TINGKAT TAKSONOMI Disebut juga tingkat pengelompokkan.Tingkatan ini disusun oleh kelompok (takson) yang paling umum sampai kepada kelompok yang paling khusus, dengan urutan tingkatan sebagai berikut: 1. Regnum/Kingdom (Dunia/Kerajaan) 2. Divisio/Phyllum (Tumbuhan/Hewan) 3. Classis (Kelas) 4. Ordo (Bangsa) 5. Familia (Suku) 6. Genus (Marga) 7. Species (Jenis) TATA NAMA Dalam pemberian nama mahluk hidup kita mengenal nama daerah (anjing, dog) dan nama ilmiah (ex: canine). Nama daerah hanya dapat dimengerti oleh penduduk di daerah itu. Nama Ilmiah digunakan sebagai alat komunikasi ilmiah di seluruh dunia menggunakan bahasa

latin/yang dilatinkan. Setiap organisme hanya memiliki satu nama yang sah. CARA PEMBERIAN NAMA JENIS Sistem tata nama yang digunakan disebut "binomial nomenclatur" yaitu pemberian nama jenis/spesies dengan menggunakan 2 kata. Misalnya: padi > Oryza sativa. Cara : Kata depan : nama marga (genus) Kata belakang : nama petunjuk spesies (spesies epithet). Sistem binomial nomenklatur dipopulerkan pemakaiannya oleh Carolus Linnaeus. CARA PEMBERIAN NAMA KELAS, BANGSA DAN FAMILI 1. Nama kelas adalah nama genus + nae. contoh: Equisetum + nae, menjadi kelas Equisetinae. 2. Nama ordo adalah nama genus + ales. contoh: zingiber + ales, menjadi ordo Zingiberales. 3. Nama famili adalah nama genus + aceae. contoh: Canna + aceae, menjadi famili Cannacea Ilmu tentang Virus disebut Virologi. Virus (bahasa latin) = racun. Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil. Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter). SEJARAH PENEMUAN D. Iwanowsky (1892) dan M. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus, sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau. Kemudian W.M. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM). STRUKTUR TUBUH Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel, hanya tersusun dari selubung protein di bagian luar dan asam nukleat (ARN & ADN) di bagian dalamnya. Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus ADN dan virus ARN. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan). Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi BERBAGAI VIRUS YANG MERUGIKAN 1. Pada Bakteri : 1.1. Bakteriofage.

2. Pada Tumbuhan : 2.1. Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun tembakau. 2.2. Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau. 2.3. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman jeruk 3. Pada Hewan : 3.1. Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada ayam dan itik. 4. Pada Manusia : 4.1. Virus Hepatitis, penyebab hepatitis (radang hati), yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B. 4.2. Virus Rabies >> penyebab rabies 4.3. Virus Polio >> penyebab polio 4.4. Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air 4.5. Virus Influenza >> penyebab influensa 4.6. Virus Dengue >> penyebab demam berdarah 4.7. Virus HIV >> penyebab AIDS Cara pencegahan penyakit karena virus dilakukan dengan tindakan vaksinasi. Vaksin pertama yang ditemukan oleh manusia adalah vaksin cacar, ditemukan oleh Edward Jenner (1789), sedangkan vaksinasi oral ditemukan oleh Jonas Salk (1952) dalam menanggulangi penyebab polio. Manusia secara alamiah dapat membuat zat anti virus di dalam tubuhnya, yang disebut Interferon, meskipun demikian manusia masih dapat sakit karena infeksi virus, karena kecepatan replikasi virus tidak dapat diimbangi oleh kecepatan sintesis interferon Monera adalah sebuah kelompok organisme yang inti selnyamasih belum memiliki membran inti disebut organisme Prokariotik. Ada 2 organisme yang tergolong Monera, yaitu Monera adalah sebuah kelompok organisme yang inti selnyamasih belum memiliki membran inti disebut organisme Prokariotik. Ada 2 organisme yang tergolong Monera, yaitu Dari asal kata Bakterion (yunani = batang kecil). Di dalam klasifikasi bakteri digolongkan dalam Divisio Schizomycetes. CIRI-CIRI UMUM -Tubuh uniseluler (bersel satu)

-Tidak berklorofil (meskipun begitu ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidupnya autotrof -Reproduksi dengan cara membelah diri (dengan pembelahan Amitosis) -Habitat: bakteri hidup dimana-mana (tanah, air, udara, mahluk hidup) -Satuan ukuran bakteri adalah mikron (10-3) BENTUK-BENTUK BAKTERI - Kokus : bentuk bulat, monokokus, diplokokus, streptokokus, stafilokokus, sarkina - Basil : bentuk batang, diplobasil, streptobasil - Spiral : bentuk spiral, spirilium (spiri kasar), spirokaet (spiral halus) - Vibrio : bentuk koma ALAT GERAK BAKTERI Beberapa bakteri mampu bergerak dengan menggunakan bulu cambuk/flagel. Berdasarkan ada tidaknya flagel dan kedudukan flagel tersebut, kita mengenal 5 macam bakteri. - Atrich : bakteri tidak berflagel. contoh: Escherichia coli - Monotrich : mempunyai satu flagel salah satu ujungnya. contoh: Vibrio cholera - Lopotrich : mempunyai lebih dari satu flagel pada salah satu ujungnya. contoh: Rhodospirillum rubrum - Ampitrich : mempunyai satu atau lebih flagel pada kedua ujungnya. contoh: Pseudomonas aeruginosa - Peritrich : mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya. contoh: salmonella typhosa NUTRISI BAKTERI 1. Dengan dasar cara memperoleh makanan, bakteri dapat dibedakan menjadi dua: Bakteri heterotrof: bakteri yang tidak dapat mensintesis makanannya sendiri. Kebutuhan makanan tergantung dari mahluk lain. Bakteri saprofit dan bakteri parasit tergolong bakteri heterotrof. 2. Bakteri autotrofl bakteri yagn dapat mensistesis makannya sendiri. Dibedakan menjadi dua yaitu (1) bakteri foto autotrof dan (2) bakteri kemoautotrof. KEBUTUHAN AKAN OKSIGEN BEBAS Dengan dasar kebutuhan akan oksigen bebas untuk kegiatan respirasi, bakteri dibagi menjadi 2: - Bakteri aerob: memerlukan O2 bebas untuk kegiatan respirasinya - Bakteri anaerob : tidak memerlukan O2 bebas untu kegiatan

2. Erwinia trachelphilia >> penyebab penyakit busuk daun labu. sinar ultraviolet yang terkandung dalam sinar matahari dapat mematikan bakteri. Penghasil Antibiotik. Penghasil Bahan Pangan. Kloramfemikol >> dari Streptomyces venezuelae.35 derajat C. Zat kimia.Yoghurt >> dari Lactobacillurs bulgaricus . . . logam berat dan senyawa-senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan mematikan bakteri. antibiotik. Sebagai Mahluk Pengurai/Saprovor. Pengikat N2 bebas di udara: Bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae (tanaman buah polong) . PERTUMBUHAN BAKTERI dipengaruhi oleh beberapa faktor : 1. Sinar Matahari. PERANAN BAKTERI DALAM KEHIDUPAN 1. Misalnya: Streptomisin >> dari Streptomyces griseus.Azotobacter. Kelmbaban.Asam cuka >> dari Acetobacter acetil . Hidup bebas : . radicicola. Dari bakteri golongan Actinomycetes (bentuk peralihan antara bakteri dan jamur) dihasilkan bermacam-macam antibiotik.respirasinya. 4. 3. umumnya bakteri tumbuh baik pada suhu antara 25 . Rhodospirillum rubrum. Temperatur. bakteri berperan sebagai pengurai mahluk-mahluk yang sudah mati 2. lingkungan lembab dan tingginya kadar air sangat menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri 3. Bersama-sama dengan jamur. Pada tumbuhan misalnya: Xanthomonas citri >> penyebab kanker batang jeruk. Clostridium pasteurianum. MERUGIKAN MAHLUK LAIN Bakteri patogen adalah bakteri parasit yang dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain.Rhizobium leguminosarum dan R.Sari kelapa/Nata de Coco >> dari Acetobacter xylinum 4.

CIRI-CIRI UMUM: .tipe sel: sel Prokariotik (sama dengan bakteri) . Misalnya vaksin BCG >> pencegahan terhadap penyakit TBC Vaksin DPT >> pencegahan penyakit difteri. Cara-cara tradisional >> pengasapan. tetapi tersebar di seluruh sitoplasma HABITAT .Pada hewan misalnya: Bacillus antraxis >> penyebab penyakit anthrax pada hewan ternak.Uniseluler dan Multiseluler . penggunaan bahan kima dan teknik iradiasi Di dalam klasifikasi. . Pada manusia misalnya: Salmonella thyphosa >> penyebab penyakit tifus Mycobacterium tuberculosis >> penyebab penyakit TBC Mycobacterium leprae >> penyebab penyakit lepra Treponema pallidum >> penyebab penyakit sifilis Shigella dysentriae >> penyebab penyakit disentri basiler Diplococcus pneumoniae >> penyebab penyakit radang paru-paru Vibrio cholera >> penyebab penyakit kolera TINDAKAN PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN TERHADAP PENYAKIT BAKTERI 1. Alga biru uniseluler .Memiliki pigmen fikosianin .Klorofil tidak di dalam kloroplas.Mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 85 derajat C (sumber air panas) sehingga Ganggang Biru merupakan salah satu vegetasi perintis.Perairan (terutama perairan tawar) dan tempat-tempat lembab. penggaraman. pengeringan. CONTOH SPESIES 1.Chroococcus -> hidup di air/kolam yang tenang . ganggang biru digolongkan kedalam Divisio Cyanophyta. Pasteurisasi.Tindakan pengobatan: Dapat dengan cara pemberian antibiotik PENGAWETAN MAKANAN 1.Tindakan pencegahan dengan pemberian vaksin. pemanisan 2. pendinginan. pertusis dan tetanus 2. Actynomyces bovis >> penyebab penyakit bengkak pada rahang sapi. Cara-cara modern -> Sterilisasi.

Semua anggotanya hidup di laut. Alga biru uniseluler berkoloni . tetapi sudah memiliki klorofil sehingga bersifat autotrof.Spirulina -> dapat diolah menjadi makanan kesehatan (food suplement) 3. Ganggang merupakan tumbuhan yang belum mempunyai akar. Contohnya: . sebagai Epifit atau sebagai Endofit. Simbiosis Anabaena azollae dnegan Azolla pinnata sebagai alternatif pupuk Urea. GANGGANG DIBAGI MENJADI 4 DIVISIO 1. Habitat alga adalah air atau di tempat basah. Tubuhnya terdiri atas satu sel (uniseluler) dan ada pula yang banyak sel (multi seluler). BERDASARKAN PERBEDAAN PIGMEN. dapat pula digunakan sebagai bahan penggosok..Euglena sp. Alga biru berbentuk benang . . Tanah yang mengandung ganggang ini disebut Tanah Diatom. baik sekali sebagai bahan lapisan pada dinamit. karena simbiosis ini dapat meningkatkan kadar Nitrogen di lahan persawahan. PHAEOPHYTA (ganggang pirang=ganggang coklat) Memiliki pigmen Fikosantin.Nostoc commune .Oscillatoria . disamping adanya klorofil. batang dan daun yang sebenarnya. disamping adanya klorofil. CHRYSOPHYTA (ganggang keemasan) Memiliki pigmen Karoten.Polycistis .Gloeocapsa -> hidup pada batu atau epifit pada tumbuhan lain 2. Contohnya yang paling umum adalah Navicula sp. ganggang ini mengandung zat kersik yaitu silikat. 3. mahluk transisi antara ganggang dan protozoa 2. Yang Uniseluler umumnya sebagai Fitoplankton sedang yang multiseluler dapat hidup sebagai Nekton.Chlamydomonas sp. saringan dan lain-lain. yaitu klorofil Contoh : .Turbinaria australis . CLOROPHYTA (ganggang hijau) Mengandung pigmen hijau. .anabaena azollae dan anabaena cycadae bersimbiosis dengan Azolla pinnata dan Cycas rumphii. (Ganggang kresik = Diatomae). Bentos atau Perifiton. Ganggang berkembang biak dengan cara vegetatif dan generatif. Volvox sp.Chlorella sp.

Lumut yang hidup di air jarang kita jumpai.). akar yang sebenarnya tidak ada. Gerakan spermatozoid ke arah ovum berupakan Gerak Kemotaksis. karena adanya rangsangan zat kimia berupa lendir yang dihasilkna oleh sel telur. Jika terpisah pada dua individu disebut berumah dua (Dioesius). Akar dan batang pada lumut tidak mempunyai pembuluh angkut (xilem dan floem)..Gracillaria sp. kecuali lumut gambut (sphagnum sp. alat kelamin betina disebut Arkegonium yang menghasilkan Ovum Jika kedua gametangia terdapat dalam satu individu disebut berumah satu (Monoesius). Alat kelamin jantan disebut Anteridium yang menghasilkan Spermtozoid b. Contohnya: . merupakan penghasil agar-agar. Pada tumbuhan lumut terdapat Gametangia (alat-alat kelamin) yaitu: a. Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof. dengan bagian bagian : . Lumut tumbuh di berbagai tempat. olehkaren aitu tumbuhan lumut merupakan bentuk peralihan antara tumbuhan ber-Talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-Kormus (Kormofita). di samping ada-nya klorofil.Seta (tangkai) .Fucus vesiculosus (bahan pewarna alami) Beberapa jenis ganggang ini menghasil-kan Asam Alginat yang berguna bagi industri tekstil dan makanan sebagai zat warna. RHODOPHYTA (ganggang merah) Memiliki pigmen Fikoeritrin. menghasilkan bahan untuk pembuatan kosmetika Lumut merupakan tumbuhan darat sejati. Pada lumut.Sargassum siliquosum . walaupun masih menyukai tempat yang lembab dan basah.Eucheuma spinosum. Jika pada hutan banyak pohon dijumpai epifil maka hutan demikian disebut hutan lumut. yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifil.. tumbuhan ini melekata dengan perantaraan Rhizoid (akar semu). .Vaginula (kaki) . Sporogonium adalah badan penghasil spora.

tumbuhnya mulai dari pantai (paku laut) sampai sekitar kawah-kawah (paku kawah). Kelas MUSCI (lumut daun) : . misalnya paku ekor kuda (Equisetum debile) Akar tumbuhan paku berupa akar serabut. yaitu: 1.Sphagnum squarrosum . Kelas HEPATICAE (lumut hati) : Marchantia polymorpha >> bentuknya pipih seperti pita. xilem terdapat di tengah dikelilingi floem membentuk berkas pembuluh angkut yang konsentris. Tipe berkas pembuluh angkut batang sama dengan akar. Spora lumut bersifat haploid. jadi telah jelas adanya akar.). 2. kecuali pada paku tiang (Alsopila sp. misalnya paku rane (Selaginella wildenowii) dan semanggi (Marsilea crenata). Paku Peralihan >> menghasilkan spora yang bentuk dan ukurannya sama (isospora) tetapi sebagian jantan dan sebagian betina (heterospora). Pada akar paku. BERMACAM-MACAM DAUN PAKU . Paku Heterospor >> menghasilkan dua jenis spora yaitu: mikrospora (jantan) dan makrospora (betina).Sphagnum acutilfolium . Paku menyukai tempat lembab (higrofit).Kotak Spora : Kaliptra (tudung) dan Kolumela (jaringan dalam kotak spora yang tidak ikut membentuk spora). Ada yang hidup sebagai saprofit dan ada pula sebagi epifit. 3. dan Cyathea sp.Apofisis (ujung seta yang melebar) .Sphagnum ruppinense Semuanya dinamakan lumut gambut dan sering disterilkan dan digunakan orang sebagai pengganti kapas Tumbuhan ini benar-benar telah berupa kormus. Batangnya jarang tumbuh tegak di atas tanah. misalnya paku kawat (Lycopodium clavatum). yaitu tipe konsentris. Paku Homosfor atau Isospor >> menghasilkan satu jenis spora saja.. CONTOH-CONTOH SPESIES LUMUT a.Sphagnum fimbriatum . batang dan daun. Batang tersebut kebanyakan berupa akar tongkat (Rhizoma). Berdasarkan spora yang dihasilkan dikenal 3 jenis tumbuhan paku. dahulu digunakan untuk pengobatan hepatitis.daun yang kecil-kecil disebut Mikrofil . b.

Sporangium adalah kotak spora .Indusium adalah selpaut yang menlindungi sorus muda -> ciri paku Perkembangbiakan paku tergolong Metagenesis. terutama dalam zaman karbon -> disebut zaman paku. Ilmuwan yang pertama kali mempelajariprotozoa adalah Anthony van Leeuwenhoek.Lycopodium clavatum Sebagai sayuran : .daun yang besar-besar disebut Makrofil dan telah mempunyai daging daun (Mesofil) . Sisa-sisanya sekarang dapat digali sebagai batubara.Marsilea crenata (semanggi) . Jika kondisi lingkungan tempat hidupnya tidak menguntungkanmaka protozoa akan membentuk membran tebal dan kuat yang disebut Kista.Sorus adalah badan tempat berkumpulnya kotak spora .Azolla pinnata >> bersimbiosis dengan anabaena azollae (gangang biru) Sebagai pelindugn tanaman di persemaian : . SPESIES-SPESIES PAKU Sebagai tanaman hiasan : .Salvinia natans (paku sampan = kiambang) Sebagai pupuk hijau : . Tumbuhan paku yang ada di bumi ini mempunyai masa kejayaan dalam zaman Paileozoikum.daun yang khusus untuk asimilasi disebut Tropofil .Habitat hidupnya adalah tempat yang basah atau berair. Berbeda dengan lumut.Gleichenia linearis Merupakan filum hewan bersel satu yang dapat melakukan reproduksi seksual (generatif) maupun aseksual (vegetatif).daun yang khusus menghasilkan spora disebut Sporofil ISITILAH LAIN .Platycerium nidus (paku tanduk rusa) .Adiantum cuneatum (suplir) .Asipidium filix-mas .. yang sehari-hari kita sebut sebagai tanaman paku adalah fase sporofit-nya.Asplenium nidus (paku sarang burung) .Selaginella wildenowii (paku rane) Sebagai bahan penghasil obat-obatan : . .

alat geraknya berupa pseudopoda (kaki semu) • Amoeba proteus memiliki dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan dan vakuola kontraktil. • Entamoeba histolityca menyebabkan disentri amuba (bedakan dengan disentri basiler yang disebabkan Shigella dysentriae) • Entamoeba gingivalis menyebabkan pembusukan makanan di dalam mulut radang gusi (Gingivitis) • Foraminifera sp. .Leishmaniadonovani Þ penyakit kalanzar . alat geraknya berupa nagel (bulu cambuk).Euglena viridis (makhluk hidup peralihah antara protozoa dengan ganggang) .Volvax globator (makhluh hidup peralihah antara protozoa dengan ganggang) .) Trypanosoma gambiense vektornya Glossina palpalis Þ tsetse sungai Trypanosoma rhodeslense vektornya Glossina morsitans Þ tsetse semak . fosilnya dapat dipergunakan sebagai petunjuk adanya minyak bumi. • Radiolaria sp.PROTOZOA DIBAGI MENJADI 4 KELAS Þ BERDASAR ALAT GERAK 1 Rhizopoda (Sarcodina).Trypanosoma gambiense & Trypanosoma rhodesiense. Menyebabkan penyakit tidur di Afrika dengan vektor (pembawa) Þ lalat Tsetse (Glossina sp. Dibagi menjadi 2 kelompok.Trypanosoma evansi Þ penyakit surra. 2 Flagellata (Mastigophora).Noctiluca millaris (hidup di laut dan dapat mengeluarkan cahaya bila terkena rangsangan mekanik) • Golongan Zooflagellata. endapan tanah yang mengandung hewan tersebut digunakan untuk bahan penggosok.Trypanosoma cruzl Þ penyakit chagas . Tanah yang mengandung fosil fotaminifera disebut tanah globigerina. contohnya : . pada hewan ternak (sapi). yaitu: • Golongan phytonagellata .

Marga yang berhubungan dengan kesehatan manusia Þ Toxopinsma dan Plasmodium. adalah protozoa yang tidak memiliki alat gerak Cara bergerak hewan ini dengan cara mengubah kedudukan tubuhnya.. dll Porifera adalah hewan air yang hidup di laut. Memiliki dua jenis inti Þ Makronukleus dan Mikronukleus (inti reproduktif). Pembiakan secara vegetatif (aseksual) disebut juga Skizogoni dan secara generatif (seksual) disebut Sporogoni. fansidar. alat gerak berupa silia (rambut getar) • Paramaecium caudatum Þ disebut binatang sandal. Menghindari gigitan nyamuk Anopheles sp. (reproduksi generatif Þ sporogoni).Plasmodium malariae Þ malaria knartana Þ sporulasi tiap hari ke-4 (72 jam) . aseksual Þ membelah diri. Cara reproduksi. yang memiliki dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan dan vakuola kontraktil yang berfungsi untuk mengatur kesetimbangan tekanan osmosis (osmoregulator). Hidupnva selalu melekat pada substrat (sesil) dan . Pengobatan penderita secara teratur dengan antimalaria Þ chloroquin. seksual Þ konyugasi. 4 Sporozoa. Jenis-jenisnya antara lain: . 2. Pemberantasan malaria dapat dilakulcan dengan cara : 1.Plasmodium vivax Þ malaria tertiana Þ sporulasi tiap hari ke-3 (48 jam) . Mengendalikan populasi nyamuk Anopheles dengan insektisida dan larvasida 3.Plasmodiumovale Þ malaria ovale Siklus hidup Plasmodium mengalami metagenesis terjadi di dalam tubuh manusia (reproduksi vegetatif Þ skizogoni) dan didalam tubuh nyamuk Anopheles sp. • Balantidium coli Þ menyebabkan penyakit diare.Trichomonas vaginalis Þ penyakit keputihan 3 Ciliata (Ciliophora).Plasmodiumfalciparum Þ malaria tropika Þ sporulasi tiap hari . secara lengkap sebagai berikut: Sporozoit Þ Masuk Tubuh Di Dalam Hati (Ekstra Eritrositer) Þ Tropozoid Þ Merozoit (memakan eritrosit Þ Eritrositer) Þ Eritrosit Pecah (peristiwanya Þ Sporulasi) Þ Gametosit Þ Terhisap Nyamuk Þ Zygot Ookinet Þ Oosis Þ Sporozeit.

vakuola dan flagel. Rongga itu disebut rongga Gastrovaskuler. Ektoderm Þ bagian luar 2. Tentakel vang dilengkapi sel Knidoblas yang mengandung racun sengat disebut Nematokis (ciri khas dari hewan berongga). PORIFERA DIBEDAKAN MENJADI 3 GOLONGAN 1. Karena pencernaan berlangsung di dalam sel maka Þ pencernaan Intrasel. dan beberapa jenis lainnya. Dinding tubuhnya terdiri dari 2 lapisan lembaga yaitu: 1. Spongila (bertubuh lunak) Þ digunakan orang untuk alat pembersih kaca dan lainnya. TIPE SISTEM PEMBULUH AIR YANG DIMILIKI OLEH PORIFERA 1. Mempunyai Eksoskeleton (Rangka Luar): terdiri dari serabut-serabut lentur yang disebut Spongin dan terdiri dari duriyang disebut Spikula. Karena dinding tubuhnya terdiri dari dua lapisan lembaga maka hewan itu disebut Þ Hewan Diploblastik Sebagian besar Coelenterata hidup di laut kecuali hydra sp. kemudian masuk ke dalam rongga tubuh. hewan ini mempunyai daya Regenerasi yang tinggi. HEXACTINELLIDA Þ Pheronima 3. Terdapat sel dengan bentuk khusus yang disebut Koanosit atau Sel Leher yang berfungsi untuk pencemaan makanan. Hewan . Ciri utama Þ memiliki iubang (Pori) yang banyak dan membentuk suatu Sistem Saluran. Pembiakan dengan cara generatif (kawin). Endoderm Þ bagian dalam Diantara dua lapisan tersebut terdapat lapisan tipis yang disebut Mesoglea. CALCAREA Þ Sycon dan Cluthrina 2. Simetri tubuhnya Radial dan terdapat Tentakel disekitar mulutnya yang berfungsi untuk menangkap dan memasukkan makanan ke dalam tubuhnya. Setelahmakanan diserap air yang berlebihan dikeluarkan melalui lubang yang di sebut Oskulum.Sel koanosit memiliki nukleus. Sycon 3. Air dan makanan yang larutdidalamnya diarnbil oleh hewan tersebut masuk melalui lubang Ostium. Rhagon (Leucon) Mempunyai rongga besar di tengah-tengah tubuhnya yang berfungsi seperti Usus pada hewanhewan tingkat tinggi. DEMOSPONGIA Þ Euspongila. Ascon 2.tidak dapat berpindahtempat secara bebas.

yang hidup di dalam air tawar. 2 TREMATODA (Cacing Isap) Jenis-jenis kelas ini adalah : 1. contohnya adalah Planaria yang mempunyai sistem ekskresi dari sel-sel api (Flame Cell). Contoh lain adalah Obelia. Dari skifistoma terbentuk medusa yang disebut Efira. Bersifat Hermafradit dan berdaya regenerasi cepat. . Bentuk polip hanya pada tingkat larva.tersebut mempunyai dua fase bentuk tubuh yaitu fase Polip dan fase Medusa. kemudian menjadi polip yang disebut Skifistoma. Disebut Þ Cacing Pipih (Flat Worm) dengan ciri antara lain: • Tubuh simetri bilateral • Belum memiliki sistem peredaran darah • Belum memiliki anus • Belum memiliki rongga badan Þ termasuk kelompok Triploblastik Aselomata • Memiliki basil isap (sucker) Sistem saraf terdiri dari ganglion otak dan saraf-saraf tepi Þ Saraf Tangga Tali. Ujung tempat letaknya mulut disebut ujung Oral sedangkan yang melekat pada dasar disebut ujung Aboral. Beberapa ada yang mempunyai alat keseimbangan Statotista. Mempunyai alat pernafasan sederhana disebut Þ Sifonoglifa. Polip adalah fase saat hewan melekat pada suatu substrat (tidak dapat berpindah) sedangkan medusa adalah fase saat hewan dapat bergerak bebas. Larva disebut Þ Planula. Kelas-kelas yang termasuk di dalam filum Coelenterata adalah: HYDROZOA Contoh jenis dari kelas tersebut adalah Hydra. ANTHOZOA Tidak mempunyai bentuk sebagai medusa (sepanjang hidupnya Þ Polip). SCYPOZOA Sebagian besar hidup dalam bentuk medusa. (ubur-ubur kuping) yang sering terdampar di pantai-pantai. Cara reproduksi hewan disebut adalah dengan cara vegetatif maupun generatif. Fasciola hepatica (cacing hati ternak). Contoh jenis dari kelas tersebut adalah anemon laut (Cribinopsis fernaldi). bersifat hetmafrodit. Contoh jenis dari kelas tersebut adalah Aurelia sp. CTENOPHORA Satu-satunya Coelenterata yang tidak memiliki mematokis. TERDIRI DARI TIGA KELAS : 1 TURBELARIA (Cacing Berambut Getar) Satu-satunya kelas yang hidup bebas (non-parasit). Siklus hidupnya adalah : Telur Þ Larva Mirasidium masuk ke dalam tubuh siput Lymnea Þ Sporokista Þ berkembang menjadi Larva (II) : Redia Þ Larva (III) : Serkaria yang berekor.

Hospes perantaranya adalah tetumbuhan air. Menyebabkan Fasciolopsiasis. Pembentukan segmen (segmentasi) pada cacing pita disebut Strobilasi. 4. Contoh : Taenia solium Þ Cacing pita manusia Menyebabkan Taeniasis solium. Pada skoleknya terdapat kait-kait. Fasciolopsis buski Cacing yang menjadi parasit dalam tubuh manusia. Menyebabkan Schistosomiasis. Memiliki hospes perantara Siput. Clonorchis sinensis / Opistorchis sinensis (cacing hati manusia) Siklus hidupnya adalah: Telur Þ Larva Mirasidium Þ Sporokista Þ Larva (II) : Redia Þ Larva (III) : Serkaria Þ Larva(IV) : Metaserkaria. Schistosoma Contohnya adalah Schistosoma japonicum. hidup dipembuluh darah dan merupakan parasit darah. Siklus hidup : Proglottid Masak (terdapat dalam feses) bila tertelan oleh babi Þ Embrio Heksakan. Menyebabkan Paragonimiasis. Sebagai hospes perantara ialah ketam (Eriocheirsinensis) dan tetumbuhan air. 2. Hidup di dalam usus halus. Memiliki hospes perantara Þ Sapi. Diphyllobothrium latum. Proglotid yang matang menjadi alat reproduksinya. Taenia saginata Þ Cacing pita manusia Menyebabkan Taeniasis saginata. menyebabkan Clonorchiasis.kemudian keluar dari tubuh keong Þ Kista yang menempel pada tetumbuhan air (terutama selada air Þ Nasturqium officinale) kemudian termakan hewan ternak (dapat tertular ke orang. Pada skoleknya tidak terdapat kait-kait. menembus usus dan melepaskan kait-kaitnya Þ Larva Sistiserkus (dalam otot lurik babi) tertelan manusia Þ Cacing dewasa. masuk ke dalam tubuh Ikan kemudian termakan oleh Orang Cacing dewasa. 3. 5. Menyebabkan Diphyllobothriasis. Daur hidupnya sama dengan Taenia solium. Paragonimus westermani (cacing paru) Cacing yang menjadi parasit dalam paru-paru manusia. apabila memakan selada air) Þ masuk ke tubuh dan menjadi Cacing dewasa menyebabkan Fascioliasis. Kepala disebut Skoleks dan memiliki alat isap (Sucker) yang memiliki kait (Rostelum) terbuat dari kitin. Schistosoma haematobium dan Schistosoma mansoni. Memiliki hospes perantara Þ Babi. Parasit pada manusia dengan hospes perantara berupa katak . CESTODA (Cacing Pita) Tubuhnya terdiri dari rangkaian segmen-segmen yang masing-masing disebut Proglottid.

Echinococcus granulosus Cacing pita pada anjing. Himenolepis nana Cacing pita yang hidup dalam usus manusia dan tikus. Tidak memiliki hospes perantara. Tubuh simetribilateral. Ascaris suilae l Ascaris suum Persis seperti Ascaris lumbricoides namun hospes tetapnya adalah hewan babi Þ di dalam ususnya Ancylostoma duodenale dan Necator americanus Þ cacing tambang Hidup di dalam Duodenum manusia menyebabkan Ancylostomiasis Siklus hidup : Telur (keluar bersama feses) Þ menetas menjadi Larva Rhabditiform Þ Larva Filariform aktif akan menembus kulit Þ aliran darah Þ Jantung Þ Paru-Paru Þ Trakea Þ tertelan masuk Þ ke Duodenum (usus 12 jari) Þ menghisap darah Oxyuris vermicularis l Enterobius vermicularis Þ cacing kremi . ada yang parasit dan ada pula yang hidup bebasContoh : Ascaris lumbricoides Þ cacing perut manusia Cacing betina ukurannya lebih besar daripada cacing jantan dan dinding posterior cacing jantan terdapat kait yang digunakan untuk reproduksi seksual.sawah (Rana cancrivora). bulat panjang (gilig) Þ disebut cacing gilig • Memiliki saluran pencernaan • Dioceous (berumah dua) Þ reproduksi seksual (jantan dan betina) • Mempunyai saluran pencernaan• Memiliki rongga badan palsu Þ Triploblastik seudoselomata • Kosmopolitan. Siklus hidup : Telur Masak (tidak sengaja) tertelan manusia Þ menetas menjadi Larva di saluran pencernaan Þ menembus usus Þ peredaran darah Þ Jantung Þ Paru-Paru Þ Trakea (tenggorokan) Þ tertelan untuk kedua kalinya dengan gejala batuk-batuk Þ Usus Þ Cacing dewasa Sering didapati komensalisme di dalam tubuh. namun pada anak-anak < 10 th Þ Ascariasis Ascaris megalocephala Persis sepeti Ascaris lumbricoides namun hospes tetapnya adalah hewan kuda Þ di dalam ususnya. ikan dan Cyclops. Tubuhnya licin karena terselubungi lapisan kutikula yang terbuat dari protein.

Pernafasan dilakukan oleh pemukaan tubuhnya. Dua jenis terakhir sering dikonsumsi oleh orang-orang di Kepulauan maluku. Makanan diedarkan ke seluruh tubuh dengan sistem peredaran darah. Eunice viridis (cacing wawo) dan Lysidice oele (cacing palolo). tanah dan autoinfeksi. memiliki sedikit rambut (oligo = sedikit. Contoh cacing tersebut adalah : Lumbricus terestris dan Pheretima sp. termasuk kelenjar kelamin. yaitu : POLYCHAETA Habitatnya di lautan. T iga marga tersebut (Ascaris. Contoh cacing tersebut adalah : Nereis viren. . Penularan Þ udara. Mempunyai organ KIitellum yang berisi semua kelenjar. OLIGOCHAETA Habitatnya di tanah. HIRUDINAE Tidak memiliki rambut (chaeta) tetapi menghasilkan zat antikoagulasi (anti pembekuan darah) yang dinarnakan Hirudin. tubuhnya terdiri dari banyak rambut Þ (poly = banyak.Hidup di usus halus dan menyebakan Oxyuriasis. Ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex sp. chaeta = rambut/bulu). Loa loa Þ hidup di daiam mata mamalia manusia menyebabkan Loasis Trichuris trichiura Þ cacing camhuk Trichinella spirolis Þ cacing otot Strongyloides stercoralis Þ hidup di usus halus menyebabkan Strongyloidiasis Simetri bilateral. (keduanya disebut cacing tanah). chaeta = rambut/bulu). Ancylostoma dan Oxyuris) disebut Þ Soil Transmitted Helminths Wuchereria bancrofti (Filaria bancrofti) Hidup di dalam kelenjar limfe menyebabkan penyakit kaki gajah Þ Elefantiasis/Filariasis. Contoh cacing tersebut adalah: Hirudo medicinalis (lintah) Hirudin dari lintah sering digunakan dokter-dokter dahulu untuk mengeluarkan darah dan nanah dari bisul. Contoh lain Þ Moniligaster houtenii (endemik di Sumatera). otot dan pembuluh darah • Sistem pencernaan Þ lengkap/sempuna • Sistem peredaran darah Þ tertutup TERBAGI MENJADI 3 KELAS (berdasarkan keadaan rambut di permukaan tubuh). berbentuk seperti gelang ('anellus' = cincin) • Memiliki rongga badan Þ Triploblastik Selomata • Ruas tubuhnya (segmen) disebut Metameri terdiri dari alat ekskresi (nefridium) lubang reproduksi.

Cephalopoda Kaki hewan tersebut. poda = kaki) Contoh jenis dari kelas ini adalah: • Loligo indica (cumi-cumi) mempunyai kantong tinta. disebut pula sebagai lapisan mutiara) Contoh jenis dari kelas tersebut adalah kerang-kerangan. Cangkol tersusun dari zat kapur dan terdiri dari tiga lapisan. Lamellibranchiata atau Pelecypoda atau Bivalvia Hewan berkaki pipih. kelenjar . Gastropoda Kaki hewan tersebut.cangkang di dalam tubuh terbuat dari kapur. DIBAGI MENJADI 5 KELAS : 1. cangkang terdapat di luar terbuat dari kapur. terletak di perut (Gaster = perut. terletak di kepala (Cephalus = kepala. poda = kaki). 3. (sotong) mempunyai kantong tinta.Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. yaitu : • Periostrakum (luar) • Prismatik (tengah. tebal) • Nakreas (dalam. hemafrodit. Mempunyai 8 tangan. Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. tidak memiliki cangkang. • Sepia s p.Hirudinaria javanica (lintah kuning) Haemadipsa zeylanica /pacet) Disebut pula sebagai hewan bertubuh lunak. cangkok berjumlah dua (sepasang) ada di bagian anterior dan umbo (bagian yang membesar/menonjol) terdapat dibagian posterior (punggung). • Octopus vulgaris mempunyai kantong tinta. cangkang di dalam tubuh terbuat dari kitin. misalnya : • Mytilus viridis (kerang hijau) • Anadara granosa (kerang darah) • Asaphis derlorata (remis ) • Meleagrina margaritivera (kerang mutiara) • Tridagna gigas (kima) 2. • Nautilus pampilus tidak memiliki kantung tinta.

contoh: Chiton sp Dalam ekosistem berkedudukan sebagai hewan pemakan bangkai. Amphineura/Poliplacophora Hidup di laut. • Semua jenisnya hidup di lautan. • Sistem saraf terdiri dari Þ CINCIN SARAF. DIBAGI MENJADI 5 KELAS : Crinoidea (lilia laut) Sepintas lalu tampak seperti tumbuhan. misalnya: Ptilocrinus pinnatus. (siput telanjang) • Filicaulis sp. bernafas dengan semacam paru-paru dan sistem peredaran darah terbuka Contoh jenis dari kelas lersebut adalah: • Vivipara javanica (kreco) • Limnaea trunchatula (Siput sebagai hospes perantara Fasciola hepatica) • Melania testudinaria (sumpil) • Achatina fulica (bekicot) • Murex siphelinus (cangkok berduri dan hidup di laut) • Vaginula sp. . • Pergerakan dilakukan dengan sistem pembuluh air Þ kaki ambulakral (sistem ambulakral). cangkok berlapis-lapis. Scapopoda Hidup di laut. cangkok berbentuk pipa atau gading. larva Þ simetri tubuhnya bilateral. Pemukaan oral hewan ini menghadap ke atas (berbeda dengan echinodermata lainnya). 5. (siput lintah) 4. • Organ pernafasan dan ekskresi Þ PAPULA. Sistem ambulakral Air Þ celah (madreporit) Þ saluran batu Þ saluran cincin Þ gelembung yang berotot (ampula). • Dewasa Þ simetri tubuhnya radial.kelamin disebut ovotestes.

darah tidak berfungsi mengangkut oksigen dan hanya berfungsi untuk mengangkut zat makanan. Umumnya hidup di perairan Terdiri dari dua kelompok besar. merupakan echinodermata yang memiliki nilai ekonomi Þ lezat dimakan. Holothuroidea (tripang/timun laut) Memiliki daya regenerasi sangat besar. Copepoda Þ parasit beberapa ikan dan Cirripedia. misalnya : Daphnia sp. Stomatopoda dan Dekapoda yang memiliki nilai ekonorni bagi manusia. misalnya: Ptilocrinus pinnatus. ARACHNIDA Tubuh terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. 1 Entomostraka Þ crustacea miroskopik. DIBAGI MENJADI 4 KELAS : 1. Arthrodpoda adalah kelompok hewan yang memiliki kaki yang beruas-ruas (Arthros = berbukubuku. berkaki delapan (4 pasang) DIBAGI MENJADI 3 ORDO : . 2 Malakostraka Þ crustacea tingkat tinggi. hidup sebagai zooplankton. yang terlindung oleh rangka luar yang keras. perluasan dan penciutan dilakukan oleh gerakan air laut ke dalam dan ke luar dari sistem pembuluh air. 2. Susunan saraf terdiri dari otak sederhana dan tali saraf perut rangkap. Pemukaan oral hewan ini menghadap ke atas (berbeda dengan echinodermata lainnya). poda =kaki). Bernafas dengan paru-paru buku/paru-paru bersegmen. Branchiura Þ parasit. misalnya: Holothuria atra. makroskopik. Semua anggota filum ini hidup di air laut. Meliputi ordo Branchiopoda. dan Mesocyclops sp. Sistern peredaran darah terbuka. mempunyai kulit berduri dan simetri radial dan bergerak lamban dengan bantuan kaki tabung. dada (toraks) dan perut (abdomen). Ostrcoda. Meliputi ordo Isopoda. CRUSTACEA Tubuhnya terdiri dari sefalotoraks dan abdomen.Crinoidea (lilia laut) Sepintas lalu tampak seperti tumbuhan. Tubuhnya terdiri dari kepala (kaput). misalnya : Portunus sexdentatus (kepiting) dan Penaeus monodon (udang windu).

Argiope aurantina (laba-laba kebun) • Scorpionida (kelompok kalajengking) .Latrodectus mactans (laba-laba janda hitam Þ beracun dan sengatannya dapat mematikan) . dan semacam gigi Þ Kelisera Misalnya: • Thelyphonus condutus (kalajengking) • Chelifer cancroides (kala yang hidup di tumpukan buku-buku) • Mastigoproctus giganteus (kalajengking raksasa) Acarina (kelompok tungau dan caplak) Abdomennya bersatu dengan sefalotoraks. Ad.Segmen terakhir abdomen merupakan kelenjar racun Þ Telson . serta sisa-sisa atau kotoran organisme. Oleh karena itu keberadaan bakteri ini sangat berperan dalam mineralisasi di alam dan dengan cara ini bakteri membersihkan dunia dari sampah-sampah organik. Bakteri tersebut menguraikan [[protein]]. dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana.1 Bakteri pengurai Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati. sebagian besar jenisnya hidup sebagai parasit.• Arachnoidea (kelompok laba-laba) Misalnya: . penyebab penyakit kulit kudis [scabies = kudis]) • Dermacentor andersoni (caplak pembawa ricketsia penyebab demam typus) • Dermacentor variabilis (caplak anjing) • Psoroptes ovis (tungau biri-biri) Diposting oleh Ketulusan Hati Seorang Pemuda di 21:07 0 komentar BAHAN KULIAH MIKROBIOLOGI DASAR FPIK-UNRI PKU Bakteri menguntungkan Ad.Heteropoda venatoria (laba-laba pemburu) .Nephila maculata (kemlandingan) . gas amoniak. Misalnya: • Sarcoptes scabiei (caplak kudis. [[karbohidrat]] dan senyawa organik lain menjadi CO2.Pada mulut terdapat alat pencapit seperti catut Þ Pedipalpus. 2 Bakteri nitrifikasi Bakteri nitrifikasi adalah bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dari .

Bintil-bintil akar melepaskan senyawa nitrogen organik ke dalam tanah tempat tanaman polong hidup. nitrat yang berlebihan tidak baik karena akan menyebabkan pertumbuhan [[ganggang]] di permukaan air menjadi berlimpah.png|thumb|400px|cen… nitritasi]] * Oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Dalam organ pencernaan berbagai hewan ternak dan kuda. Tumbuhan yang bersimbiosis dengan ''Rhizobium'' banyak digunakan sebagai pupuk hijau seperti ''Crotalaria''. ''[[Clostridium pasteurianum]]''. ''Tephrosia''. dan [[vitamin]] K yang penting dalam proses pembekuan [[darah]]. bakteri-bakteri tersebut berpengaruh terhadap nilai ekonomi tanah pertanian. dan ''Indigofera''. Karena kemampuannya mengikat nitrogen di udara. Prosesnya dinamakan nitratasi. maka tidak dapat mengikat nitrogen sama sekali atau hanya dapat mengikat nitrogen sedikit sekali. nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat. Dengan demikian terjadi penambahan nitrogen yang dapat menambah kesuburan tanah. Proses ini dinamakan nitritasi. [[Berkas:nitratasi. Bakteri nitrogen yang hidup bebas yaitu ''[[Azotobacter chroococcum]]''. Akar tanaman polong-polongan tersebut menyediakan karbohidrat dan senyawa lain bagi bakteri melalui kemampuannya mengikat nitrogen bagi akar. .png|thumb|400px|cen… nitratasi]] Dalam bidang pertanian. [[Berkas:nitritasi. dan ''[[Rhodospirillum rubrum]]''.3 Bakteri nitrogen Bakteri nitrogen adalah bakteri yang mampu mengikat [[nitrogen]] bebas dari udara dan mengubahnya menjadi suatu senyawa yang dapat diserap oleh tumbuhan. berfungsi membantu membusukkan sisa pencernaan juga menghasilkan vitamin B12. Kelompok bakteri ini ada yang hidup bebas maupun simbiosis. Tetapi sebaliknya di dalam air yang disediakan untuk sumber air minum. yang hidup dalam akar membentuk nodul atau bintil-bintil akar.amoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah. Bakteri nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polongpolongan yaitu ''[[Rhizobium leguminosarum]]''. Jika bakteri dipisahkan dari inangnya (akar). Ad. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu: * Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Bakteri usus Bakteri ''[[Entamoeba coli]]'' hidup di kolon ([[usus besar]]) manusia.

menjadi kelas Equisetinae. 2. Ad. 3. Classis (Kelas) 4. bordercollapse:collapse" TINGKAT TAKSONOMI Disebut juga tingkat pengelompokkan. Nama ordo adalah nama genus + ales. CARA PEMBERIAN NAMA JENIS Sistem tata nama yang digunakan disebut "binomial nomenclatur" yaitu pemberian nama jenis/spesies dengan menggunakan 2 kata. dengan urutan tingkatan sebagai berikut: 1. contoh: Equisetum + nae. Divisio/Phyllum (Tumbuhan/Hewan) 3. Familia (Suku) 6. Nama daerah hanya dapat dimengerti oleh penduduk di daerah itu. Nama kelas adalah nama genus + nae. menjadi ordo Zingiberales. CARA PEMBERIAN NAMA KELAS. Species (Jenis) TATA NAMA Dalam pemberian nama mahluk hidup kita mengenal nama daerah (anjing. BANGSA DAN FAMILI 1. Misalnya: padi > Oryza sativa. 4 Bakteri fermentasi Beberapa makanan hasil fermentasi dan mikroorganisme yang berperan: {| align=center border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" style="border:1px solid #aaa. contoh: zingiber + ales. Setiap organisme hanya memiliki satu nama yang sah. Cara : Kata depan : nama marga (genus) Kata belakang : nama petunjuk spesies (spesies epithet).Tingkatan ini disusun oleh kelompok (takson) yang paling umum sampai kepada kelompok yang paling khusus. Regnum/Kingdom (Dunia/Kerajaan) 2. menjadi famili Cannacea . contoh: Canna + aceae.bakteri anaerobik membantu mencernakan [[selusosa]] rumput menjadi zat yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh dinding usus. Ordo (Bangsa) 5. Nama famili adalah nama genus + aceae. Genus (Marga) 7. Sistem binomial nomenklatur dipopulerkan pemakaiannya oleh Carolus Linnaeus. dog) dan nama ilmiah (ex: canine). Nama Ilmiah digunakan sebagai alat komunikasi ilmiah di seluruh dunia menggunakan bahasa latin/yang dilatinkan.

Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada ayam dan itik. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus.3. kita mengenal virus ADN dan virus ARN.3.2. Pada Bakteri : 1.2. SEJARAH PENEMUAN D. yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B. Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus. 2.1. jaringan hewan. 2. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman jeruk 3. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM). jaringan tumbuhan). berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi BERBAGAI VIRUS YANG MERUGIKAN 1. Virus (bahasa latin) = racun. Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun tembakau. Virus Rabies >> penyebab rabies 4.M.Ilmu tentang Virus disebut Virologi. 2. Virus Hepatitis.1. 4. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio.1. Pada Tumbuhan : 2. 4. Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter). Penularan virus ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau. Iwanowsky (1892) dan M. Virus Polio >> penyebab polio . Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Pada Manusia : 4. hanya tersusun dari selubung protein di bagian luar dan asam nukleat (ARN & ADN) di bagian dalamnya. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru. Bakteriofage. Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. penyebab hepatitis (radang hati). Kemudian W. sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau. STRUKTUR TUBUH Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel.1. Pada Hewan : 3. Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil.

Basil : bentuk batang. yaitu Dari asal kata Bakterion (yunani = batang kecil). sedangkan vaksinasi oral ditemukan oleh Jonas Salk (1952) dalam menanggulangi penyebab polio. air. Ada 2 organisme yang tergolong Monera.4. stafilokokus. Virus Influenza >> penyebab influensa 4.5. Ada 2 organisme yang tergolong Monera. CIRI-CIRI UMUM -Tubuh uniseluler (bersel satu) -Tidak berklorofil (meskipun begitu ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidupnya autotrof -Reproduksi dengan cara membelah diri (dengan pembelahan Amitosis) -Habitat: bakteri hidup dimana-mana (tanah. karena kecepatan replikasi virus tidak dapat diimbangi oleh kecepatan sintesis interferon Monera adalah sebuah kelompok organisme yang inti selnyamasih belum memiliki membran inti disebut organisme Prokariotik. mahluk hidup) -Satuan ukuran bakteri adalah mikron (10-3) BENTUK-BENTUK BAKTERI . spirilium (spiri kasar). yang disebut Interferon. Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air 4. Vaksin pertama yang ditemukan oleh manusia adalah vaksin cacar.4. udara. spirokaet (spiral halus) .Kokus : bentuk bulat. streptobasil . Di dalam klasifikasi bakteri digolongkan dalam Divisio Schizomycetes. Virus Dengue >> penyebab demam berdarah 4. ditemukan oleh Edward Jenner (1789).Vibrio : bentuk koma . Manusia secara alamiah dapat membuat zat anti virus di dalam tubuhnya.Spiral : bentuk spiral. Virus HIV >> penyebab AIDS Cara pencegahan penyakit karena virus dilakukan dengan tindakan vaksinasi.7. diplokokus. yaitu Monera adalah sebuah kelompok organisme yang inti selnyamasih belum memiliki membran inti disebut organisme Prokariotik. sarkina . meskipun demikian manusia masih dapat sakit karena infeksi virus. monokokus. streptokokus. diplobasil.6.

Bakteri autotrofl bakteri yagn dapat mensistesis makannya sendiri.Bakteri aerob: memerlukan O2 bebas untuk kegiatan respirasinya . lingkungan lembab dan tingginya kadar air sangat menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri 3. logam berat dan senyawa-senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan mematikan bakteri. PERTUMBUHAN BAKTERI dipengaruhi oleh beberapa faktor : 1.Monotrich : mempunyai satu flagel salah satu ujungnya. 2. Berdasarkan ada tidaknya flagel dan kedudukan flagel tersebut. contoh: Rhodospirillum rubrum . Kebutuhan makanan tergantung dari mahluk lain. Dibedakan menjadi dua yaitu (1) bakteri foto autotrof dan (2) bakteri kemoautotrof.Lopotrich : mempunyai lebih dari satu flagel pada salah satu ujungnya.Atrich : bakteri tidak berflagel. 4. bakteri dapat dibedakan menjadi dua: Bakteri heterotrof: bakteri yang tidak dapat mensintesis makanannya sendiri. Bakteri saprofit dan bakteri parasit tergolong bakteri heterotrof. kita mengenal 5 macam bakteri.ALAT GERAK BAKTERI Beberapa bakteri mampu bergerak dengan menggunakan bulu cambuk/flagel. bakteri dibagi menjadi 2: . Zat kimia.Peritrich : mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya. PERANAN BAKTERI DALAM KEHIDUPAN .Bakteri anaerob : tidak memerlukan O2 bebas untu kegiatan respirasinya.Ampitrich : mempunyai satu atau lebih flagel pada kedua ujungnya. KEBUTUHAN AKAN OKSIGEN BEBAS Dengan dasar kebutuhan akan oksigen bebas untuk kegiatan respirasi. contoh: Pseudomonas aeruginosa . Kelmbaban. 2. contoh: Vibrio cholera . sinar ultraviolet yang terkandung dalam sinar matahari dapat mematikan bakteri. umumnya bakteri tumbuh baik pada suhu antara 25 . .35 derajat C. contoh: salmonella typhosa NUTRISI BAKTERI 1. Sinar Matahari. contoh: Escherichia coli . antibiotik. Dengan dasar cara memperoleh makanan. Temperatur.

bakteri berperan sebagai pengurai mahluk-mahluk yang sudah mati 2. Dari bakteri golongan Actinomycetes (bentuk peralihan antara bakteri dan jamur) dihasilkan bermacam-macam antibiotik. Misalnya: Streptomisin >> dari Streptomyces griseus. Actynomyces bovis >> penyebab penyakit bengkak pada rahang sapi. Sebagai Mahluk Pengurai/Saprovor. MERUGIKAN MAHLUK LAIN Bakteri patogen adalah bakteri parasit yang dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Kloramfemikol >> dari Streptomyces venezuelae. . Erwinia trachelphilia >> penyebab penyakit busuk daun labu. 3.Yoghurt >> dari Lactobacillurs bulgaricus . Rhodospirillum rubrum.Azotobacter.Rhizobium leguminosarum dan R. Pada tumbuhan misalnya: Xanthomonas citri >> penyebab kanker batang jeruk. Penghasil Antibiotik. Pada manusia misalnya: Salmonella thyphosa >> penyebab penyakit tifus Mycobacterium tuberculosis >> penyebab penyakit TBC Mycobacterium leprae >> penyebab penyakit lepra Treponema pallidum >> penyebab penyakit sifilis Shigella dysentriae >> penyebab penyakit disentri basiler Diplococcus pneumoniae >> penyebab penyakit radang paru-paru Vibrio cholera >> penyebab penyakit kolera TINDAKAN PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN TERHADAP PENYAKIT BAKTERI . Clostridium pasteurianum.Sari kelapa/Nata de Coco >> dari Acetobacter xylinum 4.1. Hidup bebas : .Asam cuka >> dari Acetobacter acetil . radicicola. Bersama-sama dengan jamur. Pada hewan misalnya: Bacillus antraxis >> penyebab penyakit anthrax pada hewan ternak. Penghasil Bahan Pangan. Pengikat N2 bebas di udara: Bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae (tanaman buah polong) .

Polycistis . CONTOH SPESIES 1.Mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 85 derajat C (sumber air panas) sehingga Ganggang Biru merupakan salah satu vegetasi perintis.tipe sel: sel Prokariotik (sama dengan bakteri) . . Alga biru berbentuk benang .Tindakan pengobatan: Dapat dengan cara pemberian antibiotik PENGAWETAN MAKANAN 1. Pasteurisasi.Perairan (terutama perairan tawar) dan tempat-tempat lembab. ganggang biru digolongkan kedalam Divisio Cyanophyta. CIRI-CIRI UMUM: . pendinginan.Nostoc commune .anabaena azollae dan anabaena cycadae bersimbiosis dengan Azolla pinnata dan Cycas rumphii. tetapi tersebar di seluruh sitoplasma HABITAT . Cara-cara modern -> Sterilisasi.Uniseluler dan Multiseluler .Gloeocapsa -> hidup pada batu atau epifit pada tumbuhan lain 2. pertusis dan tetanus 2.Klorofil tidak di dalam kloroplas. karena simbiosis ini dapat meningkatkan kadar Nitrogen di lahan persawahan. pengeringan. Cara-cara tradisional >> pengasapan.Tindakan pencegahan dengan pemberian vaksin. penggunaan bahan kima dan teknik iradiasi Di dalam klasifikasi. Alga biru uniseluler .1. Misalnya vaksin BCG >> pencegahan terhadap penyakit TBC Vaksin DPT >> pencegahan penyakit difteri. pemanisan 2.Chroococcus -> hidup di air/kolam yang tenang .Oscillatoria . Simbiosis Anabaena azollae dnegan Azolla pinnata sebagai alternatif pupuk Urea. Alga biru uniseluler berkoloni .Spirulina -> dapat diolah menjadi makanan kesehatan (food suplement) 3.Memiliki pigmen fikosianin . penggaraman. .

mahluk transisi antara ganggang dan protozoa 2. .Euglena sp.Chlorella sp. tetapi sudah memiliki klorofil sehingga bersifat autotrof. PHAEOPHYTA (ganggang pirang=ganggang coklat) Memiliki pigmen Fikosantin. Volvox sp. CLOROPHYTA (ganggang hijau) Mengandung pigmen hijau.Fucus vesiculosus (bahan pewarna alami) Beberapa jenis ganggang ini menghasil-kan Asam Alginat yang berguna bagi industri tekstil dan makanan sebagai zat warna. baik sekali sebagai bahan lapisan pada dinamit.Eucheuma spinosum. CHRYSOPHYTA (ganggang keemasan) Memiliki pigmen Karoten. disamping adanya klorofil. Contohnya: .Turbinaria australis . Bentos atau Perifiton.Ganggang merupakan tumbuhan yang belum mempunyai akar.. RHODOPHYTA (ganggang merah) Memiliki pigmen Fikoeritrin. BERDASARKAN PERBEDAAN PIGMEN.Gracillaria sp. saringan dan lain-lain. Contohnya yang paling umum adalah Navicula sp. di samping ada-nya klorofil. GANGGANG DIBAGI MENJADI 4 DIVISIO 1. Tubuhnya terdiri atas satu sel (uniseluler) dan ada pula yang banyak sel (multi seluler). Semua anggotanya hidup di laut. yaitu klorofil Contoh : . dapat pula digunakan sebagai bahan penggosok.Chlamydomonas sp. Ganggang berkembang biak dengan cara vegetatif dan generatif. (Ganggang kresik = Diatomae). ganggang ini mengandung zat kersik yaitu silikat. 3.Sargassum siliquosum . merupakan penghasil agar-agar. Habitat alga adalah air atau di tempat basah. . menghasilkan bahan untuk pembuatan kosmetika . Contohnya: . Tanah yang mengandung ganggang ini disebut Tanah Diatom. Yang Uniseluler umumnya sebagai Fitoplankton sedang yang multiseluler dapat hidup sebagai Nekton. . sebagai Epifit atau sebagai Endofit. batang dan daun yang sebenarnya. disamping adanya klorofil.

).Sphagnum acutilfolium .Sphagnum squarrosum . Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof. Pada tumbuhan lumut terdapat Gametangia (alat-alat kelamin) yaitu: a.Sphagnum ruppinense . alat kelamin betina disebut Arkegonium yang menghasilkan Ovum Jika kedua gametangia terdapat dalam satu individu disebut berumah satu (Monoesius).Kotak Spora : Kaliptra (tudung) dan Kolumela (jaringan dalam kotak spora yang tidak ikut membentuk spora). Alat kelamin jantan disebut Anteridium yang menghasilkan Spermtozoid b.Vaginula (kaki) . Lumut tumbuh di berbagai tempat. Kelas HEPATICAE (lumut hati) : Marchantia polymorpha >> bentuknya pipih seperti pita. CONTOH-CONTOH SPESIES LUMUT a. yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifil. Gerakan spermatozoid ke arah ovum berupakan Gerak Kemotaksis. akar yang sebenarnya tidak ada. kecuali lumut gambut (sphagnum sp. dahulu digunakan untuk pengobatan hepatitis.Seta (tangkai) . b. Akar dan batang pada lumut tidak mempunyai pembuluh angkut (xilem dan floem).Lumut merupakan tumbuhan darat sejati. Lumut yang hidup di air jarang kita jumpai. olehkaren aitu tumbuhan lumut merupakan bentuk peralihan antara tumbuhan ber-Talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-Kormus (Kormofita). Kelas MUSCI (lumut daun) : . karena adanya rangsangan zat kimia berupa lendir yang dihasilkna oleh sel telur. Jika pada hutan banyak pohon dijumpai epifil maka hutan demikian disebut hutan lumut. tumbuhan ini melekata dengan perantaraan Rhizoid (akar semu). Spora lumut bersifat haploid.Apofisis (ujung seta yang melebar) . walaupun masih menyukai tempat yang lembab dan basah. Jika terpisah pada dua individu disebut berumah dua (Dioesius). Sporogonium adalah badan penghasil spora. dengan bagian bagian : .Sphagnum fimbriatum . Pada lumut.

Berbeda dengan lumut. yaitu: 1.Indusium adalah selpaut yang menlindungi sorus muda -> ciri paku Perkembangbiakan paku tergolong Metagenesis. BERMACAM-MACAM DAUN PAKU . 2. yang sehari-hari kita sebut sebagai tanaman paku adalah fase sporofit-nya. kecuali pada paku tiang (Alsopila sp. misalnya paku ekor kuda (Equisetum debile) Akar tumbuhan paku berupa akar serabut. Paku Peralihan >> menghasilkan spora yang bentuk dan ukurannya sama (isospora) tetapi sebagian jantan dan sebagian betina (heterospora). Paku Homosfor atau Isospor >> menghasilkan satu jenis spora saja. Paku Heterospor >> menghasilkan dua jenis spora yaitu: mikrospora (jantan) dan makrospora (betina).). . batang dan daun. 3. xilem terdapat di tengah dikelilingi floem membentuk berkas pembuluh angkut yang konsentris. dan Cyathea sp. Tipe berkas pembuluh angkut batang sama dengan akar. Berdasarkan spora yang dihasilkan dikenal 3 jenis tumbuhan paku. yaitu tipe konsentris. Tumbuhan paku yang ada di bumi ini mempunyai masa kejayaan dalam zaman Paileozoikum. Batang tersebut kebanyakan berupa akar tongkat (Rhizoma).daun yang khusus menghasilkan spora disebut Sporofil ISITILAH LAIN . jadi telah jelas adanya akar. Ada yang hidup sebagai saprofit dan ada pula sebagi epifit.Semuanya dinamakan lumut gambut dan sering disterilkan dan digunakan orang sebagai pengganti kapas Tumbuhan ini benar-benar telah berupa kormus. Pada akar paku. Paku menyukai tempat lembab (higrofit). Sisa-sisanya sekarang dapat digali sebagai batubara.daun yang besar-besar disebut Makrofil dan telah mempunyai daging daun (Mesofil) . Batangnya jarang tumbuh tegak di atas tanah. terutama dalam zaman karbon -> disebut zaman paku. misalnya paku rane (Selaginella wildenowii) dan semanggi (Marsilea crenata).daun yang kecil-kecil disebut Mikrofil . tumbuhnya mulai dari pantai (paku laut) sampai sekitar kawah-kawah (paku kawah).Sporangium adalah kotak spora .Sorus adalah badan tempat berkumpulnya kotak spora . misalnya paku kawat (Lycopodium clavatum).daun yang khusus untuk asimilasi disebut Tropofil .

. PROTOZOA DIBAGI MENJADI 4 KELAS Þ BERDASAR ALAT GERAK 1 Rhizopoda (Sarcodina).Marsilea crenata (semanggi) .Asplenium nidus (paku sarang burung) . Tanah yang mengandung fosil fotaminifera disebut tanah globigerina. alat geraknya berupa pseudopoda (kaki semu) • Amoeba proteus memiliki dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan dan vakuola kontraktil. Ilmuwan yang pertama kali mempelajariprotozoa adalah Anthony van Leeuwenhoek.Adiantum cuneatum (suplir) . • Entamoeba histolityca menyebabkan disentri amuba (bedakan dengan disentri basiler yang disebabkan Shigella dysentriae) • Entamoeba gingivalis menyebabkan pembusukan makanan di dalam mulut radang gusi (Gingivitis) • Foraminifera sp.Asipidium filix-mas .Selaginella wildenowii (paku rane) Sebagai bahan penghasil obat-obatan : .Azolla pinnata >> bersimbiosis dengan anabaena azollae (gangang biru) Sebagai pelindugn tanaman di persemaian : .Gleichenia linearis Merupakan filum hewan bersel satu yang dapat melakukan reproduksi seksual (generatif) maupun aseksual (vegetatif). fosilnya dapat dipergunakan sebagai petunjuk adanya minyak bumi.SPESIES-SPESIES PAKU Sebagai tanaman hiasan : .Platycerium nidus (paku tanduk rusa) . Jika kondisi lingkungan tempat hidupnya tidak menguntungkanmaka protozoa akan membentuk membran tebal dan kuat yang disebut Kista.Habitat hidupnya adalah tempat yang basah atau berair.Salvinia natans (paku sampan = kiambang) Sebagai pupuk hijau : .Lycopodium clavatum Sebagai sayuran : .

Menyebabkan penyakit tidur di Afrika dengan vektor (pembawa) Þ lalat Tsetse (Glossina sp.Volvax globator (makhluh hidup peralihah antara protozoa dengan ganggang) . Memiliki dua jenis inti Þ Makronukleus dan Mikronukleus (inti reproduktif). contohnya : . endapan tanah yang mengandung hewan tersebut digunakan untuk bahan penggosok. Cara reproduksi. yang memiliki dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan dan vakuola kontraktil yang berfungsi untuk mengatur kesetimbangan tekanan osmosis (osmoregulator).Trypanosoma evansi Þ penyakit surra.) Trypanosoma gambiense vektornya Glossina palpalis Þ tsetse sungai Trypanosoma rhodeslense vektornya Glossina morsitans Þ tsetse semak . pada hewan ternak (sapi). 4 Sporozoa.Leishmaniadonovani Þ penyakit kalanzar .• Radiolaria sp. aseksual Þ membelah diri.Trypanosoma cruzl Þ penyakit chagas .Noctiluca millaris (hidup di laut dan dapat mengeluarkan cahaya bila terkena rangsangan mekanik) • Golongan Zooflagellata.Euglena viridis (makhluk hidup peralihah antara protozoa dengan ganggang) . 2 Flagellata (Mastigophora).Trichomonas vaginalis Þ penyakit keputihan 3 Ciliata (Ciliophora).Trypanosoma gambiense & Trypanosoma rhodesiense. yaitu: • Golongan phytonagellata . alat geraknya berupa nagel (bulu cambuk). seksual Þ konyugasi. alat gerak berupa silia (rambut getar) • Paramaecium caudatum Þ disebut binatang sandal. • Balantidium coli Þ menyebabkan penyakit diare. . Dibagi menjadi 2 kelompok. adalah protozoa yang tidak memiliki alat gerak .

Karena pencernaan berlangsung di dalam sel maka Þ pencernaan Intrasel. Jenis-jenisnya antara lain: . Mengendalikan populasi nyamuk Anopheles dengan insektisida dan larvasida 3. vakuola dan flagel.Plasmodiumfalciparum Þ malaria tropika Þ sporulasi tiap hari .Cara bergerak hewan ini dengan cara mengubah kedudukan tubuhnya. Marga yang berhubungan dengan kesehatan manusia Þ Toxopinsma dan Plasmodium.Plasmodium malariae Þ malaria knartana Þ sporulasi tiap hari ke-4 (72 jam) . kemudian masuk ke dalam rongga tubuh. Pengobatan penderita secara teratur dengan antimalaria Þ chloroquin. dll Porifera adalah hewan air yang hidup di laut. 2. secara lengkap sebagai berikut: Sporozoit Þ Masuk Tubuh Di Dalam Hati (Ekstra Eritrositer) Þ Tropozoid Þ Merozoit (memakan eritrosit Þ Eritrositer) Þ Eritrosit Pecah (peristiwanya Þ Sporulasi) Þ Gametosit Þ Terhisap Nyamuk Þ Zygot Ookinet Þ Oosis Þ Sporozeit. Air dan makanan yang larutdidalamnya diarnbil oleh hewan tersebut masuk melalui lubang Ostium. Mempunyai Eksoskeleton (Rangka Luar): terdiri dari serabut-serabut lentur yang disebut Spongin dan terdiri dari duriyang disebut Spikula. Setelahmakanan diserap air yang berlebihan dikeluarkan melalui lubang yang di sebut Oskulum. Ciri utama Þ memiliki iubang (Pori) yang banyak dan membentuk suatu Sistem Saluran. hewan ini mempunyai daya Regenerasi yang tinggi. Pembiakan secara vegetatif (aseksual) disebut juga Skizogoni dan secara generatif (seksual) disebut Sporogoni. Hidupnva selalu melekat pada substrat (sesil) dan tidak dapat berpindahtempat secara bebas. (reproduksi generatif Þ sporogoni). Pemberantasan malaria dapat dilakulcan dengan cara : 1.Plasmodiumovale Þ malaria ovale Siklus hidup Plasmodium mengalami metagenesis terjadi di dalam tubuh manusia (reproduksi vegetatif Þ skizogoni) dan didalam tubuh nyamuk Anopheles sp.Plasmodium vivax Þ malaria tertiana Þ sporulasi tiap hari ke-3 (48 jam) . Terdapat sel dengan bentuk khusus yang disebut Koanosit atau Sel Leher yang berfungsi untuk pencemaan makanan. fansidar. Pembiakan dengan cara generatif (kawin). .Sel koanosit memiliki nukleus. Menghindari gigitan nyamuk Anopheles sp.

(ubur-ubur kuping) yang sering terdampar di pantai-pantai. Contoh lain adalah Obelia. Endoderm Þ bagian dalam Diantara dua lapisan tersebut terdapat lapisan tipis yang disebut Mesoglea. Ascon 2. Bentuk polip hanya pada tingkat larva. kemudian menjadi polip yang disebut Skifistoma.PORIFERA DIBEDAKAN MENJADI 3 GOLONGAN 1. Sycon 3. Polip adalah fase saat hewan melekat pada suatu substrat (tidak dapat berpindah) sedangkan medusa adalah fase saat hewan dapat bergerak bebas. Tentakel vang dilengkapi sel Knidoblas yang mengandung racun sengat disebut Nematokis (ciri khas dari hewan berongga). yang hidup di dalam air tawar. Spongila (bertubuh lunak) Þ digunakan orang untuk alat pembersih kaca dan lainnya. Cara reproduksi hewan disebut adalah dengan cara vegetatif maupun generatif. . Karena dinding tubuhnya terdiri dari dua lapisan lembaga maka hewan itu disebut Þ Hewan Diploblastik Sebagian besar Coelenterata hidup di laut kecuali hydra sp. Simetri tubuhnya Radial dan terdapat Tentakel disekitar mulutnya yang berfungsi untuk menangkap dan memasukkan makanan ke dalam tubuhnya. Rongga itu disebut rongga Gastrovaskuler. Rhagon (Leucon) Mempunyai rongga besar di tengah-tengah tubuhnya yang berfungsi seperti Usus pada hewanhewan tingkat tinggi. SCYPOZOA Sebagian besar hidup dalam bentuk medusa. Larva disebut Þ Planula. DEMOSPONGIA Þ Euspongila. Dinding tubuhnya terdiri dari 2 lapisan lembaga yaitu: 1. Contoh jenis dari kelas tersebut adalah Aurelia sp. TIPE SISTEM PEMBULUH AIR YANG DIMILIKI OLEH PORIFERA 1. Dari skifistoma terbentuk medusa yang disebut Efira. CALCAREA Þ Sycon dan Cluthrina 2. Ujung tempat letaknya mulut disebut ujung Oral sedangkan yang melekat pada dasar disebut ujung Aboral. Kelas-kelas yang termasuk di dalam filum Coelenterata adalah: HYDROZOA Contoh jenis dari kelas tersebut adalah Hydra. dan beberapa jenis lainnya. HEXACTINELLIDA Þ Pheronima 3. Hewan tersebut mempunyai dua fase bentuk tubuh yaitu fase Polip dan fase Medusa. Ektoderm Þ bagian luar 2.

Disebut Þ Cacing Pipih (Flat Worm) dengan ciri antara lain: • Tubuh simetri bilateral • Belum memiliki sistem peredaran darah • Belum memiliki anus • Belum memiliki rongga badan Þ termasuk kelompok Triploblastik Aselomata • Memiliki basil isap (sucker) Sistem saraf terdiri dari ganglion otak dan saraf-saraf tepi Þ Saraf Tangga Tali. apabila memakan selada air) Þ masuk ke tubuh dan menjadi Cacing dewasa menyebabkan Fascioliasis. Clonorchis sinensis / Opistorchis sinensis (cacing hati manusia) Siklus hidupnya adalah: Telur Þ Larva Mirasidium Þ Sporokista Þ Larva (II) : Redia Þ Larva (III) : Serkaria Þ Larva(IV) : Metaserkaria. Memiliki hospes perantara Siput. Contoh jenis dari kelas tersebut adalah anemon laut (Cribinopsis fernaldi). 3. Beberapa ada yang mempunyai alat keseimbangan Statotista. menyebabkan Clonorchiasis. Paragonimus westermani (cacing paru) Cacing yang menjadi parasit dalam paru-paru manusia.ANTHOZOA Tidak mempunyai bentuk sebagai medusa (sepanjang hidupnya Þ Polip). Schistosoma haematobium dan Schistosoma mansoni. Schistosoma Contohnya adalah Schistosoma japonicum. masuk ke dalam tubuh Ikan kemudian termakan oleh Orang Cacing dewasa. Mempunyai alat pernafasan sederhana disebut Þ Sifonoglifa. Fasciola hepatica (cacing hati ternak). Siklus hidupnya adalah : Telur Þ Larva Mirasidium masuk ke dalam tubuh siput Lymnea Þ Sporokista Þ berkembang menjadi Larva (II) : Redia Þ Larva (III) : Serkaria yang berekor. bersifat hetmafrodit. CTENOPHORA Satu-satunya Coelenterata yang tidak memiliki mematokis. Menyebabkan Schistosomiasis. TERDIRI DARI TIGA KELAS : 1 TURBELARIA (Cacing Berambut Getar) Satu-satunya kelas yang hidup bebas (non-parasit). Bersifat Hermafradit dan berdaya regenerasi cepat. 2 TREMATODA (Cacing Isap) Jenis-jenis kelas ini adalah : 1. contohnya adalah Planaria yang mempunyai sistem ekskresi dari sel-sel api (Flame Cell). kemudian keluar dari tubuh keong Þ Kista yang menempel pada tetumbuhan air (terutama selada air Þ Nasturqium officinale) kemudian termakan hewan ternak (dapat tertular ke orang. Menyebabkan Paragonimiasis. Sebagai hospes perantara ialah ketam (Eriocheirsinensis) dan tetumbuhan air. 2. hidup dipembuluh darah dan merupakan parasit darah. 4. .

Daur hidupnya sama dengan Taenia solium. Pembentukan segmen (segmentasi) pada cacing pita disebut Strobilasi. Contoh : Taenia solium Þ Cacing pita manusia Menyebabkan Taeniasis solium. Fasciolopsis buski Cacing yang menjadi parasit dalam tubuh manusia. Tidak memiliki hospes perantara. ada yang parasit dan ada pula yang hidup bebasContoh : Ascaris lumbricoides Þ cacing perut manusia . menembus usus dan melepaskan kait-kaitnya Þ Larva Sistiserkus (dalam otot lurik babi) tertelan manusia Þ Cacing dewasa. Siklus hidup : Proglottid Masak (terdapat dalam feses) bila tertelan oleh babi Þ Embrio Heksakan. Hidup di dalam usus halus. Taenia saginata Þ Cacing pita manusia Menyebabkan Taeniasis saginata. Menyebabkan Diphyllobothriasis. ikan dan Cyclops. Memiliki hospes perantara Þ Sapi. Diphyllobothrium latum. Parasit pada manusia dengan hospes perantara berupa katak sawah (Rana cancrivora). Menyebabkan Fasciolopsiasis. Pada skoleknya terdapat kait-kait. Kepala disebut Skoleks dan memiliki alat isap (Sucker) yang memiliki kait (Rostelum) terbuat dari kitin. Himenolepis nana Cacing pita yang hidup dalam usus manusia dan tikus. Tubuh simetribilateral. Echinococcus granulosus Cacing pita pada anjing. Pada skoleknya tidak terdapat kait-kait. Proglotid yang matang menjadi alat reproduksinya. Memiliki hospes perantara Þ Babi. CESTODA (Cacing Pita) Tubuhnya terdiri dari rangkaian segmen-segmen yang masing-masing disebut Proglottid. Hospes perantaranya adalah tetumbuhan air. bulat panjang (gilig) Þ disebut cacing gilig • Memiliki saluran pencernaan • Dioceous (berumah dua) Þ reproduksi seksual (jantan dan betina) • Mempunyai saluran pencernaan• Memiliki rongga badan palsu Þ Triploblastik seudoselomata • Kosmopolitan.5.

Ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex sp. namun pada anak-anak < 10 th Þ Ascariasis Ascaris megalocephala Persis sepeti Ascaris lumbricoides namun hospes tetapnya adalah hewan kuda Þ di dalam ususnya. Ascaris suilae l Ascaris suum Persis seperti Ascaris lumbricoides namun hospes tetapnya adalah hewan babi Þ di dalam ususnya Ancylostoma duodenale dan Necator americanus Þ cacing tambang Hidup di dalam Duodenum manusia menyebabkan Ancylostomiasis Siklus hidup : Telur (keluar bersama feses) Þ menetas menjadi Larva Rhabditiform Þ Larva Filariform aktif akan menembus kulit Þ aliran darah Þ Jantung Þ Paru-Paru Þ Trakea Þ tertelan masuk Þ ke Duodenum (usus 12 jari) Þ menghisap darah Oxyuris vermicularis l Enterobius vermicularis Þ cacing kremi Hidup di usus halus dan menyebakan Oxyuriasis. Siklus hidup : Telur Masak (tidak sengaja) tertelan manusia Þ menetas menjadi Larva di saluran pencernaan Þ menembus usus Þ peredaran darah Þ Jantung Þ Paru-Paru Þ Trakea (tenggorokan) Þ tertelan untuk kedua kalinya dengan gejala batuk-batuk Þ Usus Þ Cacing dewasa Sering didapati komensalisme di dalam tubuh. Loa loa Þ hidup di daiam mata mamalia manusia menyebabkan Loasis Trichuris trichiura Þ cacing camhuk Trichinella spirolis Þ cacing otot Strongyloides stercoralis Þ hidup di usus halus menyebabkan Strongyloidiasis . Penularan Þ udara. Tubuhnya licin karena terselubungi lapisan kutikula yang terbuat dari protein. T iga marga tersebut (Ascaris. tanah dan autoinfeksi.Cacing betina ukurannya lebih besar daripada cacing jantan dan dinding posterior cacing jantan terdapat kait yang digunakan untuk reproduksi seksual. Ancylostoma dan Oxyuris) disebut Þ Soil Transmitted Helminths Wuchereria bancrofti (Filaria bancrofti) Hidup di dalam kelenjar limfe menyebabkan penyakit kaki gajah Þ Elefantiasis/Filariasis.

memiliki sedikit rambut (oligo = sedikit. (keduanya disebut cacing tanah). Hirudinaria javanica (lintah kuning) Haemadipsa zeylanica /pacet) Disebut pula sebagai hewan bertubuh lunak. Makanan diedarkan ke seluruh tubuh dengan sistem peredaran darah. Lamellibranchiata atau Pelecypoda atau Bivalvia Hewan berkaki pipih. Dua jenis terakhir sering dikonsumsi oleh orang-orang di Kepulauan maluku. Contoh cacing tersebut adalah : Nereis viren. tubuhnya terdiri dari banyak rambut Þ (poly = banyak. Contoh cacing tersebut adalah : Lumbricus terestris dan Pheretima sp. OLIGOCHAETA Habitatnya di tanah. chaeta = rambut/bulu). Contoh lain Þ Moniligaster houtenii (endemik di Sumatera). Contoh cacing tersebut adalah: Hirudo medicinalis (lintah) Hirudin dari lintah sering digunakan dokter-dokter dahulu untuk mengeluarkan darah dan nanah dari bisul. disebut pula sebagai lapisan mutiara) . berbentuk seperti gelang ('anellus' = cincin) • Memiliki rongga badan Þ Triploblastik Selomata • Ruas tubuhnya (segmen) disebut Metameri terdiri dari alat ekskresi (nefridium) lubang reproduksi. DIBAGI MENJADI 5 KELAS : 1. Eunice viridis (cacing wawo) dan Lysidice oele (cacing palolo). yaitu : POLYCHAETA Habitatnya di lautan. cangkok berjumlah dua (sepasang) ada di bagian anterior dan umbo (bagian yang membesar/menonjol) terdapat dibagian posterior (punggung). HIRUDINAE Tidak memiliki rambut (chaeta) tetapi menghasilkan zat antikoagulasi (anti pembekuan darah) yang dinarnakan Hirudin. Pernafasan dilakukan oleh pemukaan tubuhnya. Mempunyai organ KIitellum yang berisi semua kelenjar. yaitu : • Periostrakum (luar) • Prismatik (tengah. tebal) • Nakreas (dalam.Simetri bilateral. chaeta = rambut/bulu). otot dan pembuluh darah • Sistem pencernaan Þ lengkap/sempuna • Sistem peredaran darah Þ tertutup TERBAGI MENJADI 3 KELAS (berdasarkan keadaan rambut di permukaan tubuh). termasuk kelenjar kelamin. Cangkol tersusun dari zat kapur dan terdiri dari tiga lapisan.

cangkang terdapat di luar terbuat dari kapur. tidak memiliki cangkang. (siput lintah) 4. bernafas dengan semacam paru-paru dan sistem peredaran darah terbuka Contoh jenis dari kelas lersebut adalah: • Vivipara javanica (kreco) • Limnaea trunchatula (Siput sebagai hospes perantara Fasciola hepatica) • Melania testudinaria (sumpil) • Achatina fulica (bekicot) • Murex siphelinus (cangkok berduri dan hidup di laut) • Vaginula sp. cangkang di dalam tubuh terbuat dari kitin.cangkang di dalam tubuh terbuat dari kapur.Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. • Octopus vulgaris mempunyai kantong tinta. poda = kaki) Contoh jenis dari kelas ini adalah: • Loligo indica (cumi-cumi) mempunyai kantong tinta. Mempunyai 8 tangan. Mempunyai 8 tangan dan 2 tentakel. poda = kaki). hemafrodit.Contoh jenis dari kelas tersebut adalah kerang-kerangan. misalnya : • Mytilus viridis (kerang hijau) • Anadara granosa (kerang darah) • Asaphis derlorata (remis ) • Meleagrina margaritivera (kerang mutiara) • Tridagna gigas (kima) 2. Scapopoda . Cephalopoda Kaki hewan tersebut. • Nautilus pampilus tidak memiliki kantung tinta. (sotong) mempunyai kantong tinta. kelenjar kelamin disebut ovotestes. • Sepia s p. terletak di perut (Gaster = perut. 3. Gastropoda Kaki hewan tersebut. terletak di kepala (Cephalus = kepala. (siput telanjang) • Filicaulis sp.

DIBAGI MENJADI 5 KELAS : Crinoidea (lilia laut) Sepintas lalu tampak seperti tumbuhan. misalnya: Ptilocrinus pinnatus. • Organ pernafasan dan ekskresi Þ PAPULA. • Dewasa Þ simetri tubuhnya radial. perluasan dan penciutan dilakukan oleh gerakan air laut ke dalam dan ke luar dari sistem pembuluh air. misalnya: Holothuria atra. Pemukaan oral hewan ini menghadap ke atas (berbeda dengan echinodermata lainnya). .Hidup di laut. 5. • Pergerakan dilakukan dengan sistem pembuluh air Þ kaki ambulakral (sistem ambulakral). cangkok berlapis-lapis. contoh: Chiton sp Dalam ekosistem berkedudukan sebagai hewan pemakan bangkai. Sistem ambulakral Air Þ celah (madreporit) Þ saluran batu Þ saluran cincin Þ gelembung yang berotot (ampula). cangkok berbentuk pipa atau gading. • Sistem saraf terdiri dari Þ CINCIN SARAF. misalnya: Ptilocrinus pinnatus. Amphineura/Poliplacophora Hidup di laut. Pemukaan oral hewan ini menghadap ke atas (berbeda dengan echinodermata lainnya). Holothuroidea (tripang/timun laut) Memiliki daya regenerasi sangat besar. mempunyai kulit berduri dan simetri radial dan bergerak lamban dengan bantuan kaki tabung. larva Þ simetri tubuhnya bilateral. Semua anggota filum ini hidup di air laut. • Semua jenisnya hidup di lautan. Crinoidea (lilia laut) Sepintas lalu tampak seperti tumbuhan. merupakan echinodermata yang memiliki nilai ekonomi Þ lezat dimakan.

Branchiura Þ parasit. dan Mesocyclops sp. 1 Entomostraka Þ crustacea miroskopik. Ostrcoda. makroskopik.Pada mulut terdapat alat pencapit seperti catut Þ Pedipalpus. Meliputi ordo Branchiopoda. Copepoda Þ parasit beberapa ikan dan Cirripedia. poda =kaki). Umumnya hidup di perairan Terdiri dari dua kelompok besar. 2 Malakostraka Þ crustacea tingkat tinggi. misalnya : Daphnia sp.Segmen terakhir abdomen merupakan kelenjar racun Þ Telson .Nephila maculata (kemlandingan) . Bernafas dengan paru-paru buku/paru-paru bersegmen. darah tidak berfungsi mengangkut oksigen dan hanya berfungsi untuk mengangkut zat makanan. berkaki delapan (4 pasang) DIBAGI MENJADI 3 ORDO : • Arachnoidea (kelompok laba-laba) Misalnya: . Stomatopoda dan Dekapoda yang memiliki nilai ekonorni bagi manusia. CRUSTACEA Tubuhnya terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. dada (toraks) dan perut (abdomen). Meliputi ordo Isopoda. yang terlindung oleh rangka luar yang keras. 2.Heteropoda venatoria (laba-laba pemburu) . misalnya : Portunus sexdentatus (kepiting) dan Penaeus monodon (udang windu). dan semacam gigi Þ Kelisera Misalnya: • Thelyphonus condutus (kalajengking) . DIBAGI MENJADI 4 KELAS : 1. Susunan saraf terdiri dari otak sederhana dan tali saraf perut rangkap.Arthrodpoda adalah kelompok hewan yang memiliki kaki yang beruas-ruas (Arthros = berbukubuku. ARACHNIDA Tubuh terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. Sistern peredaran darah terbuka.Latrodectus mactans (laba-laba janda hitam Þ beracun dan sengatannya dapat mematikan) . hidup sebagai zooplankton. Tubuhnya terdiri dari kepala (kaput).Argiope aurantina (laba-laba kebun) • Scorpionida (kelompok kalajengking) .

Bakteri tersebut menguraikan [[protein]]. sebagian besar jenisnya hidup sebagai parasit. Oleh karena itu keberadaan bakteri ini sangat berperan dalam mineralisasi di alam dan dengan cara ini bakteri membersihkan dunia dari sampah-sampah organik. nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat. Proses ini dinamakan nitritasi. Prosesnya dinamakan nitratasi.png|thumb|400px|cen… nitratasi]] Dalam bidang pertanian. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu: * Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Misalnya: • Sarcoptes scabiei (caplak kudis.• Chelifer cancroides (kala yang hidup di tumpukan buku-buku) • Mastigoproctus giganteus (kalajengking raksasa) Acarina (kelompok tungau dan caplak) Abdomennya bersatu dengan sefalotoraks.png|thumb|400px|cen… nitritasi]] * Oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. [[karbohidrat]] dan senyawa organik lain menjadi CO2. Tetapi sebaliknya di dalam air yang disediakan untuk sumber air minum. gas amoniak. [[Berkas:nitratasi. dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. [[Berkas:nitritasi. 2 Bakteri nitrifikasi Bakteri nitrifikasi adalah bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dari amoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah. penyebab penyakit kulit kudis [scabies = kudis]) • Dermacentor andersoni (caplak pembawa ricketsia penyebab demam typus) • Dermacentor variabilis (caplak anjing) • Psoroptes ovis (tungau biri-biri) Diposting oleh Ketulusan Hati Seorang Pemuda di 21:07 0 komentar BAHAN KULIAH MIKROBIOLOGI DASAR FPIK-UNRI PKU Bakteri menguntungkan Ad. nitrat yang berlebihan tidak baik karena akan menyebabkan pertumbuhan . serta sisa-sisa atau kotoran organisme.1 Bakteri pengurai Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati. Ad.

Dalam organ pencernaan berbagai hewan ternak dan kuda. Ad. ''[[Clostridium pasteurianum]]''. dan ''[[Rhodospirillum rubrum]]''. dan [[vitamin]] K yang penting dalam proses pembekuan [[darah]]. Tumbuhan yang bersimbiosis dengan ''Rhizobium'' banyak digunakan sebagai pupuk hijau seperti ''Crotalaria''. yang hidup dalam akar membentuk nodul atau bintil-bintil akar. Jika bakteri dipisahkan dari inangnya (akar). bakteri anaerobik membantu mencernakan [[selusosa]] rumput menjadi zat yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh dinding usus. Karena kemampuannya mengikat nitrogen di udara. Kelompok bakteri ini ada yang hidup bebas maupun simbiosis.3 Bakteri nitrogen Bakteri nitrogen adalah bakteri yang mampu mengikat [[nitrogen]] bebas dari udara dan mengubahnya menjadi suatu senyawa yang dapat diserap oleh tumbuhan. ''Tephrosia''. Bintil-bintil akar melepaskan senyawa nitrogen organik ke dalam tanah tempat tanaman polong hidup. berfungsi membantu membusukkan sisa pencernaan juga menghasilkan vitamin B12.[[ganggang]] di permukaan air menjadi berlimpah. Ad. Akar tanaman polong-polongan tersebut menyediakan karbohidrat dan senyawa lain bagi bakteri melalui kemampuannya mengikat nitrogen bagi akar. bordercollapse:collapse" Sistem Klasifikasi 5 Kingdom . 4 Bakteri fermentasi Beberapa makanan hasil fermentasi dan mikroorganisme yang berperan: {| align=center border="1" cellpadding="4" cellspacing="0" style="border:1px solid #aaa. Dengan demikian terjadi penambahan nitrogen yang dapat menambah kesuburan tanah. Bakteri nitrogen yang hidup bebas yaitu ''[[Azotobacter chroococcum]]''. Bakteri usus Bakteri ''[[Entamoeba coli]]'' hidup di kolon ([[usus besar]]) manusia. dan ''Indigofera''. bakteri-bakteri tersebut berpengaruh terhadap nilai ekonomi tanah pertanian. Bakteri nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polongpolongan yaitu ''[[Rhizobium leguminosarum]]''. maka tidak dapat mengikat nitrogen sama sekali atau hanya dapat mengikat nitrogen sedikit sekali.

Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata. Ia telah melahirkan konsep tentang jenis dan spesies. Pada tahun 1969 R. mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur. 3. Fungi (jamur) Fungi memiliki sel eukariotik. tumbuhan berbiji terbuka. para ilmuwan telah mengembangkan cara pengelompokan makhluk hidup yang lebih baik dan lebih maju dibandingkan dengan cara-cara pengelompokan pada zaman prasejarah. merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grupgrup kecil. dan Protista menyerupai jamur. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Cara makannya bersifat heterotrof. 4.H Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom/kerajaan. yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut. semak dan pohon. Carolus Linnaeus (1707 – 1778). Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur. yaitu : 1. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista (ganggang dan protozoa) Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Monera (bakteri dan ganggang biru) Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik. John Ray (1627 – 1708).Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Perkembangan selanjutnya. dan tumbuhan berbiji tertutup . Kelompok ini terdiri dari semua jamur. Plantae (tumbuhan) Tumbuhan memiliki sel eukariotik. mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok. Aristoteles (384 – 322 SM). Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). yaitu tumbuhan dan hewan. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang). Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba. Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria) 2. kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta). tumbuhan paku.

Animalia (hewan). Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel . Kelompok ini terdiri dari semua hewan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof.5.yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. . yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

Pada tahun 1970-an seorang mikrobiologis bernama Carl Woese dan peneliti lain dari university of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariot dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokraiot. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Kerajaan makhluk hidup menurut Whittaker . Gambar 16. Hal itu menyebabkan terciptanya sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang kemudaian disebut Eubacteria.

dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan yang fertile (subur). Contohnya: Spesies kucing (Felis domestica) Spesies harimau (Felis tigris) Gambar 17. Skema tingkatan takson. disebut Takson. Makin banyak persamaan. spesies (jenis). Makhluk hidup yang memiliki banyak persamaan ciri. bahwa para ilmuwan mengelompokan makhluk hidup beerdasarkan banyaknya persamaan dan perbedaan baik morfologi. Setiap kelompok yang terbentuk dari hasil klasifikasi makhluk hidup. nomos = hokum). Setiap Divisi atau Filum terbagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Klasifikasi tumbuhan padi Kerajaan (Kingdom) : Plantae Divisi (Divisio) : Spermatophyta Anak Divisi (Sub : Angiospermae Divisio) : Monocotyledoncae . Demikian dan seterusnya. fisiologi. makin jauh kekerabatannya. Anda dapat mengamati contoh berikut: a. Lahirlah istilah taksonomi (takson = kelompok.Masing-masing kingdom/kerajaan makhluk hidup dibagi-bagi menjadi Divisio/Divisi untuk tumbuhan dan Phylum/Filum untuk hewan. Berdasarkan uraian diatas dapat ditafsirkan. atau juga disebut sistematika (susunan dalam suatu system). Klasifikasi hewan kucing Kerajaan (Kingdom) : Animalia Filum (Phylum) Chordata Kelas : Mamalia Bangsa (Ordo) (Classis) : Felidae Marga (Genus) Carnivora Suku : Felis Catus (kucing) (Familia) Felis Jenis (Spesies) b. sampai kingdom (kerajaan) Bagaimanakah penempatan takson pada penulisan klasifikasi? Untuk mendapat gambaran susunan takson dalam penulisan sistem klasifikasi. Makin sedikit persamaannya. dan anatominya. dikatakan makin dekat hubungan kekerabatannya. maka makhluk ini dimasukkan ke dalam suatu kelompok (takson) yang disebut spesies atau jenis.

anatomi dan fisiologinya. Diposkan oleh Irshadi Bagas.Kelas (Classis) Bangsa (Ordo) Suku (Familia) Marga (Genus) Jenis (Spesies) : : : : Poales Poaceae Oryza Oryza Sativa (padi) Sesuai dengan perkembangan klasifikasi. di 01.24 Label: Biografi 1 komentar: . maka pengelompokkan atau klasifikasi makhluk hidup tidak lagi berdasarkan manfaatnya tetapi sudah berdasarkan ciri-ciri morfologi.