P. 1
Makalah Konsep Dasar Pendidikan (2)(1)

Makalah Konsep Dasar Pendidikan (2)(1)

|Views: 1,603|Likes:

More info:

Published by: Novem Ariya Kusuma Dejavu on Dec 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/04/2013

pdf

text

original

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendidikan telah berlangsung sejak awal peradaban dan budaya manusia.

Bentuk dan cara pendidikan itu telah mengalami perubahan, sesuai dengan perubahan zaman dan tuntutan kebutuhan. Pada awal peradaban, para orang tua bersama kelompoknya bertanggung jawab dalam mendidik anak-anak mereka sehingga mencapai kedewasaan. Bila orang tuanya hidup denagan bertani , maka anak anaknya pun diajar bertani melalui pengalaman langsung. Demikian juga jika orangtuanya berdagang, maka anaknyapun diajar berdagang.Pada masa itu belum ada program pendidikan yang dilaksanakan di luar lingkungan keluarga atau kelompok oleh orang-orang di luar keluarga/kelompok, atau pendidikan yang terstruktur.sampai pada dimana pendidikan yang dilaksanakan dari telah berhasil mengembangbiakkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Pendidikan adalah sesuatu yang universal dan berlangsung terus tak terputus dari generasi ke generasi di manapun di dunia ini. Upaya memanusiakan manusia melalui pendidikan itu diselenggarakan sesuai tujuan pendidikan dengan pandangan hidup dan dalam latar sosial kebudayaan setiap masyarakat tertentu, termasuk di Indonesia. Tujuan dapat tercapai dengan melakukan proses pendidikan, yaitu kegiatan yang memobilisas setiap komponen pendidikan oleh pendidik terarah kepada pencapaian tujuan. Yang menjadi tujuan utama pengelolaan proses pendidikan yaitu terjadinya proses belajar dan pengalaman belajaryang optimal. 1.2. Permasalahan Bagaimana proses pembelajaran dan pengalaman belajar akan berjalan dengan optimal? Dan teknologi pembelajaran yang bagaimana dipergunakan oleh pendidik agar proses pembelajaran dan pengalaman belajar akan berjalan dengan optimal?. Apa peran komunikasi dalam pendidikan, dan proses pembelajaran?

1

1.3. Tujuan Adapun tujuan dari penyusunan makalah persentasi dan pembahasan ini adalah : 1. Agar mahasiswa , pembaca memahami beberapa dasar teori pendidikan dan konsep pendidikan. 2. Agar setiap mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuannya tentang dasar teori pendidikan dan konsep pendidikan dalam pemecahan masalah belajar dalam pendidikan dan tugasnya sehari hari. 3. Memahami teknologi pembelajaran yang dapat menciptakan proses belajar dan pengalaman belajar yang optimal. 4. Memahami bahwa komuniikasi mempengaruhi hasil pembelajaran.

2

istilah pendidikan ( pedagogy ) berarti bimbingan atau pertolongan yang diberikan kepada anak oleh orang dewasa secara sadar dan bertanggung jawab. Poerbakwatja dan Harahap ( 1982 : 254 ) mengemukakan pedagogik mempunyai dua arti yaitu : (1) peraktek. cara sesorang mengajar. Dalam arti sempit pendidikan adalah pengajaran yang diselenggarakan umunya di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal. sebaliknya bagi Jean Piaget ( 1896 ) pendidikan berarti menghasilkan.1. sekalipun suatu penciptaan dibatasi oleh pembandingan dengan penciptaan yang lain. Pedagogics sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu ” pais ” yang artinya anak. PEMBAHASAN 2. Untuk memberi pemahaman akan batasan pendidikan berikut ini dikemukakan sejumlah batasan pendidikan yang dikemukan para ahli yaitu : Pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau 3 . mencipta. dan mengawasi pelajaran yang disebut juga pendidikan. Definisi Pendidikan Pendidikan bagi sebagian orang. yang berarti pendidikan berlangsung sampai mati. Orang yang memberikan bimbingan kepada anak disebut pembimbing atau ” pedagog”.II. membimbing. dalam perkembangannya. dan ” again ” yang artinya membimbing. berarti berusaha membimbing anak untuk menyerupai orang dewasa. Ilmu disebut juga pedagogik. sekalipun tidak banyak. yaitu pendidikan berlangsung seumur hidup dalam setiap saat selama ada pengaruh lingkungan. yang merupakan terjemahan dari bahasa Inggris yaitu ” Pedagogics ”. Dalam dunia pendidikan kemudian tumbuh konsep pendidikan seumur hidup ( lifelong education ). dan (2) ilmu pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dan metode mengajar. Pandangan tersebut memberi makna bahwa pendidikan adalah segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu sebagai pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup.

dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan ( Muhibinsyah. 2003:10 ) (5) Pendidikan berarti tahapan kegiatan yang bersifat kelembagaan ( seperti sekolah dan madrasah ) yang dipergunakan untuk menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan. 2001:6 ) (4) Dalam pengertian yang agak luas pendidikan diartikan sebagai sebuah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan. kecakapannya. 1989 ). 1972 ). baik menyangkut daya pikir atau daya 4 . 1981 ). 1991 ). (3) Pendidikan ialah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup serta pendidikan dapat diartikan sebagai pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal ( Mudyahardjo. dan ketrampilannya kepada generasi muda sebagai usaha menyiapkannya agar dapat memenuhi fungsi hidupnya baik jasmaniah maupun rohaniah. (6) Dalam arti luas pendidikan melipuyi semua perbuatan dan usaha dari generasi tua untuk mengalihkan pengetahuannya. (2) Dalam pengertian yang sempit pendidikan berarti perbuatan atau proses perbuatan untuk memperoleh pengetahuan ( McLeod. sikap. pemahaman. kebiasaan. (7) Menurut John Dewey pendidikan merupakan proses pembentukan kemampuan dasar yang fundamental. pengalamannya. dan sebagainya ( Dictionary of Psychology. Artinya pendidikan adalah usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk dengan pengaruhnya meningkatkan si anak ke kedewasaan yang selalu diartikan mampu menimbulkan tanggung jawab moril dari segala perbuatannya ( Poerbakawatja dan Harahap.kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan ( Kamus Besar Bahasa Indonesia.

artinya pendidikan bermula dari kondisi-kondisi aktual dari individu yang belajar dab lingkungan belajarnya. pengenalan diri. tertuju pada pencapaian individu yang diharapkan. (8) Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan. Pendidikan dipandang dari sudut keilmuan tertentu seperti : 5 . masyarakat. akhlak mulia. kepribadian. artinya pendidikan berupa serangkaian kegiatan bermula dari kondisi-kondisi aktual dan individu yang belajar. b. Asumsi pokok pendidikan adalah : a. kecerdasan. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. pendidikan adalah aktual. pendidikan adalah normatif.intelektual. 20 Tahun 2003 ). dam c. artinya pendidikan tertuju pada mencapai halhal yan baik atau norma-norma yang baik. 2. Hakekat dan Teori Pendidikan Mudyahardjo ( 2001:91 ) menegaskan bahwa sebuah teori berisi konsepkonsep. bangsa dan negara ( UUSPN No. ada yang berfungsi sebagai : a. pendidikan adalah suatu proses pencapaian tujuan. maupun daya emosional atau perasaan yang diarahkan kepada tabiat manusia dan kepada sesamanya.2. definisi konotatif atau denotatif atau konsep-konsep yang menyatakan makna dari istilah-istilah yang dipergunakan dalam menyusun teori. asumsi atau konsep-konsep yang menjadi dasar/titik tolak pemikiran sebuah teori b.

c. Psikologi menurut Woodward dan Maquis ( 1955 : 3 ) adalah studi tentang kegiatan-kegiatan atau tingkah laku individu dalam keseluruhan ruang hidupnya. Psikologik memandang pendidikan dari aspek tingkah laku individu. e.a. Ekonomi. Antrophologik memandang pendidikan adalah enkulturasi yaitu proses pemindahan budaya dari generasi ke generasi. Hubungan Pendidikan dengan Pengajaran Pada dasarnya ”mengajar” adalah membantu ( mencoba membantu ) seseorang untuk mempelajari sesuatu dan apa yang dibutuhkan dalam belajar 6 . sedangkan praktek adalah tentang pelaksanaan pendidikan secara konkretnya. yaitu mengartikan pendidikan sebagai perkembangan kapasitas individu secar optimal. Politik yang melihat pendidikan adalah proses menjadi warga negara yang diharapkan ( civilisasi ) sebagai usaha pembinaan kader bangsa yang tangguh. yaitu memandang pendidikan sebagai usaha penanaman modal insani ( human capital ) yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. yaitu mengartikan pendidikan sebagai usaha pewarisan dari generasi ke generasi.3. Teori pendidikan disusun seperti latar belakang yang hakiki dan sebagai rasional dari praktek pendidikan serta pada dasarnya bersifat direktif. Sosiologik memandang pendidikan dari aspek sosial. 2. d. Istilah direktif memberi makna bahwa pendidikan itu mengarah pada tujuan yang pada hakekatnya untuk mencapai kesejahteraan bagi subjek didik. Pendidikan selalu dapat dibedakan menjadi teori dan praktek. teori pendidikan adalah pengetahuan tentang makna dan bagaimana soyogyanya pendidikan itu dilaksanakan. b.

itu tidak ada kontribusinya terhadap pendidikan orang yang belajar. mengorganisasi lingkungan yang ada disekitar siswa sehingga menumbuhkan dan mendorong siswa belajar.4. Pelatihan yaitu sama dengan pengajaran khususnya untuk mengembangkan keterampilan tertentu. Sedangkan menurut UUSPN No. Pengajaran yaitu bentuk kegiatan dimana terjalin hubungan interaksi dalam proses belajar dan mengajar antara tenaga kependidikan dengan peserta didik. Artinya mengajar pada hakekatnya suatu proses.Hal ini akan dapat terwujud jika dilakukan melalui proses pengajaran dengan strategi pelaksanaan melalui : 1. 2. 2. Konsep dan Makna Belajar Konsep Belajar. 2. Menurut Langford (1978) yang penting hubungan yang relevan bukanlah antara pengajaran dengan pendidikan tetapi antara pengajaran sebagai suatu profesi dengan pendidikan.20 tahun 2003 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. 7 . 3.arahan.memecahkan dan dan mampu menanggulangi masalahnya sendiri. yakni proses mengatur.motivasi. Bimbingan penyuluhan yaitu agar pemberian siswa bantuan. Fungsi Pendidikan Fungsi pendidikan adalah menghilangkan segala sumber penderitaan rakyat dari kebodohan dan ketertinggalan.nasihat mengatasi.5.

Menurut Skiner dalam belajar ditemukan hal-hal berikut : 1. pemahaman. organisasi dan pembentukan pola hidup. Respon si belajar. Sikomotorik yaitu kemepuan yang mengutamakan keterampilan jasmani terdiri dari persepsi. kesiapan. Belajar Menurut Pandangan Skiner. emosi. penalaran atau pikiran terdiri dari kategori pengetahuan. gerakan terbimbing. penerapan. Belajar menurut pandanag B.Belajar merupakan komponen ilmu pendidikan yang berkenaan dengan tujuan dan bahan acuan interaksi. 2. Konsekwensi yang bersifat menggunakan respon tersebut. sintesis dan evaluasi. maka dalam belajar tersebut individu menggunakan kemampuan pada ranah-ranah : a. penyesuaian pola gerakan dan kreativitas. penilaian sikap. Afektif yaitu kemampuan yang mengutamakan perasaan. gerakan kompleks. partisipasi. baik yang bersifat eksplisit maupun implisit (tersembunyi). Kesempatan terjadinya peristiwa yang menimbulkan respon belajar. 3. gerakan terbiasa. Kognitif yaitu kemampuan yang berkenaan dengan pengetahuan.baik konsekwensinya sebagai hadiah maupun teguran atau hukuman. analisis.F. c.Skiner (1958) adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progresif. Untuk menangkap isi dan pesan belajar. b. dan reaksireaksi yang berbeda dengan penalaran yang terdiri dari kategori penerimaan. Skinner menbagi dua jenis respon dalam proses belajar yakni : 8 .

yang dapat menimbulkan perasaan sedih atau senang. Robert M. 2. tidak umum dan kabur. dan siasat kognitif. keterampilan motorik. dan akibat perilaku. 2. operants conditioning dalam clasical condotioning menggambarkan suatu situasi belajar dimana suatu respons dibuat lebih kuat akibat reinforcement langsung yaitu respon yang terjadi karena situasi random. Belajar merupakan kegiatan yang kompleks. keterampilan intelek. timbulnya kapabilitas disebab oleh stimulasi yang berasal dari lingkungan dan proses kognitif yang dilakukan oleh pelajar.1. sikap. mengambil sikap tertentu. perangsang-perangsang yang demikian ini mendahului respons yang ditimbulkannya. respondents response yaitu respon yang terjadi karena stimuli khusus. kondisi internal yang menggambarkan keadaan internal dan proses kognitif siswa. belajar hubungan stimulus-respons (Stimulus Response-Learning)dimana respon bersifat spesifik. Menurut Skinner mengajar itu pada hakekatnya adalah rangkaian dari penguatan yang terdiri dari suatu peristiwa dimana prilaku terjadi. 9 . Belajar terdiri dari tiga komponen penting yakni kondisi eksternal yaitu stimulus dari lingkungan dari acara belajar. dan hasil belajar berupa kapabilitas. dan hasil belajar yang menggambarkan informasi verbal. Gagne Menurut Gagne (1970). belajar tanda-tanda atau isyarat (Signal Learning) yang menimbulkan perasaan tertentu. perilaku itu sendiri. Gagne mengemukakan delapan tipe belajar yang membentuk suatu hirarki dari paling sederhana sampai paling kompleks yakni : 1. Belajar Menurut Pandangan Robert M.

tindakan mental. 6. belajar konsep-konsep (Concept Learning) yaitu corak belajar yang menentukan ciri-ciri yang khas yang ada dan memberikan sifat tertentu pula pada berbagai objek. yaitu pola perilaku anak yang khas yang tercermin pada respon yang diberikannya terhadap berbagai masalah atau masalah yang dihadapinya. 8. 10 . Ada tiga aspek perkembangan intelektual yang diteliti oleh Jean Piaget yaitu : 1. 2. belajar hubungan verbal atau asosiasi verbal (Verbal Association) bersifat asosiatif tingkat tinggi tetapi fungsi nalarlah yang menentukan. Inti dari pembelajaran tersebut adalah interaksi dan proses untuk mengungkapkan ilmu pengetahuan oleh pendidik dan peserta didik yang menghasilkan suatu hasil belajar. belajar mebedakan atau diskriminasi (Discrimination Learning) yang menghasilkan kemampuan membeda-bedakan berbagai gejala. belajar memecahkan masalah (Problem Solving) menggunakan aturanaturan yang ada disertai proses analysis dan penyimpulan. yaitu ada hubungan fungsional antara tindakan pisik. dan perkembangan berpikir logis anak. belajar menguasai rantai atau rangkaian hal (Chaining Learning) mengandung asosiasi yang kebanyakan berkaitan dengan keterampilan motorik.3. 5. belajar aturan atau hukum-hukum (Rule Learning) dengan cara mengumpulkan sejumlah sifat kejadian yang kemudian dalam macammacam aturan. 4. Struktur. Isi. 7.

bukuan pada siswa yang belajar. Belajar Menurut Pandangan Carl R. guru menggunakan metode inquiri atau belajar menemukan (discovery learning). Kebebasan itu hanya dapat di pelajari dengan memberi anak didik kebebasan sejak mulanya sejauh ia dapat memikulnya sendiri. Jadi dapat ditegaskan belajar menurut Carl R. dapat melakukan pilihan tentang apa yang dilakukannya dengan penuh tanggung jawab sebagai hasil belajar. guru mengadakan latihan kepekaan agar siswa mampu menghayati perasaan dan berpartisipasi dengan kelompok lain. Rogers adalah untuk membimbing anak kearah kebebasan dan kemerdekaan. 11 . guru bertindak sebagai fasilitator belajar dan sebaiknya guru menggunakan pengajaran berprogram agar tercipta peluang bagi siswa untuk timbulnya kreatifitas dalam belajar (Dimyati dan Mudjiono. Dari uraian diatas dapat ditegaskan bahwa belajar dalam hal ini dapat mengandung makna sebagai perubahan struktural yang saling melengkapi antara asimilasi dan akomodasi dalam proses menyusun kembali dan mengubah apa yang telah diketahui melalui belajar. hal ini dilakukan dalam konteks belajar.3. Rogers (Ahli Psikoterapi) praktek pendidikan menitikberatkan pada segi pengajaran. Langkah-langkah dan sasaran pembelajaran yang perlu dilakukan oleh guru menurut Rogers adalah meliputi : guru memberi kepercayaan kepada kelas agar kelas memilih belajar secara terstruktur. guru dan siswa membuat kontrak belajar. mengetahui apa yang baik dan yang buruk. 1999:17). Fungsi. yaitu cara yanag digunakan organisme untuk membuat kemajuan intelektual. Praktek tersebut ditandai oleh peran guru yang dominan dan siswa hanya menghafalkan pelajaran. Rogers Menurut pendapat Carl R. guru menggunakan metode simulasi.

gerakan dasar. kemampuan perseptual. pengorganisasian nilai. penerapan. tema pertama mengemukan pentingnya arti struktur pengetahuan. partisipasi. gerakan terlatih.Belajar Menurut Pandangan Benjamin Bloom Keseluruhan tujuan pendidikan dibagi atas hirarki atau taksonomi menurut Benjamin Bloom (1956) menjadi tiga kawasan (dominan) yaitu : domain kognitif mencakup kemampuan intelektual mengenal lingkungan yang terdiri atas 6 macam kemampuan yang disusun secara hirarki dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks yaitu pengetahuan. sintesis dan penilaian. analysis. dan komunikasi nondiskursif. maupun sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa. tema kedua ialah tentang kesiapan (readines) untuk belajar. penghayatan nilai. transpormasi dan evaluasi. Bruner Menurut Bruner (1960) dalam proses belajar dapat dibedakan dalam tiga fase yaitu : informasi. afektif. 12 . pemahaman. Jadi dapat ditegaskan bahwa belajar adalah perubahan kualitas kemampuan kognitif. domain psikomotor yaitu kemampuan-kemampuan motorik menggiatkan dan mengkoordinasikan gerakan terdiri dari : gerakan repleks. kemampuan jasmani. domain afektif mencakup kemampuan-kemapuan emosional dalam mengalami dan menghayati sesuatu hal yang meliputi lima macam kemampuan emosional disusun secara hirarki yaitu kesadaran. Belajar Menurut Pandangan Jerome S. dan karakterisasi diri. masyarakat. tema keempat ialah tentang motivasi atau keinginan untuk belajar. dan psikomotorik untuk meningkatkan taraf hidupnya sebagai pribadi. tema ketiga menekankan nilai intuisi dalam proses pendidikan. dan cara-cara yang tersedia pada para guru untuk merangsang motivasi itu.Bruner mengemukan empat tema pendidikan.

teori ini menganggap bahwa dalam belajar mental siswa didisiplinkan atau dilatih. teori behaviorisme dan teori cognitive gestalt-filed. Teori Disiplin Mental Teori belajar ini dikembangkan tanpa didasari eksperimen. anak itu akan berkembang secara alamiah. Menurut teori apersepsi. didasarkan pada premis fundamental bahwa tidak ada gagasan bawaan sejak lahir. bahkan bukan penerapan teori belajar dokelas atau menggunakan hasil ujian prestasi yang berpusat pada mata pelajaran. a. Menurut teori ini. ini berarti dasar orientasinya adalah filosofis atau spekulatif. belajar merupakan suatu proses terasosiasinya gagasan-gagasan baru dengan gagasan lama yang sudah membentuk pikiran. b. Teori Belajar Secara garis besar dikenal ada tiga rumpun besar teori belajar menurut pandangan psikologi yaitu teori disiplin mental. bersifat mekanisme. menekankan peranan lingkungan. Teori yang berlawanan sekali dengan teori disiplin mental ialah teori perkembangan alamiah.6. mementingkan pembentukan reaksi atau respon.Bruner menyimpulkan bahwa pendidikan bukan sekedar persoalan teknik pengelolaan informasi. yang merupakan suatu asosionisme mental yang dinamis. Teori Behaviorisme Ada beberapa ciri dari teori ini yaitu : mengutamakan unsur-unsur atau bagian-bagian kecil. dan 13 . Teori yang berlawanan dengan teori disiplin mental dan pengembangan alamiah adalah teori apersepsi. apapun yang diketahui seseorang datang dari luar dirinya. 2.

tetapi berlangsung berproses kepada hal-hal yang esensial. Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan teori Gestalt.menekankan kepentingan latihan. Teori Cognitive Gestalt-Filed Teori Belajar Gestalt meneliti tentang pengamatan dan problem solving. Tokoh yang mengembangkan teori ini adalah Thorndike yang mengemukan tiga prinsip aatu hukum dalam belajar yaitu : belajar akan berhasil apabila individu memiliki kesiapan untuk melakukan perbuatan tersebut. tetapi selalu satu kesatuan yang utuh. Suatu konsep yang penting dalam psikologis Gestalt adalah tentang insight yaitu pengamatan dan pemahaman mendadak terhadap hubunganhubungan antar bagian-bagian dalam suatu situasi permasalahan. dari pengamatanya ia menyesalkan penggunaan metode menghafal di sekolah. belajar akan berhasil apabila banyak latihan dan ulangan. tiap-tiap respon perlu diberi umpan balik secara langsung sehingga siswa dapat dengan segera mengetahui apakah respon yang diberikan betul atau tidak. guru tidak memberikan potongan-potongan atau bagian-bagian bahan ajaran. Prinsip belajar menurut teori behaviorisme yang dikemukan oleh Harley dan Davis (1978) yang banyak dipakai adalah : proses belajar dapat terjadi dengan baik apabila siswa ikut terlibat secara aktif didalamnya. c. 14 . dan perlu diberikan penguatan setiap kali siswa memberikan respon apakah bersifat positif atau negatif. Menurut teori Gestalt perbuatan belajar itu tidak berlangsung seketika. dan menghendaki agar murid belajar dengan pengertian bukan hafalan akademis. materi pelajaran diberikan dalam bentuk unit-unit kecil dan diatur sedemikian rupa sehingga hanya perlu memberikan suatu proses tertentu saja. dan belajar akan bersemangat apabila mengetahui dan mendapatkan hasil yang baik.

manakala perhatian makin ditujukan kepada objek yang dipelajari itu telah mengerti dan dapat apa yang dicari. belajar menghasilkan perubahan yang menyeluruh. Belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks.8. Sebab itu dalam proses belajar. maka belajar hanya dialami oleh siswa sendiri. belajar hanya terjadi dari pengalaman yang bersifat individual. Setiap perilaku belajar ditandai oleh ciri-ciri perubahan yang spesifik antara lain : belajar menyebabkan perubahan pada aspek-aspek kepribadian yang berfungsi terus menerus. belajar merupakan kegiatan yang bertujuan kearah yang ingin dicapai. melibatkan selusuh tingkah laku secara integral. 15 . 2. law of exercice yaitu hubungan antara perangsang dan reaksi diperkuat dengan latihan dan penguasaan. dan law of primacy yaitu hasil belajar yang diperoleh melalui kesan pertama akan sulit digoyahkan.sehingga aktivitas belajar itu akan menimbulkan makna yang berarti. Makna dan Ciri Belajar Menurut para ahli belajar dapat diartikan sebagai proses orang memperoleh berbagai kecakaapn. keterampilan dan sikap. Prinsip-Prinsip Belajar Ada berbagai prinsip belajar yang dikemukan oleh para ahli psikologi pendidikan terjadi dan diikuti dengan keadaan memuaskan maka hubungan itu diperkuat.7. 2. Spread of effect yaitu emosional yang mengiringi kepuasan itu tidak terbatas kepada sumber utama pemberi kepuasan tetapi kepuasan mendapat pengetahuan baru. sebagai tindakan. makin lama akan timbul suatu pemahaman yang mendalam terhadap materi pelajaran yang dipelajari. belajar adalah proses interaksi dan belajar berlangsung dari yang paling sederhana sampai pada yang kompleks.

response. 2. menguasai teknik belajar disekolah dan diluar sekolah. mampu membaca. trial and error . dan SMU. memahami perbedaan belajar pada tingkatan sekolah seperti SD. menghindari saran dan kritik yang negatif. menguasai bahan-bahan dasar yang diperlukan untuk meneruskan pelajaran. 2. Menurut Rusyam cara dan teknik mengatasi kesulitan belajar adalah : menetapkan target belajar. Syarat Agar Peserta Didik Berhasil Belajar Agar peserta didik dapat berhasil belajar diperlukan persyaratan sebagai berikut : kemampuan berpikir yang tinggi bagi para siswa. SMP. menyelenggarakan remedial program. menimbulkan minat yang tinggi terhadap mata pelajaran. keterampilan belajar. status harga diri lebih kurang. siap belajar. transfer dalam belajar dapat bersifat positif atau negatif dan proses belajar yang bersifat individual. feedback. menciptakan situasi belajar. mampu membuat berbagai catatan.Beberapa prinsip atau kaidah dalam proses pembelajaran sebagai hasil eksperimen para ahli psikologi yang berlaku secara yaitu : motivasi. bakat dan minat yang khusus. dukungan orang tua yang paham akan perbedaan.10. menguasai salah satu bahasa asing. kesehatan jasmani. kemajuan dan keberhasilan proses belajar mengajar.9. Cara Belajar yang Baik Cara belajar baik secara umum yaitu : belajar secara efisien. pembentukan. 16 . stabilitas psikis. kehidupan ekonomi yang memadai. dan memberi kesempatan agar peserta didik memperoleh pengalaman yang sukses.

dan analysis) sehingga mendapatkan ide-ide pokok dari buku tersebut.11. 17 . Strategi Mempelajari Buku Teks Salah satu hal yang penting dalam belajar adalah membaca buku teks yang berisi materi pelajaran. Question.2. Recite. kemudian membaca ialah melihat tulisan dan mengerti atau dapat melisankan apa yang tertulis. Read. Survey yaitu menjelajahi seluruh buku yang tersedia di perpustakaan dan tempat lain yang berhubungan dengan mata pelajaran. Sedangkan review yaitu meninjau kembali seluruh bahan pelajaran yang telah dipelajari secara menyeluruh. Dengan menggunakan metode SQ3R dapat diharapkan lebih memuaskan dan dapat lebih memberikan pemahaman yang luas tentang materi pelajaran yang terdapat dalam buku tes tersebut. pengertian. dan Review).Kiat untuk memahami buku teks disebut metode SQ3R (Survey. Dilanjutkan dengan question yaitu bertanya dalam mengarahkan membaca kritis. Kemudian dilakukan recite yaitu mengulang isi buku pelajaran yang telah dipelajari (berkaitan dengan ide.

Pendidikan adalah usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja. dan berencana dengan maksud mengubah tingkah laku manusia kearah yang di inginkan. 3. penilaian sistem . teknik dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas belajar manusia. penerapan.1. Prinsip ini juga mengharuskan adanya kontinuitas dan sinkronisasi dari pendidikan yang berlangsung di sekolah maupun diluar sekolah. Saran Adanya teknologi di bidang Komunikasi dan Informasi mempengaruhi hasil pembelajaran.2. Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan. kualitas proses dan pencapaian hasil pendidikan yang optimal harus menggunakan teknologi pendidikan Dalam Proses pembelajaran . teknologi merupakan pengembangan. KESIMPULAN DAN SARAN 3. sehingga dibutuhkan lebih banyak pembinaan di sekolah sekolah untuk pemanfaatan media tersebut agar hasil yng dinginkan tercapai. pengajaran dan atau latihan bagi peranannya dimasa yang akan datang Pendidikan adalah proses yng berlangsung seumur hidup.Semua itu dapat terwujud dengan adanya komunikasi. baik yang disengaja dirancang maupun yang diambil manfaatnya. Kesimpulan Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan antara lain.III. 18 . Belajar dapat diperoleh dari siapa saja dan apa saja. teratur.

Dewi Salma dan Siregar.com Miarso.ad (Penerjemah} 1994. jakarta Apa Teori ? Teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai sesuatu peristiwa.RaSAIL.Semarang Prawiradilaga. Jakarata Syukur.Rita C dalam Miarso. Richey. Teknologi pembelajaran. Yusufhadi. Barrara B. Jakarta Seels. 2007. Evelione. Yusufhadi et. fatah. Edisi Pertama. Teknologi Pendidikan. Seri pustaka Teknologi Pendidikan No. Mozaik tenologi pendidikan.blogspot. Definisi dan kawasannya. Kencana .Daftar Pustaka http://dinaict.Edisi I Cetakan 3 . 2005. 12. Kencana . (Kamus Besar Indonesia cetakan ke IV th 1995) Konsep Pendidikan Konsep adalah pengertian yang di abstrakkan dari peristiwa kongkrit (Kamus Besar Indonesia cetakan ke IV th 1995) 19 . 2007. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan.

......2 BAB. Media dan Psykologi Belajar .. Permasalahan ……………………………………... I PENDAHULUAN …………………………………………………… 1............. Teori dari Ilmu Komunikasi .....7.11 BAB...1.............3. Tujuan ………………………………………………....... Peran Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan ...10 2......2........6.. 1... Teori Pendidikan …………………………………. Teknologi Pendidikan ..................5..2.........II PEMBAHASAN ……………………………………………………… 2.......7 2... Konsep Pendidikan ……………………………… 2..5 2.3 2...1............. Proses Pendidikan . Latar Belakang ……………………………………1 1.....4................. Pembelajaran Sebagai Proses Komunikasi 9 2... Hambatan Proses Komunikasi .......8......DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL …………………………………………………i KATA PENGANTAR ………………………………………………………………ii DAFTAR ISI …………………………………………………………………………iii BAB...6 2.....7 2..9.III KESIMPULAN DAN SARAN …………………………………………16 20 .......3.

17 Preview & Spell Check mjieschool • • • • • • View Contacts (111) View Groups (15) Photos of sma Personal Message RSS Feed [?] Report Abuse © 2010 Multiply · English · About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Translate · API · Contact · Help 21 . KESIMPULAN ………………………………………….2.1.3. SARAN ………………………………………………16 DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………….16 3.

22 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->