P. 1
PRINSIP – PRINSIP LEGAL ETIS DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KONTEKS KEPERAWATAN

PRINSIP – PRINSIP LEGAL ETIS DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KONTEKS KEPERAWATAN

5.0

|Views: 10,680|Likes:
Published by Fransisco Polandos

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Fransisco Polandos on Dec 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2014

pdf

text

original

Tahun 600 SM di India, Susruta telah melakukan transplantasi

kulit. Sementara pada masa Renaissance, seorang ahli bedah dari Itali

bernama Gaspare Tagliacozzi juga telah melakukan hal yang sama.

Diduga John Hunter (1728-1793) adalah pioneer bedah

eksperimental, termasuk bedah transplantasi. Dia mampu membuat cerita

teknik bedah untuk menghasilkan suatu jaringan transplantasi yang

tumbuh di tempat baru. Akan tetapi sistem golongan darah dan sistem

histokompatibilitas yang erat hubungannya dengan reaksi terhadap

transplantasi belum ditemukan.

Pada abad ke-20, Winer dan Landsteiner mendukung

perkembangan transplantasi dengan menemukan golongan darah sistem

ABO dan sistem Rhesus. Saat ini perkembangan ilmu kekebalan tubuh

makin berperan dalam keberhasilan tindakan transplantasi.

Perkembangan teknologi kedokteran terus meningkat searah dengan

perkembangan teknik transplantasi. Ilmu transplantasi modern makin

berkembang dengan ditemukannya metode-metode pencangkokan,

seperti:

a. Pencangkokan arteria mammaria interna di dalam operasi

lintas koroner oleh Dr. George E. Green dan Parkinson

b. Pencangkokan jantung, dari jantung kera kepada manusia oleh

Dr. Cristian Bernhard, walaupun pasiennya kemudia

meninggal dalam waktu 18 hari.

c. Pencangkokan sel-sel substansia nigra dari bayi yang

meninggal ke penderita Parkinson oleh Dr. Andreas

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->