P. 1
Upload Makalah Mesin Fotocopy

Upload Makalah Mesin Fotocopy

|Views: 6,005|Likes:
Published by FiqRi Pansyuri

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: FiqRi Pansyuri on Dec 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2015

pdf

text

original

PENGARUH MESIN FOTOCOPY PADA LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA

Makalah Fisika Lingkungan

Disusun oleh:
M. FAJAR FIQRI (3225071864)

JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2010
1

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul ³PENGARUH MESIN FOTOCOPY PADA LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA´. Maksud dan tujuan dibuatnya makalah ini antara lain sebagai tugas dari mata kuliah Fisika Lingkungan. Pada kesempatan ini penulis ini juga mengucapkan terimakasih kepada Dosen mata kuliah Fisika Lingkungan Bapak Dr. Sunaryo, Msi. karena atas bimbingannya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini yang tidak dapat penullis sebutkan satu per satu. Penulis sangat berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca khususnya, dan tentunya kepada penulis sendiri agar semakin menambah wawasan dan pengetahuan tentang Mesin Fotocopy, yang seyogyanya kita temui sehari-hari baik sebagai pelajar, mahasiswa ataupun karyawan. Penulis menyadari, pada makalah ini banyak sekali terdapat kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu masukan dari para pembaca pada khususnya sangat sekali penulis harapkan agar dapat menjadi yang lebih baik lagi. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.

Jakarta, November 2010

Penulis

2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................... DAFTAR ISI ................................................................................................................. BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ A. Latar Belakang ...................................................................................... B. Tujuan.................................................................................................... BAB II ISI ................................................................................................................ A. Tentang Mesin Fotocopy ........................................................................ 1. 2. B. Bagian-bagian pada Mesin Fotocopy................................................. Mekanisme kerja Mesin Fotocopy.....................................................

i ii 1 1 2 3 3 4 7 8 12 14 14 14

Hal-hal yang Berbahaya pada Mesin Fotocopy .......................................

C. Penggunaan Mesin Fotocopy yang Baik dan Benar ................................ BAB III PENUTUP ................................................................................................... A. Kesimpulan ............................................................................................ B. Saran ......................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

3

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dokumen merupakan salah satu sarana yang sangat penting bagi kehidupan manusia di era modern ini. Meskipun perkembangan teknologi dari masa ke masa terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan, semisal laptop, internet dan teknologi informasi lainnya. Sarana dokumen masih menjadi sarana yang sangat vital untuk berlangsungnya kehidupan. Dari dunia sekolah, kampus, dan perkantoran pun masih menggunakan dokumen sebagai kebutuhan mereka sehari-hari. Pentingnya dokumen untuk menjadi sarana belajar, bekerja dan kegiatan lainnya tidak lepas dari peran mesin printer dan komputer sebagai sarana pembuat dan pencetak dokumen. Tetapi seiring dengan kebutuhan dokumen yang tidak hanya untuk para guru, dosen, ataupun pimpinan perusahaan saja, melainkan untuk para pelajar, mahasiswa, dan karyawan-karyawan yang jumlahnya sangat banyak. Kebutuhan untuk memperbanyak dokumen itu sangatlah penting, terlebih-lebih pada tiga aspek kehidupan tersebut. Oleh karena itu peran yang sangat vital untuk masalah ini adalah mesin foocopy. Tanpa kita sadari mesin fotocopy telah menjadi bagian yang sangat penting dalam dunia pendidikan atupun dunia kerja. Banyak dokumen-dokumen diperbanyak setiap harinya, yang dimungkinkan untuk mendapatkan manfaat ataupun keuntungan akan dokumen tersebut untuk orang banyak. Dengan mesin fotocopy, efisiensi biaya pencetakan bisa lebih sedikit di tekan, waktu pun terasa lebih dimaksimalkan dan tentunya mepermudah urusan orang banyak. Perlu kita sadari pula bahwa dalam mengcopy suatu dokumen memang mempunyai norma-norma tersendiri. Karena suatu dokumen erat pula kaitannya dengan hak cipta seserorang ataupun pengarang itu sendiri. Namun terlepas dari masalah tersebut, kita akui bahwa mesin fotocopy jauh lebih banyak manfaatnya bagi orang banyak dimanapun dan kapanpun. Suatu mesin ataupun alat-alat elektonik lainnya meskipun memiliki banyak kegunaan, tetapi ada pula kerugiannya dan efek yang ditimbulkan oleh mesin itu sendiri.Pun halnya dengan mesin fotocopy, pada mesin fotocopy terdapat bagian-bagian yang jika kita tidak
4

memperhatikannya dengan baik lambat laun akan memberikan efek samping terhadap diri kita, antara lain toner, cahaya ultraviolet, ozon, panas yang dihasilkan, dan lain-lain. Oleh karena itu pada makalah ini penulis mencoba memaparkan bahaya-bahaya yang ditimbulkan akibat mesin fotocopy berikut dengan cara meminimalisasinya agar tidak menimbulkan efek buruk bagi kehidupan llingkungan dan manusia.

B. y y

Tujuan Mengidientifikasi bagian-bagian dan kegunaan dari mesin fotocopy. Mengetahui bagian-bagian mesin fotocopy yang memberikan bahaya bagi lingkungan dan manusia. Mengetahui cara-cara meminimalisir dari dampak negative yang disebabkan oleh mesin fotocopy.

y

5

BAB II ISI A. Tentang Mesin Fotocopy Kebutuhan akan banyak dokumen sangat penting bagi kehidupan perkuliahan maupun perkantoran. Mesin Fotocopy menjadi salah satu solusi yang amat mutakhir pada era modern ini. Meskipun perkembangan teknologi sudah semakin pesat, kepentingan akan handbook1 sangat diperlukan sekali karena dapat selalu dibaca tanpa harus menyalakan laptop ataupun terkoneksi dengan internet. Oleh karena itu usaha-usaha Fotocopy pun marak sekali bermunculan di sekitar wilayah kampus ataupun perkantoran karena dapat menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Dari pengertian secara bahasa, mesin foto copy dapat diartikan melalui kata mesin yang berarti alat atau sesuatu yang dapat memudahkan kehidupan orang banyak, kemudian foto artinya gambar dan kata copy yang berarti memperbanyak dari aslinya. Kemudian bila digabungkan, maka mesin fotocopy dapat berarti sebagai alat yang digunakan untuk memperbanyak dokumen dari gambar aslinya. Oleh karena mesin foto copy menjadi sarana vital bagi manusia dalam hal mencetak banyak dokumen, pada era modern ini mesin fotocopy pun mengalami banyak perkembanganperkembangan yang signifikan. Contohnya dari penemuan terdahulu mesin fotocopy yang masih terihat manual, kini mesin fotocopy makin canggih dan memiliki fitur-fitur yang cukup memudahkan manusia. Dari segi design pun, mesin fotocopy sekarang ini juga terlihat lebih elegant dan menarik karena akan kebutuhan akan alat tersebut dan juga penyesuaian terhadap zaman yang lebih mengarah ke minimalis dan lebih modis.

1

Handbook berarti buku pegangan untuk dipakai

6

Gambar.1 Contoh Mesin Fotocopy Modern

1.

Bagian-bagian pada Mesin Fotocopy Proses foto copy pada mesin fotocopy dimulai pada saat dokumen asli yang akan

diperbanyak diletakkan pada permukaan kaca. Kemudian dokumen tersebut disinari dengan cahaya yang berjalan. Bagian kertas putih akan memantulkan cahaya lebih banyak daripada bagian yang berwarna, untuk lebih jelas bagian-bagian mana yang disebutkan, berikut adalah bagian-bagian dari mesin fotocopy beserta fungsi masing-masing bagian dalam proses penduplikasian dokumen secara keseluruhan.  Tutup asli (original cover, original holder, platen cover). Berfungsi untuk menutup atau memegang lembaran asli yang akan dicopy.

7 

Kaca tempat asli (original glass). Berfungsi untuk meletakkan lembar asli, pada bagian tepi kanan terdapat skala yang berpangkal pada titik tengah. Skala ini berfungsi untuk mengatur lembaran asli agar tepat pada posisi tengah. 

Papan tempat asli (original tray, original support). Berfungsi untuk meletakkan lembar asli yang belum dicopy atau yang sudah dicopy. 

Tombol on±off (on-off switch, power switch). Berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan mesin.

8 

Papan hasil penggandaan (copy tray). Berfungsi sebagai tempat penampung hasil penggandaan. 

Kerangka mesin. Pada mesin tertentu di bagian samping terdapat tutup mesin yang mudah dibuka untuk mengganti tinta, memperbaiki kertas yang menggulung roll dan service mesin. 

Papan kertas untuk operasi manual (by pass feed table, manual feed table, by pass base). Berfungsi untuk operasi manual atau memasukkan kertas copy satu per satu.

9 

Baki kertas kaset (cassette). Papan kertas untuk mendapatkan penggandaan (salinan). Tiap baki memuat 250-500 lembar kertas dengan ukuran sendiri-sendiri, seperti : A4, A3, B4 dan B5.

2.

Mekanisme kerja Mesin Fotocopy Mesin fotocopy dalam proses peduplikatan dokumen, sebenarnya memakai prinsip kerja

dari scanner dan printer sekaligus. Prinsip kerja scanner dilihat saat dokumen yang akan di duplikatkan di letakan di atas kaca, dan kemudian akan muncul sinar terang yang akan memfoto kertas tersebut dan kemudian menyimpannya dalam memori. Sedangkan prinsip kerja printer pada mesin fotocopy hanya pada saat mencetak hasil foto yang telah di scann yang kemudian menjadi duplikat dari dokumen tersebut. Mekanisme kerja dari mesin fotocopy secara detail antara lain saat mesin fotocopy memancarkan cahaya ke kertas, cahaya hanya memantul dari bagian putihnya. Kemudian pantulan ini menembus lensa menuju silinder logam yang berputar. Ketika silinder terus berputar melewati pangkalan pewarnaan, partikel pewarna (toner) hitam bermuatan positif melekat pada bidang-bidang bermuatan negative. Partikel itu dipindahkan ke selembar kertas, yang melintasi rol panas yang melekatkan toner secara permanen menjadi fotokopian dari kertas atau dokumen tersebut. Lembaran kertas foto copy dioperasikan dengan merefleksikan lampu dari sumber lampu mesin foto copy tersebut, suatu gambar diproyeksikan pada suatu ³photoreceptor´ , yang mana suatu tabung atau pita diisi secara electrical. Permukaan tabung adalah photosensitive2, dimana tabung tersebut akan kehilangan muatan electrostatic ketika terpapar lampu. Lampu yang
2

Photosensitivity adalah jumlah di mana suatu objek bereaksi setelah menerima foton , terutama cahaya tampak .

10

direfleksikan menghasilkan suatu bentuk muatan pada tabung atau pita dan meninggalkan gambar tetap. Muatan electrostatic mengenai toner dan menghasilkan gambar pada kertas yang disebabkan adanya panas dan tekanan

.

Gambar. 2 Ilustrasi Mekanisme kerja Mesin Fotocopy

B.

Hal-hal yang Berbahaya pada Mesin Fotocopy Setiap mesin ataupun alat elektronik lainnya, memang memiliki banyak sekali manfaat

dan sering kali membantu pekerjaan manusia menjadi lebih mudah. Mesin yang baik pasti juga melelui proses yang panjang dan dapat pula menggunkan zat kimia ataupun memberikan perlakuan terhadap lingkungan sekitar mesin agar dapat memiliki performa yang baik. Oleh karena itu sering kali dijumpai mesin yang dapat memberikan efek negative pada lingkungan sekitar, semisal polusi, pengotoran, ataupun efek-efek lainnya. Dengan perkembangan teknologi, mesin memang dirancang sebisa mungkin agar menekan dampak polusi yang ditimbulkan. Tetapi cara yang digunakan sering kali lebih berbahaya dari polusi itu sendiri, misalkan zat kimia atupun radiasi. Pada mesin fotocopy terdapat pula bagian-bagian yang bila tidak menggunakannya dengan baik ataupun perlakuan yang salah akan dapat menimbulkan efek negative pada lingkungan dan kehidupan manusia, antara lain, gas ozon yang dimuncul ketika fotocopy berlangsung, toner bubuk yang digunakan,
11

efek noise , cahaya ultra violet, panas yang muncul, dan posisi terus menerus yang berakibat stress pada otot dan otak. 1. Gas Ozon (O3) Ozon adalah suatu bentuk dari oksigen (O2) yang tidak stabil, ozon itu sendiri terdiri dari tiga molekul oksigen yang bila diteliti memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Di alam, ozon itu sendiri terbentuk akibat pencampuran dari cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi yang membentuk sebuah lapisan pada ketinggian sekitar 50 kilometer. Ozon amat mengkakis dan dipercayai sebagai bahan beracun dan bahan cemar biasa.

Gambar. 3 Struktur Molekul ozon

Ozon dapat terbentuk pada udara akibat arus listrik seperti kilat, dan oleh tenaga tinggi seperti radiasi eletromagnetik. Ozon juga dihasilkan dari pengoperasian alat listrik dengan tegangan (voltase) tinggi, seperti mesin fotocopy, peralatan x-ray dan las listrik yang menggunakan arc. Pada mesin fotocopy itu sendiri, ozon terbentuk pada waktu memasukkan dan mengeluarkan tabung dan kertas ± ozon adalah hasil pemecahan (breakdown) dari material tabung selama pemindahan gambar (image) dan juga diproduksi oleh emisi ultra violet dari lampu mesin fotocopy. Ozon yang keluar dari mesin fotocopy bersifat beracun serta memiliki bau yang tajam yang dapat menibulkan banyak masalah terhadap kesehatan manusia. 

Efek Kesehatan Seperti biasanya ozon dengan cepat berubah kembali menjadi oksigen, konsentrasi ozon

yang normal disekitar mesin fotocopy harus tidak menimbulkan gejala pada karyawan. Rentang
12

dekomposisi tergantung dari waktu, temperatur (gas pecah lebih cepat pada temperatur tinggi) dan kontak dengan berbagai permukaan. Bagaimanapun, konsentrasi ozon dapat terbentuk jika ruangan tersebut mempunyai ventilasi yang tidak baik. Jika konsentrasi ozon meningkat menjadi 0,25 ppm atau lebih, gas yang berbau ini dapat menyebabkan iritasi pada mata, saluran pernapasan bagian atas dan paru-paru, tenggorokan dan hidung. Gejala lain adalah sakit kepala, napas pendek, pusing, lelah, dan kehilangan sensitivitas penciuman sementara. Pada konsentrasi 10 ppm dapat segera membahayakan kehidupan dan kesehatan. Menghirup ozon dalam jangka waktu yang lama dalam konsentrasi beberapa ppm diketahui merusak paru-paru. Beberapa otoritas menyarankan bahwa konsentrasi 0,1 ppm kemungkinan dapat menyebabkan kelahiran prematur dan umur pendek.

2.

Toner Toner adalah bubuk yang digunakan dalam printer laser dan mesin fotokopi untuk

membentuk teks cetak dan gambar pada kertas. Toner dalam bentuk bubuk yang digunakan dalam mesin fotocopy umumnya kering dan dibuat dari berbagai formula carbon black. Umumnya terdiri dari sekitar 10% carbon black, yang disemprotkan dalam suatu polysterene acrylic atau resin polyster yang sensitive panas. Bubuk toner yang halus dapat keluar dari mesin fotocopy, khususnya jika sistem toner gagal dan otomatis alat mati. Bubuk toner juga dapat keluar selama pemeliharaan atau ketika mengisi ulang tabung. 

Efek Kesehatan Toner yang adalah sebuah bubuk halus memiliki efek negative pada manusia yang cukup

berbahaya. Serbuk halus seperti toner sangat mudah sekali untuk tersuspensi dalam udara, sehingga bagi para pekerja yang biasa umumnya bekerja dengan mesin fotocopy umumnya mudah sekali terkontaminasi dengn toner yang bereaksi dengan udara di sekitar tempat ia bekerja. Debu toner sering kali dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti bersin dan batuk. Bagi penderita penyakit pernapasan seperti asma dan bronchitis3, toner dapat berperan sebagai iritan yang mana dapat menyebabkan irtiasi ataupun memperburuk kondisi tersebut.
3

bronkitis adalah radang dari selaput lendir dari saluran pernapasan , saluran udara yang membawa aliran udara dari trakea ke dalam paru-paru

13

Sebuah studi diterbitkan di Universitas Rostock di Jerman dilaporkan telah menemukan bahwa partikel mikroskopis di toner adalah karsinogenik, mirip dengan asbes. Beberapa teknisi yang telah bekerja dengan printer dan mesin fotokopi setiap hari diamati selama beberapa tahun, mereka menunjukkan peningkatan masalah paru-paru.

3.

Efek Noise/Bising Mesin foto copy dengan kecepatan tinggi dan mempunyai fungsi ganda, mempunyai

potensi untuk menjadi lebih bising. Mesin foto copi yang lebih tua bisa menimbulkan tingkat kebisingan diatas 75 dB(A) dan mesin foto copi dengan kemampuan besar menghasilkan kebisingan 80 dB(A). Tingkat kebisingan yang lebih tepat untuk area kantor seharusnya kurang dari 60 dB(A). 

Efek Kesehatan Kebisingan dari pengoperasian mesin foto copy (khususnya yang terus menerus) dapat

menyebabkan stress diantara pekerja dan gangguan konsentrasi. Dalam industri press dan percetakan, kebisingan adalah bahaya utama untuk pekerja dan dapat menyebabkan tuli sementara dan tinnitus atau telinga yang mendenging.

4.

Cahaya Ultra Violet Radiasi ultraungu (sering disingkat UV, dari bahasa Inggris: ultraviolet) adalah radiasi

elektromagnetis terhadap panjang gelombang yang lebih pendek dari daerah dengan sinar tampak, namun lebih panjang dari sinar-X yang kecil. Lampu-lampu jenis fluorescent, metal halide atau quartz pada umumnya digunakan dalam mesin fotocopy. Lampu itu sendiri bukan merupakan bahaya, akan tetapi lampu dapat menyebabkan tekanan pada mata ketika berlangsung berulang-ulang. Maka dalam melakukan fotocopy sebaiknya selalu dilakukan dengan menurunkan petutup mesin.

14 

Efek Kesehatan Cahaya lampu yang digunakan secara terus menerus pada mesin fotocopy dapat

menyebabkan iritasi mata dan sakit kepala setelah terpapar, jika dilihat secara langsung. Ini dapat mengiritasi dan menimbulkan ketegangan pada pekerja.

C.

Penggunaan Mesin Fotocopy yang Baik dan Benar Dengan melihat berbagai macam efek kesehatan yang ditimbulkan akibat bahaya dari

bagian-bagian dari Mesin Foctocopy. Sebaiknya di tempat yang dekat dengan Mesin Fotocopy mulai dicantumkan apa-apa saja yang harus dilakukan agar tidak terjerat bahaya dari bagian Mesin Fotocopy itu sendiri. Sehingga akan meminimalisir efek-efek negative yang tanpa disadari ditimbulkan oleh Mesin Fotocopy. Berikut ini adalah cara-cara yang dilakukan agar dampak dari Mesin Fotocopy dapat ditekan, antara lain : a. Ozon 1) Pilih mesin fotocopy yang beremisi ozon rendah atau yang dilengkapi dengan filter carbon aktif yang dipasang pada exhaust mesin tersebut. Carbon aktif akan memberikan 100 % perlindungan dari paparan ozon. 2) Memelihara mesin fotocopy dan filter secara rutin. Pemeliharaan yang baik bisa mengurangi konsentrasi ozon yang diproduksi. 3) Bau yang tidak enak dari mesin fotocopy dapat menyebabkan hidung dan tenggorokan irritasi. Kualitas udara dalam ruangan sebaiknya dimonitor secara rutin.

b.

Pemeliharaan 1) Penggunaan mesin foto copy harus selalu sesuai dengan petunjuk yang dikeluarkan pabrik. Hanya menggunakan toner, kertas dan acetates yang ditentukan. 2) Mesin foto copy hanya dipasang sesuai dengan instruksi/petunjuk dari pabrik dengan ruangan dan pergerakan udara yang cocok. 3) Petunjuk pabrik untuk pembersihan, penggantian filter maupun sikat (brush) harus diikuti dengan baik.

15

c.

Ventilasi 1) Suatu area yang berventilasi baik dapat memfasilitasi pembuangan debu, gas, dan uap dengan aman. 2) Tempatkan mesin foto copy dalam suatu ruangan yang berventilasi baik dengan sistem masukan udara segar atau suatu sitem exhaust udara yang dilengkapi dengan filter. 3) Sediakan ruang di sekitar mesin foto copy untuk gerakan udara yang baik (mekanikal ventilasi yang sesuai Standard). 4) Pergerakan udara di dalam area foto copy harus dimonitor secara rutin.

d.

Bahan Kimia 1) Gunakan sistem toner yang diwadahi dan otomatis mati jika ada toner yang bocor di suatu ruangan mesin foto copy. 2) Sarung tangan karet sekali pakai harus tersedia dan digunakan ketika menangani kertas yang bertinta atau proses kimianya basah, membersihkan dan membuang cairan atau tinta, hindarkan kontak dengan kulit. 3) Tumpahan cairan atau toner yang habis dipakai harus ditempatkan dalam kantong plastik yang dishield dan diberi label ³Chemical waste´. 4) Jika pengangkutan (transfer) toner manual diperlukan, maka sistem pengangkutan yang optimal harus dikembangkan dan digunakan untuk memperkecil kemungkinan tumpahan.

e.

Noise 1) Tempatkan mesin fotocopy dalam suatu área dimana efek bising akan minimal. Hal ini mungkin perlu ditingkatkan dengan memilih mesin foto copy yang dilengkapi dengan meterial penyerap sua

16

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan y Mesin Fotocopy sangat efisien untuk membantu manusia dalam hal

memperbanyak dokumen. y Mesin Fotocopy dari aman ke zaman berkembang sangat pesat dengan penambahan fiur-fitur di dalamnya. y Mesin fotocopy dalam proses peduplikatan dokumen, sebenarnya memakai prinsip kerja dari scanner dan printer sekaligus. y Mesin Fotocopy dapat pula menimbulkan efek negative pada lingkungan dan kehidupan manusia, antara lain, gas ozon, toner, efek noise, cahaya ultra violet, panas yang muncul, dan posisi terus menerus yang berakibat stress pada otot dan otak. y Banyak Cara untuk meminimalisasi efek negative pada Mesin Fotocopy antara lain, dengan memperhatikan faktor ozon, pemeliharaan, ventilasi, bahan kimia, dan efek noise.

B.

Saran Mesin Fotocopy yang memang memiliki manfaat banyak bagi kehidupan manusia,

ternyata memiliki efek samping yang cukup berbahaya bagi kesehatan manusia bila tidak dipergunakan dengan baik. Oleh karena itu sebaiknya di perusahaan ataupun tempat-tempat yang berhubungan langsung dengan Mesin Fotocopy, dipublikasikan cara-cara yang baik agar tidak menyebabkan efek kesehatan yang bahayanya lebih besar daripada keuntungannya semata.

17

DAFTAR PUSTAKA

1. www.Ayuprint.com 2. www.yahooanswers.com/mesinfotocopy 3. http://wikipedia.co.id/ultraungu 4. http://www.e-dukasi.net 5. http://wikipeida.co.id/ozon

6. www.twitter.com/@fiqriyoyo

Follow me

18

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->