P. 1
MAKALAH

MAKALAH

|Views: 222|Likes:
Published by wida_meong

More info:

Published by: wida_meong on Dec 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/02/2014

pdf

text

original

MAKALAH PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA DI SEKOLAH DASAR Oleh IMAM SUBANDI Nip.

130 331 567 PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR NEGERI KEDUNGASEM IV Jl. Lumajang Km.6 Telp. ( 0335 ) 425326 Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo Tahun 2007 / 2008 ABSTRAK PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA DI SEKOLAH DASAR Mata pelajaran matematika perlu diberikan kepada semua siswa dari Sekolah Dasar untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sis tematis, kritis, dan kreatif, serta berkemampuan bekerja sama. Kompetensi tersebut diperlukan agar siswa dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif. Namun demikian, walaupun matematika memiliki peran yang sangat besar, matematika masih menjadi momok bagi kebanyakan siswa. Nilai Ujian Akhir Sekolah tahun 2007 di Kecamatan Wonosobo baru mencapai 7,00. Jika dibandingkan dengan standar ideal Kurikulum 2006 yang mengidealkan

Pendekatan kelompok belajar interaktif dengan memanfaatkan multimedia sebagai sarana pembelajaran dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pemecahan masalah khususnya pada mata pelajaran matematika. KATA PENGANTAR Sekolah ingin dan selalu berusaha agar siswa-siswanya mencapai perkembangan belajar secara optimal dan seefektif mungkin.ketercapaian materi 75%. Diharapkan dengan pembelajaran alternatif dalam proses pembelajaran matematika. dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Makalah ini bertujuan untuk memberikan alternatif metode pembelajaran bagi para guru dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran matematika di kelas. Komputer dan CD interaktif yang berisikan materi pembelajaran cukup memadai untuk mengurangi hambatan yang muncul pada proses pembelajaran. maka nilai ini masih jauh dari yang diharapkan. Diharapkan dengan adanya penggunaan multimedia sebagai alat bantu akan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga prestasi belajar meningkat secara optimal. Sekaligus memberikan variasi bagi guru dan siswa dalam proses belajarmengajar . Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggunakan multimedia pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan cara alternatif untuk menyempurnakan ndekatan tersebut. Guru sebagai tokoh center di kelas harus menguasai berbagai pendekatan pembelajaran agar siswa tidak jenuh dan siswa merasa lebih tertantang dalam pemecahan masalah di kelas khususnya pada mata pelajaran matematika dan mata pelajaran lain pada umumnya. Keinginan yang demikian ditunjukkan dengan adanya berbagai kegiatan yang dilaksanakan sekolah.

.............. Untuk itu saran dan kritik yang membangun dari semua pihak sangat diharapkan.........agar tidak terjadi kejenuhan............................................................ Pada makalah ini penulis menyampaikan ulasan singkat mengenai apamengapa... Semoga bermanfaat bagi dunia pendidikan............................................................iii Daftar Isi............................................................................... Tak lupa penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini............................................................. 1 BAB II : KAJIAN PUSTAKA..................................................... ii Kata Pengantar............dan bagaimana menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif secara interaktif menggunakan multimedia................................................................ Penggunaan pendekatan Pembelajaran kooperatif dengan memanfaatkan multimedia (komputer dan CD interaktif yang berisi materi pelajaran) dalam pelaksanaannya diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa... 3 .................... 3 A...................... i Abstrak................................................. 1 Latar Belakang................... yang selanjutnya juga meningkatkan mutu pendidikan di sekolah...................................... Penulis DAFTAR ISI Halaman Judul...................................... Namun demikian penulis juga menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini............................................................. Landasan Teori. iv BAB I : PENDAHULUAN..................................................................................................

.... sistematis...................................................... Konstruktivisme dalam Pembelajaran.................... 10 A..................... 7 BAB III : IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN.......................... Saran.............................................................. Karakteristik Mata Pelajaran Matematika........................................................ teori peluang........... Matematika merupakan ilmu yang bersifat universal yang mendasari perkembangan teknologi modern................ analisis................. 3 2....................................... analitis...... Pembelajaran Berbasis Multimedia..................... Kesimpulan... 10 B................10 Daftar Pustaka........ 8 BAB IV : PENUTUP........................................................... kritis. Mata pelajaran matematika diberikan kepada semua peserta didik sejak dari Sekolah Dasar untuk membekali siswa kemampuan berpikir logis................. aljabar..................... Perkembangan yang pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang bilangan.................... kreatif...................................................... 12 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah adalah matematika................ Matematika mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia........................ Untuk dapat menguasai dan menciptakan teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak usia dini.......................... serta ...... 4 3................................... 8 Penggunaan Multimedia. .............1................

Di samping itu juga dari faktor guru yang kurang bervariasi dalam menyajikan materi pelajaran matematika. Rendahnya nilai matematika siswa juga dipengaruhi oleh kurangnya minat belajar matematika siswa. Usaha-usaha yang dilakukan hendaknya tidak hanya berpusat pada usaha untuk menaikkan prestasi kognitif. Belum digunakannya metode pembelajaran yang bervariatif dan menyenangkan akan memicu siswa tidak menyukai matematika dan menganggap matematika sebagai momok . tidak pasti. Hambatan utama disebabkan oleh kesalahan konsep ketika kelompok ahli menerangkan kembali di kelompok asal. Kompetensi tersebut diperlukan agar siswa memiliki kemampuan memperoleh. dan kompetitif di masa mendatang (memasuki era globalisasi). mengelola.00. Jika dibandingkan dengan standar ideal Kurikulum 2006 yang mengidealkan ketercapaian materi 75%. maka di pandang perlu untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar matematika. Kesalahan terjadi terutama . Matematika yang memiliki peranan sangat besar dalam kehidupan mendatang. Sebagian siswa masih menganggap bahwa matematika itu sulit dan tidak menyenangkan. namun dewasa ini mata pelajaran matematika masih menjadi momok bagi kebanyakan siswa. dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah. Mengacu pada hasil ujian dan rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. namun juga usaha yang dapat menaikkan faktor afektif siswa. Nilai rata-rata Ujian Akhir Sekolah pada mata pelajaran matematika di Kecamatan Wonosobo tahun pelajaran 2006/2007 masih rendah. yaitu baru mencapai 7. maka nilai ini masih sangat jauh dari yang diharapkan.kemampuan bekerjasama.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A.pada materi materi pelajaran yang bersifat abstrak. CD pembelajaran interaktif yang berisikan materi pembelajaran matematika dirasa cukup memadai untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang muncul. Mata pelajaran matematika perlu diberikan kepada anak sejak dari Sekolah Dasar untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis. matematika mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Karakteristik Mata Pelajaran Matematika Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah. aljabar. tidak pasti. dan kreatif. mengelola. Perkembangan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan. sistematis. analisis. Landasan Teori 1. analitis. waktu yang diperlukan untuk proses pembelajaran menjadi lama. Kompetensi tersebut diperlukan siswa untuk memiliki kemampuan memperoleh. Di samping itu. Seringkali waktu pelajaran habis sebelum cakupan materi terselesaikan. kritis. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika sejak dini. Oleh karena itu diperlukan salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan multimedia pembelajaran. dan teori peluang. dan kompetitif pada era . serta kemampuan bekerjasama yang baik.

Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. menyelesaikan masalah. siswa secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. pembelajaran matematika. Dalam setiap kesempatan. Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah. Mata pelajaran matematika Sekolah Dasar bertujuan agar siswa memiliki kemampuan. secara luwes. menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma. Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol. sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer. menurut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem). atau media lainnya.. sebagai berikut: a.. Memahami konsep matematika. masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal. dan tepat dalam pemecahan masalah. diagram. Standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) disusun sebagai landasan pembelajaran untukmengembangkan kemampuan tersebut di atas. efisien. alat peraga. Dengan mengajukan masalah kontekstual. membuat model pembelajaran matematika.globalisasi ini. melakukan manipulasi . akurat. dan masalah dengan berbagai cara penyelasaian. dan manafsirkan solusi dan penyelesaiannya. b. dan media lain. tabel. Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran.

atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. menyusun bukti. atau media lain untuk memperjelas keadaan dan masalah. c. Geometri dan Pengukuran. Pengetahuan selalu merupakan akibat dari suatu konstruksi kognitif kenyataan melalui kegiatan seseorang. dan minat dalam mempelajari matematika. konsep. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. kategori. Seseorang membentuk skema.matematika dalam membuat generalisasi. Konstruktivisme dalam Pembelajaran Pengetahuan kita adalah konstruksi (bentukan) kita sendiri. perhatian. meliputi aspek-aspek: Bilangan. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. 2. dan Pengolahan Data. tabel. serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. Para konstruktivis memandang bahwa satu-satunya alat atau sara yang tersedia bagi seseorang untuk mengetahui sesuatu adalah indranya. dan struktur pengetahuan yang diperlukan untuk pengetahuan. diagram. yaitu memiliki rasa ingin tahu. Ruang lingkup pembelajaran mata pelajaran matematika pada satuan pendidikan Sekolah Dasar. Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol. dan merasakan. e. menjamah. merancang model matematika. Von Glasersfeld dalam Suparno. menyelesaikan model dan menfsirkan solusi yang diperoleh. Seseorang beinteraksi dengan objek dan lingkungannya dengan melihat. d. mendengar. Dari sentuhan indrawi seseorang . 1997) Von Glasersfeld (dalam Suparno) menegaskan bahwa pengetahuan bukanlah suatu tiruan dan gambaran dari kenyataan yang ada.

melayani sebagai pelatih/model. Pelajar mencari arti sendiri dari yang mereka pelajari. guru memegang peranan penting dengan cara memberikan dukungan. (Lorsbach dan Tobin dalam Setiawan. ini merupakan proses menyesuaikan konsep-konsep dan ide-ide baru dengan kerangka berpikir yang telah ada dalam pikiran mereka. Misalnya dengan mengamati. dimana siswa membangun sendiri pengetahuannya. tetapi dalam hal ini guru juga harus ikut berperan aktif di dalamnya. . Siswa sendirilah yang harus mengartikan apa yang telah diajarkan dengan menyesuaikan terhadap pengalaman-pengalaman mereka. Dalam hal ini siswa membentuk pengetahuan mereka sendiri dan guru membantu sebagai mediator dalam proses pembentukan itu. ada satu prinsip yang penting dalam psikologi pendidikan. merasakan dan bermain dengan air. tantangan berpikir. Dalam kerja mental siswa. Pembelajaran merupakan kerja mental aktif. yaitu bahwa siswalah yang dengan sadar menentukan dan menggunakan strategi mereka sendiri untuk belajar. Pengetahuan tidak dapat dipindahkan begitu saja dari otak seseorang (guru) ke kepala orang lain (siswa). 2004) Von Glasersfeld dalam Suparno (1997) menjelaskan bahwa ide pokok adalah siswa secara aktif membangun pengetahuan mereka sendiri. bukan menerima pengajaran dari guru secara pasif. Dalam uraian di atas.membangun gambaran dunianya. otak siswa sebagai mediator yaitu memproses informasi masuk dari luar dan menentukan apa yang mereka pelajari. Shymansky dalam uparno. seseorang membangun gambaran tentang air. namun siswa tetap merupakan kunci pembelajaran.(1997) mengemukakan bahwa kegiatan belajar adalah kegiatan yang aktif. Para konstruktivis percaya bahwa pengetahuan ada dalam diri seseorang yang sedang mengetahui.

diperlukan beberapa kegiatan dan pemikiran yang harus dikerjakan dan disadari oleh guru. Setiap siswa memiliki cara yang cocok dan tepat dalam mengkonstruksikan pengetahuannya yang terkadang berbeda dengan temantemannya. b) Tujuan apa yang akan dibuat di kelas sebaiknya didiskusikan bersama siswa sehingga siswa sungguh-sungguh terlibat di dalamnya. dan c) c) Siswa membentuk suatu realitas berdasarkan pada keyakinan yang dimiliki. b) Keyakinan/pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang atau mengubah informasi yang diterima. . Pengajar atau guru berperan sebagai mediator dan fasilitator yang bertugas membantu proses belajar siswa berjalan baik. Maka penting bagi setiap siswa mengerti kekhasan. yaitu: a) Guru perlu banyak beinteraksi dengan siswa untuk lebih mengerti apa yang sudah mereka ketahui dan pikirkan. Siswa perlu kenemukan cara yang tepat bagi mereka sendiri.Abruscanto (1999) mengemukakan 3 prinsip yang menggambarkan konstruktivisme yaitu: a) Seseorang yang tidak pernah benar-benar memahami dunia sebagaimana adanya. c) Guru perlu mengerti pengalaman belajar mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. keunggulan. dan kemauan siswa untuk mengerti. karena tiap orang membentuk keyakinan atas apa yang sebenarnya. dan kelemahan/kekurangannya dalam memahami sesuatu. kemampuan untuk bernalar. Adapun agar peran guru sebagai mediator dan fasilitator berjalan dengan optimal.

1989). Puit dan Confrey dalam Suparno (1997) merangkum beberapa prinsip penting teori konstrktivis sebagai arah pembaruan kurikulum pendidikan sains dan matematika. Guru perlu melihat kesalahan sebagai suatu sumber informasi tentang penalaran. Apapun yang dikatakan siswa dalam menjawab suatu persoalan adalah jawaban yang masuk akal bagi mereka pada saat itu.d) Diperlukan keterlibatan dengan siswa yang sedang berjuang dan percaya kepada siswa bahwa mereka dapat belajar. Guru perlu mengerti sifat kesalahan siswa. Hal ini perlu ditanggapi serius. (Von Glasersfeld. dan e) Guru harus mempunyai pemikiran yang flksibel untuk dapat mengerti dan menghargai pemikiran siswa. Bagi siswa dinilai salah merupakan sesuatu yang mengecewakan dan mengganggu pikirannya. Dengan demikian. guru harus melihat mereka bukan sebagai lembaran kertas putih kosong. Karena itu. 1989). ini adalah bagian dari konstruksi semua bidang yang tidak bisa dihindarkan. Mereka sudah membawa pengetahuan awal . diharapkan jawabannya akan lebih baik. . yakni: a) Pendekatan yang menekankan penggunaan matematika dan sains dalam situasi yang sesuai dengan minat siswa. guru perlu mengerti pada taraf mana pengetahuan mereka? (Von Glasersfeld. Berikan jalan kepada mereka untuk menginterpretasikan pertanyaan. Perkembangan intelektual dan matematis perlu dengan kesalahan dan kekeliruan. hal ini perlu karena kadang siswa berpikir berdasarkan pengandaian yang tidak diterima guru. Siswa harus membangun sendiri pengetahuannya. Pengetahuan yang mereka punyai adalah dasar untuk membangun pengetahuan selanjutnya. apapun salah mereka seperti yang dilihat guru.

d) Menekankan agar siswa aktif. artinya bukan hanya menekankan isi matematika dan sains. koordinasi. interpretasi. tetapi siswa juga dapat menggunakan media-media penunjang pembelajaran. dan juga multiple idea. dan e) Penting diperhatikan adalah adanya perspektif alternatif dalam kelas. Pada hakikatnya proses belajar-mengajar merupakan suatu bentuk komunikasi dimana siswa tidak hanya terpaku pada penjelasan guru.b) Matematika pengetahuan. Pembelajaran Berbasis Multimedia Media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. komputer merupakan komponen utama dalam pembelajaran Kemp dan Dayton (1985) mengemukakan manfaat penggunaan media dalam pembelajaran adalah: a) penyampaian materi dapat diseragamkan. Dalam hal ini sangat penting bagi guru. c) Penekanan lebih pada konstruksi. Dalam hal ini. . mengerti bagaimana latar belakang penemuanpenemuandalam bidang matematika dan sains. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis multimedia adalah suatu metode pembelajaran dengan menggunakan perangkat multimedia sebagai sarana utamanya. b) proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik. d) efisiensi waktu dan tenaga. c) proses pembelajaran menjadi lebih interaktif. e) meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. tetapi juga konteks dan prinsip-prinsipnya. 3.

Setiap metode/pendekatan memiliki keunggulan dan kelemahan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang setiap saat berubah dan berkembang. terlebih bagi ketercapaian tujuan pembelajaran akan jauh dari apa yang diharapkan. Ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan media. biaya. antara lain tujuan pembelajaran. Sebagai salah satu sarana pembelajaran. Penggunaan media dalam pembelajaran memang sangat disarankan. tetapi dalam penggunaannya tidak semua media baik. g) media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar. dan mutu teknis. ketersediaan sarana. Penggunaan media yang tepat akan sangat menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran. sasaran didik. BAB III IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN Berbagai penelitian tentang metode/pendekatan pembelajaran dari tingkat pendidikan paling rendah sampai Perguruan Tinggi telah dilakukan oleh pada ahli.f) media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. dan h) mengubah peran guru kearah yang lebih positif dan produktif. waktu.. konteks penggunaan. sekolah harus dapat menyediakan media yang tepat untuk menunjang aktivitas siswa dalam belajar agar tidak jenuh dalam menerima pembelajaran di sekolah. Sebaliknya. Dalam makalah ini penulis mengangkat salah satu pendekatan . karakteristik media yang bersangkutan. penggunaan media yang tidak tepat hanya akan menghambur-hamburkan biaya dan tenaga.

pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia untuk meningkatkan motivasi dan prestasi siswa khususnya pada mata pelajaran matematika. Seringkali waktu pelajaran habis sebelum cakupan materi terselesaikan dengan baik. Media dapat membuat materi pelajaran yang abstrak menjadi lebih konkrit/nyata. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan multimedia pembelajaran. Kesalahan terutama terjadi pada materi pembelajaran yang bersifat abstrak. Hambatan utama adalah disebabkan adanya kesalahan konsep yang terjadi ketika kelompok ahli menerangkan kembali ke kelompok asal. 4. Oleh karena itu diperlukan suatu alternatif untuk menyempurnakan pendekatan pembelajaran ini. Media dapat mengatasi kendala ruang dan waktu. 2. 3. CD interaktif yang berisikan materi-materi pembelajaran dianggap cukup memadai untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang muncul pada proses pembelajaran. Penggunaan Multimedia Pembelajaran dengan menggunakan multimedia untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Informasi pelajaran yang disajikan dengan media yang tepat akan memberikan kesan yang mendalam pada diri siswa. Keuntungan pembelajaran interaktif berbasis multimedia antara lain: 1. sehingga mudah diterima siswa. Disamping itu. namun bukan berarti dalam prakteknya tidak ada hambatan. Penggunaan media pembelajaran yang tepat akan dapat merangsang . waktu yang diperlukan untuk proses pembelajaran menjadi relatif lebih lama. Siswa yang belum memahami materi dapat mengulang materi tersebut di rumah sama persis dengan yang dibahas dalam kelompok.

5. Perkembangan teknologi dewasa ini banyak mengarah pada penggunaan sarana audiovisual sebagai sarana pembelajaran. BAB IV PENUTUP A. Dapat menyeragamkan materi pembelajaran dan mengurangi resiko kesalahan konsep. Penggunaan multimedia dalam pembelajaran juga akan mengenalkan sedini mungkin pada siswa akan teknologi. Dimana dengan motivasi yang meningkat maka prestasi pun akan dapat diraih lebih optimal. Guru sebagai tokoh center di kelas harus menguasai . komputer pun saat ini sudah sangat terjangkau. CD pembelajaran interaktif dewasa ini cukup mudah untuk diperoleh. Selain itu pembelajaran dengan menggunakan multimedia akan sangat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesimpulan Sekolah ingin dan selalu berusaha agar siswa-siswanya mencapai perkembangan belajar secara optimal dan seefektif mungkin. Pembelajaran berbasis multimedia melibatkan hampir semua unsur-unsur indera. Penggunaan multimedia dapat mempermudah siswa dalam belajar dan juga waktu yang digunakan lebih efektif dan efisien.perbagai macam perkembangan kecerdasan. Keinginan yang demikian ditunjukkan dengan adanya berbagai kegiatan yang dilaksanakan sekolah. Proses pembelajaran dengan menggunakan seperangkat teknologi ini dikenal dengan pembelajaran berbasis multimedia. Pembelajaran berbasis multimedia mempunyai banyak keunggulan disbanding dengan media papan tulis dan kapur.

Siswa yang belum memahami materi dapat mengulang materi tersebut di rumah sama persis dengan yang dibahas dalam kelompok. Penggunaan multimedia pembelajaran yang tepat akan dapat merangsang berbagai macam perkembangan kecerdasan. 2. B. antara lain: 1.berbagai pendekatan pembelajaran agar siswa tidak bosan dan siswa merasa lebih tertantang dalam pemecahan masalah di kelas khususnya pada mata pelajaran matematika dan mata pelajaran lain pada umumnya. Sekaligus memberikan variasi bagi guru dan siswa dalam proses belajarmengajar agar tidak terjadi kejenuhan. membangkitkan keingintahuan pada siswa. Informasi pelajaran yang disajikan dengan media yang tepat akan memberikan kesan yang mendalam pada diri siswa. memotivasi siswa dalam berpikir kreatif dan . 5. Proses kreatif dan inovatif dapat dilakukan oleh guru melalui kegiatankegiatan pembelajaran yang menarik. Multimedia dapat mengatasi kendala ruang dan waktu. Saran Dalam proses pembelajaran diperlukan kreativitas dan inovasi yang terusmenerus. 4. Materi pelajaran yang abstrak menjadi lebih konkrit/nyata. sehingga mudah diterima siswa. Pendekatan kelompok belajar interaktif dengan memanfaatkan multimedia sebagai sarana pembelajaran dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pemecahan masalah khususnya pada mata pelajaran matematika. Keuntungan menggunakan pembelajaran interaktif berbasis multimedia. 3. Materi pembelajaran yang diterima siswa menjadi lebih seragam (relatif sama) dan mengurangi resiko kesalahan konsep.

2. dan menyenangkan serta efektif dan efisien di kelas. kreatif. Drs. Perlu diadakan penelitian mengenai penggunaan strategi pembelajaran interaktif berbasis multimedia. inovatif. Jakarta: PT Rineka Cipta. Sebagai tugas pokok guru adalah merangsang terciptanya proses pembelajaran aktif. Drs. 2 No. Perlunya pemerintah daerah menyediakan multimedia sampai tingkat sekolah pendidikan dasar dalam hal ini Sekolah Dasar 5. Sehingga sasaran dan target dari kebijakan pendidikan dapat tercapai dan dapat diwujudkan seperti yang diamanatkan dalam Tujuan Pendidikan Nasional. Perlunya guru menggunakan berbagai metode pendekatan pembelajaran. Diantaranya model pembelajaran interaktif berbasis multimedia. karena tidak ada satu metode pun yang sempurna. Untuk itu dapat disarankan hal-hal berikut: 1. DAFTAR PUSTAKA Djamarah. Aswan. Jumbadi. Strategi Belajar Mengajar. Gulo. W. Syaiful Bahri. Perlu adanya pelatihan pembuatan dan penggunaan perangkat multimedia pembelajaran interaktif yang dapat digunakan oleh siswa. Jakarta: PT Grasindo. 2002. Perlunya guru memberi perhatian lebih pada pendekatan pembelajaran yang dapat merangsang motivasi siswa dalam pembelajaran/pemecahan masalah. Strategi Pelaksanaan Program Tutorial Sebaya dalam Pembelajaran Matematika di SMA. 2005. Widya Tama Vol. 3. 3:25. 4.merangsang untuk menemukan hal-hal baru pada guru maupun siswa. Strategi Belajar mengajar. Zain. .

Tuwuh. suatu Lompatan dalam pendidikan. Belajar dengan CD-ROM. Drs. Yokyakarta: Kanisius Setiawan.go.diknas. 2005. Semarang: LPMP Jawa Tengah. 2003.Rustantoro. http://media. Didag.pdf . 8 Tahun 2003. 1997. Konstruktivisme dalam Pembelajaran. Penyiapan Bahan Ajar Multimedia Pembelajaran (Fisika).Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. 10 tahun 2004. 2004.id/media/document/5520. Yusuf. Jakarta: Buletin Pusat Perbukuan Depdiknas Vol. Jakarta: Buletin Pusat Perbukuan Depdiknas Vol. Soepena. Paul. Suparno. 2003. Proses dan Hasil Belajar Biologi melalui Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->