Jadwal Imunisasi / Vaksinasi

www.infoibu.com

Memberikan suntikan imunisasi pada bayi anda tepat pada waktunya adalah faktor yang sangat penting untuk kesehatan bayi anda. Yakinlah bahwa dengan membawa bayi anda untuk melakukan imunisasi adalah salah satu yang terpenting dari bagian tanggung jawab anda sebagai orang tua. Imunisasi (atau “vaksinasi”) diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak. Imunisasi biasanya diberikan selama waktu pemeriksaan rutin ke dokter atau klinik.

Imunisasi yang diwajibkan

Vaksinasi BCG Hepatitis B

Jadwal

Booster/Ulangan

Imunisasi untuk melawan

pemberian-usia Waktu lahir -Tuberkulosis Waktulahir-dosis 1 tahun-- pada bayi Hepatitis B I 1bulan-dosis 2 6bulan-dosis 3 3 bulan-dosis1 4 bulan-dosis2 5 bulan-dosis3 9 bulan yang lahir dari ibu dengan hep B.

DPT dan Polio

18bulan-booster1 6tahun-booster 2 12tahun-booster3 --

Dipteria, pertusis, tetanus, dan polio

campak

Campak

Imunisasi yang dianjurkan:

rubella Hemophilus influenza tipe B Hepatitis A Cacar air --- Hepatitis A Cacar air Yang harus diperhatikan.infoibu. Walaupun pengalaman sewaktu mendapatkan vaksinasi tidak menyenangkan untuk bayi anda (karena biasanya akan mendapatkan suntikan). tanyakan dahulu dengan dokter anda sebelum imunisasi jika bayi anda sedang sakit yang disertai panas.Suririnah-www. tapi rasa sakit yang sementara akibat suntikan ini adalah untuk kesehatan anak dalam jangka waktu panjang. © Dr.Vaksinasi MMR Hib Jadwal pemberian-Booster/Ulangan usia 1-2 tahun 3bulan-dosis 1 4bulan-dosis 2 5bulan-dosis 3 12-18bulan 12-18bulan 12 tahun 18 bulan Imunisasi untuk melawan Measles. meningitis. atau menderita penyakit system saraf.Waspadai POLIO -Mengapa Imunisasi itu penting . Kebanyakan dari imunisasi ini adalah untuk memberi perlindungan menyeluruh terhadap penyakit-penyakit yang berbahaya dan sering terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan seorang anak. menderita kejang-kejang sebelumnya .com Baca artikel yang berhubungan: . Imunisasi adalah suatu prosedur rutin yang akan menjaga kesehatan anak anda.

pengobatan dan perawatan. Jadwal imunisasi suatu negara dapat saja berbeda dengan negara lain tergantung kepada lembaga kesehatan yang berwewenang mengeluarkannya.infoibu. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang. cari Wikipedia Indonesia tidak dapat bertanggung jawab dan tidak bisa menjamin bahwa informasi kedokteran yang diberikan di halaman ini adalah benar. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Dilarang menyalin.com.com tidak bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan informasi bila dipublikasikan diluar Infoibu.© Hak cipta pada www. www. [sunting] Jadwal imunisasi di Indonesia Berikut ini adalah jadwal imunisasi anak rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Periode 2004 (revisi September 2003): Umur pemberian imunisasi V a k s i n Bulan Tahun L a h i r 1 2 3 4 5 6 9 1 2 1 5 1 8 2 3 6 1 0 1 2 . Pemakaian Informasi di situs ini diluar tanggung jawab penerbit www.com. mempublikasikan.com memberikan panduan informasi kesehatan keluarga anda. Mintalah pendapat dari tenaga medis yang profesional sebelum melakukan pengobatan.infoibu. Jadwal imunisasi adalah informasi mengenai kapan suatu jenis vaksinasi atau imunisasi harus diberikan kepada anak. meng-copy isi situs tanpa seizin Infoibu.com. Tetaplah berkonsultasi kepada dokter anda untuk menjalani pengobatan dan perawatan kesehatan. adwal imunisasi Dari Wikipedia bahasa Indonesia.com. yang tidak merupakan dasar diagnosa. Infoibu. yang semata sebagai penyebaran informasi dan edukasi.infoibu.

Program Pengembangan Imunisasi (PPI. diwajibkan) B C G H e p a t i t i s B 1 2 3 P o l i o 0 1 2 3 4 6 d T D T P 1 2 3 4 a t a u T T C 1 2 .

tiap 3 tahun H e p a t i t i s A diberikan 2x. dianjurkan) H i b 1 2 3 4 M M R | M M R 1 2 T i f o i d Ulangan. interval 6-12 bulan .a m p a k Program Pengembangan Imunisasi Non PPI (non PPI.

Apabila BCG akan diberikan pada umur > 3 bulan sebaiknya dilakukan uji tuberkulin terlebih dahulu dan BCG diberikan apabila uji tuberkulin negatif. interval HB-1 dan HB-2 adalah 1 bulan.5 ml bersamaan dengan vaksin HB-1. Apabila status HbsAg-B ibu positif.5 ml sebelum bayi berumur 7 hari. Untuk bayi yang lahir di RB/RS polio oral diberikan saat bayi dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin kepada bayi lain) 1 bulan Hepatitis B-2 • Hb-2 diberikan pada umur 1 bulan. 0-2 bulan BCG • BCG dapat diberikan sejak lahir. . dilanjutkan pada umur 1 dan 6 bulan.V a r i s e l a Keterangan jadwal imunisasi rekomendasi IDAI. periode 2004: Umur Vaksin Keterangan Saat lahir Hepatitis B-1 • HB-1 harus diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir. dalam waktu 12 jam setelah lahir diberikan HBlg 0. Polio-0 • Polio-0 diberikan saat kunjungan pertama. Apabila semula status HbsAg ibu tidak diketahui dan ternyata dalam perjalanan selanjutnya diketahui bahwa ibu HbsAg positif maka masih dapat diberikan HBlg 0.

umur 6 tahun. interval HB-2 dan HB-3 minimal 2 bulan.2 bulan DTP-1 • DTP-1 diberikan pada umur lebih dari 6 minggu. 9 bulan Campak1 • Campak-1 diberikan pada umur 9 bulan. Apabila telah mendapatkan MMR pada umur . Untuk mendapatkan respons imun optimal. Hib-3 pada umur 6 bulan tidak perlu diberikan. campak-2 merupakan program BIAS pada SD kelas 1. Hib-3 • Apabila mempergunakan Hib-OMP. DTP-1 diberikan secara kombinasi dengan Hib-1 (PRP-T) Hib-1 • Hib-1 diberikan mulai umur 2 bulan dengan interval 2 bulan. Hib-1 dapat diberikan secara terpisah atau dikombinasikan dengan DTP-1. Hib-2 • Hib-2 dapat diberikan terpisah atau dikombinasikan dengan DTP-2 Polio-2 • Polio-2 diberikan bersamaan dengan DTP-2 6 bulan DTP-3 • DTP-3 dapat diberikan terpisah atau dikombinasikan dengan Hib-3 (PRP-T). dapat dipergunakan DTwp atau DTap. Polio-3 • Polio-3 diberikan bersamaan dengan DTP-3 Hepatitis B-3 • HB-3 diberikan umur 6 bulan. terbaik 5 bulan. Polio-1 • Polio-1 dapat diberikan bersamaan dengan DTP-1 4 bulan DTP-2 • DTP-2 (DTwp atau DTap) dapat diberikan secara terpisah atau dikombinasikan dengan Hib-2 (PRP-T).

Imunisasi tifoid polisakarida injeksi perlu diulang setiap 3 tahun. 5 tahun DTP-5 • DTP-5 diberikan pada umur 5 tahun (DTwp/DTap) Polio-5 • Polio-5 diberikan bersamaan dengan DTP-5. MMR dapat diberikan pada umur 12 bulan. Hib-4 • Hib-4 diberikan pada 15 bulan (PRP-T atau PRPOMP). vaksin tetanus ke-5 (dT atau TT) diberikan untuk mendapatkan imunitas selama 25 tahun. 2 tahun Hepatitis A • Vaksin HepA direkomendasikan pada umur > 2 tahun. 6 tahun. 2-3 tahun Tifoid • Vaksin tifoid polisakarida injeksi direkomendasikan untuk umur > 2 tahun. 18 bulan DTP-4 • DTP-4 (DTwp atau DTap) diberikan 1 tahun setelah DTP-3. 10 tahun dT/TT • Menjelang pubertas. MMR • Diberikan untuk catch-up immunization pada anak yang belum mendapatkan MMR-1. . 15-18 bulan MMR • Apabila sampai umur 12 bulan belum mendapatkan imunisasi campak. diberikan dua kali dengan interval 6-12 bulan.15 bulan. Polio-4 • Polio-4 diberikan bersamaan dengan DTP-4. campak-2 tidak perlu diberikan.

Varisela • Vaksin varisela diberikan pada umur 10 tahun. dan murah untuk menangkal berbagai penyakit menular.. Sedangkan yang diberikan secara oral yaitu vaksin polio. Imunisasi merupakan upaya pencegahan terhadap penyakit tertentu pada diri seseorang dengan pemberian vaksin. jarang menyebabkan kematian..com Pilih sendiri informasi yang Anda inginkan dengan bergabung dalam "Anggota DechaCare. DIFTERI Penyakit difteri termasuk penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheria. selanjutnya DechaCare..misalnya vaksin BCG. padahal difteri bisa ditangkal dengan imunisasi DPT.com Anda untuk mendapat informasi terupdate. Bakteri tersebut bersarang dan berkembang biak dalam tenggorokan dengan toksin yang sangat kuat.com hanya akan mengirimkan informasi pilihan Anda ke email Anda. .com" Daftar sekarang (GRATIS) Daftarkan email Anda. Gunakan Widget Profile DechaCare. TT. mudah. misalnya jantung. Penyakit tersebut terutama menyerang anak-anak usia balita. DPT. PERTUSIS (Batuk Rejan) Pertusis disebabkan oleh bakteri bordetella pertusis yang bersarang di saluran pernafasan. Vaksin adalah antigen yang dapat bersifat aktif maupun inaktif yang berasal dari mikroorganisme ataupun racun yang dilemahkan. Penularannya bisa terjadi melalui udara atau cipratan sewaktu si penderita batuk atau bersin. Campak. dan Hepatitis B.. DT. Penyakit yang mudah menular tersebut digolongkan sebagai penyakit berat pada bayi. Imunisasi Mencegah Penyakit Lebih Dini Label: imunisasi Baru: Anggota DechaCare. Namun adanya batuk yang disertai nafas yang tersengal serta muntah-muntah dapat menimbulkan gangguan gizi pada anak. Cara itu sangat efektif. Informasi selengkapnya. Pemberian vaksin bisa melalui injeksi . Pemberian vaksin secara dini dan rutin pada bayi dan balita diketahui mampu memunculkan kekebalan tubuh secara alamiah. Pada balita. Toksin dari bakteri itu dapat merusak saluran pernafasan dan masuk ke dalam aliran darah hingga bisa menyebabkan kelainan pada organ tubuh yang penting.

Penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi DPT. Anak-anak kecil adalah korban yang lemah terhadap berbagai serangan penyakit yang berbahaya karena tubuh anak masih belum sempurna sistem kekebalan tubuhnya di mana belu banyak terdapat antibodi di dalam tubuhnya. Bakteri tersebut bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka yang tercemar oleh kotoran.9:56pm — godam64 Imunisasi adalah salah satu cara untuk menangkal penyakit-penyakit berat yang terkadang belum ada obat untuk menyembuhkannya. Imunisasi umumnya diberikan kepada anak-anak balita (usia di bawah lima tahun). TETANUS Penyakit tetanus disebabkan oleh bakteri clostridium tetani yang terdapat dimana-mana. sentuhan. Selain itu. debu dan lain sebagainya. Jenis/Macam Vaksin Imunisasi Untuk Anak . Imunisasi dilakukan dengan memberikan vaksin yang merupakan bibit penyakit yang telah dibuat lemah kapada seseorang agar tubuh dapat membuat antibodi sendiri terhadap bibit penyakit kuat yang sama.Penyebab : Bakteri Bacillus Calmette Guerrin .akibatnya pertumbuhannya akan terganggu.Waktu Pemberian : . Gejala awal berupa ketegangan pada otot rahang dan leher yang dalam beberapa hari dapat berubah menjadi kejang otot disertai kesulitan menelan. gelisah dan mudah terangsang oleh suara. Jenis / Macam Imunisasi Vaksin Wajib Pada Anak : 1. BCG . 26/11/2008 . namun dampak positif perlindungan yang dihasilkan vaksin tersebut amat sangat berguna.Informasi Imunisasi Lengkap Wajib Penangkal Penyakit Wed. misalnya di tanah. kotoran hewan. Berikut di bawah ini adalah merupakan beberapa jenis-jenis atau macam-macam imunisasi bagi anak : A.Kandungan : Bacillus Calmette-Guerrin yang dilemahkan .Perlindungan Penyakit : TBC / Tuberkolosis . Vaksin imunisasi mungkin dapat memberikan efek samping yang membuat anak jatuh sakit. wanita yang tengah hamil juga perlu diberikan imunisasi dengan vaksin TT (Tetanus Toksoid) untuk melindungi bayinya dari tetanus ketika lahir. Penyakit tetanus dapat dicegah dengan imunisasi DPT/DT pada usia bayi. Untuk itulah diperlukan imunisasi lengkap wajib yang teratur pada anak agar terhindar dari berbagai macam gangguan penyakit berbahaya dan fatal. bakteri akan berkembang biak dan membentuk toksin yang menyerang saraf. Di dalam luka itu. sinar dan sebagainya.

Umur / usia 5 tahun VI. Polio . Campak / Measles . Umur / usia 9 bulan atau lebih II. Umur / usia 3 bulan II. Pertusis (batuk rejan) dan Tetanus (kaku rahang). diare . Umur / usia 1 tahun 6 bulan V. Umur / usia 4 bulan III. Umur / usia 1 tahun 6 bulan V. pertusis dan tetanus .Perlindungan Penyakit : Poliomielitis / Polio (lumpuh layuh) yang menyababkan nyeri otot. Umur / usia 5 tahun 4. Umur / usia 2 bulan 2.Perlindungan Penyakit : Difteri (infeksi tenggorokan). Umur / usia 10 tahun 3. DPT/DT . Tergantung situasi dan kondisi I III. Tergantung situasi dan kondisi III B.I. Jenis / Macam Imunisasi Vaksin Yang Dianjurkan Pada Anak : 1. Umur / usia 5-7 tahun 5.Perlindungan Penyakit : Campak / Tampek . Ketika baru lahir atau tidak lama setelahnya II. lumpuh dan kematian. Umur / usia 4 bulan III.Waktu Pemberian : I.Efek samping yang mungkin : Demam.Penyebab : Bakteri difteri. . Umur / usia 5 bulan IV.Waktu Pemberian : I. MMR . Umur / usia 3 bulan II. Hepatitis B .Waktu Pemberian : I. Tergantung situasi dan kondisi II IV.Perlindungan Penyakit : Infeksi Hati / Kanker Hati mematikan . . ruam kulit.Waktu Pemberian : I. Umur / usia 5 bulan IV.

1. Imunisasi aktif alamiah Adalah kekebalan tubuh yang secara otomatis diperoleh setelah sembuh dari suatu penyakit.Perlindungan Penyakit : Demam Typhoid . Tergantung situasi dan kondisi I II..Waktu Pemberian : I. Imunisasi aktif buatan Adalah kekebalan tubuh yang didapat dari vaksinasi yang diberikan untuk mendapatkan perlindungan dari suatu penyakit B. Imunisasi Pasif Imunisasi adalah kekebalan tubuh yang bisa diperoleh seseorang yang zat kekebalan tubuhnya didapatkan dari luar.Waktu Pemberian : I.Penyebab : Virus hepatitis A .Ilmu Sains Biologi Tue.Penyebab : Virus varicella-zoster . Tergantung situasi dan kondisi II 3. Umur / usia 4-6 tahun 2. Hepatitis A . Typhoid & parathypoid .Perlindungan Penyakit : Campak. Jenis dan Macam-Macam Imunisasi Kekebalan Tubuh / Anti Bodi . Imunisasi pasif alamiah . Varisella (Cacar Air) . Tergantung situasi dan kondisi 4. 1.Perlindungan Penyakit : Hepatitis A (Penyakit Hati) . 30/05/2006 .Waktu Pemberian : I. Umur / usia 10 s/d 12 tahun 1 kali dan di atas 13 tahun 2 kali dengan selang waktu 4 s/d 8 minggu.Penyebab : Bakteri Salmonela thypi .Perlindungan Penyakit : Cacar Air . Umur / usia 1 tahun 3 bulan II. 2. Imunisasi Aktif Imunisasi aktif adalah kekebalan tubuh yang didapat seseorang karena tubuh yang secara aktif membentuk zat anti bodi. gondongan dan campak Jerman .Waktu Pemberian : I.9:00pm — godam64 A.

2. ada beberapa imunisasi yang sebaiknya dilakukan tepat berdasarkan umur." terangnya. Golongan pertama adalah imunisasi yang harus selesai sebelum usia setahun (lihat boks Jenis Imunisasi Bayi) dan golongan kedua adalah imunisasi yang tak boleh dilaksanakan pada usia di bawah setahun. Yang penting. Bukan berarti setiap bayi harus diimunisasi DPT pada usia-usia tersebut. dia mewariskan kekebalannya pada janin yang dikandungnya melalui plasenta. imunisasi sebenarnya terdiri dari 2 golongan. "Khusus MMR. sebelum usia setahun si bayi harus sudah diimunisasi DPT lengkap. Misalnya. Alasannya.Macam Imunisasi Untuk Anak Ditanyakan oleh trijana. Imunisasi lain yang sebaiknya dilaksanakan tepat umur ialah Campak. Justru semakin banyak. Campak. "Sebenarnya BCG bisa dilaksanakan sewaktu bayi berumur sehari. vaksin ini masih diimpor sehingga harganya relatif mahal." tutur dr. imunisasi DPT ke-1 yang dijadwalkan pada usia 2 bulan. Tak perlu khawatir imunisasinya akan kelebihan. Pondok Indah. Sp. Memang. karena imunologi terhadap BCG belum bisa bangkit dengan baik pada bayi yang baru lahir. si kecil akan semakin aman. 120 ribu. H. Imunisasi pasif buatan Adalah kekebalan tubuh yang diperoleh karena suntikan serum untuk mencegah penyakit tertentu.A. Pertimbangannya. pemerintah kita belum mewajibkannya. patokan usia sebagaimana yang ditulis dalam jadwal iminusasi di rumah sakit-rumah sakit ataupun puskesmas dan poli anak maupun di buku-buku kesehatan anak. imunisasi untuk bayi atau anak usia 0-1 tahun terdiri dari BCG. Adi Tagor. Namun menurut penelitian. USIA BUKAN PATOKAN BARU Lebih jauh dijelaskan Adi. yaitu sekitar Rp. bukanlah patokan baku. B ila ingin si kecil sehat. Macam . BCG. "Nah. Hampir sebulan sekali bayi pasti dibawa ke dokter untuk imunisasi. Itulah mengapa vaksinasi Campak harus dilakukan . Jakarta. Kekebalan ini bertahan hingga bayi berusia 8 bulan. Hepatitis B dan MMR. hampir semua ibu sudah pernah kena campak. DPH dari RS. Misalnya. lakukan imunisasi secara teratur. Merunut peraturan WHO yang ada di UCI (Universal Child Imunitation). DPT.Adalah antibody yang didapat seseorang karena diturunkan oleh ibu yang merupakan orang tua kandung langsung ketika berada dalam kandungan. yaitu di usia 9 bulan. DPT ke-2 di usia 3 bulan dan DPT ke-3 di usia 4 bulan. 10 hari yang lalu | 65 Kunjungan | 4 Jawaban 2 Ayah dan Bunda putra putrinya yg belom di imunisasi mongo di baca2 dulu dan dicocokan dengan KMS nya . Namun demikian. sewaktu hamil. sebaiknya dilaksanakan setelah bayi berusia 1 bulan atau 1 bulan lebih 1 minggu. Polio. imunisasi BCG akan efektif bila bayi sudah berumur sebulan atau sebulan lebih seminggu. Mengapa? Karena pada umumnya. aku Adi.

3 kali di bawah usia setahun dan satu kali di atas usia setahun. saran Adi. komunikasi di negeri kita sudah mengglobalisasi. "Coba saja. yang kerap membingungkan para ibu ialah imunisasi HiB (Hemophilus Influenzae type B) . bisa overdosis. kok. Namun imunisasi.di usia 9 bulan. tak ada salahnya Ibu lakukan lagi imunisasi. Asal jangan di rumah. terutama untuk Jakarta dan Bali. suntik saja sekali lagi. ya. kalau enggak disuntik HiB. tidak. inform concent? Setuju atau tak setuju dilakukan. mau dilakukan sampai 10 kali juga enggak apa-apa. 4 kali suntikan. selain harganya mahal. Pasalnya." Jadi." kata Adi. bila memang orang tua cukup mampu. sedangkan HiB ketiga dilakukan setelah setahun. bila kita berjalan-jalan di mal atau berenang. atau negara-negara di Eropa. Oleh karena itu. kan. karena langsung ke selaput otak dan dapat menimbulkan kematian dengan cepat. sebelumnya bayi masih ada kekebalan campak dari ibunya." aku Adi. tapi para dokter biasanya juga enggak berani. kata Adi. kan! Terlebih lagi. pasti. juga penyakit tersebut memang di Indonesia sangat jarang terjadi. "Kalau mau aman. Entah di rumah sakit. Tapi kalau sampai 3 kali dinilai sudah cukup. "imunisasi bukan obat. kok. bayi pun bisa terkena. Nah. apa salahnya si bayi diberi imunisasi HiB. tak setiap dokter menganjurkan imunisasi ini. malah biar safe . kelebihan pun enggak apaapa. kita bertemu anak bule." Lo. Kalau obat. "Daripada bingung-bingung. Kalaupun sembuh." terang Adi. Jarak waktu imunisasi HiB yang pertama dan kedua adalah sebulan. Iya. dilaksanakan 3 kali. tak perlu lebih. Toh. Jadi. imunisasi yang dimaksudkan untuk menghindari radang selaput otak ini. Sebab. Amerika. Artinya. "Beberapa dokter memang memandang imunisasi ini tak perlu. di poli anak. Menurut Adi. terangnya. maupun di puskesmas. . Sebab. Bahkan. seperti Australia. tak ada ruginya. vaksin untuk imunisasi harus disimpan di lemari pendingin. Imunisasi HiB. PENTINGNYA HiB Selain soal jadwal imunisasi." Namun. bisa di mana saja. Dua kali dilakukan pada saat bayi berusia di bawah setahun dan sekali dilakukan di atas usia setahun. apa nanti enggak kelebihan? Ternyata tidak. menurut Adi. Akibatnya sangat fatal. Bu. Jadi." Jadi. sebaiknya si bayi sudah disuntik "tiga-satu". terang Adi. Enggak akan bahaya. lo. sarannya. "Umumnya penyakit radang selaput otak banyak dijumpai di negeri dingin. kalau memang lupa apakah si bayi sudah diimunisasi atau belum. EFEKTIVITAS IMUNISASI Soal tempat dilaksanakannya imunisasi. dikembalikan pada diri orang tua si pasien. bukankah pasien berhak diberi tahu atau istilah kedokterannya. bila orang tua ingin mengajak bayinya pergi ke negeri dingin. Pasalnya. terangnya. melaksanakan imunisasi di rumah. Bukankah harganya mahal? Hal ini juga berlaku untuk semua jenis imunisasi. si anak bisa cacat seperti orang terkena stroke. sebelum berangkat disuntik sekali lagi.

Bila tidak. imunisasi tak bisa memproteksi bayi hingga 100 persen. maka vaksin-vaksin tersebut sudah tak efektif lagi. bila "bisul" tersebut tak muncul. Bukankah data TBC di Indonesia masih yang tertinggi di dunia." Nah. anak perlu diimunisasi lagi atau istilahnya booster (penguat). biasanya anak sudah banyak dibawa ke mana-mana sehingga bisa tertular TBC." Dari hasil tes dokter akan mendapat angka.Jadi. caranya dengan mengambil darah. Suntikan ini akan menampakkan "bisul" kecil di daerah yang disuntik. * DPT (Difteri Pertusis Tetanus) Polio. Di atas 1000. Tapi kalau angkanya cuma 100. bila anak tak diproteksi. berarti daya tahannya 8 tahun. seperti juga di India dan Bangladesh? Nah. "yaitu dengan cara mengecek kadar Hepatitis B-nya setelah anak berusia setahun. Bu-Pak. Jadi di antara usia tersebut. efektivitas imunisasi hanya bertahan sekitar 5-10 tahun. Usia efektif dilakukannya imunisasi pada 1 bulan atau 1 bulan 1 minggu." tutur Adi." jelas Adi. itu sudah bagus. . Pengulangan bisa dilakukan kapan saja. lanjut Adi. Selain BCG. toh. maka dalam setahun akan hilang. entah itu di lengan kanan atau pantat sebelah kiri. JENIS IMUNISASI (0-1 TAHUN) * BCG (Bacille Calmette Guerin). jangan malas mengimunisasi si kecil. kita tak perlu khawatir terhadap rumah sakit kecil ataupun puskesmas yang tak memiliki tempat penyimpanan khusus maupun generator. antara lain imunisasi BCG. Karena setelah usia setahun. Manfaatnya untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit TB (tuberkolosis). diberikan hanya 1 kali. maka ia akan gampang terkena TBC. "Tapi sebaiknya sebelum usia setahun. Juga kalau lampu mati. imunisasi Hepatitis B juga bisa diukur dengan cara yang tak terlalu mahal. Lantas. Yang patut disadari orang tua. di atas 500. "Suntikan ini akan membuat suatu tanda seperti 'bisul' kecil di tempat yang disuntik." Selain itu. kalau lampu mati sehingga lemari pendingin tak bekerja. maka pihak rumah sakit/puskesmas tersebut akan segera meletakkan vaksin-vaksin imunisasi di antara es batu agar tetap bisa efektif pada saat digunakan. kan! Jadi. "Bila bayi bisa terproteksi sampai 80 persen saja. Nah. sudah paham. tahan 3 tahun. tahan 5 tahun. Karena kalau sampai terjadi listrik padam. bagaimana mengukur efektivitas dari vaksin-vaksin tersebut? Menurut Adi. generator langsung hidup. berarti imunisasinya gagal dan harus diulang. "Tapi hal ini jarang dilakukan karena biayanya yang terlalu mahal. salah satunya adalah gizi dan kesehatan bayi. karena banyak hal yang memperngaruhi imunisasi. di atas 200. Sementara bila angkanya nol berarti si bayi harus disuntik ulang 3 kali lagi." Namun ada beberapa imunisasi yang jelas-jelas bisa diukur. "Di rumah sakit besar biasanya memiliki special storage atau tempat penyimpanan khusus. ya. Tapi. harus dilakukan suntikan ulang.

sehingga imunisasi menjadi DPT Polio. * MMR (Measles Mumps Rubella). Jadi. Biasanya dokter akan memberi tahu kapan bayi Ibu harus diimunisasi. Biasanya setelah seminggu bisa timbul sedikit demam pada bayi. sedangkan suntikan ke-3 boleh sampai 5 bulan kemudian. * HiB (Hemophilus Influenzae type B). dan tetanus. 3 kali di bawah usia setahun dan 1 kali di atas usia setahun. DPT bisa digabungkan dengan Polio. kapan dan imunisasi apa yang harus dilaksanakan bayi selanjutnya. Namun tak usah cemas. Sebab. Untuk mencegah penyakit campak. Namun demikian. namun ini hanya efek sementara. tak ada salahnya bila Ibu dan Bapak aktif bertanya. Imunisasinya dilakukan sebanyak 3 kali. Agar bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit campak. Imunisasi dilaksanakan 3 kali. Bu. pertusis. tundalah jadwal imunisasinya sampai ia sembuh dulu dari sakitnya. maka jangka waktu suntikan ke-2 antara 1-2 bulan kemudian. Tanyakan pula apa efeknya setelah bayi menerima imunisasi tersebut dan apa yang harus Bapak-Ibu lakukan. Agar bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit hepatitis B. Setelah hari ke-3 biasanya bayi akan panas dan timbul bintikbintik seperti terkena campak. bayi yang hendak diimunisasi haruslah dalam kondisi benar-benar fit. misalnya. karena bintik-bintik tersebut akan hilang sendiri. Sedangkan panasnya bisa diturunkan dengan obat penurun panas yang dapat dibeli bebas di apotik. Biasanya setelah 6 jam bayi akan mengalami panas atau timbul uneasy feeling seperti tak mau makan atau murung.Untuk mencegah timbulnya penyakit difteri. harus dilakukan di usia 9 bulan. . Tapi ini hanya efek sementara. imunisasi yang dilaksanakan pada bayi tak sehat akan menjadi tak efektif atau malah berubah jadi penyakit. 2 kali di bawah usia setahun dan 1 kali di atas usia setahun. * Hepatitis B. Imunisasi dilaksanakan hanya 1 kali. Imunisasinya dilaksanakan sebanyak 4 kali. bila si kecil tengah pilek. BAYI HARUS SEHAT Penting diperhatikan. Aturannya. bila suntikan ke-1 dilakukan pada usia sebulan. * Campak. Tujuannya agar bayi memiliki kekebalan terhadap penyakit radang selaput otak. gondongan atau campak jerman.

sebaiknya. Kadang dokter juga menggunakan DPT aceluler yang tak ada efek panasnya. maka dokter tak akan menggunakan DPT tapi hanya DT. beri tahu dokter tentang hal itu. sebaiknya Bapak dan Ibu segera menghubungi dokter yang bersangkutan. bila keluarga Anda memiliki keturunan stuip atau kejang demam." terang Adi Tagor . namun bila berbaur dengan imunisasi. maka boleh diberikan lagi. Jadi. batuk rejan sudah jarang sekali terjadi sehingga lebih baik dilewatkan saja daripada si bayi nanti panas dan kejang. walaupun stuip bukan penyakit berbahaya. karena jangka waktu bekerjanya hanya 6 jam. dubur bayi akan dimasukan dengan obat anti kejang. Disamping. Selain itu. bayi juga diberi obat penurun panas sebelum disuntik dan diulangi setiap 6 jam sekali. Sebab.BILA KEJANG DEMAM Biasanya bayi akan mengalami panas setelah menerima imunisasi DPT dan MMR. Normalnya 3 kali sehari." . dengan Anda memberi tahu dokter. Namun bila panasnya tinggi (38 derajat atau lebih) atau panasnya berlangsung lebih dari 2 hari. terutama DPT. Cukup diberi obat penurun panas khusus untuk bayi yang dapat dibeli bebas di apotik. Atau. maka keadaannya akan tragis. Obat penurun panas juga dapat diberikan sebelum bayi menerima imunisasi. Pertimbangannya. "Obat ini tak berbahaya dan tak akan menimbulkan efek apa-apa. tak usah khawatir. sebelum bayi diimunisasi. "sebelum suntikan DPT yang pertama. kalau sudah lewat waktunya dan si bayi masih panas. Dengan begitu. tutur Adi. Yang penting diperhatikan. Jadi. Bila panasnya tak terlalu tinggi atau hanya sekadar sumeng. bayi akan aman sampai 6 jam. terang Adi. tak termasuk Pertusis atau batuk rejan alias batuk 100 hari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful