanyi Sunyi adalah pencarian penyelesaian masalah pribadi melalui pengalaman . Kumpulan ini ditandai oleh kata-kata: iba. Dalam sajak lainnya. Jakarta dipanggil pulang untuk menikah dan menggantikan ayahnya sebagai datuk bendahara di Langkat. Hal ini berpengaruh dalam puisi-puisinya. Tertangkap dari sajak diatas penyair merindukan kehidupan yang bahagia dimasa depannya. Amir menuliskan: “Sunyi itu duka. Buah Rindu memuat 25 sajak.

Menurut H. Puisi Nyanyi Sunyi juga dianggap duistere poezie (puisi gelap). Yassin. Sifat-sifat Tuhan yang samar-samar itu tidak jarang berubah menjadi kekejaman yang angkuh. setia selalu Satu kekasihku Aku manusia Rindu rasa Rindu rupa Dimana engkau rupa tiada Suara sayup Mangsa aku dalam cakarmu Bertukar tangkap dengan lepas Nanar aku.B. gila dasar Sayang berulang padamu jua Engkau pelik menarik ingin Serupa dara dibalik tirai Kasihmu sunyi Menunggu seorang diri Lalu waktu—bukan giliranku Mati hari bukan kawanku…. . Persatuan dengan hakikat ketuhanan terhalang oleh perasaan duniawi yang tidak bisa ditiadakan. jika kita membaca Nyanyi Sunyi tanpa membekali diri dengan pengetahuan sejarah dan agama (Islam). Amir Hamzah pernah diangggap destruktif terhadap bahasa-bahasa lama disatu sisi dan secara gemilang dalam kemunculan bahasa-bahasa baru.relijius. sangat tidak mukngkin kita mengerti Amir Hamzah. Keduanya merupakan sifat Tuhan dalam hubungannya dengan manusia. setidaknya pada generasi Pujangga Baru: Habis kikis Segala cintaku hilang terbang Pulang kembali aku padamu Seperti dahulu Kaulah kandil kemerlap Pelita jendela di malam gelap Melambai pulang perlahan Sabar. usaha mencapai kesatuan mistik dengan Tuhan—manunggaling kawulo Gusti— disela-sela ketidakmampuannya mengatasi kontradiksi antara cinta dan kekejaman. Seperti dalam “Padamu Jua” yang sering mendapat pujian.

Riwayat Amir Hamzah Dalam pergerakan Nasional Amir Hamzah alias Amir Hamzah Pangeran Indera Putra. adalah penggemar sejarah dan sastra Melayu—seperti halnya orang-orang tua pada masa itu. mulai dari perdababn Islam di Melayu. Ini bukan hal aneh. Armin Pane.” Puisi itu terukir indah pada nisan makam penyairnya. Dalam penggunaan metafora terdapat pengaruh Persia dan India tanpa harus menghilangkan kemelayuannya. Langkat—sebagai putra Tengku Bendahara Paduka Radja Kerajaan Langkat. Di tahun kedua sampai tamat dia jalani di Christelijke MULO Mendjangan. Ayahnya. walau hanya samapai kandidat II. juga peradaban barat. Amir Hamzah—yang terlahir di tanah Melayu—didalam tubuhnya memang mengalir darah Melayu. Contoh puisi Amir Hamzah yang memiliki corak Hinduisme terdapat dalam akhir puisi “Naik-naik. namun dibacakan dalam bahasa Melayu. Selama disekolah menengah-lah Amir Hamzah menerima pengaruh dari berbagai aliran sastra-sastra dunia. Tidak hanya Amir Hamzah saja yang menerima pengaruh kesusastraan dari luar ketika duduk di bangku sekolah-sekolah sekuler Belanda tingkat menengah seperti MULO atau AMS. kendati hanya mendengarkan saja. Bustanus-salatun dan lain sebagainya. Langkat adalah Kesultanan kecil di pesisir timur Sumatra Utara. mulai mengenal sastra-sastra dunia dari sekolah . Sutan Takdir. Amir hanya menjalani sekolah menengahnya ditahun pertama saja. Bakat menulis Amir makin terasah ketika dia mengambil jurusan sastra timur di Algemene Middelbare School (AMS)—di Solo. Sering kali ayahnya mengadakan malam-malam pertemuan dimana orang-orang membaca hikayat-hikayat Melayu lama seperti Hikayat Amir Hamzah. Membacakannya mungkin sebuah kesenangan tersendiri bagi Amir Hamzah kecil. Pendidikan tertinggi yang pernah diraihnya adalah di Recht Hoge School—sekolah tinggi Hukum zaman Belanda—di Jakarta. terlahir—tanggal 28 Februari 1911 di Tanjung Pura. Cerita yang paling diminati disana adalah cerita nabi-nabi. Keluarganya yang bangsawan telah memberinya kesempatan mempelajari banyak hal. hal ini kelak mempengaruhi Amir Hamzah. Hampir semua penyair yang pernah muda atau belajar di sekolah menengah Belanda model MULO atau AMS pada dekade 1930an.Ada pengaruh-pengaruh Melayu dalam sajak-sajak Amir Hamzah. Setamat dari sana Amir melanjutkan ke sekolah menengah pertamanya—Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)—di Medan. Bagian dari puisi itu telah saya tulis diawal tulisan ini. Amir mulai menikmati pendidikan sekulernya di Hollandsche Inlandsche School Tanjung Pura—sekolah dasar pribumi untuk anak-anak orang terpandang—lantaran ayahnya orang penting di kesultanan Langkat. Qususul Anbia. Sanusi Pane. Tidak jarang Amir Hamzah juga disuruh membacakan hikayathikayat itu oleh ayahnya. Amir Hamzah yang masih kecil ketika itu suka sekali dengan sastra-sastra Melayu. Amir Hamzah menerima semuanya tanpa harus kehilangan akarnya: kebudayaan Melayu.

ketika masih belajar di AMS. Amir Hamzah terbukti telah meninggalkan sifat kedaerahannya. Tahap kehidupan Amir Hamzah di RHS. Keterlibatannya pada dunia pergerakan tidak lepas dari pergaulannya dengan kawankawannya di sekolah. yang merupakan kota dengan masyarakat feodal. anak perempuan dari Sultan Langkat waktu itu. Keterlibatan Amir Hamzah dalam dunia pergerakan nasinal tidak banyak yang mencatat. Majalah ini terbit teratur sampai masuknya Tentara Pendudukan Jepang di Indonesia. Amir Hamzah lebih dikenal dalam keterlibatannya di majalah sastra Pujangga Baru maupun puisi-puisinya. sebelum kuliah hukumnya di RHS selesai. Kepulangannya ke Langkat—yang mungkin tidak dia inginkan itu—telah memisahkan dirinya dengan dunia pergerakan juga dengan gadis yang dia cintai. Dia harus menanggung hidup yang tidak dia ingini: menikahi putri Sultan Langkat—yang membiayai membiayai pendidikannya di Jawa. Ketika belajar di RHS—bersama Sutan Takdir dan Armin Pane—ditahun 1933 mendirikan Majalah Pudjangga Baru. Amir pernah mewakili Indonesia Muda cabang solo dalam Kongres Indonesia Muda yang diadakan di Solo dari tanggal 29 Desember 1930 sampai 2 Januari 1931. juga menerima pengaruh pergerakannya sendiri. Dunia pergerakan secara tidak langsung ditinggalkan ketika dirinya dipanggil pulang pada tahun 1936.” Terbukti dia berhasil menyesuaikan diri dan bergaul dengan tokoh-tokoh Jawa macam: Raden Panji Singgih atau Kanjeng Raden Tumenggung Wedyodi.menengahnya. Di Solo. juga mempengaruhi kedudukan-nya di masyrakat. Sebagai orang Melayu dirinya menganut: “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Sepulangnya di Langkat. dirinya mau bergabung dengan Jong Java—Perkumpulan pemuda Jawa—yang tentu saja anggotanya pemuda dari Jawa. tidaklah terlalu menonjol. jadi Amir layak dicap sebagai Nasionalis. adalah tahap diri mempersiapkan diri menjadi pegawai dengan belajar ilmu hukum—termasuk hukum modern dan adat. termasuk menemukan jati dirinya sebagai penyair. Amir tergabung dalam Indonesia Muda bersama Armin Pane. Nama Amir Hamzah sendiri lebih sering dicatat dalam buku-buku sastra atau pelajaran bahasa atau sastra Indonesia dari pada dalam buku yang mengulas dunia pergerakan nasional selama dekade 1930an. Latar belakang-nya yang pernah kuliah di RHS. Chairil Anwar yang bukan angkatan Pujangga Baru juga mengenal kesusastraan—modern barat—dari sekolah Belanda. Amir menikah dengan Putri Tuhara. Riwayat pergerakan Amir Hamzah dalam organisasi politik. Dia menggantikan kedudukan ayahnya sebagai datuk bendahara kesultanan Langkat yang telah meninggal sebelum dipanggil pulangnya Amir. Solo. Tulisan Amir Hamzah yang pernah dimuat diantaranya terdapat terjemahan Setanggi Air dan Bhagawad Gita. kendati sekolahnya hanya sampai kelas II MULO. Kendati seorang bangsawan (Langkat) Sumatra. Raja Penyair Pujangga Baru .

namun dia memfungsikannya untuk tujuan individualisme yang terdapat dalam tonggak budaya modern. Amir gemar menggunakan metafora. Beberapa karangannya tentang kesusastraan India. terlihat bahwa Amir Hamzah telah memberikan warna modern dalam suara dan lagu pantun-pantun Melayu. hanya Amir yang saja yang mendekati hakekat romantik Eropa. Kuliah sejarah 7 tahun di UNY. Ketiganya adalah sebuah dialektika dalam kehidupan penyair Amir Hamzah. baik barat maupun timur. Dalam dunia pergerakan nasional sendiri Amir Hamzah bukanlah orator handal seperti Sukarno. Amir Hamzah bukan pembuat petisi seperti Soetardjo.Semula Amir berkenalan dengan sastra Belanda melalui penguasaan bahasa Belanda-nya yang dipelajarinya di HIS dan MULO. sulit sekali bagi saya untuk tidak Historis Filed under: Canting . juga kepada dunia sastra Melayu. Kendati berkenalan dengan sastra Belanda. bahasa Melayu mendapat suara dan lagu yang unik sampai saatb sekarang ini. Arab dan Persia kemudian dimuat di Pudjangga Baru pada tahun 1934. Amir Hamzah telah memberi identitas baru bagi sastra Indonesia asli setelah pengembaraannya mereduksi pengaruh-pengarus sastra dunia. Bersama penyair-penyair pada zamannya. Amir Hamzah hanya seorang penyair pada zamannya yang memberi warna dalam dunia sastra Indonesia. yang menjadi tonggak budaya pada zaman itu. tinggal di Jogja. Asal Balikpapan. Dirinya juga menggunakan pola-pola penggubahan puisi tradisional. Lebih bijak jika kita menyebut bahwa Amir Hamzah adalah pejuang kesusastraan di Indonesia—kala itu bernama Hindia Belanda—pada lapangan kesusastraan dengan karya-karyanya yang Indonesiasentris. Yassin: Amir Hamzah: Radja Penjair Pujangga Baru (1962) telah menobatkan Amir Hamzah sebagai Raja Penyair Pujangga Baru.selain memberi sumbangan untuk dunia sastra Indonesia. Amir juga mulai mengenal sastra-sastra timur (Asia).B. Walau demikian diantara penyair Pujangga Baru lainnya. Bukan penulis handal. Amir mengenal sastra Belanda sejak duduk di MULO Jakarta. Dibanding yang lainnya pula puisi Amir Hamzah dianggap mampu menggabungkan dengan sempurna individualisme barat dengan persajakan Melayu tradisional. *) Peziarah & Pemerhati Sejarah Nusantara. Di AMS semakin mengasah kemampuan menulisnya. hanya saja suka menulis hal-hal yang humanis. tidak ada bukti langsung yang mempengaruhi karya-karya Amir Hamzah. Belum ada bukti yang menyatakan Amir Hamzah adalah daftar incaran PID Belanda yang selalu menghantui kaum pergerakan. Puisinya menunjukan dinamisme budaya dan potensi kreatif yang terkandung dalam gerakan kebangsaan Indonesia masa pergerakan. Judul buku H. Penulisan Amir lebih kearah sastra. Disatu sisi Amir menggunakan menggali kebudayaan melayu dimana dia berasal. namun untuk tujuan pembaharuannya. Amir Hamzah . Namun atas dasar ini pula puisinya mengakui sepenuhnya tonggak budaya tradisonal. juga nasionalisme yang dia wakili dalam Indonesia Muda. kebudayaan modern barat yang diperolahnya disekolah-sekolah Belanda yang dia jalani dimasa perkembangannya. Dari Amir Hamzah. Apapun yang saya tulis atau ucap. Diakui dalam puisi Buah Rindu.

Penyair . . Sumatera Utara. Langkat.Aglemeene Middelbare School (AMS) jurusan Sastra Timur di Solo.► e-ti/ BIODATA Nama: Tengku Amir Hamzah Indera Putera Lahir: Tanjung Pura.Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta Karir: Sasatrawan. .Sekolah Menengah Langkatsche School (HIS) . 28 Februari 1911 Meninggal: Kuala Begumit.MULO di Medan dandi Jakarta. 20 Maret 1946 Ayah: Tengku Muhammad Adil Pendidikan: .Wakil Pemerintah Republik Indonesia untuk .

Gunung Agung.Langkat yang berkedudukan di Binjai.0000 (12 Edisi) ► Segenap Crew Tokoh Indonesia Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Para Tokoh Indonesia yang berulang tahun hari ini. Nyanyi Sunyi.000 Luar Jabotabek Rp. 29 Oktober 194520 Maret 1946 Karya: kumpulan sajak Buah Rindu.COM ► Biografi Jurnalistik ► The Excellent Biography ► Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online ► Anda seorang tokoh? Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? ► Silakan kirimkan biografi Anda ke Redaksi Tokoh Indonesia ► Dapatkan Majalah Tokoh Indonesia di Toko Buku Gramedia. Terjemah Baghawat Gita Penghargaan: Diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1975 AMIR HAMZAH HOME ► Selamat datang di situs gudang pengalaman ENSIKONESIA (ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA) ► Thank you for visiting the experience site ► NANTIKAN TAMPILAN BARU TOKOHINDONESIA. Semoga Selalu Sukses dan Panjang Umur ► ► Selamat datang di situs gudang pengalaman ENSIKONESIA (ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA) ► Thank you for visiting the . Drug Store Hotel-Office & Mall dan AgenAgen atau Bagian Sirkulasi Rp.160.15. Setanggi Timur.14. Gunung Mulia.000 atau Berlangganan Rp.

COM ► Biografi Jurnalistik ► The Excellent Biography ► Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online ► Anda seorang tokoh? Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? ► Silakan kirimkan biografi Anda ke Redaksi Tokoh Indonesia ► Dapatkan Majalah Tokoh Indonesia di Toko Buku Gramedia. yang sangat mencintai sejarah dan sastra Melayu. Sang Ayah (saudara Sultan Machmud).14. di belakang Masjid Azizi Langkat. Tengku (1911-1946) þÿ CARI Sastrawan Pujangga Baru Tokoh Indonesia 28/02/2009: Amir Hamzah lahir sebagai seorang manusia penyair pada 28 Februari 1911 di Tanjung Pura. Sumatra Timur. ia belajar mengaji di Maktab Putih di sebuah rumah besar bekas istana Sultan Musa. Langkat.000 atau Berlangganan Rp. Amir Hamzah sudah hidup dalam suasana lingkungan yang menggemari sastra dan sejarah. Tengku Muhammad Adil.15. Drug Store Hotel-Office & Mall dan AgenAgen atau Bagian Sirkulasi Rp. . Pemerintah menganugerahinya Pahlawan Nasional. ini wafat di Kuala Begumit. ia memiliki tradisi sastra yang kuat. Sejak masa kecil.experience site ► NANTIKAN TAMPILAN BARU TOKOHINDONESIA.160.0000 (12 Edisi) ► Segenap Crew Tokoh Indonesia Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Para Tokoh Indonesia yang berulang tahun hari ini. Sebagai seorang keluarga istana (bangsawan). Ia seorang sastrawan Pujangga Baru. Menitis dari ayahnya. Gunung Mulia. Anggota keluarga kesultanan Langkat bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Indera Putera. seorang pangeran di Langkat. Gunung Agung. memberi namanya Amir Hamzah adalah karena sangat mengagumi Hikayat Amir Hamzah. Ia bersekolah di Langkatsche School (HIS). Lalu sore hari. Semoga Selalu Sukses dan Panjang Umur ► web tokohindonesia Amir Hamzah. sekolah dengan tenaga pengajar orang-orang Belanda. yang menjadi wakil sultan untuk Luhak Langkat Bengkulu dan berkedudukan di Binjai. Sumatera Utara. 20 Maret 1946 akibat revolusi sosial di Sumatera Timur.000 Luar Jabotabek Rp.

Setanggi Timur dan terjemah Baghawat Gita. Bahasa Indonesia adalah simbol dari kemelayuan. Amir melanjutkan studi ke MULO di Medan. Apalagi sejak sekolah di Aglemeene Middelbare School (AMS) jurusan Sastra Timur di Solo. 77 sajak terjemahan. Ia memang seorang penyair hebat. Pergaulannya dengan para tokoh pergerakan nasional itu telah mewarnai dunia kesusasteraannya. Ia pindah ke MULO di Jakarta. Tahun 1931. Amir telah memberikan sumbangan besar dalam proses perkembangan dan pematangan bahasa Melayu menjadi bahasa nasional Indonesia. ia menyebut bahasa Melayu adalah bahasa yang molek. Bagi Amir. sehingga semakin meneguhkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. ia telah memimpin Kongres Indonesia Muda di Solo. Nyanyi Sunyi. tapi tidak sampai selesai. Amir seorang enyair besar Pujangga Baru.Setamat HIS. yang kepenyairannya membuat Bahasa Melayu-Indonesia mendapat suara dan lagu yang unik yang terus dihargai hingga saat ini. Di antaranya 50 sajak asli. Amir menulis sebagian besar sajak-sajak pertamanya. Ia penyair yang tersempurna dalam bahasa MelayuIndonesia hingga sekarang. kepahlawanan dan keislaman. 13 prosa asli dan 1 prosa terjemahan. Dalam suratnya kepada Armijn Pane pada bulan November 1932. 18 prosa liris asli. Hal ini tercermin dari syair-syair Amir yang merupakan refleksi dari relijiusitas. yang memimpin Pujangga Baru. 1 prosa liris terjemahan. Perintis kepercayaan diri para penyair nasional untuk menulis karya sastra dalam bahasa Indonesia. Karya-karyanya tercatat dalam kumpulan sajak Buah Rindu. Kegemaran dan kepiawian menulis saja itu berlanjut hingga saat ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta. Amir adalah tiga sejoli bersama Armijn Pane dan SutanTakdir Alisyahbana. Mereka mengelola majalah yang menguasai kehidupan sastera . dan kebudayaan Asia lainnya. dan kecintaannya pada ibu pertiwi serta kegelisahan sebagai seorang pemuda Melayu. Dalam kumpulan sajak Buah Rindu yang ditulis antara tahun 1928 dan t1935. Di sini ia memperkaya diri dengan kebudayaan modern. Di Jawa perkembangan kepenyairannya makin terbentuk. Sebagai sastrawan dan melalui karya-karyanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia. kebudayaan Jawa. Secara keseluruhan ada sekitar 160 karya Amir yang berhasil dicatat. tapak perubahan lirik pantun dan syair Melayunya menjadi sajak yang lebih modern.

Mayatnya ditemukan di sebuah pemakaman massal yang dangkal di Kuala Begumit. dan nama masjid di Taman Ismail Marzuki. 20 Maret 1946. waktu tuan melahirkan beta Pada subuh embang cempaka Adalah ibu menaruh sangka Bahwa begini peminta anakda Tuan aduhai mega berarak Yang meliputi dewangga raya Berhentilah tuan di atas teratak Anak Langkat musafir lata Pada sisi kiri batu nisannya. Selain itu.dan kebudayaan Indonesia dari tahun 1933 hingga pecah perang dunia kedua. Ia dimakamkan di pemakaman mesjid Azizi. justru pada awal kemerdekaan Indonesia. terpahat ukiran bait sajak: Datanglah engkau wahai maut . Tanjung Pura. Amir Hamzah meninggal akibat revolusi sosial di Sumatera Timur itu. Jakarta. Sasarannya adalah keluarga bangsawan yang dianggap feodal dan kurang memihak kepda rakyat. termasuk Amir Hamzah. Pada sisi kanan batu nisan. Konon. Namun akhir hidup penyair yang juga pengikut tarekat Naqsabandiyah ini ternyata berakhir tragis. dalam usia yang relaif mati muda. Amir diangkat menjadi Wakil Pemerintah Republik Indonesia untuk Langkat yang berkedudukan di Binjai (saat itu Amir adalah juga Pangeran Langkat Hulu di Binjai). kemudian terjadi revolusi sosial pada Maret 2006. penghargaan atas jasa Amir Hamzah terlihat dari penggunaan namanya sebagai nama gedung pusat kebudayaan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur. ia hilang tak tentu rimbanya. Pemerintah RI kemudian mengapresiasi jasa dan sumbangsih Amir Hamzah ini dengan menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1975. Bunda. Di makamnya terukir dua buah syairnya. terpahat bait sajak. Setelah pada 29 Oktober 1945. 35 tahun. Kala itu. ia tewas dipancung hingga tewas tanpa proses peradilan pada dinihari. Langkat.

Banyak para tengku dan bangsawan istana yang dibunuh saat itu.Amir Hamzah Penyair Besar Antara Dua Zaman oleh: Sutan Takdir Alisjahbana .http://id.Com (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) Referensi: .com/?a=UlZWL29QTS9VenVwRnRCb20%3D= .shvoong.com/social-sciences/1686930-amir-hamzah/ .tamanismailmarzuki. Jakarta: Yayasan Dokumentasi Sastra H. Amir Hamzah--1911-1946: Sebagai Manusia dan Penyair. 1996. Pada saat itu sedang terjadi revolusi sosial yang bertujuan untuk memberantas segala hal yang berbau feodal dan feodalisme.http://personage. ►tsl *** TokohIndonesia.com/tokoh/hamzah. .melayuonline.http://www.B.Lepaskan aku dari nestapa Engkau lagi tempatku berpaut Di waktu ini gelap gulita Sampaikan rinduku pada adinda Bisikkan rayuanku pada juita Liputi lututnya muda kencana Serupa beta memeluk dia Apa kesalahannya sehingga ia diperlakukan seperti itu? 'Kesalahannya' hanya karena ia lahir dari keluarga istana.html . termasuk Amir Hamzah.Wikipedia Amir Hamzah . Jassin.Abrar Yusra (ed).

atau bangsawan istana. Amir tumbuh dan berkembang dalam suasana harmonis keluarga sultan. Pemberian namanya sebagai Amir Hamzah disebabkan ayahnya yang sangat mengagumi Hikayat Amir Hamzah. Karena kepenyairannya. Amir Hamzah adalah seorang manusia penyair. adat-istiadat dan kesusasteraan negerinya tumbuh. sebuah posisi politik yang tidak selamanya menguntungkan. Dalam masa pertumbuhannya di Tanjungpura.Dalam diri seorang penyair. karena sisi kemanusiaannya yang terlahir sebagai seorang anggota keluarga kesultanan Langkat. apakah menjadi bagian dari rakyat jelata. Lingkungan istana inilah yang pertama kali mengenalkan dunia sastra pada dirinya. Langkat. Dua realitas ini berjalan seiring. Ayahnya. Tengku Muhammad Adil adalah seorang pangeran di Langkat yang sangat mencintai sejarah dan sastra Melayu. Ia terlahir sebagai putera dari seorang keluarga istana. ia menjadi terkenal sebaliknya. Selangor dan Pattani. saling mempengaruhi dan saling menjelaskan. yaitu realitasnya sebagai seorang manusia. Semua penyair adalah manusia. ia kemudian dibunuh. Dalam lingkungan yang seperti itulah. mengingat penduduknya kebanyakan berasal dari Siak. Lingkungan Tanjungpura juga sangat mendukung perkembangan sastra Melayu. ada dua aspek yang sering diperbincangkan. apalagi menolak. tidak semua manusia menjadi penyair. Sebagaimana kerajaan Melayu lainnya. sebuah sekolah . Sumatera Utara. Langkat juga memiliki tradisi sastra yang kuat. namun. kecintaan Amir terhadap sejarah. ia bersekolah di Langkatsche School. Kedah. Lahir pada 28 Januari 1911 di Tanjung Pura. dan kapasitasnya sebagai seorang penyair. Sebab ia tak kuasa untuk memilih.

dengan tenaga pengajar orang-orang Belanda. sejak sekolah menengah di MULO Jakarta. terutama ketika masih di AMS Solo. Tidak sampai selesai. Menurutnya. di belakang Masjid Azizi Langkat. Syair-syair Amir adalah refleksi . hingga Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta. Semasa studi di Jawa inilah. Amir menulis sebagian besar sajak-sajak pertamanya. Saat umurnya masih 14 tahun. perkembangan kepenyairan Amir Hamzah juga banyak dibentuk selama masa belajarnya di Jawa. melalui karya-karyanya yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Setelah tamat HIS. kepahlawanan. Ia telah memberikan sumbangan ternilai dalam perkembangan dan pematangan bahasa Melayu menjadi bahasa nasional Indonesia. Disamping lingkungan istana Langkat dan kota Tanjungpura. bahasa Melayu adalah bahasa yang molek. ia belajar mengaji di Maktab Putih di sebuah rumah besar bekas istana Sultan Musa. Bahasa Indonesia bagi Amir adalah simbol dari kemelayuan. Aglemeene Middelbare School (AMS) jurusan Sastra Timur di Solo. yang tertera jelas dalam suratnya kepada Armijn Pane pada bulan November 1932. Pada tahun 1931. ia pindah ke MULO Jakarta. Amir melanjutkan studi ke MULO di Medan. Di sore hari. ia pernah memimpin Kongres Indonesia Muda di Solo ia bergaul dengan para tokoh pergerakan tak nasional dan telah proses memberikan sumbangan tak ternilai pada dunia kesusasteraan. dan juga keislaman.

Nyanyi Sunyi. ini penghargaan bisa dilihat dan dari terhadap Hamzah penggunaan namanya sebagai nama gedung pusat kebudayaan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur. kecintaan pada ibu pertiwi dan kegelisahan sebagai seorang pemuda Melayu. Amir meneguhkan posisinya sebagai penyair hebat. dan revolusi juga yang telah menguburnya. Ia meninggal akibat revolusi sosial di Sumatera Timur pada bulan Maret 1946. dan nama masjid di Taman Ismail Marzuki. sehingga posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan semakin kokoh. Amir adalah perintis yang membangun kepercayaan diri para penyair nasional untuk menulis karya sastranya dalam bahasa Indonesia. Mayatnya ditemukan di sebuah . ia hilang tak tentu rimbanya. Setanggi Timur dan terjemah Baghawat Gita. Karya-karya tersebut terkumpul dalam kumpulan sajak Buah Rindu. Jakarta. pengakuan Dalam tataran jasa simbolik Amir lainnya. Amir Hamzah lahir dan besar di tengah revolusi. ketika Pemerintah Orde Baru menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional. 1 prosa liris terjemahan. Secara keseluruhan ada sekitar 160 karya Amir yang berhasil dicatat. Dari karya-karya tersebutlah.dari relijiusitas. awal kemerdekaan Indonesia. 77 sajak terjemahan. Penghargaan terhadap jasa dan sumbangsih Amir Hamzah terhadap bangsa dan negara Indonesia baru diakui secara resmi pada tahun 1975. 18 prosa liris asli. Selama hidupnya Amir telah menghasilkan 50 sajak asli. 13 prosa asli dan 1 prosa terjemahan. Saat itu.

Kesalahannya saat itu adalah. Saat ini. Sebagai korbannya.pemakaman massal yang dangkal di Kuala Begumit. 35 tahun. . di kuburan Amir Hamzah terpahat ukiran dua buah sajaknya. Ia tewas dipancung tanpa proses peradilan pada dinihari. 20 Maret 1946. ia meninggal dalam usia yang relaif mati muda. termasuk Amir Hamzah sendiri. ia lahir dari keluarga istana. Karena pada saat itu sedang terjadi revolusi sosial yang bertujuan untuk memberantas segala hal yang berbau feodal dan feodalisme. banyak para tengku dan bangsawan istana yang dibunuh.